3 Lokasi Baru Pembayaran Pajak di Soreang Disiapkan Antisipasi Antrean

Bupati Bandung Dadang Supriatna - Pembayaran Pajak

Sidak ke Kantor Samsat, Bupati Bandung Dadang Supriatna Siapkan Tiga Lokasi Pembayaran Pajak Baru

KAB BANDUNG, Prolite – Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan sidak ke Kantor Samsat Soreang untuk melihat langsung proses pembayaran pajak kendaraan (pemutihan) yang dilakukan masyarakat Kabupaten Bandung.

Dalam sidaknya, Bupati Dadang Supriatna melihat langsung proses pelayanan di Kantor Samsat Soreang. Ia menyoroti panjangnya antrean, loket pembayaran pajak dan petugas penggesekan kendaraan yang dinilai sangat terbatas.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga menyapa serta berdialog langsung dengan masyarakat yang sedang melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang tertunggak.

Dengan sabar dan seksama, Dadang Supriatna mendengarkan berbagai keluhan dan masukan dari masyarakat terkait pelayanan yang ada di Kantor Samsat Soreang.

Bupati Bandung Dadang Supriatna - Pembayaran Pajak

“Mayoritas warga mengeluhkan antrean panjang pelayanan sehingga masyarakat menghabiskan waktu seharian untuk pembayaran pajak kendaraan mereka. Ini sebenarnya karena animo masyarakat begitu besar,” ujar Dadang Supriatna usai sidak.

Melihat antrean panjang dan waktu tunggu yang cukup lama setiap harinya, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyiapkan solusi jitu bagi masyarakat. sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan memperpendek waktu antrean di Kantor Samsat Soreang.

“Saya akan menambah tiga lokasi pelayanan baru di wilayah Kabupaten Bandung. Yaitu di areal parkir RSUD Otista, di Gedung Baznas dan areal Gedung PIM Soreang,” ungkap Kang DS.

Ia optimistis penambahan tiga lokasi pembayaran pajak ini akan efektif untuk mengurangi kepadatan dan memperpendek waktu antrean di Kantor Samsat Soreang.

Terlebih hampir setiap hari, ribuan wajib pajak selalu memenuhi Kantor Samsat Soreang. Tak jarang, antrean kendaraan masyarakat menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Jalan Gading Tutuka tersendat.

Bupati Bandung Dadang Supriatna - Pembayaran Pajak

“Tujuannya, agar masyarakat dapat lebih nyaman dan cepat dalam membayar pajak kendaraan. Lokasi sudah siap, tinggal nanti penambahan personelnya dari Samsat dan Polresta Bandung,” tambah Kang DS sambil tersenyum.

Wakil Ketua Umum Apkasi itu mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono dan Pj Kepala Bapenda Jabar untuk meminta penambahan petugas guna ditempatkan di tiga lokasi baru yang telah disiapkan.

“Apalagi kan warga Kabupaten Bandung itu terbanyak kedua di Jabar. Wajib pajak kami besar sekali. Otomatis lokasinya harus ditambah. Ini adalah upaya kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Bupati Bandung.

Bupati Dadang Supriatna bahkan langsung menugaskan Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Akhmad Djohara untuk melakukan peninjauan kelayakan tiga lokasi yang disiapkan. Jika memungkinkan dan personel telah siap, Bupati Kang DS meminta lokasi tersebut segera dibuka untuk melayani masyarakat.

“Saya juga minta Dishub untuk mengatur parkir kendaraan sehingga tidak menganggu arus lalu lintas. Karena animo masyarakat terhadap program pembebasan denda pajak kendaraan yang digagas Pak Gubernur ini sangat luar biasa,” tegas Kang DS.




Komisi V Usulkan RSKK Provinsi Jawa Barat Naik Kelas

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung (dok DPRD Provinsi Jawa Barat).

