Korban KSP MCU Aksi Demo Damai

korban KSP MCU - demo

Korban KSP MCU Aksi Demo Damai

BANDUNG, Prolite – Korban KSP MCU melakukan aksi demo damai di Kantor Puskopdit, Sabtu (22/6) kemarin. Kantor tersebut awalnya dijadwalkan sebagai tempat pelaksanaan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) KSP MCU.

Komite Krisis, yang mewakili anggota KSP MCU, telah mengirimkan surat nomor 008/KomKris/MCU/VI/2024 tertanggal 16 Juni 2024, yang berisi himbauan untuk membatalkan RALB tersebut. Namun, pengurus KSP MCU tetap melanjutkan pelaksanaan RALB ini. Diketahui bahwa RALB dilakukan secara luring dengan undangan terbatas, yang menimbulkan dugaan bahwa ada upaya untuk mengaburkan fakta dengan membuat keputusan RALB tanpa melibatkan seluruh anggota.

Sementara itu, laporan polisi terkait dugaan penggelapan dan penipuan uang tabungan anggota masih dalam proses di Polrestabes Kota Bandung.

Komite Krisis bersama perwakilan anggota yang didampingi kuasa hukum, mendatangi Puskopdit untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun, sesampainya di sana, mereka mendapati bahwa tempat pelaksanaan RALB telah dipindahkan dan ruang yang disiapkan untuk RALB tersebut kosong.

Dalam aksi damai ini, Komite Krisis dan anggota menyampaikan beberapa aspirasi utama, antara lain:
1. Meminta pertanggungjawaban atas uang tabungan sebesar +/- 70 miliar Rupiah agar segera dikembalikan.
2. Menolak diadakannya RALB.
3. Menolak seluruh keputusan yang dihasilkan oleh RALB.

Aksi ini merupakan upaya untuk menuntut keadilan dan transparansi dari pengurus, serta mengamankan hak-hak finansial para anggotanya.




Pernikahan Berakhir Tragis , Perempuan yang Dinikahinya Ternyata Laki-laki Tulen

Ilustrasi pernikahan (Freepik).

Pernikahan Berakhir Tragis , Perempuan yang Dinikahinya Ternyata Laki-laki Tulen

Prolite – Pernikahan pasangan asal Kampung Cigaru, Desa Wangunjaya, Kecamatan Naringgul, Cianjur berakhir tragis.

Pernikahan AK (26) dengan perempuan berinisial ESH (26) berlangsung secara agama pada Jumat 12 April 2024.

Namun ternyata gadis yang dinikahi oleh AK bukanlah wanita tulen, gadis yang dikenalnya dengan nama Adinda Kanza Azahra ternyata merupakan laki-laki tulen.

Tidak ada kecurigaan sebelumnya, mereka berdua sudah menjalani hubungan sejak 1 tahun yang lalu hingga akhirnya mereka berdua memutuskan untuk melangsungkan pernikahan secara agama.

Untuk menutupi status aslinya sebagai laki-laki tulen di hadapan AK, ia mengenakan pakaian syari serta bercadar.

Istimewa
Istimewa

Hal ini berawal ketika AK berkenalan dengan ESH di media sosial dan akhirnya melakukan pertemuan. Selama kurun waktu kurang lebih satu tahun, AK dan ESH menjalin kasih asmara tanpa ada kecurigaan.

AK mempersunting Adinda Kanza Azahra dengan mas kawin lima gram emas murni, selama menjalani pernikahan tersangka kurang bersosialisasi dengan keluarga AK dan lebih sering menyendiri.

“Korban menganggap itu perempuan sehingga terjadilah pernikahan secara agama pada Jumat 12 April 2024, pada saat nikah pelaku mengaku bernama Adinda Kanza Azahra sehinga pihak korban mempercayai dan akhirnya pernikahan secara agama pun berlangsung dengan mahar lima gram emas murni,” ujar Kapolsek Naringgul, AKP Mamah, dikutip dari .

Keluarga yang merasa curiga dengan tingkah laku Adinda Kanza Azahra akhirnya mendatangi keluarga tersangka yang berada di Kampung Tegalega, Desa Jayapura, Kecamatan Cidaun.

Namun hal mengejutkan di terima keluarga AK setelah mendatangi keluarga ESH, ketika tiba di kediaman ESH, didapati fakta bahwa ESH atau Adinda bukan perempuan tulen.

