Pansus 10 DPRD Kota Bandung Bahas RPJMD tahun 2025-2029

Pansus 10 DPRD Kota Bandung Bahas RPJMD tahun 2025-2029 (dok).

Pansus 10 DPRD Kota Bandung Bahas RPJMD tahun 2025-2029

BANDUNG, Prolite – Pansus 10 DPRD Kota Bandung sedang membahas Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung Tahun 2025–2029.

Anggota Pansus RPJMD Susanto Triyogo A, ., MT mengatakan RPJMD Kota Bandung yang dibahas diantaranya Misi 1 meningkatkan Kualitas Hidup Warga Kota Bandung yang Unggul.

Menurut Susanto, pembahasan pada Misi 1 saat ini belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan yang nyata di tengah masyarakat.

“Kualitas hidup warga tak cukup hanya didekati melalui indikator makro, melainkan harus diturunkan secara tajam ke isu-isu fundamental,” ujar Susanto.

Contohnya masalah stunting yang masih tinggi, yang seharusnya menjadi indikator utama keberhasilan pembangunan manusia sejak usia dini.

“Keterbatasan akses dan layanan kesehatan, terutama di wilayah padat penduduk dan kawasan pinggiran kota masih kekurangan tenaga kesehatan di beberapa Puskesmas yang berdampak pada kualitas pelayanan dasar,” ujarnya.

Sedangkan bidang pendidikan menurut Susanto, belum merata, ditandai dengan, masih adanya sekolah blank spot di wilayah tertentu dan kesenjangan partisipasi pendidikan dari SD ke SMP.

“Tingginya angka anak putus sekolah yang mencapai lebih dari anak, sebuah angka darurat yang membutuhkan intervensi kebijakan khusus” ujar Susanto.

Sementara Misi 2 yaitu mewujudkan Kota Bandung yang Terbuka, Inklusif, Setara, dan Berkeadilan.

Menurut Susanto pembahasan Misi 2 belum menunjukkan arah strategi yang konkret untuk menyelesaikan tantangan-tantangan struktural yang sudah lama terjadi.

Tantangan struktural seperti ketimpangan pembangunan antarwilayah, di mana wilayah pinggiran dan selatan Bandung masih jauh tertinggal dalam infrastruktur dan pelayanan publik.

“Infrastruktur kota yang belum optimal dan tidak merata, mulai dari jalan lingkungan, sanitasi, transportasi umum, hingga ruang terbuka hijau yang banyak terpusat di kawasan tengah kota,” ujarnya. .

Ketergantungan ekonomi warga pada sektor informal dan konsumtif, yang menjadikan ekonomi kota rentan dan kurang produktif.

“Kurangnya kolaborasi antarsektor – pemerintah, swasta, masyarakat sipil – yang mengakibatkan inisiatif pembangunan berjalan sendiri-sendiri tanpa daya ungkit yang kuat,” ujar Susanto.

Susanto mengatakan, dari pembahasan RPJMD 2 misi belum menjadikan RPJMD sebagai master plan, road map dan dokumen bersama atas menyelesaikan masalah Kota Bandung.

Menurut Susanto, pembahasan RPJMD sebagai bagian dari tanggung jawab konstitusional dan amanah dari masyarakat.

RPJMD ini sebagai respons harapan masyarakat dari proses pemilihan kepala daerah. Di mana RPJMD harus menjadi instrumen untuk mewujudkan janji politik kepala daerah terpilih yang disampaikan saat masa kampanye.




8 Rekomendasi Wisata Gratis di Kota Bandung, Ada Museum Juga Loh!

Destinasi wisata gratis yang ada di bandung (net).

8 Rekomendasi Wisata Gratis di Kota Bandung, Ada Museum Juga Loh!

Prolite – Kota Bandung bukan hanya terkenal dengan berbagai destinasi wisata yang menyajikan pemandangan serta fasilitasnya saja.

Dalam artikel kali ini kami akan memberikan rekomendasi destinasi wisata yang tidak mengeluarkan biaya sama sekali alias gratis.

Banyak wisata gratis yang di berikan pemerintah Kota Bandung untuk para keluarga yang inin mengajak anaknya bermain.

Namun meski tidak dipungut biaya tapi wisata ini tidak kalah menarik dan membuat semua lapisan masyarakat puas untuk bermain.

Bukan hanya bisa bermain saja tapi Pemerintah Kota Bandung juga memberikan wisata edukasi bagi pengunjung dengan gratis.

Jika kamu mau menghemat isi kantong dengan wisata gratis, kamu bisa mencoba berkegiatan di sejumlah objek wisata berikut ini.

