3 Manfaat Double Cleansing : Teknik Terbaik untuk Merawat Kulitmu

Double cleansing

Prolite – Setelah seharian beraktivitas, membersihkan wajah dari sisa makeup dan kotoran adalah langkah awal yang penting dalam rutinitas perawatan kulit wajahmu. Tapi, apakah kamu familiar dengan konsep double cleansing?

Double cleansing adalah teknik membersihkan wajah dengan menggunakan dua produk pembersih yang berbeda secara berurutan. Teknik ini bisa membantu membersihkan kulit lebih efektif dan memastikan tidak ada kotoran yang tersisa.

Di artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang teknik ini beserta manfaatnya, dan bagaimana cara melakukannya dengan benar. Yuk, simak terus supaya kulit wajahmu tetap sehat dan bersinar!

Apa Itu Double Cleansing dan Tujuannya?

Ilustrasi pemakaian micellar water – Cr. lottemart

Teknik membersihkan wajah ini melibatkan dua langkah utama yang simpel namun efektif. Langkah pertama adalah menggunakan produk pembersih wajah berbasis minyak seperti cleansing oil, milk cleanser, atau micellar water. Produk-produk ini ampuh membersihkan sisa make-up dan physical sunscreen karena larut dalam minyak.

Langkah kedua melibatkan penggunaan facial wash berbasis air. Facial wash ini berfungsi untuk membersihkan sisa kotoran lain yang masih menempel di kulit wajah setelah langkah pertama. Dengan dua langkah ini, kulit wajahmu akan terasa lebih bersih dan segar.

Manfaatnya yang Perlu Kamu Ketahui

Ilustrasi wanita dengan kulit wajah yang bersih dan sehat – Freepik

  1. Memastikan Wajah Bersih Optimal : Dengan teknik ini, kamu dapat memastikan kulit wajahmu benar-benar bersih dari semua kotoran yang menempel, termasuk sisa make-up yang sulit dibersihkan hanya dengan facial wash biasa. Dengan dua langkah pembersihan ini, tidak ada lagi residu yang tertinggal di kulit wajahmu, sehingga wajah terasa lebih segar dan bersih.
  2. Membersihkan Ekstra Minyak di Wajah : Bagi yang memiliki kulit berminyak, ini dapat membantu menghilangkan minyak berlebih di wajah. Prinsip kimia bahwa minyak dapat larut dalam minyak membuat langkah pertama dengan produk berbasis minyak sangat efektif dalam mengangkat kelebihan minyak dan sebum di kulit.
  3. Meningkatkan Penyerapan Produk Skincare : Dengan wajah yang bersih optimal, produk skincare yang kamu gunakan dapat diserap dengan baik oleh kulit. Ini memungkinkan produk seperti toner, serum, pelembap, dan sunscreen bekerja lebih efektif dalam merawat kulit wajahmu. Kulit yang benar-benar bersih memudahkan bahan aktif dalam skincare menembus lapisan kulit dan memberikan manfaat maksimal.

Ilustrasi wanita dengan kulit wajah yang bersih dan sehat – Freepik

Meskipun double cleansing sangat bermanfaat, perlu diingat bahwa tidak perlu dilakukan setiap hari. Double cleansing diperlukan terutama saat menggunakan produk makeup, physical sunscreen, atau saat kulit wajah sangat berminyak.

Jika kamu tidak menggunakan produk makeup dan memilih chemical sunscreen, atau jika produksi minyak di wajahmu normal, cukup membersihkan wajah dengan facial wash saja sudah cukup.

Dengan memahami dan mempraktikkan double cleansing, kamu bisa merawat kulit wajahmu dengan lebih optimal dan memastikan bahwa produk skincare yang kamu gunakan dapat memberikan hasil terbaik.

Teknik ini membantu menjaga kulit tetap bersih, sehat, dan siap menerima manfaat dari perawatan kulit lainnya.

Semoga artikel ini membantu kamu untuk lebih memahami pentingnya double cleansing dan bagaimana melakukannya dengan benar. Sampai jumpa di artikel berikutnya, dan tetaplah merawat kulitmu dengan baik!




Kulit Cantik Tanpa Komedo: Rahasia Kecantikan yang Wajib Kamu Ketahui!

Komedo

Prolite – Siapa yang tidak kesal dengan kehadiran komedo? Mereka memang si kecil pengganggu penampilan yang bisa bikin wajah terlihat kurang oke, terutama di sekitar hidung.

