Immersive Experience: Masa Depan Pelatihan, Edukasi, dan Hiburan yang Gak Ngebosenin!

Immersive Experience

Prolite – Masuk ke Dunia Lain? Yuk, Coba Immersive Experience Multisensori!

Bayangin kamu bisa masuk ke lukisan Van Gogh, terbang di kokpit pesawat tanpa harus jadi pilot sungguhan, atau belajar anatomi tubuh manusia sambil “menelusuri” organ-organ secara virtual. Kedengarannya kayak film sci-fi, ya?

Tapi faktanya, semua itu udah bisa kamu rasakan lewat teknologi immersive experiences alias pengalaman immersive !

Tren ini lagi booming banget di 2025, terutama di bidang hiburan, edukasi, sampai terapi. Mulai dari teknologi VR (Virtual Reality), AR (Augmented Reality), instalasi seni interaktif, sampai simulasi 360 derajat, semua diciptakan buat ngajak kita terjun langsung ke dunia yang nggak bisa kita rasakan di kehidupan nyata.

Artikel ini bakal ngulik tuntas kenapa pengalaman imersif ini jadi primadona baru, manfaatnya buat hidup sehari-hari, plus panduan buat kamu yang pengen mulai coba. Yuk, nyebur!

VR, AR, dan Instalasi Interaktif: Gimana Sih Rasanya?

Teknologi VR bawa kamu ke dunia digital 100%. Kamu bisa pakai headset VR dan langsung merasa kayak lagi ada di tempat lain—entah itu puncak gunung Himalaya atau ruang operasi medis.

Sementara itu, AR nambahin elemen digital ke dunia nyata. Contohnya? Filter IG yang bikin kamu punya kuping kelinci atau aplikasi belajar biologi yang nampilin organ tubuh di atas meja kamu.

Nah, satu lagi yang makin hype adalah instalasi seni interaktif. Misalnya, kamu datang ke ruang galeri, terus dinding dan lantainya bisa merespons gerakan kamu—warnanya berubah, musiknya ikutan main. Semuanya bikin kamu merasa jadi bagian dari karya itu sendiri.

Kenapa Immersive? Ini Nih Manfaatnya!

  1. Buat Edukasi, Nggak Lagi Bosenin!
    • Anak-anak bisa belajar sejarah sambil “masuk” ke zaman kerajaan kuno.
    • Mahasiswa kedokteran bisa latihan operasi lewat simulasi VR tanpa harus langsung ke pasien.
  2. Hiburan yang Bikin Merinding Senang
    • Nonton konser VR seolah-olah kamu ada di barisan depan, padahal lagi selonjoran di rumah.
    • Main game 360 derajat yang bikin kamu teriak-teriak karena terlalu real!
  3. Terapi yang Lembut tapi Efektif
    • Pasien fobia bisa menjalani exposure therapy di dunia virtual secara bertahap dan aman.
    • Kelas meditasi imersif bantu kamu lebih fokus dan rileks, lengkap dengan suara hutan dan visual tenang.

Contoh Immersive yang Sudah Ada

  • Museum Virtual: Google Arts & Culture udah kerja sama dengan ratusan museum dunia. Kamu bisa “jalan-jalan” di Louvre, Rijksmuseum, atau Museum Nasional Jakarta tanpa keluar rumah.
  • Pelatihan Pilot & Medis: Maskapai besar dan institusi medis pakai simulasi VR buat latih respons darurat, navigasi, atau prosedur medis rumit. Bahkan bisa dipantau langsung oleh mentor dari jarak jauh.
  • Kelas Meditasi Imersif: Aplikasi kayak Tripp dan Lumenate menyuguhkan pengalaman meditasi yang menyatu antara visual, suara, dan panduan napas. Perfect buat kamu yang susah fokus!

Mau Coba Immersive Experience? Ini Panduan Simpelnya!

 

1. Pilih Tujuanmu Dulu:

  • Mau hiburan? Coba game VR seperti Beat Saber atau tur virtual.
  • Mau belajar? Cek aplikasi seperti Anatomyou VR atau Mondly AR (belajar bahasa).
  • Mau terapi dan relaksasi? Coba TRIPP, Lumenate, atau Healium.