“Pihak korban menemui pihak keluarga pelaku dan keluarga pelaku merasa terkejut dan tidak mengetahui soal terjadinya pernikahan, dan pihak korban akhirnya membawa pelaku ke kantor Polsek untuk dimintai keterangan serta mempertanggungjawabkan perbuatannya karena sudah merugikan keluarga korban,” tuturnya.

Tersangka melakukan penyamaran hingga akhirnya menikah dengan AK lantaran ingin memanfaatkan harta korban dan bahkan meminta sejumlah uang untuk kebutuhan sehari-hari pelaku.

Karena perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 378 dengan ancaman penjara empat tahun.




5 Tips Jitu Menghindari Penipuan di Perantauan, Waspada Selalu!

Penipuan

Prolite – Menjadi perantau di kota atau tempat baru memang membawa nuansa petualangan yang menyenangkan dan pengalaman baru yang tak terlupakan.

Namun, di balik gemerlap dan indahnya tempat baru, terkadang terselip ancaman yang tidak terduga, salah satunya adalah modus penipuan.

Bagi anak rantau yang baru mengenal lingkungan baru, modus penipuan ini bisa menjadi jebakan yang berbahaya, mengancam keamanan dan kesejahteraan mereka.

Ilustrasi wanita yang menggendong tas ransel – freepik

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa tips penting untuk menghindari jebakan penipuan saat berada di lingkungan baru.

Dengan memahami dan mengikuti tips-tips ini, kita dapat melindungi diri sendiri dan menjaga keamanan serta ketenangan selama menjalani petualangan di tempat baru.

Yuk, mari kita cari tahu bersama-sama cara menghindari penipuan dan tetap menikmati setiap momen di perjalanan kita sebagai perantau!

5 Tips Jitu Menghindari Penipuan saat Menjalani Hidup di Perantauan

Ilustrasi – Freepik

  1. Selalu Waspada dan Perhatikan Sekitar

Perhatikan orang-orang di sekitarmu, terutama jika mereka menunjukkan gelagat yang mencurigakan, seperti mondar-mandir tanpa tujuan, memperhatikanmu secara berlebihan, atau berusaha mendekati dan mengajakmu berbicara.

Jaga barang bawaanmu dengan baik. Jangan letakkan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau orang lain.

Jika kamu merasa tidak aman, jangan ragu untuk pergi ke tempat yang ramai atau meminta bantuan orang lain.

  1. Jangan Mudah Percaya dengan Orang yang Baru Dikenal

Jangan mudah memberikan informasi pribadi kepada orang yang baru dikenal, seperti alamat rumah, nomor telepon, atau informasi bank.

Jangan mudah tergoda dengan tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Selalu periksa kredibilitas orang atau perusahaan yang menawarkan sesuatu sebelum kamu memberikan uang atau informasi pribadi.

  1. Jangan Mudah Tergoda dengan Iming-Iming yang Tidak Masuk Akal

Penipu sering kali menggunakan iming-iming yang tidak masuk akal untuk menarik perhatian korbannya.

Jika kamu diiming-imingi dengan sesuatu yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu adalah penipuan.

Selalu berpikir logis dan jangan mudah tergoda dengan janji-janji yang tidak realistis.

  1. Cek Informasi dan Kredibilitas Sebelum Memberikan Donasi

Jika kamu ingin memberikan donasi, pastikan kamu mengetahui kredibilitas organisasi atau yayasan yang ingin kamu bantu.

Cari informasi tentang organisasi tersebut di internet atau hubungi pihak berwenang untuk memastikan keabsahannya.

Jangan mudah memberikan uang kepada orang yang tidak dikenal atau organisasi yang tidak jelas kredibilitasnya.

  1. Laporkan ke Pihak Berwajib Jika Menemukan Modus Penipuan

Jika kamu menemukan modus penipuan, jangan ragu untuk melaporkannya ke pihak berwajib.

Hal ini dapat membantu mencegah penipu untuk melakukan aksinya kepada orang lain.

Ilustrasi Orang Yang Melakukan Perjalanan – Unsplash/Mantas Hesthaven

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu dapat meningkatkan kewaspadaan dan terhindar dari bahaya penipuan serta bepergian dengan aman.

Selalu ingat untuk tetap waspada dan memperhatikan lingkungan sekitar saat menjelajahi tempat baru. Semoga informasi ini membantu menjaga keamanan dan kesejahteraanmu selama perantauan!




