Banjir Tanda Tangan! Petisi Tolak PPN 12 Persen Jadi Sorotan Nasional

PPN

Prolite – Petisi rakyat kembali menggema di jagat maya, kali ini terkait kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang direncanakan berlaku pada 1 Januari 2025.

Diinisiasi oleh akun “Bareng Warga” pada 19 November 2024 di platform , petisi ini telah menarik perhatian luas. Hingga Kamis (19/12/2024) pukul WIB, petisi berjudul “Pemerintah, Segera Batalkan Kenaikan PPN!” telah ditandatangani oleh orang.

Angka yang terus bertambah ini mencerminkan keresahan masyarakat terhadap kebijakan yang dinilai akan semakin memberatkan kehidupan sehari-hari.

Rencana kenaikan PPN menjadi 12 persen didasarkan pada amanah Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Pasal 7 ayat 1 UU tersebut menyebutkan bahwa tarif PPN sebesar 12 persen harus diterapkan paling lambat pada 1 Januari 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sepenuhnya keputusan pemerintah, melainkan hasil keputusan mayoritas fraksi di DPR RI, kecuali Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Namun, alasan teknis tersebut tidak mampu meredam keresahan publik. Masyarakat beranggapan bahwa kenaikan PPN akan berdampak signifikan terhadap harga barang kebutuhan pokok, seperti sabun mandi hingga bahan bakar minyak (BBM).

Di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit, seperti tingginya pengangguran dan kebutuhan hidup yang belum terakomodasi dengan baik oleh Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), kebijakan ini dianggap kurang tepat waktu.

Alasan di Balik Penolakan Kenaikan PPN

  • Beban Ekonomi yang Semakin Berat Kenaikan PPN diperkirakan akan memicu lonjakan harga berbagai barang dan jasa. Hal ini berpotensi memperburuk daya beli masyarakat, terutama bagi golongan menengah ke bawah yang saat ini masih bergulat dengan dampak pandemi dan ketidakstabilan ekonomi global.
  • Ketimpangan Sosial yang Meningkat Dengan kenaikan PPN, masyarakat khawatir akan muncul kesenjangan sosial yang lebih lebar. Harga barang kebutuhan pokok yang semakin mahal dapat memperburuk kondisi masyarakat miskin, sementara insentif yang dijanjikan pemerintah dinilai belum cukup untuk menutupi dampak kenaikan harga tersebut.

Langkah Pemerintah untuk Meredam Dampak Kenaikan PPN

Pemerintah menyadari potensi dampak negatif dari kebijakan ini dan telah menyiapkan beberapa langkah untuk menjaga daya beli masyarakat:

  1. Bantuan Pangan Pemerintah akan memberikan bantuan pangan kepada 16 juta keluarga miskin, masing-masing berupa beras 10 kilogram per bulan. Anggaran untuk program ini mencapai Rp 4,6 triliun.
  2. Diskon Tarif Listrik Diskon sebesar 50 persen akan diberikan untuk pelanggan PLN dengan daya terpasang VA atau lebih rendah selama Januari-Februari 2025. Kebijakan ini akan menyasar 81,1 juta pelanggan, baik kategori subsidi maupun non-subsidi.
  3. Pembebasan Tarif PPN untuk Barang Kebutuhan Pokok Barang kebutuhan pokok seperti beras, jagung, kedelai, gula, susu segar, daging, telur ayam, dan ikan akan dibebaskan dari tarif PPN 12 persen. Selain itu, tarif PPN 11 persen tetap berlaku untuk minyakita, tepung terigu, dan gula industri dengan kebijakan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP).

Kekuatan Petisi sebagai Suara Rakyat

Petisi yang digulirkan oleh masyarakat ini menunjukkan bahwa partisipasi publik tidak dapat diremehkan. Dalam era digital, petisi online menjadi alat ampuh untuk menyuarakan aspirasi dan mendesak perubahan kebijakan.

Dengan hampir 92 ribu tanda tangan yang terkumpul, petisi ini membuktikan bahwa kebijakan pemerintah harus selalu mempertimbangkan kondisi riil masyarakat.

