Berburu Jajanan Manis Khas Bandung Saat Ramadan

Berburu Jajanan Manis Khas Bandung

Jajanan Manis Khas Bandung untuk Buka Puasa: Surga Takjil Legendaris yang Bikin Ramadan 2026 Makin Nikmat

Prolite – Ramadan selalu identik dengan yang manis-manis. Setelah seharian menahan lapar dan haus, rasanya ada yang kurang kalau buka puasa tanpa sentuhan rasa legit di lidah. Nah, kalau kamu sedang berada di Kota Kembang, ada banyak pilihan jajanan manis khas Bandung yang pas untuk buka puasa dan siap bikin momen magribmu jadi lebih spesial.

Bandung memang terkenal sebagai surganya kuliner. Dari jajanan tradisional sampai kreasi kekinian, semuanya bisa kamu temukan dengan mudah. Tapi di antara banyaknya pilihan, ada beberapa jajanan manis khas Bandung yang selalu jadi primadona saat Ramadan 2026 ini. Yuk, kita bahas satu per satu!

Kenapa Jajanan Manis Cocok untuk Buka Puasa?

Sebelum masuk ke daftarnya, kita bahas dulu kenapa sih makanan manis selalu jadi andalan saat berbuka?

Menurut berbagai sumber kesehatan dan rekomendasi gizi Ramadan 2026 dari Kementerian Kesehatan RI, tubuh yang berpuasa selama sekitar 13 jam mengalami penurunan kadar gula darah (glukosa). Glukosa adalah sumber energi utama bagi otak dan otot. Saat berbuka, konsumsi makanan atau minuman manis dalam jumlah wajar membantu mengembalikan kadar gula darah dengan cepat sehingga tubuh terasa lebih segar dan tidak lemas.

Itulah kenapa kurma, kolak, atau minuman manis sering dianjurkan sebagai pembuka puasa. Namun tetap diingat, kuncinya adalah seimbang—cukup untuk mengembalikan energi, bukan berlebihan sampai bikin ‘sugar crash’.

1. Surabi Bandung: Legit, Hangat, dan Mengenyangkan

Kalau ngomongin jajanan manis khas Bandung yang pas untuk buka puasa, surabi jelas masuk daftar utama. Surabi Bandung terkenal dengan teksturnya yang lembut di tengah dan sedikit renyah di pinggir.

Versi tradisionalnya menggunakan topping gula merah atau oncom, tapi sekarang variasinya makin beragam: cokelat, keju, durian, hingga green tea. Sensasi hangatnya surabi yang baru diangkat dari tungku cocok banget buat mengawali buka puasa.

Rekomendasi spot terbaik:

  • Kawasan Setiabudi yang terkenal dengan Surabi Enhaii
  • Beberapa gerai surabi di Jalan Cihampelas dan Dago

Datanglah menjelang magrib supaya bisa menikmati surabi dalam kondisi masih panas dan fresh.

2. Pisang Molen: Renyah di Luar, Lembut di Dalam

Siapa yang bisa nolak pisang molen? Jajanan klasik khas Bandung ini punya perpaduan tekstur yang bikin nagih: kulit pastry yang renyah membungkus pisang manis yang lembut.

Pisang molen biasanya digoreng hingga keemasan dan disajikan hangat. Kandungan karbohidrat dari pisang membantu mengembalikan energi setelah puasa, ditambah rasa manis alaminya yang tidak terlalu ‘menusuk’.

Rekomendasi spot terbaik:

  • Toko kartika sari dan toko oleh-oleh legendaris di Bandung
  • Pasar Cihapit untuk versi rumahan yang fresh

Kalau mau lebih sehat, kamu bisa pilih molen ukuran kecil agar tidak berlebihan dalam konsumsi gula dan minyak.

3. Es Cendol: Segar dan Manisnya Pas

Cuaca Bandung yang kadang hangat di siang hari bikin minuman dingin jadi incaran saat berbuka. Es cendol adalah pilihan klasik yang nggak pernah gagal.

Cendol berbahan dasar tepung beras atau tepung hunkwe, disajikan dengan santan dan gula aren cair. Kombinasi ini memberikan rasa manis yang khas dan menyegarkan. Gula aren juga dikenal memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibanding gula putih, sehingga lebih stabil dalam meningkatkan gula darah.

Rekomendasi spot terbaik:

  • Area Alun-Alun Bandung saat Ramadan
  • Penjual cendol tradisional di sekitar Jalan Asia Afrika

Nikmati es cendol dalam porsi sedang agar tetap segar tanpa kebanyakan santan.

4. Kolang-Kaling: Kenyal, Segar, dan Penuh Serat

Kolang-kaling sering hadir dalam kolak atau es campur saat Ramadan. Teksturnya kenyal dengan rasa yang cenderung netral, tapi saat dipadukan dengan sirup atau gula merah, rasanya jadi manis dan menyenangkan.

