Resmi Harga Gas Elpiji 3 Kg Naik menjadi Rp 19.000 per Tabung

Kenaikan harga gas elpiji 3 kg (metro).

Resmi Harga Gas Elpiji 3 Kg Naik menjadi Rp per Tabung

Prolite – Harga eceran gas elpiji 3 kilogram resmi mengalami kenaikan dari sebelumnya seharga Rp kini naik menjadi Rp per tabungnya.

Kenaikan harga elpiji ini karena adanya pengurangan subsidi dari pemerintah pusat untuk gas hijau yang diperuntukan untuk masyarakat miskin.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan bahwa stok elpiji tetap aman dan meminta masyarakat tidak melakukan panic buying.

“Alhamdulillah, menurut data dari Disdagin, stok elpiji aman dan distribusinya lancar. Jadi tidak perlu panik,” ujar Farhan di Graha Manggala Siliwangi.

Farhan mengakui distribusi elpiji memang sempat tersendat karena adanya spekulan yang menahan pasokan barang. Pemkot Bandung pun tengah melakukan operasi pengawasan untuk menindak para spekulan.

Menurut Farhan, yang paling penting saat ini bukan semata penetapan harga, tetapi kelancaran distribusi barang agar masyarakat tetap bisa mendapatkan elpiji dengan mudah. “Warga umumnya lebih memikirkan ketersediaan barang. Mau harga berapapun, asal barangnya ada dan aman, itu yang utama,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa kenaikan harga energi, termasuk gas, sangat dipengaruhi oleh situasi global dan kondisi fiskal nasional. Permintaan gas terus meningkat, sementara subsidi tergantung pada kemampuan fiskal pemerintah pusat.

Farhan menyebutkan bahwa kenaikan harga gas elpiji dari menjadi berarti hampir 20 persen. Ia memastikan pihaknya akan terus melakukan patroli dan pengawasan untuk mencegah penimbunan oleh spekulan.

“Insya Allah, kita patroli setiap hari untuk pastikan tidak ada spekulan yang menahan barang. Kalau ada, akan kita tindak tegas,” ujarnya.




Farhan: Bandung Adalah Kota Penuh Cerita Keajaiban

Farhan Bandung Adalah Kota Penuh Cerita Keajaiban (dok Pemkot).

Farhan: Bandung Adalah Kota Penuh Cerita Keajaiban

Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan Kota Bandung memiliki kekayaan cerita yang luar biasa, yang mampu menjadi identitas, sumber inspirasi, hingga penggerak ekonomi kreatif.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Cerita Fest: Bandung Kota Cerita di Micro Library Alun-alun Bandung, Sabtu 28 Juni 2025.

“Bandung ini penuh dengan cerita keajaiban. Bahkan hal-hal kecil yang dulu dianggap sepele, ketika didokumentasikan dan disampaikan kembali, bisa menjadi warisan budaya yang sangat berarti. Kita harus mulai dari sini,” ujar Farhan.

Menurutnya, perpustakaan dan kearsipan tidak boleh lagi dianggap tempat yang sunyi dan membosankan. Justru sebaliknya, keduanya harus menjadi ruang publik yang hidup dan interaktif.

dok Pemkot
dok Pemkot

“Perpustakaan harus menjadi tempat bertemu, berdiskusi, dan berbagi cerita. Ini bukan akhir dari era membaca, tapi awal dari era berbagi pengalaman dan memori,” katanya menambahkan.

Farhan juga menyoroti pentingnya pengumpulan arsip, seperti buku tahunan SMA se Kota Bandung, sebagai bagian dari identitas kolektif warga. Ia mendorong agar arsip-arsip pribadi dan sejarah komunitas turut dikumpulkan dan diceritakan kembali.

“Siapa sangka orang yang ada di ‘yearbook’ SMA 30 tahun lalu, kini menjadi profesor atau tokoh penting. Cerita-cerita ini punya kekuatan luar biasa,” jelasnya.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Kegiatan Cerita Fest menjadi ajang peluncuran program “Bandung Kota Cerita” yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam pelestarian arsip dan pengembangan literasi berbasis narasi.