2. Cek Perangkat yang Dibutuhkan:

  • VR headset: Meta Quest 3, Sony PSVR2, atau HTC Vive masih jadi andalan.
  • AR support device: HP kamu yang udah support ARKit (iOS) atau ARCore (Android).
  • Audio dan lighting: Headphone noise-canceling dan pencahayaan remang bikin pengalaman makin immersive.

3. Platform Rekomendasi:

  • Steam VR: Buat kamu yang suka eksplor banyak konten VR.
  • YouTube VR: Banyak banget video 360° gratis!
  • Google Arts & Culture: Buat kamu si penikmat seni.

Yuk, Rasakan Dunia di Luar Imajinasi!

Pengalaman imersif bukan cuma trend tech keren, tapi juga revolusi cara kita belajar, bersenang-senang, dan menyembuhkan diri. Dengan kemajuan teknologi yang makin inklusif dan gampang diakses, kamu nggak perlu jadi tech-geek buat mulai menjelajahi dunia imajinasi ini.

Siap lompat ke dunia virtual? Jangan ragu buat coba satu per satu dan lihat sendiri efeknya. Siapa tahu, ini jadi cara baru kamu buat belajar, healing, atau sekadar have fun!

Yuk, share artikel ini ke teman-teman yang butuh hiburan anti-mainstream, dan kasih tahu pengalaman pertamamu di dunia imersif di kolom komentar! 🎮🌌🧠




Jaga Privasi : 6 Informasi Penting yang Wajib Kita Simpan Demi Keamanan Diri

Informasi

Prolite – Hai guys! Di era digital yang semakin maju ini, kita sering banget kan berbagi informasi tentang diri kita secara online? 

Mulai dari posting foto liburan di Instagram sampe update status di Facebook atau tweet di X tentang rencana perjalanan. 

Tapi, tahukah kamu bahwa ada beberapa info yang sebaiknya kita simpan sendiri untuk menjaga keamanan dan privasi? Yuk, kita bahas bersama-sama di artikel ini!

6 Informasi Penting yang Wajib Kita Simpan Demi Keamanan Diri

1. NIP (Nomor Identitas Pribadi)

Ilustrasi pria yang mengisi formulir data diri – Freepik

Nomor KTP, SIM, atau paspor, lebih baik disimpan rapat-rapat. Karena bisa dimanfaatin buat bikin akun palsu atau tindakan penipuan.

2. Keuangan

Ilustrasi rincian keuangan – Freepik

Nomor rekening bank, kartu kredit, atau info pembayaran online, harus dijaga banget. Kalo sampe bocor, bisa jadi korban pencurian identitas atau penipuan duit.

3. Lokasi Real-time

Ilustrasi share-location di smartphone – Freepik

Nah, sharing lokasi di media sosial bisa bikin kita rawan, nih. Orang jahat bisa aja kepoin gerak-gerik kita. Jadi lebih baik atur privasi dengan baik.

4. Rencana Perjalanan

Ilustrasi merancang perjalanan – Freepik

Kalo mau share rencana liburan atau perjalanan, mendingan nggak usah terlalu detail banget. Biar aman dari tindakan kejahatan misalnya perampokan.

5. Info Pribadi Tentang Anak-anak

Ilustrasi anak-anak yang tersenyum – Freepik

Nah, untuk yang punya anak, info pribadi mereka juga harus dijaga banget. Jangan sampe asal share nama sekolah atau tempat main. Karena bisa membahayakan mereka.

6. Info Medis

Ilustrasi pasien yang konsultasi dengan dokter – Freepik

Riwayat penyakit atau kondisi medis yang sensitif, lebih baik disimpan rapat-rapat. Karena bisa jadi ada yang menyalahgunakan atau memanfaatkan info itu buat hal-hal yang nggak baik.

Ilustrasi peretas – Freepik

Nah guys, beberapa informasi yang sebaiknya kita jaga dengan baik agar tetap aman dan terlindungi di dunia maya. 

Dengan menjaga privasi kita, kita bisa mengurangi resiko menjadi korban penipuan, pencurian identitas, atau kejahatan lainnya yang tidak kita inginkan. 

