Penghargaan Parasamya Aksara Nugraha VI Tahun 2025, Mengenal Sosok Hebat Ananditha Nursyifa Insan Putri Generasi Muda yang Membanggakan  

Penerima Penghargaan Parasamya Aksara Nugraha VI Tahun 2025, Ananditha Nursyifa Insan Putri Generasi Muda yang Membanggakan  (Ananditha Prolitenews).

Penghargaan Parasamya Aksara Nugraha VI Tahun 2025, Mengenal Sosok Hebat Ananditha Nursyifa Insan Putri Generasi Muda yang Membanggakan

CIMAHI, Prolite – Penghargaan Parasamya Aksara Nugraha VI Tahun 2025 diberikan Komunitas Pengajar Penulis Jawa Barat (KPPJB) di tengah-tengah gempuran media digital yang semakin tinggi di kalangan anak muda.

Bukan hanya itu acara bergengsi ini juga didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi.

Dari dari banyaknya orang-orang hebat tersebut terdapat sosok anak muda yang menjadi inspirasi banyak orang di tengah-tengah pergaulan anak muda di jaman sekarang.

Sosok yang terus menyalakan obor literasi dengan cara penuh makna dan inspiratif Ananditha Nursyifa Insan Putri wanita berusia 21 tahun membuat kita membuka mata kita.

Syifa Prolitenews
Syifa Prolitenews

Salah satu wujud nyata dari semangat tersebut tampak dalam ajang penghargaan bergengsi Parasamya Aksara Nugraha VI Tahun 2025, yang memberikan apresiasi kepada para penggerak literasi di berbagai penjuru Indonesia. Ajang ini menjadi simbol penghormatan bagi mereka yang tak kenal lelah dalam menanamkan cinta baca dan tulis di hati masyarakat.

Dalam momentum bersejarah inilah, muncul sosok inspiratif dari Kota Cimahi yang berhasil mencuri perhatian berkat dedikasi dan kiprahnya dalam dunia literasi.

Penerima Penghargaan Parasamya Aksara Nugraha VI Tahun 2025, Ananditha Nursyifa Insan Putri Generasi Muda yang Membanggakan  (Syifa Prolitenews).
Penerima Penghargaan Parasamya Aksara Nugraha VI Tahun 2025, Ananditha Nursyifa Insan Putri Generasi Muda yang Membanggakan  (Syifa Prolitenews).

Ananditha Nursyifa Insan Putri atau yang biasa di sapa Syifa, guru SMP Tutwuri Handayani Cimahi sekaligus mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani, berhasil meraih Anugerah Parasamya Aksara Nugraha kategori Parasamya Suratma Nugraha.

Pagelaran Parasamya Aksara Nugraha VI Tahun 2025 mencakup tiga kategori penghargaan, yaitu Parasamya Susastra Nugraha (penulis buku tunggal), Parasamya Suratma Nugraha (pegiat literasi), dan Parasamya Praja Nugraha (pelajar pegiat literasi).

Tahun ini, total peserta yang mengikuti ajang tersebut mencapai 237 orang, terdiri dari 67 penerima Susastra Nugraha, 140 penerima Suratma Nugraha, dan 30 penerima Praja Nugraha.

Ketua penyelenggara kegiatan, Erni Wardhani, , menjelaskan bahwa peserta berasal dari 10 provinsi di seluruh Indonesia. Sebagian besar penerima penghargaan berasal dari Jawa Barat, disusul peserta dari Jakarta, Banten, Yogyakarta, Malang, Banyuwangi, Bali, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Acara penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hotel Travello, Bandung, pada Minggu, 26 Oktober 2025, dan diselenggarakan oleh KPPJB Pusat yang diketuai oleh Bapak Prawiro Sudirjo.

Menariknya, penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada guru, tetapi juga kepada kepala sekolah, pengawas pendidikan, pemilik yayasan, serta tokoh pendidikan dan penggerak literasi lainnya yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan budaya literasi di Indonesia.

Dari Kota Cimahi, Ananditha, yang akrab disapa Ditha ini menjadi salah satu penerima penghargaan di ajang tersebut. Meski usianya relatif muda dibanding penerima lainnya, semangat dan dedikasinya dalam dunia literasi menjadikannya sosok inspiratif dan berprestasi.

Kecintaannya terhadap buku menjadi sumber inspirasi yang mendorong Ditha untuk terus menulis dan berkarya. Sejak tahun 2023, ia aktif menjadi penulis berita di ProliteNews, sebuah media yang berfokus pada kebutuhan dan manfaat pembacanya. Melalui tulisan-tulisannya, Ditha sering mengangkat isu kesehatan mental, pendidikan, lifestyle serta pentingnya literasi bagi generasi muda.

