Lomba Cerdas Cermat RSKGM Kota Bandung Tingkat SD, Ini Daftar Juaranya

Lomba Cerdas Cermat RSKGM Kota Bandung Tingkat SD, Ini Daftar Juaranya

BANDUNG, Prolite – Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung sukses menggelar Lomba Cerdas Cermat tingkat SD Kota Bandung. Pada babak final menghadirkan enam tim terbaik.

Lomba ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-214 Kota Bandung dan Hari Kesehatan Gigi Nasional serta bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut.

Plt. Direktur RSKGM Kota Bandung, drg. Eko Rotary Nurtito, mengapresiasi partisipasi para peserta dan dukungan dari guru dan pendamping.

“Selamat kepada seluruh peserta yang sudah berhasil masuk ke babak final. Harapan kami, anak-anak ini nantinya dapat berkunjung kembali ke sini sebagai orang yang sukses di masa depan. RSKGM berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mencetak bibit unggul, terutama di bidang ilmu kesehatan gigi dan mulut,” kata Eko di Auditorium Balai Kota Bandung, Kamis, 12 September 2024.

Sedangkan Ketua panitia, drg. Rizqa Septianoly Pratiwi menyampaikan, acara ini telah menjadi agenda tahunan RSKGM yang sudah memasuki tahun ketiga.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antar-sekolah serta mencetak bibit unggul yang peduli terhadap kesehatan,” ujar Rizqa.

Dalam babak final, enam tim mewakili enam kecamatan terbaik berhasil masuk ke tahap akhir setelah bersaing dengan peserta dari kecamatan yang ada di Kota Bandung.

Setiap tim berkompetisi dalam tiga sesi, meliputi 10 pertanyaan pilihan ganda dan jawaban singkat, presentasi promosi kesehatan, serta babak soal rebutan.

Hasil Akhir Lomba Cerdas Cermat

Juara 1: Kecamatan Regol – SD Assalam Bandung (Skor: 3410)
Juara 2: Kecamatan Bandung Wetan – SD Istiqomah (Skor: 3260)
Juara 3: Kecamatan Cibeunying Kaler – Islam Terpadu Al Irsyad (Skor: 3240)
Juara 4: Kecamatan Sukasari – SD Bianglala (Skor: 3170)
Juara 5: Kecamatan Bandung Kidul – SDN Jakapurwa (Skor: 2860)
Juara 6: Kecamatan Buah Batu – MI Zakariya (Skor: 1940)

Selain kategori cerdas cermat, penghargaan khusus juga diberikan untuk Promosi Kesehatan Terbaik yang diraih oleh Kecamatan Sukasari. Untuk kategori video reels, juara diraih oleh Kecamatan Cibeunying Kaler dan peringkat kedua oleh Kecamatan Bandung Kidul.

Kepala Bidang Yankes Dinas Kesehatan Kota Bandung, Deborah Johana Rattu mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, terutama di kalangan siswa.

“Kami berharap sekolah-sekolah dapat lebih memperhatikan kesehatan anak-anak di lingkungan sekolah. Terima kasih kepada RSKGM yang telah menyelenggarakan acara ini. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut setiap tahun,” ucapnya.




Modus Pura-pura Terlindas, Polisi dan Dishub Amankan 3 Pak Ogah

Dishub dan Polrestabes Bandung Tangkap Tiga “Pak Ogah” yang Modus Pura-pura Terlindas

BANDUNG, Prolite – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Polrestabes Bandung menangkap tiga orang “Pak Ogah” dengan modus penipuan dengan berpura-pura terlindas kendaraan untuk meminta ganti rugi. Insiden ini mencuat setelah viral di media sosial dan menimbulkan keresahan masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Asep Kuswara menyampaikan, para pelaku sengaja berpura-pura menjadi korban kecelakaan di jalan raya. Kemudian para pelaku meminta kompensasi dari pengendara yang tidak bersalah. Modus ini dinilai tidak hanya meresahkan, tetapi juga mencemarkan nama baik Kota Bandung.

“Setelah menerima pengaduan dari masyarakat, kami langsung berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung untuk menindak para pelaku,” ujar Asep kepada Tim Humas Kota Bandung, Selasa, 10 September 2024.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik, para pelaku telah diamankan Polrestabes Bandung. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, imbuhnya.