Jadi, mulai sekarang, yuk kita lebih bijak lagi dalam berbagi informasi online! Stay safe, stay smart! 🙌✨




Menguasai Microsoft Excel: Kunci Keberhasilan di Era Digital

Microsoft Excel

Prolite – Dalam konteks perkembangan teknologi dan persaingan di dunia kerja, kompetensi menguasai perangkat lunak spreadsheet seperti Microsoft Excel menjadi sebuah aset yang sangat berharga. 

Excel bukan sekadar alat pengelolaan data, melainkan sebuah platform yang mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi analisis data.

Ketika dihadapkan pada kompleksitas lembar kerja Excel yang penuh dengan rumus dan angka, sebaiknya kita tidak perlu merasa cemas. 

Artikel ini akan memberikan panduan sistematis tentang rumus dasar Excel, yang membantu untuk memahami penggunaan fungsi dasar di Excel.

6 Rumus Dasar Microsoft Excel yang Wajib Dikuasai

Ilustrasi mengolah data di laptop – Freepik

  1. SUM() – Fungsi Penjumlahan Data

Dengan rumus ini, kita dapat menyederhanakan proses penjumlahan data dalam rentang sel tertentu. Contohnya: `=SUM(A1:A10)`.

  1. AVERAGE – Menghitung Rata-rata

Rumus ini berguna untuk menghitung nilai rata-rata dari sekelompok data. Contohnya: `=AVERAGE(B1:B5)`.

  1. IF() – Fungsi Kondisional

Fungsi ini memungkinkan pembuatan keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Contohnya: `=IF(C1>10, “Lulus”, “Gagal”)`.

  1. MIN() & MAX() – Nilai Minimum dan Maksimum 

Fungsi MIN() dan MAX() membantu Anda menemukan nilai terkecil dan terbesar dalam rentang data. Contohnya: =MIN(E1:E10) dan =MAX(E1:E10).

  1. VLOOKUP() – Pencarian Nilai

Dengan VLOOKUP, Anda dapat mencari nilai dalam tabel dan mengembalikan nilai terkait. Contohnya: `=VLOOKUP(D1, A1:B10, 2, FALSE)`.

  1. CONCATENATE() – Menggabungkan Teks

Rumus ini digunakan untuk menggabungkan teks dari beberapa sel. Contohnya: `=CONCATENATE(A1, ” “, B1)`.

Ilustrasi mengolah data di laptop – Freepik

Menguasai rumus dasar Microsoft Excel bukan hanya membantu mempermudah pekerjaan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan daya saing di pasar kerja. 

Oleh karena itu, manfaatkanlah potensi Excel sebagai alat yang mampu meningkatkan produktivitas dan akurasi analisis data. 

Dengan penguasaan rumus dasar Microsoft Excel, Kita akan lebih efisien dalam mengelola dan menganalisis data dalam menjelajahi era digital ini.




Apple Vision Pro: Menuju Era Baru Realitas Maya Premium dengan Langkah Revolusioner

Apple Vision Pro

Prolite – Gelombang inovasi dari Apple kembali menciptakan gebrakan dengan merilis produk terbaru mereka, Apple Vision Pro. Terobosan revolusioner ini membawa kita lebih dekat ke era realitas maya premium.

Melalui video pengenalan di YouTube, Apple dengan bangga memperkenalkan perangkat inovatif ini yang diharapkan dapat mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia sekitar.

Apa yang menonjol dari Apple Vision Pro tidak hanya teknologinya yang canggih, tetapi juga desainnya yang elegan dan ergonomis.

Dalam gaya khas produk-produk Apple, desainnya memadukan kecanggihan teknologi dengan sentuhan estetika yang memukau.

Perangkat ini tidak hanya tampak ringan, tetapi juga didesain dengan kenyamanan pengguna sebagai fokus utama.

Dengan janji memberikan pengalaman realitas maya yang imersif, Apple Vision Pro menjadi pernyataan nyata bahwa kemajuan teknologi dapat hadir tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.

Spesifikasi dan Kelebihan Apple Vision Pro

Ditenagai oleh dua chip andal, M2 dan R1 Bionic terbaru dari Apple, Apple Vision Pro menawarkan kinerja yang memukau untuk mendukung aplikasi realitas maya yang kompleks.

