Milenial Creative Bandung Berikan Dukungan Kuat untuk Pasangan Prabowo-Gibran

Milenial Creative Bandung

BANDUNG, Prolite – Ratusan milenial di Bandung, Jawa Barat, yang tergabung dalam komunitas Milenial Creative Bandung, menyelenggarakan acara deklarasi dukungan bagi pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Mereka memberikan dukungan ini karena mereka melihat Prabowo sebagai seorang pemimpin yang sangat memperhatikan generasi muda Indonesia.

Deklarasi Milenial Creative Bandung Dukung Prabowo-Gibran – Istimewa

Koordinator dari Milenial Creative Bandung, Gilang Ramadhani Rachma, mengungkapkan keyakinan mereka bahwa Prabowo Subianto, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan, memiliki kepedulian yang tinggi terhadap generasi muda Indonesia.

Dukungan dari komunitas ini mencerminkan pandangan positif mereka terhadap visi dan program yang ditawarkan oleh pasangan Prabowo-Gibran untuk generasi muda Indonesia.

Dengan memilih Gibran, seorang tokoh pemuda Indonesia, sebagai calon wakil presiden, Prabowo telah menunjukkan komitmennya kepada generasi muda.

Milenial Creative Bandung Deklarasi Dukung Prabowo – Gibran – Tribunnews

“Kita membutuhkan pemimpin yang secara konkret mendukung generasi muda seperti kami, dan Prabowo adalah contohnya,” kata Gilang dalam pernyataannya pada 1 November lalu.

Menurutnya, keputusan Prabowo ini memiliki dampak positif yang signifikan pada pemuda. Ini memungkinkan generasi muda merasa lebih terlibat dalam upaya mereka untuk berkontribusi langsung pada kemajuan negara.

“Prabowo memilih Kang Gibran sebagai calon wakil presiden adalah bukti nyata pemberdayaan pemuda dalam kepemimpinan nasional,” tambah Gilang.

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat pendaftaran pencalonanya sebagai capres dan cawapres di Kantor KPU Pusat, Jakarta – Jawapos/Dery 

 

Selain itu, Prabowo telah menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda melalui berbagai program, salah satunya adalah pendanaan startup yang sangat dinantikan oleh generasi muda Indonesia saat ini.

Melalui program tersebut, pemuda akan semakin mampu mengembangkan diri mereka. Program-program semacam ini juga memiliki potensi untuk menciptakan lapangan kerja baru yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan generasi muda.

“Bahkan bisa membantu menciptakan lapangan kerja baru yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan para pemuda,” jelas Gilang.




Pertemuan Ganjar Pranowo dan Jokowi di Istana : Soliditas di Tengah Dinamika Politik

Ganjar Pranowo

Prolite – Dalam pertemuan makan siang di Istana, calon presiden potensial Ganjar Pranowo menyatakan bahwa tidak ada pembahasan tentang kekecewaan PDIP terhadap Presiden Jokowi.

Ganjar menjelaskan bahwa pertemuan tersebut hanya membahas topik-topik yang lebih santai.

Selain itu, dia juga mencatat bahwa tidak ada pembahasan seputar keterlibatan putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dalam pemilihan presiden.

Presiden Joko Widodo bersama bakal calon presiden Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan makan siang bersama saat melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2023) – Antara/Hafidz Mubarak A

“Enggak, enggak, enggak. Asik-asik, kita ketawa-ketawa, ngomongnya enteng-enteng, enggak ada pembahasan yang berat. Kami lebih banyak membicarakan hal-hal ringan, terutama soal makanan,” kata Ganjar di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Senin (30/10).

Ganjar Pranowo juga menyebut bahwa Presiden Jokowi menanyakan daerah yang telah dikunjungi oleh calon presiden, serta menyindir perubahan berat badan beberapa calon presiden dalam pertemuan tersebut.

Dalam konteks Pilpres 2024, Ganjar Pranowo menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Jokowi mampu memastikan bahwa negara akan tetap netral.

Dia juga menyebutkan Jokowi sebagai seorang yang baik dan optimis bahwa Jokowi akan mendukung sistem demokrasi yang baik.

“Beliau adalah orang baik, dan Insyaallah, dia juga akan mendukung sistem demokrasi yang baik,” ujar Ganjar.

Sebelumnya, PDIP merasa kecewa setelah ditinggalkan oleh Presiden Jokowi dalam konteks Pilpres 2024.

Kekecewaan ini muncul ketika anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, mendaftar sebagai calon wakil presiden.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sempat menyinggung desakan dari seorang menteri agar PDIP mendukung Jokowi untuk menjabat tiga periode. Hasto juga mengingatkan pengorbanan yang telah diberikan PDIP kepada Jokowi.

“Kami sangat mencintai dan memberikan dukungan yang besar kepada Presiden Jokowi dan keluarganya, namun kami merasa ditinggalkan karena ada permintaan lain yang berpotensi melanggar prinsip kebaikan dan konstitusi,” ujar Hasto dalam keterangannya pada hari Minggu (29/10).

Suasana Hangat Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan Pasca Makan Siang Bersama Presiden Jokowi

Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan berfoto bersama pasca makan siang bersama Presiden Jokowi – cnnindonesia

Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan terlihat bersama-sama dalam suasana yang penuh tawa dan senyum setelah makan siang di Istana Kepresidenan Jakarta.

Mereka keluar dari Istana sekitar pukul WIB dengan Ganjar yang terlihat berjalan sambil berbincang. Ketiganya kemudian memberikan pernyataan kepada wartawan yang telah menunggu.

Dalam konferensi pers tersebut, Prabowo memberikan pernyataan pertama dengan suasana yang cair.

Dia menceritakan tentang keakraban selama makan siang bersama Presiden Jokowi dan menyampaikan pesan Jokowi agar Pilpres 2024 dapat berjalan dengan damai.

Setelahnya, Anies berbicara tentang aspirasi masyarakat terkait penyelenggaraan Pilpres 2024 yang adil dan profesional.

Kemudian, Ganjar mengangkat isu netralitas aparatur negara dan berharap pemilu tahun depan akan berlangsung dengan lancar dan adil.

Selain itu, ketiga calon presiden juga membicarakan makanan yang disajikan selama makan siang dan mencatat bahwa mereka secara kebetulan mengenakan batik saat pertemuan tersebut, tanpa ada kesepakatan sebelumnya.

Setelah sesi jumpa pers, Prabowo bergegas masuk ke mobil, sementara Ganjar dan Anies meluangkan waktu untuk berfoto bersama para awak media massa yang hadir di Istana. Mereka mengeluarkan ponsel masing-masing dan berswafoto dengan para jurnalis.