Film Rahasia Rasa Resmi Rilis Teaser Trailer, Siap Ajak Penonton Menjelajah Dunia Rasa dan Emosi!

Rahasia Rasa

Prolite – Film Rahasia Rasa Resmi Rilis Teaser Trailer, Siap Ajak Penonton Menjelajah Dunia Rasa dan Emosi!

Siapa nih yang suka film dengan cerita menyentuh hati dan penuh makna? Nah, kabar gembira buat kamu! Film terbaru berjudul Rahasia Rasa baru saja merilis teaser trailer-nya.

Kabar ini langsung disampaikan melalui akun resmi Instagram @anakmudajago dan @rahasiarasafilm. Dibuat oleh rumah produksi Anak Muda Jago bekerja sama dengan Dapur Film, Rahasia Rasa menjanjikan pengalaman menonton yang nggak cuma menghibur, tapi juga bikin hati hangat dan mata berbinar.

Yuk, kita bahas lebih dalam soal film ini!

Kisah Perjalanan Ressa: Chef Jenius yang Kehilangan “Rasa”

Di teaser trailer yang baru saja dirilis, kita diajak untuk mengintip kehidupan Ressa (diperankan oleh Jerome Kurnia), seorang chef berbakat dengan kemampuan mencicipi rasa yang luar biasa. Namun, hidupnya berubah 180 derajat ketika ia kehilangan indra pengecapnya. Bayangin, seorang chef tanpa kemampuan mencicipi rasa? Itu seperti pelukis tanpa warna, dong!

Dalam keputusasaannya, Ressa menemukan sebuah buku warisan keluarga yang penuh dengan resep-resep bersejarah. Tapi ada twist! Beberapa halaman penting dari buku itu hilang. Bersama Tika (diperankan oleh Nadya Arina), teman masa kecilnya, mereka memulai perjalanan seru untuk mengungkap misteri resep tersebut. Nggak cuma soal makanan, ternyata buku itu juga menyimpan rahasia besar tentang masa lalu Ressa dan keluarganya. Siap-siap terhanyut, ya!

Visual dan Emosi yang Memanjakan

Teaser trailer ini sukses menghadirkan potongan kisah yang penuh rasa, baik secara harfiah maupun emosional. Kamu bakal dimanjakan dengan visual keindahan kuliner Nusantara yang bikin ngiler, ditambah eksplorasi budaya yang begitu kental. Jadi, nggak cuma sekadar nonton film, tapi juga belajar menghargai kekayaan budaya kita.

Nggak heran, film ini digadang-gadang sebagai salah satu karya yang paling dinanti di tahun 2025. Selain visual yang memukau, teaser ini juga memperlihatkan konflik personal yang dalam, pencarian jati diri, dan perjalanan emosional yang relatable banget buat banyak orang.

Deretan Aktor dan Aktris Ternama

Kalau kamu pecinta film Indonesia, pasti nggak asing dengan nama-nama ini. Film Rahasia Rasa diperkuat oleh jajaran bintang ternama:

  • Jerome Kurnia sebagai Ressa, sang chef berbakat.
  • Nadya Arina sebagai Tika, sahabat masa kecil Ressa yang setia.
  • Slamet Rahardjo sebagai Subroto, sosok penuh kebijaksanaan.
  • Valerie Thomas sebagai Dinda, dengan karakter yang memikat.
  • Ciccio Manassero sebagai Alex, karakter pendukung yang mencuri perhatian.
  • Yatti Surachman sebagai Mbah Wongso, penjaga rahasia keluarga.

Kombinasi aktor muda berbakat dan senior berpengalaman ini bikin film ini makin menarik untuk ditunggu, kan?

Kolaborasi Sutradara dan Produser Terbaik

Di balik layar, Rahasia Rasa juga digarap oleh nama-nama besar. Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, sosok yang nggak perlu diragukan lagi dalam menghadirkan cerita penuh emosi. Sementara itu, produsernya, Arsa Linggih, punya visi yang kuat untuk merayakan kekayaan budaya dan kuliner Nusantara.

“Kami ingin menghadirkan sebuah karya yang tak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara yang sarat makna dan emosi. Teaser ini hanyalah awal dari perjalanan yang penuh rasa dalam film Rahasia Rasa,” ungkap Arsa.

Hanung Bramantyo juga menambahkan, “Film ini akan membawa penonton pada eksplorasi cinta, kehilangan, dan pencarian makna hidup yang dikemas dengan cerita penuh rasa.”