  1. Jalan Braga

Pemkot Bandung
Pemkot Bandung

Jalan Braga, siapa yang tidak tau dengan nama jalan yang sangat popular di Kota Bandung ini, jalan yang banyak bangunan-bangunan heritage disepanjang Braga. Ini menjadikan Braga menjadi salah satu spot foto menarik bagi para wisatawan. Bukan hanya menarik bagi wisatawan, warga Bandung sendiri banyak yang nongkrong di sini untuk sekedar berjalan-jalan atau berfoto.

Wisatawan biasanya akan menyukai nuansa yang berbeda saat berjalan-jalan di Braga yang khas dengan deretan pohon tabebuya, kursi kayu dan ornamen batu bulat serta lampu jalan yang unik. Banyak pemandangan yang menarik di sini. Deretan lukisan yang dipajang di trotoar, pertunjukkan jalanan, atau melihat orang-orang asyik berfoto.

  1. Gedung Sate

Gedung Sate adalah ikon Jawa Barat yang paling populer. Bangunan ini dibangun pada 1920. Saat itu pemerintahannya masih di bawah naungan Hindia Belanda. Proses pembangunan Gedung Sate memakan waktu empat tahun.

Gaya arsitektur Gedung Sate perpaduan antara wajah budaya timur dan barat, yang ditopang teknik konstruksi maju dari barat. Desain Gedung Sate merupakan karya arsitek J Berger.

Kantor Gubernur ini juga kerap dipilih wisatawan untuk berswafoto. Belum ke Bandung jika belum berfoto berlatarkan Gedung Sate.

  1. Jalan Asia Afrika

Lokasi ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, apalagi saat akhir pekan. Terdapat banyak spot foto di jalan ini, dari mulai Gedung Merdeka, Tugu titik 0 Kota Bandung, kursi-kursi taman, hingga deretan tiang bendera merupakan spot foto favorit para wisatawan.

Selain itu, cosplayer hantu, power ranger, kamen rider, tokoh Marvel, hingga cosplayer kartun selalu diajak wisatawan untuk berswafoto.

  1. Babakan Siliwangi Forest Walk

Area hutan kota Babakan Siliwangi Forest Walk adalah wisata gratis di Bandung. Rasakan pengalaman berbeda untuk menjelajahi dan menikmati kesejukan hutan kota. Wisatawan bisa menelusuri hutan kota di atas ketinggian 3-4 meter di atas permukaan tanah dengan luas hutan mencapai 3,8 hektar dan panjang jembatan 2,3 kilometer.

Di tengah-tengah jembatan di Babakan Siliwangi Forest Walk terdapat kursi-kursi dengan berbagai bentuk untuk pengunjung melepas lelah. Jika beruntung, pengunjung dapat menjumpai tupai dan burung yang ada di hutan ini.

  1. Alun-alun Bandung

Kompas
Kompas

Kawasan Alun-alun Bandung adalah tempat gratis yang populer. Area rumput sintetis yang luas membuat warga betah menghabiskan waktu di sini. Berada di tengah kota, dekat dengan kawasan wisata gratis lainnya yakni Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga.

Alun-alun Kota Bandung ini ada di depan Masjid Raya Jawa Barat yang memiliki dua menara yang ikonik. Namun karena kerap menimbulkan sampah akibat pengunjung yang tak disiplin, Alun-alun Bandung kini ditutup sementara.

  1. Lapangan Gasibu

Teras Jabar
Teras Jabar

Destinasi Gratis di Bandung lainnya yang bisa kamu jajal yakni lapangan Gasibu yang berada di depan Gedung Sate. Ini merupakan area untuk berolahraga untuk warga. Lokasinya yang strategis dan keren membuat banyak orang datang ke sini.

Meski tak berolahraga, kamu bisa duduk-duduk di area taman di samping area lari. Berfoto di lapangan Gasibu juga menarik karena bisa mengambil latar Gedung Sate yang merupakan landmark Kota Bandung

  1. Museum Konferensi Asia Afrika

Inews
Inews

Objek wisata gratis di Bandung lainnya yang bisa dikunjungi yakni Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA). Sebagai puncak peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika yang pertama, Museum Konferensi Asia Afrika pun diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 24 April 1980. Museum ini digagas oleh Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M dalam rangka mengabadikan jiwa, semangat, dan pengaruh Konferensi Asia Afrika 1955.

Museum tersebut menyajikan film dokumenter tentang kondisi dunia hingga 1950-an, Konferensi Asia Afrika, perpustakaan berisi dokumen dan konferensi pendahuluannya, pameran temporer untuk mengedukasi publik terkait politik luar negeri dan sejarah diplomasi di Indonesia, dan banyak lagi. Museum buka pada Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu pukul WIB.