Modus Penipuan Semakin Bervariasi , Hati-hati Modus Undangan Pemilu 2024

Waspada penipuan bermodus undangan pemilu 2024 (kolase istimewa).

Modus Penipuan Semakin Bervariasi , Hati-hati Modus Undangan Pemilu 2024

Prolite – Warga di minta berhati-hati dengan bermacam-macam modus penipuan menjelang Pemilian Umum (Pemilu) 2024.

Banyak modus yang mengancam masyarakat, salah satunya penipuan dengan file ekstensi APK yang berisi undangan pemilu.

File yang dikirimkan kepada targetnya berupa PDF, maka dari itu korban di minta untuk membuka file yang sudah diterima.

Usai membuka file PDF yang dikirim dari penipu maka semua data korban yang berada di smartphone di jebol oleh penipu.

Bukan hanya data korban saja yang di jebol bahkan penipu juga akan membobol rekening korbannya dan menguras semua saldo yang ada di dalam rekening tersebut.

Dengan sistem yang semakin canggih maka dengan mudah penipu untuk melakukan aksinya dan menguras semua saldo yang korbannya punya.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada dengan dengan banyaknya modus penipuan digital.

Sebagai catatan untuk seluruh masyarakat, undangan untuk pemilu 2024 tidak disebar secara online maupun melalui Whatsapp.

Untuk masyarakat yang belum mendapatkan surat pemilu maka dapat mengecek lewat laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Masih banyak lagi modus penipuan yang marak terjadi di masyarakat, berikut modusnya:

  1. Undangan pernikahan digital
  2. Pemberitahuan penutupan rekening
  3. Pemberitahuan tagihan BPJS
  4. Foto paket dari kurir
  5. Surat pemberitahuan wajib pajak
  6. Surat atau blangko tilang
  7. Pemberitahuan SPT pajak
  8. Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu
  9. Undangan Pemilu

Waspada saat ada pesan dari nomor tak dikenal mencantumkan link/file berbentuk apk. Kenali file yang disertai pengumuman/pemberitahuan berupa ancaman dan membuatmu panik.




Aksi Penipuan Modus Hipnotis Berkeliaran di Pusat Perbelanjaan Kota Bandung

Penipuan dengan modus hipnotis berkeliaran di pusat perbelanjaan Kota Bandung (Instagram @infobdgbaratcimahi).

Aksi Penipuan Modus Hipnotis Berkeliaran di Pusat Perbelanjaan Kota Bandung

BANDUNG, Prolite – Aksi penipuan dengan menghipnotis korbannya kini menjadi ramai di publik setelah adanya video viral dimedia sosial.

Dalam video yang tersebar terlihat dua wanita berambut panjang sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Bandung.

Mereka terlihat berjalan di pusat perbelanjaan sebelum berpapasan dengan seorang pria yang mengenakan kacamata dan kaos warna putih.

Korban penipuan yang diketahu dua orang wanita sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan terhenti ketika berpapasan dengan seorang pria yang mengenakan kacamata itu.

Instagram Infobdgbaratcimahi
Instagram Infobdgbaratcimahi

Tidak terlalu jelas mereka sedang membicarakan apa namun dalam unggahan di media sosial Instagram @infobdgbaratcimahi di slide ke tiga terdapat surat laporan kepolisian yang di unggah oleh korban.

Menurut pengakuan korban kejadian penipuan dengan modus hipnotis terjadi pada Senin 13 November 2023 sekitar pukul WIB di Yogya kepatihan Kota Bandung.

Kronologis kejadian menurut keterangan korban “pada saat saya dan teman saya sedang ada di Yogya kepatihan ada satu orang yang saya tidak kenal dan menanyakan tempat kepada saya lalu saya saat sedang berbincang dengan yang di duga pelaku datang 1 (satu) orang yang tidak saya kenal menanyakan sesuatu kepada saya dan teman saya”.

“Setelah itu saya di ajak mengobrol di KCF Yogya kepatihan, saat sambil mengobrol saya di minta untuk memasukan perhiasan saya dibungkus menggunakan tissu dan kembali di simpan kedalam tas saya, saat berbincang dengan yang di duga pelaku berjumlah 2 (dua) orang”.

