Ini Buku Favorit Member CORTIS yang Bikin Mindset Naik Level!

CORTIS

Bukan Sekadar Idol! Ini Daftar Bacaan CORTIS yang Bikin Mindset Makin Tajam

Prolite – Kalau kamu pikir idol K-pop cuma sibuk latihan dance, rekaman lagu, dan tampil di panggung, siap-siap kaget! Karena, boy group CORTIS membuktikan kalau image keren dan performa maksimal ternyata juga ditopang oleh kebiasaan membaca yang serius.

CORTIS adalah boy group asal Korea Selatan yang dibentuk oleh Big Hit Music, anak perusahaan HYBE Corporation. Grup ini beranggotakan lima orang: Martin, James, Juhoon, Seonghyeon, dan Keonho. Mereka resmi debut pada 18 Agustus 2025 dengan single pertama “What You Want” dan langsung mencuri perhatian lewat konsep fresh, musikalitas kuat, dan karakter member yang unik.

CORTIS

Menariknya, meski usia mereka masih tergolong muda, selera bacaan para member jauh dari kata biasa. Buku-buku yang mereka rekomendasikan bukan sekadar bacaan ringan, tapi karya-karya reflektif yang membahas kreativitas, jati diri, filosofi hidup, hingga mental resilience.

Penasaran buku apa saja yang masuk reading list mereka? Yuk, kita bahas satu per satu lengkap dengan sinopsis dan kenapa buku ini relevan banget buat generasi sekarang.

1. The Creative Act: A Way of Being – Rick Rubin

Buku karya produser legendaris Rick Rubin ini bukan buku teknis tentang cara bikin lagu hit. “The Creative Act: A Way of Being” justru membahas kreativitas sebagai cara hidup.

Rick Rubin dikenal sebagai produser yang bekerja dengan banyak musisi besar lintas genre. Dalam buku ini, ia menekankan bahwa setiap orang sebenarnya adalah makhluk kreatif. Kreativitas bukan soal bakat langka, tapi soal cara kita melihat dan merespons dunia.

Sinopsis singkat: Buku ini berisi refleksi singkat, hampir seperti kumpulan meditasi, tentang bagaimana menjaga kepekaan, menerima ketidaksempurnaan, dan membiarkan ide mengalir tanpa terlalu dikontrol ego.

Kenapa ini cocok buat idol seperti CORTIS? Karena industri hiburan menuntut inovasi terus-menerus. Buku ini membantu kreator tetap grounded dan tidak kehilangan esensi diri saat berkarya.

Buat kamu yang ingin jadi content creator, musisi, penulis, atau pekerja kreatif, buku ini bisa jadi pengingat bahwa kreativitas bukan tentang viral, tapi tentang kejujuran ekspresi.

2. Honmono – Seong Hae-na

“Honmono” karya Seong Hae-na membawa pembaca pada pencarian makna tentang keaslian dan identitas. Kata honmono sendiri dalam bahasa Jepang berarti “yang asli” atau “yang autentik”.

Sinopsis singkat: Novel ini mengeksplorasi karakter-karakter yang hidup di tengah tekanan sosial dan ekspektasi publik. Ceritanya menggambarkan konflik antara citra yang ditampilkan dan diri yang sebenarnya.

Tema ini sangat relate dengan dunia idol. Di balik panggung megah dan sorotan kamera, ada manusia yang tetap bergulat dengan pertanyaan: siapa aku sebenarnya?

Buku ini mengajak pembaca untuk berani jujur pada diri sendiri, bahkan saat dunia menuntut kita tampil sempurna.

Buat generasi muda yang sering merasa tertekan oleh standar media sosial, “Honmono” seperti cermin yang mengajak refleksi: apakah kita hidup sebagai diri sendiri, atau sekadar versi yang ingin dilihat orang lain?

3. The Subtle Art of Not Giving a F*ck – Mark Manson

Kalau kamu pernah merasa overthinking, terlalu peduli komentar orang, atau takut gagal, buku ini mungkin jadi alasan kenapa member CORTIS tetap terlihat santai meski berada di industri super kompetitif.

Karya Mark Manson ini dikenal sebagai buku self-help yang anti-klise. Alih-alih menyuruh pembaca selalu positif, buku ini justru mengajak kita menerima bahwa hidup penuh masalah.

Sinopsis singkat: Intinya sederhana: kita tidak bisa peduli pada semua hal. Energi kita terbatas, jadi pilih dengan bijak apa yang benar-benar layak diperjuangkan.

Mark Manson menekankan pentingnya tanggung jawab pribadi, batasan sehat, dan keberanian menerima kegagalan.

Untuk idol yang terus dinilai publik, pola pikir ini sangat penting. Tidak semua kritik harus ditelan mentah-mentah. Tidak semua ekspektasi harus dipenuhi.

Buat kamu yang sering merasa burnout karena ingin menyenangkan semua orang, buku ini bisa jadi wake-up call yang menyegarkan.

4. Übermensch – Friedrich Nietzsche

Pilihan yang cukup mengejutkan datang dari karya filsuf klasik Friedrich Nietzsche tentang konsep Übermensch.

Dalam pemikiran Nietzsche, Übermensch adalah manusia yang mampu melampaui batasan moralitas konvensional dan menciptakan nilai hidupnya sendiri.

Sinopsis singkat: Konsep ini muncul dalam karya filsafat Nietzsche yang membahas tentang keberanian menjadi individu yang mandiri secara pemikiran dan tidak sekadar mengikuti arus.

Mengapa ini menarik bagi idol generasi baru? Karena di tengah sistem industri yang ketat, gagasan tentang membangun nilai diri dan tidak terjebak dalam standar lama bisa menjadi sumber kekuatan mental.

Bagi pembaca, konsep ini mengajak kita bertanya: apakah kita menjalani hidup berdasarkan nilai yang benar-benar kita yakini, atau sekadar mengikuti norma tanpa berpikir?

Dari Panggung ke Halaman Buku

Menarik melihat bagaimana member CORTIS tidak hanya fokus pada karier musik, tetapi juga memperkaya diri lewat literasi. Dari kreativitas ala Rick Rubin, refleksi identitas di Honmono, mental resilience ala Mark Manson, hingga filsafat Nietzsche, semuanya menunjukkan kedalaman cara berpikir mereka.

Di era 2026, ketika generasi muda semakin sadar pentingnya self-development dan kesehatan mental, pilihan bacaan seperti ini terasa sangat relevan.

Kalau idol favoritmu saja meluangkan waktu untuk membaca dan mengasah pemikiran, masa kamu nggak?

Yuk, pilih satu buku dari daftar ini dan mulai perjalanan refleksimu sendiri. Siapa tahu, bukan cuma playlist kamu yang naik level, tapi juga mindset dan cara pandang hidupmu.




K-Pop Gen 5 Take Over! CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 Jadi Sorotan Global

K-Pop Gen 5 Take Over! CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1

Prolite – K-Pop Gen 5 Take Over! CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 Jadi Sorotan Global

Kalau kamu aktif ngikutin dunia K‑Pop, pasti sadar satu hal: generasi kelima sedang on fire. Setelah era Gen 3 yang diisi nama‑nama raksasa dan Gen 4 yang mendominasi global charts, kini spotlight bergeser ke Gen 5—generasi yang lahir di tengah era AI, TikTok, dan fandom digital super aktif.

Menariknya, muncul narasi baru di kalangan penggemar dan analis industri: siapa Big 3 versi Gen 5? Bukan lagi soal agensi besar, tapi soal impact, konsistensi prestasi, dan kekuatan fandom. Dari sekian banyak rookie dan grup muda, ada tiga nama yang paling sering disebut: CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 (Alpha Drive One).

Mereka bukan cuma ramai dibicarakan, tapi juga menunjukkan potensi jangka panjang sebagai tulang punggung K‑Pop era sekarang. Yuk, kita bahas satu per satu.