Peran Jerome Kurnia sebagai Ressa: Tantangan Emosional yang Mendalam

Bagi Jerome Kurnia, memerankan karakter Ressa adalah pengalaman yang unik sekaligus menantang. “Karakter Ressa memberikan banyak tantangan bagi saya. Perjalanan emosionalnya begitu kompleks, dan saya sangat bangga menjadi bagian dari film ini,” ujarnya. Wah, jadi makin nggak sabar buat melihat akting Jerome yang totalitas, ya!

Catat Tanggalnya: 20 Februari 2025

Yes, kamu nggak salah baca! Film Rahasia Rasa dijadwalkan tayang di bioskop mulai 20 Februari 2025. Masih ada waktu buat ngehype bareng teman-teman dan menyiapkan tisu untuk adegan-adegan emosional yang bakal bikin baper.

Nah, gimana? Udah makin penasaran sama film Rahasia Rasa? Yuk, ajak teman, keluarga, atau gebetan buat nonton bareng. Jangan lupa juga follow akun Instagram resmi @anakmudajago dan @rahasiarasafilm biar kamu nggak ketinggalan update terbaru.

Karena seperti yang dibilang di teaser trailer, “Ini bukan sekadar rasa, ini adalah perjalanan menemukan makna.”

So, siap untuk menjelajahi rahasia rasa? Tulis tanggalnya di kalender dan jangan lupa ajak semua orang buat nonton! See you di bioskop, ya!




Segera Tayang! Film “Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu” – Kisah Adaptasi dari Buku Pidi Baiq!

Prolite – Segera Tayang! Film “Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu” – Kisah yang Menggugah Hati dari Adaptasi Buku Pidi Baiq!

Film yang diangkat dari buku karya Pidi Baiq memang selalu ditunggu-tunggu. Setelah kesuksesan “Tuhan Izinkan Aku Berdosa,” kini giliran film “Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu” (HITBK) yang akan memukau layar bioskop mulai 21 November 2024.

Diadaptasi dari kumpulan kutipan karya Pidi Baiq, film ini hadir dengan cerita yang menyentuh hati dan tak kalah menarik.

Diproduksi oleh MVP Pictures dan disutradarai Kuntz Agus, film “Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu” siap membawa kita pada perjalanan cinta, pencarian jati diri, dan kekuatan untuk menghadapi masa lalu.

Dengan naskah yang dikembangkan oleh Titien Wattimena bersama Pidi Baiq, film ini menjanjikan kisah yang unik dan penuh emosi.

Bersiaplah untuk terbawa suasana Jogja di era 1998 dan menemani Sadali, Arnaza, dan Mera dalam perjalanan hidup mereka yang penuh suka-liku.

Sinopsis “Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu” : Kisah Cinta yang Tak Biasa

Cuplikan Film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu

Di pusat cerita, kita bertemu dengan Sadali (diperankan oleh Ajil Ditto), seorang pemuda yang bersemangat menuntut ilmu di Jogja. Namun, kehidupan tak selalu berjalan sesuai rencana.

Ketika Sadali tiba di kota itu, dia terikat oleh perjodohan dengan Arnaza (diperankan oleh Hanggini), putri sahabat ayahnya.

Situasi ini membuat Sadali dihadapkan pada dilema besar – menjalani perjodohan atau mempertahankan kebebasannya?

Namun, kehidupan Sadali menjadi semakin rumit saat ia bertemu dengan Mera (diperankan oleh Adinia Wirasti), pemilik galeri seni yang tengah berjuang mengatasi kepedihan perceraian.

Hubungan mereka membawa Sadali pada pengalaman cinta yang lebih dalam, penuh dengan pembelajaran hidup.

Kisah mereka berkembang dengan latar belakang dunia seni dan realitas sosial-politik tahun 1998, membuat kisah ini tidak hanya romantis tapi juga penuh makna.

Elemen Sosial dan Politik yang Kuat

Salah satu hal yang membuat film “Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu” unik adalah latar belakangnya yang berada di tahun 1998, periode yang penuh gejolak di Indonesia.

Kuntz Agus sebagai sutradara, yang juga tumbuh di Jogja pada era tersebut, merasa bisa menyampaikan pesan dalam mengenai bagaimana masa lalu membentuk perjalanan hidup seseorang.

Film ini menyentuh tema pencarian jati diri dan bagaimana keputusan masa lalu bisa mempengaruhi kita di masa depan.

