HUT ke 28 Kota Bekasi, Dewan Eko Pramono Soroti Masalah yang Belum Teratasi

HUT ke 28 Kota Bekasi, Dewan Eko Pramono Soroti Masalah yang Belum Teratasi (istimewa).

HUT ke 28 Kota Bekasi, Dewan Eko Pramono Soroti Masalah yang Belum Teratasi

KOTA BEKASI – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke 28 ini menjadi kesempatan bagi pemangku kebijakan untuk merefleksikan perjalanan kota guna merumuskan langkah – langkah konkrit ke depan untuk menjadikan Bekasi sebagai tempat yang nyaman dan mensejahterakan warganya.

“Harapan kita semua sama, Bekasi menjadi tempat yang nyaman buat semua warganya, menjadi warga yang sejahtera, kecukupan,” kata Anggota DPRD Kota Bekasi, Raden Eko Setyo Pramono Kepada awak media, Senin (10/03/2025).

Menurutnya, momen HUT Kota Bekasi ke-28 ini harus dijadikan tolok ukur melihat ke belakang untuk mengevaluasi kekurangan di periode sebelumnya, dengan harapan Bekasi akan lebih baik lagi di bawah kepemimpinan Wali Kota Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Harris Bobihoe.

Kemudian, Politisi Gerindra yang juga menjabat Sekretaris Komisi IV ini juga menyoroti beberapa permasalahan klasik yang masih dihadapi Kota Bekas saat ini, seperti banjir, kemacetan, serta keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang banyak tersebar.

“Persoalan banjir, terus kemacetan yang memang belum terurai, terus banyak pengemis di pinggir jalan. Itu bukan hanya menjadi Pekerjaan Rumah (PR) para pemimpin daerah, tapi PR kita semua,”terangnya.

Kesadaran warga masyarakat, menurutnya, juga menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan ke depan agar lebih baik. Selain itu, pemerintah melalui dinas terkait diharapkan dapat memberikan perhatian khusus dengan keberadaan para gelandangan dan pengemis di Kota Bekasi.

“Mereka juga harus kita edukasi bahwasanya kondisi itu tidak baik, dengan adanya mereka tetap mangkal di lampu merah, pinggir jalan, itu tidak baik. Saya berharap Dinas Sosial bisa punya cara bagaimana mengatasi hal – hal itu,”ujarnya.

Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan kepada seluruh warga Kota Bekasi untuk bersama-sama menjaga dan membangun Kota Bekasi agar lebih baik, sesuai dengan motto Bekasi yang mengedepankan kesejahteraan dan kemajuan masyarakatnya.

 




Alit Jamaludin Serap Aspirasi Warga RW 06 Aren Jaya

Alit Jamaludin Serap Aspirasi Warga RW 06 Aren Jaya (istimewa).

Alit Jamaludin Serap Aspirasi Warga RW 06 Aren Jaya

KOTA BEKASI, Prolite – Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Alit Jamaludin gelar kegiatan jaring aspirasi warga ke-1 Tahun 2024, yang berlangsung di dua wilayah yakni, Rw 019 dan Rw 06 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, beberapa waktu lalu.

Dalam hal ini, dirinya menjelaskan warga dilingkungan tersebut mengeluh terkait banjir yang sering terjadi diwilayah Rw 06.

“Aspirasi masyarakat ya tidak lain, yaitu infrastruktur dan paling krusial adalah banjir yang disebabkan oleh saluran kali diwilayah tersebut karena belum pernah normalisasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan salah satu warga pun mengeluh terkait keberadaan kantor sekretariat Rw 06 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Ditengah cuaca ekstrem yang sering terjadi di Kota Bekasi memang dapat mengakibatkan berbagai macam masalah.

Pasalnya cuaca yang tidak menentu tersebut Alit Jamaludin memberikan peringatan akan bahaya penyakit dan banjir yang akan terjadi.

“Kantor sekretariat RW minta untuk di renovasi agar lebih representatif dan layak dan semua aspirasi akan saya tampung dan semoga bisa memperjuangkan serta memprioritaskan itu semua,” pungkasnya.




Adelia Sidik: Bantuan untuk Korban Banjir Berharap Pemkot Bagi Secara Merata

Bantuan untuk Korban Banjir Berharap Pemkot Bagi Secara Merata (istimewa).