K‑Pop Gen 5: Standar Baru Industri Idol

Sebelum masuk ke grupnya, penting buat tahu dulu kenapa Gen 5 terasa beda. Idol Gen 5 debut di era:

  • Konten serba cepat dan real‑time di media sosial
  • Persaingan global sejak hari pertama debut
  • Fans yang lebih kritis soal konsep, musik, dan keaslian

Agensi kini nggak cuma jual visual, tapi juga storytelling, keterlibatan kreatif member, dan kemampuan tampil lintas platform. Inilah konteks yang melahirkan CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1.

CORTIS: Visual Sinematik dan Identitas Musik yang Kuat

CORTIS sering disebut sebagai boy group Gen 5 dengan branding paling solid. Sejak debut, mereka langsung tampil dengan konsep visual sinematik—gelap, futuristik, tapi tetap emosional.

Kenapa CORTIS Jadi Kandidat Big 3?

  • Musik berkarakter: CORTIS konsisten mengusung sound alternative pop dan electronic yang beda dari arus utama.
  • Konsep matang sejak awal: Tiap comeback terasa nyambung, seolah bagian dari satu semesta cerita.
  • Global‑ready: Lirik bilingual, visual kelas internasional, dan performa panggung yang rapi.

Beberapa member juga aktif terlibat dalam penulisan lagu dan konsep visual, sesuatu yang makin diapresiasi fans Gen Z. Di berbagai chart streaming Asia 2025–2026, nama CORTIS rutin muncul di daftar trending rookie.

LNGSHOT: Energi Panggung dan Daya Ledak Popularitas

Kalau CORTIS unggul di atmosfer dan cerita, LNGSHOT datang dengan pendekatan sebaliknya: power, kecepatan, dan energi mentah.

Grup ini dikenal dengan koreografi super intens dan lagu‑lagu yang high‑octane, cocok untuk panggung festival dan konser besar.

Kekuatan Utama LNGSHOT

  • Performance‑driven: Live stage mereka sering viral karena sinkronisasi dan stamina member.
  • Konsep sporty & street: Dekat dengan kultur anak muda urban.
  • Fandom yang agresif tumbuh: Penjualan album fisik LNGSHOT melonjak signifikan di tahun kedua debut.

Di era di mana klip performance TikTok bisa mengangkat popularitas grup secara instan, LNGSHOT jelas bermain di wilayah yang tepat. Banyak pengamat industri menyebut mereka sebagai future stadium group.

ALD1 (Alpha Drive One): Teknologi, Narasi, dan Masa Depan Idol

ALD1 atau Alpha Drive One sering disebut sebagai boy group Gen 5 paling futuristik—baik secara konsep maupun strategi.

Grup ini memadukan K‑Pop dengan narasi teknologi, AI, dan identitas digital. Bukan sekadar gimmick, tapi jadi bagian dari cerita mereka sebagai idol di era baru.

Kenapa ALD1 Dianggap Visioner?

  • Konsep AI & human identity yang relevan dengan isu generasi muda.
  • Interaksi fans berbasis teknologi, termasuk konten imersif dan pengalaman digital.
  • Musik eksperimental tapi tetap catchy.

ALD1 sering menarik perhatian media internasional karena pendekatan mereka yang berbeda. Mereka bukan hanya menjual lagu, tapi pengalaman. Ini yang membuat ALD1 punya potensi jangka panjang di pasar global.

Big 3 Versi Gen 5: Bukan Soal Agensi, Tapi Dampak

Berbeda dari era sebelumnya, istilah Big 3 di Gen 5 tidak lagi merujuk pada perusahaan, melainkan tiga grup dengan pengaruh paling besar di generasinya.

CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 mewakili tiga pilar penting K‑Pop masa kini:

  • Identitas & storytelling (CORTIS)
  • Performa & energi panggung (LNGSHOT)
  • Inovasi & masa depan industri (ALD1)

Ketiganya tumbuh di jalur yang berbeda, tapi sama‑sama mencerminkan arah baru K‑Pop di tahun 2026.

Gen 5 Baru Dimulai

Persaingan K‑Pop Gen 5 masih panjang, tapi satu hal sudah jelas: CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 bukan sekadar hype sesaat. Mereka adalah simbol perubahan—bahwa idol sekarang harus adaptif, autentik, dan berani beda.

Buat kamu yang suka ngikutin perkembangan K‑Pop, sekarang adalah waktu terbaik untuk jadi saksi lahirnya era baru. Siapa tahu, beberapa tahun ke depan, nama‑nama ini akan disebut sebagai legenda generasi kelima.

Kalau menurut kamu, siapa yang paling pantas jadi wajah K‑Pop Gen 5? Atau justru ada grup lain yang layak masuk daftar Big 3 versi kamu?




Konser Perdana &TEAM di Indonesia: Siap-Siap Meriahkan ICE BSD 15 Juni 2025!

Prolite – Konser Perdana &TEAM di Indonesia: Siap-Siap Meriahkan ICE BSD 15 Juni 2025!

Pecinta K-pop dan J-pop, bersiaplah! Karena Juni ini, Indonesia akan kedatangan tamu spesial yang sudah ditunggu-tunggu: boyband multinasional &TEAM bakal menggelar konser perdana mereka di Jakarta lewat tur bertajuk 2025 &TEAM CONCERT TOUR ‘AWAKEN THE BLOODLINE’.

Konser ini akan berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 15 Juni 2025. Bagi kamu yang sudah lama nge-fans atau baru kenal, konser ini dijamin bakal jadi momen gak terlupakan!

Kenapa Konser Ini Begitu Ditunggu?

2025 &TEAM CONCERT TOUR ‘AWAKEN THE BLOODLINE’ IN JAKARTA!

Sejak debutnya di akhir 2022, &TEAM sukses mencuri perhatian berkat penampilan energik, konsep musik yang kuat, dan tentu saja visual yang gak main-main. Dengan kombinasi unik antara budaya Jepang dan Korea, mereka menghadirkan warna baru di dunia idol.

Buat penggemar di Indonesia, ini adalah pertama kalinya bisa menyaksikan langsung aksi panggung mereka secara utuh. Jadi gak heran kalau antusiasmenya tinggi banget, bahkan dari jauh-jauh hari sebelum tiket dirilis!

Tiket & Benefit: Ada yang Bisa Ikutan Soundcheck, Lho!

#AWAKENTHEBLOODLINE_JAKARTA – PINK SOUNDCHECK PACKAGE

 

Konser kali ini hadir dengan beberapa kategori tiket yang bisa kamu pilih sesuai budget dan pengalaman yang kamu cari. Tapi yang paling bikin heboh tentu saja kategori Pink Soundcheck Package. Apa aja keistimewaannya?

  • Harga: Rp 3 juta

  • Dapat akses nonton konser dari area terdekat dengan panggung (depan banget!)

  • Ikut sesi soundcheck eksklusif sebelum konser dimulai

  • Dapat photocard set berisi 9 member

  • Bonus laminated pass eksklusif dan snack box

Bisa dibilang, ini bukan cuma tiket konser—tapi tiket buat pengalaman yang intim dan spesial bareng para member &TEAM!

Selain Pink, ada juga kategori lain yang gak kalah menarik:

  • Blue (Rp 2,7 juta)

  • Green (Rp 2,2 juta)

  • Gray (Rp 1,5 juta)

Semua kategori dapat akses penuh ke konser, hanya tanpa fasilitas soundcheck dan bonus tambahan. Jadi tetap bisa seru-seruan bareng!

Oh iya, promotor resmi Mecima Pro mengingatkan agar kamu hanya beli tiket lewat kanal resmi, dan hati-hati sama calo atau penipuan yang makin marak menjelang hari H.

Siapa Itu &TEAM?

Kalau kamu baru dengar tentang mereka, yuk kenalan dulu!