Rangkaian acara meliputi diskusi panel, mini workshop, showcase duta cerita, walking tour sejarah, serta peluncuran program Child Dreams dan Jalan Cerita Soekarno.

Lebih lanjut, Farhan mengingatkan pentingnya pengarsipan digital sebagai landasan perlindungan hak cipta dan penguatan ekonomi kreatif.

Ia mencontohkan pentingnya data resmi dalam konteks klaim royalti karya musik, agar seniman dapat dilindungi secara hukum.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

“Cerita itu bisa jadi fakta, lalu jadi data, dan pada akhirnya bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Maka semua harus terdokumentasi dan didigitalisasi,” tutur Farhan.

Sementara itu Kepala Disarpus Kota Bandung, Dewi ‘Kenny’ Kaniasari, menyebut, program ini merupakan langkah awal untuk memperkuat peran arsip dan perpustakaan sebagai penggerak budaya literasi dan pariwisata edukatif di Kota Bandung.

“Cerita-cerita dari masyarakat akan kami kumpulkan, dikurasi, dan diarsipkan. Kami juga menggandeng komunitas hingga mitra internasional agar cerita Bandung bisa dikenal lebih luas. Bahkan, produk UMKM pun kini dilengkapi barcode yang bisa di-scan untuk mengakses kisah di balik produknya,” ujar Kenny.

Ia juga memastikan komitmen Disarpus untuk mengintegrasikan proses dokumentasi, digitalisasi, dan promosi dalam satu ekosistem budaya yang kolaboratif.

“Kami ingin membuat perpustakaan menjadi tempat yang hidup dan relevan. Semua orang bisa menjadi bagian dari cerita Kota Bandung,” tambahnya.

Cerita Fest: Bandung Bercerita dihadiri oleh perwakilan komunitas literasi, tokoh budaya, perwakilan Kedutaan Besar Singapura, serta mitra internasional dari Temasek Foundation dan Human Library.

Kegiatan ini berlangsung hingga sore hari, tersebar di beberapa titik seperti Pendopo, Kantor Disarpus Kota Bandung di Jalan Seram, serta Micro Library Alun-alun Bandung. Kegiatan pembukaan acara ini dapat anda saksikan melalui kanal YouTube Diskominfo Kota Bandung




Dibuka! Pendaftaran Calon Anggota KPAD 2025–2030, Ini Syaratnya..

Calon KPAD

Pendaftaran Calon Anggota KPAD 2025–2030

Prolite – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mengumumkan pembukaan pendaftaran Calon Anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) untuk periode 2025–2030. Warga yang memenuhi syarat dan memiliki komitmen tinggi terhadap isu perlindungan anak diajak untuk turut serta dalam proses seleksi ini.

Pendaftaran dibuka mulai 19 Juni hingga 1 Juli 2025, dan seluruh informasi resmi dapat diakses melalui akun Instagram serta website DP3A Kota Bandung.

Komitmen untuk Perlindungan Anak

KPAD Kota Bandung merupakan lembaga independen yang memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan perlindungan anak di tingkat daerah. Oleh karena itu, anggota yang terpilih diharapkan memiliki integritas tinggi, pemahaman terhadap isu anak, serta kesediaan untuk bekerja penuh waktu dalam mewujudkan sistem perlindungan anak yang tangguh dan inklusif.

Persyaratan Umum Calon Anggota
Calon anggota KPAD harus memenuhi kriteria umum sebagai berikut:

– Warga Negara Indonesia (WNI).
– Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
– Pendidikan minimal Strata-1 (S1).
– Usia minimal 35 tahun saat mendaftar.

Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS):
– Masih aktif selama menjabat sebagai anggota KPAD.
– Memiliki pangkat minimal III/c.
– Menyertakan surat persetujuan dari atasan.
– Memiliki kemampuan dan pengalaman dalam bidang perlindungan anak, dibuktikan dengan rekomendasi dari lembaga/organisasi terkait.
– Berkomitmen kuat terhadap perlindungan anak, serta memiliki integritas dan moralitas yang tinggi.
– Tidak merokok.
– Sehat jasmani dan rohani.
– Bebas dari narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
– Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.
– Tidak pernah melakukan pelanggaran hukum terhadap anak.
– Memiliki KTP Kota Bandung dan berdomisili di wilayah Kota Bandung.
– Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Syarat Administratif

Selain kriteria umum, calon anggota wajib melengkapi dokumen administratif sebagai berikut:

  • Surat permohonan menjadi anggota KPAD bermaterai .
  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) sesuai aslinya.
  • Surat keterangan domisili dari instansi berwenang.
  • Fotokopi ijazah terakhir dan transkrip nilai yang dilegalisir.
  • Daftar Riwayat Hidup ditandatangani di atas materai .
  • Pas foto ukuran 4×6 cm, latar belakang merah, sebanyak 4 lembar.
  • SKCK asli dari Polres.
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari RS Pemerintah.
  • Surat keterangan bebas narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif dari RS Pemerintah.
  • Surat pernyataan bukan anggota/pengurus partai politik, bermaterai.
  • Surat rekomendasi dari lembaga/organisasi yang relevan, bermaterai.
  • Surat pernyataan tidak merokok, bermaterai.
  • Surat pernyataan kesediaan bekerja penuh waktu sebagai anggota KPAD, bermaterai.
  • Makalah singkat tentang sistem perlindungan anak di Kota Bandung:
    • Minimal 4 halaman.
    • Spasi 1,5.
    • Ukuran kertas A4.
    • Font Times New Roman ukuran 12.
    • Bagi advokat: surat kesediaan tidak menjalankan profesi selama masa jabatan.
    • Bagi PNS: surat pernyataan tidak merangkap jabatan struktural selama menjabat.
    • Bagi penyandang disabilitas: surat keterangan disabilitas dari puskesmas.

Tahapan Seleksi
Seleksi calon anggota KPAD dilakukan secara ketat dan berlapis melalui lima tahap:

  • Seleksi administrasi.
  • Tes tertulis mengenai substansi perlindungan anak.
  • Pemaparan makalah dan wawancara.
  • Psikotes.
  • Uji publik melalui media massa untuk menerima tanggapan masyarakat.
  • Cara Pendaftaran
  • Seluruh berkas persyaratan dapat dikirim langsung ke:

Sekretariat Pendaftaran UPTD PPA DP3A Kota Bandung Jl. Tera , Kota Bandung
Atau melalui email ke: @

Format surat dan dokumen pendukung dapat diunduh di laman resmi DP3A di

Wargi Kota Bandung, inilah kesempatan untuk ikut andil dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Kota Bandung memanggil!




Penyesuaian HET LPG 3 Kg, Disdagin: Stok Aman

LPG 3 Kg - ilustrasi

HET LPG 3 Kg Di Pangkalan Rp per 16 Juni

BANDUNG, Prolite – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan bahwa penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg di tingkat pangkalan akan berlangsung aman dan terkendali.

Stok tersedia dalam jumlah cukup dan langkah antisipatif telah disiapkan agar tidak terjadi kepanikan masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan penyesuaian ini adalah Keputusan Wali Kota Bandung Nomor : tentang HET LPG 3 kg di Tingkat Pangkalan di Kota Bandung.

LPG 3 Kg
Plt Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin.

Awalnya, penyesuaian direncanakan mulai berlaku pada 1 Mei 2025. Namun, setelah mempertimbangkan kondisi lapangan dan hasil rapat koordinasi bersama Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas) serta Dinas Perdagangan dari wilayah se-Bandung Raya, pelaksanaan serentak diputuskan pada Senin, 16 Juni 2025.

“Pelaksanaan penyesuaian ini dilakukan serentak oleh daerah di Bandung Raya,” jelas Ronny.