Selain itu, Dishub juga menertibkan juru parkir liar di area tersebut untuk memastikan tidak ada lagi tindakan serupa yang merugikan masyarakat.

“Kami juga telah menggeser tukang parkir yang tidak bertanggung jawab agar tidak lagi berada di lokasi tersebut,” tambahnya.

Dishub dan Polrestabes Bandung mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan melaporkan setiap tindakan mencurigakan yang terjadi di sekitar mereka.

Laporan dari masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan kejadian ini. Tanpa laporan, kami mungkin tidak akan tahu adanya modus seperti ini,” ujar Asep.

“Kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk memastikan Kota Bandung tetap aman dan nyaman bagi semua,” Pungkasnya.

Dengan adanya tindakan tegas ini, Kota Bandung dapat terhindar dari tindakan-tindakan yang mencemarkan nama baik dan merugikan warganya.




Getok Tarif, Oknum Juru Parkir Ditindak

Dishub Kota Bandung Pecat Oknum Juru Parkir yang Getok Tarif

BANDUNG, Prolite – Seorang oknum juru parkir (jukir) di Kota Bandung yang melakukan praktik getok tarif parkir secara tidak wajar di Jalan Tamansari, Bandung, akhirnya dipecat oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.

Juru parkir berinisial O ini diberhentikan setelah aksinya mematok tarif parkir sebesar Rp150 ribu kepada seorang pengendara mobil viral di media sosial.

Kasus ini pertama kali mencuat ketika seorang mahasiswi bernama Tasha (23) membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya di media sosial.

Ia mengungkapkan, saat mencari tempat parkir di sekitar Kampus Universitas Islam Bandung (Unisba), dipaksa membayar tarif parkir sebesar Rp150 ribu oleh seorang jukir yang mengaku sebagai petugas resmi.

Menanggapi viralnya kasus ini, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara, segera memerintahkan timnya untuk melakukan investigasi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, petugas Dishub Kota Bandung berhasil menemukan jukir yang bersangkutan di lokasi sekitar Kampus Unisba, Jalan Tamansari.

Jukir tersebut terbukti merupakan petugas resmi yang mengenakan rompi Dishub berwarna biru dan oranye saat melakukan tindakan tidak bertanggung jawab tersebut.

“Akhirnya dia ditemukan di Jalan Tamansari, sekitar Kampus Unisba. Setelah dicek, ternyata dia memang juru parkir resmi yang mengenakan rompi resmi dari Dishub. Kami pun langsung mengambil tindakan dengan menyita rompi tersebut dan memberhentikannya dari tugas,” ujar Asep Kuswara saat dikonfirmasi Tim Humas Kota Bandung, Selasa, 3 September 2024.

Asep Kuswara juga menyoroti tarif parkir yang dipatok oleh jukir tersebut, yang dinilainya sangat tidak masuk akal.

Tarif parkir resmi untuk mobil di Kota Bandung, menurut Asep, seharusnya hanya berkisar antara – .

Jukir tersebut telah melanggar batas wajar dengan meminta tarif yang mencapai 30 kali lipat dari yang seharusnya.

“Ini sudah keterlaluan. Normalnya, tarif parkir mobil di Kota Bandung itu hanya Rp4 ribu sampai Rp5 ribu. Apa yang dilakukan oleh jukir ini jelas melampaui batas dan merugikan warga, terutama mereka yang butuh tempat parkir di area yang padat,” ujar Asep Kuswara.

Menyikapi kejadian ini, Dishub Kota Bandung berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan terhadap para juru parkir resmi yang bertugas di lapangan.

Asep Kuswara menegaskan, tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap jukir yang melakukan pelanggaran, terutama yang merugikan masyarakat.

Ia juga meminta warga untuk segera melaporkan jika menemukan praktik serupa di wilayah Kota Bandung.

“Kami akan terus memperketat pengawasan dan tidak akan mentolerir tindakan semacam ini. Jika ada warga yang mengalami hal serupa, jangan ragu untuk melaporkannya kepada kami, agar tindakan tegas bisa segera diambil,” pungkasnya.




