Jakarta dan Bogor Diguyur Hujan Buatan dalam Upaya Atasi Kamarau dan Polusi Udara
Category: Daerah
28 Agustus 2023
JAKARTA, Prolite – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah untuk menerapkan hujan buatan dalam upaya mengatasi kemarau panjang dan polusi udara di wilayah Jabodetabek, terutama di Jakarta.
Penerapan teknologi modifikasi cuaca (TMC) digunakan untuk menciptakan hujan buatan dengan tujuan mengurangi polusi udara dan menjaga kualitas udara di wilayah tersebut.
Pada Sabtu (19/08/2023), penerbangan penyemaian awan dilakukan dengan cara menaburkan garam semai sekitar 800 kg di atas ketinggian 9 ribu hingga 10 ribu kaki.
Ilustrasi Hujan Buatan – Cr.
Langkah ini merupakan salah satu metode alternatif dalam penerapan teknologi modifikasi cuaca untuk memicu terbentuknya hujan.
Pada akhirnya, hujan buatan yang dihasilkan melalui teknik ini turun di wilayah Jakarta hingga Bogor pada Minggu (27/08/2023) sore menjelang malam.
Tujuan dari upaya ini adalah untuk mengatasi dampak kemarau yang panjang dan mengurangi polusi udara yang berdampak buruk pada kualitas udara di wilayah Jabodetabek.
Hujan Buatan Hasil dari Teknologi Modifikasi Cuaca
Peringatan Dini Hujan Jabodetabek BMKG – Cr. BMKG
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, telah mengonfirmasi bahwa hujan yang terjadi semalam merupakan hasil dari teknologi modifikasi cuaca.
Hujan tersebut juga disertai dengan angin kencang dan turun pada waktu yang berbeda di beberapa wilayah.
Kota Bogor mengalami hujan sekitar pukul WIB, Depok dan Jakarta mengalami hujan sekitar pukul WIB, dan wilayah Tangerang Selatan mengalami hujan sekitar pukul WIB.
Dwikorita mengirimkan tangkapan radar cuaca yang memperlihatkan perkembangan intensitas dan sebaran hujan di wilayah Jabodetabek. Hujan tercatat turun hingga pukul WIB pada hari tersebut.
Meskipun langkah ini memiliki potensi untuk membantu mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi terus-menerus untuk memahami dampak serta efektivitasnya dalam jangka panjang.
Meski Hujan Turun, Dampak Terhadap Kualitas Udara di Wilayah Jabodetabek Masih Belum Signifikan
Hujan Buatan mengguyur kota Jakarta dan sekitarnya – Cr.
Menurut IQAir, kualitas udara di Jakarta pada Senin (28/08/2023) pukul WIB mencapai angka 169 AQI US dengan konsentrasi PM2.5 melebihi 18 kali batas panduan kualitas udara tahunan yang ditetapkan oleh WHO.
Hal ini mengindikasikan bahwa indeks AQI menunjukkan tingkat Tidak Sehat. Oleh karena itu, upaya pembuatan hujan buatan melalui modifikasi cuaca dengan penyemaian garam akan direncanakan untuk dilanjutkan hingga September 2023 mendatang.
Dwikorita menjelaskan bahwa rencana tersebut mencakup dua tahap. “Tahap pertama berlangsung dari tanggal 19 hingga 21 Agustus 2023, sementara tahap kedua dimulai sejak 24 Agustus dan direncanakan berlangsung hingga 2 September 2023.”
Namun, musim kemarau saat ini menjadi tantangan dalam modifikasi cuaca, karena awan yang cocok untuk disemai menjadi hujan masih cukup sulit ditemukan.
Dwikorita juga meminta dukungan doa dari masyarakat seiring dengan usaha untuk mengatasi masalah kualitas udara ini.
Ia mengungkapkan bahwa dalam musim kemarau yang lebih kering seperti saat ini, mendapatkan awan hujan yang memadai untuk disemai menjadi hujan menjadi lebih sulit.
TPA Sarimukti Tutup Sementara, Bandung Resah Hadapi Krisis Sampah di Tengah Kota
Category: Daerah
28 Agustus 2023
BANDUNG, Prolite – Penutupan sementara TPA Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memiliki dampak signifikan terhadap pengangkutan sampah dari Kota Bandung.
Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tersebut telah memaksa otoritas setempat untuk melakukan penutupan sementara guna penanganan dan pemadaman kebakaran.
Penutupan sementara TPA Sarimukti berdampak terhadap pelayanan pengangkutan sampah dari sejumlah daerah di wilayah Bandung Raya, termasuk Kota Bandung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudy Prayudi, menjelaskan bahwa situasi ini mengakibatkan terganggunya pelayanan pengangkutan sampah di daerah tersebut.
“Kebakaran ini bisa mengakibatkan situasi darurat sampah di Kota Bandung, terutama karena Kota Bandung masih mengandalkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti,” kata Dudy, saat memberikan konfirmasi pada Rabu (23/8/2023).
Pemerintah Kota Bandung Telah Atasi Situasi Kebakaran di TPA Sarimukti
Cr. antaranews
Kebakaran yang terjadi di zona empat TPA Sarimukti sejak Sabtu, 19 Agustus 2023, telah mengakibatkan kerusakan dan memerlukan upaya penanganan yang cepat.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bandung telah berusaha keras untuk mengatasi situasi kebakaran di TPA Sarimukti.
Pihaknya telah mengirimkan sejumlah mobil pemadam kebakaran untuk membantu upaya pemadaman di TPA Sarimukti.
Dalam aktivitasnya di Arcamanik pada Rabu, 23 Agustus 2023, Ema Sumarna menyatakan bahwa pihaknya telah menggerakkan Dinas Kebakaran untuk turun ke lokasi kejadian.
Upaya ini juga melibatkan kolaborasi dengan wilayah lain guna memadamkan api dengan cepat dan menghindari agar situasi kebakaran tidak berlarut-larut.