Kenaikan PPN menjadi 12 persen memang merupakan amanah undang-undang, namun suara rakyat tidak bisa diabaikan. Pemerintah perlu menimbang kembali keputusan ini dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui petisi.

Kebijakan fiskal yang tepat waktu dan sensitif terhadap kondisi ekonomi rakyat akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang inklusif.

Sebagai warga negara, kita memiliki hak untuk menyuarakan pendapat dan berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Mari kita terus mendukung upaya untuk menciptakan kebijakan yang adil dan berpihak kepada rakyat.

Jika Anda belum menandatangani petisi ini, Anda dapat mengunjungi laman untuk turut menyuarakan aspirasi Anda. Suara Anda sangat berarti!




Kronologis A Teman Korban Penembakan Polisi Ikut Pra-Rekontruksi

Aipda Robig Zaenudin tersangka penembakan siswa SMK 4 Semarang jalani sidang kodeetik (iNews).

Kronologis A Teman Korban Penembakan Polisi Ikut Pra-Rekontruksi

Prolite – Beberapa waktu lalu kasus penembakan oleh oknum polisi kepada seorang siswa SMK 4 Semarang Jawa Tengah ramai di media sosial.

Tersangka penembakan yang merupakan seorang Polisi Aipda Robig Zaenudin sedangkan korban diketahui bernama Gamma Rizkynata (17) siswa SMK.

Dugaan sementara Aipda Robig Zaenudin melepaskan timah panas kepada korban untuk melerai tawuran antar pelajar yang terjadi saat itu.

Saat kejadian terjadi korban yang bersama dengan rekannya berinisial A (17) yang juga merupakan siswa SMK.

Sehari setelah kejadian, A mengaku rumahnya didatangi polisi. Namun orangtuanya sedang bepergian.

detikjateng
detikjateng

Sementara A sedang nongkrong bersama temannya. Sehingga polisi hanya menemui adiknya di rumah yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP.

Lalu, polisi meminta adiknya untuk meneleponnya saat itu juga. Saat mengangkat telepon, dia diajak bertemu oleh polisi di sebuah minimarket di BSB City.

“Habis dijahit itu saya main di uptown mall, lagi foto-foto, ngobrol, main sama teman, terus ditelepon adik. Adik saya itu ternyata posisi HP-nya dipegang polisi, polisi datang ke rumah. Posisi pas tidak ada orangtua itu polisi ke rumah. Akhirnya saya diajak ketemuan di minimarket, ya sudah saya temuin,” ungkap A saat ditemui dengan pendamping hukumnya di SMKN 4 Semarang.

Tepat sebelum bertemu polisi, dia baru mendapat kabar dari temannya bahwa Gamma yang nongkrong bersamanya pada malam sebelumnya meninggal.

“Nah pas di minimarket, sebelum ketemu polisi saya ditelepon Fajar, adik kelas, temannya Gamma. Bilang kalau Gamma meninggal. Itu mau Magrib,” kata A.

Kemudian pada Selasa (27/11) A kembali diminta bertemu polisi untuk dimintai keterangan terkait insiden penembakan itu di Polrestabes Semarang.

Namun, sesampainya di Mapolrestabes, A dibawa polisi menaiki mobil untuk menuju lokasi pra-rekonstruksi di daerah Simongan, tanpa sepengetahuannya.

A yang saat itu mendatangi Polrestabes Semarang hanya seorang diri tanpa di damping orang tua maupun pendamping hukum.

Namun usai sampai di Polrestabes A malah di bawa menggunakan mobil polisi untuk rekontruksi di tempat kejadian.




Anak 14 Tahun Tega Melakukan Pembunuhan kepada Ayah dan Nenek

Anak tega melakukan pembunuhan terhadap ayah dan neneknya (detik.com).

Anak 14 Tahun Tega Melakukan Pembunuhan kepada Ayah dan Nenek

Prolite – Aksi keji anak yang tega melakukan pembunuhan terhadap ayah, nenek dan ibu kandungnya.