Namun, jangan khawatir! Di artikel ini, kita akan mengupas beberapa rahasia kecantikan yang pastinya bisa membantu kamu mengatasi masalah ini.

Dengan tips yang simpel tapi ampuh, kamu bisa memiliki kulit wajah yang lebih bersih dan cerah. Yuk, simak terus!

8 Tips Simpel Hempaskan Komedo di Wajah!

Ilustrasi wanita yang ingin menghilangkan comedo – freepik

1. Bersihkan wajah dua kali sehari dengan sabun pembersih wajah yang lembut

Pembersihan ini membantu mengangkat minyak, kotoran, dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori dan menyebabkan komedo. Pilihlah sabun pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulitmu.

2. Gunakan produk perawatan kulit yang non-comedogenic

Produk non-comedogenic tidak menyumbat pori-pori, sehingga membantu mencegah munculnya comedo. Pastikan kamu membaca label produk dengan seksama sebelum membelinya.

Contoh produk non-comedogenic seperti; Somethinc Ceramic Skin Saviour Moisturizer Gel, Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream. dan Wardah Acnederm Day & Night Treatment Moisturizer

3. Hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor

Tangan dapat membawa bakteri dan kotoran yang dapat menyumbat pori-pori. Jadi sebelum menyentuh area wajah atau saat ingin menggunakan skin care, pastikan tanganmu sudah bersih ya!

Ilustrasi wanita yang memakai masker – freepik

4. Lakukan eksfoliasi wajah secara teratur

Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Lakukan eksfoliasi 1-2 kali seminggu dengan scrub wajah yang lembut.

5. Tabir surya 

Paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi minyak di kulit, yang dapat menyebabkan komedo. Pakai tabir surya dengan SPF minimal 30 secara rutin tiap hari, meskipun  cuaca mendung atau berada di dalam ruangan.

6. Mengelola stres dengan baik

Stres dapat meningkatkan hormon testosteron, yang dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Lakukan aktivitas yang dapat membantumu mengelola stres, seperti yoga, meditasi, atau mendengarkan musik.

7. Konsumsi makanan yang sehat dan seimbang

Makanan yang kaya akan vitamin A, C, dan E dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah komedo. Konsumsi banyak buah-buahan, sayur-sayuran, dan whole grains.

8. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup membantu tubuhmu untuk regenerasi dan memperbaiki sel-sel kulit. Pastikan  tidur cukup, sekitar 7-8 jam setiap malamnya.

Ilustrasi wanita dengan kulit bersih dan sehat – freepik

Dengan mengikuti rahasia-rahasia kecantikan ini, kamu dapat hempaskan komedo di wajah dan mendapatkan wajah yang lebih bersih, cerah, dan halus.

Ingatlah, kunci utama untuk mendapatkan kulit yang sehat dan bebas komedo adalah dengan menjaga kebersihan dan kesehatan kulitmu.

Lakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik seperti yang disebutkan di atas secara konsisten untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Jika komedo tidak kunjung hilang setelah mencoba tips-tips di atas, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga tips ini bermanfaat untuk kamu!




Komedo Tak Kunjung Hilang? Ini Dia 10 Penyebab yang Mungkin Menjadi Dalangnya

Komedo

Prolite – Siapa di sini yang pernah merasa kesel sama komedo? Yap, benjolan kecil yang suka muncul di pori-pori kulit, terutama di hidung atau di area sekitarnya. Nggak cuma bikin risih, komedo juga bisa jadi awal dari masalah jerawat yang lebih gede, loh.

Makanya, di artikel kali ini, kita bakal bahas serba-serbi seputar benjolan kecil ini. Jadi, siap-siap yaa buat dapetin tips-tips keren buat jaga kulit tetep bebas dari komedo yang bikin bete! Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

10 Penyebab Munculnya Komedo

Ilustrasi wanita yang murung – Freepik

  1. Minyak Berlebih dan Sel Kulit Mati

Komedo itu sering banget muncul karena pori-pori kita disumbat sama minyak dan sel kulit mati. Jadi, kelenjar minyak di kulit kita bikin minyak (sebum), terus sel kulit mati juga numpuk. Nah, kalo dua-duanya nyumbat pori-pori, bakteri bisa berkembang biak.

