Makan Sehat, Anak Kuat, Warga Berdaya, Bandung Jadi Teladan Program Makan Bergizi Gratis

Makan Sehat, Anak Kuat, Warga Berdaya, Bandung Jadi Teladan Program Makan Bergizi Gratis (dok Pemkot Bandung).

Makan Sehat, Anak Kuat, Warga Berdaya, Bandung Jadi Teladan Program Makan Bergizi Gratis

KOTA BANDUNG, Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menunjukkan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan, makan sehat dan kesehatan yang berkualitas melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Diluncurkan secara nasional sejak Januari 2025, program ini menjadi salah satu prioritas utama di Kota Bandung. Fokusnya, tidak hanya pada kandungan gizi yang optimal, tetapi juga pada kebersihan, higienitas, dan keamanan pangan yang didistribusikan untuk anak-anak sekolah.

Program makan sehat MBG di Kota Bandung juga mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Pusat. Tenaga Ahli Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati menyampaikan bahwa skema pelaksanaan makan sehat MBG di Bandung menjadi contoh kolaborasi yang baik.

Selain memastikan makanan yang higienis dan aman, program ini dinilai berdampak ganda karena memberdayakan lebih dari 47 warga binaan untuk mengelola dapur MBG.

dok Provinsi Jawa Barat
dok Provinsi Jawa Barat

“Program MBG di Bandung bukan hanya meningkatkan gizi anak-anak, tapi juga memberdayakan lebih dari 47 warga binaan yang mengelola dapur MBG,” ujar Adita.

Hal ini diungkapkan Adita saat saat berkunjung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Arcamanik yang berlokasi di Lapas Kelas 1 Sukamiskin, serta ke SDN 101 Sukakarya.

Kunjungannya didampingi Tim Badan Gizi Nasional dan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin.

“Ini membuka peluang keterampilan baru bagi mereka setelah masa pembinaan. Skema seperti ini patut menjadi contoh yang bisa diterapkan di tempat lain,” imbuh Adita.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung juga menerapkan pengawasan lintas sektor dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat.

Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, seluruh bahan makanan yang masuk ke dapur MBG dipastikan telah melalui proses pemeriksaan ketat dan uji kelayakan.

“Pengawasan ini kami lakukan secara menyeluruh, dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan di dapur, hingga distribusi ke sekolah. Kami ingin pastikan tidak ada celah yang mengganggu kualitas dan keamanan makanan anak-anak kita,” jelas Erwin.

“Kami pastikan makanan untuk anak-anak bukan hanya bergizi, tapi juga diproses di dapur yang bersih, sehat, dan higienis. Semua dapur MBG telah lolos uji kelayakan dan diawasi ketat, baik dari aspek kebersihan, keamanan, maupun kandungan gizinya,” tutur Erwin.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai mitra, Program MBG di Bandung diharapkan terus menjadi model inspiratif yang tidak hanya menyehatkan generasi muda, tapi juga menguatkan nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.




Apel Persiapan Konvoi Persib Juara Liga 1 Digelar Pemkot Bandung

Pemkot Bandung gelar apel pengamanan konvoi Persib Juara Liga 1 (dok Pemkot).

Apel Persiapan Konvoi Persib Juara Liga 1 Digelar Pemkot Bandung

Prolite – Tim sepak bola kebanggaan warga Jawa Barat yakni Persib Bandung kembali membawa gelar Juara di Liga 1 2024/2025.

Laga akhir yang akan berlangsung pada 24 Mei 2025 mendatang merupakan laga akhir dari kompetesi Liga 1.

Para bobotoh akan merayakan kemenangan dari tim kebanggaannya dengan melakukan konvoi keliling kota bandung.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat khususnya bobotoh yang selama ini telah merayakan gelar juara Persib Bandung dengan penuh semangat dan tertib.