Ema Sumarna juga menyoroti potensi terjadinya darurat sampah yang lebih serius akibat adanya penahanan sampah yang tidak bisa diolah akibat kebakaran di TPA Sarimukti.
Ema Sumarna berharap bahwa upaya pemadaman kebakaran di TPA Sarimukti dapat dilakukan dengan cepat, sehingga tempat pembuangan akhir sampah tersebut dapat segera dibuka kembali.
Hal ini diharapkan agar Kota Bandung dapat kembali mengirimkan sampahnya ke TPA Sarimukti untuk diolah dengan normal.
Cr.
Selain itu, Ema juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan instruksi kepada camat dan lurah di wilayah Kota Bandung untuk berkolaborasi dengan masyarakat dalam upaya menekan volume sampah.
Di samping itu, dia juga mendorong agar masyarakat lebih aktif dalam mengelola dan memilah sampah mereka.
Konsep “Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan Sampah” (Kang Pisman) telah dijalankan dan diedukasi kepada masyarakat selama beberapa tahun.
Ema juga berharap agar konsep ini dapat lebih dipahami dan diterapkan secara lebih luas sehingga dapat mengurangi volume sampah yang harus diangkut ke TPA Sarimukti.
Cr. wangibuminusantara
Dengan cara ini, diharapkan wilayah Bebas Sampah dapat dioptimalkan untuk mengelola sampah di tingkat lokal.
TPA Sarimukti Terbakar, Plh Wali Kota Bandung Tegaskan Warga Harus Pilah Sampah
Category: Daerah
28 Agustus 2023
BANDUNG, Prolite – Hingga pagi ini, kondisi TPA Sarimukti masih dipenuhi kepulan asap pekat. Bara api masih menyala di balik sampah-sampah yang bertumpuk sejak Senin malam, 21 Agustus 2023.
Menanggapi hal itu, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku telah mengerahkan bantuan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) untuk mempercepat proses pemadaman di TPA Sarimukti.
Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna Tegaskan Warga Harus Pilah Sampah
“Ini kita kembali antisipasi jangan sampai terjadi lagi yang namanya darurat sampah. Sampai pagi ini bara api masih ada. Kami sudah mengerahkan segenap kemampuan Diskar PB bersama dengan wilayah-wilayah yang memang memanfaatkan Sarimukti untuk pembuangan sampah,” jelas Ema, Rabu 23 Agustus 2023 saat ditemui di Sport Center Jabar.
Ia menambahkan, selain mengirimkan bala bantuan pemadam, pihaknya juga terus menggalakkan Kawasan Bebas Sampah (KBS) di seluruh RW se-Kota Bandung.
“Kepada camat dan Lurah harap edukasi masyarakat agar bijak untuk tidak memproduksi sampah yang berlebih. Kemudian KBS ini harus bisa dioptimalkan, artinya sampah harus selesai di wilayah,” ujarnya.
Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung rutin menyosialisasikan program Kang Pisman kepada masyarakat.
Ia berharap, dengan kejadian TPA Sarimukti bisa semakin membuat masyarakat lebih peka terhadap isu lingkungan dan pengelolaan sampah.
“Saya melihat kemarin dari 154 KBS sekarang sudah bertambah menjadi 230 sekian, artinya ada progress walaupun target kita harus seluruh RW. Ini sedang terus kita dorong supaya terjadi percepatan KBS agar masyarakat benar-benar mampu menangani menyelesaikan sampah di wilayah,” imbuhnya.
Dampak Kebakaran TPA Sarimukti Terhadap Wilayah Kota Bandung
TPA Sarimukti
Sementara itu, Kepala Dina Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi mengatakan, kondisi TPA Sarimukti akan sangat berdampak terhadap pengangkutan sampah dan kebersihan di seluruh Wilayah Kota Bandung.
“Armada truk sampah sebanyak 188 unit sudah mengantri di Sarimukti. Namun, untuk menjaga keselamatan supir, maka diinstruksikan kembali ke Kota Bandung dengan kondisi membawa kembali sampah,” kata Dudy.
Untuk itu, DLHK Kota Bandung melalui UPT Pengelolaan Sampah menyusun langkah-langkah antisipasi dan penanganan potensi darurat sampah di Kota Bandung.
Di antaranya segera membuat surat edaran agar masing-masing RW kepada warganya terutama petugas roda tiga untuk menahan sampah dari rumah dan tidak dibuang ke TPS sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
“Masing-masing Koordinator Wilayah menyiapkan TPS sebagai Tempat Penampungan Besar/TPA di masing-masing SWK,” tuturnya.
Selain itu, Pemkot Bandung juga akan melakukan pendampingan dan mendorong kewilayahan untuk memulai mengimplementasikan KBS termasuk di kawasan berpengelola/komersial dan perkantoran pemerintah agar mandiri melakukan pengolahan sampah.
Pendaki Gunung Kerinci yang Jatuh di Shelter 3 Selamat Dievakuasi oleh Tim SAR
Category: Daerah
28 Agustus 2023
Prolite – Martinus, seorang pendaki berusia 31 tahun dari Jakarta, yang terjebak di Gunung Kerinci, akhirnya berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.
Tim tersebut terdiri dari Basarnas, Pos SAR Kerinci, Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), anggota Organisasi Mapala, serta juga melibatkan partisipasi warga setempat.
Proses Penyelamatan Pendaki Gunung Kerinci oleh Tim SAR
Tim SAR saat akan memulai proses evakuasi – Cr. beritasatu
Setelah menerima informasi awal pada Hari Jumat, 18 Agustus 2023, Tim SAR Gabungan memutuskan untuk bergerak menuju lokasi kejadian yang terletak di Shelter 3.
Pergi pada siang hari dengan kondisi cuaca hujan ringan, mereka melibatkan diri dalam misi penyelamatan.
