Pentingnya Peningkatan Ketrampilan Kesehatan, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Gagas Pelatihan Kader Posyandu

Gandeng Relawan Perlindungan Anak dan Perempuan Pelita
Prolite – Posyandu merupakan salah satu upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan.
Adelia Sidik, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi memberikan perhatian khusus pada kegiatan kesehatan masyarakat ini. Dia mengatakan sangat pentingnya Posyandu sebagai lini terdepan dalam kesehatan masyarakat, maka diperlukan adanya pelatihan untuk para penggiat atau kader Posyandu.
Adelia ingin memperjuangkan agar para kader Posyandu dapat meningkatkan keterampilan dan wawasan kesehatan dengan cara menggandeng Relawan Perlindungan Anak dan Perempuan Pelita (RPAPP).
Ini dilakukan bertujuan agar para kader Posyandu dapat lebih terampil dan sigap dalam penanganan kasus kesehatan yang ditemukan saat Posyandu.
“Saya sedang menggagas untuk diperjuangkan agar kader Posyandu bisa mendapatkan pelatihan sehingga ada peningkatan keterampilan dasar khusus untuk pertolongan pertama pada kasus anak tertentu,” kata Adelia Sidik.
Menurut Adel, pelatihan khusus kepada kader Posyandu untuk peningkatan kapasitas pelayanan Posyandu serta pemberdayaan perempuan melalui pelatihan yang relevan dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Politisi Golkar ini mengatakan, kader Posyandu Kota Bekasi perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan praktis agar bisa lebih sigap menghadapi situasi darurat di lingkungan masing-masing.
“Saya sebagai Ketua Komisi IV tengah merumuskan teknis penguatan peran Posyandu, karena di sinilah pelayanan dasar untuk ibu dan anak berlangsung. Kami akan usulkan ke Dinas Kesehatan,” kata Adel.
Sebagai wakil rakyat, Adel akan menginisiasi pelatihan bagi kader, khususnya tentang pertolongan pertama pada anak tersedak. Kasus tersebut kerap membuat panik ibu-ibu.
“Kolaborasi dengan lembaga yang berpengalaman dalam isu anak dan perempuan menjadi bagian penting dari pendekatan ini,” kata dia.
Lebih lanjut Adelia menegaskan Komisi IV saat ini fokus pada program pelatihan yang lebih luas untuk kaum perempuan. Salah satunya seperti pelatihan keterampilan ekonomi, edukasi keluarga, hingga literasi kesehatan.
“Kedepan kader-kader Posyandu dan perempuan di Kota Bekasi bisa menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga dan komunitas,” tutup Adelia Sidik.



