Kesehatan Mental Penting untuk Manusia

Prolite – Kesehatan mental merupakan hal penting dalam kehidupan manusia. Seringkali disebutkan mental pada masa anak-anak sangat mempengaruhi perkembangan jiwa seseorang hingga dewasa nantinya.

Sehat dilihat bukan hanya karena fisiknya saja tapi sehat juga harus dilihat dari jiwanya. Jika seseorang sakit jiwanya bisa berpengaruh juga pada fisik diantaranya seperti stroke, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Sebaliknya jika kondisi fisik yang sakit maka akan meningkatkan risiko gangguan mental pada seseorang. Oleh sebab itu penting bagi seluruh orang untuk menjaga kesehatan mentalnya.

Gangguan mental atau kejiwaan bisa dialami oleh siapa saja. Di Indonesia sendiri data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 melaporkan lebih dari 19 juta jiwa penduduk usia di atas 15 tahun mengalami masalah gangguan mental emosional, 12 juta jiwa penduduk usia di atas 15 tahun mengalami masalah depresi, dan 18 dari populasi mengalami psikosis atau skizofrenia.

Ada beberapa faktor yang dapat kita ketahui jika kita sudah mengalami gangguan mental seperti, gangguan dan perubahan pola tidur, sulitnya fokus, cemas berlebih, merokok dan minum alcohol berlebih.

Jika dirasa sudah ada tanda-tanda seperti di atas maka lakukan aktifitas fisik dan olahraga, berbicara dengan orang yang dipercaya atas masalah anada, atau terapkan pola makan sehat.

Tidak hanya itu, bersosialisasi serta menjaga hubungan baik pun perlu dilakukan. Menerima dan mensyukuri segala hal yang dimiliki, lakukan aktivitas yang digemari, menjaga kecukupan tidur dan istirahat serta mencari bantuan profesional jika diperlukan. (*/ino)




Hindari Kasus Nekrosis Pulpa, Yuk Jaga Kesehatan Gigi

9.000 Kasus Nekrosis Pulpa Dirawat di RSKGM

BANDUNG, Prolite – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSKGM Kota Bandung, drg. Lucyanti Puspitasari mengatakan sepanjang 2022, kasus nekrosis pulpa atau kematian jaringan pada pulpa merupakan keluhan paling banyak yang diterima Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung.

Direktur RSKGM Kota Bandung, drg. Lucyanti

“Selama setahun, ada kasus nekrosis pulpa yang dirawat di RSKGM. Paling banyak keluhan gigi adalah nekrosis pulpa tingkat lanjut. Kalau yang ringan biasanya datang ke puskesmas atau tingkat pertama,” ujar Lucy, Kamis 23 Februari 2023.

Ciri-cirinya berupa lubang yang sudah besar, warna gigi berubah menjadi buram. Biasanya akan terjadi penumpukan bakteri dan kuman, akhirnya bisa terjadi pembengkakan jika tidak segera ditangani.

“Ini terjadi di semua usia. Faktornya karena masih kurang upaya pencegahan yang dilakukan di rumah masing-masing. Dari hasil survei itu ditemukan banyak kelainan gigi terjadi pada usia 5-9 tahun. Kalau sudah dewasa pada usia 45 tahun ke atas sudah karies,” paparnya.

Penanganan yang dilakukan adalah dengan membersihkan saluran akar gigi terlebih dahulu. Setelah itu baru diisi dengan obat, kemudian ditutup dengan tambal.

Jika nekrosis pulpa tak segera ditangani akan mengakibatkan phlegmon yang bahkan bisa berujung kematian dengan cepat. Sebab gusi yang bengkak akan memengaruhi rongga tenggorokan, sehingga membuat pasien sulit bernapas.

“Upayanya, kalau kondisi giginya baik, paling tidak minimal 6 bulan sekali kontrol gigi. Kalau ada keluhan harus langsung ke faskes terdekat minimal puskesmas. Kalau dirujuk ke rumah sakit, silakan ikuti saran dokter yang ada,” imbaunya.

Ia juga mengatakan, jika melihat tren, pasien yang datang ke RSKGM semakin meningkat. Didominasi oleh usia 17 tahun ke atas sebanyak 300-320 pasien.