  1. Hormon

Ini dia, hormon bisa bikin masalah juga. Saat hormon testosteron naik, kelenjar minyak kita jadi kerja keras banget ngehasilin minyak. Nah, minyak yang berlebihan ini sama-samaan sama sel kulit mati jadi bikin pori-pori jadi makin sumpek, dan dia pun mulai bermunculan.

  1. Gen Bawaan

Genetika kita bisa ngaruhin seberapa banyak minyak yang diproduksi sama kelenjar minyak di kulit. Jadi, kalo bokap atau nyokap punya riwayat komedo, kemungkinan kita juga bakal ngalamin hal yang sama.

  1. Stress Berat

Stress emang bikin kita nggak enak, ya? Nah, ternyata stres juga bisa bikin makin parah masalah komedo. Saat kita stres, hormon testosteron naik, dan minyak di kulit juga jadi lebih banyak.

  1. Produk Kosmetik yang Kurang Cocok

Penggunaan produk kosmetik yang nggak cocok atau yang bisa sumbat pori-pori juga bisa bikin makin parah masalah komedo. Jadi, hati-hati ya saat pilih produk kosmetik, pastikan cocok dengan jenis kulit kita.

  1. Makanan Gula dan Karbo

Makanan manis dan karbohidrat olahan ternyata juga bisa bikin komedo muncul. Nggak hanya bikin gemuk, makanan kayak gini juga bisa bikin peradangan di kulit dan produksi minyak jadi lebih banyak.

  1. Kurang Tidur

Kurang tidur juga ngaruh, lho! Saat kita kurang tidur, stres bisa naik, dan hormon testosteron juga jadi makin tinggi. Nah, ini bisa bikin produksi minyak di kulit lebih banyak, dan komedo pun makin bermunculan.

  1. Malas Bersih-bersih Wajah

Jarang bersihin wajah juga bisa jadi penyebab. Kalo kita jarang cuci muka, minyak, kotoran, dan sel kulit mati bisa numpuk di kulit, bikin pori-pori jadi sumpek.

  1. Terpapar Sinar Matahari

Wah, paparan sinar matahari ternyata juga bisa bikin dia muncul, lho! Sinar UV bisa bikin produksi minyak di kulit meningkat, dan itu bisa bikin pori-pori sumpek dan dia pun muncul.

  1. Obat-obatan

Beberapa obat, kayak pil KB atau steroid, juga bisa bikin komedo muncul. Jadi, kalo kamu lagi minum obat-obatan kayak gitu dan tiba-tiba muncul, mungkin itu efek samping dari obatnya.

Ilustrasi wanita yang memakai masker – Freepik

Nah, sekarang kita udah tau nih apa penyebab timbulnya komedo seperti yang udah dijelasin tadi. Terus, kita juga udah tau kan langkah apa aja yang bisa kita lakuin?

Dengan melakukan perawatan yang tepat, tentunya kita bisa mengurangi masalah ini. Mulai dari menjaga kebersihan kulit, pilih produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit kita, sampai rajin eksfoliasi untuk ngangkat sel kulit mati.

Tapi, kalo komedo kita udah diobati tapi tetep aja nggak kunjung hilang, jangan ragu buat konsultasi sama dokter kulit, ya! Dokter bisa kasih penanganan yang tepat sesuai kondisi kulit kita.

Jadi, jangan malu buat minta bantuan ahli kalau memang kita butuh, karena kesehatan kulit juga penting buat kita. Tetap semangat, guys!




Rahasia Perawatan Kulit Wajah: 5 Langkah Sesuai dengan Jenis Kulit Anda

Perawatan Kulit

Prolite – Keberagaman tipe kulit wajah memang membutuhkan pendekatan perawatan kulit yang berbeda-beda. Dari kulit berminyak hingga kulit kering, setiap tipe kulit memiliki kebutuhan unik yang harus diperhatikan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam cara merawat setiap tipe kulit wajah agar kita dapat membuat keputusan yang tepat dalam merancang rutinitas perawatan kulit kita.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan kulit kita, kita dapat mengoptimalkan hasil perawatan kulit dan mencapai kulit yang sehat dan bersinar! Yuk, simak informasi selengkapnya untuk mendapatkan kulit yang sehat dan cantik! ✨

5 Langkah Perawatan Kulit Wajah Sesuai dengan Jenisnya

1. Kulit Wajah Normal

– Freepik

Kulit wajah normal memang tidak memerlukan perawatan khusus yang berlebihan. Cukup dengan mencuci wajah menggunakan sabun pembersih yang lembut dua kali sehari, lalu mengaplikasikan pelembab untuk menjaga kelembaban kulit.

