Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung 2026 Hadirkan Kesenian, Budaya hingga Ekonomi Kreatif

Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung 2026

Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung 2026 Hadirkan Kesenian, Budaya hingga Ekonomi Kreatif

Prolite – Masjid Agung Bandung kembali menjadi pusat perhatian publik di bulan suci tahun ini. Tak hanya menggelar shalat tarawih dan kajian rutin, Masjid Agung Bandung menghadirkan gebrakan baru lewat Masjid Agung Ramadhan Festival (MARF) 2026 yang memadukan kegiatan agama, seni, budaya, hingga ekonomi dalam satu rangkaian acara besar.

Setelah belasan tahun tidak terselenggara, Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung akhirnya kembali digelar pada 6 hingga 15 Maret 2026. Festival ini menjadi momentum kebangkitan aktivitas sosial-keagamaan yang lebih inklusif dan meriah di jantung Kota Bandung.

Ketua Nazhir Masjid Agung Bandung, Roedy Wiranata Kusumah, menyampaikan bahwa MARF akan menjadi ruang kolaborasi besar yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat.

“Banyak aktivitas agama, budaya, seni dan ekonomi dalam kegiatan ini,” ujar Roedy pada Kamis (18/2/2026).

Lalu, seperti apa kemeriahan Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung tahun ini?

Ramadhan Festival Masjid Agung Bandung: Kolaborasi Agama, Budaya, dan Ekonomi

Masjid Agung Ramadhan Festival (MARF) 2026 digelar dengan konsep kolaboratif. Tidak hanya menghadirkan kegiatan ibadah seperti ceramah dan buka puasa bersama, tetapi juga panggung hiburan, perlombaan, hingga aktivitas ekonomi kreatif.

Pengurus Masjid Agung Bandung bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung dan Baznas Kota Bandung untuk memastikan kegiatan ini berdampak luas. Kolaborasi ini diharapkan mampu menggerakkan ribuan orang setiap harinya.

Dengan lokasi strategis di Alun-Alun Kota Bandung, festival ini diprediksi menjadi magnet baru wisata religi sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat.

Panggung Hiburan hingga Lomba Kaligrafi: Ramadhan Jadi Lebih Berwarna

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung menghadirkan panggung hiburan bernuansa Islami. Berbagai penampilan seni religi, musik islami, hingga pertunjukan budaya lokal akan memeriahkan suasana.

Tak hanya itu, lomba-lomba seperti kaligrafi, menggambar, dan kompetisi kreatif lainnya juga digelar untuk anak-anak hingga remaja. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat ibadah sekaligus mengasah kreativitas generasi muda selama bulan puasa.

Festival ini berlangsung setiap hari mulai pukul WIB hingga menjelang magrib, sehingga masyarakat bisa menikmati rangkaian acara sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Buka Puasa Bersama dan Ceramah Inspiratif

Kegiatan buka puasa bersama menjadi salah satu agenda utama dalam Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung. Ribuan warga diperkirakan akan hadir setiap harinya.

Selain itu, sejumlah penceramah dijadwalkan mengisi ceramah selama bulan Ramadhan dan dalam rangkaian MARF. Kehadiran para ustaz dan tokoh agama diharapkan dapat memberikan siraman rohani yang relevan dengan tantangan kehidupan modern.

Wali Kota Bandung, M Farhan, bahkan telah menginstruksikan setiap kecamatan di Kota Bandung untuk menggelar aktivitas budaya dan agama serta berbuka bersama di Masjid Agung Bandung secara bergantian.

“Bila tahun lalu wali kota yang mendatangi setiap kecamatan, tahun ini dibalik, tiap kecamatan yang mendatangi pusat kota ke Masjid Agung Bandung secara bergantian,” jelas Roedy.

Konsep ini dinilai mampu memperkuat kebersamaan lintas wilayah sekaligus menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat peradaban.

Menggerakkan Ekonomi Masjid dan UMKM Lokal

Tak kalah penting, Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung juga menghadirkan dampak ekonomi. Kehadiran ribuan pengunjung setiap hari membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi.

Baznas Kota Bandung turut terlibat dalam pengelolaan kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat. Konsep festival yang memadukan religi dan ekonomi ini sejalan dengan tren pengembangan wisata halal dan ekonomi syariah yang terus tumbuh di Indonesia hingga 2026.

Menurut berbagai laporan ekonomi syariah nasional terbaru, sektor ekonomi berbasis kegiatan keagamaan mengalami peningkatan signifikan setiap bulan Ramadhan, terutama di kota-kota besar seperti Bandung.

Dengan adanya MARF, Masjid Agung Bandung tak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang pemberdayaan masyarakat.

Masjid Sebagai Ruang Sosial dan Budaya Modern

Fenomena Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung mencerminkan transformasi fungsi masjid di era modern. Masjid tidak lagi hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat edukasi, budaya, ekonomi, dan interaksi sosial.

Konsep ini sejalan dengan semangat pengelolaan masjid berbasis komunitas yang kini banyak dikembangkan di berbagai kota besar di Indonesia.

Dengan pendekatan yang inklusif dan kreatif, Masjid Agung Bandung berupaya menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih hidup, menyenangkan, sekaligus bermakna.

Yuk Ramaikan Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung!

Bagi warga Bandung dan sekitarnya, Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung 2026 bisa menjadi destinasi ngabuburit yang berbeda dari biasanya. Tak hanya sekadar menunggu waktu berbuka, kamu bisa menikmati pertunjukan seni, mengikuti lomba, mendengarkan ceramah inspiratif, hingga berbagi kebersamaan dalam buka puasa bersama.

Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk mendukung UMKM lokal dan merasakan atmosfer Ramadhan yang lebih hangat dan penuh kolaborasi.

Jadi, sudah siap meramaikan Ramadhan Festival di Masjid Agung Bandung? Ajak keluarga, teman, dan komunitasmu untuk datang langsung ke Masjid Agung Bandung pada 6–15 Maret 2026 dan rasakan semangat Ramadhan yang lebih hidup tahun ini.