  1. Gedung Indonesia Menggugat

Fakultas Budaya dan Media
Fakultas Budaya dan Media

Menjadi salah satu saksi bisu tonggak perjuangan Bangsa Indonesia melawan penjajahan Belanda, Gedung Indonesia Menggugat (GIM) menjadi tempat Soekarno memberontak dalam sidang dan melakukan pembelaan dengan judul Indonesia Menggugat pada 1930 silam. Sukses membuat Belanda gempar, judul pembelaan tersebut kini menjadi nama museum yang dibuka untuk umum pada Juni 2007.

Sekaligus menjadi ruang publik, pihak pengelola GIM berupaya menghadirkan fungsi dan dekorasi gedung seperti masa lalu. Berbagai foto Bung Karno dengan para pejuang dari Partai Nasional Indonesia yang diadili pun terpajang dengan rapi disini. Buka pukul hingga pukul WIB




5 Destinasi Wisata Cocok untuk Ajak Anak Liburan Sekolah

Destinasi wisata Floating Market Lembang (Tiket)

5 Destinasi Wisata Cocok untuk Ajak Anak Liburan Sekolah

Prolite – Menjelajah destinasi wisata saat liburan di Kota Bandung memang tidak pernah ada habisnya. Terkenal dengan beragam wisata yang cocok untuk membawa keluarga berlibur.

Kali ini kami memiliki rekomendasi destinasi wisata dengan udara sejuk dan pemandangan hijau menjadi daya Tarik beberapa tempat berikut ini.

Bukan hanya menyajikan keindahan alam saja namun tempat ini juga ramah untuk mengajak anak-anak untuk berlibur.

Jangan lupa untuk membawa pakaian hangat, terutama jika menginap di Lembang atau Cikole. Pilih tempat yang memiliki fasilitas bersih dan nyaman untuk anak. Hindari akhir pekan panjang jika ingin suasana lebih tenang.

Berikut lima tempat wisata adem di sekitar Bandung yang cocok untuk liburan bareng si kecil!

  1. Dusun Bambu, Lembang

Dusun Bambu
Dusun Bambu

Destinasi wisata yang pertama ada Dusun Bambu Lembang terletak di kayawan Lembang yang terkenal dengan suasana yang sejuk. Banyak fasilitas yang diberikan seperti Area bermain anak, restoran, penginapan, dan aktivitas alam.

Tempat ini menawarkan pengalaman wisata keluarga dengan memberikan nuansa alam yang asri. Di sini traveler juga bisa mendapatkan tempat menginap cottage dan glamping, kuliner khas yang menggugah selera, dan aktivitas seru untuk semua usia.

  1. The Lodge Maribaya

Labiru Tour
Labiru Tour

Tempat wisata instagramable dengan spot foto menarik dan wahana yang beragam. Tempat wisata ini bisa menjadi pilihan destinasi traveler yang cari adem. Pemandangan alamnya yang asri dan eksotis dengan jajaran pohon pinus khas pegunungan akan memanjakan mata traveler.

Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan, mulai dari berfoto di spot yang instagramable, balon udara, zip bike, gantole, valley swing, fair garden, sky plane, bambo sky dan wisata lainnya.

  1. Floating Market Lembang

Anak-anak pasti suka dengan suasana pasar terapung yang unik ini. Jika biasanya anak-anak tau pasar itu banyak kios namun di sini anak akan suka karena pasar ini berbeda dengan yang lainnya.

Selain mencoba berbagai kuliner lokal dari perahu-perahu di atas danau, ada juga taman kelinci, miniatur kereta api, dan playground. Wahana edukatif seperti Rumah Hobbit dan Kota Mini bisa menambah pengalaman seru si kecil.

  1. Orchid Forest Cikole

Nagan Tour
Nagan Tour

Ingin menikmati hutan pinus dengan udara super adem? Orchid Forest Cikole adalah pilihan yang tepat. Di sana, traveler bisa menjelajah hutan pinus anggrek indah. Banyak fasilitas yang cocok unuk anak bermain seperti Edukasi flora, outbond, arena bermain, jembatan gantung.

Tempat ini menawarkan jembatan gantung dan aktivitas edukatif mengenai tanaman. Area bermain khusus anak-anak juga tersedia, lengkap dengan trampolin dan jalur sepeda mini.

  1. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura)

Destinasi wisata yang terakhir ada tahura yang merupakan paru-paru kota Bandung yang cocok untuk wisata edukatif dan petualangan ringan bersama anak. Jalur trekkingnya cukup aman dan menyenangkan, bahkan untuk anak usia 5 tahun ke atas. Di dalamnya terdapat Goa Jepang, Goa Belanda, dan air terjun mini yang bisa dieksplorasi.




Peraturan Jam Malam Pukul 21.00 – 04.00 Dihentikan Sementara Selama Libur Sekolah

Ilustrasi Jam Malam (CNN).

