Cari Playground Seru di Kota Bandung? Berikut 5 Rekomendasinya

Rekomendasi Playground Seru di Lembang Wonderland (TribunTrevel).

Cari Playground Seru di Kota Bandung? Berikut 5 Rekomendasinya

Prolite – Sedang mencari playground seru di Bandung untuk mengisi liburan sang anak? Kota Bandung juga banyak menyediakan Playground seru untuk di coba.

Kota ini bukan hanya terkenal dengan wisata alam dan kulinernya saja namun playground di Bandung juga tidak kalah menarik untuk di kunjungi besama sang buah hati.

Berbagai playground di sini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan dan memuaskan bagi anak-anak.

Dari taman bermain dengan wahana modern hingga area outdoor yang menginspirasi, playground di Bandung menyediakan banyak pilihan untuk kegiatan yang seru dan edukatif.

Berikut rekomendasi Playground yang wajib dikunjungi bersama sang buah hati:

  1. Panama Park

Tiketcom
Tiketcom

Panama Park merupakan tempat bermain yang menawarkan pengalaman unik dan menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga. Dengan desain yang kreatif dan fasilitas yang lengkap.

Panama Park menjadi destinasi favorit untuk kegiatan outdoor yang memacu semangat dan merangsang imajinasi. Di sini, anak-anak dapat menikmati berbagai wahana permainan, dari perosotan yang menantang hingga area bermain yang dirancang khusus untuk merangsang kreativitas mereka.

Lokasi: Jl. Jend. Sudirman , Cijerah, Kec. Bandung Kulon, Kota Bandung, Jawa Barat 40213

Harga: Rp – Rp

Jam Operasional: Senin-jumat, mulai – WIB.

Sabtu dan minggu, mulai – WIB

  1. Lollipops Playland and Cafe

Tripadvisior
Tripadvisior

Lollipops Playland and Cafe menyediakan berbagai wahana permainan yang dirancang untuk anak-anak dari segala usia, termasuk perosotan, area climbing, dan zona kreatif. Setiap wahana menawarkan tantangan yang aman dan menyenangkan, merangsang keterampilan motorik dan kreativitas anak.

Dengan ruang yang luas dan fasilitas yang nyaman, Lollipops memastikan pengalaman bermain yang menyenangkan bagi anak-anak dan relaksasi bagi orang tua.

Sambil anak-anak bermain, orang tua bisa menikmati makanan dan minuman di kafe yang menyediakan berbagai pilihan menu lezat.

Lokasi: Taman Kiara Artha Park, Jl. Banten, Kebonwaru, Kec. Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat 40272

Harga: Rp – Rp

Jam Operasional: Senin-jumat, mulai – WIB.

Sabtu dan minggu, mulai – WIB

  1. Kidzoona AEON Bandung

jejakusaja
jejakusaja

Kidzoona AEON Bandung merupakan destinasi bermain yang sempurna bagi anak-anak yang ingin bersenang-senang sambil belajar. Tempat ini menawarkan berbagai jenis permainan yang dirancang untuk merangsang kreativitas dan kecerdasan anak, seperti roleplay corner, puzzle, dan balok susun.

Dengan berbagai permainan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan motorik, kreativitas, dan sosial, Kidzoona menawarkan pengalaman bermain yang kaya dan mendidik.

Lokasi: Lantai 2, 23 Paskal Shopping Center, Jl. Pasir Kaliki – 27, Kb. Jeruk, Kec. Andir, Kota Bandung, Jawa Barat 40172

Harga: Rp – Rp

Jam Operasional: Setiap hari, mulai – WIB

  1. Lembang Wonderland

Lembang Wonderland merupakan tempat impian bagi anak-anak dan keluarga yang sedang mencari pengalaman bermain yang bagus dan penuh keajaiban. Terletak di kawasan sejuk Lembang, tempat ini menawarkan berbagai atraksi yang memadukan keindahan alam dengan sentuhan kreativitas yang luar biasa.

Setiap sudut di Lembang Wonderland dirancang untuk menghidupkan imajinasi, menjadikannya destinasi favorit bagi mereka yang ingin merasakan suasana bermain yang berbeda dari biasanya.

Lokasi: Jl. Raya Lembang , Jayagiri, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391

Harga: Rp –

Jam Operasional: Senin-jumat, mulai – WIB.

Sabtu dan minggu, mulai – WIB

  1. Pillow Park Cafe

Pillow Park Cafe merupakan tempat yang sempurna untuk menikmati waktu bersantai bersama keluarga atau teman-teman dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan. Dengan konsep yang unik menggabungkan antara cafe dengan area bermain.