Beberapa waktu lalu ramai pemberitaan seorang anak yang tega membunuh ayah kandungnya dan sang nenek hingga tewas.

Diketahui sang ibu masih melakukan perawatan di rumah sakit akibat luka dari sang anak.

Ibu yang selamat hingga kini belum bisa di mintai keterangan karena masih harus menjalani perawatan karena luka yang di deritanya.

Anak yang tega membunuh keluarganya itu diketahu berinisial MAS yang berusia 14 tahun.

Sedangkan koraban meninggal diketahui berinisial APW (40) dan RM (69) yang merupakan ayah dan nenek tersangka.

Kejadian pembunuhan tersebut terjadi di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Menurut kesaksian AR tersangka dikenal jarang memiliki konflik satu sama lain dengan keluarga.

Bahkan dikethaui dari pola asuh kedua orang tuanya tersebut tidak pernah menggunakan kekerasan bahkan disebut oleh orang tuanya tersangka memiliki tutur kata yang lembut.

“Kalau itu saya berani bilang enggak ada (pola asuh yang keras) sama sekali. Di sini keluarganya lembut semua, ramah, ceria, ya gimana keluarga yang hangat. Enggak ada konflik atau apa,” kata AR saat ditemui di Lebak Bulus.

MAS dinilai sebagai pribadi yang pendiam, tetapi memiliki keunggulan di bidang akademis. Namun, MAS juga seseorang yang mudah bergaul dengan anggota keluarganya yang lain.

“Kalau sosok anak ini sebenarnya pendiem ya, cuma dia berbaur dengan sepupunya, main bareng itu akrab. Terus akademisnya juga pinter, kayak anak-anak pada umumnya lah,” kata AR.

Pembunuhan yang dilakukan MAS bocah berusia 14 tahun tersebut menggunakan sebilah pisau yang diambilnya dari dapur rumahnya.

Pisau itu sudah lebih dulu MAS gunakan untuk menghabisi nyawa APW dan RM.

Sang ibu yang juga terkena tusukan pisau yang di lakukan oleh sang ank berhasil melarikan diri dan melompat dari pagar demi menghindari dari kejaran sang anak.

Usai pembunuhan ini, MAS meninggalkan rumah dengan berjalan cepat. Dia juga membuang pisau di tengah perjalanan. Seorang petugas keamanan memanggil MAS.

Hanya saja, dia ketakutan hingga akhirnya lari ke arah lampu merah Karang Tengah. Namun, upaya melarikan diri ini gagal karena MAS berhasil ditangkap oleh petugas keamanan perumahan.




NASA Buka Sayembara Unik ! Hadiah Rp46,7 Miliar untuk Solusi Kotoran Manusia di Bulan

NASA

Prolite – NASA Bikin Sayembara Berhadiah Rp46,7 Miliar untuk Atasi Kotoran Manusia di Bulan!

Kalian pernah ngebayangin gimana astronot buang sampah di luar angkasa, khususnya di Bulan? Ternyata, masalah sampah manusia di luar angkasa jadi tantangan serius loh!

Bahkan, NASA sampai bikin sayembara bertajuk LunaRecycle Challenge dengan hadiah yang nggak main-main: Rp46,7 miliar! Gimana nih, udah penasaran kan? Yuk, kita bahas lebih lanjut soal tantangan unik ini!

Sampah Manusia di Bulan, Kok Bisa Jadi Masalah?

Sejak misi Apollo dimulai dan manusia pertama kali menginjakkan kaki di Bulan, para astronot nggak cuma meninggalkan jejak sepatu mereka di sana.

Ternyata, ada juga 96 kantong kotoran manusia yang ditinggalkan oleh para pahlawan luar angkasa tersebut! Kantong-kantong itu berisi kotoran, urine, dan sampah lainnya yang mereka bawa selama perjalanan.

Bukan cuma kotoran manusia aja, mereka juga meninggalkan peralatan sains, pakaian, kemasan makanan, dan banyak lagi benda anorganik lainnya di permukaan Bulan.