Tak hanya menulis untuk dirinya sendiri, Ditha juga menularkan semangat literasi kepada para siswanya. Ia mengajak murid-murid di SMP Tutwuri Handayani untuk menulis buku harian (diary) sebagai sarana mengenali perasaan dan emosi mereka. Kegiatan sederhana namun bermakna ini bukan hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga menjadi media konseling yang membantu siswa memahami diri sendiri dengan lebih baik.

Ananditha Nursyifa Insan Putri guru SMP Tutwuri Handayani Cimahi sekaligus mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani
Ananditha Nursyifa Insan Putri guru SMP Tutwuri Handayani Cimahi sekaligus mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk kedua orang tua dan nenek saya yang tercinta, serta almarhum kakek saya yang telah menginspirasi saya untuk menjadi penulis,” ujarnya dengan penuh rasa haru.

“Saya berharap perjalanan literasi ini dapat tumbuh lebih luas, bukan hanya sebatas menulis artikel dan membaca buku, namun juga menghadirkan karya yang mampu menginspirasi dan menguatkan pembacanya.” pungkasnya.

Penghargaan yang diraih Ananditha menjadi bukti bahwa semangat literasi dan keinginan untuk berbagi kebaikan dapat memberikan dampak besar. Sosok muda seperti Ditha menunjukkan bahwa menulis bukan sekadar kegiatan menuangkan kata, melainkan juga sarana untuk menebarkan nilai, menggerakkan hati, dan membangun karakter generasi penerus bangsa.




Belum Memenuhi Target, DPRD Jawa Barat Dorong Peningkatan Realisasi Program Jabar Caang

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Iwan Suryawan saat berkunjung ke Kantor Cabang Dinas ESDM Kota Cimahi mengenai program Jabar Caang (dok).

Belum Memenuhi Target, DPRD Jawa Barat Dorong Peningkatan Realisasi Program Jabar Caang

KOTA CIMAHI, Prolite – DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong peningkatan realisasi program bantuan akses listrik kepada masyarakat miskin atau Program Jabar Caang lebih banyak lagi. Pasalnya dari target yang terealisasi baru .

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Iwan Suryawan saat berkunjung ke Kantor Cabang Dinas ESDM Kota Cimahi bersama Anggota Komisi IV dalam rangka evaluasi program kegiatan tahun 2024, dan rencana kerja tahun 2025, Selasa (7/1/2025).

dok
dok

“Perlu dikembangkan di program berikutnya, terutama soal Jabar Caang. Kita sepakat akan memperkuat Program Jabar Caang agar terealisasi lebih banyak lagi,” kata Iwan Suryawan.

Peningkatan realisasi Jabar Caang tentu akan berdampak pada kebijakan anggaran jelas Iwan Suryawan. DPRD Jawa Barat merencanakan penambahan anggaran untuk Program Jabar Caang.

dok
dok

Dalam kunjungan kerja tersebut, DPRD Jawa Barat pun mengapresiasi atas capaian kinerja Kantor Cabang Dinas ESDM Kota Cimahi dalam beberapa program kerja. Diharapkan Kantor Cabang Dinas ESDM Kota Cimahi bisa lebih baik kedepannya.

Untuk meningkatkan kinerja atau target program kerja tersebut, DPRD Jawa Barat akan mendukung terkait keberadaan Kantor Cabang Dinas ESDM Kota Cimahi yang saat ini menyewa menjadi kantor tetap.

“Kita juga harus support terkait dengan keberadaan Kantor Cabang Dinas ESDM Kota Cimahi, karena kantor ini statusnya masih sewa, dan kita berharap kedepanya bisa di anggarkan di tahun sekarang atau tahun berikutnya agar kantor ini bisa kita beli dan tidak menyewa lagi sehingga akan memperkuat produktivitas kinerja,” tegasnya. *




Pendidikan Kecakapan Wirausaha yang Dilaksanakan LKP RIFA Resmi Ditutup

Pendidikan Kecakapan Wirausaha yang dilakukan oleh LPK Rifa dan di ikuti 25 peserta resmi ditutup (Evi Dian / Prolitenews).

Pendidikan Kecakapan Wirausaha yang Dilaksanakan LKP RIFA Resmi Ditutup

CIMAHI, Prolite – Kegiatan pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) yang digulirkan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi secara resmi ditutup.

LKP RIFA sebagai tempat kegiatan berlangsung beralamat di Jalan Terusan Kel. Cimahi Kecamatan Cimahi tengah Kota Cimahi, bekerja sama dengan beberapa UMKM serta beberapa rekanan lainnya.

Kerjasama yang meliputi Xavier Wedding, Mela Melati Cosmetic, GOC(Purbasari Cosmetik) juga Usaha Perbankan BPR Kertaraharja.

