Lagi Kasus Judi Online ! Polisi Berhasil Mangamankan 4 Remaja Putri Kota Bandung
Category: Daerah
31 Agustus 2023
4 Remaja Berperan Mempromosikan Judi Online , 2 Tersangka Berperan Admin
BANDUNG, Prolite – Kasus situs judi online belum berakhir, sebelumnya sudah ada 2 Selebgram yang diamankan pihak kepolisian karena mempromosikan situs judi online.
Kali ini Polisi kembali berhasil mengamankan empat remaja putri asli Kota Bandung, Jawa Barat yang juga mempromosikan situs judi online.
Menurut keterangan ke empat remaja ini mereka mempromosikan judi online melalui akun Instagram yang memiliki hingga follower.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, keempat remaja itu masih dalam usia pelajar.
“Rata-rata umurnya 18 tahun sampai 26 tahun, tapi banyak 18 tahun. Memang sudah dewasa untuk mempertanggungjawabkan perbuatan,” kata Ibrahim dalam konferensi pers di Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat, Rabu (30/8).
Keempat remaja putri yang berasal dari Kota bandung itu berinisial ASN, ISN, DPY, dan TN. Kebanyakan dari mereka berempat merupakan pelajar.
Selain keempat pelaku promosi situs judi polisi juga berhasil menangkap dua orang lainnya.
Kedua pelaku lainnya berinisial TN dan ZAP yang merupakan admin dan mengembangkan untuk mengajak orang lain untuk mengembangkan situs judi online ini.
Keempat tersangka ditawarkan untuk mempromosikan situs judi dan akan dibayar dengan upah Rp untuk sekali promosi situs judi.
“Ini ada yang berlangsung dua bulan, jadi mereka mendapatkan Rp 1 juta sampai Rp 3,5 juta,” ucapnya.
Karena perbuatannya, keenam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka akan diterapkan pasal berlapis.
Untuk hukuman yang akan diterima oleh keenam tersangka promosi situs judi tersebut akan dihukum dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Meski kebanyakan dari mereka yang ditangkap merupakan pelajar namun hukum tetap harus berjalan. Namun sebagai catatan untuk orang tua agar selalu mengawasi putra putrinya saat menggunakan sosial media.
Bijak menggunakan sosial media menjadi catatan juga untuk para orang tua, jangan sampai tergiur dengan bayaran endorse yang nantinya akan berimbas efek hukum yang harus dipertanggung jawabkan.
Serbu 5 Destinasi Hits di Pangalengan, Biar Weekendmu Makin Seru!
Category: LifeStyle
31 Agustus 2023
Prolite – Bingung weekend gini mau liburan kemana? Gak usah galau lagi deh, karena kita bakal kasih 5 rekomendasi tempat kece di Pangalengan yang sekarang lagi nge-hits!
Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tuh emang banyak banget tempat wisata keren yang pemandangan alamnya bikin hati adem. Selain terkenal sebagai daerah pertanian, peternakan, dan perkebunan, Pangalengan juga punya banyak banget obyek wisata yang sekarang lagi hits abis!
Dengan adanya wisata-wisata seru di Pangalengan, bisa dibilang Bandung makin komplit dan makin disukai sama para wisatawan. Jadi, simak terus artikel ini ya, biar nggak ketinggalan info seru yang bakal bikin liburanmu makin semangat dan berkesan! Yuk, kita mulai petualangan seru ke Pangalengan!
1. Perkebunan Teh Malabar
Cr. infobdg
Ini dia tempat wisata yang bisa bikin kalian terpesona dengan pohon tehnya. Luasnya 2000 hektar dan berada di ketinggian 1550 mdpl. Lokasinya ada di Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Bandung.
Gak heran deh, pemandangan alamnya yang nggak ada duanya bikin tempat ini selalu rame dikunjungin. Apalagi sekarang udah banyak banget spot foto yang instagramable banget!
Untuk bisa nikmatin keindahan Perkebunan Teh Malabar, kalian cuma perlu keluarin uang selembar dua ribuan aja, lho. Tiket masuknya cuma Rp per orang!
Murah banget kan buat dapetin pengalaman seru di sini? Jadi, langsung aja ajak temen-temen atau keluarga buat jalan-jalan ke Perkebunan Teh Malabar.
2. Kampung Singkur
Cr. karogaul
Lokasinya ada di Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Di sini, kalian bakal disuguhi pemandangan alam yang hijau dan udara yang segar banget.
Kalo kalian butuh refreshing dari kepenatan kota, Kampung Singkur bisa jadi pilihan tepat. Suasana wisatanya yang alami bakal bikin liburan kalian gak akan terlupakan.
Nggak cuma nikmatin keindahan alamnya aja, di Kampung Singkur juga banyak wahana seru yang ditawarkan, guys. Mulai dari arung jeram, paintball, flying fox, sampe tubing trip, semuanya ada di sini!
Seru banget kan? Harganya juga gak bikin kantong jebol, cuma aja buat dapetin semua keseruan di Kampung Singkur. Jadi, langsung aja deh atur jadwal liburan ke tempat ini biar bisa nikmatin momen seru dan menyegarkan di tengah keindahan alamnya!