Kenapa semua itu ditinggal di sana? Simple, astronot butuh ruang lebih banyak di pesawat untuk membawa sampel Bulan yang jauh lebih penting untuk penelitian.

Tapi ternyata, dalam jangka panjang, sampah-sampah ini bisa jadi masalah besar. Misi luar angkasa yang berkelanjutan berarti harus mempertimbangkan bagaimana menangani limbah di luar angkasa, termasuk di Bulan.

LunaRecycle Challenge : Solusi untuk Sampah Luar Angkasa

 

NASA nggak main-main dalam menangani masalah ini. Mereka membuka kompetisi LunaRecycle Challenge dengan total hadiah mencapai USD 3 juta atau sekitar Rp46,7 miliar!

Tantangan ini nggak cuma buat para ilmuwan atau ahli teknologi, loh. Siapa pun yang punya ide brilian bisa ikut berkontribusi!

Tujuan utama dari tantangan ini adalah mencari inovasi baru dan solusi praktis untuk mendaur ulang sampah, termasuk kotoran manusia, di permukaan Bulan.

Selain itu, teknologi yang dikembangkan dari tantangan ini diharapkan bisa diterapkan di Bumi nantinya, biar kita semua bisa hidup lebih berkelanjutan.

Menurut Amy Kaminski, eksekutif program untuk program Hadiah, Tantangan, dan Crowdsourcing NASA, tantangan ini sangat penting buat masa depan eksplorasi luar angkasa dan kehidupan di Bumi.

“Beroperasi secara berkelanjutan adalah pertimbangan penting bagi NASA saat kami membuat penemuan dan melakukan penelitian, baik jauh dari rumah maupun di Bumi,” katanya.

Tantangan Terbagi Menjadi Dua Kategori

Nggak cuma sekedar ide, sayembara ini terbagi menjadi dua bagian yang masing-masing punya fokus berbeda:

  1. Prototype Build Track
    Di kategori ini, peserta ditantang untuk merancang dan mengembangkan perangkat keras serta sistem yang bisa mendaur ulang satu atau lebih aliran limbah padat di permukaan Bulan. Jadi, di sini butuh teknologi nyata yang nantinya bisa digunakan secara langsung oleh astronot di misi masa depan. Kira-kira, gimana ya caranya mengolah kotoran di Bulan biar jadi lebih bermanfaat? Hmm, menarik banget kan?
  2. Digital Twin Track
    Nah, kalau di bagian ini, peserta fokus untuk membuat replika virtual dari sistem lengkap untuk mendaur ulang limbah padat di Bulan. Mereka harus merancang sebuah model digital yang bisa mensimulasikan proses daur ulang tersebut. Dengan begitu, NASA bisa melihat bagaimana sistem itu akan bekerja tanpa harus langsung mengujinya di luar angkasa.

Dampak Besar untuk Misi Masa Depan

Kenapa ini penting banget buat masa depan? Well, keberlanjutan di luar angkasa adalah masalah serius.

Kalau NASA mau menjalankan misi luar angkasa yang lebih panjang dan berkelanjutan—misalnya mengirim manusia ke Mars atau bahkan mendirikan koloni di Bulan—mereka perlu memastikan bahwa sampah dan limbah bisa dikelola dengan baik.

Sampah di Bumi aja udah bikin pusing, apalagi kalau di luar angkasa, di mana nggak ada tempat pembuangan akhir yang mudah dijangkau.

Dengan menemukan cara efektif buat mendaur ulang sampah di luar angkasa, bukan cuma misi NASA yang terbantu, tapi juga kehidupan manusia di Bumi.

Kesempatan Buat Kamu Ikut Berkontribusi!

Gimana, tertarik buat ikutan? Kompetisi ini terbuka untuk siapa aja yang punya ide brilian. LunaRecycle Challenge nggak cuma sekedar kompetisi, tapi juga peluang buat kamu yang tertarik sama teknologi dan lingkungan untuk benar-benar bikin perubahan.

Bayangin, solusi yang kamu temukan bisa jadi digunakan dalam misi luar angkasa di masa depan dan bahkan diterapkan di Bumi!

