Promo Lawson Meals Deals: Sarapan & Makan Siang Mulai Rp 13.000-an, Hemat Maksimal!

Lawson Meals Deals

Prolite – Promo Lawson Meals Deals: Sarapan & Makan Siang Mulai Rp , Hemat Maksimal!

Siapa nih yang doyan makanan enak dengan harga terjangkau? Kabar gembira buat kamu yang sering mampir ke Lawson, karena ada promo spesial Lawson Meals Deals yang bakal bikin kantong tetap aman tapi perut tetap kenyang!

Promo ini berlaku setiap Senin-Jumat hingga 28 Februari 2025. Jadi, buat kamu yang butuh sarapan cepat atau makan siang praktis, langsung gas ke Lawson terdekat!

Siapa Bilang Sarapan Harus Ribet? Ini Pilihan Breakfast Combo-nya!

 

Buat kamu yang sering skip sarapan karena buru-buru, Lawson punya solusi dengan pilihan menu sarapan praktis dan pastinya enak:

  • 1 Katsu Egg Sandwich + 1 Sweet Hot Tea hanya Rp
  • 1 Hometown Freshmilk Plain + 1 Lawson Ring Cake hanya Rp
  • 1 Hometown Milk Choco + 1 Lawson Ring Cake hanya Rp

Sarapan jadi makin gampang, nggak perlu ribet, tinggal ambil dan langsung siap disantap. Pas banget buat yang punya jadwal padat di pagi hari!

Makan Siang & Ngemil? Tenang, Ada Lunch & Snacking Combo!

 

Lanjut ke jam makan siang, Lawson juga nggak ketinggalan kasih promo buat kamu yang butuh makanan praktis tapi tetap nikmat. Ini dia pilihannya:

  • 1 Tteokbokki Original + 1 Siomay (Nori Udang/Udang/Ayam) hanya Rp
  • 1 Fried Chicken Large Original/Spicy + 1 Nasi Putih + 1 Sweet Iced Tea mulai dari Rp
  • 1 Pasta (Bolognese/Chili Oil/Carbonara Truffle/Mac n Cheese) mulai dari Rp

Siapa bilang makan enak harus mahal? Dengan harga segini, kamu bisa menikmati berbagai pilihan makanan favorit tanpa bikin dompet nangis.

Syarat & Ketentuan Promo Lawson Meals Deals

Biar nggak kelewatan, cek dulu syarat dan ketentuan promo ini ya:

✅ Berlaku setiap Senin-Jumat sampai 28 Februari 2025

✅ Berlaku di semua Lawson kecuali di:

  • Airport Area ✈️
  • Ancol Area 🎡
  • Rest Area 🚗
  • Stasiun Gambir 🚉
  • Stasiun Senen 🚉
  • Stasiun MRT 🚇

✅ Berlaku untuk semua jenis pembayaran

Jangan Sampai Kelewatan, Yuk Serbu Lawson Terdekat!

Dengan promo ini, nggak ada lagi alasan buat telat makan atau pusing cari makanan enak dengan harga terjangkau. Lawson Meals Deals siap menemani hari-harimu dengan pilihan makanan yang lezat dan praktis!

Jadi, tunggu apa lagi? Langsung ke Lawson terdekat dan nikmati promo ini sebelum kehabisan! Jangan lupa ajak teman atau keluarga biar makin seru makannya! 🍽️🔥




6 Usaha Mikro Lolos Seleksi Bisa Berjualan di Lawson

6 Usaha Mikro Lolos Seleksi Lawson

Setelah Melewati Sederet Kurasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang Diadakan Oleh Lawson

BANDUNG, Prolite – 6 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bandung berhasil masuk berjualan di salah satu ritel (Lawson).

Sebelumnya sebanyak 25 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bandung mengikuti seleksi dengan melakukan sederet kurasi oleh perusahaan ritel Lawson.

Salah seorang pelaku Usaha Mikro Atikah mengaku senang produknya berbahan nori masuk dan laku di ritel tersebut.

“Senang dan bangga ya bisa masuk ke sini. Kan banyak banget syarat masuknya mulai legalitas, rasa harus enak, konsisten produksi pokoknya harus bener,” ujar pemilik UMKM Noribet, Jumat (27/10/2023).

Masih kata Atikah selama ini ia memproduksi 1000 bungkus untuk memasok ke seluruh ritel di Kota Bandung.

“Kadang laku 12 bungkus per minggu kadang lebih, itu dari tiap ritel ya,” ucapnya sumringah.

Sementara itu Managing Director Lawson Adrianus Hery Muliawan menekankan pentingnya mendukung dan memajukan UMKM di Indonesia.

6 Usaha Mikro Lolos Seleksi Lawson2

“Kami berkomitmen untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia dan ini adalah langkah konkret kami untuk mewujudkannya,” ujarnya usai peluncuran produk UMKM yang diadakan di Lawson Jalan Pasirkaliki, Bandung.

Peluncuran itu menandai kolaborasi antara Lawson, pemerintah, dan para pelaku UMKM lokal. Produk UMKM yang dipasarkan di toko Lawson adalah makanan lokal yang dihasilkan oleh enam pelaku UMKM dampingan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung. Kualitas produk-produk ini telah memenuhi standar ketat dan akan tersedia di toko Lawson untuk dinikmati oleh masyarakat.

“Ini adalah langkah awal dari komitmen jangka panjang kami untuk mendukung UMKM lokal. Kami percaya bahwa melalui kerjasama erat dengan para pelaku Usaha Mikro, kita dapat menciptakan dampak positif yang signifikan pada perekonomian lokal,” tambah Adrianus.