3. Villa Jerman Pangalengan
Cr. c-rafting
Ini dia villa yang keren banget, warnanya dominan putih dengan rangka cokelat tua, terletak di tengah-tengah perkebunan teh yang hijau banget. Kontras banget deh dengan pemandangan di sekitarnya!
Villa Jerman Pangalengan ada di area wisata Perkebunan Teh Cukul. Nama “Jerman” itu karena bentuknya yang mirip rumah-rumah desa di Jerman, negara yang juga dikenal sebagai Deutschland. Asyiknya lagi, villa ini udah berdiri megah sejak jaman penjajahan Belanda, loh. Bener-bener kaya rumah bersejarah gitu.
Meskipun nggak boleh masuk ke dalamnya, jangan kecewa dulu ya! Kamu masih bisa menikmati keindahannya dari jauh. Coba deh nikmatin pesonanya yang menarik dan ambil foto-foto keren untuk kenang-kenangan. Kalo punya drone, bisa juga ambil foto dari atas, pasti hasilnya klasik dan mewah banget.
Harganya juga oke banget, guys. Buat masuk ke area Perkebunan Teh Cukul di sekitar villa, kamu cuma perlu bayar tiket seharga Rp 10 ribu aja per orang. Murah banget kan buat dapetin pengalaman seunik ini?
4. Pineus Tilu Riverside Camping
Cr. travelspromo
Kalian harus cobain nih sensasi berkemah yang berbeda di Pangalengan, Bandung, tapatnya di Pineus Tilu Riverside Camping!
Bakalan asyik banget deh, karena lokasinya tuh di hutan pinus yang lebat dan alamnya asri banget. Udara di sini sejuk banget pas siang hari, apalagi saat malam hari, brrr dingin banget!
Yang seru lagi, kalau kamu camping di sini, nggak perlu ribet bawa tenda sendiri. Mereka udah siapin tenda dengan fasilitas lengkap buat kamu. Jadi, tinggal nikmatin aja momen-momen seru bareng temen-temen atau keluarga di tepi sungai yang menenangkan.
Nah, buat masalah harga sewanya juga oke banget. Di hari biasa cuma aja, sementara di akhir pekan harganya . Kapasitas tendanya bisa muat 4-6 orang, jadi bisa ajak temen banyak! Ya walaupun agak mahal tapi worth it banget gak sih buat dapetin pengalaman kayak gini?
Jadi, yuk siapkan makanan dan barang-barang camping lainnya, buat liburan seru di Pineus Tilu Riverside Camping. Pasti bakal jadi pengalaman berkemah yang nggak akan terlupakan dengan suasana alam yang asik dan udara sejuk di tengah hutan pinus yang indah!
5. Nimo Highland
Cr. tripzilla
Tempat ini punya konsep ala Sentorini di Yunani, lho! Nama “Nimo” itu sebenernya singkatan dari “Nini Mountain”, diambil dari nama gunung tempat wisata ini berada, Gunung Nini.
Tempatnya tuh ada di ketinggian lebih dari meter di atas permukaan laut, jadi suasana di sini super sejuk dan pemandangannya memukau banget!
Di Nimo Highland, ada Restoran Santorini dan Camellia Sky View yang punya makanan khas Sunda yang enak-enak banget. Asyiknya lagi, pemandangan dari sini tuh ngeliputin kebun teh yang luas banget, dan ada jembatan kaca yang cantik banget buat spot foto keren!
Harganya juga terjangkau, tiketnya cuma dimulai dari aja, guys. Nah, fasilitasnya juga lengkap banget, jadi kalian bisa betah berlama-lama di sini.
So, itu dia guys! Udah pada siap kan seru-seruan di “5 Wisata Pengalengan yang Lagi Hits” yang kita kasih tadi? Jangan sampe ketinggalan momen seru buat liburan saat weekend, ya!
Jadi, langsung aja deh atur jadwal dan siap-siap buat jalan-jalan seru di Pengalengan! Kapan lagi kan kita seru-seruan bareng temen-temen atau keluarga? Ayo, buruan ajak mereka buat jalan-jalan ke Pengalengan, biar liburan weekendmu makin berkesan dan nggak bikin nyesel!
Happy weekend, guys! Enjoy your trip! 🚀🌟🌞
Cimahi Darurat Keracunan! 263 Warga Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Hadiri Reses Anggota Dewan
Category: News
31 Agustus 2023
CIMAHI, Prolite – Sekitar 150 warga di Kota Cimahi, Jawa Barat, mengalami keracunan setelah mengikuti acara reses anggota DPRD Fraksi PPP Kota Cimahi di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, pada Minggu (24/7/2023).
Diduga, keracunan terjadi akibat nasi kotak yang diberikan selama acara tersebut. Hal ini menyebabkan ratusan warga Cimahi mengalami keracunan dan menimbulkan kehebohan di masyarakat serta rumah sakit.
Pasalnya, mobil ambulans berdatangan secara bergantian untuk mengangkut korban keracunan nasi kotak tersebut ke RSUD Cibabat, RS Dustira, RS Mitra Kasih, dan beberapa rumah sakit lainnya di daerah tersebut.
