Vaksin TBC Bill Gates Jadi Sorotan! Ini Alasan Pemerintah Tertarik Lakukan Uji Coba

Bill Gates

Prolite – Indonesia Akan Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Akankah Jadi Secercah Harapan Baru Untuk Tangani Penyakit Mematikan?

Pemerintah Indonesia tertarik menerima uji coba vaksin tuberkulosis (TBC), yang dikembangkan oleh Bill & Melinda Gates Foundation, sebagai bagian dari upaya global menanggulangi penyakit menular yang masih menjadi pembunuh utama di tanah air.

Dengan kasus kematian akibat TBC yang mencapai lebih dari 100 ribu jiwa per tahun, kehadiran vaksin ini menjadi secercah harapan dalam mengurangi angka kesakitan dan kematian yang ditimbulkan penyakit menular tersebut.

Mengapa Indonesia Tertarik Jadi Lokasi Uji Coba?

 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan utama Indonesia bersedia menjadi salah satu dari tujuh negara tempat uji coba klinis tahap tiga vaksin TBC ini. Menurutnya, pengalaman selama pandemi COVID-19 telah membuktikan bahwa vaksin adalah kunci utama dalam menghentikan laju penyebaran penyakit menular.

“COVID berhenti karena apa? Karena vaksin. Semua penyakit menular yang pernah menyerang kita secara drastis seperti cacar, COVID, bisa berhenti karena vaksin. Jadi vaksin itu sangat dibutuhkan untuk bisa mengurangi penyakit menular,” ujar Budi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (8/5/2025).

Budi menegaskan bahwa TBC saat ini merupakan penyakit menular dengan jumlah kematian tertinggi di Indonesia. Setidaknya satu juta orang terinfeksi TBC setiap tahun, dengan angka kematian lebih dari 100 ribu jiwa—angka ini bahkan lebih besar dari jumlah kematian akibat COVID-19 dalam lima tahun terakhir.

“Tidak ada vaksinnya karena ini kejadian di negara miskin. Jadi negara maju nggak mau bikin,” tambahnya.

Vaksin M72/AS01E: Harapan Baru dari Gates Foundation

Vaksin yang diuji coba ini merupakan hasil pengembangan dari Bill & Melinda Gates Foundation dan dikenal dengan nama M72/AS01E. Vaksin tersebut kini memasuki tahap uji klinis fase 3, yang merupakan tahap akhir sebelum memperoleh persetujuan distribusi massal.

Uji coba dilakukan di tujuh negara dengan beban TBC tinggi, termasuk Indonesia, Afrika Selatan, Kenya, Malawi, Zambia, India, dan negara-negara di Amerika Latin.

Menurut Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Tjandra Yoga Aditama, Indonesia memang sudah beberapa tahun terakhir menjadi bagian dari jejaring penelitian global untuk vaksin TBC.

“Bila fase penelitian ini berhasil maka dilanjutkan ke fase berikutnya,” ujarnya melalui pesan tertulis kepada media.

Bill Gates sendiri menyebut Indonesia sebagai negara kunci dalam proyek ini, mengingat tingginya angka infeksi dan kematian akibat TBC.

“Kami memiliki dua situs uji coba vaksin tersebut di sini, dan itu akan membantu kami mengetahui seberapa efektif vaksin tersebut,” kata Bill Gates saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.

Dukungan dari Pemerintah dan DPR

Langkah pemerintah menyambut uji coba vaksin ini juga mendapat dukungan dari parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, menyebut tidak ada alasan untuk menolak uji coba vaksin ini, terlebih jika vaksin sudah memenuhi ketentuan uji klinis sejak 2024.

“Menurut saya jika vaksin ini sudah memenuhi ketentuan uji klinis dan berhasil, kenapa tidak?” ujarnya kepada media.

Irma menambahkan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gejala dan penularan TBC menjadi tantangan besar dalam pengendalian penyakit ini. Oleh sebab itu, vaksin bisa menjadi solusi yang signifikan.

“Saya yakin Prabowo tidak akan mau mempertaruhkan keselamatan rakyatnya jika tidak percaya pada hasil uji klinis vaksin TB,” tambah Irma.