Meskipun kulit normal cenderung sehat dan tidak terlalu sensitif, tetaplah memantau perubahan yang mungkin terjadi pada kulit. Selain itu, penggunaan tabir surya juga disarankan untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berbahaya.

2. Kulit Wajah Kering

– Freepik

Kulit wajah kering membutuhkan perawatan khusus untuk menjaga kelembaban kulit. Penting untuk menggunakan pelembab yang cukup kaya dan berbahan dasar lembut agar dapat menghidrasi kulit secara maksimal.

Selain itu, menggunakan masker wajah secara rutin juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk menambah kelembaban kulit.

Masker wajah yang mengandung bahan-bahan seperti aloe vera, hyaluronic acid, atau madu dapat membantu memberikan kelembaban ekstra dan menjaga kulit tetap lembut dan segar.

3. Kulit Wajah Berminyak

– Freepik

Kulit wajah berminyak membutuhkan perawatan khusus yang dapat mengontrol produksi minyak berlebih.

Penggunaan produk perawatan yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak, seperti pembersih wajah yang mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat atau benzoyl peroxide, dapat membantu mengendalikan minyak serta mengurangi kemungkinan timbulnya jerawat.

Selain itu, penggunaan toner juga bisa menjadi langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit untuk kulit berminyak.

Toner dengan kandungan bahan seperti witch hazel atau salicylic acid dapat membantu mengecilkan pori-pori dan mengontrol produksi minyak.

4. Kulit Wajah Sensitif

– Freepik

Kulit wajah sensitif memerlukan perawatan khusus yang lembut dan tidak mengandung bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi.

Penting untuk memilih produk perawatan yang bebas dari pewangi dan bahan-bahan kimia keras, serta mengandung bahan-bahan yang menenangkan dan melembapkan kulit.

Pelembab yang mengandung bahan-bahan seperti ceramide dan hyaluronic acid dapat membantu menjaga kelembaban kulit serta meredakan iritasi pada kulit sensitif.

Selain itu, hindari penggunaan produk perawatan yang mengandung alkohol atau bahan-bahan yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi.

Selalu lakukan uji coba patch test sebelum menggunakan produk baru pada kulit sensitif, dan perhatikan reaksi kulit untuk memastikan bahwa produk tersebut cocok digunakan.

5. Kulit Wajah Kombinasi

– Freepik

Kulit wajah kombinasi memerlukan perawatan khusus yang dapat mengatasi masalah kulit kering dan berminyak secara bersamaan.

Produk perawatan yang tepat akan membantu menjaga keseimbangan kulit tanpa membuatnya terlalu kering atau berminyak.

Pelembab yang mengandung bahan-bahan ringan dan tidak komedogenik, seperti hyaluronic acid atau gel lidah buaya, bisa menjadi pilihan yang baik untuk kulit wajah kombinasi.

Pelembab semacam ini mampu melembabkan kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak atau menyumbat pori-pori.

Selain itu, penting juga untuk memilih produk pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung bahan-bahan yang terlalu keras.

Pembersih wajah yang cocok untuk kulit wajah kombinasi akan membersihkan minyak berlebih pada area T-zone tanpa membuat kulit kering pada area yang cenderung kering.

– Freepik

Melalui pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan kulit wajah, kita bisa menciptakan rutinitas perawatan kulit pribadi yang efektif.

Tak peduli apa tipe kulitmu, perawatan kulit wajah yang tepat bisa meningkatkan kepercayaan diri dan kesehatan kulit secara menyeluruh.

Ingatlah, setiap langkah perawatan kulit wajah merupakan langkah kecil menuju kulit yang sehat dan berseri. Jadi, jangan ragu untuk memberikan waktu dan perhatian ekstra pada kulit wajahmu! 💖




Terbakar Matahari? Ini Dia 8 Cara Jitu Atasi Sunburn Pasca Aktivitas Outdoor!

sunburn

Prolite – Pernah ngalamin sunburn setelah seru-seruan di luar ruangan? Pasti bikin nggak nyaman, kan? Tenang aja, karena kita punya solusinya! 

Aktivitas di luar ruangan seperti berjemur, berolahraga, atau bahkan hanya beraktivitas sehari-hari dapat meningkatkan risiko sunburn atau terbakarnya kulit. 