Adelia Sidik: Bantuan untuk Korban Banjir Berharap Pemkot Bagi Secara Merata

KOTA BEKASI, Prolite – Bencana banjir yang menimpa Kota Bekasi kali ini cukup besar, Anggota DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidik mengaku telah melakukan pemantauan di beberapa titik banjir di wilayahnya Dapilnya.

Dalam pantauannya di ketahui beberapa titik banjir yang berada di wilayah Dapilnya belum mendapatkan bantuan secara langsung .

Hal tersebut sangat disayangkan pasalnya lokasi yang ia sambangi sekarang belum ada pejabat daerah Kota Bekasi yang belum meninjau secara langsung.

Hal ini ia katakan seusai menemani Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan saat meninjau lokasi bencana di wilayah RW 05 Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kamis (06/03).

“Sebenarnya memang kita sedih juga ya, karena memang fokus kita kan masih di Jatiasih PGP, Kemang IFI dan duren jaya. Saya berterimakasih sekali dengan Wakil Gubernur yang sudah mau menyempatkan hadir kesini karena sampai saat ini belum ada pejabat kesini padahal yang banjir bukan hanya di daerah sana tapi disini juga,” kata Ketua Komisi IV kepada media.

Lebih lanjut, politisi Golkar ini berharap bahwa pemerintah daerah Kota Bekasi tidak pilih kasih dalam memberikan bantuan atau meninjau lokasi bencanadi Kota Bekasi.

“Yang banjir bukan cuman di daerah sana saja tapi di daerah kami pun banjir gitu apalagi kalau di sepanjang Jaya ini itu kan di belakang Kemang Pratama yang jalannya bahkan tanggulnya bocor gitu,” katanya.

Ka Adel sapaan akrabnya juga menyebut bahwa ini ketiga kalinya ia menyambangi lokasi bencana tersebut dan berharap ada solusi jangka panjang dari Pemerintah Kota Bekasi agar keadaan serupa tidak kembali terjadi.

“Kesehatan makanan, alat kebersihan makanya tadi simbolisasi sama pak gubernur oleh pak wakil gubernur mengirimkan apa namanya karbol gitu, tapi kan yang pasti kita butuh sebenarnya solusi jangka panjangnya,” pintanya.




DPRD Kota Bekasi Pertanyakan Komitmen BNPB Penanganan Pasca Banjir

DPRD Kota Bekasi Pertanyakan Komitmen BNPB Penanganan Pasca Banjir (dok DPRD Kota Bekasi).

DPRD Kota Bekasi Pertanyakan Komitmen BNPB Penanganan Pasca Banjir

KOTA BEKASI, Prolite – Rapat koordinasi antara Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maruara Sirait, serta anggota DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul dan H. Anton, menyoroti penanganan pasca banjir yang perlu dioptimalkan.

Dalam rapat yang berlangsung di Kantor BNPB, Jatiasih, disepakati bahwa BNPB Pusat akan mendanai penyewaan alat berat dan truk untuk mempercepat proses pembersihan material pasca banjir. Namun, realisasi di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Bekasi justru menggunakan anggaran sendiri dalam menjalankan proses tersebut, sementara bantuan dari BNPB Pusat tak kunjung terealisasi.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, secara tegas mempertanyakan komitmen BNPB dalam menjalankan kesepakatan yang telah dibuat.

“Saya menyayangkan komitmen yang telah disepakati tidak diterapkan di saat warga sangat membutuhkan bantuan. Hingga kini, masih terdapat akses jalan yang tertutup lumpur serta fasilitas sosial dan umum seperti puskesmas dan sekretariat RW yang membutuhkan bantuan untuk pembersihan material pasca banjir,” _Imbuh Samuel Sitompul,Saat meninjau di wilayah Perumahan Jaka Kencana RW 04, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi._

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat masih berjuang dengan dampak banjir yang melumpuhkan aktivitas sehari-hari. Banyak warga berharap agar pemerintah daerah dan pusat segera mengambil tindakan nyata dalam membantu pemulihan infrastruktur serta fasilitas publik yang terdampak.

Diharapkan, BNPB Pusat segera menyalurkan bantuan sesuai kesepakatan untuk mempercepat pemulihan pasca banjir. Warga dan pemerintah Kota Bekasi kini telah berjuang menunggu realisasi janji yang telah disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut.




Ketua DPRD Kota Bekasi Tinjau Para Korban Banjir

Ketua DPRD Kota Bekasi tinjau para korban yang terdampak banjir di Kota Bekasi (Melansir).

