Rafael Alun Dicopot dari Jabatan, Harta Jadi Sorotan

JAKARTA, Prolite – Setelah kemarin ramai di medis sosial video Mario Dandy Satrio melakukan kekerasan terhadap David. Kini ramai di perbincangkan di jagat maya perihal harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo.

Pejabat pajak Eselon III itu ramai di bongkar oleh netizen perihal harta kekayaan Rafael Alun yang juga sebagai ayah dari tersangka penganiayaan Mario Dandy.

Diketahui Rafael memiliki beberapa rumah yang berada di Jakarta, Yogyakarta hingga di Manado, dan beberapa mobil mewah seperti Toyota Hilux, Toyota Camry, dan Land Cruiser.

Bukan hanya itu tapi Rafael juga memiliki bisnis kuliner yang terdapat di Jakarta dan Yogyakarta.

Bahkan pada akun TikTok anaknya, Mario Dandy beberapa kali juga kerap memamerkan kendaraan mewah seperti Jeep Rubicon dan motor gede Harley Davidson. Namun postingan pamer harta kekayaan Mario itu sudah dihapus.

Kendati demikian, dua kendaraan Rubicon dan motor gede Harley Davidson yang diduga milik Rafael tidak dilaporkan di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Setelah kasus anaknya beserta sorotan harta kekayaan Rafael kini Sri Mulyani memberikan keputusan kepada Rafael Alun Trisambodo dengan mencopot jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pjak (DPJ) Jakarta Selatan II.

Namun dengan diputuskan untuk mencopot jabatan Rafael Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan Rafael harus tetap diselidiki perihal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN). (*/ino)




Sambo Divonis Mati, Putri 20 Tahun

Sambo Divonis Mati, Putri 20 Tahun

JAKARTA, Prolite – Dalam sidang vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ferdy Sambo divonis mati sedangkan istrinya Putri Chandrawati divonis 20 tahun penjara.

Terdakwa Ferdy Sambo mendapat hukuman mati atas kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Vonis yang diberikan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari ini.

Hukuman mati terhadap Ferdy Sambo diberikan karena Mantan Kadiv Propam Polri terbukti bersalah atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

“Menjatuhkan pidana terdakwa tersebut dengan pidana mati” Jelas Hakim Ketua Wahyu Imam Santoso.

Pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Ferdy Sambo terhadap Brigadir J, eks Kadiv Propam Polri itu menjadi tersangka bersama istrinya Putri Candrawathi dan dua ajudannya yaitu Richard Eliezer (Barada E) serta Ricky Rizal (Bripka RR).

Sebelumnya jaksa penuntut umum memberi putusan terhadap Ferdy Sambo dengan hukuman seumur hidup. Namun Majelis Hakim menjatuhkan pidana hukuman mati oleh Ferdy Sambo karena terbukti bersalah atas dua perkara. Melakukan pembunuhan serta perintangan penyidikan atau obstruction of justice dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo divonis mati.

Ferdy Sambo didakwa atas Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, serta didakwa melakukan perintangan penyidikan dengan melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 UU No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sementara itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memutuskan vonis hukuman penjaran selama 20 tahun kepada terdakwa Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. (*/ino)

 




Lagi, Penipuan Berkedok Jasa Pelunasan Pinjol

BANDUNG, Prolite – Terjadi lagi modus penipuan setelah kemarin sempat ramai di media sosial penipuan berkedok surat undangan. Sekarang kembali terjadi lagi penipuan berkedok jasa pelunasan pinjol (pinjaman online) yang beredar di media sosial.

Menurut pengakuan yang diberikan AS (inisial korban) saat on air di Radio PRFM pada hari Selasa 31 Januari 2023.

AS menjadi salah satu korban penipuan berkedok jasa pelunasan pinjol dan bermaksud mau melunasi hutang. Namun naas, AS harus kehilangan sejumlah uangnya akibat modus tipu-tipu itu.

Awalnya AS melihat iklan di akun media sosial yang menawarkan solusi cepat untuk pelunasan pinjol.

Bermaksud menggunakan jasa pelunasan pinjol untuk cepat melunasi utang sebesar Rp 6 juta di aplikasi pinjol yang harus segera dibayar. Namun apa yang didapat AS malah tertipu dan harus kehilangan uang Rp 1 juta miliknya.

