Tunggu Aman, Baru Fasilitas Rusak Diperbaiki

BANDUNG, Prolitenews – Wali Kota Bandung M Farhan mengatakan untuk perbaikan fasilitas yang dirusak para demonstran belum bisa dilakukan.

“Terutama itu kan di daerah seputaran Cikapayang, Sulanjana, Dipenogoro, Jalan Sentot itu kita membersihkan dulu puing-puing yang rusak tapi perbaikan akan dijalankan full kalau memang pihak aparat keamanan dan alat negara menyatakan bahwa aman baru kita bisa kerjakan full untuk perbaikan dan salah satu yang harus diperbaiki itu adalah traffic light dan juga CCTV,” ucapnya.

Sementara itu terkait pendidikan jarak jauh (PJJ) kata Farhan sekolah selama beberapa hari ini PJJ. Namun itu akan terus di evaluasi dan jika sampai hari Rabu kondisi membaik maka PJJ dihentikan.

“Besok juga masih. Tapi setiap hari kita evaluasi. Jadi nanti malam saya akan dapat hasil evaluasi. Kalau ternyata baik-baik saja. Maka kita lihat nanti mungkin PJJ-nya tidak terlalu ketat lagi. Hari Rabu mudah-mudahan semua sudah normal 100 persen,” ucapnya.

Disisi lain demo masih berlanjut, kata Farhan

memang demo harus ada, karena bagaimana pun hal itu bagian dari demokrasi yang harus dihadapi.

“Dan itu merupakan salah satu bagian dari upaya untuk menyampaikan aspirasi, memberikan kebebasan berekspresi, menyampaikan ketidakpuasan itu harus diterima dengan sangat baik. Kami mengikuti terus perkembangannya, mudah-mudahan ini apa yang disuarakan oleh mahasiswa itu betul-betul bisa kita wujudkan nanti,” jelasnya.

Unjuk rasa selama berhari-hari ini lanjut dia, membuat pemerintahan maupun dewan agar melakukan introspeksi diri memastikan bahwa apa yang dikerjakan memberikan manfaat buat masyarakat sesuai dengan aspirasi yang ada.

 




Flyover Ciroyom Ditargetkan Selesai Juli Ini

Fly Over Ciroyom Ditargetkan Tuntas Juli

BANDUNG, Prolite – Proyek pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) dan flyover Ciroyom di Kecamatan Andir dan Cicendo ditargetkan selesai pada Juli 2023 mendatang. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 26 persen.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna saat meninjau pembangunan Flyover Ciroyom bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Barat, Rabu 8 Februari 2023.

“Kita melihat semua sedang berprogres. Semua bangunan sudah dihancurkan, pekerjaan sudah 26 persen,” kata Ema.

Ema menyebutkan, proses penertiban bangunan yang diisi 265 Kepala Keluarga di Kelurahan Ciroyom Kecamatan Andir telah selesai.

Selanjutnya, penertiban bangunan yang diisi 120 Kepala Keluarga di Jalan Arjuna Kelurahan Husein Kecamatan Cicendo segera dilakukan. Mayoritas bangunan yang akan ditertibkan berupa kios dan rumah tinggal.

“Sedang berproses untuk penertiban bangunan di Jalan Arjuna Kelurahan Husein Kecamatan Cicendo. Mereka akan mendapatkan kerohiman sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Terkait Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang merupakan cagar budaya juga terkena imbas pembangunan, Ema mengatakan, nantinya akan dibuat dulu kajian mengenai cagar budayanya.

“Di sana (Kantor DKPP) ada posko yang masuk cagar budaya. Itu bagian dari desain yang ada konsekuensi harus mundur, kita saling dukung saja nanti dibuatkan kajiannya dulu,” katanya.

Menurut Ema, Pemkot Bandung juga telah menghibahkan tanah seluas meter persegi untuk pembangunan Flyover Ciroyom tersebut.

Ema berterima kasih kepada masyarakat yang telah tertib dan kondusif sehingga proses pembangunan berjalan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memahami tentang proyek ini berjalan dengan lancar tidak ada keributan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Barat, Erni Basri mengatakan, penertiban lahan selama ini telah berjalan lancar. Masyarakat sangat kooperatif dan merasa terbantu karena telah difasilitasi dalam pembangunan infrastuktur.

Senada dengan Ema, Erni juga menyebut progres pembangunan Flyover Ciroyom ditargetkan selesai Juli 2023.

“Ini ditargetkan bulan Juli. Insyaallah kalau kita bisa ekseskusi segera percepatan, Juli sudah beres. Alhamdulillah lahan sudah clear tinggal kita eksekusi,” katanya.

Titik lokasi pembangunan sepanjang 700 meter akan dikerjakan di sepanjang bundaran Jalan Arjuna, Aruna, dan Ciroyom.

Diharapkan, hadirnya Flyover ini pada 2023 nanti bisa jadi solusi mengatasi lonjakan kendaraan yang melintas di area tersebut saat KCJB sudah beroperasi.(rls/kai)