Manfaat Strategis untuk Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi juga memaparkan bahwa dengan menjadi lokasi uji coba tahap tiga, Indonesia tidak hanya mendapat akses awal terhadap hasil vaksin, tetapi juga berkesempatan besar untuk memperoleh transfer teknologi.

“Kita bisa tahu lebih dulu kecocokannya dengan orang kita, karena itu tergantung genetiknya juga. Yang kedua, kita bisa mendapatkan akses terhadap teknologi vaksin ini. Karena ilmuwan-ilmuwan kita dilibatkan. Ini kerja sama dengan Unpad dan Universitas Indonesia,” ujar Budi.

Lebih jauh, Indonesia bahkan membuka peluang untuk memproduksi vaksin ini secara mandiri di Bio Farma, Bandung, jika vaksin ini terbukti aman dan efektif.

“Kita bisa menegosiasi nanti kalau ini sudah jadi, kita bisa lakukan produksinya lebih cepat di Bio Farma di Indonesia,” tambahnya.

Produksi dalam negeri juga akan memungkinkan pemerintah memenuhi kebutuhan vaksin dalam skala besar. Mengingat 1 juta orang terinfeksi TBC tiap tahunnya, Budi menyebut bahwa produksi vaksin setidaknya harus 10 kali lebih besar dari angka kasus untuk tujuan pencegahan secara luas.

Kolaborasi Internasional dalam Penanganan TBC

Langkah Indonesia menjadi lokasi uji coba vaksin TBC ini menandai babak baru dalam kolaborasi global dalam penanganan penyakit menular. Selain vaksin TBC, Bill Gates juga menyatakan pihaknya sedang mengembangkan vaksin malaria yang diharapkan dapat memberi dampak positif bagi negara-negara tropis seperti Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menyambut komitmen Bill Gates dalam membantu Indonesia melalui kerja sama vaksin ini. Ia menilai, inisiatif ini adalah bagian penting dalam strategi nasional meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat.

“Kami menyambut baik komitmen beliau di bidang vaksinasi. Ini langkah positif,” ujar Prabowo dalam pertemuan dengan Bill Gates di Istana Merdeka, Rabu, 7 Mei 2025.

Harapan Baru di Tengah Tantangan Lama

Uji coba vaksin TBC Bill Gates di Indonesia bukan hanya menandai langkah maju dalam sains dan teknologi kesehatan, tetapi juga menjadi harapan besar bagi jutaan warga Indonesia yang rentan terhadap penyakit ini.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga internasional, dan sektor swasta menunjukkan bahwa perang melawan TBC membutuhkan solidaritas lintas sektor.

Jika vaksin ini berhasil melewati uji klinis tahap akhir dan terbukti efektif, maka Indonesia akan menjadi salah satu negara pertama yang merasakan manfaatnya.

Tidak hanya dari sisi kesehatan masyarakat, tapi juga dari segi kemandirian teknologi dan produksi vaksin di masa depan. Harapan besar kini tertumpu pada hasil uji coba ini—sebuah langkah ilmiah yang bisa menyelamatkan ratusan ribu nyawa.




Peringatan Garuda Merah! Netizen Geram, Biaya Kuliah Terancam Naik?

Garuda Merah

Prolite – Peringatan Darurat Garuda Merah: Apa yang Terjadi?

Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan viralnya simbol Peringatan Darurat bergambar Garuda Merah. Kali ini, gambar tersebut bukan sekadar tren, tetapi menjadi simbol perjuangan masyarakat dalam menentang kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai bisa mengancam akses pendidikan tinggi di Indonesia.

Pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, tengah mengupayakan efisiensi besar-besaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Salah satu sektor yang terkena dampaknya adalah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yang mengalami pemangkasan anggaran signifikan.

Dampaknya, biaya kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) berpotensi naik, sementara ribuan mahasiswa terancam kehilangan beasiswa yang selama ini membantu mereka mengakses pendidikan tinggi.