Kegiatan pendidikan kecakapan wirausaha yang diikuti oleh 25 orang ini dinyatakan seratus persen lulus dengan predikat baik.

Evi Dian / Prolitenews
Evi Dian / Prolitenews

Selain memberikan pelatihan LKP RIFA juga memberikan bantuan modal awal untuk membuka usaha Tatarias dan Wedding kepada beberapa kelompok peserta yang mengikuti pelatihan.

Dalam sambutannya Instruktur Tatarias LKP RIFA, Rina mengungkapkan, kebanggannya meski dalam waktu singkat namun seluruh peserta pelatihan ini lulus dengan peringkat memuaskan.

“Alhamdulillah saya terharu dan bangga karena walaupun dalam waktu singkat, para peserta pelatihan ini semuanya lulus dengan predikat memuaskan, bahkan ada beberapa orang yang melampaui ekspektasi saya artinya sudah sangat bagus dan saya tidak sia-sia memberikan ilmu yang saya miliki kepada para peserta.” ungkap Instruktur juga pengajar LKP RIFA, Mami Rina.

Sementara Pemilik serta Pimpinan LKP RIFA, Hj. Rifa R pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa dirinya bersyukur mendapatkan kesempatan dan kepercayaan dari Dirjen Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menggelar kegiatan iini.

“Alhamdullillah tahun ini LKP RIFA mendapatkan kepercayaan oleh Dirjen Vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun anggaran 2023, semoga kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh para peserta sehinga dapat menjadi bekal sebagai matapencaharian kedepan” jelasnya.

Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada Dinas pendidikan Kota Cimahi serta segenap pihak yang telah membantu hingga terlaksananya kegiatan ini serta berkesempatan juga berkenan hadir dalam penutupan kegiatan PKW ini.

Semoga kedepan terjalin kerjasama yang lebih baik lagi agar dapat berperan serta dalam pembangunan di Kota Cimahi melalui kecakapan khususnya tataruan dan rias pengantin.

Usai acara penutupan Pelatihan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), Kasie Pembinaan, Pendidikan Masyarakat, Maya Hamida menjelaskan.

“Alhamdulillah acaranya berjalan lancar dan meluluskan 25 orang peserta yang berasal dari Kota Cimahi, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para peserta yang berasal dari Kota Cimahi, diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini dapat membuka usaha sendiri. Semoga kegiatan dan kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, walaupun saya mendapat masukan cukup sulit juga untuk mendapatkan para peserta khususnya warga Kota Cimahi.

Khususnya di Kota Cimahi masih kurang kesadaran dan informasi tentang bidang pelatihan ini sehingga diambil kesempatannya oleh warga diluar Kota Cimahi.

Bahkan ia juga berharap kepada segenap warga Kota Cimahi untuk ikut ambil bagian dalam pelatihan ini, karena manfaatnya cukup besar untuk Warga Kota Cimahi.




Dinas Pendidikan Kota Cimahi Telah Melakukan Pelatihan PKW tahun 2023

Dinas Pendidikan Kota Cimahi Telah Melakukan Pelatihan PKW tahun 2023 (Evi Dian / Prolitenews).

Dinas Pendidikan Kota Cimahi Telah Melakukan Pelatihan PKW tahun 2023

CIMAHI, Prolite – Dinas Pendidikan Kota Cimahi bersama Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan,Kebudayaan,Riset dan Teknologi telah menutup program kecakapan wirausaha (PKW) tahun 2023.

Pelatihan yang di selenggarakan oleh secara resmi berlangsung di LKP Rifa yang bertempat di Jalan Terusan No 54 Kota Cimahi, Jawa Barat .

Pelatihan yang diikuti oleh 25 anak dengan keterampilan tata rias pengantin gaun panjang berkerudung.

Pelatihan PKW ini bukan hanya memberikan bekal ilmu tentang tata rias pengantin saja namun seluruh peserta akan mendapatkan bantuan modal awal untuk membuka usaha tatarias dan wedding.

Program yang merupakan bantuan dari Kemendikbud langsung yang bisa diikuti oleh LPK manapun hanya dengan mendaftarkan diri tanpa dipilih oleh oleh pemerintah.

Evi Dian / Prolitenews
Evi Dian / Prolitenews

Namun tetap untuk yang berhak mengikuti nantinya akan ditunjuk dari LPK pusat, disdik tidak ada ikut andil dalam pemilikan siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini.

Bu Maya Kasi Pembinaan Pendidikan Masyarakat menjelaskan “untuk para peserta yang mengikuti pelatihan bisa secara langsung mendaftar melalui lembaga-lembaga terkait jadi tidak dipilih oleh pemerintah”.

