Dipecat ! Oknum Dokter Pukul Balita 3 Tahun Gegara Kesal Diganggu Saat Main Catur

ilustrasi penganiayaan oknum dokter di RSU Makassar terhadap balita 3 tahun di warung kopi.

Dipecat ! Oknum Dokter Pukul Balita Gegara Kesal Diganggu Saat Main Catur

Prolite – Viral video kekerasan seorang pria terhadap anak usia 3 tahun di salah satu warung kopi (warkop) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam sebuah video CCTV yang terdapat dalam warung kopi itu terlihat ada 2 pria yang sedang asik bermain catur.

Lantas ada seorang pria dan anak kecil berusia 3 tahun baru datang ke dalam wakop dan menghampiri kedua pria yang sedang asik bermain catur tersebut.

Namun beberasa kemudian sang anak kecil menghapiri pria yang sedang bermain catur namun secara tidak sengaja sang anak menyenggol papan catur dan membuat bidak catur jadi berantakan.

Dengan reflex pria berbaju putik lantas melayangkan tamparan yang sangat keras yang mengakibatkan bocah 3 tahun tersebut terhempas ke lantai warung kopi.

Setelah sang bocah terhempas karena dipukul oleh pria berbaju putih lantas pria yang berdiri dengan sang bocah yang didiga adalah ayahnya langsung membetulkan papan catur yang tersenggol tadi.

Terlihat juga beberapa kali yang diduga sang ayah bocah tersebut berusaha menahan sang pria berbaju putih yang hendak memukul bocah tersebut.

Menuut informasi  pria yang melakukan pemukulan tersebut ternyata dokter sekaligus Wakil Direktur Rumah Sakit Umum atau RSU Bahagia Makassar, Sulawesi Selatan.

Diketahui Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Bahagia tersebut bernama Dokter Makmur. Perbuatan yang sudah dilakukan oleh sang dokter dianggap mencoreng nama baik rumah sakit.

Sang dokter melakukan penganiayaan terhadap balita berusia tiga tahun di salah satu warung kopi di Kota Makassar pada hari Kamis (27/7).

“Terlapor itu inisial MR kalau sesuai dengan di laporan polisi itu dokter. Korban umur tiga tahun orangtuanya yang melapor,” jelas Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar Iptu Alim Bachri dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (30/7/2023).

Akibat penganiayaan yang dilakukan sang dokter berinisial MR membuat sang balita mengalami luka di bagian bibirnya karena terjatuh dan terkena salah satu kursi di warung kopi tersebut.

Tidak terima dengan peristiwa yang dialami sang anak lantas sang ayah langsung melaporkan oknum dokter kepada pihak kepolisian.

 




Memukau ! Rakernas XVI Apeksi 2023 Dimeriahkan Karnaval dan Pawai Budaya

Apeksi

Pertunjukkan Pesona Bekasi Keren Meriahkan Perayaan Karnaval dan Pawai Budaya Rakernas XVI Apeksi

MAKASSAR, Prolite – Sebagai salah satu rangkaian acara dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota se- Indonesia (Apeksi) 2023 di Kota Makassar, digelar Karnaval dan Pawai Budaya yang merupakan persembahan spesial malam puncak Rakernas di area Pantai Losari, Kota Makkassar, Rabu malam (12/07)

Karnaval dan Pawai Budaya menghadirkan berbagai penampilan kebudayaan khas masing-masing 97 kota yang hadir di dalam rangkaian Rakernas XVI Apeksi 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Kota Bekasi menghadirkan pertunjukkan Pesona Bekasi Keren, yakni sebuah pertunjukkan seni tari kreasi tradisional Betawi maupun nasional dengan tema Mertamorfosa Budaya Bekasi.

apeksi

Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama istri, Wiwiek Hargono beserta seluruh rombongan yang berjumlah kurang lebih 35 orang, turut serta dalam pawai tersebut yang juga mengikutsertakan para _ performers_ dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi yang menampilkan Tari Topeng Tunggal Kota Bekasi, Tari Ronggeng Beken, penampilan kostum hias, serta para peserta pawai membentangkan kain batik khas Kota Bekasi, kostum boneka besar Bang Bek dan Mpok Asi sebagai maskotnya Kota Bekasi, dan juga menampilkan fashion dari daur ulang sampah.

Spesial dipersembahkan juga oleh Kota Bekasi dalam Pawai dan Karnaval Budaya Rakernas XVI Apeksi 2023, yakni lagu pengiring pawai berjudul Sahabat Sejati yang merupakan ciptaan istri Plt. Wali Kota Bekasi, Wiwiek Hargono.

Dengan mengenakan pakaian khas Betawi, yakni pangsi untuk laki-laki dan encim untuk perempuan, Tri Adhianto beserta istri dan seluruh peserta pawai terlihat antusias mengikuti pawai dan disambut baik oleh warga sekitar yang menonton langsung.

“Malam ini, di pawai dan karnaval budaya yang megah dan meriah, merupakan sebuah wujud semangat kami dalam mempersembahkan serta memperkenalkan kebudayaan dari Kota Bekasi yang tentunya bukan hanya Kotanya yang maju, tetapi kebudayaannya tetap lestari dan insya Allah, pariwisatanya pun semakin maju,” ucap Tri.

apeksi

Makna Metamorfosa atau Perubahan Budaya pada tema pawai menandakan wujud keindahan budaya Kota Bekasi yang semakin keren dengan segala perkembangan dan inovasinya.

“Kebudayaan di Kota Bekasi semakin beragam dan kekinian menyesuaikan perkembangan era. Hal tersebut dapat terlihat dari pemanfaatan daur ulang sampah menjadi kostum atau fashion yang memiliki daya tarik tersendiri dan bernilai ekonomis yang selaras disajikan melalui penampilan-penampilan kebudayaan tradisional sebagai kreatifitas para pelaku seni di Kota Bekasi yang disajikan ke khalayak lebih luas sampai ke Kota Makassar di even Apeksi,” pungkas Tri.