Pemkot Bandung Minta Dukungan DPD Agar Bandara Husein Beroperasi Kembali

Bandara Husein

KOTA BANDUNG, Prolite – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bandung, Eric Mohamad Atthauriq meminta dukungan ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terhadap pembangunan di Kota Bandung. Termasuk dukungan agar Bandara Husein Satsranegara direaktivasi agar kembali melayani penerbangan domestik dan internasional.

Saat menerima kunjungan Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Eric menyampai pembukaan kembali Bandara Husein Sastranegara menjadi hal krusial untuk meningkatkan ekonomi Kota Bandung.

“Ini penting bagi kami, kalau bandara Husein dibuka dapat mempercepat akses ke Kota Bandung,” kata dia, di ruang tengah Balaikota Bandung, Senin (2/9/2024).

Eric juga sempat menyampaikan terima kasih atas hadirnya berbagai Proyek Strategis Nasional di Kota Bandung salah satunya kehadiran Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Pasalnya, kehadiran KCJB berdampak signifikan terhadap kunjungan ke Kota Bandung.

Dalam rangka memaksimalkan kehadiran KCJB tersebut, ia berharap infrastruktur pendukungnya juga dimaksimalkan seperti mengaktifkan kembali akses KM 149 dan 151.

“Kami mohon dukungan dari DPD RI, kami sedang mengupayakan adanya Proyek Strategis Nasional di Kawasan Gedebage. Penguatan km 151 dan km 149, mudah mudahan km 149 September ini bisa dibuka kembali termasuk km 151,” ujarnya.

“Pengembangan PSN dampak feeder kereta cepat whoosh termasuk fly over nuratnio, Ciroyom dan infrastruktur pendukungnya seperti penyeberangan orang. Beberapa fly over masih dibutuhkan di kota bandung,” imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan Komite II DPD RI, Abdullah Puteh mengatakan, kunjungan DPD RI ini dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai situasi terkini terkait pengelolaan sektor perkeretaapian tingkat daerah dan nasional.

Kesempatan tersebut juga dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-undang Perkeretaapian.

“Bagaimana situasi yang berjalan maupun kemungkinan perkembangan situasi ke depan serta untuk memperoleh masukan terkait permasalahan dan tantangan yang dihadapi pada program-program perkeretaapian,” kata dia.

Menurutnya, penyelenggaraan perkerataapian harus dilaksanakan guna memperlancar perpindahan orang dan atau barang secara masal dengan selamat aman nyaman, cepat, tepat, tertib dan teratur serta izin.

“Hal ini diperlukan untuk mendengar dan melihat langsung sejauh mana implementasi dari pelaksanaan UU Perkeretaapian tersebut,” katanya.

Pada kesempatan tersebut hadir sejumlah pemangku kepentingan perkerataapian di kawasan Jawa Barat diantaranya Dirjen Kereta Api, Dinas Perhubungan Jawa Barat, PT. KAI, PT. INKA, KCJB, KNKT dan lainnya. (*)




HJKB 214: Pemkota Bandung Beri Diskon Spesial 80 Persen Tiket Bandros

BANDUNG, Prolite – Menyemarakan Bandung Great Sale 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) menghadirkan promo spesial yang ditunggu-tunggu warga dan wisatawan. Selama periode 13-15 September 2024, tiket Bandros akan ditawarkan dengan diskon besar-besaran hingga 80 persen.

Promo ini memberikan kesempatan kepada warga dan wisatawan untuk menikmati keindahan Kota Bandung dengan harga sangat terjangkau.

Setiap harinya, selama 13-15 September 2024 tersedia 214 tiket Bandros dengan diskon 80 persen.

Tiga Rute Utama Bandros yang Tersedia pada Event Bandung Great Sale 2024 yaitu:

1. Rute Barat
Melalui jalur ini, penumpang akan diajak menjelajahi ikon-ikon Kota Bandung seperti Alun-Alun, Banceuy, Otista, Pasar Baru, Tegalega, hingga Festival Citylink, sebelum kembali ke Alun-Alun melalui Terusan Pasirkoja dan Dewi Sartika.