Komisi V Usulkan RSKK Provinsi Jawa Barat Naik Kelas

KABUPATEN BANDUNG, Prolite – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menilai banyak rumah sakit di kawasan industri masih berstatus kelas C atau D seperti RSUD KK di Kabupaten Bandung yang memiliki keterbatasan dalam hal fasilitas, dan jenis layanan spesialis yang dapat diberikan.
Sehingga diperlukan percepatan layanan kesehatan para pekerja di Jawa Barat menjadi salah satu faktor yang penting.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Yomanius Untung dalam kunjungannya bersama Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat ke RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bandung dalam rangka meninjau kelengkapan sarana prasarana kesehatan serta sinkronisasi program dan kegiatan Tahun 2025, Selasa (7/1/2025).

dok DPRD Jawa Barat
dok DPRD Jawa Barat

“Alhamdulillah ini kunjungan pertama kita ke RSKK di Kabupaten Bandung yaitu rumah sakit milik Provinsi Jawa Barat yang punya spesialisasi untuk kesehatan kerja dan ini penting bagi kita. Karena kita ingin ada percepatan layanan kesehatan bagi para pekerja dilingkungan sekitar kabupaten Bandung ini yang bisa ditangani langsung oleh kita dengan cepat dan fasilitas yang bagus.” Ujar Untung.

Yomanius menambahkan, Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia, menghadapi tantangan dalam memastikan pekerja memiliki akses layanan kesehatan yang memadai. Salah satu langkah strategis yang sedang diusulkan adalah menaikan kelas rumah sakit, khususnya yang berada di wilayah padat industri, untuk mendukung percepatan layanan kesehatan bagi pekerja.

“Ini memang sudah ada usulan untuk segera menaikkan kelas dari kelas D menjadi kelas B. Agar fasilitas pelayanannya jauh lebih baik lagi, kemudian tindakan-tindakan yang didapatkan juga layanan kesehatan lebih lengkap sehingga persoalan-persoalan Kesehatan masyarakat bisa jauh lebih cepat ditangani.” Jelas Untung.

Dengan peningkatan kelas yang dimaksud, Yomanius mengharapkan para pekerja di Jawa Barat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat dan berkualitas.

“Langkah ini juga akan berdampak positif pada produktivitas tenaga kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat,” pungkasnya.




Aksi Pengeroyokan oleh Orang Tak Dikenal di Malam Tahun Baru 2025

Aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh orang tak dikenal usai menikmati malam tahun baru 2025 kemarin (Instagram @Adi_panuntun).

Aksi Pengeroyokan oleh Orang Tak Dikenal di Malan Tahun Baru 2025

Prolite – Aksi pengeroyokan oleh orang tidak dikenal kembali terjadi di malam tahun baru kemarin di Kampung Sekereundeu, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimeunyan, Kabupaten Bandung.

Tersebar dimedia sosial video aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal terhadap pegiat motor trail asal Bandung bernama Ferly Renaldi (39) alias Dudung SP.

Dalam video yang beredar terdengar suara perempuan yang diketahui merupakan istri dari Dudung SP yang ketakutan saat merekam video.

Diketahui Dudung SP bersama dengan istri dan anaknya hendak pulang usai merayakan malam tahun baru.

Kapolsek Cimenyan Kompol Nanang Heru, membenarkan adanya kasus pengeroyokan terhadap Dudung SP saat malam tahun baru.

“Kejadiannya itu sekitar pukul WIB. Korban sudah melapor ke kantor,” ujar Nanang saat dihubungi, Rabu.

Nanang menjelaskan, kejadian itu bermula saat Dudung SP dan keluarganya tengah merayakan malam tahun baru.

Kemudian, korban beserta istri dan anaknya pulang ke arah Bojong Koneng.

“Di tengah jalan, korban berniat menyapa orang-orang yang berada di pinggir jalan,” ucap Nanang.