Melalui cerita Sadali, Arnaza, dan Mera, kita diajak melihat sisi lain dari pergulatan batin yang erat hubungannya dengan isu-isu sosial pada masa itu.

Tantangan dalam Mengadaptasi Buku Kutipan ke Film

Buku Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu Karya Pidi Baiq

Mengadaptasi buku kumpulan kutipan menjadi sebuah cerita film tentu bukan hal yang mudah. Titien Wattimena , penulis naskah, mengakui tantangan ini.

Namun, dengan adanya dasar cerita dari Pidi Baiq, naskah akhirnya bisa dikembangkan dengan baik. Titien berhasil merangkai kutipan-kutipan tersebut menjadi satu cerita yang utuh, yang mengalir dengan natural dan penuh pesan.

Dengan kepiawaian Titien dalam menulis cerita emosional, HITBK akan menyajikan pengalaman yang tak terlupakan bagi penontonnya.

Para Pemain Film “Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu”: Perpaduan Karakter yang Menawan

Pemeran Film Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu

Pemilihan aktor dan aktris dalam film ini benar-benar dipertimbangkan dengan matang. Setiap karakter memiliki kedalaman emosional yang membutuhkan kemampuan akting yang mumpuni.

  • Adinia Wirasti dipercaya memerankan Mera, karakter yang kompleks dan penuh luka batin setelah mengalami perceraian. Adinia berhasil menampilkan sisi emosional Mera dengan apik, membuat penonton merasakan setiap perasaan yang dialami karakter ini.
  • Ajil Ditto memerankan Sadali, pemuda idealis dan flamboyan yang menemukan dirinya di tengah perjodohan dan cinta terlarang. Karakter Sadali punya banyak konflik batin, dan Ajil mengaku antusias menjalani peran ini karena latar filmnya di Jogja, kampung halamannya sendiri.
  • Hanggini sebagai Arnaza, gadis Minang yang menjadi pasangan perjodohan Sadali. Hanggini merasa unik karena karakter Arnaza adalah sosok perempuan Minang yang belum pernah ia mainkan sebelumnya. Kehadiran Arnaza memberi warna tersendiri pada kisah cinta ini, membawa nilai-nilai tradisional dan ekspektasi keluarga ke dalam cerita.

Selain itu, deretan aktor muda berbakat seperti Shania Gracia dari JKT48, Faiz Vishal, dan Ciara Nadine Brosnan ikut memperkaya film ini.

Mereka membawa energi dan bakat yang segar, menjadikan film ini semakin hidup dan menarik bagi penonton dari berbagai kalangan.

Suasana Jogja 1998 yang Otentik

Jogja di tahun 1998 adalah latar waktu yang sangat penting dalam cerita ini. Dengan segala perubahan sosial dan politik yang terjadi di Indonesia saat itu, Jogja adalah tempat yang tepat untuk menggambarkan dinamika dan perubahan masyarakat dalam cara pandang hidup generasi muda.

Penonton akan diajak bernostalgia dengan suasana Jogja di era 90-an yang kental dengan nuansa tradisional, budaya yang kuat, serta kehidupan kampus yang dinamis.

Kuntz Agus sebagai sutradara memiliki pengalaman pribadi dengan Jogja di era tersebut, sehingga ia mampu menampilkan Jogja dengan cara yang autentik dan emosional.

Visual yang dihadirkan akan membawa kita seolah-olah kembali ke masa itu, menyaksikan antara tradisi dan modernitas, antara cinta dan ekspektasi keluarga, serta antara takdir dan kebebasan memilih.

Jadi, tandai kalendermu! Jangan lupa, 21 November 2024, ajak teman, keluarga, atau pasanganmu untuk menonton film ini di bioskop.

Siap-siap terhanyut dalam kisah yang penuh makna, merasakan kegalauan cinta, dan mungkin saja mempelajari sesuatu dari perjalanan hidup mereka.

Selamat menonton dan menikmati keindahan kisah dari karya Pidi Baiq yang penuh inspirasi ini!




‘Sampai Nanti, Hanna!’: Kisah Cinta dan Kebebasan yang Akan Menginspirasi di Awal Desember 2024!

Sampai Nanti, Hanna

Prolite – Kalau kamu penggemar kisah romantis Indonesia yang mendalam dan penuh makna, film Sampai Nanti, Hanna! bakal jadi sajian menarik untuk menutup akhir tahun.