Gelombang Protes Netizen: Peringatan Darurat Garuda Merah, #SaveKIPKuliah dan #DaruratPendidikan

Tak hanya Peringatan Darurat Garuda Merah, media sosial juga dipenuhi dengan tagar #SaveKIPKuliah dan #DaruratPendidikan. Netizen ramai-ramai mengungkapkan kekecewaan dan kritik tajam terhadap efisiensi anggaran di sektor pendidikan.

Sebagian besar netizen khawatir bahwa pemangkasan ini akan berdampak langsung pada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta pengurangan alokasi beasiswa, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Beberapa akun bahkan mengunggah tangkapan layar janji Presiden Prabowo yang pernah menyatakan bahwa pendidikan adalah prioritas dan harus digratiskan.

Salah satu komentar yang viral berbunyi:

“600 ribu mahasiswa yang bergantung pada KIP Kuliah kebanyakan adalah anak-anak pertama dalam keluarganya yang berkesempatan menjadi sarjana. Jika efisiensi ini dilaksanakan, mereka terancam putus kuliah! TOLAK PEMANGKASAN DANA PENDIDIKAN‼️ #daruratpendidikan #savekipkuliah #turunkanuktptn” – @can***

Anggaran Pendidikan yang Dipangkas: Seberapa Besar Dampaknya?

Berdasarkan data yang beredar, pemotongan anggaran di Kemendiktisaintek mencapai Rp6,785 triliun dari pagu awal Rp14,3 triliun. Beberapa program yang terkena pemangkasan antara lain:

  • Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) mengalami pemangkasan hingga Rp3 triliun dari total pagu awal Rp6,018 triliun.
  • Program revitalisasi perguruan tinggi negeri awalnya mendapatkan Rp856,2 miliar, tetapi kini terpangkas hingga Rp428 miliar.
  • Bantuan Pendanaan Perguruan Tinggi Badan Hukum (BPPTNBH) mengalami pemangkasan 50%, dari Rp2,37 triliun menjadi Rp1,185 triliun.
  • Program pusat unggulan antar perguruan tinggi juga terkena pemotongan 50%, dari pagu awal Rp250 miliar.
  • Bantuan untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang awalnya dianggarkan Rp365,3 miliar pun harus menerima pemotongan 50%.

Namun, yang paling disorot netizen adalah KIP Kuliah, yang sebelumnya memiliki pagu anggaran Rp14,698 triliun tetapi dipangkas menjadi hanya Rp1,319 triliun.

Menteri Pendidikan Berupaya Mengembalikan Anggaran

Menanggapi keresahan masyarakat, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro, mengusulkan agar anggaran dikembalikan ke pagu awal.

Dalam rapat dengan Komisi X DPR RI, Satryo menegaskan bahwa jika BOPTN dipotong separuh, perguruan tinggi terpaksa menaikkan UKT untuk menutupi kekurangan dana operasional.

“Kalau perguruan tinggi tidak mendapatkan dana cukup dari BOPTN, mereka tidak punya pilihan selain menaikkan UKT,” ujar Satryo.

Satryo juga berusaha memastikan bahwa program beasiswa tidak akan terdampak, tetapi tetap ada kekhawatiran dari mahasiswa dan orang tua yang khawatir kebijakan ini akan mengurangi aksesibilitas pendidikan tinggi bagi kelompok ekonomi lemah.

Janji Prabowo Tentang Pendidikan Gratis Kembali Dipertanyakan

Selama masa kampanye, Presiden Prabowo berulang kali menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas utama. Dalam salah satu pidatonya di Makassar pada Februari 2024, ia menyatakan keinginannya untuk menggratiskan pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Janji serupa juga pernah ia sampaikan di akun media sosialnya pada tahun 2018:

“Sebagai anak dari seorang dosen, pendidikan menjadi prioritas setelah ekonomi. Mohon ingatkan saya jika saya lupa.” – @prabowo

Kini, dengan adanya kebijakan pemangkasan anggaran pendidikan, banyak pihak mempertanyakan komitmen tersebut. Apakah pemotongan ini selaras dengan janji pendidikan gratis yang pernah ia gaungkan?

Saatnya Masyarakat Bersatu Menolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan!