“Ternyata niat baik korban untuk menyapa tersebut dianggap menantang kepada yang diduga para pelaku,” jelas dia.

Para pelaku langsung melancarkan aksi kekerasannya secara bersama-sama kepada korban.

“Korban mengalami luka memar di wajah, bagian atas pelipis mata, dan luka sobek di bagian telinga sebelah kanan,” ucap Nanang.

Karena ulah oleh orang tidak dikenal kini korban menjalani perawatan karena mengalami luka-luka di bagian pelipis, jidat, hingga area mata dan telinga.

Nanang menegaskan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan dari para saksi-saksi. Polisi sudah mengantongi identitas tersangka dan kini polisi memburu pelaku pengeroyokan.




Preman Bacok Pedagang Es Doger karena Tak Beri Gratis

Pedagang es doger di bacok di Cibiru Kabupaten Bandung (Instagram Info Cileunyi).

Preman Bacok Pedagang Es Doger karena Tak Beri Gratis

Prolite – Aksi premanisme kembali terjadi seorang pedagang es doger dibacok oleh seorang preman yang meminta es dengan gratis.

Pedagang es doger yang diketahui bernama Rahmat Murdani (42 tahun) dibacok di Jalan Pertigaan Cibiru Raya, Kampung Cibangkonol, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Aksi premanisme sudah banyak terjadi di mana-mana kejadian ini bukanlah kali pertama bahkan ada korban yang harus kehilangan nyawanya karena ulah preman.

Instagram
Instagram

Diketahui Rahmat Murdani yang merupakan pedagang keliling dengan menggunakan gerobak.

Namun hari naas tidak ada dalam kalender pria 42 tahun itu di palak oleh seorang preman yang diketahui bernama Feri Andriansyah dengan meminta es doger jualannya secara gratis.

Diketahui Rahmat Murdani menolak memberikan daganagnnya secara gratis ke preman tersebut, sehingga Feri Adriansyah meendapatkan bacokan.

Kapolsek Cileunyi Kompol Rizal Adam mengatakan pelaku Feri Adriansyah melakukan pembacokan menggunakan golok kepada pedagang es doger Rahmat Murdani di bagian pinggang dan merusak gerobak milik korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek di pinggang kiri.

“Motif pelaku berani melakukan perbuatan tersebut karena pelaku marah, setelah korban menolak permintaan pelaku untuk memberinya sebungkus es doger gratis,” ujar Rizal, Jumat (29/11/2024).

Rizal mengatakan pelaku sempat berpura-pura untuk membeli es doger kepada korban, dan ketika korban membungkus es Doger pesanan pelaku. Pelaku pulang ke rumah untuk mengambil  golok yang digunakan menganiaya korban. “Pelaku sempat pulang ke rumah membawa sebilah golok,” kata dia.

Korban sendiri, ia mengatakan langsung dibawa ke Rumah Sakit Al Islam Bandung untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan. Sedangkan gerobak es doger milik korban rusak parah sehingga tidak bisa digunakan. “Gerobaknya sudah tidak bisa dipakai,” katanya.

Ia menyebut pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).




Klarifikasi Video Bantuan Telur yang Ditarik Lagi oleh Petugas Posyandu Usai Difoto

Ilustrasi banuan telur (istimewa)

Klarifikasi Video Bantuan Telur yang Ditarik Lagi oleh Petugas Posyandu Usai Difoto

Prolite – Geger beredar video petugas posyandu yang menarik kembali bantuan telur yang di berikan untuk warga usai di foto.

Dalam video yang tersebar terlihat seorang ibu hamil yang memegang plastik putih berisikan paket makanan yang di berikan oleh posyandu.

Namun terdapat hal aneh saat bantuan telur di kasihkan kepada ibu hamil dan difoto oleh salah satu petugas posyandu.

Telur tersebut tiba-tiba di ambil kembali, sontak video tersebut viral di mendia sosial.