Peratran Jam Malam Pukul – Dihentikan Sementara Selama Libur Sekolah

Prolite – Pemberlakuan jam malam yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk pelajar di Kota Bandung sudah mulai berlaku sejak beberapa waktu yang lalu.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan surat edaran perihal pemberlakuan jam malam untuk seluruh siswa di Kota Bandung.

Namun selama libur sekolah jam malam untuk pelajar ini dihentikan sementara oleh Kang Dedi Mulyadi sapaan akrabnya.

Pemerhentian sementara ini disampaikan Kang Dedi melalui surat edaran dan berlaku selama masa libur sekolah.

Polda Jabar
Polda Jabar

Dengan adanya peraturan ini ia bermaksud agar menciptakan suasana kondusif bagi perkembangan generasi muda Jawa Barat berkarakter.

Kebijakan ini juga diterapkan demi terciptanya generasi Gapura Panca Waluya yang memiliki nilai-nilai cageur (sehat), bageur (berbudi pekerti), bener (berintegritas), pinter (berpengetahuan), dan singer (cekatan).

“Jam malam belum diterapkan lagi, karena sudah masuk masa libur sekolah. Nanti setelah libur sekolah kita akan lakukan lagi patroli,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Balai Kota, Senin (30/6/2025).

Selama ini jam malam diberlakukan pukul WIB dan aktivitas para pelajar diawasi pada jam-jam yang sudah ditentukan, kemudian jika ada yang melanggar langsung diberikan pembinaan.

Meski dihentikan sementara, pihaknya tetap bakal melakukan pengawasan di sejumlah titik rawan di Kota Bandung. Sebab, selama momen libur sekolah ini banyak pelajar yang ugal-ugalan saat berkendara di malam hari.

“Hasil analisis kita, menunjukkan bahwa kita ini harus mewaspadai masa libur sekolah, karena anak-anak sekolah ini teh sering aber-aberan pakai motor kan. Nah eta teh rawan, itu saja yang sering kita perhatikan sebaik-baiknya,” kata Farhan.




Ini Rute Baru Susi Air Yang Diresmikan Wali Kota Bandung

Rute Baru Susi Air Diresmikan

Rute Baru Susi Air: Bandung – Jogjakarta

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung M Farhan mengaku gembira rute baru Susi Air penerbangan Bandung – Jogjakarta resmi diluncurkan mulai Rabu, 2 Juli 2025.

Ia berharap rute baru Susi Air ini menjadi titik awal reaktivasi penerbangan reguler di Bandara Husein setelah sempat mengalami penurunan aktivitas.

Muhammad Farhan, menyambut antusias penerbangan perdana ini. Ia menyebut langkah ini sebagai tonggak awal dari reaktivasi Bandara Husein Sastranegara setelah beberapa tahun mengalami penurunan jadwal penerbangan.

“Alhamdulillah, penerbangan Susi Air ini merupakan salah satu penerbangan terpenting yang menjadi perintis reaktivasi dari jadwal-jadwal penerbangan rutin di Bandara Husein,” ujar Farhan saat menghadiri inagurasi penerbangan perdana Susi Air di Bandara Husein Sastranegara, Rabu 2 Juli 2025.

“Kenapa ini strategis? Karena dengan mendatangkan penumpang sedikit demi sedikit, ini akan mulai memancing kembali permintaan penerbangan dari pesawat berbadan lebar seperti Airbus 320 ataupun Boeing 737,” imbuhnya.

Rute Baru Susi Air Diresmikan

Farhan mengatakan, Pemerintah Kota Bandung akan membicarakan dengan maskapai penerbangan Susi Air sedang menyusun strategi untuk membuka rute tambahan, terutama ke daerah-daerah dengan waktu tempuh maksimal 1,5 jam dari Bandung.

“Mungkin nanti kami dengan Susi Air membicarakan membuka lagi satu penerbangan ke Jawa Tengah atau daerah lainnya,” ungkapnya.

Penerbangan rute baru Susi Air saat ini melayani rute Bandung–Jakarta, Bandung–Pangandaran, dan Bandung–Yogyakarta.

Farhan berharap, rute baru Susi Air yang keempat bisa segera terealisasi guna meningkatkan minat penerbangan dan mendukung geliat ekonomi daerah.

Ia pun menyebut dari sisi kesiapan fasilitas, Bandara Husein telah menyatakan semua sistem dan layanan siap sepenuhnya.

“Air Navigation, air control, keamanan, pemadam kebakaran, hingga dukungan dari Lanud semuanya siap. Kita harus apresiasi TNI AU, Angkasa Pura, serta seluruh pihak yang memastikan Bandara Husein Sastranegara tetap terawat dan berfungsi,” tambahnya.