Ada 15 jenis produk olahan rumahan oleh enam UMKM yang dihadirkan di Lawson, sebagai bentuk kemitraan ini. Produk UMKM tersebut antara lain, keripik rumput laut Noribet, minuman coklat Dillco, brownies Battenberg Tiga Indonesia, brownies Kinabanin, arumanis Eyang, dan makaron Maira.

Lawson berharap bahwa inisiatif ini akan memberikan dorongan bagi UMKM di Kota Bandung untuk tumbuh dan berkembang. Dengan kolaborasi yang kuat antara sektor swasta, pemerintah, dan pelaku usaha lokal, terciptalah landasan kokoh bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam acara ini adalah Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Dedi Priadi Nugraha, yang memberikan apresiasi atas upaya Lawson dalam membantu pertumbuhan UMKM di Kota Bandung.

“Pemkot Bandung telah menjalin kerjasama dengan pihak swasta, termasuk Lawson, kolaborasi ini sudah dicanangkan sejak tahun 2022 oleh disdgin, ini sinergitas fasilitsi kemitraan. Kita sudah tanda tangan dan MoU Aprindo Jabar dan Pemkot fasilitasi umkm sudah banyak melaksanakan kemitraan dengan ritel. Harapan besarnya kemitraan ini pelaku umkm terjalin kolab sinergitas, umkm bisa jadi mata rantai perdagang di Kota Bandung diharapkan jaga kualitas produknya, daya saing dan naik kelas dari usaha kecil, menenagah, hingga besar,” tutupnya.




Agar Bisa Berjualan Di Lawson, 25 UMKM Dikurasi

UMKM Dikurasi Lawson

25 UMKM Dikurasi Agar Bisa Berjualan Di Lawson

BANDUNG, Prolite – 25 Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) Kota Bandung dikurasi agar bisa berjualan di toko serba ada (convenience store) Lawson.

Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah menyampaikan bahwa di sini pemerintah hadi sebagai penghubung antara UMKM dan Lawson.

“Kita kan ada fasilitasi kemitraan, mal-mal dengan pelaku UMKM melalui pasar kreatif. Untuk toko ritel dan toko swalayan dengan cara masuknya produk mereka khususnya kuliner,” ujar Elly, di kantornya, Rabu (26/7/2023).

Kata Elly, Pemerintah Kota Bandung bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Barat dan anggotanya telah menandatangi kesepakatan dukungan terhadap UMKM. Dimana mereka harus mempromosikan produk-produk lokal Kota Bandung. Hal itu beriringan dengan mudahnya para pengusaja ritel tersebut berusaha di Kota Bandung.

“Lawson sudah tandatangan kesepakatan bersama yang terbaru. Toko ritel dan swalayan lain sudah beberapa waktu lalu. Hanya memang karena swalayan dan ritel jadi produk terbatas makanan minunan kemasan saja belum ke fashion atau craft,” jelasnya lagi.

Untuk ke 25 produk UMKM itu sendiri kata Elly, sudah hasil kurasi Disdagin namun keputusan final ada dipihak Lawson.

UMKM Dikurasi Lawson 2
Berapa produk UMKM yang dikurasi oleh Lawson.

“Mereka ini sudah ada sertifikat halal, uji mutu, kadaluarsa, PIRT, dan NIB. Tinggal menunggu kurasi Lawson nya saja. Pernah 12 toko, swalayan dan mini market kita undang untuk mengkurasi 70 produk UMKM. Sekali lagi, initinya kami menghadirkan toko, swalayan itu agar memberikan fasilitas. Mereka harus membawa produk UMKM tentunya sesuai kurasi mereka,” ucapnya lagi.

Makanan dan minunan yang bisa masuk itu lanjutnya, disayaratkan memiliki kemasan bagus dan menarik, rasa, standarisasi, halal, PIRT, uji mutu, kadaluarsa, hingga NIB.

“Kami mengharuskan para pengusaha ini mengajak UMKM. Dan yang masuk terserah kebutuhannya berapa, mereka yang menentukan. Saya pun saat ini sedang mengumpulkan data UMKM yang masuk ritel itu sudah berapa dan brand lokal apa saja dan masuk kemana saja,” tutupnya.

Ditempat yang sama Corporate Communication Manager, Firly Firlandi menyampaikan bahwa Lowson lebih dominan ke makanan siap saji, sehingga yang dikurasi adalah UMKM khusus kuliner.

“Ini komitmen kemitraan dan pengembangan UMKM. Kami sendiri butuh item produk lokal untuk menunjang preformance sales, produk UMKM bisa maju namun harus menyesuaikan dengan segmen pasar kami, misal kita anak muda, jadi kuliner disajikan harus digemari mereka,” jelas Firly.

Dari 25 UMKM itu kata Firly akan terkurasi sebanyak 14 UMKM. Dalam 2 – 3 hari ini makanan mereka akan dikurasi apakah lolos kuality control atau tidak.

“Produk lokal ini sebenarnya untuk dari Bandung Raya sudah masuk, hanya ini yang dari Kota Bandung. Syaratnya sesuai segmen, diminati masyarakat, rasa enak, harga, kemasan dan dokumen tersedia semua,” bebernya.

Jika penjualan bagus, lanjut dia produk bisa dibawa outlet Lawson di luar Kota Bandung dan dalam jangka waktu 2 minggu merekanyanh dikurasi sudah mendapat informasi dinyatakan lolos atau tidak.