Untuk Kota Bandung, penyesuaian HET dilakukan secara bertahap sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pada tahap pertama, harga di tingkat pangkalan akan menjadi per tabung mulai 16 Juni 2025. Evaluasi akan dilakukan pada Triwulan III untuk menilai dampaknya terhadap inflasi.

Jika inflasi tetap terkendali, tahap kedua akan diberlakukan pada Oktober 2025 dengan HET sebesar . Namun jika belum memungkinkan, tahap kedua akan ditunda hingga Mei 2026.

Ronny menegaskan ini penyesuaian yang dilakukan adalah sesuatu yang wajar setelah 10 tahun tanpa perubahan harga. Sejak 2015, HET LPG 3 kg di Kota Bandung tidak berubah per tabung.

Oleh karena itu, penyesuaian dilakukan untuk menjaga margin yang wajar di tingkat pangkalan serta mempertimbangkan daya beli masyarakat.

Di sisi lain, beberapa daerah tetangga kawasan Bandung Raya bahkan telah lebih dulu menyesuaikan harga seperti Kabupaten Sumedang, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

Terkait stok, Ronny menyampaikan bahwa alokasi LPG 3 kg untuk Kota Bandung pada tahun 2025 mencapai metrik ton atau sekitar 29,7 juta tabung. Hingga Mei 2025, realisasi distribusi mencapai metrik ton atau sekitar 12,4 juta tabung.

“Stok sangat mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir. Justru penyesuaian ini dilakukan serentak agar tidak terjadi perbedaan harga yang terlalu jauh antarwilayah, yang bisa menyebabkan LPG dari daerah harga rendah mengalir ke daerah harga tinggi dan mengganggu stok,” katanya.

Sebagai langkah pengawasan, Disdagin Kota Bandung bersama Hiswana Migas akan melakukan monitoring langsung mulai 16 Juni, untuk memastikan harga di pangkalan sesuai dan stok tetap tersedia.

“Intinya, tidak perlu panik. Stok cukup dan distribusi akan berjalan seperti biasa,” tutup Ronny.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas DPC Bandung-Sumedang, Opik Taufik, memastikan bahwa pihaknya juga telah membentuk tim pengawas dan melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Perdagangan (Disdagin) serta stakeholder lainnya.

“Insya Allah akan ada pengawasan langsung di lapangan. Kami fokus mengawasi soal harga dan sarana-prasarana di pangkalan,” ujarnya.

Menurut Opik, pelaksanaan penyesuaian dimulai pukul pada Senin, 16 Juni 2025. Ia memastikan kondisi di lapangan masih aman dan stok dalam keadaan mencukupi.




Pemkot Bandung Dukung Penegakan Hukum Kejati Jabar

Pemkot Bandung Dukung Penegakan Hukum Kejati Jabar (dok Diskominfo).

Pemkot Bandung Dukung Penegakan Hukum Kejati Jabar

Prolite – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Zulkarnain Iskandar memastikan mendukung upaya penegakan hukum oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait kasus dugaan korupsi dana hibah untuk Pramuka tahun 2017, 2018 dan 2020.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini,” kata Zulkarnain, Jumat 13 Juni 2025.

“Walaupun peristiwa ini terjadi di tahun 2017, jauh sebelum kami menjabat, tetapi sebagai Pemerintahan Kota Bandung kami betul-betul menjaga berkomitmen penuh untuk menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan, termasuk memperkuat sistem pengawasan internal dan memperbaiki prosedur,” imbuhnya.

Dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, Zulkarnain berkeyakinan siapa pun yang terlibat dalam praktik korupsi harus bertanggung jawab secara hukum.

“Untuk itu Kami siap mengikuti dengan penuh, proses penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat berwenang. Selanjutnya kita tunggu perkembangan dari Kejati Jabar,” katanya.