“Saat itu saya dan teman saya mengobrol dan tanpa sadar perhiasan dan ATM teman saya hilang atas kejadian saya kehilangan 4 buah perhiasan yaitu 3 buah Cincin dan 1 kalung, dan 2 buah ATM BCA”.

“Di ATM tersebut, saya mengalami kerugian sebesar Rp. ,- dan Nomer Rekening 6765188630 An Euis Rohayati dan Sdri. Euis Rohayati Mengalami kerugian sebesar Rp. ,- atas kejadian tersebut saya mengalami kerugian sebesar Rp “.




Viral Bocah 13 Tahun Kena Penipuan dengan Modus Mengaku Sebagai Intel

Aksi penipuan kepada bocah 13 tahun mengaku sebagai Intel (Instagram Info Bandung Raya)

Viral Bocah 13 Tahun Kena Penipuan dengan Modus Mengaku Sebagai Intel

BANDUNG, Prolite – Video viral di media sosial aksi penipuan pria kepada bocah 13 tahun terjadi di Bandung.

Video aksi penipuan yang terekam CCTV tersebut dibagikan akun Instagram @infobandungraya.

Menurut keterangan dari korban, peristiwa yang dialaminya terjadi di Gg Saluyu II, Kel. Cibadak, Kec. Astana Anyar, Kota Bandung.

Penipuan yang terjadi pada Rabu 18 Oktober 2023 sekitar pukul WIB. Kejadian berawan saat bocah yang masih berusia 13 tahun itu baru pulang sekolah tiba-tiba di datangi oleh orang tak di kenal.

Pria tak dikenal tersebut mengajak bicara korban bahkan saat di tanya pria tersebut mengaku sebagai anggota polisi yang menyamar alis intel.

Pria yang mengaku seorang intel tersebut melancarkan aksinya dengan modus meminta bantuan kepada korbannya.

Korban yang dimintai tolong untuk mengecek plat nomer kendaraan salah satu warga di daerah sekitar.

Namun anehnya sebelum mengecek plat nomer kendaraan warga tersangka meminjam handphone korban dengan dalih ingin telfon atasannya.

Kemudian pelaku berpura-pura menelepon atasannya lewat handphone milik korban.

Saat itu itulah pelaku melancarkan aksinya dengan mengelabui korban.

Sementara pelaku pura-pura menelepon atasan, sedangkan bocah tersebut disuruh mengecek plat nomor kendaraan warga.

Setelah korban lengah dan menjauh dari TKP, pelaku buru-buru kabur sembari membawa handphone milik korban.

Dalam video CCTV yang tersebar di media sosial terlihat seorang ibu-ibu yang melintas merasa curiga dengan gerak gerik pelaku.

Namun kejadian penipuan tersebut terjadi begitu cepat hingga akhirnya tersangka berhasil membawa kabur handphone milik korban.

Korban suda melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Astana Anyar untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut atas kejadian tersebut.

 




Baim Wong Jadi Korban Peretasan Lewat Aplikasi Whatsapp, Saldo Rekening Dikuras Pelaku

Baim Wong jadi korban peretasan melalui aplikasi whatsapp (Instagram Baim Wong).

Baim Wong Jadi Korban Peretasan Lewat Aplikasi Whatsapp, Saldo Rekening Dikuras Pelaku

Prolite – Artis sekaligus Youtuber Baim Wong membagikan kabar kurang mengenakan dari dirinya yang menjadi korban peretasan melalui pesan Whatsapp.

Kabar kurang mengenakan ini ia bagikan melalui kaun Instagram pribadinya, bahwa dirinya barusaja menjadi korban peretasana dari moner tidak dikenal yang mengirimkan pesan.

Modus yang belakangan ini ramai yakni dengan adanya pesan berupa file dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai kurir.

Rupanya file tersebut adalah aplikasi untuk meretas handphone, dan Baim Wong baru saja mengalami kejadian itu.

Ia tidak menyadari bahwa itu adalah penipuan pasalnya memang dirinya sedang menunggu barang sehingga tidak ada kecurigaan sedikitpun darinya.

Instagram Baim Wong
Instagram Baim Wong

“Baru-baru ini saya mengalami musibah. Saya menerima pesan WhatsApp dari nomor yang tidak saya kenal. Si pengirim mengaku sebagai kurir dan mengirim foto paket berupa file dan kebetulan saya juga sedang memesan barang via online,” jelas Baim Wong dalam unggahannya

“Saya tidak ngeh main klik aja karena ingin memastikan paketnya,” sambung Baim.

