AHASS Hadirkan Promo Batik, Servis Lebih Hemat dan Ada Bonus-nya

AHASS Hadirkan Promo Batik, Servis Lebih Hemat dan Ada Bonus-nya (dok Honda).

AHASS Hadirkan Promo Batik, Servis Lebih Hemat dan Ada Bonus-nya

Prolite – PT Daya Adicipta Motora (DAM) kembali menghadirkan program spesial bagi para pengguna setia sepeda motor Honda di Jawa Barat. Bersama jaringan bengkel resmi Honda atau AHASS (Astra Honda Authorized Service Station), DAM meluncurkan “Promo Batik, Bonus AHASS Terkini, Istimewa untuk Konsumen” yang menawarkan beragam keuntungan servis hingga 30 Juni 2025. Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada konsumen yang selalu mempercayakan perawatan motornya pada AHASS.

Dalam promo ini, konsumen dapat menikmati diskon servis sebesar 25%. Tak hanya itu, konsumen juga berkesempatan mendapatkan berbagai bonus menarik seperti AHM Oil, Honda Genuine Parts, dan Honda Genuine Apparel, tergantung pada ketersediaan stok di masing-masing AHASS. Program ini berlaku khusus untuk tipe motor tertentu, yaitu Honda BeAT, Honda Genio, Honda Scoopy, dan Honda Vario 160 yang memenuhi syarat dan ketentuan berlaku.

Service Network Development Department Head DAM, Wido Widiantiko, mengungkapkan “Bahwa program ini hadir untuk memberikan nilai tambah sekaligus memastikan kendaraan konsumen tetap dalam kondisi prima. Melalui program Promo Batik ini, kami ingin mempermudah konsumen dalam melakukan perawatan berkala sekaligus memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan dan menguntungkan saat servis di AHASS.”

Layanan AHASS telah didukung oleh teknisi bersertifikat, peralatan canggih, dan suku cadang asli Honda. Dengan begitu, keamanan dan performa sepeda motor konsumen tetap terjaga. Dengan hadirnya program ini, AHASS berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi para pengguna sepeda motor Honda. konsumen dapat mengunjungi AHASS terdekat untuk mendapatkan layanan ini.

Perawatan rutin di AHASS, termasuk memanfaatkan Servis Gratis (KPB), tidak hanya membantu menghemat biaya tetapi juga memastikan motor tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar, memiliki umur lebih panjang, serta performa yang optimal. Selain itu, pemeriksaan komponen penting seperti rem dan ban akan meningkatkan keselamatan berkendara, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan menyenangkan.




Astra Honda Berbagi Ilmu bersama SMK Bina Karya Mandiri 1 Bekasi

Astra Honda Berbagi Ilmu bersama SMK Bina Karya Mandiri 1 Bekasi (dok Honda).

Astra Honda Berbagi Ilmu bersama SMK Bina Karya Mandiri 1 Bekasi

Prolite – Sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Daya Adicipta Motora (DAM) menggelar program “Astra Honda Berbagi Ilmu” di SMK Bina Karya Mandiri 1, Bekasi, pada 14 Mei 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 250 siswa jurusan Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda dan bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan melalui pembekalan ilmu dan motivasi dari para praktisi industri.

Program ini menjadi salah satu upaya AHM dan DAM dalam menjembatani kesenjangan antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja. Para peserta tidak hanya mendapat pengetahuan tentang perkembangan teknologi sepeda motor Honda, tetapi juga wawasan tentang budaya kerja profesional yang diterapkan di dunia industri otomotif. Dengan demikian, siswa memiliki gambaran yang lebih jelas dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja setelah lulus nanti.

dok Honda
dok Honda

Selain memberikan edukasi teknis, kegiatan ini juga untuk membangun semangat dan motivasi generasi muda agar terus belajar dan berkembang. Melalui sesi inspirasi dan tanya jawab interaktif, siswa didorong untuk lebih percaya diri dalam meraih cita-cita, serta memahami pentingnya soft skill dalam menunjang kompetensi teknis mereka.

Technical Development Department Head DAM, Yudi Heriyadi menyampaikan, “Program Astra Honda Berbagi Ilmu merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Jawa Barat. Kegiatan ini kami hadirkan di beberapa sekolah binaan Honda di Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya kami untuk memperluas akses pembelajaran yang berkualitas.”

“AHBI digagas sebagai bagian dari upaya AHM untuk menyampaikan teknologi terkini dari sepeda motor Honda kepada SMK yang menerapkan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda. Materi yang diberikan mencakup pengetahuan produk terbaru Honda, fitur unggulan produk, dan tips perawatan sepeda motor. Materi juga diberikan beberapa Affco AHM yang disampaikan secara langsung,” ujar Yudi.