Pillow Park Cafe menawarkan pengalaman yang berbeda dari kafe-kafe biasanya. Mulai dari menu yang lezat hingga area bermain yang dirancang khusus untuk anak-anak, tempat ini juga menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin bersantai sambil membiarkan anak-anak bermain dengan aman dan gembira.

Lokasi: Gg. Dakota Raya , Sukaraja, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40175

Harga: Rp – Rp

Jam Operasional: Setiap hari, mulai – WIB




5 Rekomendasi Wisata Seru di Kota Bandung Selama Libur Sekolah

Rekomendasi wisata liburan seru selama di Kota Bandung (Travelerien).

5 Rekomendasi Wisata Seru di Kota Bandung Selama Libur Sekolah

Prolite – Tempat wisata liburan di Kota Bandung memang tidak ada habis-habisnya untuk di jelajahi, Udara yang sejuk serta pemandangan yang indah memang wajib untuk di kunjungi bersama keluarga.

Kota Bandung banyak menyediakan wisata baik alam, budaya hingga berbelanja seru bersama keluarga.

Kali ini kami memiliki rekomndasi wisata alam yang cocok untuk mengajak keluarga mengisi liburan sekolah di Kota Bandung:

  1. Jalan Braga: Ikon Kota Bandung

Liputan6
Liputan6

Siapa yang tidak tau dengan Jalan Braga, jalan yang menjadi ikon Kota Bandung, tidak afdol kalau berkunjung ke kota ini tidak ke Jalan Braga.

Sepanjang Jalan Braga ini menyajikan bangunan-bangunan yang kental dengan sejarahnya. Meski bangunanya masih kental dengan cerita sejarah namun sangat bagus untuk berfoto.

Disini wisatawan bukan hanya disajikan dengan bangunan yang indah saja namun bangunan bergaya kolonial Belanda yang kini disulap menjadi kafe, restoran, dan galeri seni.

Wisatawan bisa juga nongkrong sambil menikmati kopi dan juga kuliner yang ada di sana.

  1. Kawah Putih Ciwidey

Inews
Inews

Kawah Putih di Ciwidey adalah destinasi alam yang menakjubkan. Danau berwarna putih kehijauan dengan latar belakang pegunungan menciptakan suasana magis dan romantis. Cocok untuk pasangan yang ingin foto prewedding atau keluarga yang ingin menikmati keindahan alam.

  1. Farmhouse Lembang

Ciwidey Outbound
Ciwidey Outbound

Farmhouse Lembang menawarkan suasana ala pedesaan Eropa lengkap dengan bangunan bergaya klasik dan kebun bunga berwarna-warni. Spot favorit di sini adalah rumah Hobbit dan area foto dengan kostum tradisional Belanda.

Bagi anak-anak, Farmhouse juga menyediakan area untuk berinteraksi dengan hewan. Karena lokasinya tidak jauh dari pusat kota, tempat ini selalu ramai, terutama saat akhir pekan.

  1. Trans Studio Bandung

Tiketcom
Tiketcom

Bagi pencinta hiburan modern, Trans Studio Bandung wajib dikunjungi. Taman hiburan indoor terbesar di Indonesia ini menghadirkan berbagai wahana menegangkan, pertunjukan menarik, hingga area belanja.

  1. Tangkuban Perahu

Gunung legendaris yang dikaitkan dengan cerita rakyat Sangkuriang ini menyuguhkan panorama kawah yang spektakuler. Kawah Ratu adalah yang paling populer, di mana pengunjung bisa berjalan di sekitar bibir kawah sambil menikmati udara sejuk pegunungan.

Wisata ini cocok bagi Anda yang ingin merasakan suasana alam khas Bandung.

Bagai mana sudah ada pilihan akan membawa keluarga anda berlibur ke mana selama di Kota Bandung. Semoga rekomendasi ini bermanfaat untuk anda semua.




Pemkot Bandung Larang Warga Nyalakan Petasan dan Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

Ilustrasi Pemkot Bandung Larang Menyalakan Kembang Api (Instagram @mulkisalman).

Pemkot Bandung Larang Warga Nyalakan Petasan dan Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026

Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengeluarkan larangan kepada masyarakat Kota Bandung untuk tidak menyalakan petasan dan kembang api saat perayaan Malam Tahun Baru 2026.

Kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemkot Bandung ini bertujuan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta ketenangan masyarakat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, larangan tersebut akan diiringi dengan pengawasan ketat di lapangan.

“Kota Bandung melarang menyalakan kembang api dan petasan di malam Tahun Baru. Patroli keliling akan dilakukan mulai besok. Bagi pelanggar akan dikenakan sanksi Tindak Pidana Ringan,” tegas Farhan.

Humas Pemkot Bandung
Humas Pemkot Bandung

Ia mengatakan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada larangan petasan, tetapi juga pada penertiban parkir liar yang selama ini kerap menimbulkan kemacetan dan kerawanan.
Sebanyak 17 ruas jalan menjadi fokus pengawasan rawan parkir liar dan potensi gangguan ketertiban.