Baim sempat merasa ada yang aneh saat pesan tersebut dibuka yang muncul ketika itu hanya tampilan loading file beberapa saat.

Namun karena sedang sibuk, ia tak mengubris kecurigaannya saat itu, dan melanjutkan kegiatan hariannya.

Dirinya menyadari bahwa akunnya diretas karena ada notifikasi beberapa kali transfer yang dilakukan dari rekening Baim Wong.

Setelah mengetahui hal tersebut suami dari Paula Verhoeven langsung menghubungi pihak bank dan langsung memblokir rekening tersebut.

Dirinya juga mengatakan modus penipuan kali ini semakin canggih karena hanya dengan fitur mengirim pesan file maka data sudah langsung diretas.

Baim juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati jika mendapatkan nomer yang tidak dikenal.

Karena berbagai modus penipuan yang sedang marak di mana-mana bahkan ada yang mengatas namakan instansi, jangan sampai pengalamnya terjadi juga kepada orang lain.




560 Warga Garut Tiba-tiba di Tagih Utang PNM, Kemungkinan Data KTP dan KK Bocor!

Ima Sri Budhiyanti salah satu korban yang tiba-tiba ditagih petugas PNM perihal utang pinjaman yang nunggak, padalah Ima tidak pernah mengajukan pinjaman ke PNM (Kompas.com).

Merasa Tidak Pernah Mengajukan Pinjaman Tiba-tiba Ditagih Petugas PNM

Prolite – Warga Desa Subabakti, Kecamatan Tarogongkidul, Kabupaten Garut Jawa Batai, tiba-tiba di tagih utang oleh PNM.

Permodalan Nasional Madani (PNM) sendiri memiliki cabang diberbagai daerah di Jawa Barat, Sebanyak 560 warga Desa Subabakti yang tidak merasa meminjam namun tiba-tiba ditagih pembayaran pinjaman.

Warga yang pertama kali mengeyahui namanya dicatut melakukan pinjaman yakni Ima Sri Budiyanthi (31).

Ima merupakan warga Kampung Rancamaya, awalnya ada petugas PNM yang menagih utang kepada adik iparnya Lina Marlina.

Ima tidak bertemu langsung dengan sang petugas karena ia sedang bekerja. Sepulang bekerja Ima diberitahu oleh keluarga jika petugas lembaga datang untuk menagih utang.

Mendengar kabar itu Ima kaget pasalnya ia tidak pernah meminjam uang kelembaga tersebut.

Keesokan harinya, Ima bersama suaminya Rudy, di damping oleh Ketua RT, dan adik iparnya, mendatangi kantor PNM Garut.

“Dicek dari KTP, ternyata datanya sama. Saya penasaran, saya cek KTP saya, ternyata saya juga punya utang. Pak RT yang bawa KTP istrinya juga cek, ternyata istri Pak RT juga punya utang. Terus ada beberapa KTP warga di HP (handphone) Pak RT, dicek ternyata juga punya utang,” kata Ima di kutip dari .

Ima mencoba menanyakan kepada ke tujuh warga yang tersebut namun mereka semua ternyata tidak pernah berhutang kepada lembaga tersebut.

Merasa ada yang janggal dengan peristiwa ini, Ima dan sang suami melaporkan permasalahan ke pihak pemerintah Desa hingga petugas turun kedesanya.

Setelah melakukan pengecekan ternyata ada 407 orang yang juga menjadi korban tidak pernah berhutang ke PNM.

Dari pengecekan dari riwayat kredit yang terdapat di PNM, terdapat riwayat pinjaman sebesar Rp 2 Juta yang di caikan pada bulan Oktober 2022.

Namun dalam catatan pinjaman Ima sudah pernah melakukan pembayaran hingga kini tersisa Rp lagi.

Nominal dari setiap orang berbeda-beda ada yang baru cair namun rata-rata pencairan pinjaman di Rp 2 Juta.

Namun ada perbedaan dari data foto penerima pinjaman, dalam mekanisme pencairan pinjaman PNM, nasabah harus menyertakan foto pada saat pencairan dan setelah di cek ternyata wajah penerimanya bukan Ima.

“Ada fotonya, tapi bukan foto saya karena saat pencairan syaratnya tidak pakai KTP asli, pakai surat keterangan (suket). Setelah dicek ke dinas capil, suket-nya palsu semua,” katanya.