Dibuat oleh Pic[k]Lock Films, bekerja sama dengan Azoo Projects, Fortius Films, dan City Vision, film ini siap membawa kamu masuk ke perjalanan batin dua karakter utamanya, Gani dan Hanna.

Disutradarai oleh Agung Sentausa, film yang dibintangi oleh Juan Bio One dan Febby Rastanty ini mengisahkan cinta yang tertahan, kebebasan yang sulit diraih, dan perjuangan pribadi yang penuh emosi.

Buat kamu yang sudah nonton trailer-nya, pasti terasa ada kesan emosional mendalam dari pertemuan-pertemuan Gani dan Hanna.

Ini bukan sekadar cerita cinta biasa—di sini, kamu akan diajak menyelami konflik batin yang begitu kompleks, yang mungkin relatable buat banyak orang.

Yuk, kita kupas tuntas tentang apa yang bikin film ini wajib masuk watchlist kamu Desember nanti!

Gani dan Hanna: Kisah Cinta Sederhana yang Rumit dan Menyentuh Hati

Film Sampai Nanti, Hanna!

Film ini berfokus pada Gani, seorang mahasiswa Bandung yang pendiam dan tulus. Karakter yang diperankan oleh Juan Bio One ini menyimpan rasa cinta mendalam pada Hanna, seorang perempuan yang bagi Gani adalah sosok penuh keberanian.

Kecintaan Gani pada Hanna tumbuh seiring waktu, tapi dia memilih untuk mencintai dalam diam.

Baginya, Hanna adalah sosok yang selalu mampu menghidupkan hari-harinya, meskipun ia hanya bisa menuliskan perasaannya dalam buku harian.

“Gani adalah karakter yang begitu tulus, dia menyimpan semua perasaannya hanya untuk Hanna. Ia lebih memilih mencintai dalam diam, dan itu membuat karakternya kuat namun juga tragis,” jelas Bio One tentang perannya sebagai Gani.

Sementara itu, Hanna, diperankan oleh Febby Rastanty, adalah perempuan yang berusaha melepaskan diri dari masa lalunya.

Tumbuh dalam lingkungan yang mengekang, Hanna merasa hidupnya tak sepenuhnya miliknya sendiri.

Meskipun dia tampak berani, di balik keberaniannya itu ada luka batin yang mendalam, sesuatu yang terus menghantuinya di sepanjang cerita.

“Hanna adalah karakter yang kompleks, menghadapi ketakutan dan luka batin. Perjuangannya adalah cerminan dari banyak orang yang terjebak dalam hubungan tidak sehat tetapi tidak tahu cara untuk lepas,” ungkap Febby Rastanty mengenai perannya sebagai Hanna.

Cinta yang Tak Terungkap dan Keinginan untuk Meraih Kebebasan

Trailer Sampai Nanti, Hanna! berhasil membawa penonton dalam emosi yang terasa begitu kuat—pertemuan Gani dan Hanna penuh kehangatan, tapi juga menyimpan ketegangan.

Setiap adegan memperlihatkan perjuangan mereka untuk meraih kebahagiaan, meskipun cinta mereka dipenuhi rintangan yang tidak mudah.

Gani yang terus mencintai Hanna dari jauh, dan Hanna yang terperangkap dalam hidup yang tidak sepenuhnya ia inginkan, menciptakan konflik batin yang menguras emosi.

“Film ini mengangkat topik-topik yang jarang dibicarakan dalam romansa, seperti tekanan dalam hubungan, luka batin, dan keberanian untuk keluar dari masa lalu,” kata Agung Sentausa, sang sutradara.

Gani, dengan segala harapannya yang tertahan, adalah simbol kekuatan cinta yang tak terucap, sementara Hanna adalah cerminan dari mereka yang berusaha keluar dari bayang-bayang masa lalu.

Ketika takdir mempertemukan mereka kembali, kita akan melihat momen penuh intensitas di mana ada kesempatan untuk menemukan kebahagiaan yang mungkin belum mereka rasakan sebelumnya.

Perspektif Baru tentang Cinta, Keberanian, dan Harapan

Film Sampai Nanti, Hanna!

Melalui Sampai Nanti, Hanna!, Agung Sentausa ingin menghadirkan romansa yang bukan hanya sekadar tentang kebahagiaan atau kesedihan.