&TEAM adalah boyband bentukan HYBE LABELS JAPAN, yang merupakan bagian dari agensi besar Korea Selatan—HYBE Corporation (yes, rumahnya BTS, SEVENTEEN, ENHYPEN, dan kawan-kawan).

Mereka lahir dari ajang survival &AUDITION – The Howling pada 2022 dan langsung debut pada 7 Desember 2022 lewat mini album First Howling: ME.

Grup ini berisi sembilan member multinasional, yaitu:

  • EJ

  • K

  • Taki

  • Nicholas

  • Fuma

  • Yuma

  • Jo

  • Harua

  • Maki

Yang unik dari &TEAM bukan cuma latar belakang mereka yang beragam, tapi juga konsep mereka yang solid. Nama &TEAM sendiri berarti “tim yang bersatu dan berkembang bersama dengan penggemar.” Jadi ya, fans itu udah kayak anggota ke-10 di mata mereka!

Apa yang Bikin &TEAM Spesial?

  • Vokal stabil banget, bahkan saat live.

  • Koreografi mereka rapi dan intens (serius, nonton fancam-nya aja udah ngos-ngosan).

  • Musik mereka punya pesan kuat, sering kali tentang identitas, koneksi, dan semangat hidup.

  • Visual mereka? Gak usah ditanya. 🤭

Buat kamu yang suka grup dengan konsep dinamis tapi tetap meaningful, &TEAM bakal jadi daftar bias baru kamu, deh.

Tur Asia Tenggara &TEAM, Jakarta Jadi Sorotan

Tur “AWAKEN THE BLOODLINE” ini adalah langkah besar bagi &TEAM untuk memperkuat basis fans mereka, terutama di Asia Tenggara. Jakarta dipilih sebagai salah satu kota penting, yang jadi bukti betapa kuatnya fanbase mereka di Indonesia.

Gak sedikit fans yang udah siap dari jauh-jauh hari, bahkan ada yang rencana datang dari luar kota buat nonton langsung. Hype-nya? Udah pasti maksimal!

Yuk, Ramaikan Momen Ini!

Buat kamu yang belum beli tiket, buruan deh! Mumpung masih ada waktu dan stok belum habis. Ini bukan cuma konser, tapi juga momen sejarah—konser perdana &TEAM di Indonesia! Siapa tahu besok-besok mereka makin besar dan susah diajak “intimate” kayak sekarang.

Tag temen, bikin group chat buat koordinasi nonton bareng, siapin outfit terbaik, dan jangan lupa latihan fanchant!

Kamu tim siapa nih? EJ? Taki? Atau K yang selalu karismatik itu? Drop bias kamu di kolom komentar dan siapa tahu kamu nemu mutual baru buat nonton bareng di ICE BSD nanti! Sampai ketemu di konser &TEAM—15 Juni 2025 yaaa! 💖




Bangga! Francis Karel Ikut Produksi Musik Jin BTS, Kualitas Global!

Francis Karel

Prolite – Bangga! Francis Karel Ikut Produksi Musik Jin BTS, Kualitas Global!

Di tengah gegap gempita dunia K-pop yang tak pernah sepi dari kejutan, kali ini kabar membanggakan datang dari Tanah Air! Seorang musisi muda asal Jakarta, Francis Karel, berhasil mencetak prestasi luar biasa dengan terlibat langsung dalam proses kreatif album solo terbaru milik Jin BTS yang berjudul ‘ECHO’.

Yup, kamu nggak salah baca—musisi Indonesia resmi tercatat sebagai bagian dari perjalanan musik idol dunia!

Keterlibatan Francis dalam proyek sebesar ini bukan hanya bikin bangga ARMY Indonesia, tapi juga seluruh penikmat musik yang percaya bahwa karya anak bangsa mampu bersanding di panggung global.

So, yuk kita kulik lebih dalam seberapa besar kontribusi Francis di album yang udah dinanti banget sama ARMY seantero dunia ini!

Francis Karel: Dari Jakarta ke Panggung Dunia

Francis Karel bukan sosok asing bagi penggemar musik indie pop dan R&B. Musisi asal Jakarta ini dikenal dengan suara lembutnya dan gaya penulisan lagu yang jujur serta menyentuh.

Beberapa lagunya seperti “Handle with Care”, “You’re Too Close”, dan “Another” menunjukkan sisi emosional dan kedalaman cerita yang ia usung dalam setiap karya.

Nah, dengan bekal musikalitas yang khas ini, nggak heran kalau Jin BTS—yang juga dikenal punya selera musik yang sensitif dan artistik—memilih untuk menggandeng Francis dalam proyek album solonya.

‘ECHO’: Album Comeback yang Penuh Eksplorasi

Album ECHO menandai comeback solo Jin BTS yang sudah lama dinanti. Setelah menjalani masa wajib militernya, Jin akhirnya kembali dengan album yang mencerminkan kedewasaan musikal dan eksplorasi emosional yang lebih dalam.

Album ini bukan cuma sekadar “karya” biasa, tapi sebuah perjalanan introspektif yang penuh makna dan warna.

Terdiri dari beberapa track penuh emosi dan semangat, seperti:

  • “Nothing Without Your Love” – balada emosional tentang kehilangan dan kerinduan.

  • “Loser” ft YENA – pop rock yang enerjik bareng solois YENA.

  • “Rope It” – lagu mid-tempo dengan nada adiktif tentang perjuangan dalam cinta.

  • “Journey with the Cloud” – lagu reflektif nan menyentuh.

Dan yang paling bikin penasaran tentunya adalah lagu berjudul “Background”, yang menjadi ajang debut kontribusi Francis Karel di album Jin. Lagu ini diprediksi bakal menyentuh banyak hati karena didukung oleh lirik puitis khas Francis yang emosional.

‘Background’: Lirik Penuh Makna ala Francis Karel

Meskipun belum dirilis secara resmi saat artikel ini ditulis, lagu “Background” sudah jadi perbincangan hangat, terutama di kalangan ARMY Indonesia. Nama Francis Karel tertera sebagai salah satu penulis lagu, dan hal ini langsung memicu kebanggaan luar biasa di media sosial.

Dengan ciri khas Francis yang dikenal mampu meramu kisah personal dalam liriknya, banyak fans yang percaya bahwa lagu ini akan menjadi salah satu track paling emosional di album ECHO. Bisa jadi, lagu ini akan mengajak pendengar untuk menyelami sisi terdalam Jin—yang mungkin belum pernah diperlihatkan sebelumnya dalam karya solonya.

Kolaborasi Global yang Mengagumkan

Yang bikin ECHO makin spesial adalah daftar panjang kolaborator internasional di balik layarnya. Nggak main-main, Jin menggandeng:

  • ADORA, produser hits yang udah lama kerja bareng BTS.

  • Yojiro Noda, vokalis legendaris dari band J-rock Radwimps, yang menulis lagu “With The Clouds”.

  • Musisi dan penulis lagu internasional seperti Liv Miraldi, Nathan Fertig, dan Wyatt Sanders.

Masuknya Francis Karel ke dalam daftar nama besar ini jelas menunjukkan kalau talenta anak bangsa nggak kalah saing dan bisa duduk sejajar dengan musisi dunia!

Kenapa Ini Jadi Momen Bersejarah untuk Musik Indonesia?

Di tengah industri musik global yang super kompetitif, keterlibatan musisi Indonesia di proyek sekelas Jin BTS tentu jadi pencapaian monumental. Ini bukan cuma soal “numpang nama”, tapi benar-benar menunjukkan bahwa karya dan kreativitas musisi Indonesia dihargai dan dianggap layak oleh industri musik internasional.

Momen ini juga bisa jadi pembuka jalan buat musisi lain di Indonesia untuk terus berkarya dan percaya bahwa karya lokal bisa punya panggung global. Kalau Francis bisa, kamu juga bisa, kan?

ARMY Indonesia, Sudah Siap Streaming ‘Background’?