“Biasanya hanya 270 orang. Saat di awal pandemi, pasien turun sampai setengahnya. Lalu, sekarang mulai naik lagi jadi 300-an orang,” ucapnya.

Jumlah kuota pasien disesuaikan dengan masing-masing dokter. RSKGM memiliki 45 dokter yang bertugas.

“Tergantung tingkat kesulitan yang akan dikerjakannya. Satu dokter bisa menangani 5-12 pasien. Ada yang bisa 1 jam per pasien, ada yang cuma 20 menit,” katanya.

Pendaftaran pelayanan kesehatan gigi dan mulut hanya bisa dilakukan secara daring melalui .(**/red)




Bahaya Kandungan BPA pada Bahan Plastik

JAKARTA, Prolite – Kemasan plastik sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan ini sudah jadi bagian hidup kita. Dari mulai tempat makan hingga tempat minum semua menggunakan bahan plastik.

Namun tidak semua plastic aman untuk di gunakan, apakah anda tau ada kandungan BPA?  BPA adalah bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik polikarbonat dan resin epoksi. Bahan kimia ini sangat berbahaya untuk tubuh kita.

Apa masih ada bahan plastic yang tidak ada kandungan BPAnya? Pasti ada. Mari kita kenali kode yang ada pada bagian bawah kemasan plastic yang anda punya.

Kode klasifikasi plastik ini berbentuk logo segitiga berpanah yang berisi angka 1-7, yang masing-masing menjelaskan bahan baku pembentuknya. Untuk angka 7, ada empat jenis plastik yang termasuk dalam kategori ini, yaknistyrene acrylonitrile(SAN),acrylonitrile butadiene styrene(ABS),polycarbonate(PC), dan nilon. Dari keempat bahan ini, SAN dan ABS boleh dijadikan kemasan makanan dan minuman. Bahan PC dilarang karena bahan tersebut mengandung BPA yang dapat menyebabkan beberapa risiko kesehatan.

Kemasan plastik dengan kode 7 dan keterangan BPA free atau bebas BPA, menunjukkan bahwa kemasan tersebut aman digunakan karena berarti bahan baku pembuatnya bukan PC.

BPA bukan hanya ada pada tempat makan atau botol air minum. Tapi dalam galon guna ulang juga bisa terdapat BPAnya.

Dampak kesehatan yang berpotensi ditimbulkan BPA pada galon guna ulang terjadi dalam konteks bahan kimia pembentuk polikarbonat itu berpindah ke bahan pangan (makanan dan minuman) atau yang disebut dengan “migrasi”.

Lalu dampak kesehatan itu juga terjadi dalam konteks tingkat asupan BPA ke dalam tubuh manusia melalui konsumsi pangan tadi, atau yang disebut “paparan”.

Ahli polimer dari Universitas Indonesia, Mochamad Chalid mengatakan BPA bisa mengalami pelepasan akibat terjadinya proses hidrolisis (reaksi kimia dimana molekul air memecah ikatan kimiawi) pada suhu dan dalam waktu tertentu. Jadi, kuncinya adalah suhu dan waktu.

“Perlunya kita memperhatikan suhu saat galon guna ulang dalam proses produksi, distribusi ke konsumen, dan penggunaan ulang limbahnya sebagai campuran bahan baku pada produksi berikutnya,” sebutnya.

Bukan hanya bahan yang digunakan yang dapat meyebarkan penyakit tapi penggunaan dengan cara di sikat dan penyimpanan gallon yang langsung terkena sinar matahari juga berbahaya.

Selain itu, penggunaan berulang kali galon polikarbonat bisa makin meningkatkan potensi migrasi BPA, apalagi kita tahu tak ada aturan yang membatasi usia dan masa pakai galon guna ulang. (*/Ino)

 




Kobar, Urus Administrasi Sambil Kongkow

Kobar

KOTA BEKASI, Prolite – Warga masyarakat Kecamatan Bekasi Selatan yang ingin membuat kebutuhan administrasi diri ataupun pelayanan publik ekstra, pada saat ini tidak perlu repot – repot untuk mengurus ke kantor, cukup hadir di Kelurahan Jakasetia Kecamatan Bekasi Selatan pada hari ini rabu 15 Pebruari 2023 dengan pelayanan ekstra Kongkow Bareng ( Kobar ) dan pelayanan Publik.

