Siswa Tidak Lolos SPMB 2025 Bisa Daftar Kembali di Tanggal 10-11 Juli
Category: News
10 Juli 2025
Siswa Tidak Lolos SPMB 2025 Bisa Daftar Kembali di Tanggal 10-11 Juli
Prolite – Hasil seleksi Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) Kota Bandung 2025 untuk jenjang SD dan SMP sudah diumumkan pada Senin 7 Juli 2025.
Pengumuman ini disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung melalui kanal YouTube resminya.
Setelah resmi hasil SPMB untuk jalur Domisili, Mutasi, Afirmasi, dan Prestasi maka calon siswa bisa langsung melakukan daftar ulang.
Dalam keterangannya, Kepala Disdik Kota Bandung Asep Saeful Gufron memaparkan, hasil seleksi SPMB Kota Bandung 2025 dapat dilihat secara online di laman dengan login terlebih dahulu. Bila calon siswa dinyatakan lolos di sekolah tujuan, maka langkah selanjutnya adalah daftar ulang.
“Bagi yang sudah dinyatakan diterima di sekolah, tujuan bagi jenjang SD maupun SMP, untuk melakukan konfirmasi daftar ulang secara online pada tanggal 8 sampai dengan 9 Juli 2025,” ungkap Asep.
Bagaimana bila calon siswa dinyatakan tidak lolos seleksi di sekolah-sekolah negeri yang telah dipilih? Asep menjelaskan, bahwa calon siswa masih dapat berkesempatan untuk mendaftar di sekolah negeri lain yang kuotanya belum terpenuhi.
Untuk sekolah yang masih memiliki sisa kuota jalur prestasi, ia mengatakan, kuota tersebut akan dilimpahkan ke kuota prestasi lainnya. Bila setelah dilimpahkan kuota masih tetap tersisa, maka kuota tersebut akan dilimpahkan ke pendaftar jalur domisli.
“Kebijakan ini pun sama terhadap kuota jalur afirmasi dan jalur mutasi. Yang belum terpenuhi akan dilimpahkan ke jalur domisili,” terangnya.
Adapun daftar sekolah-sekolah mana saja yang masih memiliki sisa kuota dapat dilihat dan diisi melalui laman SPMB Kota Bandung pada 10-11 Juli 2025, mulai pukul hingga pukul WIB. Sehingga, calon murid yang belum lolos seleksi dapat memilih sekolah-sekolah yang masih memiliki sisa kuota di waktu tersebut.
“Sementara bagi calon murid jalur afirmasi jenjang SMP yang tidak lolos pada pilihan 1, 2, 3, dan 4, bisa memilih sekolah negeri yang kuotanya masih kosong. Atau dapat juga memilih sekolah swasta (terdaftar) yang belum terpenuhi,” jelas Asep.
Pansus 10 DPRD Kota Bandung Bahas RPJMD tahun 2025-2029
Category: News
10 Juli 2025
Pansus 10 DPRD Kota Bandung Bahas RPJMD tahun 2025-2029
BANDUNG, Prolite – Pansus 10 DPRD Kota Bandung sedang membahas Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung Tahun 2025–2029.
Anggota Pansus RPJMD Susanto Triyogo A, ., MT mengatakan RPJMD Kota Bandung yang dibahas diantaranya Misi 1 meningkatkan Kualitas Hidup Warga Kota Bandung yang Unggul.
Menurut Susanto, pembahasan pada Misi 1 saat ini belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan yang nyata di tengah masyarakat.
“Kualitas hidup warga tak cukup hanya didekati melalui indikator makro, melainkan harus diturunkan secara tajam ke isu-isu fundamental,” ujar Susanto.
Contohnya masalah stunting yang masih tinggi, yang seharusnya menjadi indikator utama keberhasilan pembangunan manusia sejak usia dini.
“Keterbatasan akses dan layanan kesehatan, terutama di wilayah padat penduduk dan kawasan pinggiran kota masih kekurangan tenaga kesehatan di beberapa Puskesmas yang berdampak pada kualitas pelayanan dasar,” ujarnya.