Paparan sinar matahari, khususnya sinar UV, bisa bikin kulit kita meradang, kemerahan, bahkan iritasi. Ngeri, ya? Apalagi kalau terus-terusan kena sinar matahari, bisa berakibat pada kerusakan jangka panjang, kayak penuaan dini dan bahkan kanker kulit.

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami Sunburn – Thetab

Tapi, tenang aja, Sobat! Di artikel ini, kita bakal bahas beberapa tips perawatan yang bisa membantu kamu atasi dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada kulit yang terbakar.

Dengan langkah-langkah perawatan yang tepat, kita bisa tetap menjaga kulit kita sehat dan aman meskipun sering beraktivitas di luar ruangan.

Jadi, ayo kita simak informasi selengkapnya! Biar kulit kita tetap sehat dan kita tetap bisa menikmati aktivitas outdoor tanpa khawatir! 🌞✨

8 Langkah Mudah Mengatasi Sunburn Pasca Aktivitas Outdoor

Ilustrasi wanita yang memakai produk skincare – freepik

  1. Dinginkan Kulit 

Setelah mengalami sunburn, yang kamu butuhin adalah sensasi dingin buat meredakan kemerahan dan peradangan. Cobain deh, pakai kompres dingin atau mandi dengan air dingin. Itu bisa bantu banget nih untuk bikin kulit kamu merasa lebih nyaman dan kurang merah-merahnya. 🌊

  1. Hindari Paparan Sinar Matahari Lebih Lanjut

Setelah kulit terbakar, yang penting banget dihindarin adalah paparan langsung sinar matahari. Pastikan kamu pake tabir surya, topi, payung, atau pakaian yang bisa nutupin kulit kamu.

Ini penting banget buat melindungin kulit dari sinar UV yang bisa bikin makin parah kerusakan kulit kamu. Jadi, jangan lupa pake perlindungan ekstra ini ya, biar kulit kamu cepet pulih dan gak tambah parah terbakarnya! 🧴

  1. Gunakan Pelembab

Kulit yang kena sunburn tuh butuh banget kelembaban ekstra! Coba gunakan pelembab yang mengandung aloe vera. Aloe vera ini bener-bener keren buat meredakan iritasi dan mempercepat proses penyembuhan kulit yang terbakar.

Jadi, jangan ragu-ragu buat pilih pelembab yang satu ini, biar kulit kamu bisa balik cerah dan sehat seperti biasa dengan cepat! 🌿💧

  1. Hindari Produk Skincare yang Beraroma atau Beralkohol

Pilihlah produk perawatan kulit yang lembut dan bebas alkohol serta pewangi untuk mengatasi sunburn. Soalnya, bahan-bahan kayak alkohol dan pewangi ini bisa bikin iritasi pada kulit yang udah terbakar.

Lebih baik pilih produk yang punya formula yang gentle dan nggak bikin kulit tambah bermasalah. Jadi, pastikan untuk baca kandungan produk perawatan kulit sebelum kamu pake, biar kulit kamu tetap happy dan cepet sembuh! 🌸🧴

  1. Konsumsi Air yang Cukup

Pastikan kamu minum cukup air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama setelah kulitmu terbakar sinar matahari. Kulit yang mengalami sunburn biasanya cenderung kehilangan kelembaban, jadi penting banget untuk menggantinya dari dalam.

Dengan minum air yang cukup, kamu bisa membantu kulitmu pulih lebih cepat dan mencegah kulit jadi kering dan teriritasi. Jadi, jangan lupa selalu bawa botol air, ya! 💦

  1. Gunakan Pelembab dengan Kandungan Aloe Vera atau Mentimun

Kandungan aloe vera atau mentimun dalam pelembab emang bisa memberikan sensasi dingin yang segar banget dan meringankan rasa terbakar pada kulit. Jadi, saat kamu pake pelembab yang mengandung bahan-bahan ini, rasanya kayak dapetin “angin sejuk” langsung di kulit yang terbakar.

Bukan cuma bikin nyaman, tapi juga bantu banget meredakan iritasi dan merawat kulit yang terbakar. So, pastikan pilih pelembab yang mengandung aloe vera atau mentimun ya, biar kulit kamu cepet sembuh dan tetap sehat! 🥒🌿🧴

  1. Jangan Mengelupas Kulit yang Terbakar

Kulit yang terbakar bisa aja mengelupas, dan sebaiknya jangan dipaksa untuk mengupasnya. Karena hal itu bisa meningkatkan risiko infeksi dan bahkan memperlambat proses penyembuhan kulit. Jadi, biarkan kulit mengelupas secara alami tanpa diusik.