Zulkarnain menyatakan, hal ini menjadi pengingat bagi para ASN Pemkot Bandung lainnya untuk tidak sekali-kali melanggar hukum. Para ASN Pemkot Bandung harus melaksanakan tugasnya secara akuntabel dan bertanggung jawab.

“Semua pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan dengan akuntabel dan sesuai aturan. Itu yang harus dipegang oleh para ASN Pemkot Bandung,” tuturnya.

Selain itu, Zulkarnain memastikan akan segera menunjuk pejabat baru agar pelayanan di instansi terkait tidak terganggu.




Program Aswatama, Latih Warga Berikan Pertolongan Pada Serangan Jantung

Aswatama

Aswatama: Ambulan Sapa Warga untuk Pertolongan Pertama

BANDUNG, Prolite – Adanya program Aswatama (Ambulan Sapa Warga untuk Pertolongan Pertama) Dinas Kesehatan Kota Bandung, diakui Nuraeni (64) warga Antapani membuat ia jadi tahu cara menolong pertama orang terkena serangan jantung.

Selama ini Nuraeni mengaku tidak bisa melakukan apapun kalau ada orang sakit terlebih serangan jantung.

“Dibiarin aja, paling telepon tim medis atau dokter. Padahal kalau kita tahu kita bisa menolong ya,” ujar Nuraeni saat menerima pelatihan CPR atau pompa jantung dari Dinkes Kota Bandung melalui program Aswatama di Lapangan Gasibu, Rabu (11/6/2025).

Ternyata kata Nuraeni, 10 menit sejak serangan jantung itu waktu cepat untuk menolong. Di waktu itu masyarakat bisa mendeteksi nadi di tangan atau dileher warga terkena serangan jantung atau melihat perut dan dada apakah memompa (bergerak mengempis dan mengembang) atau tidak.

“Kalau masih ada nadi, dada dan perut masih mengembang berarti masih hidup. Tapi kalau sudah tidak terasa nadi dan kembang kempis kita pompa atau CPR, itu bisa pertolongan pertama, begitu kata dokter barusan,” jelasnya.

Nuraeni mengaku pernah juga pelatihan mengenali ciri-ciri orang meninggal sebelumnya.

“Kata dokter waktu itu lihat pupil matanya kalau bergerak berati dia masih hidup. Itu disenter, kalau gak bawa senter pake senter di hp saja,” ucapnya.

Aswatama

Untuk menolong kecelakaan pun Nuraeni mengaku pernah mengikuti pelatihan diantaranya yang ia ketahui adalah jangan memindahkan korban kecelakaan kecuali petugas medis yang sudah berpengalaman.

“Katanya nanti malah patah tulang dan meninggal gara-gara kita. Sebaiknya dibiarkan sampai ada petugas datang,” ujarnya seraya mengatakan adanya program pelatihan di lokasi keramaian ini bagus dan ia sangat mendukungnya.

Sementara itu Kepala UPTD Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu Dinkes Kota Bandung Eka Anugrah ditemui saat program Aswatama di Lapangan Gasibu mengatakan pertolongan pada pasien serangan jantung dilakukan sebanyak 200 pijitan atau sedalam sekitar 5 cm, itu dilakukan 3 jari dari ulu hati.

“Serangan jantung itu kan darahnya mengumpal nah dengan dipompa darah akan bergerak lagi dan jantung terpacu kembali, itu dilakukan jangan takut patah tulang kalau patah lanjutkan selama 2 menit,” jelas Eka.

Sedang untuk kasus stroke tidak banyak bisa dilakukan keluarga atau pasien namun 1 jam bahkan kurang setelah terserang stroke sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit.

“Nah kalau korban kecelakaan benar sama tiga orang, agar satu pegang kepala, badan, dan kaki sehingga tidak fatal terjadi patah tulang. Kalau sudah terbiasa dan bisa tidak apa-apa dipindahkan sendiri juga,” tandasnya.




Hari Sepeda Sedunia, Pelajar Bandung Didorong Aktif Bersepeda ke Sekolah

Hari Sepeda Sedunia, Pelajar Bandung Didorong Aktif Bersepeda ke Sekolah (Evi-Prolite).