Ini adalah cerita tentang perjalanan dua jiwa yang mencoba menemukan makna kebebasan dan harapan dalam cinta yang rumit.

Dewi Umaya Rachman, produser film ini, menyampaikan bahwa Sampai Nanti, Hanna! juga mengajak penonton merenungi pilihan hidup mereka sendiri.

“Kisah ini adalah tentang bagaimana setiap keputusan bisa membentuk masa depan kita. Kalaupun ada kesempatan kedua, maka akhirnya pun harus lebih baik dari yang sebelumnya,” ungkap Dewi Umaya.

Setiap pertemuan antara Gani dan Hanna menggambarkan kelegaan sekaligus rasa sakit yang mendalam.

Bagi Gani, Hanna adalah harapan yang ia simpan dalam diam, sedangkan bagi Hanna, Gani adalah tempat ia bisa merasa sedikit lebih bebas, meskipun tidak mudah.

Sampai Nanti, Hanna! – Perjalanan Emosional yang Wajib Ditonton!

Dengan berbagai dinamika emosional dan konflik batin yang diangkat, Sampai Nanti, Hanna! bukan sekadar film cinta biasa.

Ini adalah kisah tentang betapa beratnya mengatasi rasa takut dan menemukan keberanian untuk meraih kebahagiaan yang sejati.

Setiap adegan dalam trailer membuat kita ikut merasakan betapa intensnya cinta yang tertahan dan perjuangan mereka untuk merdeka dari luka masa lalu.

Sampai Nanti, Hanna! akan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Desember 2024, jadi siapkan dirimu untuk menyelami kisah penuh makna ini!

Jangan sampai ketinggalan ya, apalagi kalau kamu pecinta kisah romansa yang mendalam dan penuh emosi. Untuk update terbaru, kamu bisa follow Instagram mereka di @sampainantihanna.

Jangan sampai kamu melewatkan kesempatan untuk menyaksikan cerita yang akan membuatmu merenung tentang cinta, keberanian, dan harapan.

Saksikan di bioskop kesayanganmu, dan mari ikut menyelami emosi yang dihadirkan Gani dan Hanna dalam perjalanan mereka!




Sampai Jumpa Selamat Tinggal : Performa Memukau Putri Marino dan Jourdy Pranata, Simak Sinopsisnya!

film sampai jumpa selamat tinggal

Prolite – Putri Marino dan Jourdy Pranata Bintangi ‘Sampai Jumpa Selamat Tinggal’, Intip Sinopsis Kisahnya!

Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan gebrakan baru dengan film drama romantis yang siap bikin kamu baper!

Film berjudul “Sampai Jumpa Selamat Tinggal” ini dibintangi oleh dua aktor berbakat, Putri Marino dan Jourdy Pranata, yang bakal menyuguhkan kisah cinta penuh emosi dengan latar belakang Korea Selatan yang memukau.

Buat kamu yang suka film romantis, jangan lewatkan film ini karena cerita dan akting para pemainnya dijamin bikin hati kamu bergetar. Yuk, kita intip lebih lanjut tentang film ini!

Sinopsis “Sampai Jumpa Selamat Tinggal”: Perjalanan Cinta yang Penuh Misteri

Disutradarai oleh Adriyanto Dewo, “Sampai Jumpa Selamat Tinggal” membawa penonton ke dalam kisah Wyn (diperankan oleh Putri Marino), seorang perempuan muda yang tengah menghadapi krisis cinta.

Kisah dimulai ketika Wyn ditinggalkan begitu saja oleh pacarnya, Dani (diperankan oleh Jourdy Pranata). Dani menghilang tanpa jejak—tanpa kabar, tanpa pesan, bahkan tanpa alasan yang jelas.

Tentu saja, hal ini membuat Wyn merasa kecewa, bingung, dan bertanya-tanya: “Kenapa Dani menghilang?”

Berbekal rasa sakit hati dan banyaknya pertanyaan di kepala, Wyn pun memutuskan untuk terbang ke Korea Selatan demi mencari jawaban atas kejadian pahit yang menimpanya.

Di negeri ginseng tersebut, Wyn bukan hanya mencari Dani, tetapi juga mencari dirinya sendiri. Perjalanan Wyn di Korea ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

Ia bertemu dengan berbagai karakter baru yang perlahan-lahan membantu mengubah hidupnya.