Klarifikasi bantuan telur yang ditarik lagi oleh petugas Posyandu (Instagram).
Klarifikasi bantuan telur yang ditarik lagi oleh petugas Posyandu (Instagram).

Usai viral sang pengunggah video Intan akhirnya memberikan klarifikasi perihal kejelasan bantuan telur tersebut.

Sebelumnya, video viral tersebut diunggah oleh pasangan suami istri yaitu Oki dan Intan, saat pembagian bantuan di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Intan mengungkapakan bahwa video yang viral di media sosial tersebut direkam oleh sang suami yang saat kejadian ikut sebagai salah satu penerima penyaluran bantuan gizi untuk dirinya.

“Tujuan posting, karena saya baru melahirkan juga terus nggak ada kegiatan apa-apa karena jaga anak, karena anaknya tidur suka iseng-iseng aja gitu kan main HP,” ujarnya dikutip dari Tribun Jabar.

Menurut pengakuan Intan, dirinya salah paham. Rupanya telur sudah dibagikan lebih awal oleh petugas pada Agustus 2024 karena takut busuk.

Namun sesuai aturan, telur tersebut harusnya dibagikan pada Oktober 2024, sehingga pada bulan Oktober pun satu pack telur hanya digunakan sebagai properti foto.

Selain itu, Intan mengakui dirinya pun sendiri sudah menerima bantuan paket makanan dan disalurkan di tahap pertama, tepatnya pada bulan Agustus. Setelah itu, dirinya kembali menerima bansos dari pemerintah.

“Setelah itu selang seminggu memang dikasih telur lagi, saya kira paketan yang bulan Agustus keluarnya dua, ternyata yang bulan Agustus selang seminggu itu seharusnya ada di bulan Oktober,” katanya.

“Nah, yang bulan Oktober dikiranya nggak ada telur, ternyata yang bulan Agustus harusnya Oktober,” ucapnya

Tak sampai di situ, dirinya pun baru mengetahui jika telur yang diterimanya tersebut setelah bantuan pertama itu adalah bagian untuk tahap kedua. Oleh karena itu, Intan mengucapkan permohonan maaf.

“Saya mau minta maaf khususnya untuk Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung atas viralnya video yang saya unggah karena sempat membuat kegaduhan untuk kita semua. Jadi pembelajaran ke depan juga kalau gabut itu gak boleh posting sembarangan,” ujarnya.




Pasirleutik Gelar Pawai Obor Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 2024 M

Pawai Obor memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2024 M (Rizki Prolitenews.com).

Pasirleutik Gelar Pawai Obor Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 2024 M

Prolite – Pawai obor memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 H / 2024 M yang jatuh pada tanggal 16 September 2024.

Para Santri dari Pesantren Hidayatullah Bandung serta seluruh warga Pasirleutik RW 04 Keluarahan Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Kabupanten Bandung ikut memeriahkannya.

Peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW. atau Maulid Nabi SAW. diyakini telah dikenal oleh masyarakat muslim Arab, setidaknya sejak tahun kedua hijriah. Namun ada pula yang meyakininya peringatan maulid telah ada sejak zaman Nabi SAW.

Terdapat beragam versi mengenai awal mula peringatan Maulid Nabi SAW. Sebagian berpendapat, peringatan tersebut dilakukan pertama kali pada saat dinasti Fatimiyah berkuasa. Tapi ada pula yang berpendapat dimulai sejak masa Salahudin Al-Ayyubi.

Ketua RW 04 Pasirleutik Indra Iskandar dalam kesempatan ini memberikan sambutannya di depan para warga serta santri dari Pesanteren dan Masjid AL-Karimah menyampaikan terimakasih atas partisipasi dalam pawai obor.

Keliling pawai obor kali ini hanya sekitaran wilayah Pasirleutik, meski rute yang silalui tidak jauh namun rasa dalam peringatan Maulid Nabi sangat terasa.