Sedangkan bidang pendidikan menurut Susanto, belum merata, ditandai dengan, masih adanya sekolah blank spot di wilayah tertentu dan kesenjangan partisipasi pendidikan dari SD ke SMP.
“Tingginya angka anak putus sekolah yang mencapai lebih dari anak, sebuah angka darurat yang membutuhkan intervensi kebijakan khusus” ujar Susanto.
Sementara Misi 2 yaitu mewujudkan Kota Bandung yang Terbuka, Inklusif, Setara, dan Berkeadilan.
Menurut Susanto pembahasan Misi 2 belum menunjukkan arah strategi yang konkret untuk menyelesaikan tantangan-tantangan struktural yang sudah lama terjadi.
Tantangan struktural seperti ketimpangan pembangunan antarwilayah, di mana wilayah pinggiran dan selatan Bandung masih jauh tertinggal dalam infrastruktur dan pelayanan publik.
“Infrastruktur kota yang belum optimal dan tidak merata, mulai dari jalan lingkungan, sanitasi, transportasi umum, hingga ruang terbuka hijau yang banyak terpusat di kawasan tengah kota,” ujarnya. .
Ketergantungan ekonomi warga pada sektor informal dan konsumtif, yang menjadikan ekonomi kota rentan dan kurang produktif.
“Kurangnya kolaborasi antarsektor – pemerintah, swasta, masyarakat sipil – yang mengakibatkan inisiatif pembangunan berjalan sendiri-sendiri tanpa daya ungkit yang kuat,” ujar Susanto.
Susanto mengatakan, dari pembahasan RPJMD 2 misi belum menjadikan RPJMD sebagai master plan, road map dan dokumen bersama atas menyelesaikan masalah Kota Bandung.
Menurut Susanto, pembahasan RPJMD sebagai bagian dari tanggung jawab konstitusional dan amanah dari masyarakat.
RPJMD ini sebagai respons harapan masyarakat dari proses pemilihan kepala daerah. Di mana RPJMD harus menjadi instrumen untuk mewujudkan janji politik kepala daerah terpilih yang disampaikan saat masa kampanye.
Om Zein Rotasi 14 Pejabat Eselon II, Pelantikan Dilakukan di Area Persawahan Kiarapedes
Category: News
10 Juli 2025
Om Zein Rotasi 14 Pejabat Eselon II, Pelantikan Dilakukan di Area Persawahan Kiarapedes
Prolite – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein melakukan rotasi pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta. Proses pelantikan pejabat yang dirotasi tersebut dilaksanakan di area sawah Kampung Parakanceuri, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Jumat 4 Juli 2025.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat yang dirotasi dipimpin langsung Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein, disaksikan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, dan sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Purwakarta.
Dari 14 pejabat yang dirotasi, dua diantaranya mengikuti proses pelantikan melalui daring. Berikut daftar pejabat yang dirotasi:
1. Dani Abdurrahman, jabatan baru Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi
2. Tin Sumartini jabatan baru Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan
3. Didi Garnadi jabatan baru Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
4. Ryan Oktavia jabatan baru Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
5. Haliman Budi Anggoro jabatan baru Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian
6. Sri Jaya Midan jabatan baru Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
7. Wahyu Wibisono jabatan baru Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Administrasi
8. Muhammad Ramdan jabatan baru Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
9. Suhandi, jabatan baru Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan
10. Rudi Hartono jabatan baru Sekretaris Sekretariat DPRD Kabupaten Purwakarta
11. Nina Herlina jabatan baru Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah
12. R. Muchamad Nurcahja jabatan baru Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
13. Didi Suardi jabatan baru Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
14. Yayat Hidayat jabatan baru Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah.
Gelar Acara Sunatan Massal Di Wilayah Terpencil, Komunitas 2,5% Mendapat Apresiasi Warga
Category: News
10 Juli 2025
Gelar Acara Sunatan Massal Di Wilayah Terpencil, Komunitas 2,5% Mendapat Apresiasi Warga
Prolite – Pada hari minggu tanggal 29 Juni lalu, Komunitas 2,5 % melakkan kegiatan akti sosial berupa sunatan massal di wilayah terpencil di kampung Situ Batu, Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang. Komunitas 2,5% ini sendiri merupakan komunitas pertemanan pengguna roda dua yang memiliki hobi yang sama yaitu bermotor keliling daerah di sekitar Bandung dan jawa barat sambil menebar manfaat bagi yang membutuhkan, terutama didaerah terpencil/akses yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dariSituBatu bapak Dahri, Kawil Dusun Situbatu Desa Pamekarsari bapak Rukhiyat, Kades Wanaraja Bapak Erwan Riswanto, Perwakilan camat Surian bapak Dadan, dan Pak tedy sudiar dan koranil 1008.
Bapak dadan , sebagai perwakilah dari kecamatan Surian mengucapkan sangat terimakasih atas terselenggaranya acara ini ” Acara ini Sangat membantu masyarakat . Bahkan ke depanya lebih diperbanyak kegiatan jni” ungkap Dadan.
Evi Dian-Prolite
Dadan juga mengatakan, harapannya ada peningkatan kualitas serta SDM Pendidikan bagi anak-anak di Kecamatan Surian ini dan juga peningktan akses komunikasi karena masih adanya area yang belum terjangkau sinyal komunikasi dibeberapa area.
Hal senada diungkapkan oleh perwakilan desa Wanajaya, bapak Erwan Riswanto. Erwan mengatakan kegiatan ini sangat membantu sekali para keluarga pra-sejahtera yang berada dilingkungan wilayahan Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang. Erwan juga mengatakan dengan adanya acara sunatan massal ini, kedepannya pemerintah dapat lebih memperhatikan infrastruktur Kesehatan yang lebih mumpuni lagi di Kecamatan Surian ini. “Kami aparatur pemeritahan berusaha lebih mnyiapkan lagi fasilitas Kesehatan yang lengkap, representarif, dengan biaya terjangkau namun memiliki kualitas yang baik” tutur Erwan.
Evi Dian-Prolite
Diadakannya acara sunatan massal ini juga menjadi tiang pancang ntuk mempererat kebersamaan dan gotong royong antar warga, khususnya di lingkungan tempat acara diadakan tersebut. Sunatan masal ini juga meningkatkan solidaritas sosial karena acara ini didukung oleh berbagai elemen masyarakat seperti pemerintah, LSM, dan komunitas lokal.
Masyarakat setempatpun sangat terbantu dengan adanya program ini karena tidak semua orang tua mampu ditamba Jarak fasilitas khitan yang sangat jauh dari lokasi sunatan massal tersebut. ” Dari pemeritah desa mengucapkan terimakasih. mudah-mudahan ke depanya ada acara lainnya seperti pengobatan gratis yang digelar di wilayah terpencil seperti di Desa Pamekarsari, Kecamatan Surian ini” Pungkas perwakilan Koramil 1008 Buah Dua Bapak Tedy Sudiar.
BSMSS Desa Margaluyu: Sukses Membangun Jalan dan Semangat Gotong Royong
Category: Daerah
10 Juli 2025
BSMSS Desa Margaluyu: Sukses Membangun Jalan dan Semangat Gotong Royong
Prolite – Program Bhakti Sosial Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) tahun 2025 di Desa Margaluyu, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, resmi ditutup pada Jumat, 20 Juni 2025.
Penutupan yang berlangsung di Kantor Desa Margaluyu ini dipimpin oleh Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta, Alit Sukandi, mewakili Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein.
Diketahui, program BSMSS di Desa Margaluyu, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta dilaksanakan 28 Mei 2025 sampai dengan 11 Juni 2025, telah membangun Ruas jalan Cibukamanah-Kadubandeng sepanjang 480 meter dengan lebar 4 meter.