Camat Bekasi Selatan, Karya Sukma Jaya mengajak seluruh warga Bekasi Selatan yang ingin mengurus administrasi pada hari ini berpusat di Kelurahan Jaka Setia, karena program KOBAR ini sudah berjalan sejak bulan Januari 2023, dilaksanakan setiap bulan setiap Hari Rabu bergilir ke Kelurahan di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

“Tidak ingin merepotkan warga tepatnya, program KOBAR ini sudah berjalan berminggu minggu usai diresmikan oleh Plt. Wali Kota Bekasi di Kelurahan Pekayon Jaya lalu, terdapat beberapa pelayanan yang berkerjasama dengan instansi lain, juga ada pelayanan SIM Keliling, Samsat Keliling dan lainnya.” Ujar Karya.

Pada hari ini, di Kelurahan Jaka Setia tepatnya di Jalan Bultok RT 03 RW 09 terdapat pelayanan publik diantaranya ;

• Pelayanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil
• Kerjasama dari RS Hermina Galaxy dan Klinik Parahita untuk mengecek darah, gula, asam urat dan kolesterol.
• Uptb PLKB Bekasi Selatan melayani penimbangan balita dan bayi, Pil KB, Alat Kontrasepsi, dan penyuluhan stunting.
• Bank BJB pembayaran BPHTB, Samsat, PBB dan pelayanan Kartu ATM.
• Dpmptsp melayani permohonan NIB
• Kerjasama Imigrasi mengenai pelayanan pembuatan paspor
• dan pelayanan UPTD Puskemas Jakasetia untuk vaksinasi booster,
Juga didukung BPJS Kesehatan, BPJS Ketenaga Kerjaan, Polres Metro Bekasi, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendqpatan, Dinas UMKM, Klinik Parahita, KPP Pratama Bekasi Barat, Samsat Bekasi, Dukcapil, Bank BJB, Dinas Kesehatan dan Steakholder lainnya.

Ditegaskan oleh Camat Bekasi Selatan bahwa pelayanan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik baiknya oleh warga yang mungkin tidak sempat mengurus saat kerja, jika sudah tau penjadwalannya maka bisa disempatkan untuk mengurus kepentingan adminitrasi diri.

Sumber : PPID Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.




Faktor Penyebab Kanker pada Anak

Prolite – Banyak Penyebab yang dapat menimbulkan penyakit kanker pada anak. Banyak faktor yang dapat menyebabkan kanker pada anak salah satunya yaitu faktor lingkungan. Maka dari itu para orang tua harus sigap mengetahui sejak dini tanda-tandanya terkena kanker pada anaknya.

Kanker, setelah mendengar kata itu pasti semua akan berfikiran ini adalah penyakit yang serius dan akan sulit untuk disembuhkan. Untuk pengobatan kanker emang susah-susah gampang gimana dari jenis kankernya.

Namun jangan salah sangka kanker bukan hanya menyerang orang dewasa tapi kanker juga dapat menyerang pada anak-anak. Kanker akan lebih fatal jika menyerang anak-anak. Pasalnya imun tubuh pada anak belum terbentuk sempurna.

Berikut ini beberapa gejala kanker pada anak:

  1. Perdarahan Tanpa Sebab Jelas

Mimisan adalah jenis perdarahan yang kerap dialami anak yang mengidap kanker. Munculnya perdarahan ini terjadi karena pembuluh darah yang berada pada bagian depan hidung masih terlalu tipis. Jika hidung si kecil sering berdarah paling tidak 4–5 kali sebulan, bisa jadi ini merupakan gejala kanker. Hati-hati, sebaiknya ibu segera memeriksakannya ke dokter.

  1. Luka yang Tidak Kunjung Sembuh

Terkadang mereka bisa mengalami luka atau lecet ketika bermain. Namun, jika mereka mengalami luka dan tak kunjung sembuh, ibu harus memeriksakan lukanya ke dokter. Karena, ada kemungkinan bahwa luka tersebut adalah peringatan gejala kanker pada anak.

