AKSI TERITORIAL PRIMA, DALAM RANGKA HUT TNI KE 80 TAHUN 2025

HUT TNI

Prolite – AKSI TERITORIAL PRIMA, DALAM RANGKA HUT TNI KE 80 TAHUN 2025

Puncak peringatan HUT TNI ke-80 diselenggarakan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 5 September 2025. Mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, HUT TNI ke-80 digelar dengan serangkaian acara.

Menukil dari Instagram @puspentni, rangkaian acara puncak HUT TNI ke-80 diawali dengan Upacara Militer. Presiden RI Prabowo Subianto turut hadir selaku Inspektur Upacara.

Kehadiran Presiden RI di tengah-tengah pasukan menjadi simbol penghargaan negara kepada seluruh Prajurit TNI sebagai penjaga kedaulatan bangsa, pengawal demokrasi dan benteng rakyat Indonesia.

Barisan Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) menyambut kedatangan Kepala Negara dengan langkah yang tegas dan semangat pengabdian melambangkan kekuatan rakyat yang bersatu dalam menjaga keutuhan negara.

 

Upacara dipimpin oleh Komandan Upacara, Letjen TNI Bambang Trisnohadi. Sementara itu, Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa bertugas sebagai Perwira Upacara.

Usai Upacara Militer, TNI memamerkan sebanyak ribuan alutsistanya dalam Pawai Kebangsaan. Pawai Kebangsaan ini menggambarkan kemanunggalan yang tak terpisahkan antara TNI dan rakyat.

Adapun, defile kendaraan antik menjadi bagian dari serangkaian acara HUT TNI ke-80. Setiap kendaraan yang ditampilkan membawa cerita tentang keberanian di medan tempur, tentang pengorbanan dan tentang tekad yang tak pernah luntur untuk merah putih.

Melalui kendaraan-kendraan bersejarah ini, TNI mengajak generasi muda mengenal, menghargai dan melanjutkan perjuangan para pahlawan.

Warga dari berbagai lapisan ikut antusias dan memadati kawasan Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat. Antusias warga ini menjadi simbol dukungan rakyat terhadap kiprah TNI sebagai penjaga kedaulatan bangsa.

Masih dalam semangat peringatan HUT TNI ke-80, TNI kembali memberi wujud nyata kemanunggalannya lewat program makan gratis untuk masyarakat di kawasan Monas. Ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah diberi ruang untuk tampil tanpa dipungut biaya.

Pembagian sembako gratis kepada masyarakat juga tidak lupa dilakukan oleh TNI. Menjadikan momentum kebersamaan yang sederhana namun penuh makna dan kehangatan.




Vaksin TBC Bill Gates Jadi Sorotan! Ini Alasan Pemerintah Tertarik Lakukan Uji Coba

Bill Gates

Prolite – Indonesia Akan Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Akankah Jadi Secercah Harapan Baru Untuk Tangani Penyakit Mematikan?

Pemerintah Indonesia tertarik menerima uji coba vaksin tuberkulosis (TBC), yang dikembangkan oleh Bill & Melinda Gates Foundation, sebagai bagian dari upaya global menanggulangi penyakit menular yang masih menjadi pembunuh utama di tanah air.

Dengan kasus kematian akibat TBC yang mencapai lebih dari 100 ribu jiwa per tahun, kehadiran vaksin ini menjadi secercah harapan dalam mengurangi angka kesakitan dan kematian yang ditimbulkan penyakit menular tersebut.

Mengapa Indonesia Tertarik Jadi Lokasi Uji Coba?

 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan utama Indonesia bersedia menjadi salah satu dari tujuh negara tempat uji coba klinis tahap tiga vaksin TBC ini. Menurutnya, pengalaman selama pandemi COVID-19 telah membuktikan bahwa vaksin adalah kunci utama dalam menghentikan laju penyebaran penyakit menular.

“COVID berhenti karena apa? Karena vaksin. Semua penyakit menular yang pernah menyerang kita secara drastis seperti cacar, COVID, bisa berhenti karena vaksin. Jadi vaksin itu sangat dibutuhkan untuk bisa mengurangi penyakit menular,” ujar Budi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (8/5/2025).

Budi menegaskan bahwa TBC saat ini merupakan penyakit menular dengan jumlah kematian tertinggi di Indonesia. Setidaknya satu juta orang terinfeksi TBC setiap tahun, dengan angka kematian lebih dari 100 ribu jiwa—angka ini bahkan lebih besar dari jumlah kematian akibat COVID-19 dalam lima tahun terakhir.