Awal Mula Kejadian
portalbandungtimur
Lurah Padasuka, Wachyana Meiliansyah, telah menyatakan bahwa puluhan warga yang mengalami keracunan diduga disebabkan oleh mengonsumsi makanan berupa nasi kotak yang dibagikan selama acara reses salah seorang anggota DPRD Kota Cimahi.
Menurut penuturannya, acara reses tersebut dilaksanakan pada Sabtu sebelumnya di RW 08, dan korban mulai merasakan gejala pada Minggu pagi. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Puskesmas, data sementara menunjukkan ada 91 orang yang menjadi korban keracunan.
Ia juga menyampaikan bahwa semua korban keracunan tersebut rata-rata mengalami gejala yang sama, seperti mual, diare, dan muntah. Oleh karena itu, para korban perlu segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit dan puskesmas guna mengatasi dampak dari keracunan yang mereka alami.
Wachyana juga menjelaskan bahwa “Semua korban sudah ditangani tim medis di rumah sakit dan puskesmas. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, termasuk dengan anggota dewannya,” Minggu (23/7/2023).
Tanggapan PJ Wali Kota Cimahi Terkait Kasus Keracunan Tersebut
PJ Walikota Cimahi H Dikdik Suratno Nugrahawan saat besuk warga Cimahi yang keracunan
Pj Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, telah menyampaikan bahwa data sementara menunjukkan jumlah korban yang mengalami keracunan melebihi 150 orang. Akan tetapi, angka ini terus berubah karena ada korban yang masuk dan keluar dari rumah sakit.
“Korban terbagi di semua rumah sakit, kita utamakan penanganannya, besok kita pantau perkembangannya,” ujarnya saat menjenguk korban keracunan di RSUD Cibabat, Kota Cimahi, Minggu (23/7/2023) malam.
Pihaknya memastikan bahwa semua korban keracunan yang dibawa ke berbagai rumah sakit telah mendapatkan penanganan medis, dan mayoritas dari mereka telah menunjukkan tanda pemulihan.
Namun, mereka masih membutuhkan perawatan lanjutan untuk memastikan kondisi mereka benar-benar pulih. “Intinya untuk pasien yang masuk ke rumah sakit, sudah tertangani semua dan kondisinya semua relatif mulai membaik,” kata Dikdik.
Data sementara dari Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Mitra Kasih, Dewi, mencatat bahwa ada 80 korban yang ditangani di rumah sakit, dengan rincian 50 dirawat inap dan 30 lainnya menjalani rawat jalan.
Dewi juga menyebutkan bahwa beberapa pasien telah dirujuk ke rumah sakit lain karena kapasitas RS Mitra Kasih sudah penuh. Secara umum, kondisi para korban rata-rata mengalami dehidrasi sedang tanpa ada yang dalam kondisi berat.
Dalam penanganan korban, prioritas diberikan kepada orangtua dan anak kecil karena mereka lebih rentan terhadap dehidrasi. Sementara untuk yang tidak mengalami muntah berlebihan, mereka biasanya hanya diberikan suntikan dan dapat berobat secara rawat jalan.
Jumlah Korban Terus Bertambah
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Jawa Barat, telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) terkait kasus keracunan yang terjadi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini, menyatakan bahwa “Ini KLB karena kasusnya lebih dari satu, bahkan ratusan dan ada yang dirawat,” Senin (24/7/2023).
Dwihadi melaporkan bahwa sekitar 350 orang hadir dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Cimahi tersebut. Namun, hingga saat ini, tercatat sebanyak 263 orang telah mengeluhkan permasalahan kesehatan, seperti mual, muntah, diare, dan perut melilit.
“Ada yang sudah pulang, banyak. Jadi, ini di Rumah Sakit Cibabat 23 orang, Rumah Sakit Mitra 41 orang, Dustira 66 orang,” kata Dwihadi.
Dwihadi juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi oleh warga yang mengalami keracunan untuk diuji di laboratorium.
Makanan tersebut disediakan oleh pihak katering, dan Dinkes Kota Cimahi tengah menyelidiki penyebab dari gejala keracunan yang dialami warga.
Pihaknya sedang mencari tahu apakah hal ini terkait dengan mikrobakteri atau adanya zat kimia tertentu yang mungkin tercampur dalam makanan tersebut, baik dalam nasi kotak maupun snack yang disajikan.
Untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut dan mencari sumber masalahnya, sampel makanan telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat.
Dalam rangka menghadapi situasi ini, masyarakat yang mengalami keluhan atau gejala-gejala keracunan diimbau untuk segera melaporkannya ke puskesmas terdekat guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Terbaik ! Kontes Domba, 2 Gelar Disabet Kota Bandung
Category: Daerah
31 Agustus 2023
Juara Kontes Domba Garut Kategori Petet Jantan dan Kategori Raja Calon Pejantan
BANDUNG, Prolite – Kota Bandung meraih juara pada Kontes Domba yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Barat, di Bumi Perkemahan Kiarapayung Kabupaten Sumedang, 21-22 Juli 2023.