Farhan juga menegaskan, langkah ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi Bandara Kertajati, melainkan bagian dari strategi pemulihan layanan transportasi udara di Jawa Barat.

“Seperti kata Pak Gubernur tadi, ini adalah bukti bahwa kita mencintai Husein dan juga Kertajati. Keduanya bisa hidup berdampingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi juga menyambut antusias penerbangan perdana ini. Ia menyebut, aspirasi warga untuk menghidupkan kembali Bandara Husein sangat besar.

“Hari ini menjadi titik awal perjuangan kita untuk menjadikan Bandara Husein kembali aktif,” ungkapnya.

Sedangkan , Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Husein, R. Indra Crisna Seputra mengatakan, kesiapan pihaknya sebagai operator untuk mendukung semua kegiatan penerbangan.

“Ini membuktikan masih ada kepercayaan maskapai untuk terbang dari dan ke Bandung. Semua fasilitas kami pastikan sesuai regulasi, baik dari sisi keamanan, keselamatan, maupun pelayanan,” jelasnya.

Indra memastikan, Bandara Husein tetap memenuhi syarat dan regulasi serta siap mendukung bila frekuensi penerbangan ditingkatkan.

“Kami siap kapanpun untuk mendukung pengoperasian pesawat lebih besar sekalipun,” ujarnya.

Begitupun Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi antusias menyambutnya.

“Kita mah senang banget karena aspirasi yang masuk ke DPRD itu kan banyak banget ingin dibuka penerbangan dari Bandara Husein,” ucapnya.




1.635 Siswa Ikuti Tes Prestasi SPMB Kota Bandung di 20 Titik Secara Serentak

Pelaksanaan Tes Terstandar Daerah untuk jalur prestasi dalam Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tingkat SMP resmi dimulai di Kota Bandung (dok Pemkot).

Siswa Ikuti Tes Prestasi SPMB Kota Bandung di 20 Titik Secara Serentak

Prolite – Pelaksanaan Tes Terstandar Daerah untuk jalur prestasi dalam Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tingkat SMP resmi dimulai di Kota Bandung pada Senin, 30 Juni 2025. Tes ini diselenggarakan di 20 SMP Negeri di Kota Bandung.

Tes Terstandar Daerah jalur prestasi ini diikuti oleh peserta dari seluruh wilayah Kota Bandung. Mereka memperebutkan kuota terbatas, yakni hanya 10 persen dari total kapasitas penerimaan siswa baru di SMP negeri.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meninjau langsung pelaksanaan tes di SMPN 5 dan SMPN 2 Bandung. Sedangkan, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau langsung pelaksanaan tes di SMPN 9 dan SMPN 2 Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyampaikan apresiasi atas kesiapan sekolah serta semangat para peserta dan orang tua yang mengantarkan anak-anak mereka mengikuti seleksi.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

“Alhamdulillah hari ini saya lihat pelaksanaan berjalan lancar. Anak-anak penuh semangat, bahkan ada yang datang dari jauh. Artinya, ada harapan besar dari mereka, dan saya doakan yang terbaik,” ujar Erwin usai meninjau pelaksanaan di SMPN 9 Bandung.

Erwin mendorong peran semua pihak dalam memastikan kelancaran SPMB, mulai dari kepala sekolah, guru, Dinas Pendidikan, hingga OPD lainnya.

“Kita ini sudah tidak lagi bekerja secara sektoral. Semua dinas terlibat agar SPMB berjalan sukses,” tegasnya.

Erwin pun memberikan pesan khusus kepada para orang tua. Ia mengingatkan agar tidak menjadikan sekolah negeri sebagai satu-satunya tolok ukur keberhasilan.

“Saya lulusan sekolah swasta. Jadi, kalau tidak diterima di negeri, itu bukan akhir dari segalanya. Terpenting anak-anak tetap semangat dan menjadi anak soleh,” ujarnya.

Ia berharap proses seleksi tahun ini berlangsung adil, transparan, dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

“Semua ini bukan hanya soal tes, tapi soal masa depan anak-anak kita. Kita harus dampingi dan dukung mereka sebaik-baiknya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron menjelaskan, tes mencakup tiga mata pelajaran: Matematika, Bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Asep menyebut jalur prestasi ini hanya memiliki kuota 10 persen dari total kapasitas penerimaan siswa baru di SMP negeri.

Menurut Asep, jalur prestasi ini berbeda dengan jalur domisili atau afirmasi.

“Tes ini tidak dibatasi domisili, siapa pun dari Kota Bandung bisa ikut. Tapi tentu penilaian tetap berdasarkan hasil tes,” ungkapnya.

Menurutnya, sistem SPMB tahun ini mengalami sejumlah perubahan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, terutama dalam hal aturan dan teknis pelaksanaan.