Saat ini jumlah SMK yang bekerjasama dengan DAM dan AHM adalah 135 SMK, sekaligus menjadi binaan Astra Honda. Kerjasama antara SMK dengan Honda tidak hanya berupa kurikulum teknik sepeda motor Honda, namun juga berbagai kegiatan dilakukan untuk meningkatkan keahlian siswa dan guru.

Seperti uji kompetensi guru dan seminar teknologi. Selain itu SMK yang sudah bersertifikat TUK dapat melakukan uji kompetensi secara mandiri. Secara reguler, untuk meningkatkan dan mengasah skill siswa SMK, DAM mengadakan kompetisi mechanic skill for student tingkat Jawa Barat yang akan mewakili Jawa Barat di ajang Mechanic Skill Contest for Student yang diselenggarakan oleh AHM setiap tahunnya.




Tips Aman dan Nyaman Saat Dibonceng Sepeda Motor

Prolite - Tips Aman dan Nyaman Saat Dibonceng Sepeda Motor

Prolite – Tips Aman dan Nyaman Saat Dibonceng Sepeda Motor

Sepeda motor pada dasarnya dirancang untuk mengangkut dua orang, satu pengemudi yang duduk di depan dan satu penumpang di belakang. Demi menjaga keselamatan, sangat tidak disarankan membawa lebih dari satu penumpang. Membonceng lebih dari dua orang dapat mengurangi kestabilan kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Agar pengalaman berkendara tetap aman dan nyaman, baik bagi pengemudi maupun penumpang, penting untuk memperhatikan cara naik dan turun dari sepeda motor dengan benar.

“Setiap orang yang berada di atas motor, baik sebagai pengendara maupun penumpang, memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan bersama. Posisi duduk, cara memegang, dan perlengkapan berkendara sangat menentukan,” ujar Ludhy Kusuma selaku Safety Riding Development Section Head, PT Daya Adicipta Motora.

Cara Naik Sepeda Motor sebagai Penumpang

Pengemudi naik terlebih dahulu. Ini penting agar pengemudi bisa menjaga kestabilan motor dengan memegang setang kemudi dan memastikan motor tetap tegak.

Pastikan posisi motor berada di tempat aman dan datar. Hindari menaiki motor di tempat miring, di dekat saluran air, atau di tengah lalu lintas padat. Pilih lokasi aman seperti bahu jalan.

Setelah pengemudi siap, penumpang bersiap naik. Pegang pundak atau bahu pengemudi untuk keseimbangan. Pastikan pijakan kaki (footstep) dalam posisi terbuka di kedua sisi.

Naik dengan langkah yang aman. Kaki kiri naik dulu ke footstep, kemudian kaki kanan diayunkan ke belakang motor hingga menapak ke footstep kanan.

Setelah duduk, penumpang perlu memastikan posisi tubuhnya tidak terlalu ke depan (mengganggu pengemudi) atau terlalu ke belakang (membebani bagian belakang motor).

Posisi Tubuh yang Aman Saat Dibonceng

  • Tangan: Idealnya memegang pinggang pengemudi, bukan behel belakang. Hal ini membantu penumpang mengikuti pergerakan motor, terutama saat berbelok. Memegang behel bisa membuat bobot tertarik ke belakang dan mengganggu kestabilan saat manuver.
  • Lutut: Pastikan lutut menempel pada sisi pengemudi, jangan dibiarkan terbuka. Lutut yang terbuka rentan tersenggol kendaraan lain.
  • Kaki: Selalu pijakkan kaki pada footstep belakang. Kaki yang menggantung bisa membahayakan, terutama jika tersentuh roda atau rantai motor.

Cara Turun dari Sepeda Motor :

  • Turunlah dengan cara terbalik dari saat naik.
  • Pegang bahu pengemudi untuk menjaga keseimbangan.
  • Ayunkan kaki kanan ke belakang dan turunkan terlebih dahulu.
  • Kemudian disusul kaki kiri.

Gunakan Perlengkapan Keselamatan

Baik pengemudi maupun penumpang memiliki risiko yang sama saat berkendara. Oleh karena itu, keduanya wajib mengenakan perlengkapan keselamatan seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup untuk selalu #Cari_Aman di jalan daya.




Jambore Honda CS1 Jabar Banten Bersatu ke-15 Digelar di Bandung

Jambore Honda CS1 Jabar Banten Bersatu ke-15 Digelar di Bandung (dok Honda).