2. Rute Utara
Dimulai dari Balai Kota, Bandros akan membawa penumpang melalui kawasan Suniaraja, Kebon Kawung, Pasir Kaliki, dan Sukajadi, kemudian melintasi Cihampelas yang terkenal, serta berakhir kembali di Balai Kota melalui Wastukancana, RE Martadinata, dan Merdeka.

3. Rute Timur
Penumpang akan dibawa menjelajahi bagian timur kota. Dimulai dari Metro Indah Mall, melintasi Soekarno Hatta, Ibrahim Adjie, Gatot Subroto, dan Trans Studio Mall, sebelum kembali lagi ke Metro Indah Mall.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara menyatakan, promo ini dihadirkan untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Bandung serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk lebih mengenal kotanya dengan cara yang menyenangkan.

“Ini adalah salah satu upaya Pemkot Bandung untuk mendorong pariwisata lokal dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi warga dan wisatawan,” ujar Asep, Sabtu 31, Agustus 2024.

Dengan adanya promo ini, diharapkan semakin banyak orang yang bisa menikmati keindahan dan sejarah Kota Bandung melalui layanan Bandros.

Bagi yang ingin memanfaatkan promo ini, disarankan untuk segera memesan tiket, mengingat jumlahnya yang terbatas.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk berkeliling Bandung dengan Bandros dan nikmati diskon 80 persen selama Bandung Great Sale 2024!




Implementasi Perda Nomor 4, Satpol PP Kota Bandung Tertibkan PKL

Satpol PP Kota Bandung

Satpol PP Kota Bandung Tertibkan PKL Mulai Dari Taman Musik Hingga Stasiun Timur

BANDUNG, Prolite – Satpol PP Kota Bandung menertibkan sejumlah PKL dan bangunan liar di beberapa kawasan, antara lain: Taman Musik, sepanjang Jalan Belitung (termasuk Taman Lalu Lintas), Jalan Kebon Sirih (sekitar Rumah Dinas Gubernur Jabar) hingga Jalan Stasiun Timur.

Kepala Bidang Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Kota Bandung, Yayan Ruyandi menyatakan, ini merupakan kolaborasi antara Satpol PP, aparat kewilayahan beserta OPD lainnya dalam mengimplementasikan Perda Nomor 4 Tahun 2011.

“Perda tersebut mengatur kawasan untuk PKL. Oleh karenanya, kegiatan hari ini, kami identifikasi keberadaan PKL berdasarkan regulasinya,” ucap Yayan, Selasa 13 Agustus 2024.

“Kawasan Taman Musik, ini sudah mutlak tidak boleh. Zona merah. Lalu sepanjang Jalan Belitung, termasuk ada di sana Taman Lalu Lintas, tidak boleh karena berada di kawasan militer. Lalu sepanjang Jalan Kebon Sirih, juga tidak boleh karena ada di dekat Rumah Dinas Gubernur,” tegasnya.

Pantauan Humas Kota Bandung, kawasan yang biasanya dihuni para PKL tersebut tampak sepi. Meski begitu, seluruh alat jualan yang tertinggal di kawasan ini diangkut oleh Satpol PP Kota Bandung.

Tak hanya itu, akses penujang untuk berjualan juga ikut diangkut. Seperti instalasi kelistrikan di Taman Musik. .

Karena berulang kali melakukan penertiban dan hasilnya selalu sepi PKL saat ditertibkan, Yayan mendorong aparat kewilayahan aktif menggencarkan pengawasan pengendalian soal Perda 4 Tahun 2011 ini, termasuk keberadaan PKL dan Bangunan Liar di dalamnya.

“Kontak Satpol PP Kota Bandung. Kami akan tertibkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini melibatkan 257 personel, antara lain Satpol PP Kota Bandung, aparat kewilayahan termasuk Babinsa/Babinkamtibmas, serta OPD Kota Bandung terkait mulai dari Disciptabintar, DPKP, DSDABM, Dishub, serta Diskominfo.

“Kami undang OPD karena kegiatan ini juga memerlukan sinergi. Misalnya, jika ada pelanggar di kawasan trotoar, kami akan tindak. Lalu setelah trotoarnya bersih, DSDABM bisa melakukan tindakan. Misalnya dengan memasangi bolar atau menata trotoar tersebut. Kami juga turut serta, kami kerjakan semuanya bersama,” pungkas Yayan.