Setelah menjalani perjalanan selama kurang lebih 10 jam, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mencapai lokasi pada malam harinya.
Tanpa ragu, mereka segera mengambil langkah-langkah penanganan awal terhadap korban, Martinus, dengan tujuan untuk menstabilkan cederanya pada bagian kaki.
Pada dini hari tanggal 19 Agustus, korban, Martinus, segera dievakuasi dengan menggunakan tandu oleh Tim SAR Gabungan dari Shelter 3 menuju Posko R10.
Proses evakuasi dilakukan dalam cuaca yang penuh tantangan, dengan hujan deras yang membuat jalur menjadi licin dan berlumpur di lokasi.
Akhirnya, setelah berjuang keras, pada pukul WIB, korban berhasil dievakuasi menuju Posko R10.
Pendaki Gunung Kerinci saat berhasil dievakuasi – Cr. jektvnews
Dari sana, korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulance menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Komandan Pos SAR Kerinci, Bambang Hermawan, mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam proses evakuasi ini.
Dia berharap agar Tim SAR Gabungan selalu dapat menjaga kekompakan dan bekerja sama dengan baik dalam setiap pelaksanaan operasi SAR.
Kasi BB (Kepala Balai Besar) TNKS, Nurhamidi, juga mengonfirmasi kejadian ini. Saat ini, korban yang jatuh di shelter 3 masih dalam perawatan untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Parade Foto : Dusun Bambu Cetak Rekor MURI Ketan Bakar Terbanyak di Dunia Sebanyak 2023 Potong
Category: Daerah
28 Agustus 2023
Prolite – Outdoor Dining Resort Restaurants Dusun Bambu telah mencapai prestasi luar biasa dengan meraih pengakuan dari Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).
Acara tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan, yang diadakan di lokasi Dusun Bambu, Jalan Kolonel Masturi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada tanggal 19 Agustus 2023.
Tidak hanya memberikan sambutan, Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan juga turut terlibat dalam proses pembuatan ketan bakar dan meletakkan potongan pertama saat pembuatan miniatur Gedung Sate.
Raih Rekor MURI Ketan Bakar Terbanyak Di Dunia
Dalam acara ini, Dusun Bambu meraih rekor MURI untuk jumlah ketan bakar terbanyak di dunia, dengan mengusung tema ‘The New Art of Ketan Bakar 2023’.
Proses pembakaran ketan tersebut melibatkan 78 orang, yang terdiri dari berbagai kalangan, seperti chef profesional, praktisi kuliner, pelajar, mahasiswa dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Ketan Bakar Lembang.
Total ketan bakar yang digunakan untuk membuat miniatur Gedung Sate ini mencapai 2023 potong, dan dengan angka tersebut tentunya telah menjadi suatu pencapaian yang sangat mengesankan.
Keunikan dari rekor ini semakin menonjol ketika para juru masak Dusun Bambu mengatur ketan bakar tersebut dalam bentuk miniatur Gedung Sate.
Pemilihan ketan bakar sebagai elemen untuk membuat miniatur Gedung Sate ialah dengan alasan, ketan bakar telah menjadi simbol kuliner khas Lembang dan memiliki nilai historis dan budaya yang kuat, serta menjadi bagian integral dari identitas daerah tersebut.
Sementara itu, pemilihan Gedung Sate sebagai model miniatur juga memiliki kaitan dengan perayaan HUT Provinsi Jawa Barat. Ini adalah wujud kreativitas yang unik dalam merayakan momen penting bagi daerah tersebut.
Dengan menggambarkan Gedung Sate sebagai miniatur dari ketan bakar, Dusun Bambu berhasil menggabungkan aspek kuliner dan budaya setempat dalam satu pencapaian yang kreatif.
17 Agustus 2023: Gemilang Silang Monas Akan Menghiasi Malam Perayaan Kemerdekaan ke-78
Category: Daerah
28 Agustus 2023
JAKARTA, Prolite – Disparekraf Provinsi DKI Jakarta telah merencanakan acara khusus bertajuk “Gemilang Silang Monas”, dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, yang bertepatan pada hari ini, 17 Agustus 2023.
Acara Gemilang Silang Monas merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Sekretariat Negara RI.
Acara ini akan diselenggarakan pada malam hari sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.
Sementara pada pagi harinya, tetap akan diadakan acara Kirab Bendera Pusaka di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Andhika Permata, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, menjelaskan bahwa Gemilang Silang Monas adalah salah satu side event yang dirancang untuk merayakan semangat kebangsaan dan kebanggaan atas tradisi serta budaya Indonesia.
Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dari seluruh penjuru Tanah Air, dengan tujuan bersama-sama membangkitkan semangat perayaan dan penghargaan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
Gemilang Silang Monas Akan Bertabur Bintang
Video Mapping di Monas – Cr. tribunnews
Gemilang Silang Monas akan menjadi panggung gemerlap dengan kehadiran sejumlah artis terkenal dan hiburan yang memukau.
Acara ini akan menampilkan konser musik dari berbagai genre, dengan penampilan artis-artis ternama seperti Wali Band dan Cak Lontong.
Namun, tidak hanya itu, Gemilang Silang Monas juga akan menghadirkan beragam pertunjukan seni yang spektakuler.
Selain konser musik, acara ini juga akan memukau pengunjung dengan video mapping yang menampilkan tampilan visual yang luar biasa di bangunan Monas, serta pertunjukan air mancur yang indah dan memukau.
Seluruh area akan diramaikan dengan seni budaya, pesta kembang api yang memukau, dan bazar kuliner yang menawarkan berbagai hidangan lezat.
Kirana Nusantara : Pertunjukan Video dan Water Screen
Kirana Nusantara – Cr. Ist
Selain berbagai hiburan yang sudah disebutkan, ada satu lagi atraksi yang tak boleh dilewatkan, yaitu acara Kirana Nusantara.