Domba asal Kota Bandung sukses meraih 2 gelar juara, yaitu juara Kontes Domba Garut kategori Petet Jantan dan kategori Raja Calon Pejantan.
Kegiatan yang berlangsung dua hari itu, mengusung tema Kontes Domba dan Expo Pangan Jawara. DKPP Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kontes ayam hias, ayam sentul, domba, dan sapi perah.
Sekitar peternak dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat telah memeriahkan acara itu. Peserta kontes pun sudah diseleksi dan dipastikan ternak yang akan mengikuti kontes sudah menjalani pemeriksaan hingga vaksinasi.
Adapun penjurian yang dinilai oleh Himpunan Peternak Domba dan Kambing (HPDKI) Indonesia serta dari unsur akademis yaitu Universitas Padjadjaran bidang peternakan.
“Kita mengikuti kontes ternak domba Garut yang diselenggarakan DKPP Jabar. Ini diikuti seluruh kabupaten kota seluruh Jawa Barat,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefulon, Minggu 23 Juli 2023.
Wilsandi mengungkapkan, penilaian yang dilakukan di antaranya performa tubuh, kelayakan tubuh hingga usia yang proporsional.
“Dinilai oleh juri dari HPDKI indonesia dan Unpad. Memang para penilai ini sudah memiliki kualifikasi,” tuturnya.
Ia menerangkan, peternak domba Garut yang meraih juara yaitu Vandryawan. Ia merupakan peternak binaan DKPP Kota Bandung.
“Vandry ini sebagai peternak binaan DKPP Kota Bandung yang lahan ternaknya di kawasan Cibiru,” tuturnya.
Ia pun mengapresiasi kepada peternak tersebut, pasalnya di usia yang masih muda, peternak mampu mengelola hewan juga selain meraih juara mampu menyokong perekonomian juga ketahanan pangan.
“Tentunya secara umum tujuan besarnya peternakan di Kota Bandung bangkit lagi. Selain itu juga mampu mendorong ekonomi dan ketahan pangan. Bisa menggairahkan kembali peternak. Sasaran peternak muda, kita bisa lakukan budi daya yang baik walaupun di perkotaan,” bebernya.
Sementara itu, Peternak asal Kota Bandung, Vandryawan bersyukur atas raihan juara yang diberikan oleh Pemprov Jawa Barat.
Ia berharap, peternak di kota Bandung semakin maju dan mampu meningkatkan petekonomi juga pangan.
“Alhamdulillah kita dapat juara dari provinsi. Kita berharap ini menjadi pendorong agar peternak di Bandung semakin berkembang,” ungkapnya.
Langkah selanjutnya, DKPP Kota Bandung juga peternak tengah mempersiapkan hewan ternak untuk mengikuti Piala Presiden Seni Budaya Domba dan Kambing dan Silatnas 2023 yang rencananya puncak kegiatan akan dilaksanakan pada September mendatang.
Penegakan Aturan dalam PPDB Jabar : 4.791 Pendaftar Dibatalkan, Ridwan Kamil Lakukan Tindakan Tegas
Category: Daerah
31 Agustus 2023
BANDUNG, Prolite – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengambil langkah tegas terkait proses PPDB Jabar.
Ia mengumumkan langkah tegas dalam menangani kasus penyalahgunaan domisili atau kartu keluarga (KK) oleh pendaftar peserta didik baru (PPDB Jabar) tingkat SMA sederajat tahun 2023. Dalam tindakan tersebut, terdapat ribuan calon peserta didik baru yang terbukti melakukan kecurangan telah didiskualifikasi.
Pada hari pertama masuk sekolah di SMKN 12 Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (17/7/2023), Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, mengungkapkan bahwa sebanyak calon siswa telah dibatalkan pendaftarannya karena mencoba mengelabui domisili dan kartu keluarga (KK)-nya.
Foto: Edi Yusuf/Republika
Dalam upaya untuk mencapai tujuan memeratakan pendidikan, Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, telah mengambil sikap tegas tersebut dengan harapan dapat memberikan efek jera.
Namun demikian, Kang Emil juga mengakui bahwa ia tetap terbuka terhadap masukan dari masyarakat yang menginginkan fasilitas pendidikan yang merata di setiap sekolah. Ia menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Jawa Barat terus melakukan evaluasi dan pembenahan setiap tahunnya.
Kang Emil menyatakan bahwa akan ada evaluasi yang dilakukan bersama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyelesaikan permasalahan, terutama jika terdapat kekurangan fasilitas di beberapa wilayah. Hal ini juga menjadi perhatian yang akan diselesaikan pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Wahyu Mijaya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, menyampaikan informasi tambahan di lokasi yang sama.
Menurutnya, dari total pendaftar yang ditolak, tidak semuanya tergolong dalam kategori ilegal. Beberapa di antaranya ditolak karena masalah nilai rapor atau ketidaksesuaian dokumen prestasi.
Wahyu menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab penolakan tersebut, seperti nilai rapor yang tidak memenuhi syarat, program penanganan kemiskinan, dan ketidaksesuaian dokumen prestasi.