Karena ada permasalahan seperti ini pihak PNM membuka posko pengaduan untuk siapa saja yang benasib sama seperti Ima akan dibantu untuk pengecekan lebih lanjut.




Luar Biasa ! Total Hasil Menipu Rihana-Rihani Hingga Rp 35 M

Tersangka penipuan iPhone Rihana-Rihani berhasil tangkap polisi (mediaindonesia.com).

Luar Biasa Rihana-Rihani, Menipi Hingga Rp 35 M

JAKARTA, Prolite – Si kembar Rihana-Rihani akhirnya berhasil di tangkap atas kasus penipuan jual beli iPhone. Penyidik Direktorat Kriminal Polda Metro Jaya berencana akan menetapkan tidak hanya pasal penipuan dan penggelapan.

Sikembar berhasil di tangkap di sebuah apartement di wilayah Gading Serpong, Kabupaten Tanggerang pada hari Selasa 4 Juli 2023.

Penangkapan Tersangka Penipuan.
Penangkapan Tersangka Penipuan.

“Rihana dan Rihani baru saja ditangkap di M Town Residence Gading Serpong oleh Tim Resmob Polda Metro Jaya” ungkap Kombes Hengki Haryadi, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda metro jaya.

Sudah sekian lama Rihana-Rihani melarikan diri dari kasus penipuan iPhone yang merugikan hingga Miliaran rupiah.

Sebelum di tangkap si kembar sempat dicari-cari karena keberadaannya yang selalu berpindah-pindah apartemen hingga kemudian polisi berhasil menangkap.

Si kembar melakukan penipuan jual beli iPhone dengan modus pre-order (PO) kepada seumlah reseler dengan total kerugian hingga Rp 35 miliar.

Bukan hanya penipuan iPhone saja Rihana-Rihani juga dilaporkan melakukan penggelapan mobil rental.

PPATK menemukan dalam mutasi rekening si kembar terdapat Rp 86 miliar dan juga telah memblokir 21 rekening milik si kembar Rihana-Rihani.

Dalam dugaan sementaraPPATK menilai adanya indikasi tindak pidana pencucian uang.

Dalam kontruksi awal si kembar di kenakan pasal 378 dan atau 372 KUHP. Ini soal penipuan dan penggelapan.

Namun jika nanti dalam penyelidikan ternyta ditemukan tindak pidana lainnya. Menurut laporan yang diterima si kembar melakukan aksi penipuan melalui media sosial maka penyidik juga akan menetapkan pasal lain.




Pelaku Penipuan Surat Undangan Ditangkap

MAKASAR, Prolite – Beberapa waktu lalu kita sempat diramaikan dengan beredarnya penipuan berbasis pengiriman surat undangan secara online. Tim Cyber Mabes Polri sudah berhasil menangkap pelaku penipuan.

Aplikasi yang digunakan untuk menguras saldo korbannya ini merupakan aplikasi yang dijual belikan dan digunakan untuk menipu banyak orang.

Pria berinisial IA (20) yang masih berstatus mahasiswa itu membuat aplikasi tersebut untuk di perjual belikan. Jaringan yang sudah membeli aplikasi tersebut sudah ada yang berhasil ditangka.

“Jaringan yang beli aplikasi tersebut sudah berhasil diamankan yang satu di Sumatra dan yang satunya di Kabupaten Wajo”, ujar Kepala Sub Direktorat Cyber Ditreskrimsum Polda Sulsel, Kompol Sutomo, di kurtip dari Antara.

Modus yang dilakukan pelaku dengan cara menyebarkan secara acak ke media sosial WhatsApp dengan membagian surat undangan pernikahan menggunakan link.

Setelah korban menerima surat undangan yang di kirim melalui WhatsApp, korban diminta untuk membuka link tersebut. Secara otomatis setelah korban membuka link tersebut data korban ikut keambil dan jika korban membuka aplikasi perbankan maka langsung oleh pelaku saldo perbangkan terkuras dengan cara menstransfer ke rekening lain.

Aksi pelaku dalam kejahatan siber ini telah terjadi di beberapa daerah termasuk Sulsel. Beberapa korban sudah melapor kejadian penipuan tersebut. Namun akhirnya kali ini pelaku penipuan lewat link surat undangan dapat tertangkap. (*/ino)