Hari Sepeda Sedunia, Pelajar Bandung Didorong Aktif Bersepeda ke Sekolah

Prolite – Dalam rangka memperingati World Bicycle Day atau Hari Sepeda Sedunia, komunitas Bike to Work Bandung bersama Pemerintah Kota Bandung mengajak pelajar untuk lebih aktif bersepeda ke sekolah.

‎Ajakan ini sejalan dengan upaya membudayakan transportasi ramah lingkungan sejak usia dini.

‎Ketua Bike to Work Bandung, Moch Andi Nurfauzi, mengatakan bahwa meskipun infrastruktur sepeda di Kota Bandung terus berkembang, masih sedikit pelajar yang memilih bersepeda ke sekolah.

Evi-Prolite
Evi-Prolite

‎“Momen World Bicycle Day harus menjadi tonggak, baik bagi kita maupun pemerintah daerah, untuk membudayakan kembali penggunaan sepeda termasuk bike to school karena budaya ini harus menyasar semua generasi dan kalangan,” ujarnya.

‎Andi menyebutkan bahwa saat ini terdapat delapan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bandung yang mulai secara serius mendukung program bike to school.

‎Sekolah-sekolah tersebut antara lain SMPN 30 Bandung, SMPN 34 Bandung, SMPN 48 Bandung, SMPN 51 Bandung, SMPN 54 Bandung, SMPN 56 Bandung, SMPN 73 Bandung, dan SMP PGRI 7 Bandung.

Evi-Prolite
Evi-Prolite

‎Sekolah-sekolah ini telah menyediakan sarana parkir sepeda, rambu pendukung keselamatan, serta memberikan dukungan kepada siswa, guru, dan staf yang memilih bersepeda sebagai moda transportasi ke sekolah.

‎Untuk mendukung pelajar yang ingin bersepeda namun memiliki kendala pada kondisi sepeda, komunitas Bike to Work menghadirkan program “Lumbung Goes”.

‎Program ini merupakan inisiatif daur ulang dan pemanfaatan kembali komponen sepeda yang masih layak guna untuk membantu siswa yang membutuhkan perbaikan.

‎“Siswa bisa mengajukan permohonan melalui sekolah. Nantinya, pihak sekolah akan menyampaikan data ke kami. Dengan begitu, bantuan akan tepat sasaran kepada mereka yang memang sudah terbiasa bersepeda ke sekolah,” kata Andi.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung budaya bersepeda. Menurutnya, keterbatasan ruang di Kota Bandung tidak boleh menjadi penghalang untuk menyediakan fasilitas bagi pesepeda.

‎“Bandung ini kota yang sempit. Tapi itu bukan alasan untuk tidak membuka ruang bagi pesepeda. Justru lewat kegiatan ini, kita edukasi publik bahwa jalan adalah ruang bersama,” tegasnya.

‎Farhan juga menyebut bahwa pesepeda merupakan kelompok pengguna jalan yang paling sensitif terhadap kondisi infrastruktur.

‎“Kalau jalannya rusak, pesepeda akan tahu duluan. Itu bisa menjadi masukan langsung bagi pemerintah untuk mempercepat perbaikan,” katanya.

‎Ia berharap budaya bersepeda bisa dimulai sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan jangka panjang yang terbawa hingga dewasa.

Pemerintah Kota Bandung pun berkomitmen untuk membuka akses Pendopo dan Balai Kota Bandung bagi komunitas pesepeda setiap peringatan Hari Sepeda Sedunia selama lima tahun ke depan.




Walikota Bandung dukung pembangunan Budaya Bersepeda di Kota Bandung

Walikota Bandung dukung pembangunan Budaya Bersepeda di Kota Bandung (Evi-Prolitenews).