Saat ini, Disdik Jawa Barat masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk menentukan wilayah mana yang memiliki jumlah pemalsuan dokumen paling banyak dalam PPDB 2023.
Disdik Jabar Telah Membentuk Tim Evaluasi Terkait Perbaikan Sistem PPDB Jabar
Berdasarkan pengalaman tersebut, Dinas Pendidikan Jawa Barat telah membentuk tim evaluasi yang bertugas untuk melakukan penilaian dan perbaikan terhadap sistem PPDB Jabar pada tahun depan. Hal ini sejalan dengan evaluasi yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya untuk pelaksanaan PPDB 2023.
Foto : Okky firmansyah/DiswayJabar
Wahyu Mijaya menegaskan bahwa, “Kami telah membentuk tim evaluasi untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem PPDB Jabar di tahun 2024. Kami akan menentukan elemen-elemen yang perlu dipertahankan dan yang perlu diperbaiki,”
Pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada calon siswa tidak mampu yang tidak lolos masuk sekolah negeri, sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.
Dalam hal ini, pemerintah akan menyediakan bantuan keuangan untuk memfasilitasi proses pendaftaran di sekolah swasta.
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua calon siswa, terlepas dari latar belakang ekonomi mereka, memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan calon siswa tidak mampu tetap dapat mengakses pendidikan yang mereka butuhkan.
“Kita anggarkan sebesar Rp2 juta per siswa, yang kita berikan satu kali saja di awal masuk sekolah dan tahun ini kita mengalokasikan untuk siswa,” ujar Wahyu.
Tim evaluasi akan segera memulai tugasnya untuk merumuskan perbaikan yang diperlukan dalam proses PPDB Jabar pada tahun depan. Wahyu menyatakan bahwa evaluasi tersebut akan mempertimbangkan perbaikan yang dapat dilakukan di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun tingkat pusat. Ia optimistis bahwa hasil evaluasi akan segera dirilis.
“Kami akan mengevaluasi perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat. Insya Allah, hasil evaluasi akan segera diumumkan,” sambungnya.
Kronologi Hilangnya 1 Keluarga Di Bekasi, Pencarian Mulai Temukan Titik terang
Category: News
31 Agustus 2023
JAKARTA, Prolite – Kabar tentang keluarga yang menghilang di Kelurahan Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, akhirnya mulai ada perkembangan positif meskipun keberadaanya masih menjadi sebuah misteri.
Keluarga yang terdiri dari empat orang, yaitu suami dengan inisial KF (35), istri GSR (34), serta kedua anak mereka, GAF (7) dan KAF (2), dilaporkan menghilang sejak tanggal 20 Mei 2023, yang artinya sudah 2 bulan lamanya keluarga ini menghilang.
Kronologi Hilangnya Satu Keluarga di Bekasi
Foto :
Awal Mula
Kejadian hilangnya satu keluarga di Kranggan, Kota Bekasi ini dimulai ketika warga sekitar tidak mendapatkan kabar dari mereka selama beberapa hari sejak dini hari tanggal 20 Mei 2023.
Natalia Rotinsulu, saudara kandung GSR, mengungkapkan bahwa dia baru mengetahui tentang kepergian saudaranya pada tanggal 25 Mei 2023. Ia juga mengungkapkan bahwa mereka terakhir kali berkomunikasi pada 12 Mei 2023 melalui panggilan video WhatsApp.
“Kami baru mengetahuinya setelah seminggu mereka tidak memberikan kabar. Jadi, saya baru diberitahu oleh ibu dari suami adik saya (KF),” ujar Natalia seperti yang dilaporkan oleh pada Senin (10/7/2023).
Kesaksian Tetangga
Menurut informasi dari tetangga bernama Ineke (22), dia melihat keluarga tersebut membawa barang-barang mereka sekitar pukul WIB pada tanggal 20 Mei 2023.
Ineke mengungkapkan, “Sekitar setengah satu malam, kan saya belum tidur, tiba-tiba bapaknya GAF (KF) datang dengan mobil pickup. Malam itu, saya melihat bapak GAF sedang pindahan dan saya bertanya, ‘Bapak GAF pindah? Pindah ke mana?’ Bapak GAF hanya tersenyum sambil berkata, ‘Iya, teh’.”
Ineke memberi pengamatan bahwa proses perpindahan keluarga tersebut terjadi dengan cepat dan terlihat terburu-buru. Mobil pickup yang membawa barang-barang mereka langsung berangkat pukul WIB dan hanya melakukan satu kali angkutan.
Karena tidak sempat bertemu dengan GSR saat proses perpindahan barang, Ineke mengirim pesan WhatsApp sebagai salam perpisahan sekitar pukul WIB.
Pesan tersebut berbunyi, “Mama GAF pindah? Enggak sempat perpisahan kita, maafin Keke kalau ada salah.” Namun, pesan tersebut hanya menampilkan satu centang atau tidak terkirim. Padahal, sehari sebelumnya, pada tanggal 19 Mei, Ineke dan GSR sempat saling bertukar pesan.