Plt Kepala DPMD Kabupaten Purwakarta, Alit Sukandi mengatakan kegiatan BSMSS berikan motivasi kepada masyarakat agar menigkatkan kesadaran dalam memanfaatkan berbagai potensi sumber daya yang dimiliki.
dok Pemkab Purwakarta
“Kegiatan ini berdampak positif bagi proses penyadaran dan pemberdayaan masyarakat untuk membangun,” ucap Alit, saat ditemui usai kegiatan, Pada Jumat, 20 Juni 2025.
Ia juga mengatakan, BSMSS merupakan suatu bentuk kegiatan Bhakti Kodam III/Siliwangi. Tujuannya untuk membantu Pemda dalam rangka mewujudkan pembangunan, sebagai upaya menyejahterakan masyarakat.
Selain itu, Kata Alit, kegiatan merupakan sarana atau media untuk memupuk dan menumbuhkembangkan persatuan, solidaritas sosial, kekompakan dan keterpaduan semangat gotong royong.
dok Pemkab Purwakarta
“Untuk itu kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada segenap lapisan masyarakat dan TNI yang telah sepenuhnya melaksanakan program BSMSS pada tahun 2025,” lanjutnya.
Kebersamaan tersebut, menurut Alit, hendaknya terus dipelihara sehingga sikap pengertian dan kerjasama dan gotong royong di segenap lapisan masyarakat semakin meningkat.
“Sehingga tujuan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat benar-benar tercapai dan Kabupaten Purwakarta lebih maju dan semakin istimewa,” tuturnya.
Alit menambahkan, Kegiatan BSMSS merupakan wujud komitmen moral warga Siliwangi (TNI) dalam membantu Pemerintahan Kabupaten Purwakarta dan patut ditauladani.
“Syukur Alhamdulillah kegiatan BSMSS di Desa Margaluyu, Kecamatan Kiarapedes, Pada Jumat, 20 Juni 2025 resmi ditutup. Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan dengan baik dan lancar. Semoga ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat sekitar,” ujar Alit.
Farhan: Bandung Adalah Kota Penuh Cerita Keajaiban
Category: Daerah
10 Juli 2025
Farhan: Bandung Adalah Kota Penuh Cerita Keajaiban
Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan Kota Bandung memiliki kekayaan cerita yang luar biasa, yang mampu menjadi identitas, sumber inspirasi, hingga penggerak ekonomi kreatif.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Cerita Fest: Bandung Kota Cerita di Micro Library Alun-alun Bandung, Sabtu 28 Juni 2025.
“Bandung ini penuh dengan cerita keajaiban. Bahkan hal-hal kecil yang dulu dianggap sepele, ketika didokumentasikan dan disampaikan kembali, bisa menjadi warisan budaya yang sangat berarti. Kita harus mulai dari sini,” ujar Farhan.
Menurutnya, perpustakaan dan kearsipan tidak boleh lagi dianggap tempat yang sunyi dan membosankan. Justru sebaliknya, keduanya harus menjadi ruang publik yang hidup dan interaktif.
dok Pemkot
“Perpustakaan harus menjadi tempat bertemu, berdiskusi, dan berbagi cerita. Ini bukan akhir dari era membaca, tapi awal dari era berbagi pengalaman dan memori,” katanya menambahkan.
Farhan juga menyoroti pentingnya pengumpulan arsip, seperti buku tahunan SMA se Kota Bandung, sebagai bagian dari identitas kolektif warga. Ia mendorong agar arsip-arsip pribadi dan sejarah komunitas turut dikumpulkan dan diceritakan kembali.
“Siapa sangka orang yang ada di ‘yearbook’ SMA 30 tahun lalu, kini menjadi profesor atau tokoh penting. Cerita-cerita ini punya kekuatan luar biasa,” jelasnya.
dok Pemkot Bandung
Kegiatan Cerita Fest menjadi ajang peluncuran program “Bandung Kota Cerita” yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam pelestarian arsip dan pengembangan literasi berbasis narasi.
Rangkaian acara meliputi diskusi panel, mini workshop, showcase duta cerita, walking tour sejarah, serta peluncuran program Child Dreams dan Jalan Cerita Soekarno.