Jambore Honda CS1 Jabar Banten Bersatu ke-15 Digelar di Bandung

BANDUNG – Ratusan bikers pengguna Honda CS1 yang tergabung dalam keluarga besar Honda City Sport1 Team (HCST) menggelar acara Jambore Regional Jawa Barat dan Banten yang berlangsung pada Sabtu–Minggu, 10–11 Mei 2025 di Villa Naumi, Ciporeat, Cilengkrang, Bandung, Jawa Barat.

Memasuki gelaran ke-15, Jambore Honda CS1 Jabar Banten Bersatu (JBB) kali ini mengusung tema “Rĕmpĕg Pageuh Ngarumat Duduluran”, yang bermakna kekompakan yang kuat dalam menjalin persaudaraan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pengguna Honda CS1, menyatukan pemikiran, serta meningkatkan rasa saling menghargai antar sesama bikers maupun masyarakat umum.

Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dan mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kota Bandung, sekaligus memperkuat solidaritas dan menjalin relasi antara HCST dan klub motor lainnya.

dok Honda
dok Honda

Sebanyak 125 bikers hadir dan teregistrasi secara resmi. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai chapter HCST di wilayah Jawa Barat dan Banten, di antaranya HCST Chapter Bandung (sebagai tuan rumah), HCST Chapter Purwakarta, HCST Chapter Bekasi, HCST Chapter Bogor, HCST Chapter Cianjur, HCST Chapter Depok, HCST Chapter Karawang, HCST Chapter Kuningan, HCST Chapter Lebak, HCST Chapter Majalengka, HCST Chapter Tangerang, HCST Chapter Jakarta, HCTR Family, dan CS1 Cirebon.

Kemeriahan semakin terasa dengan kehadiran peserta dari chapter luar daerah dan luar Pulau Jawa seperti HCST Cilacap, Pekalongan, Purwokerto, Tegal, Yogyakarta, Surabaya, hingga Padang.

dok Honda
dok Honda

Acara dibuka dengan silaturahmi dan diskusi santai di lokasi kegiatan sambil menikmati kopi bersama. Forum diskusi ini digunakan untuk membahas agenda kegiatan HCST ke depan, termasuk rencana pelaksanaan Jambore JBB tahun berikutnya. Suasana keakraban makin terasa melalui beragam games seru dengan hadiah menarik dari sponsor.

Pada hari kedua, para peserta melaksanakan kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) dengan rute berkeliling Kota Bandung dan dilanjutkan menuju kawasan wisata Maribaya, Lembang. Awalnya, peserta direncanakan mengunjungi Curug Batu Templek, namun rencana tersebut dibatalkan karena terjadi kepadatan lalu lintas saat perjalanan menuju dan kembali dari Lembang.

Ketua Umum HCST Chapter Bandung, Bro Ridwan Mustika, menyampaikan, “Selalu tercipta keseruan, keakraban, dan kemeriahan di setiap momen. Lelah dan penat dari para panitia pun terasa terbayar tuntas.”

Sementara itu, Bro Sandi Irawan selaku panitia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Kami dari panitia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Acara ini bisa terlaksana dengan baik berkat kolaborasi dari berbagai pihak, di antaranya PT Daya Adicipta Motora, Ikatan Motor Honda Jawa Barat, Ikatan Motor Honda Bandung, HCST Indonesia, Moto Gallery Bogor, Misty & Khalid Sublimation Bandung, Mika Motoland Bandung, Posko Touring Bandung, serta Mobo Engineering Cirebon.”




Ratusan Bikers Meriahkan 12th Anniversary Honda StreetFire Club Bandung (HSFCB)

Ratusan Bikers Meriahkan 12th Anniversary Honda StreetFire Club Bandung (HSFCB) (dok honda).

Ratusan Bikers Meriahkan 12th Anniversary Honda StreetFire Club Bandung (HSFCB)

Prolite – Sebanyak 300 bikers dari berbagai daerah turut memeriahkan perayaan 12th Anniversary Honda StreetFire Club Bandung (HSFCB) yang diselenggarakan pada hari Minggu, 11 Mei 2025, di Pesona Rest Area KM30 Citiis, Pangalengan, Kabupaten Bandung.\

Acara ini digelar sebagai bentuk perayaan ulang tahun ke-12 Honda StreetFire Club Bandung sekaligus menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota komunitas dan klub motor. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi HSFCB dalam memajukan dunia otomotif nasional, serta menunjukkan bahwa komunitas motor adalah wadah positif untuk menyalurkan hobi, menjunjung tinggi solidaritas, dan jauh dari stigma anarkis.