  1. Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Pembesaran kelenjar getah bening bisa menjadi gejalakanker. Pembengkakan bisa terjadi di bagian leher, ketiak, pangkal paha, dada, perut, atau bagian tubuh lainnya yang terdapat kelenjar getah bening.

  1. Turun Berat Badan Tanpa Sebab Jelas

Jika anak tiba-tiba kehilangan berat badan padahal tidak ada perubahan pada menu makanannya atau dia tidak sedang menjalani program olahraga tertentu, segeralah periksakan diri pada dokter.

  1. Sesak Napas

Sesak napas atau kesulitan bernapas pada anak bisa menjadi tanda penyakit serius. Sebanyak 40 persen tanda dini leukemia pada anak adalah sesak napas.

  1. Adanya Benjolan pada Tubuh

Gejala kanker pada anak lainnya yang harus diperhatikan adalah timbulnya benjolan pada tubuh anak. Benjolan tersebut bisa muncul di perut anak. Bahkan, benjolan tersebut bisa muncul di tempat-tempat yang tidak biasa di tubuh anak.

  1. Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan hal yang wajar terjadi. Bahkan, sakit kepala sering dianggap sebagai penyakit ringan. Jika sakit kepala menyerang anak terus-menerus tanpa henti, bisa saja itu menjadi gejala kanker pada anak yang harus diwaspadai oleh orangtua.

  1. Sering Muntah

Muntah di pagi hari yang disertai sakit kepala adalah salah satu gejala kanker yang paling umum. Muntah dan sakit kepala biasanya menandai adanya kanker otak dan kanker sarkoma jaringan lunak.

  1. Tulang Terasa Sakit

Nyeri tulang merupakan salah satu gejala kanker pada anak. Nyeri tulang bisa menjadi indikasi neuroblastoma, yaitu kanker yang umum terjadi di kelenjar adrenal.

  1. Demam Tanpa Sebab Jelas

Demam juga merupakan penyakit yang biasa menyerang anak-anak. Namun, jika anak sering demam tanpa sebab yang jelas, orang tua harus mewaspadainya.

Itulah gejala-gejala kanker pada anak yang wajib ibu waspadai. Oleh karena faktor lingkungan menjadi salah satu penyebab kanker pada anak, pastikan untuk menjaganya dari hal-hal yang mengaktifkan sel-sel kanker di dalam tubuhnya. Hindarkan pula Si Kecil dari paparan asap rokok, asbes di rumah, dan radiasi. (*/ino)

 




Awas!! Bahaya Minyak Goreng Bekas Pakai

Prolite – Harga minyak goreng lagi melambung sejak satu bulan terakhir. Untuk para ibu rumah tangga memutar otak agar pengeluaran dapur tidak berlebih. Ya, penggunaan minyak goreng bekas pakai atau yang biasa kita sebut dengan jelantah jadi jalan keluar untuk menghemat penggunaan minyak goreng.

Bukan hanya minyak goreng yang memiliki merek yang mengalami kenaikan harga tapi untuk minyak goreng curah juga mengalami kenaikan harga.

Pasalnya masih banyak ibu rumah tangga bahkan pedagang yang menggunakan minyak goreng bekas yang lebih dari satu kali pakai atau secara berulang. Namun penggunaan minyak goreng secara berulang akan memberikan dampak buruk untuk kesehatan kita.

Penggunanan minyak goreng hanya di perbolehkan satu kali pakai saja karna jika penggunaan minyak goreng yang berkali-kali pakai itu dapat menimbulkan penyakit.

Apalagi, jika minyak digunakan untuk menggoreng ikan, ayam, atau berbagai jenis makanan yang digoreng lainnya lalu penggunaan berulang bisa merusak mineral yang terkandung di dalamnya.

Penggunaan minyak goreng yang berkali-kali akan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah hingga kerusakan organ pencernaan.

Dan ini tak hanya berlaku untuk minyak sawit, tetapi berbagai jenis minyak lain baik kelapa, canola oil, atau zaitun.

Kandungan lemak yang semakin tinggi dari minyak goreng berkali-kali dan muncul kotoran dari sisa-sisa makanan yang di goreng sebelumnya itu bisa berubah menjadi logam dan merusak kualitas minyak.

