Jaga Privasi : 6 Informasi Penting yang Wajib Kita Simpan Demi Keamanan Diri

Informasi

Prolite – Hai guys! Di era digital yang semakin maju ini, kita sering banget kan berbagi informasi tentang diri kita secara online? 

Mulai dari posting foto liburan di Instagram sampe update status di Facebook atau tweet di X tentang rencana perjalanan. 

Tapi, tahukah kamu bahwa ada beberapa info yang sebaiknya kita simpan sendiri untuk menjaga keamanan dan privasi? Yuk, kita bahas bersama-sama di artikel ini!

6 Informasi Penting yang Wajib Kita Simpan Demi Keamanan Diri

1. NIP (Nomor Identitas Pribadi)

Ilustrasi pria yang mengisi formulir data diri – Freepik

Nomor KTP, SIM, atau paspor, lebih baik disimpan rapat-rapat. Karena bisa dimanfaatin buat bikin akun palsu atau tindakan penipuan.

2. Keuangan

Ilustrasi rincian keuangan – Freepik

Nomor rekening bank, kartu kredit, atau info pembayaran online, harus dijaga banget. Kalo sampe bocor, bisa jadi korban pencurian identitas atau penipuan duit.

3. Lokasi Real-time

Ilustrasi share-location di smartphone – Freepik

Nah, sharing lokasi di media sosial bisa bikin kita rawan, nih. Orang jahat bisa aja kepoin gerak-gerik kita. Jadi lebih baik atur privasi dengan baik.

4. Rencana Perjalanan

Ilustrasi merancang perjalanan – Freepik

Kalo mau share rencana liburan atau perjalanan, mendingan nggak usah terlalu detail banget. Biar aman dari tindakan kejahatan misalnya perampokan.

5. Info Pribadi Tentang Anak-anak

Ilustrasi anak-anak yang tersenyum – Freepik

Nah, untuk yang punya anak, info pribadi mereka juga harus dijaga banget. Jangan sampe asal share nama sekolah atau tempat main. Karena bisa membahayakan mereka.

6. Info Medis

Ilustrasi pasien yang konsultasi dengan dokter – Freepik

Riwayat penyakit atau kondisi medis yang sensitif, lebih baik disimpan rapat-rapat. Karena bisa jadi ada yang menyalahgunakan atau memanfaatkan info itu buat hal-hal yang nggak baik.

Ilustrasi peretas – Freepik

Nah guys, beberapa informasi yang sebaiknya kita jaga dengan baik agar tetap aman dan terlindungi di dunia maya. 

Dengan menjaga privasi kita, kita bisa mengurangi resiko menjadi korban penipuan, pencurian identitas, atau kejahatan lainnya yang tidak kita inginkan. 

Jadi, mulai sekarang, yuk kita lebih bijak lagi dalam berbagi informasi online! Stay safe, stay smart! 🙌✨




Awas , Instagram Dinas KUKM Diretas dengan Melakukan Giveway

Akun Instagram KUKM Kota Bandung diretas dengan melakukan giveway (Instagram KUKM).

Awas , Instagram Dinas KUKM Diretas dengan Melakukan Giveway

BANDUNG, Prolite – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Bandung baru-baru ini mengabarkan bahwa akun Instagramnya telah di retas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Akun Instagram KUKM di laporkan sudah tidak bisa di akses pada Minggu 17 Desember 2023 kemarin.

“Sehubungan dengan terjadinya suatu hal, akun instagram dinas koperasi dan usaha kecil menengah Kota Bandung @ tidak dapat diakses,” tulis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Bandung di Instagram, Minggu, 17 Desember 2023.

Instagram diskopukm bdg
Instagram diskopukm bdg

Akun tersebut diretas untuk melakukan giveway mengatas namakan Dinas KUKM Kota bandung dengan tebus murah iPhone.

Dalam unggahan tersebut juga terlihat bagi yang ingin menebus murah iPhone ada syarat dan ketentuan klaim, bahkan peretas juga menyertakan nomor WhatsApp dalam unggahannya.

Yang mencurigakan dari unggahan ini adalah, selain konten tidak berkaitan dengan Kota Bandung, kolom komentar juga dimatikan.

Pola peretasan ini kerap terjadi pada akun-akun Instagram besar yang sudah terverifikasi dengan centang biru. Biasanya peretas akan mengunggah giveaway tebus murah iPhone high-end yang bisa menarik warganet untuk turut serta.

Giveaway ini tentunya merupakan aksi penipuan. Warganet yang terjerat bisa dimintai uang atau diberi link phishing.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan, giveaway di akun tersebut bukan diadakan oleh dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Bandung.

Semakin canggihnya media sosial maka warga diminta berhati-hati terhadap aktivitas yang dilakukan akun Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dengan nama itu karena ada indikasi penipuan.