Kolaborasi Pentahelix, Pemkot Bandung, Paguyuban Pasundan dan Apindo Buka Ratusan Lowongan Kerja

Job Fair - Pemkot Bandung - Paguyuban Pasundan - Apindo

Kolaborasi Pentahelix, Pemkot Bandung, Paguyuban Pasundan dan Apindo Buka Ratusan Lowongan Kerja

BANDUNG, Prolite – Pemkot Bandung bersama Paguyuban Pasundan dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bandung menggelar Job Fair Career Expo dalam rangka Milangkala ke-111 Paguyuban Pasundan dan HUT RI ke-79 di Kompleks Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Sabtu 3 Agustus 2024.

Hal ini merupakan wujud nyata kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi dan para pelaku usaha dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran di Kota Bandung.

Job Fair ini digelar secara gratis, dengan melibatkan sekitar 22 perusahaan swasta dari berbagai sektor bidang usaha dengan membuka ratusan lowongan kerja.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, saat ini tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung mencapai 8,83 persen atau sekitar 116 ribu orang. Data ini mengalami penurunan jika dibandingkan pada saat pandemi. Namun bagi Bambang angka tersebut masih tergolong tinggi.

Untuk itu kolaborasi Pentahelix sangat dibutuhkan untuk mengakselerasi penurunan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung.

“Menurunkan angka pengangguran tidak akan pernah bisa kalau hanya mengandalkan pemerintah. Oleh karenanya hari ini saya berikan apresiasi juga kepada Apindo bekerja sama dengan Paguyuban Pasundan yang sudah bisa menyelenggarakan job fair ini,” kata Bambang.

Bambang menyebut sepanjang Januari – Juli 2024, Pemkot Bandung telah menggelar lebih dari 20 kali job fair yang bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Tentunya ini menjadi sebuah motivasi sebuah semangat mengurangi tingkat pengangguran secara formal,” ujarnya.

Tak hanya penyerapan tenaga kerja, Pemkot Bandung juga terus mendorong hadirnya para wirausahawan baru yang tentunya dapat membuka lapangan kerja bagi dirinya maupun orang lain.

“Kewirausahaan ini menjadi sangat amat penting. Kita diskusi dengan berbagai macam elemen pendidikan pelaku usaha, bagaimana kita bisa menciptakan dan memberikan ruang bagi sebagian besar masyarakat Bandung. Khususnya untuk bisa membangun kemandirian dengan berbagai macam pilihan profesi,” ungkapnya.

Ia menargetkan penurunan angka pengangguran bisa turun sampai ke angka 6 persen. Hal ini, bisa dilakukan jika semua stakeholder bergerak bersama.

“Kita bersama butuh semua stakeholder untuk mengejar target ini. Saya optimis untuk kita bangkit dari angka yang menurut saya tidak begitu nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Apindo Kota Bandung, Ahmad Kosim Asmari mengatakan, tujuan dari job fair ini adalah setiap lulusan yang telah diwisuda dapat terserap di dunia kerja.

“Kami kolaborasi dengan Pemkot dan paguyuban Pasundan, ini bentuk nyata membantu Pemkot Bandung, setiap lulusan untuk mencari kerja,” ujarnya.

Apindo, kata dia, selalu siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk membuat job fair lainnya.

Di tempat yang sama, Ketua PB Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi mengatakan penyelenggaran job fair ini sebagai upaya kolaborasi menurunkan angka pengangguran di Kota Bandung.

Ia pun juga mendorong para lulusan perguruan tinggi untuk mulai menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha.

“Carilah, ciptakanlah lapangan kerja sendiri. Wirausaha ini harus kita tingkatkan. Ini motivasi bagi semua untuk menyiapkan diri menghadapi dunia usaha. Kegiatan ini menyongsong hari depan lebih baik,” katanya.

Sebagai informasi, selain job fair dalam rangka Milangkala ke-111 Paguyuban Pasundan juga digelar kegiatan donor darah, pemeran UMKM, hasil olahan pangan dan pameran perguruan tinggi.