Mengusung tema “Back to Nature”, acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan seni serta budaya Sunda kepada para anggota komunitas dan masyarakat luas.

dok Honda
dok Honda

Tidak hanya dihadiri oleh seluruh anggota Honda StreetFire Club Bandung, perayaan ini juga mengundang perwakilan dari berbagai paguyuban dan komunitas motor, di antaranya Ikatan Motor Honda Bandung (IMHB), Ikatan Motor Honda Jawa Barat (IMHJB), Paguyuban Honda StreetFire Jawa Barat (PHSJB), Asosiasi StreetFire Indonesia (ASFI), serta komunitas motor lainnya dari wilayah Bandung dan sekitarnya.

Ketua Umum HSFCB, Bro Andrianto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir. “Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh member, khususnya panitia, serta seluruh tamu undangan yang telah hadir dan memberikan dukungan di Anniversary ke-12 HSFCB Bandung ini,” ujarnya.

Rangkaian acara dimulai dengan sesi silaturahmi dan sambutan dari ketua serta para tamu undangan. Acara semakin semarak dengan adanya dua sesi talkshow inspiratif, bersama Eddi Brokoli dan Abah Zaloe, yang membagikan pandangan serta pengalaman mereka dalam dunia hiburan dan komunitas. Keduanya juga turut menekankan pentingnya menjaga solidaritas serta mengangkat nilai positif dalam berkomunitas.

Kemeriahan semakin bertambah dengan beragam games menarik yang diselingi pembagian hadiah dan doorprize dari para sponsor.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas 12 tahun perjalanan HSFCB, yang dilanjutkan dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi. Kemeriahan acara ditutup dengan hiburan musik live, menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan di malam hari.




Jangan Anggap Sepele Lampu Rem, Ini Fungsi dan Penyebab Umumnya Sering Putus

Jangan Anggap Sepele Lampu Rem, Ini Fungsi dan Penyebab Umumnya Sering Putus (dok Honda).

Jangan Anggap Sepele Lampu Rem, Ini Fungsi dan Penyebab Umumnya Sering Putus

Prolite – Lampu rem merupakan salah satu komponen penting dalam sistem keselamatan sepeda motor. Fungsinya sebagai penanda bahwa kendaraan sedang melakukan deselerasi, mengurangi kecepatan, atau bahkan berhenti. Lampu ini terletak di bagian belakang motor dan secara standar harus berwarna merah, karena warna tersebut menandakan peringatan atau bahaya bagi pengendara di belakang.

Pada sepeda motor matic, lampu rem akan menyala ketika tuas rem tangan, baik kiri maupun kanan ditekan. Sedangkan pada tipe cub/bebek dan sport, lampu rem aktif saat tuas rem (pedal rem) yang berada di kaki kanan diinjak.

Saat ini, sebagian besar motor Honda keluaran terbaru sudah menggunakan lampu rem berteknologi LED. Namun, masih banyak sepeda motor yang memakai lampu rem dengan bola lampu (bohlam). Meski fungsinya sama, bohlam memiliki masa pakai yang lebih pendek dan lebih rentan mengalami kerusakan jika tidak dirawat dengan benar.

dok Honda
dok Honda

Berikut beberapa penyebab umum lampu rem sering putus:

1. Kebiasaan Menekan Tuas Rem Saat Berkendara

Banyak pengendara yang tanpa sadar membiarkan jari mereka terus menempel pada tuas rem, baik rem depan maupun belakang. Akibatnya, tuas sedikit tertarik dan membuat arus listrik terus mengalir ke lampu rem. Jika hal ini terjadi terus-menerus, umur pakai lampu rem pun akan jauh lebih pendek.

Selain itu, lampu rem yang terus menyala juga bisa menimbulkan kesalahpahaman dengan pengendara di belakang, karena mereka mengira kendaraan di depan akan melambat. Selain berdampak pada lampu, kebiasaan ini juga dapat memengaruhi komponen sistem rem, seperti kampas dan cakram rem yang menjadi lebih cepat aus karena adanya gesekan ringan yang terus-menerus terjadi.

2. Melaju Kencang di Jalan Rusak

Ketika melintasi jalanan rusak dengan kecepatan tinggi, sepeda motor akan mengalami getaran berlebih. Getaran ini dapat mengganggu sambungan pada komponen kelistrikan, termasuk merusak filamen bola lampu. Jika kebiasaan ini sering dilakukan, umur lampu rem pun menjadi lebih pendek karena komponen di dalamnya mudah longgar atau patah.