Jadi, buat kamu yang kreatif dan punya ide gila tentang gimana cara daur ulang sampah di Bulan, inilah kesempatan emasmu!

Siapa tahu, bukan cuma dapat Rp46,7 miliar, tapi kamu juga bisa jadi bagian dari sejarah luar angkasa dan membantu menyelamatkan planet kita dari masalah limbah.

Jadi, siap bikin inovasi keren buat NASA dan luar angkasa? Yuk, kembangkan ide-ide terbaikmu dan jadilah pahlawan dalam mengatasi sampah di luar angkasa!




Presiden RI Pastikan Korban Judi Online Tidak Akan Dapat Bantuan Sosial

Presiden Joko Widodo pastikan korban judi online tidak akan menerima bantuan sosial (Tempo).

Presiden RI Pastikan Korban Judi Online Tidak Akan Dapat Bantuan Sosial

Prolite – Presiden Republik Indonesia menegaskan korban judi online tidak akan mendapatkan bantuan sosial (bansos) seperti pemberitaan yang tersebar di media.

“Enggak ada,” kata Jokowi dikutip dari Tribunnews, Rabu (19/6/2024).

Jawaban serupa dilontarkan Jokowi saat ditanya soal wacana pemberian bansos tersebut.

Baik pelaku maupun korban dari judi online sudah di pastikan tidak akan mendapatkan bantuan.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemberian bansos untuk korban karena judi online tidak ada dalam anggaran tahun ini.

ilustrasi (net).
ilustrasi (net).

Hal tersebut disampaikan karena adanya isu korban karena judi online akan mendapatkan bantuan, pasalnya hingga saat ini tidak ada anggaran untuk para korban.

Apabila ada usulan anggaran untuk korban karena judi online mendapatkan bansos maka sebaiknya didiskusikan kepada Kementerian terkait.

Sebelumnya, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengusulkan agar korban bisa memperoleh bantuan sosial.

Korban judi online bisa masuk dapat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Menko PMK menyebut pemerintah sudah banyak memberikan advokasi kepada korban judi online.

Pihaknya pun menyarankan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk melakukan pembinaan kepada korban yang mengalami gangguan psikososial.




Karena Judi Online Anggota TNI Gunakan Dana Satuan Rp 876 Juta

ilustrasi Judi Online (net).

Karena Judi Online Anggota TNI Gunakan Dana Satuan Rp 876 Juta

Prolite – Lagi-lagi judi online membuat resah, kali ini seorang anggota TNI Angkatan Darat menyalahgunakan dana hanya untuk bermain judi.

Salah satu anggota TNI Angkatan Darat Letda R harus berurusan dengan hukum karena perbuatannya menyalahgunakan dana satuan Brigif 3/TBS.

Penyalah gunaan dana yang dilakukan oleh Letda R yakni untuk bermain judi online.

Kepala Penerangan Kostrad Kolonel Inf. Hendhi Yustian Danang mengatakan Letda R ditahan untuk memudahkan proses pemeriksaan.

“Ditahan proses pemeriksaan,” kata Hendhi dikutip dari CNN.

Dana satuan yang digunakan oleh Letda R untuk judi mencapai Rp 876 juta.

Kini Letda R harus mempertangg jawabkan perbuatannya serta harus mengganti dana yang sudah di pakai untuk judi.

“Harus mengganti dan yang bersangkutan siap mengganti,” katanya.

Ia mengatakan setiap tindakan perjudian baik konvensional maupun online oleh prajurit, melanggar hukum dan kode etik militer.

Hendhi menekankan setiap prajurit yang terbukti terlibat akan diproses hukum sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Selain itu Kostrad juga berupaya meningkatkan edukasi dan sosialisasi mengenai dampak negatif judi online serta memperkuat sistem pengawasan internal untuk mendeteksi dan menindaklanjuti kasus-kasus pelanggaran secara cepat dan efektif,” kata Hendhi.




Misteri Kasus Pembunuhan Vina dan Eki 2016 Mulai Terbongkar , Linda Kesurupan Sosok Vina Lagi

Linda sahabat dari korban kasus pembunuhan Vina dan Eki kembali kemasukan arwah Vina (Instagram Hotmanparisofficial).