Pantau Pasar Pangan Segar Aman, Pemkot dan Bapanas Pastikan Kestabilan Harga

Pangan Segar

Pemkot Bandung Bersama Bapanas Pastikan Kestabilan Harga dan Keamanan Pangan Segar

BANDUNG, Prolite – Langkah-langkas strategis terus dilakukan demi menjaga kestabilan harga pangan pokok yang ada dan memastikan keamanan pangan segar di pasar.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Tim OKKPD Provinsi Jawa Barat, Bulog Sub Divre Bandung, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung terus menggencarkan pengecekan kondisi pangan pokok strategis.

Pemantauan Pasar Pangan Segar Aman dan pengawasan keamanan pangan digelar di Pasar Modern Batununggal Indah, Kota Bandung, Sabtu 27 Juli 2024.

Termasuk juga memastikan pangan segar yang beredar di masyarakat, khususnya di wilayah Kota Bandung, aman dan layak konsumsi. Semua dilakukan untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Pengawasan ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa produk pangan yang dijual memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.

Selama kegiatan, dilakukan pengujian beberapa pangan segar secara langsung di dua titik, yaitu di ruang Pos Pantau Pasar Pangan Segar Aman dan di Mobil Mini Lab Food Safety Kota Bandung.

Beberapa komoditas pangan segar yang diuji meliputi tomat, cabai merah besar, bawang merah, daging ayam, ikan kembung, jeruk impor, dan beras.

Pengujian dilakukan menggunakan Rapid Test Kit untuk pestisida, formalin, chlorin, dan durante. Hasil pengujian menunjukkan semua sampel dinyatakan negatif dan aman untuk dikonsumsi.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kondisi Pasar Moderen Batununggal Indah sudah tertata dengan baik, baik dari segi higiene sanitasi maupun tata letak zonasi pangan segar asal tumbuhan, hewan, dan ikan.

“Tim ICS (Internal Control System) di pasar ini juga bekerja dengan baik dan konsisten dalam menjalankan tugas serta SOP demi menjaga keamanan pangan,” tulis laporan yang diterima Humas Bandung.

Selain pengawasan keamanan pangan, dilakukan juga pemantauan terhadap harga pangan pokok di Pasar Modern Batununggal Indah. Hasilnya, harga pangan pokok masih dalam batas normal dan stabil, tidak melampaui batas harga tertinggi yang ditetapkan.

Pasar ini juga menyediakan Beras SPHP, program unggulan dari Badan Pangan Nasional yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Kepala Bulog Sub Divre Bandung, Kepala Bidang Konsumsi DKPP Provinsi Jawa Barat, Kepala OKKPD Provinsi Jawa Barat, serta Plt. Kepala Bidang Keamanan Pangan DKPP Kota Bandung, Rima Rosmiati, beserta tim dari Bidang Keamanan Pangan.




Sister City Park, Komitmen Kemitraan 11 Kota di Dunia

sister city

Sister City Park Menambah Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung

BANDUNG, Prolite – Sebagai komitmen meningkatkan kemitraan dengan kota-kota di dunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung hadirkan taman baru yaitu Sister City Park di Jalan Seram.

Taman tersebut diresmikan oleh Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, Jumat 26 Juli 2024.

Sister City merupakan sebuah konsep hubungan sosial antar masyarakat dan budaya dari dua kota dengan daerah atau kota yang secara geografis, adminitratif, dan politik berbeda.

“Ini sebagai pengingat bahwa Kota Bandung sudah bekerja sama dengan berbagai negara dalam meningkatkan akselerasi khususnya Sister City,” kata Bambang.

Ia mengungkapkan, hadirnya Sister City Park membuat taman di Kota Bandung bertambah menjadi 601 titik.

“Ini persembahan kami untuk membuat nyaman warga Bandung,” ungkapnya.

Bambang yakin hadirnya taman di Kota Bandung mampu menarik wisatawan untuk datang ke Kota Bandung. Kendati demikian, ia meminta agar perawatan dilakukan dengan baik dan berkala.

“Saya yakin ini memberikan dampak positif. Warga di luar Bandung akan berkunjung kesini. Maka saya minta kepada DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) untuk merawatnya,” tutur Bambang.

Lebih lanjut Bambang mengatakan hadirnya taman ini pun menambah Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung. Sehingga diharapkan kualitas udara lebih segar.