“Tidak ada vaksinnya karena ini kejadian di negara miskin. Jadi negara maju nggak mau bikin,” tambahnya.

Vaksin M72/AS01E: Harapan Baru dari Gates Foundation

Vaksin yang diuji coba ini merupakan hasil pengembangan dari Bill & Melinda Gates Foundation dan dikenal dengan nama M72/AS01E. Vaksin tersebut kini memasuki tahap uji klinis fase 3, yang merupakan tahap akhir sebelum memperoleh persetujuan distribusi massal.

Uji coba dilakukan di tujuh negara dengan beban TBC tinggi, termasuk Indonesia, Afrika Selatan, Kenya, Malawi, Zambia, India, dan negara-negara di Amerika Latin.

Menurut Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Tjandra Yoga Aditama, Indonesia memang sudah beberapa tahun terakhir menjadi bagian dari jejaring penelitian global untuk vaksin TBC.

“Bila fase penelitian ini berhasil maka dilanjutkan ke fase berikutnya,” ujarnya melalui pesan tertulis kepada media.

Bill Gates sendiri menyebut Indonesia sebagai negara kunci dalam proyek ini, mengingat tingginya angka infeksi dan kematian akibat TBC.

“Kami memiliki dua situs uji coba vaksin tersebut di sini, dan itu akan membantu kami mengetahui seberapa efektif vaksin tersebut,” kata Bill Gates saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.

Dukungan dari Pemerintah dan DPR

Langkah pemerintah menyambut uji coba vaksin ini juga mendapat dukungan dari parlemen. Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, menyebut tidak ada alasan untuk menolak uji coba vaksin ini, terlebih jika vaksin sudah memenuhi ketentuan uji klinis sejak 2024.

“Menurut saya jika vaksin ini sudah memenuhi ketentuan uji klinis dan berhasil, kenapa tidak?” ujarnya kepada media.

Irma menambahkan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gejala dan penularan TBC menjadi tantangan besar dalam pengendalian penyakit ini. Oleh sebab itu, vaksin bisa menjadi solusi yang signifikan.

“Saya yakin Prabowo tidak akan mau mempertaruhkan keselamatan rakyatnya jika tidak percaya pada hasil uji klinis vaksin TB,” tambah Irma.

Manfaat Strategis untuk Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi juga memaparkan bahwa dengan menjadi lokasi uji coba tahap tiga, Indonesia tidak hanya mendapat akses awal terhadap hasil vaksin, tetapi juga berkesempatan besar untuk memperoleh transfer teknologi.

“Kita bisa tahu lebih dulu kecocokannya dengan orang kita, karena itu tergantung genetiknya juga. Yang kedua, kita bisa mendapatkan akses terhadap teknologi vaksin ini. Karena ilmuwan-ilmuwan kita dilibatkan. Ini kerja sama dengan Unpad dan Universitas Indonesia,” ujar Budi.

Lebih jauh, Indonesia bahkan membuka peluang untuk memproduksi vaksin ini secara mandiri di Bio Farma, Bandung, jika vaksin ini terbukti aman dan efektif.

“Kita bisa menegosiasi nanti kalau ini sudah jadi, kita bisa lakukan produksinya lebih cepat di Bio Farma di Indonesia,” tambahnya.

Produksi dalam negeri juga akan memungkinkan pemerintah memenuhi kebutuhan vaksin dalam skala besar. Mengingat 1 juta orang terinfeksi TBC tiap tahunnya, Budi menyebut bahwa produksi vaksin setidaknya harus 10 kali lebih besar dari angka kasus untuk tujuan pencegahan secara luas.

Kolaborasi Internasional dalam Penanganan TBC

Langkah Indonesia menjadi lokasi uji coba vaksin TBC ini menandai babak baru dalam kolaborasi global dalam penanganan penyakit menular. Selain vaksin TBC, Bill Gates juga menyatakan pihaknya sedang mengembangkan vaksin malaria yang diharapkan dapat memberi dampak positif bagi negara-negara tropis seperti Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menyambut komitmen Bill Gates dalam membantu Indonesia melalui kerja sama vaksin ini. Ia menilai, inisiatif ini adalah bagian penting dalam strategi nasional meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat.

“Kami menyambut baik komitmen beliau di bidang vaksinasi. Ini langkah positif,” ujar Prabowo dalam pertemuan dengan Bill Gates di Istana Merdeka, Rabu, 7 Mei 2025.