Film ini nggak cuma soal Wyn dan Dani, loh. Di Korea, Wyn bertemu dengan dua karakter penting lainnya yang memperkaya cerita:

  1. Ben (diperankan oleh Jerome) – Ben adalah karakter yang ceria dan penuh semangat. Kehadiran Ben memberikan warna baru dalam hidup Wyn yang suram. Chemistry antara Ben dan Wyn, yang diperankan oleh Putri Marino dan Jerome, pasti bakal bikin penonton gemas!
  2. Anya (diperankan oleh Lutesha) – Anya adalah karakter misterius yang penuh rahasia. Sosoknya membawa dimensi baru dalam cerita, membuat penonton penasaran dengan rahasia apa yang disembunyikannya dan bagaimana pengaruhnya terhadap perjalanan Wyn.

Perjalanan Wyn dalam mencari Dani dan menghadapi orang-orang baru di Korea penuh dengan emosi campur aduk.

Sementara itu, Dani yang diperankan oleh Jourdy Pranata juga memberikan karakter yang penuh teka-teki. Misteri di balik menghilangnya Dani membuat penonton terus bertanya-tanya: Apa yang sebenarnya terjadi?

 

Walaupun terlihat sebagai kisah cinta romantis, “Sampai Jumpa Selamat Tinggal” juga mengangkat isu-isu sosial yang relevan untuk anak muda masa kini.

Salah satu isu yang diangkat adalah fenomena ghosting—ketika seseorang tiba-tiba memutuskan semua komunikasi dalam hubungan tanpa penjelasan.

Film ini mengeksplorasi bagaimana ghosting bisa berdampak pada kehidupan seseorang dan bagaimana orang yang mengalaminya bisa bangkit kembali.

Selain itu, film ini juga mengajak penonton untuk merenungkan tentang pentingnya komunikasi dalam hubungan.

Seringkali, masalah dalam hubungan terjadi bukan karena kurangnya cinta, tapi karena kurangnya komunikasi yang baik.

Film ini juga menyoroti pencarian jati diri, di mana Wyn mencoba memahami lebih dalam tentang dirinya sendiri melalui perjalanan yang penuh makna di Korea Selatan.

Akting Para Pemain: Bikin Penonton Ikut Terhanyut!

Tak bisa dipungkiri, Putri Marino sebagai Wyn benar-benar memukau. Aktris berbakat ini mampu memerankan karakter Wyn dengan sangat emosional, mulai dari rasa sakit, bingung, hingga akhirnya bangkit kembali.

Ekspresi dan gesturnya yang mendalam membuat penonton merasa seolah-olah ikut merasakan kekecewaan dan kesedihan yang dialami Wyn.

Jourdy Pranata sebagai Dani juga sukses membuat karakter Dani terasa penuh misteri. Meski sering kali tidak muncul di layar, kehadirannya tetap terasa melalui rasa penasaran yang disampaikan ke penonton.

Jerome dengan karakternya sebagai Ben membawa energi positif dalam film ini, sementara Lutesha sebagai Anya berhasil menciptakan suasana misterius yang bikin cerita makin menarik.

Tayang Perdana di Jakarta Film Week 2024

Sebelum resmi tayang di bioskop pada awal tahun 2025, “Sampai Jumpa Selamat Tinggal” akan menjadi film pembuka dalam perhelatan Jakarta Film Week 2024 yang akan digelar pada 23 Oktober 2024.

Kalau kamu penasaran, kamu bisa mendapatkan tiketnya secara gratis di website Jakarta Film Week, yang mulai dibuka pada 17 Oktober 2024. Tapi ingat, tiketnya terbatas ya, jadi jangan sampai ketinggalan!

Ayo, Siapkan Hatimu untuk Terhanyut di “Sampai Jumpa Selamat Tinggal”!

Untuk kamu yang suka kisah romantis penuh misteri, “Sampai Jumpa Selamat Tinggal” adalah film yang wajib kamu tonton!

Perpaduan akting memukau dari Putri Marino, Jourdy Pranata, Jerome, dan Lutesha dijamin bikin kamu baper sekaligus berpikir tentang pentingnya komunikasi dalam hubungan.

Ditambah dengan latar Korea Selatan yang indah, film ini nggak cuma memanjakan hati, tapi juga mata.

Jadi, siapkan dirimu untuk terhanyut dalam kisah Wyn yang mencari jawaban atas kekecewaannya. Jangan lupa cek jadwal tayang dan buruan amankan tiket kamu! Sampai jumpa di bioskop, selamat tinggal kegalauan!




