Kenali Fungsi Penting Penutup Rantai Pada Sepeda Motor

Fungsi penting penutup rantai sepeda motor (dok Honda).

Kenali Fungsi Penting Penutup Rantai Pada Sepeda Motor

Prolite – Penutup Rantai merupakan bagian penting pada sepeda motor yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga dari mesin menuju roda belakang, memungkinkan sepeda motor dapat bergerak dan bekerja secara optimal.

Rantai umumnya digunakan pada sepeda motor jenis sport atau bebek. Di bagian tersebut, terdapat sebuah komponen yang disebut penutup rante.

Penutup rantai bukan hanya sekedar pelindung untuk bagian rantai, melainkan juga memiliki beragam fungsi penting. Penutup ini memiliki beragam fungsi penting. Pertama-tama, berfungsi sebagai pelindung area kaki penumpang, khususnya bagi yang duduk di kursi belakang, di mana footstep atau pijakan kaki terletak dekat dengan rantai sepeda motor. Penutup rantai ini juga berguna untuk melindungi pakaian, yang dapat berpotensi terlilit oleh putaran rantai.

dok Honda
dok Honda

Selain itu, juga berfungsi untuk melindungi bagian sepeda motor dari cipratan pelumas rantai, air, lumpur, dan kotoran yang terbawa oleh putaran rantai, terutama saat berkendara di musim hujan. Bahkan memiliki fungsi lain yakni mencegah cipratan dari rantai yang dapat mengarah ke shockbreaker, roda belakang, dan kaliper rem model cakram.

Tak hanya itu, penutup dapat dimodifikasi sesuai selera dan gaya berkendara masing-masing konsumen. Saat ini, terdapat banyak penyedia spare part modifikasi yang memungkinkan peningkatan tampilan sepeda motor, termasuk di antaranya adalah komponen penutup rantai.

Seiring dengan perkembangan teknologi, desain komponen penutup ini justru menjadi lebih sederhana dibandingkan dengan model sepeda motor lawas. Pada sepeda motor keluaran lawas sebelum tahun 2000-an, saat itu umumnya terbuat dari bahan logam dan menutupi seluruh bagian rantai. Meskipun komponen rantai lebih terlindungi, namun dari segi perawatan, hal ini lebih memakan waktu karena memerlukan proses membongkar pasang yang sulit, dan juga dapat membuat bobot sepeda motor menjadi lebih berat.

Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman, menjelaskan “Walaupun lebih sederhana, penutup rantai pada sepeda motor keluaran terbaru tetap mempertahankan fungsi yang sama. Namun, penutup ini memberikan kelebihan dari segi bobot yang lebih ringan, tampilan visual yang lebih kompak, dan sporty, terutama bagi pengendara yang menyukai modifikasi.”

“Selain itu, penutup rantai pada sepeda motor saat ini juga lebih mudah dalam perawatan, baik pada komponen rantai maupun pada penutupnya. Jangan lupa untuk selalu melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala sepeda motor di bengkel AHASS terdekat,” ujar Ade.




Mengenal Jenis Rantai Sepeda Motor dan Tips Membersihkannya

Rantai Sepeda Motor

Mengenal Jenis Rantai Sepeda Motor dan Tips Membersihkannya

Prolite – Fungsi rantai sepeda motor memiliki peranan penting dalam meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang.

Merawat rantai sepeda motor merupakan hal yang penting untuk selalu menjaga kinerja yang optimal dan umur pakai rantai.

Meskipun tergolong mudah dalam perawatannya, rantai pada sepeda motor juga memiliki beberapa jenis.

Selain itu, membersihkan rantai juga tidak cukup hanya dengan sabun biasa seperti bagian lainnya pada sepeda motor.

Karena biasanya, selalu terdapat kotoran atau oli yang sudah mengering dan sulit untuk dibersihkan.

Rantai sepeda Motor Cepat Aus? Simak Tips Ini Untuk Menghindarinya

Setelah dibersihkan lakukan penyetelan berkala untuk di rantai roda agar tidak kendor yang mengakibatkan rantai roda terlepas sehingga dapat membahayakan pengendara dan juga merusak komponen lainnya.

Pemilik kendaraan juga melakukan pemeriksaan dan penyetelan saat service di bengkel resmi atau AHASS.

Secara umum terdapat tiga jenis rantai yang digunakan pada sepeda motor, antara lain :

Rantai biasa memiliki bentuk komponen yang sangat umum digunakan pada sepeda motor cub dan beberapa di motor sport.

Rantai O-Ring memiliki bentuk yang mirip dengan rantai biasa, namun memiliki ring karet berbentuk pipih seperti seal, disebut O-Ring karena berbentuk lingkaran yang ditempatkan di antara komponen rantai untuk mencegah saling bergesekan yang menyebabkan noise seperti suara berisik dan menyimpan cairan pelumas sehingga lebih awet.

Rantai X-Ring, mirip dengan rantai 0-Ring dengan penempatan seal di bagian samping antara komponen rantai.

Namun bedanya sealnya dipilin untuk membuatnya lebih kuat yang biasanya digunakan untuk sepeda motor berperforma tinggi.

Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM), Ade Rohman, menjelaskan walaupun dari ketiga jenis rantai tersebut mudah untuk membersihkan dan merawatnya kurang lebih sama, yang membedakan adalah keawetannya dimana untuk rantai standar biasanya lebih cepat mengalami masalah seperti kendur, berisik dan masalah lainnya yang menyebabkan lebih cepat diganti.

“Namun rantai tipe biasa atau yang tanpa ring juga dapat menjadi lebih awet jika dirawat dan dibersihkan dengan benar. Karena biasanya pengguna sepeda motor selalu melakukan kebiasaan buruk seperti melumasi rantai dengan oli bekas yang justru akan merusak rantai,” ujar Ade.

Ada beberapa beberapa tahapan untuk membersihkan rantai sepeda motor yang benar, bisa dilakukan bersamaan dengan mencuci semua bagian sepeda motor dan bisa juga hanya bagian rantai saja, diantaranya :

Pertama, sepeda motor harus dalam kondisi berdiri menggunakan standar tengah untuk membuat rantai dan gear bisa bergerak bebas.

Kemudian komponen rantai dan gear yang dalam kondisi kotor karena kerak kotoran dan oli dibersihkan terlebih dahulu menggunakan cairan khusus seperti cairan penetran atau bisa juga dengan cara mudah menggunakan bensin.

Gunakan sikat gigi bekas atau sikat lainnya untuk merontokan semua kotoran hingga kesela-sela sampai bersih.
Selanjutnya cuci menggunakan sabun khusus sepeda motor, tapi bisa juga menggunakan sabun pencuci piring untuk menghilangkan cairan, minyak atau oli yang memang sulit hilang jika hanya menggunakan air saja.

Jika sudah bersih dari kotoran, tahap selanjutnya adalah menggunakan cairan pelumas yang khusus digunakan untuk sepeda motor untuk menjaga rantai dan gear bergerak mulus dan membuat komponen tetap awet.

“Hindari penggunaan oli bekas atau cairan lain yang bersifat korosif yang dapat merusak rantai dan menyebabkan lebih cepat berkarat. Perawatan rantai sebaiknya harus dilakukan rutin, baik saat mencuci sepeda motor maupun saat melakukan perbaikan atau service sepeda motor. Selalu gunakan komponen rantai dan gear dari Honda Genuine Part untuk menjamin keaslian dan keawetan produk,” ujar Ade.