Bukan hanya itu dalam rangka Hari Hijab Nasional juga seluruh santriwati dan warga perempuan dibagikan hijab serta kaos kaki secara gratis.




Jelang Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX, Kang DS Ajak Masyarakat Ikut Meramaikan

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX Siap Digelar di Soreang, Kabupaten Bandung

KAB. BANDUNG, Prolite – Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX kembali hadir sebagai ajang bergengsi untuk mengeksplorasi dan memamerkan berbagai varietas tanaman pangan unggulan.

Acara yang akan dibuka oleh Menteri Pertanian RI ini diadakan pada 27-30 Juli 2024 di Gedung Budaya Soreang bertema “Mewujudkan Kemandirian Benih Tanaman Pangan Untuk Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Kegiatan ini menawarkan berbagai inovasi dalam perbenihan yang siap mendukung petani lokal meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan nasional.

Ajang tahunan ini akan menampilkan varietas-varietas tanaman pangan yang tahan terhadap hama, penyakit, dan kondisi lingkungan tertentu, seperti padi, jagung, umbi-umbian, dan aneka sayuran. Selain itu, ada juga pameran produk pertanian unggulan serta gelar teknologi pangan dari seluruh Indonesia sebagai media pembelajaran bagi masyarakat dan petani.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Dengan adanya kegiatan ini, para petani diharapkan dapat memahami pentingnya pemilihan benih yang tepat serta cara mengelola benih dengan baik sehingga bisa meningkatkan praktik pertanian dan mendorong tercapainya ketahanan pangan yang lebih baik.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengungkapkan pentingnya acara ini bagi sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Bandung.

“Kabupaten Bandung memiliki potensi pertanian yang besar dengan berbagai komoditas pertanian unggulan sehingga sangat sesuai terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan Gebyar Perbenihan Nasional Ke-IX ini,” jelasnya.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

Bupati Dadang berharap kegiatan ini dapat menggerakkan sektor ekonomi dengan kedatangan para peserta dari seluruh Indonesia serta dapat membuka peluang investasi di bidang pertanian.

“Saya mengajak kepada semua warga masyarakat Kabupaten Bandung, baik masyarakat perbenihan maupun umum untuk hadir dan mendukung kegiatan gebyar perbenihan yang akan dilaksanakan di Gedung Budaya Soreang,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ningning Hendasah juga mengundang seluruh masyarakat untuk meramaikan acara ini sebab acara ini terbuka dan gratis untuk masyarakat umum.

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX

“Di sini akan ditampilkan berbagai display varietas padi unggulan, gelar teknologi, gelar produk KUKM Kabupaten Bandung, berbagai lomba, diskusi ilmiah, dan seluruh rangkaian kebutuhan benih di Kabupaten Bandung. Semuanya bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat,” paparnya.

Beragam kegiatan menarik telah disiapkan untuk menyemarakkan acara ini, antara lain:

– Gelar Teknologi Benih Tanaman Pangan
– Display Varietas Benih Tanaman Pangan
– Sosialisasi Regulasi Perbenihan Tanaman Pangan
– Pameran dan Display Produk Perbenihan Tanaman Pangan
– Klinik Konsultasi Perbenihan
– Job Fair Industri Perbenihan
– Pameran Produk UMKM
– Forum/Saresehan/Temu Bisnis
– Aneka Perlombaan
– Aneka Hiburan (Angklung Udjo, Band, Stand Up Comedy, dll.)
– Donor Darah

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional IX diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi petani lokal, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.




Judi Online Membuat Resah, 560 Pasutri Kabupaten Bandung Bercerai

Ilustrasi angka perceraian tinggi akibat judi online (alodokter).

Judi Online Membuat Resah, 560 Pasutri Kabupaten Bandung Bercerai

Prolite – Aplikasi judi online sudah membuat resah seluruh masyarakat, banyak orang yang sudah menadi korbannya.

