El Rumi Menang di TKO usai Hujani 7-8 Pukulan Tanpa Henti, Berikut Penjelasan Wasit

El Rumi Menang di TKO usai Hujani 7-8 Pukulan Tanpa Henti (Instagram El Rumi)

El Rumi Menang di TKO usai Hujani 7-8 Pukulan Tanpa Henti, Berikut Penjelasan Wasit

Prolite – Kemenangan Technical Knock Out (TKO) antara El Rumi melawan Jefri Nikol berjalan sangat cepat hanya 38 detik saja.

Banyak warganet yang mempertanyakan kenapa pertandingan antara El Rumi dan Jefri Nichol berlangsung sangat sebentar dan sudah di umumkan pemenangnya.

Diketahui anak dari musisi kondang Ahmad Dhani dan Maia Estianty tersebut keluar sebagai pemenang dalam pertandingan Knock Out dengan sekitar 7-8 pukulan beruntun.

Berikut penjelasan di balik keputusan wasit dalam laga Superstar Knock Out tersebut.

Wasit langsung mengintervensi momen tersebut dan menyatakan laga tidak bisa dilanjutkan lagi. El Rumi dinyatakan sebagai pemenang dan Jefri Nichol terlihat dirangkul oleh wasit.

Beberapa detik kemudian, Jefri Nichol bisa kembali berjalan tanpa bantuan siapapun. Jefri Nichol juga terlihat kembali bugar.

Lalu mengapa pertandingan dihentikan dengan kemenangan TKO untuk El?

Dalam dunia tinju, dikutip dari DAZN, ada istilah KO dan TKO. TKO adalah momen ketika wasit mengambil keputusan untuk menyudahi pertandingan. Alasannya adalah demi keselamatan petinju atau ketika seorang petinju sudah tak mampu lagi bertahan menghadapi serangan lawan.

Jika kondisi demikian ditemukan, wasit tidak perlu menunggu seorang petinju benar-benar roboh dan jatuh ke kanvas untuk dikenai hitungan seperti dalam hal knock out. Wasit bisa menghentikan pertarungan dan itulah yang dilakukan wasit saat El vs Jefri Nichol.

El Rumi sudah menyarangkan 7-8 pukulan beruntun tanpa Jefri Nichol bisa membalas. Sebelumnya, Jefri Nichol juga sempat menyentuh bahu bagian kanan di tengah pertandingan sebelum kombinasi pukulan El Rumi datang.

Andai tak dihentikan oleh wasit, kombinasi pukulan El akan terus menghujani Jefri Nichol dan bisa berdampak fatal. Jefri Nichol bisa jatuh ke kanvas dan mendapatkan cedera yang lebih parah.

Karena itu, wasit telah mengambil keputusan tepat di laga itu dan berhasil menghindari risiko yang lebih buruk.




Aktor Jefri Nichol dengan Gentle Meminta Maaf Langsung ke Makasar

Jefri Nichol minta maaf ke Makasar (Grid ID).

Aktor Jefri Nichol dengan Gentle Meminta MAAF Langsung ke Makasar

Prolite – Aktor ternama Indonesia Jefri Nichol beberapa waktu ini menjadi perbincangan warganet usai didirnya berkomentar di sosial media X (twitter).

Keaktifan dalam sosial media X memang sudah dari dulu ia lakukan untuk berkomunukasi dengan para penggemar maupun hatersnya di sana.

Belum lama ini Jerfy Nichol menjadi buah bibir para netizen namun kali ini yang menjadi perbincangan bukanlah prestasi dari segi perfilman namun karena cuitannya kepada salah satu netizen.

Berawal saat sang aktor yang berusia 24 tahun ini menanggapi sebuah komentar dari netizen dengan username EM yang tengah menyindirnya.

Namun Jefri melontarkan kalimat yang berisikan nada ancaman kepada orangtua dari sang netizen.

“Bapak lu gua bikin cacat anj***,” cuit Jefri pada 19 Oktober 2023 lalu menanggapi sindiran EM.

Tentu saja perkataan Jefri itu membuat netizen heboh dan kesal. Tak ayal jika cowok berparas tampan itu makin dikritik dan disindir secara massal. Namanya bahkan sempat menghiasi trending topic X.

Twitter EM
Twitter EM

Namun secara gentle Jefri Nichol langsung mengunjungi EM dan orang tuanya yang berada di Makasar untuk meminta maaf secara langsung karena perkataannya yang ia lontarkan di media sosial X.

Meski sebelumnya sang aktor sudah meminta maaf secara langsung ke EM melalui fitur direct message, namun ia juga mendatangi ke rumah EM yang berada di Makasar.

“Udah ya guys case closed, Nichol juga udah nyamperin langsung ke rumah dan minta maaf sama aku dan papaku,” tulis EM sambil mengutip cuitan Jefri yang jadi sorotan sebelumnya.

Dari penelusuran di kolom komentar, Jefri juga disebut membawakan rendang untuk EM dan keluarga. Dalam kunjungan ini EM juga mengajak Jefri untuk makan coto makasar dan ngopi bersama sebagai bukti jika mereka sudah berdamai.