Prosesor canggih ini memastikan perangkat beroperasi dengan mulus, memberikan respons yang cepat dan visual yang tajam bagi pengguna yang menuntut.

Dengan layar Retina Pro yang berkualitas tinggi, Apple Vision Pro memiliki resolusi yang memukau dan tingkat kecerahan yang luar biasa.

Ini menciptakan pengalaman visual yang benar-benar mempesona, membawa realitas maya dengan tingkat detail yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dengan peluncuran Apple Vision Pro, Apple tidak hanya memperkenalkan perangkatnya yang inovatif, tetapi juga serangkaian aplikasi realitas maya premium yang dirancang khusus untuk memaksimalkan pengalaman pengguna.

Pengguna dapat menjelajahi berbagai pengalaman, mulai dari belanja hingga permainan, pendidikan, dan banyak lagi, melalui aplikasi yang dikembangkan oleh para pengembang terkemuka di industri, memberikan pengalaman yang setara dengan penggunaan komputer pribadi.

Selain itu, perangkat ini dilengkapi dengan Teknologi Spasial Audio yang menghadirkan suara mengelilingi pengguna sesuai dengan pergerakan dan lokasi objek virtual, menambahkan tingkat realisme yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam dunia realitas maya.

Penggunaan Teknologi tersebut tidak hanya meningkatkan pengalaman visual, tetapi juga menciptakan pengalaman audio yang lebih mendalam, menambah dimensi baru pada dunia realitas maya.

Kemitraan Apple dengan Pengembang Konten

Apple CEO Tim Cook introduces Apple Vision Pro at Apple Park – REUTERS

Apple telah membentuk kemitraan yang solid dengan sejumlah besar pengembang konten, termasuk perusahaan terkemuka di industri hiburan dan pendidikan.

Tujuannya adalah untuk menyajikan konten yang beragam dan berkualitas tinggi pada perangkat ini.

Dengan kemitraan ini, diharapkan pengguna akan menemukan berbagai pengalaman yang memukau dan bermanfaat, menjadikan teknologi realitas maya semakin relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada tanggal 2 Februari 2024, Apple Vision Pro akan tersedia untuk pre-order dengan harga awal $3499 atau setara dengan Rp . Pengiriman kepada pelanggan dijadwalkan akan dimulai pada akhir Maret.

Peluncuran perangkat ini tidak hanya menandai kehadiran Apple sebagai pemimpin inovasi, tetapi juga membuka babak baru dalam evolusi realitas maya, menghadirkan pengalaman digital yang lebih mendalam dan personal kepada pengguna.

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu tertarik menggunakan Apple Vision Pro?




BAKTI Kominfo Segera Hadirkan BTS 4G/LTE di 12.548 Desa Indonesia

Prolite – Dalam upaya percepatan pembentukan infrastruktur telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan unit kerja BAKTI Kominfo.

Kementerian Komunikasi dan Informatika, sejalan dengan Rencana Strategi Digital Nasional 2020-2024, bersinergi dengan operator telekomunikasi melalui BAKTI, berkomitmen untuk mendirikan BTS 4G/LTE di desa di seluruh Indonesia.

Dari total tersebut, BAKTI bertanggung jawab untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) di daerah yang tergolong tertinggal, perbatasan, dan daerah yang terisolasi.

Sementara, desa lainnya menjadi tanggung jawab operator telekomunikasi karena berada di daerah yang memiliki potensi ekonomi.

BAKTI Kominfo
Potret Pemasangan parabola ‘BAKTI’ untuk ekspansi internet ke seluruh Indonesia – Postel

Inisiatif ini sesuai dengan mandat Presiden RI, Joko Widodo, yang menekankan pentingnya infrastruktur telekomunikasi, khususnya untuk masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan, untuk mendapatkan akses internet.

Dalam upaya ini, Menkominfo, Budi Arie Setiadi, telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus pada BAKTI Kominfo yang mulai aktif sejak 12 Oktober 2023.

Satgas ini diharapkan beroperasi dengan efisiensi dan kecepatan dalam pengawasan pembangunan infrastruktur digital di daerah-daerah terpencil.