Walikota Bandung Dukung Pembangunan Budaya Bersepeda di Kota Bandung

BANDUNG, Prolite – Tahun 2021 Kota Bandung terapresiasi oleh Bike To Work Indonesia sebagai Kota Layak Pesepeda.
Hal ini tentunya berakar dari keberpihakan pemerintah Kota Bandung dalam menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi pesepeda.

Hal itulah yang mendorong Bike To Work (B2W) Bandung untuk memberikan dukungan kuat kepada pemerintah Kota Bandung atas berbagai upaya nyata membangun kesadaran budaya bersepeda.

Evi/Prolitenews
Evi/Prolitenews

Hal ini disampaikan langsung oleh pengurus Bike To Work Bandung kepada Muhammad Farhan Walikota Bandung (30/5).

Bertempat di Pendopo Walikota dan dalam suasana kekeluargaan, Farhan menegaskan pentingnya masyarakat yang kritis atas segala permasalahan kota Bandung yang dijumpai oleh warga.
Hal ini akan menjadi trigger bagi pemerintah untuk terus memberikan pelayanan terbaiknya.

Evi/Prolitenews
Evi/Prolitenews

Sementara itu untuk kegiatan bersepeda, Farhan sangat mendukung gerakan bersepeda sebagai budaya baik terlebih bagi kalangan pelajar.
Hal ini seiring dengan program pemerintah 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, bangun Pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.

Kedepannya setiap bulan akan digulirkan pelajar bersepeda bersama Pa Wali, semoga kegiatan ini akan menjadi katalisator agar para pelajar mulai membiasakan budaya bersepeda.




Fraksi NasDem Apresiasi Predikat WTP untuk Kota Bandung: Bukti Kolaborasi Politik dan Komitmen Perbaikan Tata Kelola

Fraksi NasDem Apresiasi Predikat WTP untuk Kota Bandung: Bukti Kolaborasi Politik dan Komitmen Perbaikan Tata Kelola (dok Pemkot Bandung)

Fraksi NasDem Apresiasi Predikat WTP untuk Kota Bandung: Bukti Kolaborasi Politik dan Komitmen Perbaikan Tata Kelola

BANDUNG, Prolite – Setelah dua tahun berturut-turut tidak meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Pemerintah Kota Bandung akhirnya kembali berhasil memperoleh predikat tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Bandung sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung, Rendiana Awangga, menyampaikan apresiasi atas capaian ini, yang dinilainya sebagai hasil nyata dari kolaborasi politik yang sehat antara legislatif, eksekutif, dan seluruh elemen pengawasan publik.

“Opini WTP dari BPK adalah pengakuan bahwa keuangan daerah kita dikelola dengan akuntabel dan transparan. Ini bukan sekadar angka, tetapi simbol kepercayaan publik yang sedang kita bangun kembali bersama,” ujar Awangga usai mendampingi Wali Kota Bandung dalam konferensi pers di Balai Kota.

Menurutnya, capaian ini menjadi indikator bahwa reformasi birokrasi dan pembenahan sistem penganggaran yang dilakukan sejak awal pemerintahan Wali Kota Farhan telah berjalan di jalur yang benar.

“Kami di DPRD Kota Bandung pun berkomitmen untuk terus menjaga fungsi pengawasan dengan cara yang konstruktif. Politik tidak cukup dengan kritik, harus ada kontribusi dalam solusi. Ini yang selalu kami bawa dalam setiap rapat anggaran dan pengawasan,” tambahnya.

Sebagai partai pengusung utama Wali Kota Bandung, Partai NasDem Kota Bandung juga melihat keberhasilan ini sebagai pijakan moral dan politik untuk terus mendorong pemerintahan yang lebih bersih dan responsif.

“Capaian ini bukan akhir, tapi awal untuk kerja-kerja yang lebih besar. WTP harus menjadi standar, bukan sekadar prestasi insidental,” tegas Awangga.