Masih ada lagi penyakit yang akan di timbulkan dari penggunaan minyak goreng berkali-kali pakai ini diantaranya sakit maag, asam lambung dan masih banyak lagi penyakit yang ditimbulkannya. (*/ino)




Survey E-Commerce, Perawatan Tubuh Terlaris

Prolite – Dalam penelitian melalui e-commerce Tokopedia, mencatat kategori Perawatan Tubuh menjadi salah satu subkategori terlaris pada 2022.

Platform e-commerce semakin banyak, kemudahan transaksi yang di tawarkan pada masing-masing e-commerce juga beragam dari mulai pembayar melalui transfer atau melalui cash on delivery (COD). Banyak kategori yang di jual dalam platform e-commerce, salah satunya adalah kategori perawatan tubuh.

Perawatan Tubuh yang laris di platform e-commerce Tokopedia diantaranya perawatan wajah hingga toner yang sering dibeli oleh masyarakat khususnya kaum pria.

Sejalan dengan itu, Dokter Spesialis Kulit dr. Hari Darmawan, menyampaikan bahwa pemakaian skincare adalah rutinitas yang penting dilakukan baik oleh perempuan maupun laki-laki.

Bukan hanya perempuan yang melakukan perawatan kulit kini sudah banyak pria yang juga melakukan perawatan kulit juga untuk menjaga kesehatan kulit wajah.

Penggunaan perawatan wajah untuk pria sangat penting, dilihat dari kebutuhan pria lebih sering beraktivitas di luar ruangan maka dari itu pria membutuhkan perawatan yang lebih intens.

“Tekstur kulit pria 20 persen lebih tebal dan memiliki kelenjar minyak yang lebih aktif dibandingkan kulit perempuan, sehingga kulit pria lebih rentan terhadap masalah jerawat hingga kusam,” ujar dr. Hari di kutip dari tribunnews.

Perawatan kulit wajah untuk pria dapat mengurangi penuaan dini dan mencegah munculnya flek hitam hingga kerutan di wajah. (*/ino)

 




Ini Cara Cegah Obesitas pada Anak

ilustrasi obesitas

Prolite – Obesitas anak dapat di pengaruhi oleh beberapa faktor. Tingkat obesitas pada anak terus meningkat disebabkan oleh apa yang dikonsumsi oleh anak.

Penasaran mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut, para peneliti dari Duke National University, Singapura, melihat lebih dekat jenis-jenis makanan yang selama ini dihubungkan sebagai penyebab kegemukan dan obesitas anak.

Yang mereka temukan jadi bukti meyakinkan bahwa makanan tertentu mungkin saja penyebab obesitas pada anak.

Anak-anak yang teratur makan keripik kentang cenderung mengalami kenaikan berat badan tertinggi.

“Kami menemukan bahwa keripik kentang merupakan salah satu makanan yang paling menyebabkan kegemukan pada anak-anak muda,” kata peneliti, seperti dilaporkan oleh Independent.

Energi yang di kandung dalam keripik kentang sangat tinggi dan memeiliki indeks kenyang yang rendah. Bukan hanya kripik kentang masih banyak makanan yang dapat memicu obesitas diantaranya kentang goreng, ayam goreng, daging olahan, mentega, juga punya dampak yang buruk. Belum lagi dari makanan makanan penutup manis serta minuman manis.

Sudah sejak lama para peneliti mempelajari, mengapa beberapa makanan lebih mengeyangkan daripada yang lain. Studi pada 1996 menemukan, makanan berlemak, secara mengejutkan cenderung kurang membuat kenyang.

Sementara, makanan padat berkabohidrat dan protein justru sebaliknya. Dalam buku Fat Detection, dijelaskan bahwa lemak lebih padat energi, tapi tidak lebih membuat kenyang.

Mengonsumsi makanan secara berlebih juga bisa memicu kenaikan berat badan. Lebih bijak untuk mengonsumsi makanan agar badan menjadi sehat dan tidak menimbulkan obesitas. (*/ino)




Tingginya Harga Pangan Jadi Persoalan Stunting

JAKARTA, Prolite – Persoalan stunting di kalangan generasi muda, pemberian makanan yang bergizi dapat mengurangi resiko terkena stunting. Karena dengan pemberian makanan yang bergizi dan berkualitas itu salah satu cara mencegah terkenanya stunting.