3. Menggunakan Suku Cadang Palsu

Spare part dengan harga murah memang menggoda, tetapi kualitasnya belum tentu terjamin. Penggunaan bohlam yang bukan orisinil berisiko cepat putus karena bahan dan proses produksinya tidak memenuhi standar ketahanan. Untuk itu, selalu gunakan Honda Genuine Parts (HGP) yang telah teruji secara kualitas dan keamanannya.

4. Menggunakan Lampu Rem Tidak Sesuai Standar

Pemilihan lampu dengan watt terlalu besar atau tidak sesuai spesifikasi juga bisa memicu kerusakan pada sistem kelistrikan motor, seperti aki cepat soak atau kabel menjadi panas. Pastikan menggunakan bola lampu dengan daya yang sesuai standar pabrikan.

Selain faktor-faktor di atas, lampu rem juga bisa putus karena usia pakai yang sudah lama, gangguan pada sistem kelistrikan, hingga kerusakan pada rumah lampu.

“Menjadi kewajiban setiap pemilik sepeda motor untuk selalu memeriksa dan merawat kondisi lampu rem demi terciptanya keselamatan saat berkendara di jalan raya. Dengan begitu, risiko kecelakaan seperti tertabrak dari belakang bisa diminimalisir,” ujar Ade Roham, Sub Department Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM).

Ade juga menambahkan pentingnya penggunaan komponen asli. “Gunakan lampu orisinil dari Honda Genuine Parts yang kualitasnya sudah terjamin. Selain lebih awet, lampu rem orisinil juga lebih aman dan sesuai dengan spesifikasi kelistrikan motor Honda,” tutupnya.




Honda StreetFire Club Indonesia Gelar Silaturahmi Nasional di Kuningan Jawa Barat

Honda StreetFire Club Indonesia

KUNINGAN, Prolite – Honda StreetFire Club Indonesia (HSFCI) sukses menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Temu Kangen Bikers pengguna Honda CB150R StreetFire se-Indonesia dalam acara Silaturahmi Nasional, yang berlangsung pada Sabtu, 10 Mei 2025 di Villa Kampung Gunung, Kuningan, Jawa Barat.

Kegiatan ini mendapat dukungan oleh dari PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Honda Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda untuk wilayah Jawa Barat.

 

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar member HSFCI dari seluruh Indonesia, menjadi ajang temu kangen, serta berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim piatu di wilayah Kuningan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah Kuningan kepada para peserta.

Irvan Setiawan, selaku PIC Community DAM, menyampaikan, “Acara silaturahmi seperti ini harus terus digalakkan agar kekompakan dan solidaritas antar bikers tetap terjaga. Tak lupa, kami juga selalu mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, baik saat berangkat maupun pulang ke daerah masing-masing.”

Sebanyak 168 bikers hadir dalam acara ini, yang merupakan perwakilan dari berbagai chapter HSFCI di seluruh Indonesia, termasuk dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Manado, Palu, Padang, Muaro Jambi, hingga Balikpapan.

Tidak hanya itu, acara ini juga turut dihadiri oleh rekan-rekan dari Paguyuban Honda Kuningan selaku tuan rumah, serta komunitas lainnya seperti Honda CB150X Adventure Indonesia dan CBR Club Indonesia. Hadir pula perwakilan dari PIC Honda Jawa Barat (DAM) dan Ketua Umum Ikatan Motor Honda Jawa Barat (IMHJB).

Ketua Umum Nasional HSFCI, Bang James BJ, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya, “Terima kasih kepada seluruh member yang telah hadir dan mendukung acara ini. Atas nama pengurus nasional HSFCI, kami juga memohon maaf apabila ada kekurangan. Momen ini menjadi upaya kita untuk terus mempererat barisan melalui kegiatan silaturahmi, baik di tingkat daerah maupun nasional.”

Ketua Umum Nasional Honda CB150X Adventure Indonesia, Bro Filipus Rasyid, menyampaikan, “Sebagai komunitas saudara termuda, kami merasa terhormat atas undangan ini. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kekompakan dalam dunia otomotif roda dua.”

Ketua Umum IMHJB, Bro Goyz, juga memberikan sambutan, “Mari kita terus jaga kekompakan, apalagi menjelang Honda Bikers Day tahun ini yang akan digelar di Jawa Barat. Sebagai tuan rumah, kita siap bahu-membahu mensukseskan acara tersebut.”

Rangkaian kegiatan dimulai dengan bakti sosial, berupa penyerahan sembako dan santunan kepada anak yatim piatu di daerah setempat. Acara dilanjutkan dengan doa bersama dan salat Magrib berjamaah, lalu diteruskan dengan ramah tamah dan halal bihalal.