AS mengungkapkan, akun tersebut menawarkan jasa untuk melunasi utang pinjol dengan cara menggunakan akun bodong dan tidak menggunakan data pribadi dirinya.

Ada beberapa paket yang ditawarkan, yang paling murah yaitu Rp1 juta dengan janji manis AS akan menerima uang Rp10 juta dari 10 aplikasi pinjol yang didaftarkan oleh mereka.

“Mereka menawarkan beberapa jenis paket, yang paling murah itu 1 juta. Mereka menawarkan dengan 10 aplikasi saya akan dapat maksimal 10 juta,” ungkap AS.

Tergiur dengan iming-iming uang Rp10 juta, AS pun memberanikan untuk memilih paket satu dan mentransfer uang Rp1 juta kepada mereka.

AS melakukan percakapan dengan akun tersebut melalui nomor Whatsapp. Nomor Whatsapp yang mereka pakai adalah nomor akun bisnis yang membuat AS tidak curiga. (*/ino)

 




Kurir Paket COD Alami Penusukan

BANYUMASIN, Prolite – Terjadi penusukan terhadap kurir paket Cash On Delivery (COD) yang terjadi pada hari Sabtu 28 Januari 2023 di Kabupaten Banyumasin, Sumatra Selatan pada pukul WIB.

Korban bernama Akbar Makrup 22 tahun bersama rekannya Robi Yobiansyah 23 tahun itu sedang mengirimkan paket konsumennya di Desa Limau, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyumasin.

Kasat Reskrim Polres Banyumasin, AKP Harry Dinar menjelaskan bahwa korban mengalami luka tusuk yang cukup parah dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Polisi melakukan penyelidikan dan sudah mengantongi tersangka kasus penusukan kurir COD tersebut. Pelaku penusukan itu saat ini sedang dalam pengejaran polisi.

Polisi menjelaskan kronolgi kejadiannya. Korban (Akbar-kurir COD, red), sesampainya di rumah tersangka, Akbar bersama rekannya memberikan paket yang sudah di pesan oleh tersangka. Pada saat Akbar (kurir COD, red) meminta pembayaran atas paket yang sudah di pesan oleh tersangka, namun entah apa sebabnya tersangka tidak terima dan mengacungkan pisau kepada korban.

Korban di tusuk sebanyak satu kali, setelah berhasil menusuk korban tersangka sempat akan menusuk rekan korban juga, namun rekannya sempat melarikan diri.

Setelah berhasil menusuk korban pada tulang rusuk sebelah kiri tersebut tersangka langsung melarikan diri.

Akibat luka tusuk yang cukup parah korban mengeluarkan banyak darah dan harus dilarikan ke rumah sakit di Palembang. (*/ino)

 




Pembegalan di Kircon , Polisi: Itu Keributan Biasa

BANDUNG, Prolite – Beberapa hari lalu kita sempat di gegerkan dengan video yang tersebarvideo yang tersebar di media sosial tentang pembegalan yang terjadi tepat di flyover Kiaracondong Kota Bandung.

Polsek sempat memerikasa kebenarannya dan mencari tau dari saksi dan korban, setelah dilakukan penyelidikan ternyata kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu itu bukan kasus pembegalan, melainkan murni keributan biasa yang dipicu akibat salah paham.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung angkat bicara perihal kasus keributan yang terjadi di flyover Kiaracondong beberapa hari lalu itu.

Aswin menyebut, peristiwa tersebut adalah keributan antar kelompok remaja. Sejumlah orang sudah diamankan dalam kejadian tersebut.

“Saya berikan informasi bahwa ada beberapa tersangka yang sudah kami amankan,” kata Aswin di kutip dari Instagram infobdgcom.

Penangkapan beberapa tersangka sudah di lakukan namun masih ada beberapa tersangka yang masih dalam pengejaran polisi.

Untuk motif yang lebih jelasnya akan diungkap setelah semua tersangka sudah berhasil di amanakan.

Sebelumnya diberitakan, dari video yang beredar, jumlah pelaku pembegalan terdiri dari beberapa orang dengan membawa senjata tajam. Korban yang sedang melintas di jalan Kiaracondong tepatnya di flyover langsung di serang menggunakan senjata tajam.