3 Rekomendasi Drama Sageuk Romantis, Bisa jadi “Mood Boster” 

Rekomendasi Drama Sageuk Romantis

3 Rekomendasi Drama Sageuk Romantis, Bisa jadi “Mood Boster

Prolite – Nge Drakor lagi yuk ! Drama Korea atau yang biasa orang sebut Drakor,  drama sageuk romantis memiliki daya tarik tersendiri di hati para KLovers. Selain ceritanya yang menarik tokoh-tokoh yang ada dalam Drama yang mencuri perhatian karena kegantengannya.

Kali ini kami hadir untuk memberikan rekomendasi drama sageuk romantis yang bisa di jadikan pilihan untuk menonton.

Drama sageuk romantis merupakan drama kerajaan Korea, drama ini sayang kalau melewatkan untuk menonton drama ini.

Berikut ini daftar drama sageuk romantis terbaik sepanjang masa. Yuk, langsung saja dicek KLovers.

  1. The Slave Hunter

The Slave Hunter merupakan film yang tayang pada tahun 2010 lalu. Drama yang diperankan oleh Jang Hyuk, Laa Da Hae, Oh Jiho dan beberapa pemain lainnya.

Drama sageuk romantis ini mengikuti kisah Lee Dae Gil, seorang lelaki bangsawan yang keluarganya hancur ketika Won Ki Yoon, seorang budak, membakar rumahnya.

Ia melarikan diri bersama saudara perempuannya bernama Un Nyun. Dan yang membuat Dae Gil merasa terpukul adalah, ia dan Un Nyun sendiri memiliki perasaan cinta satu sama lain.

Won Ki Yoon bertahan hidup bertahun-tahun yang sulit bahkan dirinya dirinya sebagai seorang pemburu budak.

Semua itu dilakukan untuk mengejar cinta pertamanya yaitu Un Nyun. Kemudian ada pula Song Tae Ha, Jenderal Angkatan Darat yang menjadi budak.

Ia dituduh melakukan kejahatan yang tidak dilakukannya dan mendapati dirinya dalam pelarian dari pengejaran Dae Gil. Kedua pria itu terjerat cinta segitiga dengan Un Nyun, yang bukan lagi budak pelarian, melainkan Kim Hye Won, putri seorang bangsawan. Drama ini juga sukses dengan mendapatkan penghargaan terbanyak yaitu, 19 penghargaan.

  1. Moon Embracing The Sun

Moon Embracing The Sun merupakan drama yang rilis pada tahun 2012 dengan dimainkan oleh Han Ga In, Kim Soo Hyun, Jung Il Woo dan beberapa pemain lainnya.

Drama sageuk romantis ini pernah menerima terbanyak penghargaan yang diberikan untuk genre kerajaan yaitu 22 penghargaan.

Drama ini mengisahkan tentang Raja Lee Hwon dan Heo Yeon Woo yang sudah dijodohkan sejak remaja. Namun karena sebuah alasan, ibu Suri menggagalkan rencana perjodohan keduanya.

Cara ibu Suri menggagalkan perjodohan itu dengan berusaha membunuh Heo Yeon Woo, sang putri bangsawan. Namun ternyata sang putri bangsawan ini dihidupkan kembali tapi dalam keadaan hilang ingatan.

Yeon Woo pun tumbuh dewasa dengan nama Wol. Hingga, suatu kejadian membuat Raja Lee Hwon dan Wol bertemu, membuka kesempatan mereka memulai kembali kisah masa lalu.

  1. Love In The Moonlight

Drama sageuk romantis selanjutnya ada Love In The Moonlight yang tayang pada tahun 2016. Drama yang diperankan oleh Park Bo Gum, Kim Yoo Jung, Jun Jin Young.

Drama ini berkisah mengenai putra Mahkota bernama Lee Young yang terlibat asmara dengan Hong Ra On. Namun, sosok Hong Ra On menyembunyikan identitasnya yang merupakan perempuan sebagai laki-laki. Dan dirinya memiliki tugas sebagai penasihat cinta yang sangat terkenal.

Karena pekerjaan inilah yang mengantarkannya bertemu Putra Mahkota. Namun lambat laun identitas Hong Ra On sebagai perempuan mulai terkuak. Inilah yang kemudian dapat membuat nyawanya bisa saja terancam. Drama ini penuh dengan adegan komedi dan romantis yang tentu akan membuat kalian terhibur sekaligus baper.