Berdasarkan dari situs resmi Pemerintah Indonesia, Menkominfo menyampaikan, “Satgas harus bekerja dengan cekatan dan efisien. Semua upaya yang kita lakukan adalah demi kemajuan Indonesia.”

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan awal Satgas BAKTI Kominfo di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, pada 16 Oktober 2023.

Durasi tugas Satgas BAKTI Kominfo diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2024. Anggota satuan tugas ini meliputi staf khusus Kementerian Kominfo, Kepala BAKTI Kementerian Kominfo, serta perwakilan dari berbagai institusi pemerintahan lainnya.

Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Menkominfo adalah pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi dalam pelaksanaan tugas Satgas.

BTS di Dusun Lengkok Dalam, Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat – tribun

Berdasarkan Keputusan Menkominfo no. 472/2023, kewenangan Satgas meliputi penetapan arahan, memberikan rekomendasi, serta koordinasi lintas lembaga terkait penyediaan akses internet di daerah terpencil.

Dalam pertemuan tersebut, Menkominfo memaparkan kemajuan infrastruktur digital, termasuk pengembangan BTS 4G, Satelit SATRIA-1, serta proyek-proyek terkait lainnya.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2021, sudah ada BTS 4G yang berfungsi dan diperkirakan akan ada penambahan 617 BTS lagi setelah kontrak baru disepakati.

“Kita berharap masyarakat di seluruh Indonesia segera merasakan manfaat dari digitalisasi,” kata Menkominfo.

Terkait SATRIA-1, setelah peluncurannya yang sukses pada Juni 2023, Kementerian Kominfo berencana untuk memaksimalkan penggunaannya.

Satelit ini memiliki kapasitas 150Gbps dan diharapkan bisa menyediakan internet di titik layanan publik.

Dalam kaitannya dengan proyek Palapa Ring, BAKTI Kominfo sedang mempersiapkan jaringan kabel serat optik sepanjang km di seluruh Indonesia dan mengintegrasikan Proyek Palapa Ring ke jaringan nasional.




Tim Cook Bahas Iklan di X-Vision Pro dan Hal Lain dalam Wawancara Baru

Tim Cook (CEO Apple) yang akan memulai acara X-Vision Pro.

Tim Cook Bahas Iklan di X-Vision Pro dan Hal Lain dalam Wawancara Baru

Prolite – CEO Apple, Tim Cook, membahas berbagai topik dalam wawancara baru dengan CBS Sunday Morning, termasuk headset mixed reality X-Vision Pro yang akan datang, iklan, dan inisiatif lingkungan perusahaan.

Tentang headset mixed reality, Cook mengatakan bahwa perangkat tersebut akan dirilis pada awal 2024. Ia juga mengatakan bahwa ia telah menggunakan headset tersebut untuk menonton musim ketiga Ted Lasso, dan ia “sangat terkesan” dengan pengalaman tersebut.

Apple
Apple

Ketika ditanya tentang iklan di X-Vision Pro, Cook mengatakan bahwa itu adalah sesuatu yang “terus-menerus dipikirkan” oleh perusahaan. Namun, ia juga menekankan bahwa Apple ingin memberikan pengguna “pengalaman pribadi dan aman”, dan bahwa iklan apa pun harus sejalan dengan nilai-nilai tersebut.

Mengenai inisiatif lingkungan, Cook mengatakan bahwa Apple berkomitmen untuk menggunakan 100% energi terbarukan dalam operasi dan rantai pasokannya pada tahun 2030. Ia juga mengatakan bahwa perusahaan sedang mengerjakan pengembangan teknologi baru untuk mengurangi dampak lingkungan dari produk-produknya.

Secara keseluruhan, wawancara tersebut memberikan beberapa wawasan menarik tentang pemikiran Tim Cook tentang berbagai topik, termasuk X-Vision Pro yang akan datang, iklan, dan inisiatif lingkungan. Akan menarik untuk melihat bagaimana topik-topik ini berkembang dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.




BSM+, Hadirkan Data Terintegrasi Bandung Smart City

Bandung Smart Map (BSM+)

BANDUNG, Prolite – Pemerintah Kota Bandung kini memiliki aplikasi sistem informasi geografis berbasis situs daring bernama Bandung Smart Map Plus (BSM+).