“Sama seperti parkir liar, ini kita jaga setiap malam. Semua demi kenyamanan dan keselamatan warga,” tambahnya.

Selain penegakan aturan, Farhan mengimbau masyarakat untuk menyambut Tahun Baru dengan sikap yang lebih bijak dan penuh empati, khususnya terhadap saudara-saudara di Sumatra yang tengah menghadapi musibah bencana.

Farhan menuturkan, kewaspadaan akan terus diutamakan,Meski tidak menggelar perayaan besar, aparat tetap disiagakan untuk menjaga setiap titik keramaian agar malam pergantian tahun berlangsung aman dan kondusif.

Dengan kebersamaan dan kesadaran bersama, Kota Bandung diharapkan dapat memasuki tahun 2026 dengan aman, damai, dan penuh harapan.




De Braga by ARTOTEL Perkenalkan General Manager Baru Sekaligus Umumkan Sertifikasi GSTC Terbaru

De Braga by ARTOTEL Perkenalkan General Manager Baru Sekaligus Umumkan Sertifikasi GSTC Terbaru (dok).

De Braga by ARTOTEL Perkenalkan General Manager Baru Sekaligus Umumkan Sertifikasi GSTC Terbaru

BANDUNG, Prolite – De Braga by ARTOTEL secara resmi memperkenalkan General Manager baru, Tri Wenda Agus Setyabudi, dalam sebuah acara perkenalan bersama media dan rekan strategis. Tri Wenda Agus Setyabudi memulai perjalanan kariernya di industri perhotelan sebagai seorang bartender, sebelum kemudian menapaki berbagai posisi strategis hingga dipercaya menduduki jabatan General Manager. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri perhotelan dan pariwisata, ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang memahami operasional hotel secara menyeluruh, dari layanan dasar hingga manajemen strategis.

Pada kesempatan yang sama, De Braga by ARTOTEL juga mengumumkan perolehan sertifikasi terbaru dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC) sebagai bentuk komitmen hotel terhadap penerapan praktik pariwisata berkelanjutan yang bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Tri Wenda Agus Setyabudi menyampaikan bahwa pencapaian sertifikasi GSTC menjadi fondasi penting bagi arah pengelolaan hotel ke depan.
“De Braga by ARTOTEL memiliki identitas yang kuat sebagai hotel lifestyle dan heritage yang menyatu dengan seni, budaya, dan dinamika kawasan Braga. Sertifikasi GSTC ini menjadi bukti nyata bahwa pengembangan hotel tidak hanya berorientasi pada pengalaman, tetapi juga pada keberlanjutan, tanggung jawab lingkungan, dan dampak positif bagi komunitas sekitar,” ujarnya.

dok de Braga
dok de Braga

Sertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC) merupakan standar global yang diakui secara internasional dalam praktik pariwisata berkelanjutan, mencakup aspek pengelolaan berkelanjutan, dampak sosial-ekonomi, pelestarian budaya, serta perlindungan lingkungan. Pencapaian ini menegaskan komitmen De Braga by ARTOTEL dalam menjalankan operasional hotel yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ARTOTEL Group yang mengusung konsep art, lifestyle, dan experiential hospitality, De Braga by ARTOTEL terus menghadirkan inovasi melalui program kreatif, kolaborasi dengan seniman dan komunitas lokal, serta pendekatan layanan yang relevan dengan gaya hidup urban. Di bawah kepemimpinan baru, hotel ini diharapkan mampu memperkuat strategi bisnis sekaligus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek operasional.

Acara perkenalan ini menjadi momentum penting bagi De Braga by ARTOTEL untuk memperkenalkan kepemimpinan baru sekaligus menegaskan arah perusahaan ke depan sebagai hotel lifestyle yang tidak hanya stylish dan dinamis, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat kerja sama dengan para klien dari sektor korporasi, pemerintahan, travel agent, serta berbagai media di wilayah Jawa Barat. Ke depan, De Braga by ARTOTEL menegaskan komitmennya untuk siap memfasilitasi beragam kebutuhan tamu dan klien, baik untuk keperluan bisnis maupun leisure, serta menjadi ruang kolaboratif bagi penyelenggaraan berbagai event kreatif bersama komunitas-komunitas lokal yang sejalan dengan semangat seni, budaya, dan gaya hidup urban.

Dengan latar belakang karier yang dimulai dari lini operasional hingga posisi puncak manajemen, Tri Wenda Agus Setyabudi diharapkan dapat membawa De Braga by ARTOTEL ke fase pertumbuhan selanjutnya serta semakin memperkuat perannya dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Kota Bandung.