Selain menyegarkan, kolang-kaling mengandung serat yang membantu pencernaan. Setelah seharian perut kosong, makanan yang ramah pencernaan tentu jadi nilai plus.

Rekomendasi spot terbaik:

  • Bazar Ramadan di Dipati Ukur
  • Sekitar Masjid Pusdai yang sering membagikan takjil gratis

5. Es Kuwut: Sensasi Tropis yang Lagi Hits

Meski berasal dari Bali, es kuwut kini jadi salah satu minuman favorit saat Ramadan di Bandung. Perpaduan melon, kelapa muda, selasih, dan perasan jeruk nipis menciptakan rasa manis-asam yang super segar.

Es kuwut cocok untuk kamu yang ingin jajanan manis khas Bandung yang pas untuk buka puasa tapi tetap ringan dan tidak terlalu creamy.

Rekomendasi spot terbaik:

  • Kedai minuman kekinian di Dago dan Cihampelas
  • Booth takjil modern di festival Ramadan 2026

Tips Menikmati Manis Tanpa Berlebihan

Biar tetap sehat selama Ramadan, ini beberapa tips simpel tapi penting:

  1. Awali dengan air putih sebelum minuman manis.
  2. Pilih porsi kecil atau sharing dengan teman.
  3. Hindari mengonsumsi terlalu banyak gorengan manis sekaligus.
  4. Imbangi dengan makanan utama yang mengandung protein dan serat.
  5. Perhatikan total asupan gula harian sesuai anjuran gizi.

Ingat, tujuan utama berbuka adalah mengembalikan energi secara bertahap, bukan ‘balas dendam’ setelah seharian puasa.

Yuk, Jelajahi Manisnya Ramadan di Bandung!

Bandung selalu punya cara untuk membuat Ramadan terasa lebih hangat dan berkesan. Dari surabi yang legit, pisang molen yang renyah, es cendol yang menyegarkan, hingga es kuwut yang kekinian—semuanya siap menemani momen berbukamu.

Jadi, jajanan manis khas Bandung yang pas untuk buka puasa mana yang paling bikin kamu ngiler? Yuk, rencanakan ngabuburitmu, ajak keluarga atau sahabat, dan rasakan sendiri manisnya Ramadan di Kota Kembang. Tapi ingat, nikmati secukupnya ya—biar tetap sehat sampai Lebaran nanti!




Ngabuburit di Bandung Saat Ramadan: Surga Takjil, Wisata Religi, dan Spot Senja Terindah

Ngabuburit di Bandung

Yuk Ngabuburit di Bandung! Mulai Dari Surga Takjil, Spot Instagramable, dan Destinasi Religi yang Bikin Ramadan Makin Berkesan

Prolite – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi akhirnya tiba. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ngabuburit di Bandung kembali jadi agenda wajib, baik untuk warga lokal maupun wisatawan yang ingin merasakan suasana Ramadan yang hangat dan penuh warna.

Kota Kembang ini memang punya paket lengkap: pusat kuliner legendaris, destinasi religi yang ikonik, spot sejarah yang estetik, sampai panorama alam yang bikin hati adem.

Ngabuburit di Bandung bukan sekadar menunggu waktu berbuka puasa. Ini tentang pengalaman—tentang aroma kolak dan gorengan yang menggoda, suara azan magrib yang menggema dari masjid-masjid besar, serta senja yang turun perlahan di balik siluet pegunungan. Yuk, kita jelajahi pesona ngabuburit di Bandung 2026 dari pusat keramaian hingga destinasi religi yang sarat makna!

Pusat Keramaian dan Takjil Meriah di Jantung Kota

 

Kalau ngomongin pusat ngabuburit di Bandung, nama Alun-alun Bandung dan Masjid Raya Bandung hampir selalu ada di urutan pertama. Area ini menjelma menjadi magnet utama setiap sore Ramadan. Hamparan rumput sintetis yang luas di Alun-alun jadi tempat favorit untuk duduk santai sambil menunggu azan magrib.

Di sepanjang jalan sekitar Alun-alun, deretan penjual takjil halal berjejer rapi. Mulai dari kolak pisang, bubur sumsum, es campur, aneka gorengan, sampai makanan berat seperti nasi timbel dan sate, semuanya tersedia. Suasananya ramai tapi tetap hangat—campuran antara wisata religi dan wisata kuliner.

Masjid Agung Bandung tahun ini juga kembali menggelar “Ramadan Fest 2026” pada 6–15 Maret 2026. Festival ini menghadirkan bazar UMKM, tausiah jelang berbuka, lomba anak, hingga hiburan religi. Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung, Roedy Winatakusumah, menyampaikan bahwa festival ini menjadi ruang kolaborasi sekaligus pemberdayaan ekonomi selama Ramadan. Momentum kebersamaan benar-benar terasa di sini.

Menariknya, Alun-alun Bandung tetap terbuka 24 jam selama Ramadan, sehingga pengunjung bisa menikmati suasana malam yang syahdu setelah salat tarawih.