Pemangkasan anggaran pendidikan berpotensi menyebabkan kenaikan UKT, berkurangnya akses beasiswa, dan turunnya kualitas pendidikan. Jika dibiarkan, hal ini bisa berdampak panjang terhadap masa depan pendidikan Indonesia.

Kini, masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menyuarakan penolakan terhadap kebijakan yang berpotensi menghambat akses pendidikan bagi generasi mendatang. Dengan semakin masifnya gerakan netizen, harapan agar anggaran pendidikan kembali ke pagu awal semakin besar.

Sebagai rakyat yang peduli akan masa depan bangsa, kita harus terus mengawasi dan mengingatkan pemerintah agar janji pendidikan gratis dan akses yang lebih luas bagi masyarakat benar-benar terlaksana.

Bergabunglah dalam gerakan ini! Suarakan pendapat Anda, sebarkan informasi, dan pastikan pendidikan tetap menjadi prioritas negeri ini!

#SaveKIPKuliah #DaruratPendidikan #TurunkanUKTPTN #PeringatanDaruratGarudaMerah




TOK ! Tahun 2025 Tarif PPN 12% Resmi Berlaku

Ilustrasi kenaikan PPN 12 Persen per awal tahun 2025 (Istimewa Rakyat Merdeka).

TOK ! Tahun 2025 Tarif PPN 12% Resmi Berlaku

Prolite – Momen tahun baru 2025 sudah berlangsung secara otomatis perubahan tarif PPN pun mulai berlaku menjadi 12 persen.

Perubahan tarif PPN disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam keterangan persnya di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, pada Selasa, 31 Desember 2024.

Sebelumnya tarif pajak pertambahan nilai dari 11 persen mengalami kenaikan 1 persen yang menjadi 12 persen.

“Contoh pesawat jet pribadi itu tergolong barang mewah yang dimanfaatkan ataupun digunakan oleh masyarakat papan atas. Kemudian kapal pesiar, yacht, ya motor yacht. Kemudian rumah yang sangat mewah, yang nilainya di atas golongan menengah,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa barang dan jasa yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat masih tetap diberlakukan tarif PPN sebesar 0 persen.

“Untuk barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak yang tetap diberi pembebasan PPN yaitu tarif 0 persen antara lain kebutuhan pokok beras, daging, ikan, telur sayur, susu segar, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa angkutan umum, rumah sederhana, air minum,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kenaikan tarif PPN ini merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Sesuai kesepakatan antara pemerintah dengan DPR, kenaikan tarif PPn dilakukan secara bertahap dari 10 persen menjadi 11 persen pada April 2022, dan selanjutnya naik menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.

“Kenaikan secara bertahap ini dimaksud agar tidak memberi dampak yang signifikan terhadap daya beli masyarakat, terhadap inflasi, dan terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Presiden.

Presiden menekankan bahwa kebijakan perpajakan ini dirancang untuk mengutamakan kepentingan rakyat dan menciptakan pemerataan ekonomi secara menyeluruh. Pemerintah juga berkomitmen memberikan paket stimulus yang diperuntukkan untuk masyarakat Indonesia.

“Bantuan beras untuk 16 juta penerima bantuan pangan 10 kilogram per bulan, diskon 50 persen untuk pelanggan listrik dengan daya maksimal volt, pembiayaan industri padat karya, insentif PPh pasal 21 bagi pekerja dengan gaji sampai dengan rupiah 10 juta perbulan, kemudian bebas PPh bagi UMKM beromset kurang dari 500 juta per tahun, dan lain sebagainya. Paket stimulus ini nilainya semua adalah 38,6 T (triliun),” tambahnya.




Gus Miftah Mundur dari Jabatannya , Presiden RI Segera Cari Penggantinya

Gus Miftah Mundur dari Jabatannya (istimewa).

Gus Miftah Mundur dari Jabatannya , Presiden RI Segera Cari Penggantinya

Prolite – Buntut video viral Gus Miftah yang berkata tidak pantas kepada pedagang es teh keliling saat mengisi acara di Magelang, Jawa Tengah.