Harapan Baru di Tengah Tantangan Lama

Uji coba vaksin TBC Bill Gates di Indonesia bukan hanya menandai langkah maju dalam sains dan teknologi kesehatan, tetapi juga menjadi harapan besar bagi jutaan warga Indonesia yang rentan terhadap penyakit ini.

Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga internasional, dan sektor swasta menunjukkan bahwa perang melawan TBC membutuhkan solidaritas lintas sektor.

Jika vaksin ini berhasil melewati uji klinis tahap akhir dan terbukti efektif, maka Indonesia akan menjadi salah satu negara pertama yang merasakan manfaatnya.

Tidak hanya dari sisi kesehatan masyarakat, tapi juga dari segi kemandirian teknologi dan produksi vaksin di masa depan. Harapan besar kini tertumpu pada hasil uji coba ini—sebuah langkah ilmiah yang bisa menyelamatkan ratusan ribu nyawa.




Kasus Korupsi Bank BJB : Penyelidikan KPK Masih Berjalan, Publik Menunggu Kepastian Hukum

Korupsi Bank BJB

BANDUNG, Prolite – Kasus Korupsi Bank BJB: Penyelidikan KPK Masih Berjalan, Publik Menunggu Kepastian Hukum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa proses penyelidikan kasus dugaan korupsi dana iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) masih berlangsung.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa kasus ini belum dilimpahkan ke aparat penegak hukum (APH) lainnya, termasuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung.

“Kami masih menangani kasus ini. Tidak ada pelimpahan ke APH lain. Prosesnya masih berjalan di KPK,” ujar Asep Guntur saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis malam (20/2/2025).

Penyelidikan yang Berlarut dan Polemik Internal KPK

Kasus dugaan korupsi Bank BJB mencuat setelah laporan Majalah Tempo edisi 22 September 2024 menyoroti adanya perbedaan pendapat antara penyidik dan pimpinan KPK terkait perkara ini. Pada 27 Agustus 2024, Wakil Ketua KPK saat itu, Alexander Marwata, mengungkapkan bahwa KPK tengah menyelidiki kasus ini.

Delapan belas hari kemudian, beredar kabar bahwa sudah ada tersangka dalam kasus ini. Namun, sehari setelahnya, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, meralat kabar tersebut dengan menyatakan bahwa belum ada surat perintah penyidikan (sprindik) yang diterbitkan.

Sumber internal KPK mengungkapkan bahwa rapat ekspose perkara Bank BJB telah dilakukan pada awal September 2024. Rapat ini menyepakati bahwa kasus tersebut dapat naik ke tahap penyidikan dan mengidentifikasi lima calon tersangka, termasuk dua petinggi Bank BJB dan tiga pihak swasta. Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai penerbitan sprindik.

“Kami telah menyepakati ada tersangka, tetapi proses administrasi penyidikan masih dalam tahap finalisasi,” ujar Alexander Marwata pada 17 September 2024. Menurutnya, penerbitan sprindik bisa cepat atau lambat tergantung pada berbagai faktor internal.

Indikasi Kerugian Negara Capai Puluhan Miliar Rupiah

Kasus ini berkaitan dengan pengelolaan dana iklan Bank BJB dalam kurun waktu 2021-2023, sebagaimana termuat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dengan nomor 20/LHP/ yang diterbitkan pada 6 Maret 2024. Dari hasil audit, ditemukan adanya potensi kerugian negara yang signifikan akibat dugaan penggelembungan anggaran iklan.

Total realisasi belanja promosi dan iklan Bank BJB dalam periode tersebut mencapai Rp 801 miliar, dengan Rp 341 miliar dialokasikan khusus untuk belanja iklan di media massa.

Bank BJB menggandeng enam perusahaan agensi sebagai perantara, yakni PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB), PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB), PT Antedja Muliatama (AM), PT Cakrawala Kreasi Mandiri (CKM), PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE), dan PT BSC Advertising.

Dari audit BPK, ditemukan adanya kebocoran anggaran sebesar Rp 28 miliar. Nilai ini muncul akibat perbedaan signifikan antara nilai tagihan yang diajukan ke Bank BJB dan biaya iklan yang sebenarnya diterima oleh media.

Sebagai contoh, dari total tagihan Rp 37,9 miliar, hanya Rp 9,7 miliar yang dapat dikonfirmasi sebagai pengeluaran riil untuk iklan televisi. Selisih ini dianggap tidak wajar, mengingat dalam dokumen kontrak disebutkan bahwa komisi untuk agensi hanya berkisar 1-2 persen dari nilai iklan yang telah tayang.