Karang Setra Waterland Memberikan Diskon 30% Selama Libur Sekolah

Karang Setra Waterland Memberikan Diskon 30 persen selama libur sekolah (Rizki Oktaviani-Prolitenews).

Karang Setra Waterland Memberikan Diskon 30% Selama Libur Sekolah

Prolite – Musim libur sekolah masih panjang, bingung mau kemana? Karang Setra Waterland memberikan diskon hingga 30 persen selama masa libur sekolah.

Banyaknya pilihan sektor pariwisata di Kota Bandung untuk dijelajahi memang tidak ada habis-habisnya.

Karang Setra Waterland bisa menjadi salah satu destinasi yang wajib untuk dikunjungi selam berlibur di Kota Bandung.

Nama kolam renang yang satu ini mungkin tidak asing lagi di telinga wargi Kota Bandung, pasalnya objek wisata air ini sangat legendaris dan masih menjadi primadona hingga saat ini.

Terletak di kawasan yang strategis Karang Setra tetap konsisiten menjadi destinasi favorit keluarga.

Instagram @karangsetra_waterland
Instagram @karangsetra_waterland

Pengunjung akan merasakan seolah berada di tengah alam pegunungan, meski lokasinya berada di pusat kota.

Bukan hanya itu demi menyambut libur sekolah kalini manajemen Karang Setra memberikan potongan harga tiket masuk sebesar 30 persen.

Jika pada hari biasanya objek wisata air ini membandrol tiket seharga Rp per orang namun kini turun menjadi Rp per orangnya.

Potongan tiket masukyang diberikan oleh objek wisata air ini hanya berlaku mulai dari 29 Juni hingga 20 Juli 2025 mendatang.

Buruan kunjungi objek wisata air legendaris yang ada di Kota Bandung, hanya dengan merogoh kocek Rp per orang wargi sudah bisa menikmati seluruh wahana yang tersedia didalamnya tanpa membayar tambahan lagi.

Karang Setra bukan hanya kolam renang biasa.

Ada Kolam Tanding, Perosotan Naga, Kolam Pantai Anak, Perosotan Dewasa, dan wahana unik lainnya seperti Sepeda Udara hingga Atraksi Mandi Busa yang menjadi favorit anak-anak.

Dengan promo harga dan suasana yang menyegarkan, Karang Setra diprediksi akan mencatat lonjakan jumlah pengunjung terutama saat mendekati puncak libur sekolah.




Cari Wisata Murah Meriah, Berikut 3 Rekomendasi yang Wajib Dicoba

Kompas

Cari Wisata Murah Meriah, Berikut 3 Rekomendasi yang Wajib Dicoba

Prolite – Destinasi wisata di Kota Bandung memang tidak ada habisnya untuk di jelajahi selama musim libur sekolah kali ini.

Berbagai tempat wisata bisa menjadi pilihan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dengan menarik.

Tidak salah memilih tempat untuk megisi liburan ke Kota Bandung, pasalnya kota ini selalu menjadi favorit untuk dikunjungi karena selalu menghadirkan tempat seru untuk anak-anak bermain.

Berlibur hemat di area taman yang luas bisa menjadi pilihan bagi Anda dan keluarga untuk bermain bersama anak-anak.

Apalagi mengajak anak bermain skuter listrik sedang ramai menjadi permainan viral yang disukai anak-anak.

Berikut ini adalah tiga tempat liburan di taman yang cocok untuk keluarga sambil bermain skuter dan sepeda :

  1. Kiara Artha Park 

istimewa
istimewa

Kiara Artha Park merupakan salah satu tempat wisata ramah anak yang terletak di Jalan Banten, Kebonwaru, Kota Bandung.

Daya tarik dari Kiara Artha Park adalah areanya yang luas dan menjadi tempat favorit bagi masyarakat untuk menikmati kawasan tersebut sambil berolahraga.

Untuk memasuki Kiara Artha Park, Anda hanya perlu membayar Rp saja untuk tiket masuknya.

Di area ini pengunjung dapat mengelilingi area taman dengan menggunakan sepeda atau skuter dengan jenis yang berbeda-beda.

Diantaranya adalah sepeda listrik, skuter listrik, mini tank, tank, jeep, gowes junior, gowes sepeda, gowes harley, dan gokart mini.

Biaya sewanya pun cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp hingga Rp . Tempat ini buka setiap hari mulai pukul WIB- WIB.

  1. Tepi Kota Healing

Kompas
Kompas

Tepi Kota Healing adalah tempat wisata yang cukup mudah diakses karena dari pinggir jalan daerah Arcamanik, Anda akan menemukan petunjuk jalannya.