Disdik Kota Cimahi juga menjelaskan bahwa dirinya juga memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha untuk mensosialisasikan undang-undangan terbaru maupun ijin operasional.

Sebagai catatan bahwa ijin operasional lembaga harus di perpanjang selama 3 tahun sekali oleh Lembaga terkait.

Terakhir Dinas Pendidikan Kota Cimahi menyampaikan harapan dengan dilangsungkannya kegiatan seperti PKW ini akan lebih banyak lagi yang mendapat bantuan yang nantinya akan menarik para wirausaha untuk lebih giat lagi menggelar kegiatan serupa.




Luar Biasa ! Gamer Asal Cimahi Raih MVP Riyadh Masters 2023 Mengalahkan Pemain Pro Dota 2

Gamer

Prolite – Gamer profesional Dota 2 Indonesia untuk Talon Esports, Rafli Fathur Rahman (Mikoto), berhasil meraih gelar Most Valuable Player (MVP) dalam ajang Riyadh Masters 2023.

Kejuaraan Dota 2 Riyadh Masters 2023 telah mencapai puncaknya, dengan Team Spirit berhasil menjadi juara. Tidak hanya satu, bahkan tiga gamer dari Indonesia turut meramaikan persaingan di Riyadh Masters 2023.

Cr. ggscore

Ketiga gamer ini, yaitu Fbz, Mikoto, dan Whitemon, menunjukkan skill yang luar biasa dalam permainan mereka. Fbz bermain untuk tim Eropa, Mikoto mewakili Hong Kong, sementara Whitemon membela tim dari Amerika Serikat, seperti dilansir oleh Liquipedia.

Keikutsertaan mereka dalam turnamen ini menjadi kebanggaan bagi komunitas gaming Indonesia dan menunjukkan bahwa para pemain Indonesia memiliki kemampuan yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Kompetisi yang diikuti oleh 20 tim dari seluruh dunia ini tidak hanya memperebutkan gelar juara dengan hadiah miliaran rupiah, tetapi juga menawarkan bonus bagi pemain yang dinilai sebagai pemain paling berpengaruh atau MVP pada ajang kali ini.

Gamer Asal Cimahi Berhasil Meraih MVP dan Mendapat Ratusan Juta Rupiah

Cr. Gamers8 Twitter

Tak disangka, Rafli Fathur Rahman, yang dikenal dengan nama Mikoto, berhasil meraih gelar MVP dengan mengungguli gamer pro dari negara-negara lain. Sebagai gamer asal Cimahi, Mikoto telah memulai kariernya sejak 2017 dan berhasil mengantongi USD atau setara Rp 151 juta untuk gelar perseorangan tersebut.

Prestasi Mikoto dalam meraih gelar MVP ini cukup mengejutkan. Meskipun memang ia bermain dengan sangat impresif sepanjang turnamen, tim yang dibelanya, Talon Esports, hanya mampu meraih peringkat ketiga dan membawa pulang hadiah sebesar USD 1,7 juta atau sekitar Rp 25 miliar.

Biasanya, gelar MVP pada umumnya diberikan kepada pemain dari tim juara, namun kali ini Mikoto berhasil memenangkannya meskipun tidak menjadi juara. Hal ini tentunya menjadikan pencapaiannya semakin istimewa.

“Mikoto menjadi midlaner terbaik dan memiliki kemampuan yang luar biasa di turnamen kali ini, dan dia layak mendapatkan gelar tersebut,” ujar Ephey dan Cr1t-, selaku panel komentator yang setuju dengan keputusan memberikan gelar MVP kepada Mikoto.

Cr. genmedia

Reaksi positif dari para penggemar, terutama yang berasal dari Indonesia, penggemar langsung membanjiri akun-akun media sosial Mikoto. Mereka memberikan ucapan apresiasi yang tulus kepada pemain asal Cimahi tersebut atas kemenangan dan prestasi yang luar biasa di ajang tersebut.

Hasil gemilang ini juga membuat Mikoto menjadi orang Indonesia pertama yang meraih gelar MVP di turnamen internasional tier 1. Fakta ini tentunya membanggakan Indonesia dan mengukuhkan posisi Mikoto sebagai salah satu pemain Dota 2 terbaik dari negaranya.

Turnamen Berikutnya Yang Akan Diikuti Mikoto

Cr. liquipedia

Berikutnya, Mikoto dan Talon Esports akan berpartisipasi dalam turnamen tertinggi Dota 2, yaitu The International 2023, yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober.

Kehadiran mereka di ajang tersebut merupakan hasil dari perolehan DPC Points sebanyak poin, dan ini menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan mereka dan bersaing dengan tim-tim terbaik di dunia Dota 2.