Suasana semakin meriah dengan berbagai games seru dan doorprize menarik dari para sponsor, salah satunya A1AM Gear. Sebagai penutup, peserta dihibur dengan penampilan live music dari artis lokal, yang menambah kehangatan dan kebersamaan hingga larut malam.




Jelang JuniorGP, Dua Anak Binaan Astra Honda Siap Taklukan Kebanggaan Portugal

JuniorGP

JAKARTA, Prolite – Jelang JuniorGP, Dua Anak Binaan Astra Honda Siap Taklukan Kebanggaan Portugal

Dua pebalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa, siap melesat kencang untuk meraih prestasi gemilang di awal musim balap 2025 dalam rangkaian balapan di benua Eropa, yakni JuniorGP World Championship.

Veda berlaga di JuniorGP bersama Junior Talent Team, didukung oleh Astra Honda Racing Team (AHRT), sedangkan Ramadhipa menjalani debutnya di kelas European Talent Cup (ETC) bersama Honda Asia-Dream Junior Team.

Keduanya bertekad untuk bisa meraih hasil terbaik pada seri perdana yang digelar di sirkuit legendaris Portugal, yaitu sirkuit Autódromo do Estoril akhir pekan ini (3-4/5/2025).

Tahun ini, balapan JuniorGP yang dikenal sebagai jenjang balap sebelum gelaran MotoGP menjadi spesial bagi Indonesia. Pebalap muda asal Gunung Kidul, Yogyakarta, Veda memulai debutnya pada kejuaraan dunia untuk kategori junior ini.

Siap bertarung dengan pebalap mancanegara, satu-satunya pebalap asal Indonesia ini membawa bekal yang kuat dari berbagai prestasi balap yang diraih sebelumnya, salah satunya pada kejuaraan Red Bull MotoGP Rookies Cup tahun lalu yang juga digelar di benua Eropa. Saat itu, dia berhasil mengoleksi 112 poin dan finis di posisi ke-8 klasemen akhir dengan satu podium.

Tak hanya itu, Veda juga menunjukkan kemampuan adaptasi luar biasa di Asia Road Racing Championship (ARRC) tahun lalu di kelas Supersports 600cc dengan tiga podium dan peringkat akhir keenam. Di FIM juniorGP seri Estoril, Veda akan memacu Honda NSF250W pada balapan yang berlangsung dalam 16 lap.

”Ini adalah momen yang saya tunggu-tunggu. Saya sangat senang dapat memulai balapan JuniorGP di Estoril. Hasil tes pramusim saya tercatat positif dan saya punya motivasi besar untuk memberikan yang terbaik sepanjang akhir pekan ini. Saya tidak sabar untuk dapat menunjukkan kemampuan kompetitif di awal musim ini,” ujar Veda dengan semangat.

Sementara itu, Kiandra Ramadhipa bersiap tampil di European Talent Cup (ETC) dengan Honda NSF250R yang sebelumnya telah ia tunggangi dalam persaingan Asia Talent Cup 2024. Ramadhipa mengakhiri musim tersebut dengan dua kemenangan dan satu podium tambahan, mengamankan posisi keempat klasemen akhir.

Di ajang ARRC kelas Asia Production 250, Ramadhipa juga tampil konsisten dengan tiga kemenangan dan sekali posisi kedua, hingga menutup musim di posisi ketiga klasemen. Ramadhipa pun memulai musim Eropa ini dengan catatan positif, yakni meraih poin di debut Red Bull Rookies Cup 2025 pada dua balapan pembuka di Jerez.

“Semua terasa baru untuk saya di akhir pekan ini. Saya akan beradaptasi secepat mungkin dengan tim, motor, dan sirkuit. Terima kasih kepada Astra Honda Racing Team atas kesempatan luar biasa ini. Saya akan memberikan yang terbaik untuk musim ini di Eropa. Saya tak sabar mempelajari semua trek baru yang akan saya hadapi,” ujar Ramadhipa.
Kedua pebalap muda ini telah menjalani tes pramusim di Valencia dan siap menghadapi musim panjang FIM JuniorGP 2025 yang digelar di tujuh sirkuit ternama: Estoril, Jerez, Magny-Cours, Aragon, Misano, Barcelona, dan Valencia.

Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor mengatakan, kehadiran Veda dan Ramadhipa di ajang JuniorGP dan ETC merupakan hasil nyata dari strategi pembinaan pebalap muda yang terstruktur dan konsisten dijalankan perusahaan.