Sistem ini merupakan alat bantu dalam perumusan kebijakan, maupun pengambilan keputusan yang berkaitan dengan rencana tata ruang wilayah, pemetaan daerah rawan bencana, pengelolaan sumber daya alam.

BSM+ berisi fasilitas hasil analisis layanan yang memugkinkan pengguna untuk dapat menarik kesimpulan dengan bantuan fitur geoproessing dan beragam data yang dimiliki. Manfaatnya, sebagai geodatabase pengelolaan data dan perencanaan pemantauan evaluasi.

Kepala Seksi Survey, Pengukuran dan Pemetaan Dinas Ciptabintar, Deni Pathudin mengatakan, data geospasial akan mengintegrasikan seluruh data dari berbagai OPD dalam aplikasi Bandung Smart Map Plus (BSM+).

Baca Juga : Smart City, Pelayanan Publik Wajib Terintegrasi Data

“Geospasial menjadi salah satu wadah untuk menyatukan data, sehingga tumpang tindih data itu bisa ketahuan. Data ke orangnya itu bisa tepat,” katanya saat menjadi narasumber Bandung Menjawab di Cipaku Hotel, Selasa 14 Maret 2023.

Ia mengatakan, melalui BSM+ berbagai program dan pembangunan dapat potret dari wilayah paling bawah, misalnya profil kelurahan. Saat ini peta BSM+ telah sampai kepada tingkat RT dan RW.

BSM+ memuat berbagai informasi tematik yang dibisa dipakai dalam perumusan dasar berbagai program.

Tak hanya itu, BSM+ juga kata dia memiliki berbagai keuntungan seperti mudah dapat diakses, hadir dengan skala yang baik sehingga presisinya bisa dipertanggungjawabkan, dan menghadirkan tematik data untuk dasar pengambilan keputusan pimpinan.

Baca Juga : Sekda Kota Bandung Sabet Digital Leadership Government Awards

“Misalnya zonasi sekolah untuk pemenuhannya. Kaitan jumlah penduduk di sebuah kawasan untuk pembangunan puskesmas. Kita juga membangun batas administrasi kewilayahan sampai RT dan RW,” katanya.

“Kami ingin mengembangkan kolaborasi dan sinkronisasi data kelurahan jadi data peta dalam aplikasi. Seperti data DTKS, stunting, dan lainnya. Kita ingin ada data spasial,” imbuhnya.

Perlu diketahui, dari 514 kota/kabupaten hanya ada dua wilayah yang menggunakan peta geospasial 1: yakni Bandung dan Surabaya.

Ia berharap, BSM+ akan terus dikembangkan bahkan bisa menjadi peta acuan berbagai kebijakan di kota Bandung.

“Kita kembangkan layaknya Google Map, semua data terintegrasi di BSM+ yang mudah diakses,” ujarnya.(rls/hms)




Penjualan Buku Tergerus Teknologi

BANDUNG, Prolite – Keberadaan tekhnologi canggih dipastikan berdampak negatif dan positif bagi warga. Salah satunya pada penjualan buku.

Diakui para pedagang yang sudah berdiri tiga puluh tahun lamanya, nasib pasar Buku Palasari sekarang, mati segan hidup pun tak mau. Terlebih sejak pandemi covid-19 hingga kini pengunjung ke Pasar Buku Palasari tak kunjung pulih.

“Sejak awal pandemi diberlakukan PPKM, pasar ditutup total, sehingga tidak ada pembeli yang datang sama sekali,” ujar Wakil Ketua Pedagang Buku Pasar Palasari Benny Arnanda, (03/01/2023).

Benny mengatakan, hal itu diperburuk dengan penjualan buku secara online, yang sekarang banyak dipilih oleh masyarakat.

“Beberapa masyarakat lebih memilih membelli secara online, karena harga lebih murah,” tuturnya.

Padahal, lanjut Benny, kualitas buku yang dijual secara online dan offline berbeda. Namun, melihat kemudahan, masyarakat lebih memilih berbelanja secara online.

Ditambah lagi, dengan kemajuan teknologi yang sekarang memfasilitasi masyarakat mengakses buku secara elektronik (e-book). Selain itu, kecepatan mengakses google yang membuat masyarakat lebih mudah mendapakan informasi apapun.