Misteri Kasus Pembunuhan Vina dan Eki 2016 Mulai Terbongkar , Linda Kesurupan Sosok Vina Lagi

Prolite – Kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina dan Eki yang terjadi di Cirebon pada 2016 silam satu persatu misteri mulai terbongkar.

Baru-baru ini publik kembali di buat geger karena video Linda yang kembali kesurupan arwah dari Vina korban pembunuhan yang dilakukan sekelimpok geng motor di Cirebon.

Sebelumnya arwah Vina sempat masuk ke tubuh linda setelah 3 hari Vina meninggal dengan menyampaikan semua kejadian yang sebenarnya terjadi pada malam kejadian prmbunuhan terjadi.

Kini Linda yang merupakan teman dari korban pembunuhan dan pemerkosaan Vina kembali di masuki arwah Vina.

Dalam unggahan yang dibagikan itu, terlihat sosok Linda yang mengenakan pakaian berwarna pink dengan jilbab hitam.

Hitman Paris selaku pengacara dari kasus pembunuhan Vina mengatakan Linda teman dari korban mengalami kesurupan lagi pada Sabtu (25/5).

“2 hari lalu Linda kesurupan lagi,” tulis Hotman Paris.

Linda tampak tersedu-sedu dan menjelaskan terkait rekaman suara dari sosok Melmel, yang disebut sebagai saksi kunci kasus kematian Vina.

Sebagai informasi, sebuah podcast yang ditayangkan di YouTube ‘Jejak Backpacker’ merilis rekaman dari Melmel yang menceritakan kronologi tragedi delapan tahun silam.

Rekaman itu pun turut disinggung oleh Linda saat ia mengalami kesurupan. Linda menyebut, Melmel bukan lah nama asli sosok dibalik rekaman suara itu.

“Namanya bukan Melmel. Tapi itu, Vina kan nggak kenal,” ujar Linda.

Bahkan mengejutkannya, Linda membeberkan bahwa sosok Melmel tersebut ikut memukuli dan memperkosa Vina.

“Telaah lagi itu suaranya. Minta keterangan ke dia. Itu beda pasti. Dia berbelit-belit. Dia yang lakuin. Ikut mukulin, ikut perkosa,” lanjutnya.

Namun, seusai mengungkap hal itu, Linda pun tak sadarkan diri.

Jika sebelumnya viral pengakuan Saka Tatal salah satu terpidana kasus pembunuhan yang baru saja dinyatakan bebas tersebut mengaku dirinya hanya korban salah tangkap.

Bukan hanya itu Saka juga mengaku dirinya di siksa dan di setrum demi untuk mengaku bahwa dirinya terlibat dalam pembunhan Vina dan Eki, namun pengakuannya dirinya tidak terlibat bahkan saat kejadian terjadi dirinya sedang berada di rumah.

Hingga Polda Jabar yang berhasil menangkap salah satu tersangka DPO yang selama 8 tahun ini burun yakni Pegi alias Perong alias Egi di amankan di Bandung.

Hingga kini proses penangkapan tersangka DPO masih terus di usahakan oleh pihak Polda Jabar.




Ramai kemunculan Saksi Mata Aep pada Kasus Pembunuhan Vina dan Eki 2016 Lalu

Kemunculan saksi mata Aep pemuda 30 tahun yang mengetahui kasus pembunuhan Vina dan Eki yang terjadi 2016 lalu di Cirebon (Tribunbekasi).

Ramai kemunculan Saksi Mata Aep pada Kasus Pembunuhan Vina dan Eki 2016 Lalu

Prolite – Ramai kemunculan saksi mata Aep pemuda 30 tahun atas kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon pada 2016 silam.

Kapolsek Cikarang Utara Komisaris Polisi Samsono, mengungkap satu orang pemuda asal Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menjadi saksi mata dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki.