”Kami terus mendorong pebalap muda Indonesia untuk berkembang dari level regional hingga internasional. Program pembinaan berjenjang yang kami lakukan bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kesiapan mental, teknik, dan karakter. Veda dan Ramadhipa adalah contoh nyata bagaimana pembinaan jangka panjang dapat mengantar anak bangsa menuju panggung balap di benua Eropa,” kata Andy.

Balapan JuniorGP World Championship di Estoril akan berlangsung sepanjang akhir pekan, dimulai dengan sesi latihan bebas pada Jumat, 2 Mei 2025, dilanjutkan dengan sesi kualifikasi pada Sabtu, 3 Mei 2025.

Puncak acara digelar pada Minggu, 4 Mei 2025, yang menghadirkan tiga balapan: ETC Race 1 pada pukul WIB dengan 15 lap, disusul JuniorGP pukul WIB dengan 16 lap, dan ditutup dengan ETC Race 2 pukul WIB yang juga berlangsung selama 15 lap.




DAM Gelar Kompetisi Regional Safety Riding Kategori Advisor Community 2025

DAM Gelar Kompetisi Regional Safety Riding Kategori Advisor Community 2025 (dok Honda).

DAM Gelar Kompetisi Regional Safety Riding Kategori Advisor Community 2025

BANDUNG, Prolite – PT Daya Adicipta Motora (DAM), sebagai Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda wilayah Jawa Barat, kembali menggelar ajang Kompetisi Regional Safety Riding 2025 khusus kategori Advisor Community. Acara ini mengajak seluruh anggota komunitas Honda yang tergabung dalam Ikatan Motor Honda Jawa Barat (IMHJB) untuk berpartisipasi aktif dalam kompetisi yang bertujuan mencetak duta keselamatan berkendara.

Kompetisi ini dibagi dalam dua kategori, yakni Community Advisor Matic (untuk peserta perempuan) yang menggunakan Honda Vario 160, dan Community Advisor Sport (untuk peserta laki-laki) dengan motor Honda CB150R Streetfire. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap utama, yaitu tes teori dan ujian praktik di lapangan.

dok Honda
dok Honda

Ajang ini kembali diselenggarakan di Safety Riding Center (SRC) Honda, Sabtu, 3 Mei 2025. Total terdapat 31 peserta yang mengikuti seleksi, terdiri dari 23 pria dan 8 wanita. Setiap tahapan seleksi memiliki tingkat kesulitan dan soal yang berbeda-beda untuk menguji kompetensi peserta. Sistem seleksi menggunakan sistem gugur, sehingga peserta yang tidak lolos di setiap tahap tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Kriteria penilaian tidak hanya mencakup penguasaan teori dan praktik, namun juga mempertimbangkan sikap, komitmen, serta kepatuhan peserta terhadap aturan yang berlaku selama kompetisi berlangsung.

dok Honda
dok Honda

General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Handi mengatakan, Kompetisi Safety Riding ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di kalangan pengguna sepeda motor Honda, serta untuk mengajak para komunitas Honda menjadi duta keselamatan berkendara di kalangan Komunitas sepeda motor Honda.

“Pemenang pada kompetisi tingkat Regional akan mewakili Jawa Barat di ajang Kompetisi Safety Riding tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor. Untuk meningkatkan skill para peserta wakil dari DAM, perwakilan advisor safety riding ini akan mengikuti berbagai program pelatihan untuk mempersiapkan diri menyambut kompetisi tingkat nasional,” ujar Handi.

Setelah menyelesaikan seleksi regional Jawa Barat yang cukup ketat, kategori Community Advisor Matic (Perempuan) diwakili oleh 1 peserta yaitu Piggie Selviani dari komunitas Bandung CRF. Sedangkan pada kategori Community Advisor Sport (Laki-laki) akan diwakili oleh Moch Ilham Adibrata Patehan dari Honda Streetfire Club Indonesia Chapter Cimahi dan Hilmi Eka Fadillah dari Scoopy Club Bandung.

PT Astra Honda Motor bersama seluruh Main Dealer Sepeda Motor Honda di Indonesia terus berkomitmen untuk terus memperkuat kampanye keselamatan berkendara dengan pendekatan melalui tagline #Cari_Aman yang menyuguhkan perspektif baru bagi generasi muda terutama di kalangan komunitas pengguna sepeda motor Honda di Jawa Barat agar dapat meningkatkan minat dan komitmen mereka dalam keselamatan berkendara.




Ramadhipa Melesat Cetak Sejarah Kibarkan Merah Putih di Portugal

Ramadhipa Melesat Cetak Sejarah Kibarkan Merah Putih di Portugal (dok Honda).