Dengan pemberian makanan yang mengandung gizi seimbang akan menghasilkan generasi yang unggul dan berdaya saing. Lembaga Amil Zakat Nasional serta Nazir Yayasan Wakaf Djalaluddin Pane (LAZ YWDP) Bukapangan menjelaskan bahwa mengonsumsi pangan yang mengandung gizi tinggi sebaiknya di berikan di setiap keluarga demi untuk membantu tumbuh kembang anak.

“Kami melihat persoalan pangan sangat pelik di tengah ketidakstabilan kondisi global dan ketergantungan atas pangan dari luar, membuat masyarakat miskin dan pra sejahtera tidak mampu mengakses pangan yang bergizi,” kata Ketua Dewan Pembina LAZ YWDP Bukapangan, Debby FL Pane dalam diskusi Bukapangan Leaders Talk yang kami kutip dari Jawa Pos.

Ditengah persoalan ketidaksetabilan kondisi global dan ketergantungan pangan dari luar juga membuat masyarakat miskin tidak mampu untuk mengakses makanan yang bergizi, karena harga pokok yang tinggi.

Maka tidak banyak juga yang akhirnya memberikan makan untuk anak jauh dari kata bergizi. Itu salah satu penyebab anak dapat terkena stunting.

“Pertama, untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat, kedua, agar bisa mengakomodir banyak munfiq, muzaki serta para wakif untuk menyalurkan zakat infaq sedekah dan wakafnya,” jelas Debby. (*/ino)




Hari Ini, Vaksinasi Covid Dosis Keempat Disiapkan

ilustrasi vaksinasi covid

BANDUNG, Prolite – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mulai menyediakan vaksinasi Covid-19 dosis keempat di puskesmas. Vaksinasi covid penguat kedua ini diberikan kepada kelompok masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas mulai 24 Januari 2023.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang ditetapkan pada 20 Januari 2023.

“Puskesmas siap menerima permintaan masyarakat untuk vaksinasi penguat yang kedua. Hanya memang kami ingin melihat dulu seberapa besar animo masyarakat,” kata Kepala Dinkes Kota Bandung, Anhar Hadian.

Ia berharap, vaksinasi ini mendapat animo yang baik dari masyarakat karena merupakan bagian dari pencegahan Covid-19.

Anhar mengatakan, setiap puskesmas akan melaksanakan vaksinasi dosis penguat kedua setelah ada setidaknya 10 warga yang mendaftar. Untuk diketahui, setiap vial vaksin Covid-19 bisa digunakan untuk vaksinasi 10 orang.

“Kita lihat dulu, kalau misalnya baru ada tiga orang pasti kita tidak berani. Karena kalau kita suntikkan untuk tiga orang, pasti yang tujuh (dosis) terbuang. Paling kita kasih tahu untuk menunggu dua atau tiga hari,” kata Anhar.

Secara teknis, puskesmas berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan menyosialisasikan vaksinasi Covid-19 dosis keempat.

“Setiap puskesmas pasti sudah tahu, karena sudah melakukan vaksinasi selama dua tahun ini,” katanya.

Sebagai informasi, saat ini masih ada persediaan 94 vial atau 940 dosis vaksin Covd-19 buatan Pfizer di Kota Bandung. Selain itu, Dinkes Kota Bandung akan mengajukan permintaan tambahan stok vaksin ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat jika diperlukan.

Sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan, vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau dosis penguat kedua dapat diberikan enam bulan setelah vaksinasi covid dosis penguat pertama.

Dalam waktu dekat, jadwal vaksinasi di UPTD Puskesmas Pasir Kaliki yakni pada Selasa dan Rabu 24-25 Januari 2023 pukul WIB dengan sasaran dosis 1-2 untuk masyarakat di atas 12 tahun, dosis 3-4 untuk masyarakat di atas 18 tahun, ibu hamil, dan tenaga kesehatan (nakes).

Adapun persyaratan mendapat vaksinasi ini adalah:
– Mengisi data di tautan pendaftaran
– KTP seluruh Indonesia
– Dalam kondisi sehat
– Membawa fotokopi KTP/KK dan bolpoin saat pelaksanaan vaksinasi.

(**/kai)