Ini adalah sebuah pertunjukan video dan water screen yang akan memukau mata dan hati penonton selama sekitar 8 menit.
Melalui video-video yang diputar, penonton akan diajak merasakan kekayaan dan keragaman tradisi budaya serta sejarah Indonesia.
Atraksi Kirana Nusantara juga tak lupa mengenalkan kepada kita Ibu Kota Negara (IKN) baru yang akan terletak di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Pengenalan ini akan memberikan wawasan lebih dalam mengenai perencanaan dan perkembangan IKN. Ini adalah kesempatan yang luar biasa untuk mengalami pesona visual dan cerita inspiratif tentang Indonesia.
Seperti Gemilang Silang Monas, acara Kirana Nusantara juga diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta, dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan berbagai organisasi pendukung.
Jadwal Acara Gemilang Silang Monas
Inilah kesempatan bagi semua kalangan untuk merasakan kemeriahan dan semarak peringatan HUT RI ke-78.
Acara ini merupakan ajang yang terbuka untuk semua orang dan tidak dikenakan biaya masuk.
Masyarakat bisa datang dan menikmati suasana Gemilang Silang Monas di sisi Selatan Monas mulai pukul hingga WIB pada Kamis, 17 Agustus.
Bahkan setelah acara utama berakhir, Atraksi Kirana Nusantara akan berlangsung hingga 20 Agustus 2023, di Taman Air Mancur Bundaran Hotel Indonesia (HI), dimulai dari pukul hingga WIB.
Istana Berkebaya – Cr.
Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 sebenarnya telah dimulai sejak tanggal 6 Agustus lalu, dengan sebuah acara yang sangat istimewa, yaitu Istana Berkebaya.
Kegiatan ini berupa fashion show kebaya yang diadakan dengan megah di depan Istana Negara.
Istana Berkebaya bukan hanya sekadar peragaan mode, tapi juga merupakan suatu upaya penting dalam melestarikan kebaya sebagai warisan budaya dari leluhur kita.
Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mendukung para desainer lokal dalam mengembangkan kreativitas mereka serta mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, yang pada gilirannya juga akan berdampak positif terhadap sektor pariwisata dalam negeri.
Istana Berkebaya – Cr.
Andhika Permata, berharap agar masyarakat Jakarta dan sekitarnya dapat turut serta memeriahkan dan merayakan momen bersejarah ini dengan semangat dan kegembiraan.
Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang seluruh acara yang dirangkai dalam perayaan HUT Kemerdekaan Ke-78 RI, informasi dapat ditemukan melalui akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta @dkijakarta dan akun Disparekraf DKI Jakarta @disparekrafdki.
Dengan adanya sinergi dan partisipasi dari masyarakat, diharapkan perayaan HUT Kemerdekaan di Jakarta akan semakin meriah dan penuh makna. Selamat merayakan Hari Kemeredekaan Republik Indonesia! Merdeka! š„
Kronologi Kerusuhan Dago Elos di Bandung: Penolakan Laporan Polisi Diduga Menjadi Pemicu Utama
Category: Daerah
28 Agustus 2023
BANDUNG, Prolite – Senin, (14/08/2023), situasi di Kota Bandung menjadi tegang akibat demonstrasi yang melibatkan warga dari komunitas Dago Elos dan Aliansi.
Pukul WIB, aksi protes ini berlangsung di depan kantor Polrestabes Bandung yang terletak di Jalan Merdeka.
Demonstrasi yang dimulai dengan tujuan menyuarakan aspirasi tersebut sayangnya berakhir dalam tindakan kekerasan dari pihak kepolisian.
Situasi semakin tegang seiring meningkatnya ketidakpuasan dari warga komunitas Dago Elos terhadap keputusan Polrestabes Bandung yang menolak untuk mengambil tindakan terkait laporan yang mereka ajukan.
Laporan tersebut menyoroti dugaan kasus pemalsuan data dan penipuan terkait masalah tanah yang telah mereka sampaikan kepada pihak berwenang.
Tujuan Utama Para Demonstran Komunitas Dago Elos
Cr. Jabar Ekspres
Demonstrasi ini memiliki tujuan utama untuk mengajukan Laporan Polisi terkait dugaan pemalsuan status sebagai ahli waris dalam perselisihan antara Warga Dago Elos, Keluarga Muller, dan PT Dago Inti Graha.
Mereka ingin mengambil langkah hukum yang konkret dalam upaya mempertahankan hak-hak mereka dalam kasus yang sedang berlangsung.
Berdasarkan informasi yang diberikan oleh perwakilan warga Dago dan diambil dari laman , demonstran memiliki komitmen yang jelas.
Mereka bertekad untuk melindungi hak-hak asasi mereka serta menentang segala upaya yang berpotensi merampas wilayah kehidupan, hak tempat tinggal, dan sumber penghidupan mereka.
Selain itu, tujuan demonstrasi ini juga melibatkan perlawanan terhadap tindakan penggusuran dan kebijakan-kebijakan yang dianggap menindas dan merugikan warga.
Awan Gelap di Balik Situasi Kerusuhan di Dago Elos : Dari Laporan yang Ditolak Polisi
Cr. detikJabar
Munculnya kerusuhan dalam situasi ini dapat ditarik akar pada perasaan frustrasi yang meluap dari warga Dago Elos terhadap penolakan Polrestabes Bandung untuk mengambil tindakan terkait laporan yang mereka ajukan.
Laporan ini berhubungan dengan dugaan pemalsuan data dan penipuan dalam transaksi tanah yang menurut mereka sangat penting untuk diinvestigasi.
Awalnya, sekelompok warga Dago Elos bersama dengan kuasa hukum mereka memutuskan untuk mendatangi Markas Kepolisian Besar Kota Bandung.