Pemkot Bandung Siapkan Pengamanan Ketat untuk Pawai Persib 25 Mei

Pawai Persib

KOTA BANDUNG, Prolite – Pemkot Bandung Siapkan Pengamanan Ketat untuk Pawai Persib 25 Mei

Hasil rapat final pengamanan untuk pawai Persib tanggal 25 Mei 2025 besok telah dilakukan. Wali Kota Bandung M Farhan mengatakan tanggal 24 ada pertandingan dengan Persis Solo, setelah itu ada penyerahan piala dari LIB.

“Habis acara penyerahan piala kita ada hiburan di GBLA dan untuk pengamanannya memang Pak Tobias sebagai Ketua Fining ada ajaran buat teman-teman silahkan tanggal 24 buat teman-teman semua tanggal 24 kita fokus perayaan di GBLA dianggapkan selesai pertandingan jangan ada yang konfirmasi dulu,”

“Kita fokus euforia konvoinya di tanggal 25 sejak pagi. Jadi teman-teman untuk bisa menahan diri, tidak konvoi di malam hari, kita fokuskan di tanggal 25. Supaya tanggung jawabnya bisa gerak,” ungkap Farhan usai rapat di pendopo, Jumat (23/5/2025).

Tetapi kata dia, pengamanan tetap optimal tanggal 24 sekalipun.

Pawai Persib

Sementara itu Kapolresta Bandung, ” Jadi untuk pengamanan kita di dua hari tersebut kita maksimalkan tanggal 24 pengamanan. Di GBLA dan juga di tengah Kota Bandung untuk mengantisipasi yang tidak dapat tiket akan eksplorasi di kota Bandung. Dan khusus tanggal 25 kita fokus di tiga titik yaitu mulai dari Balai Kota sampai Gedung Sate dan di Tegallega. Di situ juga ada perayaan dari Viking. Jadi kita siapkan total gabungan TNI BORI dan Pemkot dan Satu PPW,”.

Tanggal 25 sendiri, konvoi akan mulai dari Balai Kota jam itu akan menempuh jalur dari Wastukencana, belok kanan ke Jalan Riau, belok kiri ke Jalan Djuanda, kemudian belok kanan ke Dipenogoro, belok kanan lagi Cimandiri, lalu akhirnya masuk ke Jalan Banda sebelah kiri.

“Terus baru acara, peserta pawainya yang pasti para pemain, piala, ada Pak KDM akan ikut juga, bersedia dengan para VIP yang lainnya. Pengaman pada saat bersamaan juga teman-teman dari viking itu bikin acara di Tegalega, jadi akan ada pergerakan rolling dari Tegalega ke Gedung, ke Dago. Dari Dago balik lagi ke Tegalega. Acara akan berlangsung dari jam 9 pagi sampai jam 18 sore,” tandasnya.

Untuk rekayasa-rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan, khususnya di jalur-jalur tersebut.

Pawai Persib

“Jadi nanti kalau sudah bergerak, jalan-jalan menuju sebelah kanan kita tutup, nanti dialih ke para warga akan kita alihkan dulu. Sampai sudah mencapai Gedung Sate baru kita normalkan lagi. Jadi kami sarankan memang untuk area sepanjang jalan antara Tegalega menuju ke Balai Kota menuju ke Gedung Sate sebaiknya memang kita nonton di pinggir jalan saja, jangan jalan-jalan,” ucapnya.

Kepada para wisatawan dari seluruh luar kota Bandung, Kapolres menghimbau agar bisa menikmati keramaian pawai Persib ini dari pinggir jalan lewat sebuah pawai, dan juga kalau mau makan, makan di hotel, mau makan di rumah saja.

Farhan kembali menegaskan besok tidak ada konvoi atau rolling terutama malam-malam. Sehingga Hemat tenaga dan agar menjaga kondisi.

“Dan untuk pergerakan Satkes Antipremanisme masih jalan. Pergerakan ke razia minuman alkohol ilegal juga tetap berjalan untuk keamanan. Nanti bersama komandan lapangan Pak Kapolres akan sweeper bersama Wali Kota sehingga warga bisa berpesta dengan aman dan nyaman,” tegasnya.