Lebih lanjut, Farhan mengingatkan pentingnya pengarsipan digital sebagai landasan perlindungan hak cipta dan penguatan ekonomi kreatif.
Ia mencontohkan pentingnya data resmi dalam konteks klaim royalti karya musik, agar seniman dapat dilindungi secara hukum.
dok Pemkot Bandung
“Cerita itu bisa jadi fakta, lalu jadi data, dan pada akhirnya bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Maka semua harus terdokumentasi dan didigitalisasi,” tutur Farhan.
Sementara itu Kepala Disarpus Kota Bandung, Dewi ‘Kenny’ Kaniasari, menyebut, program ini merupakan langkah awal untuk memperkuat peran arsip dan perpustakaan sebagai penggerak budaya literasi dan pariwisata edukatif di Kota Bandung.
“Cerita-cerita dari masyarakat akan kami kumpulkan, dikurasi, dan diarsipkan. Kami juga menggandeng komunitas hingga mitra internasional agar cerita Bandung bisa dikenal lebih luas. Bahkan, produk UMKM pun kini dilengkapi barcode yang bisa di-scan untuk mengakses kisah di balik produknya,” ujar Kenny.
Ia juga memastikan komitmen Disarpus untuk mengintegrasikan proses dokumentasi, digitalisasi, dan promosi dalam satu ekosistem budaya yang kolaboratif.
“Kami ingin membuat perpustakaan menjadi tempat yang hidup dan relevan. Semua orang bisa menjadi bagian dari cerita Kota Bandung,” tambahnya.
Cerita Fest: Bandung Bercerita dihadiri oleh perwakilan komunitas literasi, tokoh budaya, perwakilan Kedutaan Besar Singapura, serta mitra internasional dari Temasek Foundation dan Human Library.
Kegiatan ini berlangsung hingga sore hari, tersebar di beberapa titik seperti Pendopo, Kantor Disarpus Kota Bandung di Jalan Seram, serta Micro Library Alun-alun Bandung. Kegiatan pembukaan acara ini dapat anda saksikan melalui kanal YouTube Diskominfo Kota Bandung
Purwakarta Job Fair 2025: Ada Tiga Ribu Lebih Peluang Kerja
Category: Daerah
10 Juli 2025
Purwakarta Job Fair 2025: Ada Tiga Ribu Lebih Peluang Kerja
Prolite – Pemkab Purwakarta melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat kembali menyelenggarakan Job Fair di pertengahan 2025 ini. Program kegiatan tersebut, merupakan salah satu bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengikis angka pengangguran di wilayah tersebut.
Dalam keterangannyq, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha menuturkan, angka pengangguran di wilayahnya saat ini berada di angka 7,34 persen. Untuk itu, berbagai upaya masih perlu dilakukan oleh jajarannya guna menekan angka pengangguran tersebut.
“Di antaranya melalui program Job Fair seperti ini,” ujar Norman di sela-sela pembukaan Job Fair 2025 di Gedong Sigrong, Jalan Siliwangi, Kabupaten Purwakarta, 25 Juni 2025.
dok Pemkab Purwakarta
Menurut Norman, angka 7,34 persen untuk jumlah pengangguran itu dirasa masih cukup tinggi. Sehingga diperlukan berbagai upaya, sehingga angkanya bisa terus ditekan. Job Fair sendiri, kata dia, menjadi langkah yang cukup efektif.
“Kegiatan Job Fair, menjadi salah satu upaya kami dari pemeritah daerah untuk memfasilitasi para pencari kerja dalam mendapat pekerjaan,” jelas dia.
Norman menargetkan, di lima tahun ke depan angka pengangguran di Kabupaten Purwakarta bisa ditekan hingga dibawah 5 persen. Dalam hal ini, pihaknya juga berpesan kepada perusahaan yang ada agar selalu menyampaikan informasi soal lowongowan kerja.
“Informasi lowongan kerja itu sangat penting. Sehingga kami bisa langsung menyampaikannya ke masyarakat,” jelas dia.