Salah satunya Kabupaten Bandung Jawa Barat mulai bermunculan korban akibat judi online.

Bukan hanya hutang yang menjadi akibat karena bermain judi namun ratusan pasangan suami istri di Kabupaten Bandung bercerai.

Perceraian ratusan pasutri terjadi karena terjerat judi online, karena biasanya korban judol pasti akan turut terjerat pinjaman online (pinjol).

Seperti yang dikatakan Humas Pengadilan Agama Soreang Kabupaten Bandung, Syamsu Zakaria dikutip dari MediaIndonesia, mengatakan, tercatat sebanyak perkara gugatan kini tengah ditangani oleh PA Soreang.

“Data yang ditangani tersebut sejak dari Januari hingga Juni 2024. Dari jumlah tersebut 80 persennya gugatan perceraian atau sekitar perceraian,” ungkapnya.

Menurut Syamsu, dari jumlah gugatan perceraian, diketahui 20 persen perceraian disebabkan karena judi online. Semua berawal dari keterbatasan ekonomi.

“Dari perkara, 20 persen atau sekitar 560 perkara akibat judol. Alasannya karena pertengkaran terus menerus, tapi kalau sebabnya paling banyak ekonomi,” terang Syamsu.

Syamsu menambahkan, terungkapnya faktor perceraian karena judol, ditemukan pada saat persidangan berlangsung. Dengan rata-rata pria atau sumainya yang bermain judol.

Salah satu pasutri yang sudah menjalani persidangan sempat terungkap mereka berpisah karena sag suami terjerat utang hinga Rp 300 juta.

Utang hungga ratusan juta tersebut di dapatkan dari pinjol untuk bermain judol.

Bukan hanya itu namun ada juga pasutri yang memutuskan bercerai karena mengalami kekerasan dalam rumah tangga karena mengingatkan sang suami yg main judol.

Permasalahan judol sendiri memang sudah meresahkan banyak orang, perlu lebih serius untuk bisa menuntaskannya.




Nekat Aksi Pencurian Uang Rp 60 Juta oleh Emak-emak di Bandung

Aksi pencurian emak-emak di Bandung gondol Rp 60 juta (Istimewa CCTV).

Nekat Aksi Pencurian Uang Rp 60 Juta oleh Emak-emak di Bandung

Prolite – Emak-emak di Kota Bandung nekat melakukan aksi pencurian uang sebesar Rp 60 juta.

Emak tersebut melakukan aksinya di sebuah rumah di Kampung Ciburial, Desa Soreang, Kecamtan Soreang, Kabupaten Bandung.

Dalam rekaman CCTV yang tersebar di media sosial perempuan yang mengenakan kerudung itu melakukan aksinya dengan membawa anak kecil.

Setelah melakukan aksinya emak-emak tersebut terlihat keluar dari rumah korbannya dan sempat berhenti untuk melihat-lihat situasi di luar rumah.

Kapolsek Soreang Kompol Ivan Taufik mengatakan peristiwa pencurian tersebut terjadi pada, Rabu 28 Februari 2024. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan.

“Iya benar. Kasus tersebut tengah kami lakukan penyelidikan,” ujar Ivan, melalui pesan singkatnya kepada detikJabar, Kamis (29/2/2024).

Korban yang saat kejadian sedang tidak berada di rumahnya, saat kembali belum ada kecurigaan bahwa uang 60 juta miliknya telah raib.

Saat menuju ke kamar dan melihat kunci lemari telah menempel pada lemari di situ korban kaget melihat uangnya yang di simpan dalam lemari telah hilang.

Setelah mengetahui uangnya telah hilang korban langsung melaporakan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian beserta bukti CCTV di area rumah korban.

Tidak perlu waktu lama polisi berhasil meringkus emak-emak yang nekat mencuri uang tersebut.