Semangat untuk Mikoto dan Tim Talon Esports! Semoga mereka dapat terus mengukir prestasi gemilang di dunia Dota 2 dan memberikan yang terbaik di ajang The International 2023.

Dukungan dan semangat dari para penggemar, termasuk dari Indonesia, akan menjadi energi positif bagi mereka dalam meraih keberhasilan dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Mari kita bersama-sama mendukung dan mendoakan kesuksesan mereka di setiap langkah perjalanan mereka dalam dunia esports. Go Mikoto and Talon Esports! You can do it!




Hasil Uji Lab Terungkap : Ada 4 Bakteri Penyebab Keracunan Makanan di Cimahi

Hasil Uji Lab

CIMAHI, Prolite – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Jawa Barat, telah mengungkap hasil uji laboratorium sampel makanan dan air terkait kasus keracunan massal usai kegiatan reses DPRD Kota Cimahi, pekan lalu.

Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati, bersama dengan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Dwihadi Isnalini, menyatakan bahwa pihaknya baru menerima hasil pemeriksaan sampel makanan dari insiden keracunan tersebut.

Cr. Pikiran Rakyat

“Pihak kami telah menerima hasil dari laboratorium, dan selanjutnya kami akan menyerahkannya kepada Polres Cimahi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Mulyati saat berada di Kantor Dinkes Kota Cimahi pada hari Senin, tanggal 31 Juli 2023.

Menu makanan yang disajikan dalam kasus keracunan massal terdiri dari nasi putih, ayam suwir, telur balado, capcay, perkedel jagung, dan sambel. Sementara itu, menu snack boks terdiri dari tuna panada, burger ayam, dan minuman teh kemasan.

Hasil Uji Lab Menunjukan Terdapat Beberapa Jenis Bakteri Yang Terkandung Di Dalam Sampel Makanan

Cr. shutterstock

Melalui pengujian yang dilakukan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat (Jabar), terdapat temuan bakteri Salmonela pada sampel makanan perkedel jagung dan bakteri Staphylococcus aureus pada sampel telur balado.

Sementara itu, pemeriksaan pada sampel air juga menemukan adanya bakteri Coliform. Mulyati menjelaskan bahwa bakteri Coliform yang terdapat pada air tidak bercampur ke dalam makanan karena sampel makanan yang diuji menunjukkan hasil negatif untuk bakteri .

Hasil uji lab pada sampel air baku menunjukkan adanya koloni Escherichia coli (E. coli) di dua titik lokasi vendor penyedia makanan dan snack. Namun, pada pemeriksaan tersebut tidak ditemukan bakteri Salmonella, shigella, atau cholerae.

Meskipun terdapat temuan E. coli sebanyak 1 koloni dan 46 koloni di dua lokasi tersebut, pada pemeriksaan mikrobiologi makanan tidak ditemukan kandungan tersebut kembali. Hal ini menandakan bahwa dalam proses pemasakan, kadar bakteri tersebut tidak masuk ke dalam makanan.

Selain itu, hasil pemeriksaan kimia kesehatan lingkungan juga mengungkapkan adanya nitrit pada sampel makanan capcai. Namun, hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan lainnya seperti nasi putih, sambal, ayam isian burger, ayam suwir, ikan tuna isian panada, serta selada bokor menunjukkan hasil negatif.

Mulyati menjelaskan bahwa. “Pada menu nasi putih, telur balado, ayam suwir, dan sambel kandungan kimiawinya negatif. Pada pemeriksaan sampel toksikologi ditemukan pada menu perkedel jagung dan capcay. Secara besaran angka, jumlah tersebut tidak signifikan dan masih di ambang batas wajar,”

Bakteri Salmonela Diduga Menjadi Penyebab Utama Keracunan Makanan

Cr. halodoc

Ia juga menyatakan bahwa kemungkinan besar penyebab keracunan yang terjadi adalah bakteri Salmonela, mengingat temuan bakteri tersebut pada sampel makanan perkedel jagung.

Sementara itu, Dwihadi Isnalini, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Cimahi, menjelaskan bahwa bakteri Salmonela merupakan salah satu pemicu dari permasalahan diare dan infeksi pada saluran usus manusia, yang juga dapat menyebabkan gejala keracunan makanan.

“Salmonela ini juga dapat menyebabkan penyakit tifus. Jadi, gejalanya mirip dengan yang tergambarkan pada pasien (keracunan makanan), seperti mual, muntah, diare, nyeri perut, dan adanya demam,” kata Dwihadi.

Meskipun begitu, pihak Dinkes menyatakan bahwa mereka tidak berwenang untuk menyimpulkan hasil uji laboratorium sebagai penyebab keracunan yang dialami oleh warga Padasuka dan sekitarnya.