Warga sekitar yang sempat melihat kejadian tersebut, berusaha membantu korban yang sudah berlumuran darah. Para pelaku melarikan diri, namun sepeda motor yang diduga milik salah satu pelaku tertinggal di tempat kejadian.

(*/ino)

 




Office Boy Curi Rp 150 Juta Demi Lunasi Utang

Prolite, BANDUNG – Office boy (OB) berinisial TS, menjadi tersangka atas kasus pencurian uang di tempat dimana TS bekerja. Kantor Rokok Depo Soreang Kampung Gandasoli, Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Untuk melancarkan aksinya Office boy TS memanipulasi kejadian seolah-olah di Kantor Rokok Depo Soreang telah terjadi perampokan. Dengan merancang skenario agar security dan karyawan lainnya percaya bahwa kantor telah dirampok.

Tersangka TS Office boy di Kantor Rokok Depo Soreang itu telah mencuri uang sebesar Rp 150 juta, yang tersimpan dalam brangkas kantor. Pengakuan TS mencuri karena untuk membayar utang akibat dia kalah judi online.

“Pengungkapan kasus pencurian modus kantor rokok dirampok oleh tersangka TS yang merupakan office boydemi bayar utang judi online” diungkap Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo.

Saat melakukan konferensi pers di Mapolresta Bandung, Kapolres Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menjelaskan kronologi kejadian pencurian uang yang dilakukan TS hingga akhirnya polisi bisa menangkap tersangkanya.

Sebelum polisi mengendapakan laporan pencurian, security Kantor Rokok Depo Soreang melaporkan kepada pimpinannya hingga terus dilaporkan ke Polresta Bandung bahwa ada perampokan uang didalam lemari besi sebanyak Rp 150 juta.

“Di mana sebelumnya security melaporkan kepada pimpinannya, kemudian melaporkan ke Polresta Bandung bahwa ada perampokan uang di dalam lemari besi sebanyak Rp150juta,” tambahnya.

Setelah menerima laporan Polresta Bandung langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)dan mengumpilkan bukti- bukti dan para saksi.

Atas perbuatannya itu, Kusworo menyampaikan, tersangka TS dijerat Pasal 363 KUHPidana dan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*/ino)

 




Gerombolan Bermotor Aniaya Remaja

Ilustrasi gerombolan bermotor.

BANDUNG, Prolite – Kembali terjadi penganiayaan oleh gerombolan bermotor kepada sekelompok remaja dijalan Natuna Kota Bandung.

Aksi pengeroyokan Gerombolan bermotor aniaya remaja dijalan Natuna dilakukan oleh beberapa orang yang mengendarai sepeda motor pada pagi tanggal 14 january 2023 sekitar pukul WIB.

Disadur dari otobandung, dalam penuturan keluarga korban, Awalnya korban dan beberapa kawannya sedang asik nongkrong di Jalan Natuna. Adapun kondisi Jalan dalam keadaan sepi seperti biasanya.

Tiba-tiba saja segerombolan pemuda bersepeda motor berjumlah 15 orang mendatangi mereka dan menanyakan seseorang yang mereka cari.

Kemudian salah seorang teman korban menunjuk ke arah salah satu warung yang berada dekat kejadian perkara. Setelah itu, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa golok dan membacok teman korban.

Terkejut melihat kejadian tersebut, korban dan teman-temanya mencoba melarikan diri. Sayangnya, korban berhasil dihadang oleh gerombolan tersebut.

Pelaku dan kawan-kawannya kemudian mengeroyok korban. Beberapa membacok korban dengan sejata tajam. korban pun mengalami bebebrapa luka akibat bacokan senjata tajam disekujur badan, kepala, juga tangan.

Korban yang sudah terkapar akibat keroyokan gerombolan tersebut kemudian dibantu oleh orang yang kebenaran melewati jalan tersebut dan langsung dilarikan Kerumah Sakit terdekat.

Menurut keluarga korban,kondisi pergelangan tangan sebelah kiri dan jempolnya hampir putus akibat sabetan sajam.
Saat ini pihak keluarga korban sudah melaporkan kejadian ini kekantor polisi terdekat.(*/red)