Tujuan mereka adalah untuk secara resmi menyampaikan laporan mengenai dugaan penipuan yang mereka percayai telah dilakukan oleh salah satu individu.
Warga yang telah berkumpul di Markas Kepolisian Besar Kota Bandung sejak pukul WIB menghadapi sejumlah tantangan dalam upaya mereka menyampaikan laporan.
Mereka baru diizinkan masuk sekitar pukul WIB setelah menunggu lebih lama dari yang diharapkan.
Empat individu, tiga perempuan dan seorang pria, datang untuk mengajukan laporan terkait dugaan penipuan.
Meskipun warga telah menunggu sepanjang hari hingga pukul WIB, pihak kepolisian hanya melakukan proses berita acara wawancara (BAW) tanpa melanjutkan dengan proses berita acara pemeriksaan (BAP).
Keputusan ini disampaikan bahwa laporan ditolak dengan alasan bukti yang tidak cukup.
Seorang warga bernama Rizkia mengungkapkan ketidakpuasan atas penolakan ini dan merasa bahwa semua data dan bukti yang relevan telah diberikan.
Rizkia menyuarakan kebingungan terhadap alasan lain yang diajukan, yaitu keinginan untuk memiliki sertifikat tanah, yang menurutnya sulit dimengerti.
Ketidakpuasan ini kemudian memuncak dalam permintaan warga lain kepada pihak kepolisian untuk menjalin dialog langsung mengenai penolakan laporan mereka.
Namun, upaya ini tidak berhasil, karena tidak ada anggota polisi yang memberikan tanggapan atau berbicara dengan mereka.
Akhirnya, sekitar pukul WIB, kelompok warga dari Dago Elos mengambil langkah drastis dengan melakukan penghalangan jalan dan melakukan pembakaran ban dan kayu sebagai bentuk protes atas penanganan kasus ini.
Cr. detikJabar
Ketegangan semakin meruncing ketika semakin banyak warga yang bergabung dalam demonstrasi, membawa spanduk berisi pesan-pesan perlawanan seperti “Kita Belum Merdeka,” “Dago Melawan,” dan “Tanah untuk Rakyat.”
Namun, meskipun sudah malam, pihak Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Besar Bandung (Satreskrim Polrestabes Bandung) belum berhasil menyusun Laporan Polisi.
Hal ini disebabkan oleh pandangan bahwa persyaratan yang diperlukan untuk laporan belum terpenuhi oleh warga Dago atau terdapat kekurangan bukti yang cukup.
Meskipun situasinya semakin tegang, aparat keamanan melakukan tindakan represif untuk membubarkan para demonstran sekitar pukul WIB.
Rekaman video yang menunjukkan aksi represif aparat keamanan pun mulai tersebar di media sosial.
Sebuah akun yang mengikuti perkembangan situasi, BandungBergerakID, mencatat situasi semakin memanas di Dago Elos.
Aparat dengan persenjataan lengkap diketahui memaksa warga untuk mundur dari tempat demonstrasi.
Tindakan ini telah menambah lebih banyak ketegangan dalam konflik ini dan menjadi sorotan publik, menggarisbawahi perlunya dialog dan penanganan yang lebih bijak dalam situasi seperti ini.
Djoko Pekik Maestro Seni Lukis Tanah Air, Telah Berpulang : Dunia Kesenian Berduka
Category: Daerah
28 Agustus 2023
YOGYAKARTA, Prolite – Kabar duka datang dari dunia seni lukis Indonesia. Djoko Pekik, seorang maestro seni lukis Indonesia, telah berpulang pada usia 86 tahun pada Sabtu pagi, 12 Agustus 2023.
Djoko Pekik meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah mengalami kondisi tubuh yang panas.
Djoko Pekik Sudah Lama Mempersiapkan Pemakamannya
Cr. medcom
Anak ketiga Djoko Pekik, Inten Lugutlateng, mengungkapkan bahwa sang ayah akan dimakamkan di Kompleks Makam Seniman Imogiri, Kabupaten Bantul, pada Minggu, 13 Agustus 2023.
Inten menjelaskan bahwa permintaan untuk dimakamkan di sana telah disiapkan oleh Djoko Pekik sendiri beberapa tahun yang lalu.
Jenazah Djoko Pekik akan diistirahatkan di kediamannya di Sembungan, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.
Dalam prosesi pemakaman tersebut, keluarga akan menggunakan mobil ambulans untuk membawa jenazah melintasi beberapa titik yang biasa dilalui oleh Djoko Pekik.
Dijelaskan bahwa salah satu rute yang akan dilewati adalah Jalan Malioboro. Bagi almarhum, Malioboro memiliki makna khusus, sehingga keluarga telah meminta pengemudi mobil ambulans untuk melewati Malioboro tanpa memedulikan kemacetan atau kendala lainnya.
Kedekatan Djoko Pekik dengan Jalan Malioboro tercermin dalam kesukaannya untuk melintasi area tersebut dengan menyaksikan cahaya lampu-lampu di sepanjang Malioboro.
Selain itu, jenazah juga akan singgah sejenak di rumah pertama Djoko Pekik di kawasan Wirobrajan, Kota Yogyakarta.
Inten, anggota keluarga, menjelaskan bahwa rumah di Wirobrajan memiliki makna sejarah sebagai tempat awal perjalanan keluarga bersama sang ayah.
“Rumah di Wirobrajan ini adalah rumah bapak, tempat saya dan keluarga sejak saya kecil. Pada tahun 1994, bapak membangun rumah di Sembungan, dan hingga saat ini rumah itu masih berdiri. Namun, rumah di Wirobrajan memiliki makna yang sangat berarti bagi bapak,” ungkap Inten.
Selanjutnya, keluarga akan menyelenggarakan misa dengan melibatkan lingkungan dan keluarga di rumah duka di Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan. Selain itu, pada pagi hari Minggu, acara akan diadakan dengan partisipasi para seniman.