“Posisi RTH Kota Bandung sekitar 12,8 persen. Ini masih menjadi PR kita ke depan. Semua terus berupaya untuk mencari dan membuat ruang terbuka hijau yang bisa kita manfaatkan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala DPKP Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi menyampaikan, pembangunan taman tersebut dilaksanakan selama 2 tahap, mulai tahun 2022 – 2023.

“Pembangunan ini sebagai komitmen kami kepada delegasi negara yang telah menjalin kerja sama. Jadi kita menyediakan informasi kepada masyarakat tentang 11 negara yang bekerja sama dengan Kota Bandung,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat 30 jenis tanaman yang berada di Sister City Park. Mulai dari flamboyan, mahoni, hingga kastuba.

“Warga dapat menikmati dan mendapatkan pengetahuan negara mana saja dan penjelasan kerja sama dengan Pemkot Bandung,” ujarnya.

Berikut 11 kota yang menjadi Sister City Pemkot Bandung:

1. Namur (Belanda)
2. Linzou (China)
3. Suwon (Korea Selatan)
4. Yingko (China)
5. Hamamatsu (Jepang)
6. Petaling Jaya (Malaysia)
7. Seoul (Korea Selatan)
8. Kawasaki (Jepang)
9. Braunschweig (Jerman)
10. Foty Worth (Amerika)
11. Toyota (Jepang). (*)




HJKB ke-214 , Pemkot Akan Gelar Bandung Great Sale dan Pawai Kendaraan Hias

Pemkot Bandung menggelar Bandung Great Sale dan Pawai Kendaraan Hias untuk memperingati HJKB ke-214 (dok Pemkot).

HJKB ke-214 , Pemkot Akan Gelar Bandung Great Sale dan Pawai Kendaraan Hias

BANDUNG, Prolite – Untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) yang ke-214, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menggelar beberapa acara.

Demi untuk memeriahkan HJKB ke-214 Pemkot Bandung kembali menggelar Bandung Great Sale dan Pawai Kendaraan Hias.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, rencananya Bandung Great Sale akan digelar selama tiga hari mulai 13-15 September 2024.

Nantinya, selama tiga hari tersebut baik mal, retail, pusat perbelanjaan, hingga market place yang telah terdaftar turut serta meramaikan program HJKB ke-214 ini akan memberikan potongan harga untuk berbagai produk hingga 80 persen.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

“Sebagai rangkaian HJKB, Bandung Great Sale ini akan kembali hadir. Kali ini waktunya kita selenggarakan selama tiga hari, tapi harus menjadi daya tarik luar biasa. Tentunya event ini akan kita ‘create’ agar menjadi daya tarik luar biasa,” kata Bambang saat Rapat Koordinasi persiapan Bandung Great Sale dan Pawai Kendaraan Hias di Pendopo Kota Bandung, Jumat 19 Juli 2024.

Bambang berharap, penyelenggaraan Bandung Great Sale ini akan menjadi salah satu daya tarik wisata yang luar biasa di Kota Bandung.

“Salah satu upaya untuk membuat wisatawan menjadi ‘Bandung Addict’ dengan adanya Bandung Great Sale ini,” ujarnya.

Sementara itu, masih dalam rangkaian HJKB ke-214 Pemkot juga akan menggelar pawai kendaraan hias. Rencananya, pawai kendaraan hias tersebut akan dilaksanakan pada 15 September 2024.

“Kita sedang mematangkan persiapan berbagai hal mulai tema, judul, tata tertib, hadiah, rute, waktu pelaksanaannya dan pesertanya,” kata Bambang.

Pawai kendaraan hias tersebut rencananya akan menghadirkan lebih dari 80 kendaraan dari 30 perangkat dan 30 Kecamatan serta unsur lainnya (BUMD, BUMN, perguruan tinggi, komunitas) dengan tema Bandung ICONIC. Rute pawai yakni menyusuri Jalan Diponegoro menuju Balai Kota Bandung.

“Semua rangkaian ini untuk mewujudkan ‘Bandung addict’.  Ini harus kita gaungkan agar wisatawan terus datang ke Kota Bandung. Sambil berjalan kota benahi infrastruktur dan SDM nya,” ujarnya.