“Setiap hari ada pawai keliling kota. Ada yang terorganisir, ada juga yang spontan. Tapi alhamdulillah sejauh ini semua berjalan lancar,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan Apel Persiapan Pengamanan Konvoi Persib Juara, Senin 12 Mei 2025.

“Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian, komunitas bobotoh, dan pihak klub agar Bandung tetap aman dan nyaman,” imbuhnya.

Tribunjabar
Tribunjabar

Ia menyatakan, konvoi puncak gelar juara akan dilaksanakan pada Minggu 25 Mei mendatang atau sehari setelah laga pamungkas Liga 1 melawan Persis Solo.

Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) juga akan ada seremoni pemyerahan piala dan pengalungan medali.

Titik awal konvoi masih dalam pembahasan, tetapi titik akhir dipastikan di Gedung Sate.

“Kami sudah bicara dengan Gubernur Jawa Barat. Pemprov dan Pemkot siap bergandengan tangan demi suksesnya konvoi ini,” tambahnya.

Farhan menuturkan, fokus utama Pemkot Bandung yaitu konvoi berjalan aman, tertib, dan bersih.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas wilayah, Pemkot Bandung menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran untuk mendukung kelancaran kegiatan ini.

Ada empat hal utama yang jadi perhatian:
1.    Keamanan wilayah
Camat dan lurah di jalur konvoi diminta mengaktifkan Linmas untuk membantu polisi menjaga ketertiban.

  1. Kemacetan lalu lintas
    Dinas Perhubungan akan menurunkan personel untuk mengatur lalu lintas dan meminimalkan kemacetan.
  2. Antisipasi persekusi
    Pemkot menegaskan agar tidak ada lagi insiden seperti saat Persib juara 2014 lalu. Seperti perusakan kendaraan bernomor polisi luar kota.
  3. Cegah vandalisme dan perusakan fasilitas umum
    Satpol PP diminta untuk bertindak tegas jika menemukan aksi vandalisme atau perusakan terhadap fasilitas kota maupun aset swasta.

Farhan mengatakan, konvoi gelar juara ini adalah momen bersejarah yang harus dirayakan dengan suka cita dalam batas-batas kewajaran.

“Kami mengajak semua pihak untuk menjadikan puncak perayaan ini sebagai bukti bahwa Bandung adalah kota juara yang dewasa dan bertanggung jawab,” tandasnya.

 




Persib Jura Liga 1, Wali Kota Bandung Imbau Warga Rayakan Juara Secara Tertib

Persib Jura Liga 1, Wali Kota Bandung Imbau Warga Rayakan Juara Secara Tertib (Dok Pemkot Bandung).

Persib Jura Liga 1, Wali Kota Bandung Imbau Warga Rayakan Juara Secara Tertib

BANDUNG, Prolite – Pemkot Bandung mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dalam merayakan kemenangan Persib Bandung yang berhasil menjuarai Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, euforia atas kemenangan Persib masih akan berlangsung hingga konvoi juara yang direncanakan (25/5/2025).

Ia menyambut gembira capaian tersebut dan mengajak masyarakat merayakannya dengan tertib serta penuh kebanggaan sebagai warga Kota Bandung.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Menurutnya, kemenangan Persib kali ini bersifat historis karena telah menjuarai berbagai format kompetisi, mulai dari Perserikatan, Galatama, sistem gugur, hingga kompetisi penuh.

Terkait rencana konvoi, Pemkot Bandung menyatakan keterbukaan terhadap masyarakat yang ingin ikut serta dalam selebrasi tersebut.

Namun, Wali Kota menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan menghormati fasilitas publik selama perayaan berlangsung.

Ia mengingatkan agar warga tidak merusak taman kota, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga norma dan etika dalam merayakan kemenangan.

Pemerintah Kota Bandung juga melarang seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot untuk ikut dalam konvoi, guna fokus pada tugas pengamanan dan pembersihan pascakegiatan.

Wali Kota menyebut bahwa tugas utama pemerintah adalah memastikan Bandung menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut gelar juara.