Desakan Transparansi dan Langkah KPK Selanjutnya

Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Jawa Barat, Nana S. Hadiwinata, mendesak KPK untuk segera menindaklanjuti kasus ini dan memberikan kepastian hukum kepada publik.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap jalannya proses penanganan perkara ini. Kami berharap penyidik KPK segera mengambil langkah tegas, agar publik dapat mengetahui kejelasan hukum dalam kasus ini,” ujar Nana, yang akrab disapa Abah Nana, pada Kamis (27/2/2025).

Ia menegaskan bahwa temuan BPK sudah cukup menjadi dasar bagi KPK untuk melanjutkan penyelidikan ke tahap yang lebih tinggi. Menurutnya, transparansi dalam kasus ini sangat penting guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.

Sementara itu, Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, pada Rabu (26/2/2025) menyatakan bahwa sprindik perkara ini hampir rampung dan akan segera diumumkan kepada publik.

“Nanti ditunggu rilisnya, tanggalnya akan kami umumkan,” ujar Asep.

Namun, ia belum dapat memastikan kapan pengumuman resmi akan dilakukan. Asep menyebut bahwa saat ini tim penyidik sudah mengajukan sprindik kepada para komisioner KPK, dan publik diharapkan bersabar menunggu prosesnya.

Publik Menunggu Kepastian Hukum Terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Hingga saat ini, KPK belum memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan terbaru kasus dugaan korupsi Bank BJB. Dengan adanya indikasi kerugian negara yang cukup besar dan dugaan keterlibatan sejumlah petinggi Bank BJB, masyarakat berharap agar proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.

GNPK-RI Jawa Barat pun berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini agar tidak terjadi intervensi atau pelemahan dalam proses penyelidikan. Jika sprindik segera diterbitkan dan tersangka diumumkan, maka akan menjadi langkah maju dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor perbankan daerah.

Publik kini menantikan langkah konkret dari KPK dalam menuntaskan kasus ini. Apakah kasus dugaan korupsi Bank BJB akan segera menemui titik terang, atau justru kembali tersendat dalam proses birokrasi yang berbelit-belit? Waktu yang akan menjawabnya.




Kabar Bahagia, TikTok Shop Akan segera Dibuka Pada 10 November 2023

TikTok Shop akan segera di buka pada 4 November 2023 (Forbes).

Kabar Bahagia, TikTok Shop Akan segera Dibuka Pada 10 November 2023

Prolite – Media sosial TikTok Shop yang sedang ramai jadi perbincangan belakangan ini karena di anggap menjadi saingan para pedagang offline.

Dengan hadirnya TikTok Shop membuat penjual di pasar-pasar menjadi sepi pembeli imbas adanya e-commerce tersebut.

Para pedagang merasa penjualan melalui e-commerce tersebut memberikan harga yang jauh lebih murah hingga menjatuhkan harga para pedagang offline.

TikTok Indonesia telah resmi menutup menu layanan TikTok Shop sejak tanggal 4 Oktober 2023 lalu.

Namun baru-baru ini ada kabar tersiar bahwasannya platform tersebut akan kembali membuka layanan jual beli melalui online.

Menurut kabar yang beredar bahwasannya TikTok Shop akan kembali dibuka pada 10 November 2023 mendatang.

Beredarnya kabar tersebut, membuat Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia angkat bicara.

Menurut Bahlil, pihaknya masih menunggu TikTok untuk mengajukan izin e-commerce sebelum mengoperasikan kembali layanan shop.

Bahlil juga menegaskan apabila syarat tersebut tidak dipenuhi maka Kementerian Investasi/BKPM tidak akan mengeluarkan izin.

“Kalau TikTok tidak membuat izin untuk e-Commerce-nya, ya kita tidak kasih izin,” kata Bahlil dalam telekonferensi pers Perkembangan Realisasi Investasi Kuartal III-2023, Jumat (20/10).

Sebelumnya TikTok Indonesia harus menutus slah satu layananya karena permasalahan perizinan, maka dari itu sekarang pihaknya sedang menguus perizinannya.

Hal tersebut sebagai imbas dari ditetapkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 31 Tahun 2023 tentang perizinan berusaha, periklanan, pembinaan, dan pengawasan pelaku usaha dalam perdagangan melalui sistem elektronik.