Ramadhipa Melesat Cetak Sejarah Kibarkan Merah Putih di Portugal

JAKARTA, Prolite – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, menunjukan potensinya mampu melesat cepat di arena balap Eropa. Bahkan, Ramadhipa bisa meraih podium perdana di ajang European Talent Cup (ETC) musim 2025 di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (4/5). Pebalap 15 tahun ini finish ketiga di balapan pertamanya yang berlangsung dalam kondisi lintasan basah, dan menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang mengibarkan Merah Putih di podium ETC.

Ramadhipa, yang turun bersama Honda Asia-Dream Junior Team, melakukan start bagus dari posisi kelima dan sempat turun ke posisi keenam setelah keluar lintasan. Namun, dia terus memperkecil jarak dengan pebalap di depan, hingga akhirnya bersaing memperebutkan podium dengan pebalap unggulan lain. Dalam duel dramatis, Ramadhipa sukses mendahului lawannya di lintasan lurus terakhir dan mengunci posisi ketiga di garis finish.

dok Honda
dok Honda

”Saya bisa menguasai situasi dengan sangat bagus, meski sempat melakukan kesalahan dan keluar lintasan. Saya terus fokus, tidak melakukan kesalahan lagi, dan akhirnya berhasil meraih podium. Saya sampai menangis saat tiba di parc ferme karena tidak menyangka bisa dapat hasil sejauh ini setelah hasil tes di Valencia. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai. Motivasi saya semakin kuat. Kami akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil bagus di Jerez beberapa pekan ke depan,” ujar Ramadhipa.

Sayangnya, hasil manis tersebut tak berlanjut di balapan kedua. Saat kembali menunjukkan performa menjanjikan dan berada di posisi ketiga, Ramadhipa terlibat insiden di tikungan pertama akibat ditabrak pebalap lain. Meskipun mencoba melanjutkan balapan, motornya tak bisa dihidupkan kembali dan dia gagal finish. Ramadhipa menutup akhir pekan dengan raihan 16 poin dan duduk di peringkat ketujuh klasemen sementara ETC.

dok Honda
dok Honda

Veda Ega Tampil Impresif Sebelum Alami Cedera

Sementara itu, Veda Ega Pratama, rekan satu pembinaan Ramadhipa dari Astra Honda Racing Team, harus mengakhiri balapan kelas JuniorGP dengan cedera, setelah mengalami highside saat berada di posisi kelima. Pebalap 16 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta itu tampil luar biasa sejak awal balapan. Start dari posisi ke-10, Veda langsung merangsek ke posisi depan dan sempat memimpin grup ketiga.

Setelah menjalani long lap penalty yang membuatnya sempat merosot ke posisi ke-13, Veda kembali menunjukkan determinasi tinggi dengan kembali menembus posisi kelima. Namun, saat mencoba mendekati tiga besar, dia terjatuh di antara tikungan 11 dan 12, yang membuatnya bertabrakan dengan dua pebalap lain. Veda langsung dibawa ke Medical Centre dan didiagnosa mengalami retak kecil di tulang pangkal fibula dan pergelangan kaki kanan.

”Saya melakukan kesalahan di tikungan kedua terakhir dan mengalami highside. Saya rasa, ada pebalap yang sempat menyentuh kaki saya, tetapi saya baik-baik saja. Pada awal balap, saya berusaha keras untuk mengurangi jarak dengan pebalap di depan. Tapi saya sadar harus punya kontrol lebih baik lagi. Kami akan bertemu dokter di Barcelona untuk mengetahui apakah saya perlu menjalani operasi atau cukup beristirahat,” ujar Veda.

Menanggapi capaian dan perjuangan kedua pebalap di dua ajang (kelas) berbeda dalam FIM JuniorGP, Andy Wijaya, GM Marketing Planning and Analysis AHM menyampaikan apresiasinya. Komitmen perusahaan untuk tetap mengawal pebalap binaan berjuang dengan hasil membanggakan, tetap berlanjut dan tidak akan surut.

”Kami bangga dengan perjuangan dan semangat pantang menyerah Veda dan Ramadhipa di level balap Eropa. Ini adalah buah dari komitmen berjenjang kami dalam membina pebalap muda, dari level regional hingga dunia. Kesuksesan Ramadhipa meraih podium dan performa impresif Veda menjadi bukti bahwa pebalap Indonesia mampu bersaing di level internasional,” ujar Andy.

Putaran berikutnya ajang FIM JuniorGP akan digelar di Circuito de Jerez – Angel Nieto pada 29 Juni – 1 Juli 2025. Ramadhipa dan Veda diharapkan bisa kembali tampil dengan performa terbaik untuk membawa harum nama Indonesia di kancah balap dunia.