Walau belum ada pernyataan resmi dari Francis Karel maupun HYBE tentang detail kolaborasinya, para penggemar udah nggak sabar buat dengerin sentuhan khas Francis di lagu “Background”. Banyak yang menduga lagu ini akan jadi hidden gem di album ECHO—sebuah lagu yang pelan-pelan menyentuh hati dan jadi favorit di kalangan fans.

Jadi, buat kamu para ARMY Indonesia (dan tentunya para pencinta musik Indonesia), yuk ramaikan perilisan ECHO! Kasih dukungan untuk Jin BTS, sekaligus tunjukkan kebanggaan kamu pada Francis Karel yang udah sukses mengharumkan nama Indonesia!




Makna Mendalam di Balik Mixtape “Panic” Beomgyu TXT, Ini Lirik dan Interpretasinya!

Beomgyu TXT

Prolite – Panic by Beomgyu TXT Lirik dan Maknanya: Debut Solo yang Penuh Emosi!

Kabar gembira buat MOA! Beomgyu, salah satu member TXT, akhirnya resmi debut solo dengan merilis mixtape bertajuk “Panic” pada Kamis (27/3/2025). Setelah Yeonjun, kini giliran idol KPop berusia 24 tahun ini yang memamerkan warna musikalnya sendiri.

Sebagai seorang musisi, Beomgyu nggak hanya sekadar menyanyikan lagu ini. Dia ikut terlibat dalam komposisi, penulisan lirik, hingga produksi video musiknya!

Nggak heran kalau hasilnya benar-benar mencerminkan karakter dan warna musik khasnya. Lagu ini hadir dengan nuansa hangat yang dipadukan dengan suara band rock, membuat kita bisa merasakan sisi emosional yang lebih dalam dari seorang Beomgyu.

Lalu, apa sih makna di balik lagu “Panic” ini? Kenapa lagu ini begitu spesial bagi Beomgyu dan MOA? Yuk, kita kupas lebih dalam!

Beomgyu TXT dan “Panic” – Perjalanan Musik yang Personal

“Panic” bukan sekadar lagu biasa. Lagu ini menyimpan pesan mendalam tentang perjuangan menghadapi masa sulit dan bagaimana seseorang bisa tetap melangkah maju meskipun sedang terjebak dalam ketakutan dan kecemasan.

Beomgyu mengaku bahwa lagu ini lahir dari pengalamannya sendiri saat menghadapi berbagai tekanan dalam hidup dan kariernya. Ketika merasa terjebak dalam kecemasan, ia selalu menemukan pelarian dalam musik. Dan sekarang, lewat “Panic”, ia ingin berbagi kehangatan dan kenyamanan yang sama kepada penggemarnya.

Lirik lagunya yang penuh emosi turut menggambarkan perasaan seseorang yang ingin keluar dari kegelapan. Salah satu bagian yang paling menyentuh adalah:

“Mungkin sekarang adalah saat paling gelap, jadi jangan berhenti sekarang.”

Kalimat ini juga terhubung dengan lirik dari lagu “Quarter Life” yang ada di mini album ke-6 TXT. Bisa dibilang, “Panic” adalah sebuah pesan untuk tetap kuat dan jangan menyerah meskipun dunia terasa berat.

Lirik “Panic” yang Menyentuh Hati

Untuk kamu yang penasaran dengan liriknya, berikut lirik dari lagu “Panic”:

[Verse 1]
Nuneul gama
Tteonago shipeo jeogi eodingaro
Goyohan bang ane nama
Deonggeureoni

[Pre-Chorus]
Juwo damji mothal
Heulleoga beorin geu apeumeun
Ajik geudaero
Gipeojyeo ganeun i bamdeul
Neoyeotdeoramyeon eottaesseulkka?

[Chorus]
Eoduun bam arae
Meomulji anko jinagaja
Meongdeun nal soge
Naedin georeumgeoreummada
Neowa na
Hechyeo gal tenikka

[Post-Chorus]
(Ah-ah-ah-ah-ah, ah-ah)
This is my answer
(Ah-ah-ah-ah-ah, ah-ah)
This is my answer
(Ah-ah-ah-ah-ah, ah-ah)
I chuun gyeoulnaldo
Jinagal tenikka

[Verse 2]
Muneojineun maeumeul kkwak jaba, eh
I don’t wanna run away anymore
Oh, I, bireomeogeul sesang sogeseo
Boran deushi dangdanghage malhae jul teni

[Pre-Chorus]
Teong bin mamsoge
Meomulji anko heulleogaja
Meongdeun nal soge
Naedin georeumgeoreummada
Neowa na
Hechyeo gal tenikka

[Outro]
(Ah-ah-ah-ah-ah, ah-ah)
(Ah-ah-ah-ah-ah, ah-ah)
(Ah-ah-ah-ah-ah, ah-ah)
Ooh-ooh-ooh, ooh-ooh
This is my answer

Melalui lagu ini, Beomgyu memberikan pesan bahwa kita tidak boleh tinggal di dunia yang gelap dan dingin selamanya. Kita harus melangkah maju, sedikit demi sedikit, dan menghadapi hidup bersama-sama.

Kolaborasi dengan Heo Hoy Kyung, Inspirasi dari Pengalaman Pribadi

Untuk menciptakan “Panic”, Beomgyu nggak sendirian! Ia bekerja sama dengan Heo Hoy Kyung, seorang penyanyi-penulis lagu yang dikenal dengan karya-karya emosionalnya.

Beomgyu mengungkapkan bahwa di saat mengalami kesulitan mental, ia sering mendengarkan lagu-lagu Heo Hoy Kyung untuk mencari ketenangan. Dari situlah, ia merasa ingin menciptakan lagu yang bisa memberikan kenyamanan serupa bagi pendengarnya. Maka lahirlah “Panic”!

Kenapa memilih genre band rock? Menurut Beomgyu, genre ini bisa merefleksikan perasaannya dengan lebih jujur dan intuitif, dibandingkan ketika ia mengerjakan lagu bersama TXT yang memiliki gaya musik lebih beragam. Dengan kata lain, “Panic” benar-benar merepresentasikan sisi personalnya sebagai seorang seniman.

Pesan Beomgyu TXT untuk MOA

Dalam sesi Q&A yang diadakan oleh Big Hit Music, Beomgyu membagikan perasaannya tentang perilisan mixtape solo ini. Ia mengaku merasa sangat bahagia dan tersentuh karena akhirnya bisa mempersembahkan lagu yang sepenuhnya menggambarkan pemikiran dan seleranya sendiri sejak awal.

Ia berharap “Panic” bisa menjadi hiburan dan sumber kenyamanan bagi siapa saja yang mendengarkannya, terutama mereka yang sedang mengalami masa sulit.

Buat MOA yang mungkin sedang merasa down, Beomgyu juga menitipkan pesan spesial:

“Mungkin sekarang adalah saat paling gelap, jadi jangan berhenti sekarang.”

Pesan ini menjadi pengingat bahwa meskipun kita sedang berada di titik terendah, selalu ada harapan untuk bangkit dan melangkah maju.

“Panic” adalah Bukti Perjalanan Musik Beomgyu

“Panic” bukan hanya tentang Beomgyu TXT yang akhirnya debut solo, tapi juga tentang perjalanan emosional dan kejujuran dalam bermusik. Dengan suara band rock yang khas, lagu ini berhasil membawa kita masuk ke dalam dunia Beomgyu dan merasakan apa yang ia alami.

Buat MOA dan semua pencinta musik, lagu ini adalah pengingat bahwa kita nggak sendirian dalam menghadapi masa sulit. Musik bisa menjadi tempat untuk menemukan ketenangan, sama seperti bagaimana Beomgyu menemukannya saat menciptakan “Panic”.

Jadi, sudah dengar “Panic” hari ini? Bagikan pendapatmu di kolom komentar! 🎸🔥




J-Hope BTS Siap Guncang 2025! Dua Single Solo Baru Segera Rilis!