Libur Nataru di Bandung: Parkir Liar dan Petasan Dilarang dan Teras Cihampelas Ditutup

Penertiban Parkir Liar selama libur Nataru 2026 (Humas Kota Bandung).

Libur Nataru di Bandung: Parkir Liar dan Petasan Dilarang dan Teras Cihampelas Ditutup

Prolite – Moment libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 menjadi moment bagi para wisatawan untuk momen liburan bersama keluarga ke Kota Bandung.

Lonjangan wisatawan yang ingin menikmati indahnya Kota Bandung dipastikan akan terjadi terutama di beberapa tempat wisata di tengah Kota Bandung.

Menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada pekan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan ruang publik.

Sejumlah langkah strategis disiapkan, mulai dari patroli tegas parkir liar, penegakan larangan petasan dan kembang api, pembukaan terbatas Alun-alun Bandung, hingga penutupan total Teras Cihampelas pada malam pergantian tahun.

“Bandung ini menjadi salah satu kota tujuan utama wisata. Karena itu mari kita jaga bersama-sama sebagai tuan rumah yang baik, menerima wisatawan dengan sebaik-baiknya,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kamis, 25 Desember 2025.

Humas Kota Bandung
Humas Kota Bandung

Ia mengimbau para wisatawan turut menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bandung agar dapat dinikmati bersama oleh warga dan pengunjung dari berbagai daerah.

Farhan menyampaikan, Alun-alun Kota Bandung telah kembali dibuka untuk masyarakat, meskipun operasionalnya belum sepenuhnya normal.

“Alun-alun sudah dibuka, tapi belum full. Kita buka secara bertahap sambil memastikan keamanannya,” jelasnya.

Pembukaan terbatas ini dilakukan untuk mengendalikan keramaian sekaligus menjaga fasilitas publik selama puncak arus wisata akhir tahun.

Salah satu fokus utama pengamanan Nataru adalah penertiban parkir liar, khususnya di kawasan wisata dan pusat keramaian. Pemkot Bandung akan menggelar patroli intensif selama satu pekan.

“Khusus seminggu ini, kita lakukan patroli parkir liar secara tegas,” kata Farhan.

Ia mencontohkan penindakan parkir liar di kawasan Braga yang telah dilakukan secara hukum oleh aparat kepolisian.

“Pelakunya langsung ditindak oleh Polsek setempat. Ini menunjukkan bahwa penegakan hukum berjalan sesuai aturan,” tambahnya.

Wali Kota Bandung kembali menegaskan, larangan menyalakan petasan dan kembang api sudah lama berlaku dan akan diawasi secara ketat pada malam Tahun Baru.

“Peraturannya sudah jelas, petasan dan kembang api tidak boleh dinyalakan,” ujarnya.

Pengawasan akan difokuskan pada titik-titik dengan potensi keramaian tinggi seperti kawasan pusat perbelanjaan dan ruang publik.

“Saya akan memastikan, terutama di lokasi yang paling ramai seperti Sumarecon Mall Bandung, tidak ada kembang api maupun petasan,” katanya.

Kawasan Pasupati juga disebut sebagai titik rawan yang mendapat perhatian khusus dalam pengamanan malam pergantian tahun.

Demi keselamatan masyarakat selama libur Nataru, Teras Cihampelas dipastikan akan ditutup total pada malam Tahun Baru. Penutupan dilakukan karena masih adanya kekhawatiran terhadap kekuatan struktur bangunan.

“Teras Cihampelas kita tutup total, tidak boleh ada aktivitas di sana pada malam tahun baru,” ujar Farhan.

Melalui berbagai langkah pengamanan tersebut, Farhan berharap seluruh rangkaian libur Natal dan Tahun Baru di Kota Bandung dapat berlangsung aman, tertib, dan menyenangkan.

“Kita ingin semua bisa merayakan liburan hingga tahun baru dengan aman, tentram, dan bahagia,” pungkasnya.




4 Rekomendasi Kuliner Sunda di Bandung untuk Mengisi Libur Nataru 2026

Kuliner khas sunda yang ada di Bandung (detikcom).

4 Rekomendasi Kuliner Sunda di Bandung untuk Mengisi Libur Nataru 2026

Prolite – Kuliner lagi Yuk, Anda lagi berlibur di Kota Bandung? Bingung mau cari makanan apa? Artikel ini akan membantu anda untuk menentukan pilihannya.

Liburan ke Kota Bandung belum afdol kalo belum menikmati kuliner khas sunda yang enak dan paling banyak di cari oleh orang.

Menikmati menu makanan sunda bisa menjadi rekomendasi mengisi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Dari masing-masing resto sunda pasti memiliki menu andalan hingga sambel yang sangat enak dan membuat  ketagihan.