Terkait upaya untuk mengikis angka pengangguran, kata Norman, pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat telah menyiapkan berbagai upaya. Yakni, melalui beragam program pelatihan kerja.
dok Pemkab Purwakarta
Adapun program pelatihan yang disiapkan dinas terkait, itu berbasis kompetensi (PBK). Tujuannya, tak lain untuk mencetak para pencari kerja yang berkualitas.
“Intinya, kami akan terus berkomitmen untuk menekan angka pengangguran ini. Target kami, lima tahun ke depan angkanya bisa dibawah 5 persen,” kata Norman.
Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi menjelasakan, Job Fair 2025 merupakan yang program ketiga kalinya yang digelar jajarannya. Menurut dia, program tersebut cukup efektif untuk mengikis angka pengangguran di wilayah ini.
“Kegiatan di tahun ketiga ini bertema Job Fair Hybrid. Yang membedakan, tahun ini konsepnya dibagi menjadi dua kategori. Yakni, untuk offline dan online,” ujar Didi.
Dalam kegiatan Job Fair tersebut, pihanya berencana menggandeng 40 perusahaan, baik yang ada di Kabupaten Purwakarta, daerah lain hingga perusahaan luar negeri yang sedang membuka lowongan pekerjaan. “Untuk Job Fair tahun ini, tersedia peluang kerja,” jelas dia.
Menurut dia, program Job Fair menjadi salah satu ikhtiar jajarannya secara formal untuk mengurangi tingkat pengangguran. Yakni, dengan membuka lowongan kerja seluas-luasnya melalui langkah kerjasama dengan puluhan perusahaan.
Terkait konsep dengan pola Offline, Didi menuturkan, pihaknya menyiapkan untuk pendaftar. Teknisnya, dari jumlah pendaftar tersebut akan dibagi menjadi 5 sesi. Dengan begitu, setiap sesi itu untuk melayani 700 pencari kerja. “Selain dengan konsep offline, kita juga siapkan yang Online,” kata dia.
Terkait konsep online, lanjutnya, nanti masyarakat yang telah mendaftar akan diarahkan untuk masuk ke Website SIMPI Purwa yang akan dibuka saat pelaksanaan Job Fair nanti.
Mungkin ada yang bertanya-tanya apa bedanya konsep Offline dan Online? Didi juga menjelaskan, secara umum tidak ada bedanya. Semua pendaftar akan terlayani dengan maksimal. “Kalau offline, berati itu yang memilih datang ke lokasi Job Fair. Kalau yang online, itu tak perlu datang dan cukup melalui website. Tapi pelayanannya tetap sama,” tambah dia.
Dengan kata lain, kata dia, dari jumlah warga yang mendaftar itu nantinya hanya orang saja yang akan dilayani secara offline. Sisanya, melalui cara Online.
Sebagai tambahan informasi, Didi menegaskan, kegiatan Job Fair ini sengaja dilakukan jajarannya untuk beberapa hal. Pertama, untuk memutus mata rantai percaloan dan pungutan liar dalam rekrutmen lowongan kerja. “Dengan Job Fair, semua terbuka. Para pencari kerja bisa langsung berinteraksi dengan pihak perusahaan. Kalau memang memenuhi syarat, tak menutup kemungkingan bisa langsung diterima,” tambah dia.
Dengan begitu, kata dia, kegiatan ini cukup efektif. Di samping untuk mengikis angka pengangguran, juga untuk memutus mata rantai praktik pungli. “Job Fair ini kita hanya memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dengan pemberi kerja atau perusahaan. Untuk selanjutnya silahkan perusahaan punya mekanisme sendiri termasuk tahapan seleksinya,” demikian Didi Garnadi.