Untuk menuju lokasi, pengunjung dari luar Kota Bandung bisa mengakses pintu tol Pasteur dan menempuh perjalanan kurang lebih satu jam jika terkendala macet untuk menuju Arcamanik.

Taman Kota Healing ini memiliki luas 5 hektar dan menghadirkan berbagai wahana yang bisa dimainkan oleh anak-anak.

Untuk pengunjung yang datang akan dikenakan tiket masuk Rp untuk anak mulai umur 5 tahun.

Tepi Kota Healing memiliki lebih dari 10 wahana yang bisa Anda coba diantaranya naik kuda Rp 20 ribu satu keliling, sepeda listrik Rp per 20 menit, Fido dan sekuter listrik Rp per 20 menit, mobil jeep Rp per 20 menit, sparkling ride per orang 25 ribu per satu putaran, balon lompat Rp per jam, flying fox anak Rp 10 ribu untuk dua kali naik dan perosotan sepuasnya, main ATV Rp per orang untuk 10 menit, bumper boat Rp per orang dan memberi makan kelinci Rp , memberi makan domba Rp .

Namun jika Anda hanya menikmati fasilitas taman dan foto-foto di area sekitar tidak akan dikenakan biaya tambahan.

Tepi Kota Healing buka setiap Senin-Jumat pukul WIB dan Sabtu Minggu pukul WIB.

  1. Boseh Summarecon Bandung

Kompas
Kompas

Tempat bermain sepeda yang sedang viral di media sosial adalah hadirnya Boseh di kawasan Summarecon.

Bersepeda di kawasan Summarecon ini memberikan suasana terbaru ketika berkeliling naik sepedanya.

Boseh Bike adalah sepeda yang disewakan oleh Dishub Kota Bandung, kehadirannya pun telah ada di beberapa titik taman di Bandung.

Untuk booth Boseh Bike di kawasan Summarecon berada di di Cluster Crystal dan Taman Sumringah yang bisa disewa setiap Senin-Jumat pukul WIB dan Weekend pukul WIB.

Anda bisa memilih berbagai jenis sepeda yang ada seperti sepeda manual, e-bike, hingga e-scooter dengan harga sewa untuk penyewaan sepeda jam pertama dan Rp 2000 untuk jam selanjutnya.

Sedangkan untuk harga e-scooter dan e-bike yaitu Rp. per jam.

Bagaimana apa rekomendasi wisata di atas sudah membantu anda akan mengajak liburan sekolah anak kemana, jangan lupa kunjungi Kota Bandung dengan beragam wisatanya.




Liburan Telah Tiba, Wisata Bandung Zoo Wajib untuk Dikunjungi

Wisata Bandung Zoo jadi pilihan untuk mengisi libur sekolah (detik).

Liburan Telah Tiba, Wisata Bandung Zoo Wajib untuk Dikunjungi

Prolite – Libur telah tiba, bingung mencari destinasi wisata liburan kemana? Artikel ini akan membantu anda para orang tua yang mau mengisi waktu liburan anak agar lebih menarik.

Kota Bandung terkenal bukan hanya banyaknya destinasi kuliner yang sangat beragam namun destinasi wisata di kota ini juga tidak kalah menarik untuk dikunjungi.

Seperti wisata edukasi Fauna yang ada di Kota Bandung mungkin bisa jadi pilihan untuk mengisi waktu libur sekolah putra putri anda.

Bandung Zoo menarik perhatian wisatawan berkat keberadaan satwa langka, atraksi edukatif, hingga fasilitas modern yang mengusung konsep kebun binatang bebas jeruji.

Limawaktu
Limawaktu

Bukan hanya itu Bandung Zoo juga menjadi tempat yang sangat strategis terletak di tengah Kota Bandung dengan satwa yang beragam.

Keaneka ragaman satwa tersebut seperti singa, gajah, unta, jerapah, dan satwa langka dari Sumatera yakni tapir.

“Kita sudah melakukan pengembangbiakan, kita sudah dapat lahiran 10 ekor anak tapir. Jadi kita sudah menjadi kiblat perkembangan biakan tapir di Indonesia,” ucap Sulhan dikutip dari RRI.

Sulhan juga mengatakan, setiap Sabtu dan Minggu, Bandung Zoo memiliki panggung atraksi satwa pintar. Untuk pertunjukan ini ada pada jam tertentu, yakni pada pukul WIB dan WIB, tanpa dikenakan biaya.

Selain itu, juga terdapat fasilitas restoran yang berhadapan dengan kandang singa yang terbuka. “Saat ini Bandung Zoo telah menerapkan salah satu teori modern zoo yaitu free-ranging,” kata Sulhan.