Samsono mengatakan saksi mata Aep sempat diperiksa oleh tim penyidik Polda Jawa Barat di Polsek Cikarang Utara, pada Rabu, 22 Mei 2024. Pemeriksaan itu berkaitan dengan penangkapan satu pelaku buron atas nama Pegi alias Perong. “Iya benar, sudah dilakukan pemeriksaan semalam di Polsek (Cikarang Utara),” kata Samsono, Kamis malam, 23 Mei 2024.

Saksi mata Aep muncul ke publik usai viral kembali kasus pembunuhan Vina dan Eki yang terjadi pada 2016 silam melalui Film yang berjudul ‘Vina Sebelum 7 Hari’,

Pemeriksaan terhadap saksi mata atas kasus pembunuhan tersebut berlangsung selama 4 jam lamanya.

Meski Aep diperiksa di Polsek Cikarang Utara, namun Samsono mengklaim sama sekali tidak mengetahui materi dalam pemeriksaan tersebut. “Kalau materi, kami tidak tahu karena kami tidak mencampuri, karena itu urusannya dari Polda Jabar,” ujarnya.

Aep membenarkan telah diperiksa oleh Polda Jawa Barat terkait penangkapan pelaku buron Pegi alias Perong. “Ya terakhir berikan keterangan soal masalah DPO yang baru ketangkap,” kata Aep saat ditemui di Bekasi, Kamis, 23 Mei 2024.

Dalam pemeriksaan tersebut ia mengaku melihat ketika korban Vina dan Eki dilempari batu oleh sekelompok geng motor pada saat itu.

Ia juga menyebutkan mengenal wajah-wajah para pelaku namun untuk nama Aep mengaku tidak mengenalnya.

Aep mengatakan saat itu tim penyidik Polda Jawa Barat menyodorkan foto seorang pria kepadanya. Kepada pihak kepolisian, Aep pun mengaku mengenali pria tersebut. “Menanyakan apakah saudara kenal sama orang ini (di kasih foto Pegi)? Ya saya mengenalnya cuma tidak tahu namanya,” ucapnya.

“Terus apakah tahu motornya? Ya saya tahu motornya Smash warna pink,” sambung Aep.

Aep mengatakan saat penangkapan pertama kasus Vina Cirebon, Pegi tak ada di lokasi. Namun, dia mengaku melihat pegi alias Perong saat malam kejadian kasus tersebut berlangsung. “Waktu penangkapan itu saudara pegi tidak ada. Tapi pas kejadian itu ada,” ucap Aep.

Meski mengenali foto pria yang disodorkan pihak kepolisian, Aep mengaku dalam kehidupan sehari-hari tak pernah berkomunikasi dengan Pegi. Hanya saja, Aep kerap melihat Pegi berada di sebuah tempat tongkrongan yang berada di depan steam mobil, tempatnya bekerja dulu saat di Cirebon.

“Keseharian Pegi saya kurang tahu. Yang saya tahu itu si Pegi sering kumpul sama anak-anak situ, sering nongkrong,” tandasnya.

Adapun saat berlangsungnya peristiwa pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat, Aep mengaku tengah berada di sebuah warung yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian perkara. “Waktu kejadian itu kebetulan saya lagi di warung, terus ada pengendara motor yang berseragam XTC (korban) lewat terus langsung dilempari batu,” ucap Aep.

Saksi mata Aep yang saat itu ketakutan karena takut menjadi korban salah sasaran memutuskan untuk melarikan diri dan menjauh dari tempat kejadian.




Aksi Jambret Menelan Gelang Emas Korban Seberat 2,5 Gram

Pelaku jambret menelan gelang emas korbannya seberat 2,5 gram (istimewa Polsek Seltim).

Aksi Jambret Menelan Gelang Emas Korban Seberat 2,5 Gram

Prolite – Jambret yang beraksi di depan Pasar Harja Mukti ini membuat heboh warga Kota Cirebon pada Kamis 2 Mei 2024 kemarin.

Bukan karena aksi mengambil gelang milik korbannya, kedua pelaku yang berinisial F dan MAB yang merupakan asal warga Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.