Pemerintah Kota Bandung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan guna memastikan selebrasi berlangsung aman dan kondusif.




Wali Kota Bandung Pastikan SPMB 2025/2026 Berjalan Lancar

Wali Kota Bandung Pastikan SPMB 2025-2026 Berjalan Lancar (dok Pemkot Bandung).

Wali Kota Bandung Pastikan SPMB 2025/2026 Berjalan Lancar

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 akan berjalan lancar dan transparan.

Hal ini ia sampaikan dalam program “Siaran Bareng Pak Wali” yang ditayangkan oleh TVRI Jawa Barat.

Menurut Farhan, SPMB tahun ini mengadopsi banyak sistem dari tahun-tahun sebelumnya yang telah berjalan baik, sehingga perubahan yang terjadi bersifat minimal.

“Khusus di Kota Bandung, sistem ini tidak banyak berubah karena sejak lama kita sudah menggunakan mekanisme yang kini dijadikan rujukan nasional,” ujar Farhan.

Salah satu perubahan yang disoroti adalah peralihan dari sistem zonasi ke sistem domisili. Untuk jenjang SD, domisili dalam radius maksimal meter dari sekolah menjadi dasar seleksi, sedangkan untuk SMP jaraknya adalah meter.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

“Artinya, walau beda wilayah, jika jaraknya memenuhi kriteria, calon siswa tetap bisa mendaftar,” jelasnya.

Farhan juga merinci jalur-jalur penerimaan SPMB yaitu jalur Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi. Kuota penerimaan untuk SD ditetapkan 80 persen melalui jalur domisili, 15 persen afirmasi, dan 5 persen mutasi.

Sementara untuk SMP, jalur domisili dialokasikan 40 persen, afirmasi 30 persen, prestasi 25 persen, dan mutasi 5 persen.

Dalam rangka menjamin keadilan dan integritas proses, Pemkot Bandung akan bekerja sama dengan DPRD, Inspektorat, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pengawasan.

“Check and balances akan kita jalankan bersama. Semua pihak akan terlibat untuk memastikan tak ada penyimpangan,” tegasnya.

Khusus jalur afirmasi, terdapat dua kategori utama: Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) dan Murid Berkebutuhan Khusus (MBK). Kategori RMP mencakup siswa dari keluarga kurang mampu yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sedangkan MBK memerlukan rekomendasi dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) setelah menjalani asesmen.

Mutasi siswa pun diatur ketat. Farhan menekankan bahwa mutasi hanya berlaku bagi perpindahan keluarga utuh.

“Harus satu keluarga, bukan hanya anaknya saja. Dan perpindahan harus sudah tercatat sebelum 23 Juni 2024,” jelasnya.

Masyarakat diminta aktif mengakses informasi melalui laman resmi dan media sosial Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online, mulai dari tanggal 23 hingga 27 Juni 2025. Tes Terstandar Daerah untuk jalur prestasi akan digelar 30 Juni hingga 4 Juli 2025, dengan hasil seleksi diumumkan pada 7 Juli 2025.

Farhan mengimbau para orang tua untuk memahami seluruh mekanisme SPMB dengan cermat.

“Semua SD dan SMP di Bandung sudah memenuhi standar kualitas. Jangan hanya melihat sekolah unggulan, tapi yakini bahwa semua sekolah negeri di Bandung layak dan siap mendidik anak-anak kita,” tutupnya.




Pemkot Bandung Tunggu Regulasi Final Terkait SPMB

SPMB jalur RMP sudah di buka, simak penjelasan Disdik Kota Bandung (Jabarprov).

Pemkot Bandung Tunggu Regulasi Final Terkait SPMB

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) masih menunggu petunjuk resmi dan aturan teknis soal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026.

“SPMB belum final ya. Sampai hari ini kan dari zonasi ke domisili. Kita masih menunggu juklak-juknis-nya,” kata Farhan, di Balai Kota Bandung, Senin (21/4).