J-Hope BTS

Prolite – J-Hope BTS Akan Merilis Dua Single Solo Lagi Tahun Ini – Siap-siap Beri Kejutan Baru Untuk ARMY!

Setelah sukses dengan single barunya “Sweet Dreams” yang rilis pekan lalu, J-Hope dari BTS kembali membawa kabar menggembirakan buat para ARMY! Rapper sekaligus penulis lagu berbakat ini mengumumkan bahwa dia akan merilis dua single solo lagi dalam tahun ini. Wah, bakal ada lebih banyak lagu keren dari Hobi nih! 🎶✨

J-Hope BTS Umumkan Rencana di Weverse Live

J-Hope berbagi kabar bahagia ini dalam siaran langsung di platform Weverse pada Selasa (11/3). Dalam sesi tersebut, dia mengungkapkan bahwa lagu “Sweet Dreams” yang rilis pada Jumat (7/3) hanya awal dari rangkaian kejutan yang sudah ia siapkan untuk tahun ini.

“Ketiga lagu itu bakal mempunyai style yang berbeda,” ujar J-Hope, seperti dikutip dari Yonhap pada Rabu.

Dia juga menambahkan bahwa saat mengerjakan album barunya, ia sempat bertanya-tanya, “Jenis musik apa yang bakal kalian nikmati?” dan menemukan jawabannya: “Musik yang bagus!” Simpel tapi penuh makna, ya!

Petunjuk Menuju Album Studio Solo Baru?

J-Hope menyebut bahwa lagu-lagu yang dia rilis tahun ini adalah bagian dari perjalanan musiknya. Bahkan, kemungkinan besar, ini semua adalah petunjuk menuju album studio solo berikutnya! Wah, makin bikin penasaran dong, konsep seperti apa yang bakal dia sajikan nanti?

Buat yang belum tahu, J-Hope memang terkenal sebagai artis yang selalu bereksperimen dengan berbagai genre musik. Dari hip-hop, pop, hingga elemen funk dan dance, semuanya bisa dia bawakan dengan vibe yang khas. Jadi, nggak heran kalau tiga lagu baru ini nantinya punya warna musik yang berbeda-beda! 🎧

Sesi Maraton 12 Jam di Weverse Live

J-Hope benar-benar all-out buat menyapa penggemarnya! Di hari peluncuran “Sweet Dreams”, dia melakukan siaran langsung selama 12 jam di Weverse. Kebayang nggak, seharian penuh dia ngobrol dan berbagi cerita sama fans? 😍

Selain itu, dia juga menggelar acara daring dan luring bertajuk “Sweet Dreamland” di mana ia bisa berinteraksi langsung dengan penggemar.

Keseruan J-Hope BTS di New York

Setelah merilis “Sweet Dreams”, J-Hope langsung terbang ke Amerika Serikat dan mengadakan acara dadakan di Genesis House, New York pada 9-10 Maret.

Dalam event ini, ia memamerkan berbagai bunga pilihan favoritnya dan memberikan kartu ucapan bertulisan tangan kepada penggemar yang hadir. So sweet banget, kan? 🥺💜

Kolaborasi dengan Magnolia Bakery

Bukan J-Hope namanya kalau nggak kreatif! Dalam rangka merayakan single barunya, ia juga berkolaborasi dengan toko roti ternama Amerika, Magnolia Bakery. Hasilnya? Kue mangkuk dan puding pisang spesial yang terinspirasi dari suasana “Sweet Dreams”.

Gimana, ada yang jadi kepengen coba? 🍌🧁

Tampil di Berbagai Acara TV Korea

Nggak cuma sibuk di dunia musik, J-Hope juga menyapa penggemarnya lewat berbagai acara TV di Korea Selatan. Beberapa di antaranya adalah “I Live Alone” di MBC dan “Please Take Care of My Refrigerator” di JTBC. Ini bukti kalau meski lagi aktif sebagai solois, Hobi tetap dekat dengan penggemar di berbagai cara!

Siap-siap Kejutan dari J-Hope!

Dengan dua single baru yang bakal rilis tahun ini, perjalanan solo J-Hope BTS masih jauh dari kata selesai. Siapa yang udah nggak sabar menantikan karya-karya terbaru dari sunshine BTS ini? 🌞💛

Jangan lupa stay tuned dan dukung terus Hobbie di setiap langkahnya! Kalau bisa ngasih tebakan, menurut kamu, genre seperti apa yang bakal dia bawakan di dua lagu selanjutnya? Drop pendapatmu di kolom komentar ya! 😉🎶




Pernyataan Tegas NewJeans: Keluar dari ADOR dan HYBE, Berani Perjuangkan Nama

NewJeans

Prolite – Kabar mengejutkan datang dari NewJeans! Girl group yang lagi naik daun ini memutuskan keluar dari agensi mereka, ADOR dan HYBE.

Langkah ini dilakukan setelah konflik internal yang cukup lama mencuat ke permukaan. Apa yang sebenarnya terjadi? Yuk, kita bahas drama ini dengan lengkap!

Keberanian NewJeans Ambil Sikap Tegas

Setelah berbulan-bulan drama dan konflik internal yang bikin fans penasaran, NewJeans akhirnya mengambil keputusan besar: keluar dari ADOR dan HYBE.

Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers dadakan di Gangnam, Seoul, Kamis (28/11). Kelima member—Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein—menyatakan sikap mereka dengan tegas.

Namun, langkah ini bukan tanpa alasan. Konflik dengan agensi sudah berlangsung cukup lama, termasuk soal pelanggaran kontrak dan kurangnya dukungan dari pihak HYBE. Yuk, kita intip pernyataan mereka satu per satu!

Pernyataan Member

Hanni: “Kami Sudah Berusaha, Tapi Tidak Didengar”

Hanni memulai konferensi pers dengan menyebut bahwa mereka sudah memberi ultimatum kepada ADOR pada September lalu. Bukti dan permintaan tindakan perbaikan pun sudah mereka ajukan. Sayangnya, batas waktu dua minggu berakhir tanpa ada perubahan apa pun dari pihak agensi.

“Kami khawatir HYBE dan ADOR hanya bermain dengan media tanpa berniat memperbaiki situasi. Tetap di agensi ini hanya akan memperpanjang penderitaan psikologis kami,” tegas Hanni.

Minji: “Kontrak Berakhir, Kami Pun Berakhir”

Minji menyampaikan bahwa kontrak eksklusif mereka akan resmi berakhir pada 29 November tengah malam. Menurutnya, sikap abai HYBE selama ini sangat melelahkan, dan mereka tidak lagi punya keinginan untuk mendengarkan tuntutan para member.

“HYBE dan ADOR itu satu tubuh. Sayangnya, mereka tidak punya keinginan melindungi kami, sehingga kami memutuskan untuk keluar,” ujar Minji.

Danielle: “NewJeans Never Dies!”

Danielle memastikan bahwa mereka akan terus memperjuangkan nama NewJeans meskipun tak lagi berada di bawah naungan ADOR.

“Kami sadar mungkin tak bisa memakai nama NewJeans saat ini. Tapi, bukan berarti kami akan menyerah. Ingat, NewJeans never dies!”

Danielle juga menegaskan bahwa mereka ingin segera kembali merilis musik untuk para fans, Bunnies, dan bertemu di seluruh dunia.

Haerin: “Kami Tidak Salah!”

Terkait denda yang mungkin dibebankan, Haerin menegaskan bahwa pihak yang seharusnya bertanggung jawab adalah HYBE dan ADOR, karena merekalah yang melanggar kontrak.

“Kami sudah melakukan yang terbaik. Jadi, kami yakin tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan mereka,” ungkap Haerin.

Latar Belakang Konflik: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Konflik ini sebenarnya sudah tercium sejak NewJeans memberikan ultimatum pada 13 November. Dalam surat resmi yang ditandatangani kelima member, mereka menuntut perbaikan atas berbagai pelanggaran kontrak eksklusif.