Sempat Terlacak
Kedua belah pihak keluarga GSR dan KF pun meminta bantuan anggota Polsek di Jakarta Selatan untuk mencari keberadaan KF sekeluarga pada saat keluarga tersebut tak kunjung ada kabar.
Saat dilacak oleh polisi, diketahui mereka sedang berada di Tapos, Depok, Jawa Barat. Pihak keluarga kemudian langsung mendatangi lokasi, dan menemukan banyak kontrakan.
“Malam itu (1 Juni 2023), saya ke Tapos, dan area titik itu banyak kontrakan. Kami sudah ketemu tiga pengurus kontrakan, tapi enggak ada orang (penghuni) baru,” ujar Natalia. “Saya cari di waktu yang berbeda-beda, enggak ketemu juga karena titik lokasi itu padat kontrakan,” imbuhnya.
Rumah Ditinggalkan Dalam Kondisi Rapi
Bekasikinian
Pada tanggal 28 Mei 2023, rumah tempat tinggal keluarga di Bekasi yang dilaporkan menghilang itu diperiksa oleh pihak keluarga dan aparat setempat.
Ineke, tetangganya, mengungkapkan bahwa keadaan sempat heboh karena terjadi pendobrakan. “Waktu orangtuanya datang, pintunya didobrak. Tapi karena tidak bisa, mereka harus masuk lewat jendela yang kemudian dicongkel. Didobrak dari dalam,” kata Ineke.
Sementara itu, Andi, Ketua RT 002/RW 004 di Kelurahan Kranggan, Kota Bekasi, yang merupakan lokasi rumah tersebut, menyatakan bahwa ia dan anaknya turut menyaksikan pendobrakan tersebut.
“Anak saya dan saya sendiri yang membongkar rumah ini (KF), karena dia meminta saya sebagai saksi. Setelah dibongkar, tidak ada apa-apa di dalam, semuanya rapi,” ungkap Andi.
Pendobrakan itu juga disaksikan oleh kedua pihak keluarga, baik dari KF maupun GSR. Ineke menyebut bahwa di dalam rumah masih tersisa kasur, lemari, dan kompor, dan rumah tersebut dalam keadaan rapi.
Di teras samping rumah, juga terdapat beberapa barang lain, seperti dua sepeda anak, satu jemuran besi, beberapa pasang sandal, dua jaket ojek daring, sepatu, helm, sapu, hanger, dan mesin cuci mini.
Pencarian Mulai Temukan Titik Terang
dialograkyat
Kabar terbaru datang dari Natalia Rotinsulu, kakak kandung GSR. Ia mengungkapkan bahwa dia telah menerima pesan singkat melalui WhatsApp dari adiknya sekitar pukul WIB pada Selasa (11/7/2023).
Natalia berkata bahwa mereka telah memberikan kabar bahwa mereka dalam keadaan baik-baik saja. Adiknya memberikan kabar tersebut karena mereka melihat berita yang beredar.
Namun, belum ada informasi tambahan mengenai lokasi GSR dan keluarganya saat ini. Situasi ini membuat Natalia dan keluarganya masih menunggu kabar selanjutnya dari GSR.
Jika mereka tidak segera mendapatkan kabar pasti dari GSR, mereka akan melanjutkan upaya pencarian sendiri.
Natalia mengatakan, “Saya masih akan mencari lokasinya jika adik saya belum ingin memberikan informasi. Saat ini, upaya pencarian akan melibatkan keluarga saja.”
Prolite – Kisah istri kabur usai dinikahi kembali terjadi lagi. Setelah kemarin kisah Fahmi yang ditinggal Anggi untuk mengejar mantan kekasihnya.
Kini pengantin baru bernama Megawati Siburian yang meninggalkan suaminya marga Sihombing sehari setelah menikah di gereja.
Tepat saat pesta adat batak akan berlangsung mempelai wanita tak kunjung datang hingga akhirnya pesta gagal terlaksana.
Pengantin asal Cikampek , Karawang, Jawa Barat itu kabur usai dinikahi, ketika akan pesta adat batak akan berlangsung mempelai wanita tak kunjung datang.
Kabar hilangnya Megawati di unggah pertama kali oleh akun TikTok KingMora.
Dalam unggahan KingMora bertuliskan “Ini lah sosok wanita yang kabur dari pesta perkawinannya ” tulisnya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait keberaan megawati. Keluarga kedua belah pihak mencari kemana Megawati karena semua sudah disiapkan.
Wajah malu dan sedih terlihat jelas di wajah kedua orangtua pengantin perempuan dan juga abang kandung pengantin perempuan.
Pihak keluarga laki-laki menuntut ganti rugi untuksemua biaya yang sudah dikeluarkan untuk acara pernikahan tersebut.
Semua biaya pernikahan diketahui ditanggung dari pihak laki-laki. Setelah terjadinya megawati kabur maka keluarga pihak laki-laki meminta ganti rugi.
Dalam video yang beredar memperlihatkan permohonan maaf dari pihak perempuan kepada keluatga besar pihak laki-laki atas kejadian kaburnya Megawati.
“Saya tidak bisa bilang apa lagi, karena peristiwa ini telah membuat saya sangat terpukul dan malu,” ungkap keluarga pengantin wanita.