Bukan hanya menu makannya saja yang membuat kangen untuk mencicipi lagi namun suasana konsep restoran Sunda yang rata-rata lesehan bahkan disertai unsur alami seperti kolam bahkan danau yang bikin adem.

Buat yang mau liburan sambil kuliner makan makan Sunda yang ada di Bandung:

  1. RM Asli Khas Sunda Cibiuk

Gofood
Gofood

Kuliner khas Sunda pertama untuk kamu kunjungi di akhir pekan adalah RM khas Sunda Cibiuk. Tempat ini cukup legendaris sejak tahun 1999 dan terkenal punya banyak cabang dari Jatinangor, Tasikmalaya, Garut, Cikampek, Karawang, Bekasi, hingga Jakarta. Beragam olahan Sunda yang otentik seperti nasi liwet akan makin maknyus dengan ciri khas sambel Cibiuk dengan resep yang asli.

Sambal Cibiuk yang legendaris ini terdiri dari tomat hijau, cabe rawit, bawang merah, kemangi, kencur, terasi, dan garam. Dinikmatinya dengan paket lengkap nasi liwet, nasi putih timbel, nasi tutug oncom, nasi bakar, dan nasi goreng. Lauknya tersedia aneka olahan gurame, ayam goreng, gepuk, sop iga, cah kangkung, tahu tempe, serta lalapan.

  1. Warung Nasi Ibu Imas

Bolususulembang
Bolususulembang

Nama tempat kuliner yang satu ini pastinya sudah tidak asing lagi ditelinga para warga Bandung maupun warga dari luar Kota Bandung.

Tempat makan sunda yang legendaris ini sudah buka sejak 1980-an, banyak cabang yang tersedia bahkan ada juga yang buka hingga 24 jam.

Nah soal menunya, di sini menyajikan aneka lauk pauk seperti ayam goreng, ayam bakar, pepes, jeroan goreng, bakwan jagung, ikan mas, dan tahu tempe. Deretan lauk tersebut akan makin nagih kalau dinikmati bersama sambal merah terasinya yang juara ditambah sambal karedok leunca. Tersedia juga aneka lalapan hingga kol goreng dan selada air goreng atau yang terkenal dengan sebutan jukut goreng yang ikonik di sini.

  1. Warung Nasi Alam Sunda

Warung Nasi Alam Sunda
Warung Nasi Alam Sunda

Rumah makan ala Sunda lainnya yang favorit di Bandung berikutnya ada Warung Nasi Alam Sunda. Mengusung gaya masakan khas Cianjur, rumah makan ini sudah berkembang dengan banyak cabang dari mulai Puncak, Bogor, Jakarta, hingga Bandung tentunya. Kalau mau makan di sini saat jam makan siang, kamu wajib siap-siap antri bersama pelanggan lainnya.

Begitu datang, kamu bisa memilih sendiri aneka lauk-pauk, sambal, dan lalapannya yang dijamin menggugah selera. Ada pilihan gurami goreng kremes, ikan nila,ayam bakar, ayam goreng, tempe mendoan, empal, sop buntut, dan aneka pepes. Tambahan lainnya ada tempe orek, perkedel kentang, bakwan jagung, sate udang, dan sambal bawang serta leunca yang sedap.

  1. Resto Raja Rasa

Bolususulembang
Bolususulembang

Lokasinya yang gak jauh dari Tol Pasteur, membuat kuliner khas sunda Raja Rasa jadi tempat makannya para turis yang liburan ke Bandung. Terlebih tempatnya yang terdiri dari dua lantai dengan area lesehan yang nyaman, membuatnya pas untuk bersantap keluarga besar. Resto ini pun gak cuma menyajikan kuliner khas Sunda, tapi juga makanan khas Bali dan aneka seafood yang fresh dan enak-enak.

Kalau ke sini, kamu harus cobain gurame bakar Raja Rasa yang dimasak dengan bumbu khas yang pastinya nikmat. Tersedia juga kerapu bakar Jimbaran yang gak kalah nikmatnya. Pilihan menu lainnya ada ayam sambal matah, sop rusuk, ayam ma’keke, dan kepiting bakar super.

Bagaimana dengan rekomendasi tempat makan sunda di atas semoga rekomendasi tersebut dapat membantu wargi mau menikmati kuliner sunda di akhir pekan ini ke mana.




Libur Nataru 2026 Dedi Mulyadi Beri Wacana dengan Meliburkan Operasional Angkot Atasi Macet

Libur Nataru 2026 Dedi Mulyadi Beri Wacana dengan Meliburkan Operasional Angkot Atasi Macet (Bisnis).