Mulyati menegaskan bahwa perannya adalah untuk menyajikan data dan temuan dari hasil uji lab kepada pihak berwenang, dalam hal ini adalah Polres Cimahi, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Saya tidak dalam kapasitas menyimpulkan penyebab keracunan. Hasil uji lab ini kami serahkan ke Polres Cimahi untuk kepentingan penyelidikan,” katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pihak Dinkes bertindak sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab mereka sebagai instansi kesehatan yang melakukan uji laboratorium.

Tanggung jawab untuk menyimpulkan dan mengungkap penyebab keracunan berada di bawah wewenang penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Cimahi.




Cimahi Darurat Keracunan! 263 Warga Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Hadiri Reses Anggota Dewan

Keracunan

CIMAHI, Prolite – Sekitar 150 warga di Kota Cimahi, Jawa Barat, mengalami keracunan setelah mengikuti acara reses anggota DPRD Fraksi PPP Kota Cimahi di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, pada Minggu (24/7/2023).

Diduga, keracunan terjadi akibat nasi kotak yang diberikan selama acara tersebut. Hal ini menyebabkan ratusan warga Cimahi mengalami keracunan dan menimbulkan kehebohan di masyarakat serta rumah sakit.

Pasalnya, mobil ambulans berdatangan secara bergantian untuk mengangkut korban keracunan nasi kotak tersebut ke RSUD Cibabat, RS Dustira, RS Mitra Kasih, dan beberapa rumah sakit lainnya di daerah tersebut.

Awal Mula Kejadian

portalbandungtimur

Lurah Padasuka, Wachyana Meiliansyah, telah menyatakan bahwa puluhan warga yang mengalami keracunan diduga disebabkan oleh mengonsumsi makanan berupa nasi kotak yang dibagikan selama acara reses salah seorang anggota DPRD Kota Cimahi.

Menurut penuturannya, acara reses tersebut dilaksanakan pada Sabtu sebelumnya di RW 08, dan korban mulai merasakan gejala pada Minggu pagi. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Puskesmas, data sementara menunjukkan ada 91 orang yang menjadi korban keracunan.

Ia juga menyampaikan bahwa semua korban keracunan tersebut rata-rata mengalami gejala yang sama, seperti mual, diare, dan muntah. Oleh karena itu, para korban perlu segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit dan puskesmas guna mengatasi dampak dari keracunan yang mereka alami.

Wachyana juga menjelaskan bahwa “Semua korban sudah ditangani tim medis di rumah sakit dan puskesmas. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, termasuk dengan anggota dewannya,” Minggu (23/7/2023).

Tanggapan PJ Wali Kota Cimahi Terkait Kasus Keracunan Tersebut

PJ Walikota Cimahi H Dikdik Suratno Nugrahawan saat besuk warga Cimahi yang keracunan

Pj Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, telah menyampaikan bahwa data sementara menunjukkan jumlah korban yang mengalami keracunan melebihi 150 orang. Akan tetapi, angka ini terus berubah karena ada korban yang masuk dan keluar dari rumah sakit.

“Korban terbagi di semua rumah sakit, kita utamakan penanganannya, besok kita pantau perkembangannya,” ujarnya saat menjenguk korban keracunan di RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Minggu (23/7/2023) malam.

Pihaknya memastikan bahwa semua korban keracunan yang dibawa ke berbagai rumah sakit telah mendapatkan penanganan medis, dan mayoritas dari mereka telah menunjukkan tanda pemulihan.

Namun, mereka masih membutuhkan perawatan lanjutan untuk memastikan kondisi mereka benar-benar pulih. “Intinya untuk pasien yang masuk ke rumah sakit, sudah tertangani semua dan kondisinya semua relatif mulai membaik,” kata Dikdik.

Data sementara dari Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Mitra Kasih, Dewi, mencatat bahwa ada 80 korban yang ditangani di rumah sakit, dengan rincian 50 dirawat inap dan 30 lainnya menjalani rawat jalan.

Dewi juga menyebutkan bahwa beberapa pasien telah dirujuk ke rumah sakit lain karena kapasitas RS Mitra Kasih sudah penuh. Secara umum, kondisi para korban rata-rata mengalami dehidrasi sedang tanpa ada yang dalam kondisi berat.

Dalam penanganan korban, prioritas diberikan kepada orangtua dan anak kecil karena mereka lebih rentan terhadap dehidrasi. Sementara untuk yang tidak mengalami muntah berlebihan, mereka biasanya hanya diberikan suntikan dan dapat berobat secara rawat jalan.