“Kami mohon maaf atas kelakuan anak kami, kami pun tidak mengetahui akan keberadaan anak kami hingga saat ini. Adapun tuntutan akan ganti rugi dalam biaya persiapan pernikahan ini, kami pun siap untuk mengganti,” jawab pihak keluarga perempuan.
Kerugian yang dialami pihak laki-laki mencapai ratusan juta rupiah maka dari itu pihak laki-laki meminta ganti rugi untuk uang sinamot atau uang mahar dikembalikan.
CDOB Disetujui : Idealnya Provinsi Jawa Barat Miliki 40 Kota-Kabupaten
Category: Daerah
31 Agustus 2023
DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Setujui Pengajuan 9 CDOB
BANDUNG, Prolite – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari ,MM menyampaikan DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyetujui pengajuan 9 Calon Daerah Otonom Baru (CDOB).
9 CDOB itu yakni Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Garut Selatan, Kabupaten Bogor Timur, Kabupaten Indramayu Barat, Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Kabupaten Garut Utara dan Kabupaten Subang Utara.
Menurut Ineu idealnya Provinsi Jawa Barat memiliki 40 Kota Kabupaten.
Itu karena jumlah penduduk Jawa Barat mencapai angka 50 juta sedang pelayanan, bantuan atau apapun masih tertinggal, dikarenakan jauhnya akses pelayanan masyarakat ke pemerintah.
“Alhamdulilah sudah disetujui, di Jateng itu sudah 38 kota kabupaten begitu juga di Jatim ada 40. Idealnya kita miliki 40 sampai 42 kota kabupaten, diharapkan dengan angka 50 juta penduduk dilayani 27 kota kabupaten jadi pertimbangan pemerintah pusat,” jelas Ineu.
Politisi perempuan dari PDIP ini bahkan berharap pemerintah pusat mencabut moratorium CDOB.
“Daerah-daerah itu sendiri sudah menyiapkan bakal gedung atau kantor pemerintahannya jika nanti CDOB disetujui. Seperti Kabupaten Pangandaran dulu di kantor kecamatan tapi dia bertekad sehingga sekarang lihat berhasil mandiri bahkan mendapat penghargaan dari pusat,” ujarnya.
Masih kata dia selama ini bantuan ke desa sangat tertinggal, padahal seharusnya masyarakat dimana pun mendapat pelayanan sama.
“Pemekaran ini kan akses mempermudah pelayanan, jangkauan mudah. Makanya kapan moratorium dicabut. Jadikan pembelajaran yang baik kalau ada CDOB yang gagal. Karena sebenarnya bukan hanya tuntutan pemekaran tapi mereka juga harus mempersiapkan segalanya begitu tahapannya,” tutup Ineu.
Jika CDOB Jawa Barat Tak Terealisasi, Massa Ancam Demo Besar ke Pusat
Sementara itu Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan pihaknya akan menanyakan kembali ke DPR RI didampingi para presidium pemekaran Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) terkait surat yang sudah dilayangkan ajuan CDOB tersebut.
“Secara lisan juga sudah kita sampaikan saat ke Gesat tapi belum ada jawaban. Masyarakat ini mengancam kepada saya, kalau belum ada jawaban akan membawa massa sebanyak-banyaknya warga ke DPR RI untuk berdemo,” ujar Uu di ruang paripurna DPRD Provinsi Jabar, Senin (10/6/2023).
“Merela kesal seolah-olah provinsi lambat, padahal tugas kami sudah selesai. Saya juga minta jangan dulu demo ke pusat. Percayakan kepada kami, walaupun belum diberikan tanggapan terkait keinginan masyarakat Jabar ini,” tandasnya.
Masih kata Uu memang jarak Bandung Jakarta dekat namun bukan berarti demo harus segera dilakukan apalagi tersiar kabar demo besar-besaran hingga membawa jutaan orang.
“Ada tahapan, perlu waktu. Cuma memang tidak mandek atau stagnan begini, minimal ada informasi DPR RI ke kami. Surat dari kami pun belum ada jawaban, ya wajar mereka kalau mereka mengerahkan jutaan orang, tapi tolong percayakan pada kami,” pintanya.
Dikritisi Dewan Meski Raih WTP Ke-12, Ridwan Kamil: Itu Prestasi, Tapi Selalu Ada Saja Pertanyaan
Category: Daerah
31 Agustus 2023
DPRD: Banyak Program Ridwan Kamil di Provinsi yang Belum Terealisasi
BANDUNG, Prolite – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil hadir di Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat.
DPRD Provinsi Jawa Barat mengkritisi sejumlah program Pemprov Jabar.
Kritikan itu disampaikan dalam pandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2022.
Fraksi Gerindra, PKS, PDIP, Golkar, PKB, PAN, dan NasDem Persatuan Indonesia hampir semua mengkritisi realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022.
Masing-masing perwakilan fraksi meminta Pemprov melalui Gubernur Ridwan Kamil menyampaikan secara detail pertanggunjawaban anggaran tersebut.
Disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haru Suandharu realisasi APBD 2023 ini sudah mensejahterakan warga Jawa Barat atau kah belum.