Sayangnya, hingga batas waktu 14 hari berakhir, ADOR tidak memberikan tanggapan yang memadai.

Bahkan, NJ menuding bahwa HYBE lebih memprioritaskan girl group lain seperti ILLIT dan LE SSERAFIM.

Hal ini makin memperkeruh suasana, terutama karena fans merasa NewJeans kurang mendapat perhatian yang layak meski popularitas mereka terus menanjak.

Menanggapi surat peringatan dari NJ, CEO ADOR, Kim Ju-young, sempat berjanji akan menyelesaikan masalah ini dengan bijak.

Namun, hingga batas waktu yang diberikan, tak ada aksi nyata yang dilakukan. Hal ini semakin memperkuat keputusan NJ untuk keluar.

Apa Selanjutnya untuk NewJeans?

Meskipun keluar dari ADOR dan HYBE, kelima member tetap bertekad melanjutkan karier mereka. Mereka juga berjanji akan terus memperjuangkan nama NewJeans, meskipun itu berarti harus menghadapi tantangan hukum dan bisnis di masa depan.

Langkah ini juga mendapat dukungan besar dari para Bunnies, yang sejak awal menginginkan keadilan bagi idola mereka.

Banyak fans yang menyuarakan dukungan di media sosial, menggunakan tagar seperti #NewJeansNeverDies dan #JusticeForNewJeans.

Keputusan mereka untuk keluar dari ADOR dan HYBE memang mengejutkan, tapi juga menjadi bukti keberanian mereka dalam memperjuangkan hak dan kenyamanan mereka sebagai artis.

Langkah ini mungkin berat, tapi juga membuka peluang baru untuk mereka berkembang lebih jauh di industri musik.

Buat kamu yang ngefans sama NewJeans, terus dukung mereka ya! Apapun nama mereka nanti, satu yang pasti: semangat dan karya mereka akan tetap hidup. Jadi, gimana pendapatmu tentang keputusan berani ini? Yuk, share di kolom komentar!




Rilis MV ‘Over The Moon,’ TXT Rayakan Ikatan Kuat dengan MOA

Over The Moon

Prolite – TXT Ungkapkan Cinta untuk MOA Lewat MV ‘Over The Moon’ yang Menggetarkan Hati!

Kabar gembira datang dari dunia K-pop! Grup idol yang semakin bersinar, Tomorrow X Together (TXT), baru saja meluncurkan lagu terbaru mereka yang berjudul “Over The Moon” pada Senin, 4 November 2024.

Dalam lagu ini, mereka mengungkapkan cinta yang tulus kepada para penggemar setia mereka, MOA.

Melalui video musik yang menawan dan mini album ketujuh mereka, Star Chapter: SANCTUARY, TXT berhasil menyentuh hati banyak orang dengan pengakuan cinta yang penuh makna. Yuk, kita ulas lebih dalam tentang karya terbaru mereka ini!

Kembali Mengguncang Industri Musik

TXT (투모로우바이투게더) ‘Over The Moon’ Official MV

Dengan dirilisnya “Over The Moon”, TXT kembali menggemparkan industri musik. Lagu dan video musiknya langsung memikat banyak orang, berkat cerita romantis yang dikemas dengan metafora puitis dan visual yang sangat berkelas.

Star Chapter: SANCTUARY merupakan album pertama TXT setelah tujuh bulan sejak rilis minisode 3: TOMORROW pada April lalu. Album ini tidak hanya menampilkan lagu baru, tetapi juga membuka babak baru dalam perjalanan mereka.

Setelah menyelesaikan tur dunia ketiga, anggota TXT, khususnya Yeonjun, juga sempat merilis mixtape solo berjudul “GGUM” pada September. Namun, mereka tetap berkomitmen untuk menutup paruh kedua tahun ini dengan promosi bersama seluruh anggota grup.

Dalam SANCTUARY, TXT menggambarkan tema cinta dan kebahagiaan yang mereka temukan melalui perjalanan panjang dari Dream Chapter, Chaos Chapter, dan Name Chapter, hingga sampai di Star Chapter yang mengangkat kisah “kita” setelah melewati berbagai rintangan.

Menyentuh Melalui Simbol Perlindungan dan Kenyamanan

TXT

Salah satu hal yang menarik dari album ini adalah eksplorasi simbol perlindungan dan kenyamanan yang diperoleh dari cinta.

Dalam lagu “Over The Moon,” dunia yang sebelumnya tampak kelabu kini berubah menjadi penuh warna berkat kehadiran orang tercinta.

Dengan elemen fantasi yang khas, TXT menggabungkan imajinasi dongeng dengan realitas yang dapat dirasakan banyak orang, memberi kesan unik dan mendalam pada album ini.

Musik “Over The Moon” sendiri berhasil memadukan energi rock dan groove R&B vintage, dengan lirik yang sangat menyentuh hati.

Ini menjadi kali ketiga bagi TXT menempatkan lagu cinta sebagai lagu utama, setelah “0X1=LOVESONG (I Know I Love You)” dan “LO$ER=LO♡ER.”

Melalui lagu ini, TXT menunjukkan antusiasme mereka akan masa depan yang penuh harapan bersama seseorang yang dicintai.

Lirik Penuh Makna untuk MOA

Lirik “Over The Moon” berbicara tentang hubungan yang melampaui ruang dan waktu, serta kebahagiaan menemukan tempat perlindungan dalam dunia yang lebih cerah dan penuh janji.

Dengan lirik puitis seperti, “Kamu adalah masa depanku / Urutan waktu dan ruangku / Biarkan aku memelukmu lebih erat,” TXT menyampaikan cinta mereka dengan vokal yang penuh perasaan.

Para anggota bahkan menyebut lagu ini sebagai serenade untuk MOA, menempatkan kecintaan mereka kepada penggemar di setiap melodi dan kata.

Tidak hanya itu, TXT juga dikenal sebagai grup yang menghasilkan lagu-lagu b-side dengan daya tarik setara dengan lagu utama.

Album Star Chapter: SANCTUARY pun tidak kalah menarik dengan deretan lagu bertema cinta lainnya, mulai dari saat pertemuan pertama di “Heaven,” antisipasi masa depan di “Over The Moon,” cinta yang mendalam di “Danger,” hingga keinginan melindungi yang berharga di “Resist (Not Gonna Run Away).”

Kontribusi Anggota dalam Lirik

Salah satu hal yang membuat album ini semakin istimewa adalah seluruh anggota TXT berkontribusi dalam penulisan lirik.

Ini menjadikan album ini sebagai cerminan hati dan jiwa mereka. TXT berharap bisa terus mengukir prestasi dan bersemayam di hati para penggemar.

Mereka sebelumnya telah berhasil masuk peringkat ketiga di Billboard 200, menduduki posisi kedua dalam penjualan CD di Amerika Serikat untuk paruh pertama tahun ini, dan menjadi artis asing pertama yang memiliki 10 album berturut-turut di chart mingguan Oricon Jepang.

Kami ingin dikenang dalam waktu yang lama dan menjadi grup yang dicintai di hati banyak orang,” ungkap mereka.

Seiring dengan perkembangan musik mereka, TXT telah bertransformasi dari grup yang berbicara tentang persahabatan remaja menjadi grup dengan narasi kompleks tentang cinta, identitas, dan impian. Hal ini menjadikan mereka salah satu grup K-pop paling inovatif saat ini.

Dalam pernyataan eksklusifnya kepada Cosmopolitan, Taehyun juga menyampaikan harapannya untuk album ini, “Kami sangat menikmati proses pembuatan album ini dengan semua anggota yang berkontribusi dalam liriknya. Semoga lagu-lagu baru kami bisa mencerahkan harimu!”

 

Jadi, untuk para MOA dan pecinta musik K-pop, jangan lewatkan kesempatan untuk mendengarkan “Over The Moon” dan menikmati Star Chapter: SANCTUARY!