Menurutnya, ada beberapa hal teknis yang perlu diperjelas agar sistem zonasi berjalan adil, terutama soal kepindahan domisili siswa.

Indonesia
Indonesia

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya kepindahan itu harus dilakukan minimal setahun sebelum SPMB,” ucapnya.

Farhan mengakui selama ini banyak warga yang mencari celah untuk bisa masuk ke sekolah tertentu dengan cara memanipulasi alamat domisili.

Pihaknya memastikan, pengawasan perpindahan domisili akan dilakukan secara ketat oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Pemkot Bandung tidak akan mengakomodasi perpindahan yang tidak sesuai prosedur.

Kebijakan ini diambil demi menjamin keadilan akses pendidikan di seluruh wilayah Kota Bandung.

Farhan berharap, regulasi dari pemerintah pusat bisa segera keluar agar pemerintah kota dapat menyesuaikan teknis pelaksanaannya.

“Aturannya secara umum masih sama, tapi kami masih menunggu detailnya,” ujarnya.




Menuju Kota Bandung Cantik Pertiban PKL di Trotoar Cicadas Terus Dilakukan

Wali Kota Bandung terus bebenah PKL di wilayah Kota Bandung (net).

Menuju Kota Bandung Cantik Pertiban PKL di Trotoar Cicadas Terus Dilakukan

Prolite – Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di kawasan Cicadas terus di lakukan Pemerintah Kota Bandung untuk membuat Kota Bandung menjadi lebih baik.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dalam hal ini enggan menjelaskan lebih lanjut terkait penataan PKL di kawasan Cicadas.

Ketika ditanya mengenai kios-kios semi permanen di sepanjang trotoar kawasan Cicadas, Farhan mengaku prihatin.

Namun ia meminta wartawan agar tak bertanya lebih jauh soal kios-kios Pedagang Kaki Lima Cicadas.

Kita ketahui kios-kios yang berada di trotoar kawasan cicadas berdiri di era Wali Kota Oded M Danial.

Kompas
Kompas

Farhan Juga menjelaskan dalam hal ini ia akan menertibkan kios-kios yang memang melanggar meski berlabel Pemkot.

“Jangan suka ributin Cicadas saja. Kalau mau ributin Astana Anyar, Panjunan. Jangan menstigma Cicadas. Ada wilayah lain yang lebih parah dari Cicadas,” kata Farhan di Balai Kota Bandung dikutip dari Kompas.

Disisi lain Wali Kota Bandung juga menjelaskan bahwasannya untuk terus menertibkan PKL yang berjualan di trotoar seluruh wilayah Kota Bandung.

Farhan menjelaskan bahwa pedagang kaki lima diperbolehkan berjualan di trotoar yang berada di zona hijau dengan ketentuan tertentu.

“PKL boleh dagang karena kaki 5 itu asal-usul katanya 5 kaki atau 1,5 meter trotoar boleh dipakai dagang,” ujarnya.

Namun, ia menekankan bahwa PKL tidak diperbolehkan berjualan selama 24 jam dan dilarang membuat bangunan permanen atau semi permanen.

Farhan juga mengingatkan pedagang kaki lima yang telah mendirikan bangunan permanen atau semi permanen di atas trotoar untuk segera membongkarnya.

Bongkar bangunan label Pemkot Bandung Sebagai langkah awal, pihaknya akan membongkar terlebih dahulu bangunan-bangunan semi permanen yang dilabeli oleh Pemerintah Kota Bandung atau instansi terkait.




Program Adopsi Ibu Asuh Gubernur Jabar “Nyaah ka Indung” Diterapkan Pemkot Bandung

Program Adopsi Ibu Asuh

Program Adopsi Ibu Asuh Gubernur Jabar “Nyaah ka Indung” Diterapkan Pemkot Bandung

KOTA BANDUNG, Prolite – Program Gubernur Dedi Mulyadi yang dicetuskan pada 7 April 2024 lalu yakni adopsi ibu asuh “Nyaah ka Indung” dilaksanakan Pemerintah Kota Bandung.

Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bandung berkomitmen mengadopsi para lansia.

Wali Kota Bandung M Farhan mengatakan keterlibatan ini tidak hanya ASN tapi juga anggota dewan, darma wanita, dan PKK. Terlebih tujuan utama program ini yakni membangkitkan empati bahwa ibu-ibu ini adalah masuk dalam kelompok rentan.

“Dibangun dulu sebuah kebijakan empati baru diterapkan program kesejahteraan bagi kelompok rentan tersebut. ASN wajib adopsi ibu asuh, secara pribadi kita bantu rill nya setiap bulan dia membantu baik akses kesehatan ataupun akses gizinya,” ucap Farhan usai melaunching ‘Bandung Nyaah Ka Indung’.

Sebenarnya program ini sudah dilakukan di Pos Pembinaan Terpadu (Pos Bindu). Nanti pelaksanaan adopsi ibu asuh itu akan dilakukan oleh lurah yang memonitor dan pada akhir bulan ketiga akan dilakukan perbaikan.

“Lurah monitor setiap warga melalui para RW dan RT, kita juga libatkan anggota dewan untuk sosialisasi warganya baik pada reses maupun program lain. Kita tahu undang-undang lansia sudah ada di pos Bindu itu tapi belum optimal. Nah penghayatan pos Bindu belum dalem bangkitkan empati, maka ASN saja dulu apalagi beban UHC para lansia rentan penyakit degrenerasi,” pungkasnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD I Toni Wijaya mendukung program digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu.

“Saya kira seperti disampaikan pak wali sudah jelas kitae dukung Bandung oleh gubernur ajak semua 50 orang secepatnya, ini program pribadi ASN pengawasan mudah di level RT,” tuturnya.




Bandung Tetap Tertib Saat Liburan Idulfitri, Farhan: Terima Kasih untuk Semua Pihak

Farhan, Terima Kasih untuk Semua Pihak (dok Humas Kota Bandung).

Bandung Tetap Tertib Saat Liburan Idulfitri, Farhan: Terima Kasih untuk Semua Pihak

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan rasa syukur atas berlangsungnya masa libur Lebaran 2025 yang berjalan lancar dan aman.

Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi antara ASN, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat yang bahu-membahu menjaga ketertiban dan kenyamanan kota.

“Saya bangga. Bandung tetap kondusif dan aman, bahkan menjadi salah satu kota tujuan wisata favorit saat Lebaran,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa 8 April 2025.

Ia menyebut peran Forkopimda, OPD, serta aparat kewilayahan sebagai pilar penting dalam keberhasilan pengelolaan libur panjang tahun ini.

dok humas kota bandung
dok humas kota bandung

Farhan mengakui, volume kunjungan wisatawan ke Kota Bandung meningkat drastis selama libur Idulfitri, namun situasi tetap terkendali.

“Penanganan PKL, arus lalu lintas, pengamanan pemakaman dan tempat wisata semuanya berjalan cukup baik,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Dishub dan Satpol PP yang bekerja 24 jam menjaga ketertiban kota.

Dalam kesempatan itu pula, Farhan menyampaikan Bandung sebagai kota terbuka tak bisa menolak arus pendatang pasca-libur. Oleh karena itu, Pemkot Bandung mengedepankan strategi pendataan dan edukasi.

“Pendatang wajib lapor dan kami dorong agar mereka segera mencari pekerjaan,” katanya.

Meski demikian, Farhan mengakui bahwa pasar tenaga kerja Bandung sedang menghadapi tantangan. Beberapa sektor industri seperti tekstil dan bahan kimia terdampak kebijakan ekspor baru dari Amerika Serikat.

“Saya masih tunggu data lengkap dari Disdagin. Kita khawatir, tapi ini juga peluang mencari pasar baru,” ujarnya.