Libur Nataru 2026 Dedi Mulyadi Beri Wacana dengan Meliburkan Operasional Angkot Atasi Macet

Prolite – Memuncaknya wisatawan dari luar maupun warga sekitar Kota Bandung yang ingin menghabiskan liburan Natal dan Malam Tahun Baru 2026 (Nataru) akan terjadi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil Langkah tegas untuk mengantisipasi kemacetan selama libur Nataru berlangsung.

Antisipasi kemacetan yang dilakukan Bapa Aing sapaan akrabnya salah satu caranya yakni dengan mempertimbangkan meliburkan operasional angkutan kota (angkot).

“Mungkin nanti angkutan kota Bandung bisa libur dulu, mudah-mudahan anggaran Pak Wali cukup,” dikutip dari .

Kompas
Kompas

Lonjakan wisatawan sudah mulai terlihat dari beberaoa ruas jalan yang menjadi destinasi wisata di Kota Bandung mengalami kemacetan.

Banyaknya penggunaan kendaraan pribadi pastinya akan terus bertambah menuju musim liburan tiba.

“Ya, kemacetan Kota Bandung, ya kalau diserbu wisatawan pasti jumlah mobil banyak. Pasti ada antrean,” kata Dedi.

Ada juga yang menjadi perhatian khusus untuk mengantisipasi kemacetan yakni penertiban parkir liar yang ada di pinggir jalan.

Dua hal tersebut yang menjadi poin utama untuk mengurai kemacetan jelang libur Nataru 2026 mendatang.

Dalam hal ini Gubernur Jawa Barat mencontohkan kebijakan pengaturan lalu lintas seperti di kawasan Puncak, Jawa Barat.

Di kawasan tersebut, angkutan umum diliburkan sementara dengan skema kompensasi dari pemerintah. “Kalau kita di Puncak, kan ada kebijakan selama empat hari seluruh angkutan umum di wilayah Puncak dikasih kompensasi, mereka libur dulu,” tutur Dedi.




Liburan Telah Tiba! Berikut Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Cocok untuk Ajak Keluarga

Liburan Telah Tiba Berikut Rekomendasi Destinasi Wisata Cocok untuk Ajak Keluarga (TravelsPromo).

Liburan Telah Tiba! Berikut Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Cocok untuk Ajak Keluarga

Prolite – Menjelajah destinasi wisata saat liburan Sekolah dan Nataru ke Kota Bandung memang menjadi pilihan yang paling tepat, Kota yang tidak hanya terkenal dengan banyaknya kuliner namun Kota Kembang juga terkena dengan destinasi wisatanya.

Kota Bandung tidak pernah ada habisnya menjelajahi destinasi wisata yang wajib di coba saat berlibur di kota ini.

Kali ini kami memiliki rekomendasi destinasi wisata dengan udara sejuk dan pemandangan hijau menjadi daya Tarik beberapa tempat berikut ini.

Bukan hanya menyajikan keindahan alam saja namun tempat ini juga ramah untuk mengajak anak-anak untuk liburan.

Berikut lima tempat wisata adem di sekitar Bandung yang cocok untuk liburan bareng si kecil!

  1. Dusun Bambu, Lembang

Destinasi wisata untuk liburan yang pertama ada Dusun Bambu Lembang terletak di kayawan Lembang yang terkenal dengan suasana yang sejuk. Banyak fasilitas yang diberikan seperti Area bermain anak, restoran, penginapan, dan aktivitas alam.

Tempat ini menawarkan pengalaman wisata keluarga dengan memberikan nuansa alam yang asri. Di sini traveler juga bisa mendapatkan tempat menginap cottage dan glamping, kuliner khas yang menggugah selera, dan aktivitas seru untuk semua usia.

  1. The Lodge Maribaya

thelodgegroup
thelodgegroup

Tempat wisata instagramable dengan spot foto menarik dan wahana yang beragam. Tempat wisata ini bisa menjadi pilihan destinasi traveler yang cari adem. Pemandangan alamnya yang asri dan eksotis dengan jajaran pohon pinus khas pegunungan akan memanjakan mata traveler.

Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan, mulai dari berfoto di spot yang instagramable, balon udara, zip bike, gantole, valley swing, fair garden, sky plane, bambo sky dan wisata lainnya.

  1. Floating Market Lembang

detikcom
detikcom

Mengisi libur sekolah Anak-anak pasti suka dengan suasana pasar terapung yang unik ini. Jika biasanya anak-anak tau pasar itu banyak kios namun di sini anak akan suka karena pasar ini berbeda dengan yang lainnya.

Selain mencoba berbagai kuliner lokal dari perahu-perahu di atas danau, ada juga taman kelinci, miniatur kereta api, dan playground. Wahana edukatif seperti Rumah Hobbit dan Kota Mini bisa menambah pengalaman seru si kecil.