“Selamat diraih WTP yang ke 12, itu luar biasa terima kasih Pemprov Jabar, tinggal evaluasi bagaimana hasil WTP dari konteks kemanfaatan untuk menyejahterakan masyarakat. Catatan seperti pembangunan jalan digeber 2023 padahal bisa 2022, lalu beberapa daerah dinyatakan miskin ekstrim. Pada akhirnya seberapa sejahtera rakyat Jabar bukan sebarapa mentereng fisik Pemprov Jabar,” jelas Haru di ruang Paripurna Provinsi Jabar, Kamis (6/7/2023).
Lanjutnya bukan hanya hal-hal fisik saja tapi kualitatif pun perlu jadi perhatian, terlebih visi Jabar Juara Lahir Batin.
“Kita jangan hanya bicara meningkat tercapai, tapi lihat juga indikator lain tercapai tidak, bisa jadi WTP tapi kita mengemukan indikator lain misal pengangguran, kekerasan, dan sebagainya,” ucapnya.
Disinggung program petani milenial, kata Haru, sudut pandang DPRD berbeda dengan Pemprov, jika Pemprov menilai sekian berhasil. DPRD malah menerima pengaduan masyarakat, banyak petani milenial terlilit hutang ke bank bahkan hingga bangkrut.
“Itu harus konfirmasi, apalagi rencana pembangunan daerah (RPD) anggaran petani milenial naik lagi nah kalau ini belum selesai nanti jadi banyak masalahnya. Sekarang anggaran satu miliar, diusulkan belum tahu berapa, kita ingin program itu benar-benar meningkatkan harga tukar petani. Jadi selogan tinggal di desa rejeki di kota itu benar petani sejahtera, bukan dikejar kejar bank. Kami minta Pemprov jangan tinggalkan dampingi terus sampai berhasil, namanya juga petani baru banyak gagal dibanding suksesnya,” ucap Haru.
Selain haru perwakilan dari Fraksi PKB pun meminta penjelasan terkait kesejahteraan bagi pesantren dan guru ngaji.
Ditempat yang sama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan acara kali ini guna pertanggungjawaban tentang Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 12.
“Di dalamnya ada hal-hal yang perlu dijelaskan secara pencapaian terbaik di atas 96%, pendapatan melebihi target WTP itu kan sebenarnya prestasi cuma tetap selalu ada pertanyaan,” singkat Emil sapaan akrabnya.
Keren! Sukamiskin Juara 1 Terbaik se-Jabar, Melaju ke Tingkat Nasional
Category: Daerah
31 Agustus 2023
Keren! Kelurahan Sukamiskin Terbaik se-Jabar, Melaju ke Tingkat Nasional
BANDUNG, Prolite – Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kota Bandung keluar sebagai kelurahan terbaik pada lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM Desa) Provinsi Jawa Barat, Senin 26 Juni 2023.
Dengan hasil tersebut, maka akan mewakili Provinsi Jawa Barat dan berhak melaju ke lomba desa dan kelurahan Tingkat Nasional bersama dengan Desa Cinta Kecamatan Karangtengah Kabupaten Garut
Berhasil mengalahkan saingannya dari berbagai kota di Jawa Barat, sementara Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi menjadi terbaik kedua, disusul Kelurahan Jatirangga Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi diurutan ketiga.
Kelurahan Sukamiskin hadir dengan berbagai inovasi diantaranya pengelolaan sampah terpadu di TPST Simpangsari RW 01, Kampung Takakura RW 09, Seni Tani RW 14, Buruan Sae Banjirsari RW 02, Java Cadle Art RW 17, Korea (Kolam Retensi Air) Sanimas RW 17 dan Posyandu Manggis RW 17.
Lurah Sukamiskin, Farida Agustini menyampaikan rasa bangganya dan rasa syukurnya, atas hasil ini dan tentunya semua ini berkat dukungan dari berbagai pihak.
“Terima kasih atas dukungannya serta memberikan kepercayaan kepada kelurahan untuk dapat mewakili Jawa Barat dalam lomba desa dan kelurahan tingkat nasional tahun 2023,” ujarnya dilansir dari Instagram Kelurahan Sukamiskin @kel_sukamiskin.
Sebelumnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM Desa) Provinsi Jawa Barat telah melakukan verifikasi lapangan terhadap peserta 3 besar lomba desa/kelurahan tersebut pada tanggal 19 hingga 21 Juni 2023.
Dalam akun instagram @dpmdesajabar tersebut, DPM Desa Provinsi Jawa Barat juga sekaligus mengumumkan para urutan pemenang lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023.
Berikut susunan pemenang Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat adalah:
A. Kategori Kelurahan
1. Juara Pertama:
Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kota Bandung
2. Juara Kedua:
Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi
3. Juara Ketiga:
Kelurahan Jatirangga Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi
1. Juara Pertama:
Desa Cinta Kecamatan Karangtengah Kabupaten Garut
2. Juara Kedua :
Desa Cimenyan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung
3. Juara Ketiga:
Desa Taringgul Tonggoh Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta.
Selamat berjuang di tingkat nasional, Kelurahan Sukamiskin! (*)