Emak yang berinisial KA (46) nekat melakukan aksinya tersebut untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

Menurut hasil pemeriksaan tersangka mengaku menggunakan uang tersebut untuk membeli keperluan pribadi mencapai puluhan juta rupiah.

“Sisa uang sekitar Rp38 juta. Sisanya sudah ibu itu belanjakan dengan berbagai macam perlengkapan pribadi, sepatu, sejadah, pakaian,” ujar Ivan Kapolsek Soreang.

Perlengkapan pribadi yang tersangka belanjakan tersebut rupanya untuk keperluan menikahkan anaknya.

Bukanhanya membeli keperluan menikahkan anaknya namun menurut kesaksian tersangka ia juga menggunakan uang tersebut untuk membayar utang di warung yang berada di sekitar rumahnya.

Karena aksinya kini tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman lima sampai tujuh tahun penjara.




Hasil Pemilu 2024 di Lokasi TPS 17 Kelurahan Cimenyan Anies Unggul

Hasil Pemilu 2024 di Lokasi TPS 17 Kelurahan Cimeunyan Anies Unggul (Rizki Oktaviani Prolitenews).

Hasil Pemilu 2024 di Lokasi TPS 17 Kelurahan Cimeunyan Anies Unggul

KABUPATEN BANDUNG, Prolite – Pemilihan Umum (Pemilu 2024) yang baru saja di lakukan pada Rabu 14 Febuari 2024 kemarin.

Seluruh warga Negara Indonesia memberikan suaranya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah di tetapkan dalam surat.

Suara yang masyarakat berikan akan membantu untuk memilih siapa pemimpin yang akan memimpin Indonesia untuk 5 tahun kedepan.

Sama halnya dengan TPS 017 yang berada di Kecamatan Cimenyan, Kelurahan Padasuka, Kabupaten Bandung.

Banyaknya warga yang juga berbondong-bondong ke TPS 017 untuk memberikan hak suaranya.

Rizki Oktaviani Prolitenews
Rizki Oktaviani Prolitenews

Terdapat 230 jumlah pemilih yang ikut serta dalam pemilu 2024 ini, dalam jumlah pemilih yanag ada pada TPS tersebut ada 3 pemilih yang kedapatan kertas suaranya tidak sah.

Ketua TPS 017 Indra Iskandar menyebutkan dalam Pemilihan Umum yang dilakukan secara serentak pada tahun ini berjalan dengan lancar.

Usai seluruh masyarakat melakukan pencoblosan seluruh anggota serta saksi mulai menghitung suara yang sudah masuk pada kotak suara.

Dalam pemilihan calon Presiden dan Wakil Presiden untuk calon nomer urut 1 yakni H. Anies Rasyid Baswedan dan H.A. Muhaimin Iskandar mendapatkan 113 suara.

Untuk nomer urut 2 H. Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapatkan 97 suara.

Sedangkan untuk Capes dan Cawapres untuk nomer urut 3 H Ganjar Pranowo dan Prof. Mahfud MD mendapatkan 17 suara.

Menurut hasil penghitungan suara pada TPS 017 menghasilkan calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 1 unggul lebih tinggi dari pada paslon nomer urut 2 dan 3.

Namun untuk hasil tersebut belumlah si sahkan oleh KPU, Pihak KPU masih harus menunggu hasil dari beberapa daerah yang ada di Indonesia untuk nantinya bisa memutuskan siapa yang akan memimpin Indonesia untuk kedepannya.

Untuk hasil  Quick Count KPU pada Pilpres 2024 menunjukan Prabowo unggul dengan perolehan 55%, sedangkan untuk Anies 24% dan untuk Ganjar 19 %.

Namun hasil yang dikeluarkan oleh KPU belum bisa di anggap hasil akhir dalam Pemilu 2024 kali ini.

Untuk seluruh masyarakat di minta bersabar hingga KPU mengumumkan hasil akhir untuk menentukan siapa pemimpin Indonesia kedepannya.