Lagu ini bukan hanya sekadar musik, tetapi juga ungkapan cinta dan penghargaan TXT kepada penggemar mereka. Mari kita dukung perjalanan TXT dan ikuti terus karya-karya luar biasa mereka!

Siapa tahu, mungkin di masa depan akan ada lebih banyak kejutan dari mereka. Selamat menikmati! 🌟




TXT VR Concert Tour Pertama di Indonesia : Rasakan Serunya Konser dari Dekat dengan Cinépolis dan TIX ID

TXT VR Concert Tour

Prolite – Cinépolis Cinemas dan TIX ID Perkenalkan TXT VR Concert Tour Pertama di Indonesia!

Buat kamu para penggemar K-pop, khususnya MOA-NA (sebutan untuk fans Tomorrow X Together di Indonesia), ada kabar gembira yang wajib banget kamu simak!

Bayangkan bisa nonton konser idola K-pop favoritmu, Tomorrow X Together (TXT), tanpa harus repot berdesak-desakan di arena konser dan tetap merasa seolah mereka menyanyi tepat di hadapanmu. Kedengarannya mustahil? Well, sekarang tidak lagi!

Cinépolis Cinemas dan TIX ID berkolaborasi menghadirkan VR Concert Tour pertama di Indonesia, membawa kita pada level hiburan yang belum pernah ada sebelumnya. Yuk, kita kupas tuntas kenapa konser ini wajib banget masuk wishlist-mu!

Konser Virtual Reality Pertama di Indonesia, Hadirkan Pengalaman K-pop yang Berbeda!

Cinépolis Cinemas, jaringan bioskop kenamaan di Indonesia, menggandeng TIX ID dan AmazeVR untuk menyuguhkan VR Concert Tour pertama di Tanah Air.

Mulai 22 November hingga 8 Desember 2024 di Cinépolis Cinemas Senayan Park, Jakarta, konser ini menampilkan TXT, grup K-pop yang lagi digandrungi Gen Z.

Lewat teknologi VR terbaru, penggemar akan dibawa ke pengalaman konser yang super imersif, di mana mereka bisa merasakan suasana konser yang begitu mendalam, nyaris seperti benar-benar hadir di venue.

Buat yang bertanya-tanya, gimana sih rasanya nonton konser VR ini? Jadi, dengan bantuan headset VR, penonton akan merasa seolah-olah sangat dekat dengan anggota TXT, menyaksikan setiap gerakan, ekspresi, dan penampilan mereka dengan detail yang realistis.

Alejandro Aguilera, CEO Cinépolis Cinemas Indonesia, mengatakan bahwa konser VR ini akan memberikan sensasi baru yang bahkan konser langsung pun sulit tandingi.

Bayangkan saja, audio visual berkualitas tinggi dalam format VR, dan kesempatan seolah berada di dekat sang idola, benar-benar bikin suasana konser terasa begitu hidup!

Teknologi VR dari AmazeVR: Membawa Penggemar Lebih Dekat dengan Idola

AmazeVR, perusahaan berbasis di Los Angeles dan Seoul, adalah teknologi yang mendukung konser ini.

Mereka menggabungkan rekaman live-action 3D yang menghasilkan visual sekelas dunia, menghadirkan pengalaman konser yang jernih dan mendetail.

Dalam format VR ini, penonton bisa melihat TXT seolah-olah mereka berada hanya beberapa meter di depan, padahal semuanya hanya di dunia virtual.

Teknologi ini merupakan salah satu yang pertama digunakan di Indonesia, membuat momen konser ini jadi lebih spesial dan tak terlupakan.

CEO TIX ID, Sean Kim, menyebut ini sebagai langkah awal menuju era baru hiburan di Tanah Air.

Nggak hanya memberi pengalaman baru bagi penggemar K-pop, ini juga menunjukkan komitmen TIX ID dan Cinépolis untuk terus berinovasi di bidang hiburan.

Tidak hanya konser virtual ini yang jadi daya tarik, tapi juga ada booth interaktif di lobi Cinépolis Senayan Park untuk yang ingin mencoba VR lebih dulu.

Jadi, buat yang masih penasaran, bisa coba dulu sensasi VR sebelum menikmati konsernya!

Mengenal TXT: Ikon Gen Z yang Mendunia

TXT
TXT VR Concert Tour

Tubatu, atau Tomorrow X Together, bukan cuma grup K-pop biasa. Mereka adalah ikon generasi saat ini, membawa lagu-lagu yang mencerminkan kisah dan perjuangan anak muda di era digital.

Dengan prestasi luar biasa seperti debut di Billboard 200 dan tampil di panggung internasional seperti Lollapalooza, TXT telah membuktikan diri sebagai salah satu grup K-pop papan atas.

Konser VR ini menjadi kesempatan emas bagi penggemar TXT di Indonesia untuk menyaksikan penampilan mereka dalam format yang lebih dekat dan mendalam.

Apa yang Bisa Kamu Dapatkan dari Pengalaman TXT VR Concert Tour Ini?

TXT VR Concert Tour

  • Pengalaman Konser yang Unik dan Tak Terlupakan: Dengan format VR, kamu bisa merasakan sensasi konser seperti berada di barisan depan tanpa harus berdesakan.
  • Audio Visual Berkualitas Tinggi: Didukung teknologi terkini dari AmazeVR, konser ini menawarkan kualitas visual yang super jernih dan audio yang memukau.
  • Kesempatan Berinteraksi Lebih Dekat dengan Idola: Rasakan pengalaman seolah TXT berada hanya beberapa meter di depanmu.
  • Booth Interaktif untuk Pengalaman VR Lebih Awal: Ingin coba-coba dulu? Nikmati pengalaman VR di booth interaktif Cinépolis sebelum memasuki dunia konser.

Tiket Eksklusif dan Kapasitas Terbatas

Ingin merasakan TXT VR Concert Tour ini? Tiketnya bisa didapatkan secara eksklusif di aplikasi TIX ID, yang menjadi mitra resmi Cinépolis Cinemas untuk acara ini.

Tapi hati-hati, tiketnya terbatas! Hal ini dilakukan agar kualitas pengalaman bisa lebih optimal, memberikan sensasi konser yang intim dan eksklusif bagi setiap penonton.

Yuk, Jadi Bagian dari Sejarah Hiburan di Indonesia!

TXT
TXT VR Concert Tour

Ini adalah momen bersejarah buat pecinta K-pop dan penggemar VR di Indonesia. Cinépolis dan TIX ID telah membuka pintu bagi bentuk hiburan baru yang menggabungkan teknologi dan pengalaman langsung dengan cara yang belum pernah kita rasakan sebelumnya.

Jadi, jangan sampai kelewatan untuk jadi bagian dari TXT VR Concert Tour pertama di Indonesia ini. Cek TIX ID sekarang, amankan tiketmu, dan rasakan langsung sensasi konser bersama TXT yang super seru!

Sekali lagi, ini bukan konser biasa, tapi pengalaman yang bisa bikin kamu merasa lebih dekat dengan idola. Yuk, jadi saksi sejarah hiburan Tanah Air dan nikmati TXT VR Concert Tour yang seru dan tak terlupakan ini!




Yeonjun TXT Sukses Debut Solo, ‘GGUM’ Puncaki iTunes di 32 Negara!

Yeonjun TXT

Prolite – Yeonjun TXT (TOMORROW X TOGETHER) akhirnya meluncurkan karya solonya, dan hasilnya? Meledak!

Setelah lima tahun debut bersama TXT, Yeonjun merilis mixtape solo berjudul “GGUM” pada 19 September 2024.

Karya ini langsung mendapat sorotan, tidak hanya karena namanya yang besar, tapi juga karena musik hip-hop bernuansa elektro yang catchy.