Jumlah Korban Terus Bertambah

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Jawa Barat, telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) terkait kasus keracunan yang terjadi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini, menyatakan bahwa “Ini KLB karena kasusnya lebih dari satu, bahkan ratusan dan ada yang dirawat,” Senin (24/7/2023).

Dwihadi melaporkan bahwa sekitar 350 orang hadir dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Cimahi tersebut. Namun, hingga saat ini, tercatat sebanyak 263 orang telah mengeluhkan permasalahan kesehatan, seperti mual, muntah, diare, dan perut melilit.

“Ada yang sudah pulang, banyak. Jadi, ini di Rumah Sakit Cibabat 23 orang, Rumah Sakit Mitra 41 orang, Dustira 66 orang,” kata Dwihadi.

Dwihadi juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi oleh warga yang mengalami keracunan untuk diuji di laboratorium.

Makanan tersebut disediakan oleh pihak katering, dan Dinkes Kota Cimahi tengah menyelidiki penyebab dari gejala keracunan yang dialami warga.

Pihaknya sedang mencari tahu apakah hal ini terkait dengan mikrobakteri atau adanya zat kimia tertentu yang mungkin tercampur dalam makanan tersebut, baik dalam nasi kotak maupun snack yang disajikan.

Untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut dan mencari sumber masalahnya, sampel makanan telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat.

Dalam rangka menghadapi situasi ini, masyarakat yang mengalami keluhan atau gejala-gejala keracunan diimbau untuk segera melaporkannya ke puskesmas terdekat guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.




Polemik PPDB Kota Cimahi 2023: Guru Sekolah Swasta Serukan Transparansi dan Keadilan

PPDB Kota Cimahi

CIMAHI, Prolite – Pelaksanaan PPDB Kota Cimahi tahun 2023 memunculkan berbagai polemik.

Puncaknya pada Senin, 17 Juli 2023, hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2023/2024 diwarnai aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Cimahi.

Aksi tersebut digelar oleh Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kota Cimahi, puluhan guru swasta dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Cimahi.

Mereka menuntut perbaikan penerapan PPDB Kota Cimahi yang justru memicu pelanggaran aturan oleh sekolah.

Mereka mengecam seleksi PPDB Kota Cimahi 2023/2024 yang diduga penuh kecurangan oleh sekolah negeri dan dianggap tidak memperhatikan nasib sekolah swasta SD-SMP.

Diketahui, pelanggaran dan kecurangan ini bukan hanya terjadi di daerah Jawa Barat saja, namun banyak juga di daerah-daerah lainnya.

Ada 3 Tuntutan yang Disampaikan Dalam Aksi Unjuk Rasa Terkait PPDB Kota Cimahi

hilman kamaludin/tribun jabar

Aksi tersebut dimulai pada pukul WIB, di mana peserta aksi membentangkan spanduk dan pamflet serta secara bergantian menyuarakan tuntutan mereka.

Ketua FMPP Kota Cimahi, Ahmad Rofi’i, menjelaskan bahwa dalam aksi tersebut ada tiga tuntutan yang disampaikan.

Pertama, mereka menuntut agar PPDB Kota Cimahi dievaluasi secara menyeluruh.

Kedua, mereka menginginkan adanya sanksi bagi kepala sekolah negeri yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap peraturan Wali Kota Cimahi tentang PPDB Kota Cimahi.

Dan ketiga, mereka meminta evaluasi terhadap sistem zonasi yang berlaku saat ini, karena diduga terjadi banyak kecurangan. Ahmad menegaskan pentingnya pemenuhan tuntutan-tuntutan tersebut.

Pasalnya, menurut Ahmad, kuota rombongan belajar di sekolah negeri telah melanggar SK Wali Kota Cimahi nomor 420 tentang PPDB Kota Cimahi.

Meskipun standar pelayanan minimal (SPM) rombongan belajar telah ditetapkan, namun faktanya kuota tersebut justru melebihi standar yang telah ditentukan.

Ahmad juga mengungkapkan dugaan bahwa sekolah negeri melakukan penambahan siswa per rombongan belajar antara 1 hingga 3 orang.

Selain itu, mereka diduga juga membuat kelas bayangan untuk memfasilitasi siswa-siswa titipan.

Hal ini memberikan dampak negatif bagi sekolah swasta yang mengalami penurunan minat pendaftaran setiap tahunnya.

Pada tahun ini, hanya sekitar siswa lulusan SD yang memilih masuk ke 32 sekolah SMP swasta di Kota Cimahi.

Sementara total lulusan SD mencapai siswa, yang berarti sekitar siswa memilih sekolah negeri.

Hal ini menunjukkan bahwa sekolah negeri memiliki jumlah siswa yang sangat banyak.