Paripurna DPRD Bekasi: Bahas RPJMD, Sampah, Lalu Lintas dan Teken Pembentukan Pansus Baru
Category: Daerah
10 Juli 2025
DPRD Kota Bekasi Tandatangani Keputusan Penugasan Banggar dan Bentuk Pansus 04 & 05 di Rapat Paripurna
BEKASI, Prolite – DPRD Kota Bekasi menggelar Rapat Paripurna pada Kamis (12/6/2025) bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Bekasi, dengan agenda utama penandatanganan Keputusan DPRD tentang penugasan Badan Anggaran (Banggar) terkait hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bekasi Tahun Anggaran 2024, serta pembentukan Panitia Khusus (Pansus) 04 dan 05.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, ., M.M.,
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, ., M.M., bersama Wakil Ketua DPRD Nuryadi Darmawan RS., ., M.H., Faisal, S.E., dan Puspa Yani, ., serta dihadiri oleh perwakilan legislatif, eksekutif, ormas, tokoh masyarakat, dan unsur undangan lainnya.
Dalam rapat tersebut, Wali Kota Bekasi turut menyampaikan penjelasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi Tahun 2025–2029, yang menjadi arah pembangunan lima tahun ke depan.
Selain itu, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi juga memberikan penjelasan mengenai dua Raperda penting, yakni Raperda tentang Perubahan atas Perda No. 2 Tahun 2021 mengenai pengelolaan sampah dan Raperda perubahan atas Perda No. 9 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan.
Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan dua keputusan DPRD Kota Bekasi:
Keputusan tentang Penugasan Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bekasi Tahun 2024.
Keputusan tentang Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) 04 dan 05 DPRD Kota Bekasi yang akan mengawal pembahasan dan pengawasan terhadap isu-isu strategis daerah.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, menegaskan bahwa penugasan Banggar dan pembentukan dua Pansus ini merupakan bagian dari tanggung jawab DPRD dalam memastikan akuntabilitas keuangan daerah dan pelaksanaan program strategis pemerintah berjalan optimal.
“Paripurna hari ini menunjukkan komitmen DPRD dalam mengawal transparansi, perencanaan pembangunan jangka menengah, serta penegakan regulasi yang berdampak langsung bagi warga Kota Bekasi,” ujarnya usai penandatanganan.
Om Zein Serahkan SK CPNS Formasi 2024: Tantangan Pengabdian sebagai Abdi Negara
Category: News
10 Juli 2025
Om Zein Serahkan SK CPNS Formasi 2024: Tantangan Pengabdian sebagai Abdi Negara
Prolite – Suasana khidmat menyelimuti Taman Maya Datar, Komplek Perkantoran Setda Purwakarta, Senin, 2 Juni 2025. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, secara resmi melantik 98 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024. Penyerahan Surat Keputusan (SK) ini menandai langkah awal bagi para abdi negara baru dalam mengabdi untuk masyarakat Purwakarta.
Dalam sambutannya, Bupati Om Zein menekankan pentingnya rasa syukur bagi para CPNS yang terpilih. Ia mengingatkan bahwa posisi tersebut merupakan impian ribuan pelamar lain yang belum berkesempatan.
dok Pemkab Purwakarta
“Kesuksesan menjadi CPNS bukanlah jaminan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) definitif. Bahwa status CPNS masih dapat dicabut jika terjadi pelanggaran disiplin. Oleh karena itu, para CPNS diimbau untuk mematuhi aturan dan etika yang berlaku selama masa percobaan,” kata Om Zein.
Lebih lanjut, Om Zein menggambarkan realita tugas dan tanggung jawab seorang PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia melukiskan peran PNS sebagai “pelayan masyarakat” yang seringkali dihadapkan pada situasi sulit. Baik melakukan pekerjaan dengan baik maupun tidak, PNS seringkali menerima kritik bahkan cercaan.
dok Pemkab Purwakarta
“Diberbagai situasi, mulai dari permasalahan stunting hingga pungutan liar di sekolah, di mana PNS seringkali menjadi pihak yang disalahkan, terlepas dari peran dan kontribusinya. Hal ini juga harus dipersiapkan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Om Zein mengajak para CPNS untuk bekerja dengan hati dan tulus ikhlas dalam membangun negeri. Hanya dengan pengabdian yang tulus, ASN dapat menjadi istimewa dan berkontribusi terhadap kemajuan Purwakarta dan Indonesia.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim seleksi yang telah bekerja keras dan cermat dalam memilih 98 orang terbaik untuk menjadi bagian dari pemerintahan Kabupaten Purwakarta.
