Kejutan Istimewa dari Tony Leung : Tampil Tanpa bayaran dalam MV NewJeans

Tony Leung

Prolite – Artis Hong Kong Tony Leung menjadi sorotan dalam video musik terbaru NewJeans berjudul “Cool With You & Get Up,” yang dirilis pada Kamis (20/7/2023) waktu Korea. Ternyata ia tampil tanpa mendapatkan bayaran sama sekali.

Sebelum musik video ini dirilis, ADOR, label rekaman NewJeans, berhasil membuat publik penasaran dengan janji bahwa ada dua bintang global tak terduga yang akan muncul dalam video musik NewJeans.

Setelah MV ini rilis, ternyata ada dua video musik untuk lagu “Cool With You,” yaitu versi side A dan side B dengan dua bintang ternama yaitu Jung Ho Yeon dan Tony Leung.

Kedua video tersebut menampilkan bintang “Squid Game”, Jung Ho Yeon, yang berperan sebagai sosok wanita yang jatuh cinta pada seorang pria (Micol Vela) dan berusaha mendekatinya.

Sementara itu, Tony Leung tampil sebagai cameo dalam versi side B, memberikan sentuhan mengejutkan pada keseluruhan video musik.

Peran Tony Leung

‘Cool With You’ & ‘Get Up’ Official MV NewJeans

Alur cerita dalam video musik side A terus berlanjut ke video musik side B, dengan Jung Ho Yeon yang berhasil memulai hubungan dengan pria yang telah dia kejar. Di dalamnya, terlihat montase momen-momen indah dari mereka berdua yang sedang berkencan dan bersenang-senang bersama.

Namun, di menit 1:55, tiba-tiba Tony Leung muncul dengan penampilan yang khas, rambutnya berwarna abu-abu, dan ia berdiri di ujung jalan ketika karakter Hoyeon dan Micol Vela akan menyeberang.

Dia berada di belakang Micol Vela dan menyunggingkan senyum kepada Hoyeon yang tampak ketakutan. Setelah adegan singkat tersebut, Tony Leung berlalu, dan kejadian mengejutkan terjadi, di mana kekasih Jung Ho Yeon secara tiba-tiba kehilangan semua ingatan tentang dirinya dan hubungan mereka.

Tony Leung memang hanya muncul dalam video musik selama sekitar 15 detik dari total durasi 4 menit 16 detik. Meskipun penampilannya singkat, kehadiran Tony Leung tentu memberikan sentuhan istimewa pada video musik tersebut.

Setuju Tampil Tanpa Bayaran

Tony Leung memang merupakan aktor legendaris asal Hong Kong yang fenomenal. Penampilannya dalam film “Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings” beberapa tahun lalu berhasil mencuri perhatian dunia dan mengukuhkan statusnya sebagai salah satu aktor terbaik di industri hiburan.

Jadi tak heran bahwa ia pun masuk jajaran aktor dengan bayaran termahal terlebih setelah penampilannya di film Marvel Studios tersebut.

Tapi ternyata aktor legendaris ini tampil dalam video musik terbaru NewJeans tanpa mendapatkan bayaran sama sekali, sebagai sebuah hadiah kecil untuk para penggemarnya di Korea Selatan.

Konfirmasi ini datang dari sutradara MV Shin Woo-seok dan CEO ADOR, Min Hee-jin. Tony Leung menerima naskah dari Min Hee-jin melalui seorang rekan, dan dengan senang hati setuju untuk tampil tanpa bayaran.

Tony Leung sendiri menyatakan bahwa persetujuannya untuk tampil dalam MV adalah sebuah hadiah untuk para fan di Korea Selatan yang telah memberikan dukungan dan cinta padanya.

“Saya bertemu dengan orang-orang baik dan ingin memberikan hadiah kecil bagi fan Korea,” ucap Tony Leung pada Kamis (20/7).

Ungkapan rasa terima kasih ini menjadi bentuk apresiasi dari aktor besar ini terhadap para penggemarnya di negara tersebut.