“Rencananya, pemakaman akan dilakukan besok siang, dimulai dari rumah menuju Makam Seniman di Imogiri,” tambahnya.
Djoko Pekik dalam Pandangan Keluarga
Foto. kompas
Beliau bukan hanya seorang maestro seni lukis, tetapi juga merupakan sosok yang sangat penting dalam perjalanan hidup keluarganya.
Inten, salah satu anggota keluarga, menyebutnya sebagai seorang ayah yang baik dan penuh perhatian terhadap anak-anaknya.
Inten sering menemani sang ayah dalam berbagai acara, terutama acara-acara yang berkaitan dengan seni lukis.
Meskipun dalam kondisi kesehatan yang tidak sepenuhnya prima, beliau tetap berusaha untuk hadir dalam berbagai pameran seni.
Contohnya adalah kehadirannya dalam sebuah pameran di Magelang, Jawa Tengah. Namun, seiring berjalannya waktu, beliau mulai mengurangi intensitas berkaryanya.
“Beliau sudah beberapa saat tidak melukis lagi, karena sudah sulit untuk bergerak. Kondisinya sekarang seperti umumnya orang tua pada umumnya. Meskipun makanannya masih banyak, namun aktivitasnya sudah terbatas,” jelas Inten.
Djoko Pekik tidak hanya dikenang sebagai seorang seniman besar, tetapi juga sebagai seorang ayah yang penuh kasih dan pengorbanan bagi keluarganya.
Lukisan Berburu Celeng karya Djoko Pekik (1998)
Dedikasinya dalam seni dan kehidupan keluarga akan terus menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Djoko Pekik dikenal oleh masyarakat sebagai salah satu seniman lukis ternama Indonesia dan telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan seni lukis di tanah air.
Karya-karyanya memiliki pengaruh yang kuat dalam perkembangan seni visual Indonesia.
Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi dunia seni lukis Indonesia. Kami, segenap tim redaksi mengucapkan turut berbela sungkawa.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Telah Resmi Kukuhkan 6.188 Mahasiswa Baru: Selamat Datang di Kampus Pahlawan!
Category: Daerah
28 Agustus 2023
SURABAYA, Prolite – Setelah melalui berbagai tahap seleksi mahasiswa baru (maba) melalui berbagai jalur, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan bangga mengukuhkan orang maba, baik dari jenjang sarjana (S1) maupun sarjana terapan (D4).
Acara pengukuhan ini diselenggarakan secara tatap muka (luring) di Stadion Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada pagi hari, Senin (7/8).
Antusiasme dan Semangat Maba Institut Teknologi Sepuluh Nopember Terus Berkobar
Cr. inews
Dalam suasana antusias dan semangat, seluruh mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Sepuluh NopemberĀ terlihat bersemangat memasuki StadionĀ dengan mengenakan seragam atasan putih dan bawahan hitam.
Meskipun acara dimulai sejak pukul pagi, semangat para maba tetap berkobar, terlihat dari raut wajah mereka yang sumringah dan bangga mengikuti rangkaian kegiatan yang disajikan.
Kehadiran para maba ini menjadi sorotan acara pengukuhan, di mana mereka akan secara resmi menjadi bagian dari keluarga akademik Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Dalam momen bersejarah ini, jajaran pimpinan tinggi di lingkungan ITS juga turut hadir untuk menyemangati dan memberikan dukungan kepada para mahasiswa baru ini.
Semangat dan antusiasme para maba mencerminkan tekad mereka untuk belajar dan berkembang di kampus tersebut, serta menunjukkan komitmen mereka dalam mengejar ilmu pengetahuan dan pencapaian akademik yang gemilang.
Dalam upaya untuk lebih menghidupkan suasana dan memupuk rasa bangga di hati para mahasiswa baru (maba), pemandu acara terus menggemakan nama-nama fakultas di Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Hal tersebut disambut dengan tepukan riuh dan teriakan semangat serta antusiasme dari seluruh maba.
UKM ITS Meriahkan Suasana Dengan Unjuk Kebolehannya
Cr.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran berbagai macam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ITS yang memiliki talenta luar biasa.
UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember turut memberikan penampilan yang memukau, mengisi stadion dengan harmoni dan keindahan vokal.
Kemudian, para maba juga dapat menyaksikan kemahiran dan ketangkasan dalam olahraga panahan melalui penampilan dari ITS Archery.
Selain itu, kehebatan dalam seni bela diri Pencak Silat Setia Hati Teratai (PSHT) juga tampil memukau dan menginspirasi.
Kehadiran UKM-UKM ini tentu memberikan motivasi dan semangat tambahan bagi para maba untuk mengembangkan minat dan bakat mereka selama berkuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Semua penampilan yang mengesankan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pengukuhan yang menyenangkan dan memotivasi para maba.
Dan tak lupa hal ini juga menggambarkan semangat kolaborasi dan keberagaman di antara komunitas mahasiswa di ITS.
Mentri Kemendikbudristek Nadiem Makarim Turut Menyemangati Maba ITS
Cr. polibatam
Gelaran menyambut mahasiswa baru di ITS menjadi momen yang istimewa, dan untuk semakin menginspirasi semangat para calon mahasiswa, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Nadiem Anwar Makarim BA MBA, hadir secara virtual untuk memberikan sambutan.
Meskipun secara virtual, Nadiem berhasil menyampaikan pesan inspiratif yang memberikan motivasi bagi para mahasiswa baru.
Dalam sambutannya, Nadiem menegaskan bahwa menjadi seorang mahasiswa bukan hanya sekadar bergabung dengan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari entitas yang memiliki potensi besar dalam menciptakan inovasi dan kemajuan bagi Bangsa Indonesia.
Ia menggarisbawahi bahwa mahasiswa adalah ujung tombak kemajuan bangsa, dan melalui kreativitas yang tinggi, mereka memiliki potensi untuk mencapai cita-cita dan ambisi mereka.
Dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dihadirkan, Nadiem menekankan bahwa mahasiswa akan memiliki wadah yang luas untuk mengembangkan diri, mengejar mimpi mereka, dan meraih cita-cita yang tinggi.
MBKM memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggali potensi mereka tanpa batasan, mendorong mereka untuk mengambil peran aktif dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri.
Sambutan dan Pesan Dari Para Petinggi ITS
Ketua MWA ITS Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh DEA – Cr.
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS, Prof Dr Ir KH Mohammad Nuh DEA, menekankan bahwa menjadi mahasiswa di ITS merupakan suatu anugerah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, karena tidak semua calon mahasiswa memiliki kesempatan untuk diterima di perguruan tinggi tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa menjadi mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember berarti memiliki tanggung jawab yang besar, yaitu menjadi pembelajar sejati.
“Menjadi pembelajar sejati sangatlah penting mengingat kompleksitas persoalan di masa depan yang semakin rumit,” tegasnya.
Ketua Senat Akademik ITS Prof Dr Syafsir Akhlus MSc – Cr.
Tak hanya itu, Ketua Senat Akademik ITS, Prof Dr Syafsir Akhlus MSc, juga memberikan keyakinan kepada para mahasiswa baru dan orang tua yang menyaksikan acara melalui siaran langsung di kanal Youtube ITS TV.
Ia menegaskan bahwa “ITS siap menyediakan lingkungan pembelajaran yang bermutu dan komprehensif bagi para mahasiswa.”
Seluruh fasilitas dan dukungan akan diberikan untuk memastikan para mahasiswa dapat mengembangkan diri dengan optimal dan mencapai potensi terbaik mereka.
Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng – Cr.
Selanjutnya ialah sambutan Rektor ITS, Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng, menyampaikan bahwa Institut Teknologi Sepuluh Nopember telah berhasil menciptakan lingkungan yang heterogen dengan menerima mahasiswa dari 33 provinsi di seluruh Indonesia.
Data yang dipaparkan menunjukkan bahwa selain Jawa Timur, provinsi asal mayoritas mahasiswa baru (maba) yang diterima oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan berbagai daerah lainnya.
Hal ini menunjukkan bahwa ITS telah menjadi magnet bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah, dan mencerminkan semangat inklusifitas dan keberagaman di lingkungan kampus.
Setelah mendengar seruan dan sambutan yang penuh semangat dari segenap sivitas akademika ITS, Prof. Ashari berharap seluruh mahasiswa baru tahun 2023 dapat bersinergi bersama untuk meningkatkan citra positif Kampus Pahlawan ini.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika ITS untuk senantiasa membimbing para mahasiswa baru, agar mereka dapat menjadi generasi unggul yang akan menunjang cita-cita Indonesia sebagai generasi emas pada tahun 2045.
“Kami ucapkan selamat datang di ITS dan kami tunggu kontribusi besar dari kalian,” pungkasnya, memotivasi mahasiswa baru untuk bersemangat dan memberikan kontribusi terbaik dalam perjalanan studi mereka di Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Dengan semangat dan dukungan dari pimpinan, dosen, dan seluruh anggota komunitas Institut Teknologi Sepuluh Nopember, diharapkan para mahasiswa baru akan semakin termotivasi dan bersemangat untuk mengejar prestasi akademik dan non-akademik yang gemilang.
Semoga para mahasiswa baru di Institut Teknologi Sepuluh Nopember dapat meraih kesuksesan dalam setiap langkah perjalanan studi mereka dan menjadi generasi penerus yang berdaya saing tinggi serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Selamat bergabung di keluarga besar ITS, semoga perjalanan studi kalian penuh dengan inspirasi dan pencapaian yang luar biasa!
Ancaman Bullying di Sekolah: 16 Insiden dalam 7 Bulan Terakhir
Category: Daerah
28 Agustus 2023
JAKARTA, Prolite – Selama rentang waktu Januari hingga Juli 2023, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) telah mencatat 16 kasus bullying di sekolah.
Data ini mengungkapkan bahwa distribusi kasus perundungan mengikuti pola yang beragam di setiap jenjang pendidikan. Terdapat beberapa proporsi kasus bullying yang dapat diidentifikasi, di antaranya:
Pada tingkat Sekolah Dasar (SD), terdapat 25% dari total kasus perundungan.
Pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), juga tercatat 25% dari kasus perundungan.
Di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), proporsi kasus perundungan adalah 18,75%.
Sementara itu, pada tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terdapat juga 18,75% kasus perundungan.
Di Madrasah Tsanawiyah (MTs), tercatat 6,25% dari kasus perundungan.
Dan pada tingkat pondok pesantren, juga terdapat 6,25% kasus perundungan.
Data ini memberikan gambaran bahwa perundungan masih menjadi permasalahan yang merata dan terjadi di berbagai tingkatan pendidikan.
Pelaku dan Korban Bullying di Sekolah Tak Memandang Usia
Cr. radartasik
Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Heru Purnomo, mengungkapkan bahwa jumlah total korban perundungan di lingkungan satuan pendidikan mencapai 43 orang.
Dari jumlah tersebut, 41 orang atau 95,4 persen merupakan peserta didik, sementara 2 orang atau 4,6 persen merupakan guru.
Lebih lanjut, Heru Purnomo menjelaskan bahwa mayoritas pelaku bullying di sekolah adalah peserta didik, yakni sebanyak 87 orang atau 92,5 persen dari total kasus.
Sisanya, tindakan bullying di sekolah yang dilakukan oleh pendidik sebanyak 5 orang atau 5,3 persen, 1 orang tua peserta didik (1,1 persen), dan 1 Kepala Madrasah (1,1 persen).
Hal ini mengindikasikan bahwa peserta didik menjadi kelompok terbesar yang menjadi korban bullying di sekolah dengan persentase sebesar 95,4 persen.