Kamu bisa bantu proses penyembuhan dengan terus menjaga kelembaban kulit menggunakan pelembab yang cocok dan dengan memberikan perawatan yang lembut. Ingat, kesabaran adalah kunci untuk mendapatkan hasil yang terbaik! 🌿

  1. Konsultasikan dengan Ahli Kulit

Kalau sunburn-nya semakin parah atau terjadi gejala seperti bengkak, nanah, atau nyeri yang nggak kunjung reda, penting banget untuk segera berkonsultasi dengan ahli kulit atau dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Mereka bakal bisa memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kulitmu dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Jadi, jangan ragu untuk minta bantuan dari ahli jika kamu merasa perlu, ya! Kesehatan kulitmu itu nomor satu! 💪🩺

Ilustrasi wanita yang melindungi diri dari cahaya – Freepik

Melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebihan dan mengambil langkah-langkah pencegahan seperti menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi, mengenakan topi, dan memakai pakaian yang menutupi kulit dapat membantu mencegah terjadinya kulit terbakar di masa mendatang. 

Ingatlah bahwa perawatan kulit yang baik bukan hanya tentang penampilan, tapi juga tentang investasi untuk kesehatan kulitmu di masa depan.

Dengan menjaga kulitmu dari bahaya sinar matahari dan memberikan perawatan yang tepat, kamu bisa mencegah berbagai masalah kulit yang bisa muncul di kemudian hari.

Jadi, tetaplah menjaga kesehatan kulitmu dengan baik, ya! Stay healthy, stay glowing! ✨🌞




Perbedaan Skintone dan Undertone Kulit

Ilustrasi perbedaan Skintone dan Undertone kulit (freepict).

Prolite Skintone dan undertone adalah dua istilah yang sering digunakan dalam dunia kecantikan, tetapi masih banyak orang yang belum memahami perbedaannya. 

Perbedaan skintone dan undertone ini penting untuk diketahui, terutama untuk Kamu yang ingin memilih produk kecantikan yang sesuai dengan warna kulitmu. 

Dengan mengetahui lebih jelas sendiri, Anda dapat memilih produk kecantikan yang dapat menonjolkan kecantikan alami Anda.

Skintone

ilustrasi  - Freepik
ilustrasi – Freepik

Skintone adalah warna permukaan kulit yang dapat dilihat secara langsung.Untuk mengetahui lebih lengkap, kamu bisa bercermin dan memperhatikan warna kulitmu.

 Ada beberapa jenis skintone yang biasanya dimiliki oleh orang Asia, yaitu:

  • Porcelain, kulit yang cerah dengan semburat merah muda.
  • Ivory, kulit yang cerah  kekuningan.
  • Kuning langsat, kulit yang cerah dengan semburat kuning kecoklatan.
  • Sawo matang, kulit yang cenderung gelap dengan semburat coklat.

Skintone dapat berubah karena berbagai faktor, seperti paparan cahaya matahari, penggunaan produk perawatan kulit , serta rutinitas harian. 

Undertone

Sedangkan undertone merupakan warna dasar kulit yang biasanya ditentukan oleh gen atau keturunan. Berbeda dengan skintone, undertone kulit tidak bisa berubah. 

Orang yang memiliki skintone atau warna permukaan kulit yang hampir sama belum tentu memiliki undertone yang sama.

Undertone kulit terbagi menjadi tiga jenis yaitu:

  • Pinterest
  • Cool, biasanya memiliki rona warna kebiruan,pink, atau kemerahan pada kulit.
  • Warm, biasanya memiliki warna hangat seperti peach, kuning, dan emas di bawah permukaan kulit.
  • Neutral, tidak memiliki warna pink dan kebiruan yang cenderung dingin atau warna kuning yang cenderung hangat pada permukaan kulit yang jelas.

Dapat disimpulkan bahwa skintone adalah warna kulit yang terlihat, sedangkan undertone adalah warna dasar kulit yang tidak terlihat langsung.

Dengan memahami perbedaan maka kamu dapat membantu memilih produk kecantikan yang sesuai dengan warna kulit kita. 

Freepik
Freepik

Dengan menggunakan produk kecantikan yang tepat, Kita dapat menonjolkan kecantikan alami dan menjadi lebih percaya diri.