Ketua DPRD Kota Bekasi Tinjau Para Korban Banjir

Prolite – Dr. Sandi Efendi, ., MM., Ketua DPRD Kota Bekasi meninjau langsung kondisi korban banjir dan memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terkena dampak.

Ketua DPRD Kota Bekasi didampingi oleh anggota DPRD, Ibu Tanti Herawati, S.H dan Sekretaris DPRD kota Bekasi Lia Erliani melakukan peninjauan ke beberapa lokasi yang terkena dampak banjir, berikut beberapa titik lokasi banjir :
– Jl. Pondok Gede Permai, RT. 009/, Jatirasa, Kecamatan Jati asih, Kota Bekasi, Jawa Barat 17424
– RT. 002/, Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat

Dalam kesempatan ini, Sandi Efendi menyerahkan bantuan kepada korban banjir berupa makanan, minuman, dan alat kebersihan lainnya.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban korban banjir,” kata Sandi Efendi.

DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanggulangan banjir dan membantu korban banjir.




3 Peraturan Daerah Baru Ditetapkan, Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan dan Tata Kelola Pemerintahan

dprd-kota-bekasi - peraturan daerah - wajib punya garasi

3 Peraturan Daerah Baru Ditetapkan, Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan dan Tata Kelola Pemerintahan

KOTA BEKASI, Prolite – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi secara resmi menetapkan tiga Peraturan Daerah (Perda) baru serta melakukan perubahan pada Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar senin 3 Maret 2025 di Ruang Sidang DPRD Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Dr. H. Abdul Harris Bobihoe dalam sambutannya mengapresiasi kerja sama DPRD dalam penyusunan dan pembahasan regulasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Adapun tiga Peraturan Daerah yang disahkan mencakup:

1. Perda tentang Bangunan Gedung – Mengatur kepastian hukum dalam pembangunan gedung yang aman, tertib, dan ramah lingkungan, sebagaimana disusun oleh Panitia Khusus 48 DPRD Kota Bekasi.

2. Perda tentang Pengelolaan Tanah dan Kawasan Terindikasi Terlantar – Bertujuan untuk optimalisasi pemanfaatan lahan guna menghindari tanah terlantar serta mendorong reforma agraria, sebagaimana dibahas dalam Panitia Khusus 52 DPRD Kota Bekasi.

3. Perda tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika – Sebagai upaya memperkuat kebijakan pencegahan narkotika, rehabilitasi, dan penegakan hukum, didukung oleh Panitia Khusus 54 DPRD Kota Bekasi.

Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2025

DPRD Kota Bekasi juga menetapkan perubahan atas Keputusan DPRD Kota Bekasi Nomor terkait Propemperda Tahun 2025. Perubahan ini mencakup:

Penambahan Raperda tentang Perubahan atas Perda Kota Bekasi Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Penarikan kembali Raperda tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Penyesuaian pedoman pembahasan Raperda Tahun 2025 sebagai acuan bagi seluruh pihak terkait.

Keputusan ini ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, dan akan berlaku sejak ditetapkan.

Raperda yang Diusulkan dalam Propemperda 2025:

1. Raperda tentang Perubahan atas Perda Kota Bekasi Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

2. Raperda tentang Perubahan atas Perda Kota Bekasi Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah.

3. Raperda tentang Perubahan atas Perda Kota Bekasi Nomor 09 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

4. Raperda tentang Perlindungan Anak.

5. Raperda tentang Penyelenggaraan Pemakaman.

6. Raperda tentang Sumur Resapan.

7. Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Bekasi Tahun 2025-2029.

8. Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

9. Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

10. Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026.

Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi, ., M.M berharap fungsi legislasi dapat optimal di tahun 2025 ini dengan banyaknya perda inisiatif dan 2 perda yang diusulkan Pemerintah Kota Bekasi, agar dapat mendukung program pembangunan Kota Bekasi untuk masyarakat.

Dengan adanya perubahan ini, DPRD Kota Bekasi memastikan bahwa kebijakan yang disusun akan semakin relevan dan adaptif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.




Hadir Tarhib Ramadhan Wawali Bobihoe : DMI Konsisten Bina Ummat Dan Agen Penebar Kebajikan

Hadir Tarhib Ramadhan Wawali Bobihoe DMI Konsisten Bina Ummat Dan Agen Penebar Kebajikan (dok).

Hadir Tarhib Ramadhan Wawali Bobihoe : DMI Konsisten Bina Ummat Dan Agen Penebar Kebajikan

KOTABEKASI, Prolite – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadiri Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia Kota Bekasi, kegiatan berlangsung di Masjid Ghoiru Jami Al Ja’fari, Jati Mekar, Jati Asih.