Selama libur lebaran, Pemkot Bandung mencatat peningkatan produksi sampah hingga 11 persen. Namun, pengelolaan tetap lancar berkat penataan sistem angkut dan kebijakan jam operasional PKL yang lebih tertib.

“Kami berhasil tetap mengangkut rata-rata 140 rit per hari, hanya kelebihan satu rit,” ucapnya.

Farhan menegaskan, Kota Bandung harus terus berbenah meskipun libur telah usai.

“Yang penting sekarang adalah evaluasi dan kesiapan menghadapi arus balik serta pekerjaan rumah yang menanti, termasuk penanganan sampah, bencana, dan pelayanan publik,” ungkapnya.




Pulang Kampung Aman dan Nyaman, Wamendagri Apresiasi Kesiapan Mudik Pemkot Bandung

Ilustrasi Mudik, Wamendagri pantau kesiapan mudik (Freepik).

Pulang Kampung Aman dan Nyaman, Wamendagri Apresiasi Kesiapan Mudik Pemkot Bandung

KOTA BANDUNG, Prolite – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya Sugiarto bersama jajaran di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meninjau kesiapan arus mudik di Kota Bandung dan mengapresiasi langkah Pemkot dalam memastikan perjalanan pemudik berjalan aman dan nyaman.

Dalam kunjungannya Wamendagri Bima Arya menilai, pemeriksaan kendaraan sangat penting guna mencegah kecelakaan yang berpotensi terjadi akibat kelalaian teknis.

“Memasuki hari-hari menjelang puncak arus mudik, kita harus memastikan bahwa sistem pemeriksaan berjalan dengan baik, terutama terkait kelaikan kendaraan. Tidak hanya surat-surat seperti STNK yang diperiksa, tetapi juga uji kelaikan kendaraan, apakah masih berlaku atau sudah kedaluwarsa,” katanya, Sabtu (22/3/2025).

dok Pemprov Jabar
dok Pemprov Jabar

Ia menegaskan, selain kelengkapan dokumen, pengecekan kondisi fisik kendaraan, termasuk sistem pengereman dan komponen teknis lainnya, harus dilakukan dengan ketat.

“Jangan sampai di tengah arus mudik yang semakin memuncak, terjadi persoalan teknis yang mengakibatkan kecelakaan dan korban jiwa,” ucapnya.

Selain aspek keselamatan kendaraan, Bima Arya juga menyoroti faktor kelancaran arus mudik.

Ia meminta kepala daerah untuk memastikan jalur mudik tetap steril, terutama dari hambatan seperti pasar tumpah yang kerap menjadi penyebab kemacetan.

“Kepala daerah memiliki peran penting dalam memastikan jalur-jalur utama tetap steril. Selain itu, perbaikan jalan yang dilakukan menjelang mudik harus diawasi agar tidak justru menimbulkan kemacetan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wamendagri Bima Arya mengingatkan, kepala daerah sebaiknya tetap siaga selama periode mudik dan tidak meninggalkan daerahnya.

“Bagi kepala daerah, tidak ada hari libur. Mereka harus tetap berada di tempat untuk memastikan kondisi berjalan dengan baik,” katanya.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, menyoroti kebijakan harga tuslah atau tarif tambahan tiket yang sering kali mengalami lonjakan, terutama pada saat arus balik.

“Terkait harga tuslah, wajar jika ada kenaikan, tetapi tetap harus dikendalikan agar tidak melonjak liar. Permintaan tiket yang tinggi, terutama pada arus balik, sering kali menyebabkan harga melambung,” ucapnya.

Ia memastikan, pengelola terminal akan mengawasi harga tiket agar tetap dalam batas wajar dan tidak merugikan pemudik. Selain itu, ia juga mengingatkan agar pemudik menjaga kesehatan selama perjalanan.