“Para CPNS ini diharapkan mampu membawa Purwakarta menuju masa depan yang lebih istimewa. Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam membangun daerah dan melayani masyarakat,” demikian Om Zein.
Siap-siap, Pelajar Purwakarta yang Masih Keluyuran di Atas Jam 9 Malam Akan Dirazia
Category: News
10 Juli 2025
Siap-siap, Pelajar Purwakarta yang Masih Keluyuran di Atas Jam 9 Malam Akan Dirazia
Prolite – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor: tentang Penerapan Jam Malam bagi Pelajar Purwakarta.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 51/ yang dikeluarkan pada 23 Mei 2025, dalam rangka mewujudkan generasi Panca Waluya Jawa Barat Istimewa.
Surat edaran tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki karakter cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (tangguh).
Lima karakter ini merupakan bagian dari visi pembangunan sumber daya manusia unggul dan istimewa di Jawa Barat.
Bupati yang akrab disapa Om Zein ini menegaskan, peserta didik di semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP sederajat, akan dikenai pembatasan aktivitas di luar rumah pada malam hari, yakni dari pukul WIB hingga WIB.
“Pembatasan ini berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung proses pendidikan yang lebih baik,” ucap Om Zein pada Kamis, 29 Mei 2025.
Namun demikian, terdapat pengecualian dalam penerapan aturan jam malam ini untuk pelajar purwakarta.
Peserta didik tetap diperbolehkan berada di luar rumah pada jam tersebut jika mengikuti kegiatan resmi dari sekolah atau lembaga pendidikan, kegiatan keagamaan atau sosial di lingkungan dengan sepengetahuan orang tua, serta dalam kondisi darurat atau bencana.
Selain itu, jika peserta didik berada di luar rumah bersama orang tua atau wali, maka hal tersebut juga tidak dianggap sebagai pelanggaran.
“Poin-poin pengecualian ini bertujuan menjaga fleksibilitas penerapan kebijakan tanpa mengabaikan hak anak dalam mendapatkan perlindungan,” sambung Om Zein.
Surat edaran tersebut menegaskan bahwa yang dimaksud peserta didik adalah siapa pun yang sedang menempuh pendidikan pada satuan pendidikan dasar, menengah, maupun pendidikan khusus.
“Dengan demikian, semua siswa di bawah pengawasan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta menjadi objek kebijakan ini,” kata Om Zein.
Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta bersama Kantor Kementerian Agama diminta untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan di setiap satuan pendidikan.
“Kepala sekolah wajib turut aktif dalam menyosialisasikan dan memastikan pelajar Purwakarta memahami serta mematuhi aturan ini,” tegas Om Zein.
Tidak hanya pihak sekolah, pemerintah daerah juga melibatkan aparat wilayah dalam pengawasan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, camat, lurah, dan kepala desa diminta terlibat dalam pelaksanaan kontrol di lingkungan masyarakat.
“Lurah dan kepala desa wajib membentuk satuan tugas (Satgas) khusus yang bertugas mengawasi dan menindak pelanggaran dalam penerapan jam malam,” ujar Om Zein.
Satgas ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam menjamin efektivitas pelaksanaan aturan di tingkat desa dan kelurahan.
“Kebijakan ini muncul sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk menekan aktivitas negatif remaja di malam hari yang dinilai bisa berdampak buruk bagi perkembangan karakter dan prestasi peserta didik,” kata Om Zein.
Bupati berharap kebijakan ini bisa menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat terhadap pengaruh negatif lingkungan luar, terutama di malam hari yang rentan terhadap pergaulan bebas dan tindakan kriminal.
Dengan diterbitkannya surat edaran ini, Pemkab Purwakarta berharap semua pihak dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda, demi masa depan Purwakarta dan Jawa Barat istimewa.