Menariknya, Tony Leung telah menyampaikan keinginannya untuk membintangi drama Korea di masa mendatang. Meskipun selama ini lebih fokus di layar lebar dan absen selama lebih dari 30 tahun dari serial televisi, ia menyatakan kesiapannya untuk menghadapi tantangan bahasa dan akan senang jika mendapatkan peran yang sesuai di industri drama Korea.

Aktor hebat ini sungguh memberikan kesan yang luar biasa dengan dedikasinya dan rasa cintanya pada penggemar serta semangat untuk terus berkarya di dunia hiburan.




Kolaborasi Dekranasda-Hong Kong Ekspor Produk UMKM

Dekranasda - HKTDC ekspor produk UMKM.

BANDUNG, Prolite – Dekranasda Kota Bandung menggandeng Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) ekspor produk UMKM demi memperluas pasar perdagangan internasional bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Deskranasda Kota Bandung, Yunimar Mulyana menyampaikan, kehadiran HKTDC menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM yang kini tengah berjuang meningkatkan kembali perekonomian pascapandemi Covid-19.

“HKTDC perwakilan Jakarta berkunjung ke sini (Galeri Patrakomala Jalan Jakarta no. 35) untuk melihat kualitas produk-produk kita. Sebab ada tiga daerah yang dia kunjungi untuk melihat potensi ekspor produk UMKM ke depannya, yakni Kota Bandung, Surabaya, dan Bali,” ujar Yunimar, Senin 30 Januari 2023.

Sebab saat ini setelah tiga tahun pandemi, Hong Kong sudah kembali terbuka untuk kegiatan perdagangan dan kunjungan. Sehingga para pelaku UMKM bisa kembali melakukan pameran untuk memperluas pasar hingga ke Hong Kong.

“Mereka pun telah menanti produk-produk dari kita. Apabila ada pameran di sana, kita juga bisa mengirimkan para pelaku usaha ataupun ada kerja sama lainnya yang bisa dikolaborasikan dengan perusahaan mereka dan pemerintah Hong Kong,” jelasnya.

Bahkan, pada 2019 silam, sebanyak 20 usaha binaan Dekranasda mengikuti pameran di Hong Kong Fashion Week.

Sementara itu, Direktur HKTDC Perwakilan Jakarta, Kevin Chiu menuturkan, tujuannya berkunjung ke Kota Bandung untuk memberitahukan jika Hong Kong sudah kembali membuka peluang untuk bisnis.

“Kita juga ingin membantu Kota Bandung memamerkan produknya melalui platform yang ada di Hong Kong ke pasar internasional,” papar Kevin.

Mengingat tiga tahun pandemi, beragam aktivitas usaha sempat mengalami penurunan. Bahkan, Hong Kong juga telah banyak membatalkan kerja sama perdagangan karena pandemi.

Untuk kembali menggeliatkan perdagangan internasional, rencananya pada 21 Maret 2023 mendatang, mereka akan menggelar seminar daring bagi para pelaku UMKM.

“Kami ingin membantu para pelaku usaha untuk mengetahui bagaimana cara ekspansi pasar ke Hong Kong dalam seminar daring pada 21 Maret 2023 mendatang,” ungkapnya.

Beberapa pembicaranya pun akan menjelaskan mengenai pengalaman mereka saat berkunjung ke Hong Kong dan melakukan ekspansi bisnis di sana.

Selain itu, Kevin mengaku sangat terkesan saat melihat produk-produk buatan tangan karya UMKM Kota Bandung.

Menurutnya, kemasannya produk di sini sudah sangat memenuhi standar internasional. Bahkan, ada beberapa yang sudah menggunakan Bahasa Inggris dalam kemasannya.

“Mungkin karena memang produk-produk di sini sudah banyak yang diekspor juga. Sehingga ini bisa menjadi salah satu kesempatan yang besar untuk Kota Bandung melanjutkan dan memperluas pasar internasional di platform Hong Kong dengan mengirimkan produk dalam skala yang lebih besar,” imbuhnya.(rls/kai)