Serta sebagian besar kasus bullying di sekolah juga dilakukan oleh sesama peserta didik, yaitu sekitar 92,5 persen.
“Dari total 16 kasus perundungan yang terjadi di satuan pendidikan, mayoritas, yakni 87,5 persen, terjadi di satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).”
“Sementara itu, hanya 12,5 persen kasus perundungan yang terjadi di satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama.”
“Meskipun jumlah kasusnya hanya 2, namun jumlah korban yang terlibat mencapai 16 peserta didik,” demikian yang dijelaskan oleh Heru dalam keterangan resminya pada Jumat, (04/08/2023).
Kasus Bullying Tersebar di Berbagai Wilayah
Cr. Pinterest
Kasus bullying di sekolah tersebar di berbagai wilayah, melibatkan 8 provinsi dan 15 kabupaten/kota. Rinciannya adalah sebagai berikut;
Provinsi Jawa Barat (Kabupaten Bogor, Garut, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Kota Bandung)
Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Gresik, Pasuruan, dan Banyuwangi)
Provinsi Kalimantan Selatan (Kota Banjarmasin)
Provinsi Jawa Tengah (Kabupaten Temanggung)
Provinsi Bengkulu (Kota Bengkulu dan Kabupaten Rejang Lebong)
Provinsi Kalimantan Timur (Kota Samarinda)
Provinsi Kalimantan Tengah (Kota Palangkaraya)
Provinsi Maluku Utara (Kabupaten Halmahera Selatan).
Heru juga menjelaskan bahwa dari total 16 kasus tersebut, 4 di antaranya terjadi pada bulan Juli 2023, padahal pada saat itu tahun ajaran 2023/2024 baru berjalan satu bulan.
Terdapat 4 Kasus di Bulan Juli 2023
Cr. jawapos
Dalam rentang waktu bulan Juli 2023, terdapat 4 kasus bullying di sekolah yang patut diperhatikan.
Pertama, perundungan terhadap 14 siswa SMP di Kabupaten Cianjur, di mana siswa-siswa tersebut mengalami kekerasan fisik karena terlambat ke sekolah.
Tindakan tersebut termasuk kekerasan fisik seperti menjemur dan menendang, yang dilakukan oleh kakak kelas yang sudah bersekolah di tingkat SMA/SMK.
Heru melanjutkan dengan menjelaskan bahwa salah satu kasus terjadi di sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di kota Bengkulu.
Dalam kasus bullying di sekolah ini, seorang siswi yang didiagnosa mengalami autoimun menjadi korban perundungan dari 4 guru dan beberapa teman sekelasnya.
Selanjutnya, kasus lainnya terjadi di sebuah SMA di Samarinda, di mana seorang siswa yang diduga sering melakukan perundungan menjadi korban penusukan oleh siswa yang telah lama menjadi korbannya.
Kasus terakhir yang dijelaskan oleh Heru adalah peristiwa seorang guru yang diserang dengan ketapel oleh orang tua seorang siswa.
Serangan ini menyebabkan cedera berat pada mata sang guru dan akhirnya mengakibatkan kehilangan penglihatan permanen. Kejadian ini terjadi setelah sang guru menendang siswa yang tertangkap merokok di sekolah.
Heru juga memberikan pembaruan terkini terkait kasus tersebut. Kedua belah pihak, yaitu guru dan orang tua siswa, telah saling melaporkan kasus ini kepada kepolisian.
Guru dilaporkan atas dugaan kekerasan terhadap anak, sementara pihak guru yang menjadi korban melaporkan kasus ini sebagai penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dan cacat permanen.
Perlu Tindakan Nyata Untuk Menangani Kasus Ini
Cr. perguruanalamjad
Rangkaian kasus-kasus yang disebutkan di atas memberikan sorotan tajam terhadap kompleksitas dan keparahan isu perundungan dalam konteks pendidikan.
Fakta-fakta ini menggarisbawahi pentingnya menghadapi tantangan ini dengan tekad dan tindakan yang nyata.
Karena perundungan tidak hanya mengakibatkan luka fisik, tetapi juga menyebabkan dampak psikologis yang serius bagi korban, termasuk rasa malu, rendah diri, dan bahkan depresi.
Selain itu, kasus bullying di sekolah dapat mengganggu proses belajar-mengajar dan menciptakan lingkungan belajar yang tidak aman dan tidak kondusif bagi semua pihak yang terlibat.
Upaya pencegahan bullying di sekolah harus dimulai dari pembentukan kebijakan dan sistem pendidikan dengan mendorong budaya sekolah yang saling menghormati, memiliki rasa empati, serta menghargai perbedaan.
Selain itu, pentingnya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang perundungan di kalangan guru, orang tua, dan siswa.
Program pendidikan tentang pencegahan perundungan harus diintegrasikan dalam kurikulum dan diberikan secara berkelanjutan agar dapat berpengaruh terhadap perilaku dan sikap siswa.
Tidak hanya mengedepankan pendekatan pencegahan, tapi langkah-langkah tegas juga diperlukan dalam menangani kasus perundungan yang telah terjadi.
Oleh karena itu, perlu dilakukan proses investigasi yang adil dan transparan untuk menegakkan keadilan bagi para korban.
Selain itu, penting juga menerapkan sanksi yang tepat dan efektif bagi pelaku perundungan sebagai bentuk tanggung jawab dan konsekuensi atas tindakan mereka.
Sekarang sudah saatnya bagi masyarakat, pemerintah, sekolah, dan pihak terkait lainnya untuk bersatu dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif, di mana setiap individu merasa dihormati dan dilindungi.
Hanya dengan kerjasama yang kuat dan komitmen bersama, isu bullying di sekolah dapat dihadapi secara efektif demi menciptakan masa depan yang lebih aman dan berdaya bagi para generasi mendatang.