“Pastikan kondisi kesehatan tetap terjaga agar perjalanan nyaman dan aman. Jangan sampai sakit di perjalanan. Manfaatkan fasilitas yang ada dan tetap waspada selama perjalanan,” ujarnya.

Dengan kesiapan yang telah dilakukan oleh berbagai pihak, diharapkan arus mudik di Kota Bandung berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman.




Prabowo Resmikan Stadion GBLA, Keren dan Bertaraf Internasional 

Prabowo Resmikan Stadion GBLA, Keren dan Bertaraf Internasional (dok Pemkot Bandung).

Prabowo Resmikan Stadion GBLA, Keren dan Bertaraf Internasional

Prolite – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) resmi diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangkaian peresmian serentak 17 stadion berstandar internasional di berbagai daerah di Indonesia.

Peresmian dilakukan terpusat di Stadion Delta Sidoarjo, Senin 17 Maret 2025. Sedangkan untuk titik-titik lainnya, mendengarkan arahan Presiden via daring.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa sepak bola adalah bagian dari harga diri sebuah bangsa dan berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga ini.

“Indonesia harus masuk ke Piala Dunia 2026! Itu adalah PR kita bersama,” ujarnya dengan penuh semangat.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Sedangkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menuturkan, pembangunan stadion ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola nasional yang lebih baik.

“Kita harus berani bermimpi menembus Piala Dunia, tetapi mimpi itu harus diiringi dengan kerja keras. Hari ini, kita melihat stadion-stadion yang luar biasa dengan penerangan dan rumput berkualitas tinggi. Sepak bola adalah olahraga dari rakyat, untuk rakyat,” ujar Erick.

Usai acara peresmian, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan rasa syukurnya atas peresmian ini. Menurutnya, pembangunan GBLA telah lama dinantikan dan sempat tertunda sejak 2020.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

“Alhamdulillah, hari ini stadion telah diresmikan oleh Bapak Presiden. Selanjutnya, kami akan melakukan pembicaraan lebih intensif untuk optimalisasi penggunaan stadion ini bersama PT Persib Bandung Bermartabat,” kata Farhan.

Ia juga mengakui, wajah baru Stadion GBLA hari ini sudah jauh lebih baik. Hadirnya GBLA sebagai stadion bertaraf internasional, diharapkan dapat memicu semangat bagi Persib Bandung meraih juara back to back Liga 1 2024/25.

“Sudah keren banget, dong! Kan Persibnya mau juara. Maka dari itu, kita dukung terus, ya!” ajaknya.

Peresmian stadion yang berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur ini dihadiri oleh sejumlah legenda sepak bola Indonesia, seperti Widodo C. Putro, Eggy Maulana, Uston Nawawi, Anang Ma’ruf, Ahmad Bustomi, dan Arif Suyono. Tim nasional senior putra dan putri Indonesia turut hadir dalam momentum bersejarah ini.

Pembangunan dan peresmian 17 stadion ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur sepak bola Indonesia, khususnya pasca-tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022.

Dengan adanya stadion berstandar FIFA ini, diharapkan sepak bola nasional semakin berkembang dan mampu bersaing di kancah internasional.

Berikut daftar 17 stadion yang diresmikan serentak:

Provinsi Sumatera Selatan
* Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang

Provinsi Banten
* Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang

Provinsi Jawa Barat
* Stadion Pakansari, Bogor
* Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi
* Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi
* Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung

Provinsi DI Yogyakarta
* Stadion Maguwoharjo, Sleman

Provinsi Jawa Tengah
* Stadion Jatidiri, Semarang
* Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara

Provinsi Jawa Timur
* Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang
* Stadion Surajaya, Lamongan
* Stadion Gelora Delta, Sidoarjo
* Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan
* Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik

Provinsi Kalimantan Timur
* Stadion Segiri, Samarinda

Provinsi Kalimantan Selatan
* Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar

Provinsi Sulawesi Selatan
* Stadion B.J. Habibie, Parepare.