Pedagang Es Kue Jadul Dapat Bantuan 1 Unit Motor Usai Videonya Viral

Pedagang Es Kue Jadul Dapat Bantuan 1 Unit Motor Usai Videonya Viral (detikcom)

Pedagang Es Kue Jadul Dapat Bantuan 1 Unit Motor Usai Videonya Viral

Prolite – Usai viral pedagang es kue jadul mengalami kekerasan fisik oleh oknum aparat di daerah Kebayoran, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Warganet di buat geram dengan aksi keji yang dilakukan oknum TNI dan polisi terhadap pedagang es jadul tersebut.

Usai viral dan mendapat kecapam dari warganet kini Kodim 0501/ Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat mendatangi kediaman Suderajat si pedagang es kue jadul tersebut.

Permohonan maaf atas kejadian yang dilakukan oleh anggotanya tersebut kepada pedagang es jadul.

Liputan6
Liputan6

Pada kunjungan tersebut, pihak TNI dan Polri juga menyerahkan bantuan kepada Suderajat.
“Dari pertemuan tersebut, Dandim 0501/JP dengan penuh rasa kekeluargaan dan kebersamaan mendatangi Bapak Suderajat secara langsung untuk bersilaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan ikhlas,” ujar Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/1).

Bukan dengan tangan kosong Kodim 0501/ Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat datang kekediaman pedagang es kue viral.

Kodim 0501/ Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat juga memberikan bantuan berupa 1 unit kulkas, 1 unit dispenser, dan 1 unit kasur springbed.

Oknum penganiayaan yang terdapat di video diketahui Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Ikhwan Mulyadi bersama oknum TNI bernama Heri.

Meski Serda Heri Purnomo dan Aiptu Ikhwan Mulyadi sudah meminta maaf dan menyelesaikan permasalah ini secara kekeluargaan.

Namun meski sudah meminta maaf Dandim 0501/Jakarta Pusat juga menyampaikan akan melakukan evaluasi internal terkait kejadian ini. Anggotanya, Serda Heri, juga telah diberikan sanksi disiplin atas perbuatan tersebut.

Sebelumnya, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras juga sudah menemui Suderajat di kediamannya pada Selasa (27/1) siang. Pada kesempatan itu, Kombes Abdul memberikan bantuan berupa 1 unit motor dan modal usaha berupa sejumlah uang untuk Suderajat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan tindakan yang dilakukan personel TNI dan Polri di lapangan saat itu bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus memastikan keamanan masyarakat. Namun pihaknya memahami langkah tersebut dapat menimbulkan penilaian berbeda di masyarakat.

“Kami dari Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam upaya tindakan yang dilakukan oleh personel kami menimbulkan persepsi yang kurang baik ataupun kurang tepat. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi,” kata Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1).




Viral ! Penganiayaan Pedagang Es Kue Jadul oleh Oknum Aparat Berujung 1 Unit Motor

Penganiayaan Pedagang Es Kue Jadul oleh Oknum Aparat Berujung 1 Unit Motor (Jakartanews).

Viral ! Penganiayaan Pedagang Es Kue Jadul oleh Oknum Aparat Berujung 1 Unit Motor

Prolite – Beberapa waktu lalu viral video pedagang es kue jadul yang sempat diinterogasi karena dicurigai menjual makanan berbahan spons oleh seorang TNI dan Polri.

Video tersebut diketahui berasal dari daerah Kemayoran, Jakarta Pusat. Pedagang es tersebut diketahui bernama Suderajat (49).

Dalam cuplikan video tersebut terlihat anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Ikhwan Mulyadi bersama oknum TNI bernama Heri menginterogasi sang pedagang es kue.

Suderajat dituduh menjual es berbahan spons, dalam interogasi yang menanyakan asal ususl es tersebut, oknum aparat itu juga membakar es kue yang yang ada di tangannya.

Usai dibakar terlihat es tersebut meleleh, sebelumnya Sudrajat mengaku dihampiri oleh sekitar lima orang.

detikcom
detikcom

Pria berusia 49 tahun itu menjelaskan bahwa es tersebut bukan berbahan sponsa tau kapas, melainkan es asli yang dipasok dari pabrik yang berada di Depok.

Usai menjelaskan asal usul dagangannya Suderajat mengaku mengalami kerugian karena dagangannya yang di remas dan di hancurkan.

Bukan hanya itu Suderajat juga mengalami kekerasan karena dipukul dan di tending oleh aparat oknum tersebut.

Usai viralnya kekerasan dan juga perusakan barang dagangan tersebut kini Kodim 0501/ Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat menyambangi rumah pedagang es kue tersebut.

Pada kunjungan tersebut, pihak TNI dan Polri juga menyerahkan bantuan kepada Suderajat.
“Dari pertemuan tersebut, Dandim 0501/JP dengan penuh rasa kekeluargaan dan kebersamaan mendatangi Bapak Suderajat secara langsung untuk bersilaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan ikhlas,” ujar Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/1).

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Suderajat di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (27/1) malam.

Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Ousat AKBP Roby Heri Saputra, Danramil 07/Kemayoran Mayor Cpn M Firdaus, Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful, Komandan Unit Kodim 0501/JP Kapten Inf Zulhamzah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa Aiptu Ikhwan Mulyadi, Babinsa Kelurahan Utan Panjang Serda Heri Purnomo, Kades Rawa Panjang Kecamatan Kemayoran M Agus, dan Bhabinkamtibmas Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede Aiptu Sugianto.

Dalam kunjungan tersebut Kodim 0501/ Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat meminta maaf kepada Suderajat dan keluarga atas kejadian penganiayaan yag dilakukan oleh anggotanya tersebut.

Bukan hanya itu Kodim 0501/ Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat juga memberikan bantuan berupa 1 unit kulkas, 1 unit dispenser, dan 1 unit kasur springbed.