  1. Orchid Forest Cikole

Instagram
Instagram

Ingin menikmati hutan pinus dengan udara super adem? Orchid Forest Cikole adalah pilihan yang tepat. Di sana, traveler bisa menjelajah hutan pinus anggrek indah. Banyak fasilitas yang cocok unuk anak bermain seperti Edukasi flora, outbond, arena bermain, jembatan gantung.

Tempat ini menawarkan jembatan gantung dan aktivitas edukatif mengenai tanaman. Area bermain khusus anak-anak juga tersedia, lengkap dengan trampolin dan jalur sepeda mini.

  1. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Tahura)

detikcom
detikcom

Tahura adalah paru-paru kota Bandung yang cocok untuk wisata edukatif dan petualangan ringan bersama anak. Jalur trekkingnya cukup aman dan menyenangkan, bahkan untuk anak usia 5 tahun ke atas. Di dalamnya terdapat Goa Jepang, Goa Belanda, dan air terjun mini yang bisa dieksplorasi.




Laki Code 2025 Hadirkan Ruang Ekspresi Otomotif dan Gaya Hidup Anak Muda di Bandung

Laki Code 2025 Hadirkan Ruang Ekspresi Otomotif dan Gaya Hidup Anak Muda di Bandung (dok Honda).

Laki Code 2025 Hadirkan Ruang Ekspresi Otomotif dan Gaya Hidup Anak Muda di Bandung

BANDUNG, Prolite – Antusiasme dan semangat khas anak muda mewarnai gelaran Laki Code 2025 yang diselenggarakan pada 20 Desember 2025 di Summarecon Mall Bandung. Acara ini mendapat dukungan dari PT Daya Adicipta Motora (DAM) sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung ruang ekspresi yang memadukan dunia otomotif, kreativitas, dan gaya hidup anak muda dalam satu rangkaian experience yang fun, interaktif, dan penuh energi.

Laki Code 2025 menghadirkan konsep zona tematik berbasis “Code” yang memperkuat karakter acara. Melalui Code Modif, pengunjung menikmati ruang apresiasi karya modifikasi motor dengan gaya clean, street, dan relatable sebagai bentuk ekspresi identitas yang dekat dengan keseharian. Code Photo hadir sebagai zona visual dengan konsep photobooth estetik dan instagramable yang mendukung kebutuhan konten kreatif.

Interaksi komunitas terasa kuat di Code Market, area transaksi dan interaksi yang dikemas layaknya street market modern dengan suasana hidup dan penuh vibe. Keseruan berlanjut di Code Fun yang menghadirkan musik, awarding, serta beragam games interaktif, menciptakan atmosfer hiburan yang fun sekaligus kompetitif. Seluruh rangkaian tersebut dilengkapi dengan Code Hangout, sebuah spot santai untuk ngobrol, berinteraksi, dan membangun circle baru antar pengunjung dan komunitas.

dok Honda
dok Honda

Pengalaman Laki Code semakin lengkap melalui aktivitas riding bersama dari Kota Bandung menuju lokasi acara, dilanjutkan dengan night ride city rolling bersama komunitas Honda yang memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menghadirkan pengalaman eksplorasi kota dalam suasana malam.

General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic PT Daya Adicipta Motora, Handi, mengungkapkan bahwa Laki Code merupakan ruang kolaborasi yang relevan dengan gaya hidup generasi muda sekaligus menjadi wadah ekspresi positif bagi komunitas. Melalui konsep zona yang beragam, Laki Code dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang fun, inspiratif, serta memperkuat interaksi dan kebersamaan antar komunitas.

“Acara Laki Code menjadi salah satu wujud dukungan Honda dalam memperkuat ekosistem komunitas serta mendorong gaya hidup berkendara yang aman. Kami berharap Laki Code dapat terus menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda dan komunitas motor di Jawa Barat untuk berkembang, berkreasi, serta menikmati pengalaman berkendara yang menyenangkan,” ujar Handi.

Dengan rangkaian aktivitas penuh energi dan kolaborasi lintas komunitas, Laki Code 2025 menghadirkan atmosfer yang kompetitif sekaligus inspiratif. Ajang ini membuka ruang baru bagi generasi muda dan komunitas motor di Jawa Barat untuk terus berkarya, berinteraksi, dan tumbuh dalam semangat positif.




Refleksi Mobilitas Bandung 2025: Mengayuh, Melangkah dan Bergerak Untuk Kota yang Lebih Adil

Refleksi Mobilitas Bandung 2025 Mengayuh, Melangkah dan Bergerak Untuk Kota yang Lebih Adil (dok).