Aksi mengejutkan yang dilakukan pelaku amatiran ini yakni menelan gelang emas hasil curiannya untuk melindungi dirinya.

Aksi yang bermula pada Kamis pagi ini, kedua pelaku merebut gelang emas yang memiliki berat 2,5 gram milik Junengsih, warga Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

radarcirebon
radarcirebon

Korban yang melawan membuat dirinya dan tersangka saling pepet hingga akhirnya mereka tersungkur.

Tersangka F yang saat itu sudah merasa dirinya terancam memilih menggigit gelang tersebut, namun khawatir di hajar massa tersangka akhirnya memilih untuk menelan gelang rantai milik korbannya itu.

Tindakannya ini lantas bikin repot. Pasalnya gelang rantai emas itu, sempat terjebak di saluran pencernaan dan terlihat dari hasil rontgen.

Bahkan gelang emas itu, bertahan kurang lebih 32 jam di usus pelaku hingga akhirnya dapat dikeluarkan lewat BAB, pada Jumat sore, 3, Mei 2024 di Polsek Seltim.

Aksi menelan gelang emas yang dilakukan oleh para pelaku teringat dengan aksi dalam salah satu film Drama Korea yang berjudul Descendant Of The Sun.

Pihak kepolisian harus menunggu emas yang ditelan oleh pelaku keluar dari perut pelaku.

Tepat pada Jumat sore tersangka berhasil mengeluarkan gelang yang itelannya dan menyerahkan barang bukti tersebut kepda pihak kepolisian.

“Alhamdulillah sudah (BAB), emasnya keluar,” kata Kapolsek Lemahwungkuk, AKP H Joni Rahmat Syahputra.

Setelah barang bukti yang ditelan F berhasil didapatkan, keduanya yakni F dan MAB resmi menyandang status tersangka. “Ya, betul (tersangka),” ucapnya.

Terkait dengan motif pelaku, AKP Joni mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan di Polsek Seltim, mereka menjambret atas dasar kebutuhan.




3 Orang Pria Tertabrak Kereta Api , 1 Korban Tewas

Ilustrasi tewas tertabrak kereta (net).

3 Orang Pria Tertabrak Kereta Api , 1 Korban Tewas

Prolite – Insiden menimpa 3 orang pria yang di bawah pengaruh alkohol harus tertabrak kereta pada Kamis 25 April 2024 malam.

Ketiga pria tersebut tertabrak kereta api Serayu (KA 255) relasi Purwokerto-Pasar Senen di KM 157+1 petak Jalan Cikudapateuh–Bandung pada tengah malam.

Namun untuk satu diantara ketiga korban tersebut harus meregang nyawa sedangkan dua di antaranya selamat namun mengalami luka-luka.

“Satu orang korban mengalami luka dan satu orang lainnya meninggal dunia,” kata Kepala Polsek Sumur Bandung, Kompol Siswo Tarigan dikutip .

Menurut hasil penyelidikan saksi di lokasi kejadian ketiga pria tersebut memang berada di rel kereta untuk melihat kereta dari dekat.

Namun naas nyatanya ketiga korban tersebut terhantam KA yang melintas, warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya memberi pertolongan kepada para korban.

Korban tewas diketahui berinisial ARP sedangkan dua korban yang kini menjalani perawatan diketahui berinisial NA dan MF.

Dalam kejadian ini pasalnya ada pasal yang mengatur tentang larangan masyarakat untuk berada di jalur kereta terkecuali kepentingan operasional kereta api.

Aktivitas seperti ini salah satunya melanggar Pasal 199 UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Pasal ini juga melarang penggunaan jalur kereta api untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api yang dapat mengganggu perjalanan kereta api.

Semua pelanggaran tersebut di atas diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta.

Ada juga pasal lain yang juga mengatur yakni Pasal 167 Ayat (1) KUHP Pasal 167 dengan ancaman hukuman denda maksimal sembilan bulan atau denda sebanyak Rp 4,5 juta.

Di sepanjang tahun 2024 ini ada 10 orang dan tujuh kendaraan tertabrak kereta api di wilayah jalur Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.