Di mana satwa liar sudah tidak dipagari dengan jeruji besi, namun terbuka dan menggunakan sistem kejut listrik. Sehingga pengunjung bisa makan sambil melihat singa beraktivitas dihadapannya.

Sulhan juga menjelaskan kegiatan edukasi yang terdapat di Bandung Zoo, yakni “keeper talk”. Yang mana para penjaga akan menjelaskan satwa di depan pengunjung dan membawa beberapa hadiah untuk menarik antusias pengunjung.

 




Farhan: Bandung Adalah Kota Penuh Cerita Keajaiban

Farhan Bandung Adalah Kota Penuh Cerita Keajaiban (dok Pemkot).

Farhan: Bandung Adalah Kota Penuh Cerita Keajaiban

Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan Kota Bandung memiliki kekayaan cerita yang luar biasa, yang mampu menjadi identitas, sumber inspirasi, hingga penggerak ekonomi kreatif.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Cerita Fest: Bandung Kota Cerita di Micro Library Alun-alun Bandung, Sabtu 28 Juni 2025.

“Bandung ini penuh dengan cerita keajaiban. Bahkan hal-hal kecil yang dulu dianggap sepele, ketika didokumentasikan dan disampaikan kembali, bisa menjadi warisan budaya yang sangat berarti. Kita harus mulai dari sini,” ujar Farhan.

Menurutnya, perpustakaan dan kearsipan tidak boleh lagi dianggap tempat yang sunyi dan membosankan. Justru sebaliknya, keduanya harus menjadi ruang publik yang hidup dan interaktif.

dok Pemkot
dok Pemkot

“Perpustakaan harus menjadi tempat bertemu, berdiskusi, dan berbagi cerita. Ini bukan akhir dari era membaca, tapi awal dari era berbagi pengalaman dan memori,” katanya menambahkan.

Farhan juga menyoroti pentingnya pengumpulan arsip, seperti buku tahunan SMA se Kota Bandung, sebagai bagian dari identitas kolektif warga. Ia mendorong agar arsip-arsip pribadi dan sejarah komunitas turut dikumpulkan dan diceritakan kembali.

“Siapa sangka orang yang ada di ‘yearbook’ SMA 30 tahun lalu, kini menjadi profesor atau tokoh penting. Cerita-cerita ini punya kekuatan luar biasa,” jelasnya.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

Kegiatan Cerita Fest menjadi ajang peluncuran program “Bandung Kota Cerita” yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam pelestarian arsip dan pengembangan literasi berbasis narasi.

Rangkaian acara meliputi diskusi panel, mini workshop, showcase duta cerita, walking tour sejarah, serta peluncuran program Child Dreams dan Jalan Cerita Soekarno.

Lebih lanjut, Farhan mengingatkan pentingnya pengarsipan digital sebagai landasan perlindungan hak cipta dan penguatan ekonomi kreatif.

Ia mencontohkan pentingnya data resmi dalam konteks klaim royalti karya musik, agar seniman dapat dilindungi secara hukum.

dok Pemkot Bandung
dok Pemkot Bandung

“Cerita itu bisa jadi fakta, lalu jadi data, dan pada akhirnya bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Maka semua harus terdokumentasi dan didigitalisasi,” tutur Farhan.

Sementara itu Kepala Disarpus Kota Bandung, Dewi ‘Kenny’ Kaniasari, menyebut, program ini merupakan langkah awal untuk memperkuat peran arsip dan perpustakaan sebagai penggerak budaya literasi dan pariwisata edukatif di Kota Bandung.

“Cerita-cerita dari masyarakat akan kami kumpulkan, dikurasi, dan diarsipkan. Kami juga menggandeng komunitas hingga mitra internasional agar cerita Bandung bisa dikenal lebih luas. Bahkan, produk UMKM pun kini dilengkapi barcode yang bisa di-scan untuk mengakses kisah di balik produknya,” ujar Kenny.

Ia juga memastikan komitmen Disarpus untuk mengintegrasikan proses dokumentasi, digitalisasi, dan promosi dalam satu ekosistem budaya yang kolaboratif.

“Kami ingin membuat perpustakaan menjadi tempat yang hidup dan relevan. Semua orang bisa menjadi bagian dari cerita Kota Bandung,” tambahnya.

Cerita Fest: Bandung Bercerita dihadiri oleh perwakilan komunitas literasi, tokoh budaya, perwakilan Kedutaan Besar Singapura, serta mitra internasional dari Temasek Foundation dan Human Library.

Kegiatan ini berlangsung hingga sore hari, tersebar di beberapa titik seperti Pendopo, Kantor Disarpus Kota Bandung di Jalan Seram, serta Micro Library Alun-alun Bandung. Kegiatan pembukaan acara ini dapat anda saksikan melalui kanal YouTube Diskominfo Kota Bandung