Koalisi Mobilitas Ramah Lingkungan Berkelanjutan

BANDUNG, Prolite — Sejumlah komunitas dan inisiatif warga yang concern pada isu mobilitas kota berkumpul dalam agenda Refleksi Mobilitas Kota Bandung 2025 yang diselenggarakan bersama media Bandung Bergerak di Perpustakaan Bunga di Tembok, Jumat sore (19/12). Kegiatan ini digagas oleh Bike to Work Bandung bersama Koalisi Pejalan Kaki Bandung, Transport for Bandung dan Bandung Bergerak.

Forum refleksi ini menjadi ruang bersama untuk membaca ulang kondisi mobilitas Kota Bandung sepanjang tahun 2025, khususnya dari perspektif pengguna jalan yang paling rentan: pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna transportasi publik.

Sepanjang diskusi, peserta menyoroti kondisi fasilitas pendukung bagi pejalan kaki dan pesepeda yang masih minim, tidak layak, terputus, dan dalam banyak kasus mengalami kerusakan atau terbengkalai. Trotoar dan jalur sepeda kerap tidak berfungsi sebagaimana mestinya akibat alih fungsi, parkir kendaraan bermotor, pelaku UKM, maupun kurangnya perawatan. Situasi ini mencerminkan masih kuatnya dominasi kendaraan bermotor dalam perencanaan dan pengelolaan ruang jalan, sehingga berdampak langsung pada rendahnya rasa aman bagi warga yang berjalan kaki dan bersepeda. Meski Kota Bandung telah memiliki regulasi seperti Peraturan Wali Kota Nomor 47 Tahun 2022 tentang Keselamatan dan Fasilitas Pendukung Pesepeda, implementasinya di lapangan dinilai belum konsisten dan belum sepenuhnya berpihak pada perlindungan pengguna jalan rentan.

“Refleksi ini penting agar kebijakan tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi diuji melalui praktik di ruang jalan sehari-hari,” ujar Andi, perwakilan Bike to Work Bandung dalam forum tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan tidak cukup diukur dari angka kecelakaan semata, melainkan dari pengalaman konkret warga—mulai dari kondisi fasilitas pendukung yang layak, kesinambungan jalur, hingga rasa aman dan aksesibilitas bagi pejalan kaki dan pesepeda dalam melakukan perjalanan harian.

Koalisi Pejalan Kaki Bandung menyoroti kondisi trotoar yang masih kerap terputus, digunakan untuk parkir, atau tidak ramah bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. Sementara Transport for Bandung menekankan perlunya integrasi yang lebih serius antara transportasi publik

dengan moda berjalan kaki dan bersepeda, agar mobilitas ramah lingkungan benar-benar menjadi pilihan utama warga.

Melalui forum ini, ketiga inisiatif warga sepakat untuk memperkuat Koalisi Mobilitas Ramah Lingkungan Berkelanjutan, sebagai ruang advokasi bersama yang mendorong kota lebih berpihak pada manusia dan lingkungan yang hijau, bukan semata pada mesin yang berdampak pada kondisi udara kotor dan pencemaran lingkungan lainnya.

Diskusi ini menghasilkan empat catatan reflektif utama: pentingnya legitimasi keselamatan yang berpihak pada pejalan kaki, pesepeda dan pengguna transportasi public melalui pembentukan Peraturan Daerah Kota Bandung, Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat tentang Mobilitas Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan, evaluasi nyata implementasi regulasi pejalan kaki (termasuk pengguna transportasi publik) dan pesepeda, integrasi infrastruktur mobilitas harian, serta penguatan kerja kolektif antargerakan warga kota/kabupaten terkait literasi yang memadai soal mobilitas ramah lingkungan dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, budaya, ekonomi serta politik yang berpihak pada kepentingan bersama.

Forum ditutup dengan penegasan bahwa perubahan sistem dan tata kelola mobilitas kota tidak lahir dari satu kebijakan atau satu aktor, melainkan dari keberanian untuk terus belajar dan bergerak bersama antara pemangku kebijakan pihak eksekutif dan legislatif bersama masyarakatnya.

Koalisi Mobilitas Ramah Lingkungan Berkelanjutan akan melanjutkan upaya ke depan terkait regulasi yang berpihak pada mobilitas ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan menyelenggarakan kegiatan Diskusi yang akan melibatkan anggota DPRD Kota Bandung, Dinas Perhubungan Kota Bandung dan OPD kota Bandung beserta masyarakat pengguna jalan raya di kedai Kopi Celah Kota, Jalan Buahbatu (Pujasera 1/1 sebelah BTN Cabang Buahbatu), kota Bandung, pada tanggal 27 Desember 2025. Kami mengundang seluruh komunitas pesepeda, komunitas pejalan kaki serta pengguna transportasi public di kota Bandung untuk membincangkan regulasi yang berpihak kepada pengguna jalan raya yang rentan saat ini; pejalan kaki dan pesepeda.