Masih Banyak Zona Merah Ojol di Kota Bandung, Catatan Penting Pemerintah 

Permasalahan zona merah ojol masih banyak di beberapa wilayah di Kota Bandung (FB Gojek Bandung Community).

Masih Banyak Zona Merah Ojol di Kota Bandung, Catatan Penting Pemerintah

Prolite – Setelah selesai permasalahan ojek pangkalan (Opang) dan ojek online (Ojol) di Pasir Impun Kota Bandung selesai dengan kesepakatan damai.

Sebelumnya sempat terjadi kesalah pahaman beberapa waktu lalu yang berakibatkan bentrokan kedua belah pihak.

Usai dilakukan mediasi dan kini Pasir Impun sudah memasuki zona hijau dari sebelumnya zona merah.

Namun sebenarnya di Kota Bandung untuk zona merah Ojol masih banyak tersebar di berbagai wilayah.

Namun, sejumlah warga mengungkap bahwa masih ada beberapa area di Bandung yang masi belum berstatus zona hijau.

Beberapa warganet menyebutkan untuk area Cipadung, Ciguruwik, Cijambe, Cinunuk masih belum berstatus zona hijau.

Dengan adanya zona merah untuk ojek online di rasa sangat mengganggu untuk masyarakat yang akan memilih moda transportasi.

Permasalahan bentrok antara ojek pangkalan dan ojek online memang bukan kali pertama banyak masalah yang ada di antara mereka dan belum pernah terselesaikan.

Salah satu masalahnya yakni perebutan penumpang yang sering terjadi diantara mereka.

Pasalnya Ojek Pengkolan sering memberhentikan ojek online yang akan memasuki wilayahnya dengan alasan mengantar penumpang hanya boleh sampai ojek pengkolan.

Bukan hanya itu saja namun kadang opang suka memalak uang kepada pengemudi ojek online yang akan mengantarkan penumpang ke wilayahnya.

Ketidak nyamanan itu yang membuat penumpang resah dan merasa tidak nyaman dengan keadaannya.

Masyarakat meminta kepada pemerintahan untuk segera menyelesaikan permasalahan yang sejak dulu tidak ada jalan keluarnya.




Usai Perselisihan Ojol dan Opang, Warga Pasang Surat Terbuka

Bentrokan Ojol dan Opang yang terjadi di Pasir Impun menghasilkan 3 poin damai (kolase Tribun Jabar).

Usai Perselisihan Ojol dan Opang, Warga Pasang Surat Terbuka

Prolite – Perselisihan antara ojek online (Ojol) dan ojek pengkolan (opang) di kawasan Pasir Impun Kota Bandung tidak ada habis-habisnya.

Akhir pekan kemarin terjadi perselisihan antara ojek online dan opang di daerah Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung sekitar pukul WIB.

Akibat bentrokan tersebuy pengemudi ojek online mengalami luka-luka, bukan hanya itu penumang ojek online pun turut penjadi korban dan mengalami luka-luka.

Kronologi bentrokan yang terjadi karena driver ojek online di Tarik hingga mengalami luka-luka.

Usai kejadian itu, warga dari beberapa komplek di sekitar Pasir Impun membuat pernyataan yang dipasang di pintu masuk pemukiman mereka.

Dalam pernyataan itu, warga akan bebas memilih moda transportasi apapun yang akan mereka gunakan.

“Kami warga BCV1, BCV2, Bukit Padjajaran, Citra Wanagiri, Golden Pasir Impun, Grand Panoramic, Green Garden View, Sayana Terrace House, Taman Melati bebas memilih moda transportasi apapun (ojol, opang, taksi, dll),” tulis pernyataan terbuka itu.

Warga juga turut mengecam keras segala tindakan main hakim sendiri dan premanisme yang terjadi.

Terkait kejadian tersebut kini ojek online dan ojek pangkalan sudah menjalani mediasi oleh Kapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri dan menghasilkan tiga poin kesepakatan bersama.

Poin kesepakatan pertama hasil musyawarah ini adalah Ojol tidak akan lagi dipungut biaya apabila masuk atau melintas di kawasan Pasir Impun.

Poin kedua adalah pihak Opang maupun ojek online sepakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kota Bandung.

“Ojol dan Opang harus jaga etika dan tata krama,” ucap Yusuf menyampaikan poin kesepakatan ketiga sebagai tindak lanjut perdamaian antara kedua belah pihak tersebut.

Ia menambahkan bahwa tiga poin kesepakatan tersebut berlaku untuk semua driver ojek online, baik yang tergabung dalam komunitas maupun yang tidak bergabung dengan komunitas.




Pria Berinisial RJK Eksibisionisme Saat Menerima Pesanan Ojol Berhasil Ditangkap!

Pria Berinisial RJK Eksibisionisme Saat Menerima Pesanan Ojol Berhasil Ditangkap (Instagram @polrestabandung).

Pria Berinisial RJK Eksibisionisme Saat Menerima Pesanan Ojol Berhasil Ditangkap!

Prolite – Geger video eksibisionisme pria berinisial RJK (19) yang mengambil pesanan makanan yang di pesan melalui ojek online (ojol) dalam keadaan tanpa busna di Bandung.

Aksi tak senonoh yang dilakukan RJK ini membuat resah para ojol pasalnya kejadian seperti itu bukan lah kali pertama yang dilakukan oleh tersangka RJK.

Bukan hanya dikalangan ojek online karena RJK juga mengirim video melalui grup WhatsApp.

Instagram @polrestabandung
Instagram @polrestabandung

“Ada kepuasan sendiri, ketika yang bersangkutan bisa, memperlihatkan keseluruhan tubuhnya ke luar atau eksibisionisme. Terlepas dilihat atau tidak, jalan di depan publik dengan tidak mengenakan pakaian itu sudah kepuasan tersendiri,” ujar Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo di Mapolresta Bandung, dikutip detikJabar.

Usai viralnya video tersebut tersangka sudah diamankan, kepada polisi pelaku mengakui aksinya tersebut sudah dilakukannya berulangkali.

Aksi RJK tersebut sudah berlangsung sejak Maret 2024 lalu hingga beberapa waktu lalu videonya viral.

“Berdasarkan pengakuan tersangka ini sudah dilakukan yang ketiga kalinya. Kemudian tersangka pernah masturbasi di depan umum dan merekam tindakannya sendiri dan seandainya ada yang meminta, tersangka akan memberikan,” katanya.

Kusworo mengatakan pria tersebut melakukan aksinya dibarengi sambil merekamnya melalui ponsel. Kemudian, video tersebut disebarkan di grup WhatsApp.

“Informasinya tidak dijual, tapi mereka punya dokumentasi di grup WA dan suka bertukar video atau foto tersebut. Jadi pada saat mengambil pesanan di layanan antar yang bersangkutan juga merekamkan dirinya saat akan mengambil pesanan tersebut yaitu di depan pintu rumahnya.