“Sekarang masyarakat tidak membutuhkan buku secara fisik. Informasi apapun mudah didapatkan memalui internet,” tambahnya.

Biasanya, lanjut Benny, pada Januari memasuki smester ke dua di setiap tahun ajaran, siswa mulai mencari buku pelajaran. Namun sejak tiga tahun lalu, tidak ada lagi keramaian di Pasar Palasari ini.

“Dulu yang datang ke sini bukan hanya warga Kota Bandung, tapi dari luar kota bahkan dari luar negri juga memburu buku ke sini. Terlebih ketika di sini masih banyak buku langka,” kennagnya.

Ada juga, universitas atau dosesn tertentu yang bekerjasama dengannya dan mewajibkan masiswanya untuk membeli buku dengan judul dan pengarang tertentu.

“Ya kalau dosen yang mewajibkan siswanya untuk membeli buku sekarang sih memang masih ada. Tapi memang sudah jarang,” tambahnya.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Pedagang Buku Pasar Palasari, Rukmawan mengatakan, yang bisa membantu para pedaganng buku sekarang adalah kebijakan pemerintah, yang mewajibkan siswa untuk membeli buku.

“Kalau tidak ada intervensi dari pemerintah, akan sangat sulit untuk membantu Pasar Buku Palasari ini kembali bangkit,” tuturnya.

Menurut lelaki yang akrab disapa Wawan ini, nasib penjual buku di Palasari ada di titik terendah. Buku yang terjual di pasaran pun kini tidak jelas, karena tidak tahu apa yang dibutuhkan masyarakat.

Ketidak jelasan ini, membuat omset mereka turun drastis, jika dulu omset per hari bisa mencapai belsan juta, sekarang hanya ratusan ribu saja.

“Sekarang, dalam sehari mendapatkan Rp200 ribu-Rp300 ribu saja sudah alhamdulillah,” terangnya.

Wawan berharap ada kebijakan dari pemerintah yangn bisa berpihak kepada para pedagang Pasar Buku Palasari.(kai)




WhatsApp GB Fitur Terbaru

Prolite – Siapa yang tidak tau aplikasi WhatsApp Massenger, aplikasi pesan untuk mempermudah pengguna untuk bertukar pesan tanpa harus beli pulsa. Hanya dengan jaringan internet anda sudah  bisa bertukar pesan dengan pengguna WhatsApp Massenger lain.

Bukan hanya itu sekarang aplikasi ini mengeluarkan versi terbanya di tahun 2023 ini. WhatsApp GB Pro, aplikasi yang dibuat oleh pihak ketiga yang belum resmi.

Ada beberapa modifikasi fitur yang ada dalam WhatsApp GB yang mungkin lebih canggih dan kekinian dari pada aplikasi ini, diantaranya

  • Dapat mengunduh status pengguna lain tanpa harus screenshoot dulu status orang lain. Namun dengan versi terbaru ini anda juga harus waspada akan adanya resiko yang mungkin akan terjadi.
  • DND (Do Not Disturb) disebut fitur jangan ganggu merupakan fitur terbaru dari WA GB yang memiliki manfaat agar kamu tidak bisa diganggu sama sekali seperti saat sedang bekerja atau sedang refreshing dari gangguan pekerjaan.
  • Bisa mengirim gambar dengan kualitas tinggi
  • Dapat Mengirim Video dengan Ukuran yang lebih besar
  • Mengirim Foto Dalam Jumlah Banyak
  • Filter dan Hapus Pesan
  • Auto Reply menguntungkan anda untuk membalas pesan pengguna lain dengan tepat waktu, anda hanya perlu mengatur kapan akan mengirim pesan pada penerima.
  • Anti Revoke

Fitur ini memiliki fungsi yang menguntungkan penggunanya dapat membaca pesan yang pengirim hapus sebelumnya. Sehingga pesan yg dihapus tersebut masih dapat anda baca walaupun sudah dihapus oleh pengirim.

Diantara kelebihan fitur terbaru dari WhatsApp GB ini anda harus ingat juga ini fitur belum resmi dan mungkin akan berpotensi merusak ponsel anda. (*/ino)