Hadir pada kegiatan tersebut Anggota DPRD Misbah, Anggota DPRD Ahmad Murodi, Kabag Kesra Agus Harpa, Ketua MUI KH Syaifuddin Siroj, Ketua DMI Kota Bekasi Jaelani serta Sekretaris Kecamatan Jatiasih Irob Ruhyadi dan jajaran.

Dalam sambutannya, orang nomor dua di Kota Patriot itu menyatakan kekagumannya terhadap DMI Kota Bekasi. Menurutnya DMI secara konsisten membina umat dan terus menjadi agen penebar kebajikan. Tentunya ini akan menciptakan suasana Kota Bekasi semakin nyaman, terlebih menjelang kehadiran Ramadhan.

dok DPRD Bekasi
dok DPRD Bekasi

Tak hanya itu, mantan Anggota DPRD Jabar yang murah tersenyum itu, juga mengimbau kepada jamaah untuk mengkokohkan jalinan keluarga untuk meraih berkah Ramadhan tahun ini.

“Bulan suci umat muslim akan segera tiba. Mari perbanyak amal ibadah dan tingkatkan ketaqwaan. Termasuk meningkatkan harmonisasi dalam keluarga,” ujarnya.

Ia juga berharap, seluruh masjid yang ada di Kota Bekasi menjadi pusat ibadah, edukasi dan kebersamaan umat. Mampu menjalani program- program sosial kemasyarakatan, serta kegiatan keagamaan lainnya.

Diakhir sambutannya Ia mengajak seluruh warga masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan selama Bulan Ramadhan. Menjadikan momentum Ramadhan untuk meningkatkan amal ibadah, kepedulian sosial serta memperkuat silaturahmi sesama anak bangsa.




Pelantikan dan Penyampaian Pidato Sambutan Pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Masa Jabatan 2025-2030

Pelantikan dan Penyampaian Pidato Sambutan Pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Masa Jabatan 2025-2030 (dok DPRD Bekasi).

Pelantikan dan Penyampaian Pidato Sambutan Pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Masa Jabatan 2025-2030

BEKASI, Prolite – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Pelantikan dan Penyampaian Pidato Sambutan Pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Masa Jabatan 2025-2030.

Acara ini dilaksanakan pada Kamis, 20 Februari 2025, pukul WIB, bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Bekasi.

dok DPRD Bekasi
dok DPRD Bekasi

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, ., M.M., didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, serta dihadiri oleh:

  • Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bekasi
  • Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, S.E., M.M.
  • Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, .
  • Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kota Bekasi
  • Sekretaris Daerah Kota Bekasi beserta jajarannya
  • Pimpinan Organisasi Masyarakat, LSM, serta tokoh masyarakat
  • Perwakilan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bekasi
  • Pimpinan Partai Politik

dok DPRD Bekasi
dok DPRD Bekasi

Acara ini bertujuan untuk memberikan pidato sambutan pertama dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang baru dilantik. Pidato ini menjadi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.

Dalam pidatonya, Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, menegaskan bahwa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, berfokus pada mewujudkan Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera.

Beliau menyampaikan lima misi utama yang akan dijalankan dalam masa jabatan 2025-2030, yaitu:

pelayanan publik dan infrastruktur perkotaan yang memadai.

kualitas hidup masyarakat dan lingkungan yang lebih baik.

lebih banyak lapangan kerja dan mengembangkan inovasi berbasis teknologi.

iklim investasi dan dunia usaha yang adil dan kondusif.

kolaborasi strategis untuk menjadikan Kota Bekasi sebagai kota bertaraf internasional.

Selain itu, Wali Kota juga memperkenalkan Sapta Program Kota Bekasi Keren, yang berisi tujuh program unggulan dalam berbagai bidang, seperti:

  • Kesehatan (Kobe Sehat) – Peningkatan layanan kesehatan dan penyediaan fasilitas air bersih.
  • Pendidikan (Kobe Cerdas) – Peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah.
  • Lingkungan (Kobe Hijau) – Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan tata kota.
  • Lapangan Kerja (Kobe Berkarya) – Membuka peluang kerja berbasis teknologi.
  • Investasi (Kobe Menarik) – Meningkatkan kemudahan berusaha di Kota Bekasi.
  • Sosial Budaya (Kobe Bersinergi) – Membangun harmoni sosial dan kehidupan beragama.
  • Tata Kelola Pemerintahan (Kobe Berkinerja) – Meningkatkan efisiensi birokrasi dan layanan publik.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Bekasi telah menyusun Agenda 100 Hari Kerja, dengan beberapa program prioritas, antara lain:

  • Peluncuran aplikasi “Jawara Bekasi” sebagai platform aspirasi warga.
  • Penataan kawasan Stasiun Bekasi dan Alun-alun Kota Bekasi.
  • Job Fair bulanan di seluruh kecamatan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
  • Kredit UMKM “Wirausaha Inklusif Berkualitas” dengan bunga rendah bagi UMKM.
  • Pembangunan dan revitalisasi puskesmas di beberapa kelurahan.
  • Peningkatan infrastruktur jalan, drainase, dan sistem transportasi perkotaan.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, ., M.M., dalam sambutannya menyatakan bahwa DPRD siap bersinergi dengan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat kota Bekasi dan Dprd akan membahas perda RPJMD 2025 – 2030 untuk merealisasikan janji kampanye walikota dan wakil walikota terpilih, Kita berharap sinergi dengan DPRD Bekasi agar pembangunan dapat optimal dilakukan”.




DPRD Kota Bekasi Telah Mengumumkan Penetapan Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

DPRD Kota Bekasi Telah Mengumumkan Penetapan Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih (dokumentasi).

DPRD Kota Bekasi Telah Mengumumkan Penetapan Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

BEKASI, Prolite – DPRD Kota Bekasi telah menggelar Rapat Paripurna untuk mengumumkan pengesahan penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih periode 2025-2030. Rapat ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor tentang Penegasan dan Penjelasan Terkait Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Nasional Tahun 2024.

dok
dok

Dalam rapat tersebut, Sekretaris DPRD Kota Bekasi telah membacakan Berita Acara dari Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi dan Keputusan KPU Kota Bekasi Nomor 2 Tahun 2025 tertanggal 6 Februari 2025 yang menetapkan Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, S.E., M.M. dan Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, . sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih.

dok
dok

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara DPRD Kota Bekasi tentang Pengumuman Hasil Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih Kota Bekasi Masa Jabatan Tahun 2025-2030.

Dalam sambutannya, Pimpinan DPRD menyampaikan harapan agar pasangan terpilih dapat membangun kemitraan yang baik dalam mengemban tugas, terutama dalam meningkatkan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat Kota Bekasi. DPRD juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bekasi untuk menyikapi hasil Pilkada dengan bijak dan tidak membiarkan perbedaan pilihan politik memecah persatuan.




Alimudin: Upah Tertunda PHL Kali Asem Dibayarkan Desember Ini

Audiensi PHL Kali Asem

Alimudin: Upah Tertunda PHL Kali Asem Dibayarkan Desember Ini

Kota Bekasi, Prolite – DPRD Kota Bekasi menerima audiensi pada aksi demo PHL Kali Asem terkait upah yang belum dibayarkan pada Januari hingga Maret 2024.

Sedikitnya sebanyak 250 orang PHL Kali Asem melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bekasi pada Senin (16/12) pagi.

Alimudin mewakili DPRD Kota Bekasi menerima audiensi 10 orang perwakilan peserta demo. Pada audiensi tersebut didampingi juga unsur Polsek dan Danramil Bekasi Timur dan dilakukan di ruang aspirasi DPRD Kota Bekasi.

” 10 orang perwakilan kita terima dan kita dengarkan keluhannya. Ada juga dari pihak polsek dan Danramil Bekasi Timur,” terang Alimudin.

Audiensi PHL Kali Asem

PHL Kali Asem mengeluhkan dan menuntut hak mereka untuk dibayarkannya upah/gaji untuk bulan Januari, Februari dan Maret 2024 yang belum dibayarkan.

Awalnya, audiensi berjalan cukup alot, tetapi pada akhirnya menemukan titik solusi dengan pertimbangan asas kemanusiaan dan asas manfaat serta hasil rapat hari ini menjadi dasar pertimbangan untuk penggajian pada bulan Januari, Februari, Maret untuk 250 orang PHL Kaliasem.

Audiensi PHL Kali Asem

Diputuskan upah 250 orang PHL Kali Asem bulan Januari, Februari dan Maret 2024 akan dibayarkan pada bulan Desember ini setelah memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen yang telah ditetapkan sesuai ketentuan.

“Insyaa Allah akan dibayarkan di bulan Desember ini setelah semua persyaratan kelengkapan dokumen sudah sesuai,” ungkap Alimudin.