“Pelanggaran sudah turun-temurun, kami sekolah swasta sangat sabar tapi sekolah negeri semakin serakah. Dugaan kecurangan kami sebut zonatif atau zona titipan. Hal itu merusak sistem penerimaan di sekolah swasta, dimana sudah tidak kebagian murid akibat ulah sekolah negeri,” ujar Ahmad.

Foto : peserta aksi

Menurut Ahmad, sistem zonasi dalam PPDB Kota Cimahi juga justru memunculkan potensi kecurangan yang dilakukan oleh pihak sekolah dan orangtua siswa.

Mereka mencari celah agar anak-anak mereka dapat diterima di sekolah negeri.

“Zonasi justru saya kira tidak efektif, dengan niat mendekatkan siswa dengan sekolah di dekat rumahnya, justru yang terjadi untuk mencari siswa tambahan dengan alasan dari masyarakat,” tutur Ahmad.

Terakhir, pihak FMPP Kota Cimahi meminta agar Pemerintah Kota Cimahi melakukan penyelidikan dan tindak lanjut terhadap dugaan kecurangan dalam PPDB Kota Cimahi tahun 2023.

“Jika terbukti, kepala sekolah negeri yang diduga melakukan pelanggaran terhadap surat keputusan Wali Kota harus ditindak secara tegas sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegas Ahmad.

Tak Terlalu Membuahkan Hasil Yang Manis

Sayangnya, aksi tersebut tidak terlalu membuahkan hasil positif karena tidak ada anggota dari Komisi 4 DPRD Kota Cimahi, terutama Ketua DPRD Kota Cimahi Ir. H. Achmad Zulkarnain, MT yang menemui peserta aksi.

Namun setelah menunggu beberapa saat, Sekretaris DPRD Kota Cimahi, Totong Solehudin, akhirnya menemui peserta aksi.

Ia menjelaskan bahwa jajaran DPRD Kota Cimahi sedang berada di luar daerah karena sedang melaksanakan tugas kunjungan kerja (kunker) atau dinas luar daerah untuk kegiatan komisi.

Foto : peserta aksi

Meskipun anggota DPRD tidak hadir secara langsung, kehadiran Sekretaris DPRD Kota Cimahi memberikan kesempatan bagi peserta aksi untuk menyampaikan tuntutan mereka dan juga menandatangani aspirasi atau tuntuan tersebut.

“Kami bagian dari Pemkot Cimahi, namun bertugas mendampingi jajaran DPRD Kota Cimahi. Setiap tamu yang hadir akan kami terima, begitu juga dengan aspirasi akan disampaikan kepada pihak yang dituju,” kata Totong.

Setelah itu, peserta aksi akhirnya membubarkan diri dengan niat untuk kembali ke gedung DPRD Kota Cimahi di lain waktu.

Hingga saat ini, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi belum memberikan respons atau konfirmasi terkait permintaan yang diajukan.




Warga Digegerkan Oleh Penemuan Mayat Tergantung di Cibereum Pagi Ini

Mayat

BANDUNG, Prolite – Pagi ini, pada Jumat, 14 Juli 2023, ditemukan sesosok mayat tergantung di pohon yang berdekatan dengan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan Cibeureum – Cimindi.

Laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa jenazah tersebut ditemukan tergantung di dekat tangga JPO, dekat penerbit advent Indonesia. Akibat penemuan ini, lalu lintas di Jalan Cibeureum – Cimindi mengalami kemacetan karena banyak pengendara yang berhenti di tepi jalan.

Seorang penduduk yang melewati tempat kejadian, Kuswadi, mengatakan bahwa ia sempat melihat mayat tergantung di pohon  tersebut merupakan sosok pria yang menggunakan sepatu hitam, celana jeans abu-abu, dan jaket putih.

Potret Penemuan Mayat Di Cibereum

anonim

Kuswadi menyampaikan bahwa, “Kondisi jalan macet ke arah Bandung, ketika saya melintas di jembatan penyebrangan ada sosok mayat tergantung di pohon di samping jembatan penyebrangan setelah fly over Cimindi dekat penerbit advent Indonesia,”

Seperti yang sudah diberitakan oleh akun twitter @PRFMnews, saat ini, polisi telah tiba di lokasi untuk mengamankan situasi lalu lintas dan memulai evakuasi mayat yang tergantung di pohon dekat JPO tersebut.

Sebagian warganet berkomentar dengan mengeluhkan hal tersebut menjadi penyebab kemacetan pagi ini, namun tak sedikit pula yang berkomentar turut berbelasungkawa atas kejadian ini.

Sementara untuk saat ini, masih belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas jenazah tersebut. Masih menjadi pertanyaan apakah motif dari pria tersebut sehingga memutuskan untuk gantung diri atau ada hal lainnya yang berhubungan dengan kasus ini.