Menyusuri Jejak Sejarah: Asia Afrika dan Braga

Buat kamu yang ingin ngabuburit dengan nuansa berbeda, kawasan Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga wajib masuk bucket list. Deretan bangunan bergaya kolonial dan art deco menciptakan vibes kota tua yang estetik dan Instagramable.

Ngabuburit di Bandung terasa makin berkesan saat kamu berjalan santai di trotoar Braga sambil memotret gedung-gedung bersejarah, lalu mampir ke kafe yang menyediakan menu takjil spesial Ramadan. Beberapa penjual takjil dadakan juga hadir di sudut-sudut jalan, menambah semarak suasana.

Biasanya, kawasan ini juga dipadati komunitas fotografi dan anak muda yang berburu momen senja. Jadi selain dapat takjil, kamu juga bisa dapat stok konten buat media sosial!

Gaya Hidup Modern: Ciwalk dan Teras Cihampelas

Bagi pencinta suasana modern, Ciwalk (Cihampelas Walk) dan Teras Cihampelas bisa jadi pilihan. Konsep mal outdoor di Ciwalk membuat pengalaman ngabuburit lebih santai dan nyaman. Kamu bisa window shopping, nongkrong, atau berburu promo buka puasa dari tenant-tenant yang ada.

Teras Cihampelas menawarkan sensasi berbeda karena berada di atas jembatan layang. Dari sini, kamu bisa menikmati pemandangan kota Bandung dari ketinggian sambil menunggu waktu berbuka. Lampu-lampu kota yang mulai menyala menjelang magrib menciptakan suasana yang romantis sekaligus syahdu.

Surga Kuliner: Dari Pasar Tradisional hingga Masjid Pusdai

Bandung memang surganya kuliner. Pasar Cihapit dikenal sebagai salah satu spot favorit berburu takjil dan jajanan legendaris. Aneka makanan khas Sunda hingga camilan kekinian tersedia di sini.

Selain itu, Jalan Dipati Ukur dan area sekitar Masjid Pusdai Jawa Barat juga ramai setiap sore. Masjid Pusdai bahkan menyiapkan sekitar seribu takjil gratis untuk masyarakat selama Ramadan 2026, sebagai bagian dari program berbagi berkah.

Bagi pemburu kuliner, ngabuburit di Bandung jelas jadi pengalaman yang memanjakan lidah. Dari makanan tradisional sampai street food kekinian, semuanya bisa kamu temukan dalam satu kota.

Ngabuburit Sambil Menyatu dengan Alam

Kalau kamu tipe yang lebih suka suasana tenang, Bandung juga punya banyak pilihan alam yang asri. Taman Lansia di sekitar Gedung Sate menawarkan suasana rindang dan nyaman untuk duduk santai sambil menikmati jajanan kaki lima.

Untuk pengalaman keluarga, Dago Dream Park menghadirkan wahana menarik dengan udara sejuk khas dataran tinggi. Sementara itu, Kebun Begonia di Lembang menyuguhkan hamparan bunga warna-warni yang cantik untuk berfoto.

Bagi pemburu senja, Bukit Bintang dan Bukit Moko adalah spot terbaik menikmati panorama kota Bandung yang berkilau menjelang magrib. Momen matahari terbenam di sini selalu terasa magis—cocok untuk refleksi diri di bulan penuh berkah.

Inovasi Ramadan: Hotel dan Fesyen Muslim 2026

Semarak Ramadan di Bandung juga terasa di sektor perhotelan. éL Hotel Bandung menghadirkan “Ramadan Street Food – Iftar Experience” dengan konsep live cooking dan hiburan Live Arabian Music Gambus setiap Jumat dan Sabtu. Janevalla Bandung menawarkan “Iftar Janévalla Bandung – World of Flavours” dengan sajian menu internasional.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Bandung mendukung geliat ekonomi kreatif lewat gelaran “Nooramadan: Cahaya Busana Islami 2026” di Balai Kota. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmen untuk membuka ruang kolaborasi bagi industri fesyen Muslim agar terus berkembang dan berdaya saing.

Semua ini membuktikan bahwa ngabuburit di Bandung bukan hanya tentang menunggu azan, tetapi juga tentang pergerakan ekonomi, kolaborasi komunitas, dan inovasi kreatif.

Yuk, Rasakan Sendiri Pesona Ngabuburit di Bandung!

Dengan ragam destinasi, kuliner lezat, hingga kegiatan religi yang penuh makna, ngabuburit di Bandung pada Ramadan 2026 benar-benar menawarkan pengalaman lengkap. Mau santai di alun-alun, berburu takjil legendaris, menikmati senja di bukit, atau ikut festival Ramadan? Semua ada di sini.

Jadi, sudah siap merencanakan ngabuburit di Bandung bareng keluarga atau sahabat? Jangan cuma lihat di media sosial—datang dan rasakan sendiri atmosfernya. Ramadan hanya datang setahun sekali, dan Bandung selalu punya cara spesial untuk membuatnya tak terlupakan.