“GGUM” menjadi bukti bahwa Yeonjun adalah bintang yang terus bersinar, dengan kepercayaan diri yang semakin matang, terutama ketika tampil di atas panggung. Penasaran sama lirik dan vibes lagunya? Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Sukses Mendunia: ‘GGUM’ Meraih Puncak iTunes di 32 Negara!

‘GGUM’ Yeonjun TXT

 

Lagu “GGUM” yang berarti “Mimpi” dalam bahasa Korea, menyuguhkan perpaduan antara hip-hop dan elemen elektronik yang bikin lagunya addictive!

Nggak cuma menyanyikan, Yeonjun juga terlibat langsung dalam pembuatan lirik, komposisi, bahkan sampai koreografinya, lho.

Lagu ini mengekspresikan rasa percaya dirinya di atas panggung—bener-bener memperlihatkan sisi dewasa Yeonjun setelah bertahun-tahun berada di industri musik.

Lirik “GGUM” juga membawa pesan kuat tentang perjalanan dan mimpinya, dimulai dari hari-hari di kamar kecilnya hingga sukses merajai panggung dunia bersama timnya.

Bahkan, Yeonjun juga nggak malu-malu buat nunjukin bahwa dia selalu “on fire” dan siap menggebrak panggung kapan saja!

Yeonjun TXT Mixtape

Nggak heran kalau lagu ini sukses menempati peringkat No. 1 di iTunes di 32 negara, termasuk Jepang, Brazil, Rusia, dan Filipina, hanya dalam beberapa jam setelah dirilis. Prestasi yang luar biasa, ya?

Ini bukan hanya tentang Yeonjun sebagai solois, tapi juga tentang bagaimana ia terus membawa nama besar TXT ke level yang lebih tinggi.

Lirik Lagu “GGUM” – Yeonjun TXT

[Intro]
Let’s go
YJ

[Refrain]
Yeah, I make it chewy like kkeom jilgeong
Ollata on this beat, no time to eonggijeok
Neoeo dwo gyeomson when I’m on the floor
Teogi ppajyeodo keep it, pop and blow
Kkeom jilgeong kkeom jilgeong

[Verse 1]
Deo keuge kiwo that volume
Teojyeo peong like bubble gum
Kkumkkwo watji for this moment
Started from nae bangguseok
Modu run with me, hyanghae deo wi
Honja anin nae gyeoten my team
Danmul ppajil il eopseo
I’m always on fire

[Pre-Chorus]
Easy thing (Easy thing)
Heungmi eopjana eoryeopge hae, my game (hae, my game)
Go hit that kkeom jilgeong

[Chorus]
Kkeom jilgeong (Ah, yeah, yeah, yeah)
Kkeom jilgeong
Kkeom jilgeong (Ah, yeah, yeah, yeah)
Kkeom jilgeong

[Refrain]
Yeah, I make it chewy like kkeom jilgeong
Ollata on this beat, no time to eonggijeok
Neoeo dwo gyeomson when I’m on the floor
Teogi ppajyeodo keep it, pop and blow
Kkeom jilgeong kkeom jilgeong

[Verse 2]
Deoneun not afraid
Myeot beonigo chyeo bwatgie down, down, down
I badage stick
Beotyeo naetgo nan go for daeum daeum daeum
Every minute, second
Bulgo tto baeteo banger
Gwie chakbut this song
Mot tteeo nae machi venom

[Pre-Chorus]
Every day (Every day)
Teopteopan ibeul dallae jul my taste (jul my taste)
Go hit that kkeom jilgeong

[Chorus]
Kkeom jilgeong (Ah, yeah, yeah, yeah)
Kkeom jilgeong
Kkeom jilgeong (Ah, yeah, yeah, yeah)
Kkeom jilgeong

[Refrain]
Yeah, I make it chewy like kkeom jilgeong
Ollata on this beat, no time to eonggijeok
Neoeo dwo gyeomson when I’m on the floor
Teogi ppajyeodo keep it, pop and blow
Kkeom jilgeong kkeom jilgeong
Yeah, I make it chewy like kkeom jilgeong (Yeah)
Ollata on this beat, no time to eonggijeok
Neoeo dwo gyeomson when I’m on the floor
Teogi ppajyeodo keep it, pop and blow
Kkeom jilgeong kkeom jilgeong

Terjemahan Indonesia

[Intro]
Ayo
YJ

[Refrain]
Ya, kubuat kenyal seperti permen karet, kunyah
Naiklah ke beat ini, tak ada waktu untuk berlama-lama
Tak perlu rendah hati saat aku di lantai
Bahkan jika rahangku terkunci, aku akan tetap membuatnya berbunyi letupan dan tiup
Kunyah permen karet, kunyah, permen karet, kunyah

[Verse 1]
Naikkan volume itu
Lepaskan seperti permen karet
Telah memimpikan momen ini
Berawal dari kamar kecilku
Semua orang berlari bersamaku, raih yang lebih tinggi
Tidak sendirian, ada tim di sisiku
Aku akan tetap manis selamanya
Aku selalu bersemangat

[Pre-Chorus]
Hal yang mudah (Hal yang mudah)
Tidak seru sekarang, tingkatkan taruhan dalam permainanku (Dalam permainanku)
Ayo, kunyah permen karet itu, kunyah

[Chorus]
Kunyah permen karet, kunyah (Ah, ya, ya, ya)
Kunyah permen karet, kunyah
Kunyah permen karet, kunyah (Ah, ya, ya, ya)
Kunyah permen karet, kunyah

[Refrain]
Ya, kubuat kenyal seperti permen karet, kunyah
Naiklah ke beat ini, tak ada waktu untuk berlama-lama
Tak perlu rendah hati saat aku di lantai
Bahkan jika rahangku terkunci, aku akan tetap membuatnya berbunyi letupan dan tiup
Kunyah permen karet, kunyah, kunyah permen karet, kunyah

[Verse 2]
Aku tak takut lagi
Aku telah memukulnya berulang-ulang, turun, turun
Aku berpegang pada adegan ini
Aku telah bertahan dan sampai sejauh ini, sekarang maju untuk selanjutnya
Setiap menit, detik
Tiup dan ludahkan sebuah banger
Lagu ini sekarang tersangkut di kepalamu
Seperti racun, kau tak bisa melepaskannya

[Pre-Chorus]
Setiap hari (Setiap hari)
Segarkan getaran basimu dengan seleraku
Telan permen karet itu, kunyah

[Chorus]
Kunyah permen karet, kunyah (Ah, ya, ya, ya)
Kunyah permen karet, kunyah
Kunyah permen karet, kunyah (Ah, ya, ya, ya)
Kunyah permen karet, kunyah

[Refrain]
Ya, aku membuatnya kenyal seperti permen karet, kunyah
Naiklah ke beat ini, tak ada waktu untuk berlama-lama
Tak perlu rendah hati saat aku di lantai
Bahkan jika rahangku terkunci, aku akan tetap membuatnya berbunyi letupan dan tiup
Kunyah permen karet, kunyah, kunyah permen karet, kunyah
Ya, aku membuatnya kenyal seperti permen karet, kunyah

‘GGUM’ Yeonjun TXT

Rilisan solo Yeonjun dengan “GGUM” membuktikan bahwa dia adalah sosok yang sangat berbakat dan mampu membawa pengaruh besar di dunia musik.

Mulai dari lirik yang percaya diri, musik yang catchy, hingga koreografi yang memukau, lagu ini jadi bukti nyata bahwa Yeonjun punya segala yang dibutuhkan untuk sukses sebagai solois.

Kalau kamu belum dengar lagunya, yuk, segera streaming “GGUM” di platform kesayanganmu dan rasakan vibe unik yang dibawa oleh Yeonjun! Siapa tahu, lagu ini bisa jadi anthem baru buat kamu yang lagi ngejar mimpi besar!

Jadi, udah siap buat terus dengerin “GGUM” dan dukung Yeonjun TXT di perjalanan solonya? Let’s go, YJ!