Usai videonya di kecam banyak masyarakat Indonesia kini dikabarkan Gus Miftah mengundurkan diri dari jabatannya.

Penceramah yang di angkat sebagai Utusan Khusus Presiden dari Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Melalui konferensi pers dirinya mengumumkan mundur dari jabatan yang sudah di kasih oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sekertariat Kabinet
Sekertariat Kabinet

Gus Miftah mengatakan bahwa dirinya mundur bukan atas tekanan siapapun melainkan atas kesadaran diri.

Gus Miftah pun menangis saat mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kepada Bapak Presiden saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya, atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya, saya seorang anak yang berlatar belakang dari jalanan dan bergaul dengan dunia marjinal, telah diangkat derajat setinggi-tingginya oleh Bapak Presiden,” ujarnya.

Dengan pengunduran diri tersebut, artinya Gus belum sampai dua bulan menjadi Utusan Khusus Presiden.

Gus sendiri diangkat menjadi Utusan Khusus Presiden pada 22 Oktober 2024 lalu.

Kabar mundurnya Gus dari Utusan Khusus Presiden sudah diketahui oleh Presiden RI kita.

Prabowo Subianto mengaku sudah mengetahui terkait pengunduran diri Miftah Maulana Habiburrahman

Kemunduran yang di umumkan oleh Gus tersebut merupakan bentuk tanggung jawab atas pernyataan yang dilontarkan saat mengisi tausiah di Magelang.

“Saya sendiri belum lihat langsung, tapi di laporan beliau sudah mengundurkan diri. Komentar saya, saya kira itu adalah tindakan bertanggung jawab,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan persnya kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta dikutip dari Tribunnews.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa dirinya kemungkinan tidak memiliki niat buruk atau niat untuk menghina. Meski demikian, Gus menyadari kesalahan yang telah dilakukannya.

“Tapi terlepas mungkin ya salah ucap, beliau sadar beliau salah, beliau bertanggung jawab, beliau mengundurkan diri,” ungkap Presiden.

Tak lupa Prabowo Subianto juga akan segera mencari pengganti Gus untuk mengisi kekosongan jabatannya.




Presiden dan Jajaran Kabinet Merah Putih Bertolah ke Jakarta usai 3 Hari Retreat di Akmil

Kabinet Merah Putih tinggalkan Akmil Magelang untuk bertolak ke Jakarta (Kompas.com).

Presiden dan Jajaran Kabinet Merah Putih Bertolah ke Jakarta usai 3 Hari Retreat di Akmil

Prolite – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka serta para jajaran kabinet merah putih meninggalkan Magelang, Jawa Tengah.

Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah merupakan tempat dimana para Menteri Jajaran Kabinet Merah Putih melakukan pembekalan retreat.

Diketahui retreat di mulai sejak tanggal 25 Oktober 2024 hingga 27 Oktober 2024 kemarin.

Retreat ini diikuti seluruh unsur Kabinet Merah Putih. Mulai menteri, wamen, kepala lembaga, penasihat presiden, utusan khusus, hingga staf khusus presiden.

Tribunnews
Tribunnews

Dalam arahannya, Prabowo menyebutkan retreat Kabinet Merah Putih sebagai ‘the military way’, tapi bukan militeristik. Cara ini, menurut dia, sudah biasa digunakan pemerintahan hingga perusahaan untuk menyelaraskan kedisiplinan dan kesetiaan pada bangsa dan negara.

“Saya tidak bermaksud membuat Anda militeristik, salah, bukan itu,” kata Prabowo dikutip keterangan resmi Tim Komunikasi Kepresidenan, Jakarta.

Hal tersebut di sampaikan oleh Presiden RI saat Prabowo kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih seusai olahraga dan latihan baris-berbaris pagi tadi. Prabowo mengatakan the military way ini banyak ditiru oleh pemerintah negara lain.

“The military way ditiru oleh banyak pemerintah, terutama perusahaan-perusahaan. The military way inti dari semua perusahaan adalah disiplin,” ujarnya.

Usai selesai melakukan retreat Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Akmil dengan menggunakan mobil MV3 Garuda berwarna putih dari dalam Akmil.

MV3 Garuda Limousine yang dikunakan Presiden merupakan buatan PT Pindad.

Tidak sampai disitu Prabowo terlihat melambaikan tangan ke warga yang sudah menunggunya di depan Akmil. Warga pun riuh saat Prabowo keluar dari Akmil.




Hari Pertama Menteri Kabinet Dibangunkan Jam 5 dengan Terompet

Para menteri kabinet merah putih di Akademi Militer (Akmil) (cnnindonesia).

Hari Pertama Menteri Kabinet Dibangunkan Jam 5 dengan Terompet

Prolite – Jajaran Menteri kabinet merah putih bersama Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sudah tiba di Akademi Militer (Amil) di Lembah Gunung Tidar, Magelang, Jawa Tengah.

Diketahui para Menteri menjalani pembekalan kabinet merah putih ala Presiden ke 8 kita.

Hari pertama para Menteri kabinet di bangunkan dengan suara terompet pada pukul WIB yang merupakan tradisi di Akmil.

Terlihat para Menteri, Presiden dan Wakil Presiden berkumpul di lapangan untuk melakukan senam pagi dengan menggunakan baju loreng.

“Sebagian salat Subuh berjemaah. Yang lain jam 5 langsung bergerak ke lapangan untuk senam pagi,” ucap Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Tak ada pengecualian. Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ikut dalam kegiatan itu. Bahkan, Prabowo menjadi orang pertama yang hadir di lokasi.

Penggemblengan para menteri dimulai dengan senam pagi. Mereka dibimbing pelatih Akmil untuk senam selama 30 menit.

Usai melakukan senam pagi tanpa terkecuali semua mengikuti latihan baris-berbaris dengan dibagi menjadi lima kelompok.

“Baru saja selesai olahraga dan latihan dasar pelatihan baris berbaris, enam gerakan dasar saja, yang biasa dilakukan di kementerian bila upacara,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan kerja sama tim. Ia mau Kabinet Merah Putih kompak menjalankan roda pemerintahan.

Setelah latihan baris-berbaris, Prabowo dan para menteri beristirahat. Mereka sarapan bersama sebelum melanjutkan ke kegiatan berikutnya.




Raffi Ahmad Masuk Dalam ke 7 Nama Utusan Khusus Presiden yang Sudah Dilantik

Raffi Ahmad dilantik menjadi utusan khusus presiden (merdeka.com).

Raffi Ahmad Masuk Dalam ke 7 Nama Utusan Khusus Presiden yang Sudah Dilantik

Prolite – Nama Raffi Ahmad atau yang biasa di sapa Sultan Andara itu masuk dalam salah satu yang dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto baru saja melantik tujuh utusan khusus Presiden di Istana Negara, Jakarta pada Selasa 22 Oktober 2024 kemarin.

Sebelumnya Presiden Prabowo juga sudah melantik 55 Menteri yang masuk dalam kabinet merah putih.

Dasar hukumnya pelantika tersebut adalah Keputusan Presiden 76M/2024 tentang Pengangkatan Utusan Khusus Presiden.

Dalam jejeran yang dipilih oleh Presiden nampak artis sekaligus host Raffi Ahmad yang juga dilantik pada hari itu.

Sultan Andra ini ditempatkan oleh Presiden sebagai Utusan Khusus Presiden Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Saat pelantikan Sultan Andara di temani oleh istri yang selalu setia yakni Nagita Slavina, dengan balutan kebaya berwarna peach terlihat anggun dan mewah saat dikenakan.

Sosok lain yang dilantik adalah Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Mardiono. Mardiono dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan.

Berikut adalah daftar utusan khusus presiden yang dilantik hari ini:

  1. Muhammad Mardiono : Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan
    2. Setiawan Ichlas : Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan
    3. K.H. Miftah Maulana Habiburrahman : Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan
    4. Raffi Farid Ahmad : Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni
    5. Ahmad Ridha Sabana : Utusan Khusus Presiden Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Ekonomi Kreatif dan Digital
    6. Prof. Mari Elka Pangestu : Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral
    7. Zita Anjani : Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata