Tinggal Menghitung Hari, Erwin Ajak Umat Muslim Bersiap Sambut Ramadan
Category: Daerah
26 Februari 2025
Tinggal Menghitung Hari, Erwin Ajak Umat Muslim Bersiap Sambut Ramadan
Prolite – Dalam hitungan hari, Bulan Suci Ramadan akan tiba. Butuh persiapan agar pelaksaaan bulan penuh ampunan ini menghasilkan yang terbaik bagi umat yang melaksanakan.
Atas hal tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengajak masyarakat untuk mempersiapkan bulan Ramadan dengan sungguh – sungguh.
Menurutnya, puasa bukan hanya menahan lapar dan haus saja. Sebagai umat muslim perlu mengisi Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat.
dok Pemkot Bandung
“Selain salat wajib, kita juga tarawih, salat sunah, mengaji, itikaf dan sebagainya,” kata Erwin di Masjid Al Munajat, Kecamatan Batununggal, Senin 24 Februari 2025 malam.
Erwin mengungkapkan, setiap tahun bulan suci datang menghampiri umatnya. Tetapi, tidak semua meraih takwa yang dijanjikan oleh Allah SWT.
dok Pemkot Bandung
“Hanya insan tertentu saja yang meraihnya yaitu orang yang melaksanakan ibadah dengan perencanaan yang matang. Maka harus punya perencanaan agar bisa meraihnya,“ ungkapnya.
“Salah satunya harus introspeksi hati, jangan ada dengki, sombong. Harus menjadi orang yang berilmu,” imbuh Erwin.
Untuk itu juga, Erwin mengajak seluruh umat muslim di Kota Bandung untuk berlomba-lomba mencari pahala. Salah satunya dengan meningkatkan ilmu.
“Kita harus sungguh-sungguh dalam melaksanakan bulan penuh suci ini, maka tingkatkan ilmu. Dengarkan serta rencanakan ilmu yang didapat sebaik mungkin agar ibadah selamat bulan Ramadan berjalan lancar,“ imbaunya.
Amunisi Pemkot Bandung Tuntaskan Masalah Sampah Makin Lengkap
Category: Daerah
26 Februari 2025
Amunisi Pemkot Bandung Tuntaskan Masalah Sampah Makin Lengkap
Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung semakin memperkuat strategi dalam menangani permasalahan sampah seiring peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025. Dengan tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih”, HPSN tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kota Bandung.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menegaskan, persoalan sampah menjadi prioritas utama dalam kepemimpinan Farhan-Erwin. Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkot Bandung menerapkan tiga pendekatan utama: penanganan, pengendalian, dan penormalan.
Saat ini terdapat sekitar 135 titik kumpul sampah liar yang menjadi perhatian utama pemerintah.
dok Pemkot Bandung
“Kami berupaya mengidentifikasi titik-titik ini dan memastikan sampah di sana diangkut ke TPST untuk dimusnahkan. Dari sekitar ton sampah yang dihasilkan setiap hari, masih ada sekitar 400 ton yang belum dapat diselesaikan. Kami berkomitmen untuk menuntaskan jumlah ini melalui berbagai upaya,” ujar Erwin di The Hallway Space, Pasar Kosambi, Sabtu 22 Februari 2025.
Menurutnya, sejumlah program yang telah berjalan, seperti maggotisasi, bank sampah, dan Kang Pisman, akan terus diperkuat. Selain itu, teknologi pengolahan sampah seperti Wisanggeni, Motah, dan Pyrolisis juga akan dioptimalkan.
Untuk itu, Erwin mengajak, peran aktif seluruh masyarakat dalam pengelolaan sampah, dimulai dari rumah dengan memilah sampah dan mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita lakukan pengelolaan sampah dengan baik dan niatkan sebagai bagian dari ibadah kita,” pesan Erwin.
dok Pemkot Bandung
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudi Prayudi menyampaikan, kegiatan ini melibatkan 108 peserta, termasuk anak-anak dari komunitas Bocil (Bocah Cilik Cinta Lingkungan). Ada pun hasil penimbangan sampah yang telah dipilah oleh para peserta, adalah sebagai berikut:
Sampah organik: 50 kg
2. Sampah anorganik: 15,2 kg
3. Sampah residu: 33 kg
“Sampah organik yang telah dipilah akan diolah melalui rumah maggot dan komposter. Jika masih ada kelebihan, sampah akan disetorkan ke rumah maggot di dekat Pasar Kosambi,” ujar Dudi.
Ia juga menjelaskan, saat ini, 149 dari 151 kelurahan di Kota Bandung sudah memiliki rumah maggot. Setiap rumah maggot mampu mengolah hingga 1 ton sampah organik per hari.
Sampah anorganik akan disalurkan ke bank sampah. Kota Bandung memiliki Bank Sampah Induk serta sekitar 700 bank sampah unit yang tersebar di sekolah dan lingkungan pemerintahan.
Kota Bandung saat ini memiliki empat TPST yang beroperasi, yakni TPST Nyengseret, TPST Tegalega, TPST Babakan Siliwangi, dan TPST Batununggal.
Dalam waktu dekat, TPST Cicukang Holis akan mulai beroperasi pada April 2025, disusul TPST Gedebage pada November 2025. Dengan demikian, pada awal 2026 akan ada enam TPST yang berfungsi optimal.
“Berdasarkan perhitungan kami, jika semua TPST ini beroperasi dengan baik, maka sekitar 500 ton sampah per hari dapat dimusnahkan,” ucapnya.
Selain itu, Dudi juga menyampaikan, terdapat 15 lokasi TPS yang sedang dikaji untuk proses pemusnahan sampah melalui metode pembakaran termal. Hasil dari proses ini akan berupa abu yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku batako atau media tanam.
“Kami akan segera melaporkan hasil dari berbagai upaya ini demi memastikan Kota Bandung semakin bersih dan bebas dari permasalahan sampah,” tutur Dudi.
Bedah Visi Bandung Utama, Farhan-Erwin Beberkan Pentingnya Pendidikan untuk Hadirkan Generasi Amanah
Category: Daerah
26 Februari 2025
Bedah Visi Bandung Utama, Farhan-Erwin Beberkan Pentingnya Pendidikan untuk Hadirkan Generasi Amanah
Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya pendidikan dalam membangun generasi yang amanah dan berkarakter. Oleh karenanya, visi “Bandung Utama” salah satunya menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia melalui sistem pendidikan yang berkualitas dan berbudaya.
Menurut Farhan, Bandung sebagai salah satu pusat pendidikan di Indonesia harus memiliki sistem pendidikan yang tidak kalah dengan kota-kota lain.
“Kota Bandung itu punya perguruan tinggi terbaik di Indonesia, tentu saja harus ditopang oleh sistem pendidikan yang kuat,” ujarnya.
Farhan menyebut, pendidikan di Kota Bandung tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pembentukan karakter yang berbudaya.
dok Pemkot Bandung
Ia percaya bahwa pendidikan karakter akan melahirkan sumber daya manusia yang memiliki semangat amanah dalam bekerja, baik di sektor swasta maupun publik.
“Kami adalah putra-putri hasil didikan Kota Bandung. Dengan sistem pendidikan terbaik, insyaallah, Kota Bandung akan terus melahirkan pemimpin dan pengelola yang amanah,” tambahnya.
Dalam upayanya meningkatkan kualitas pendidikan, Pemkot Bandung memastikan, SD dan SMP yang berada di bawah kewenangan Pemkot Bandung, akan dikelola dengan baik agar memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga.
Sedangkan tingkat SMA, Pemkot Bandung akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi yang memiliki wewenang di tingkat tersebut. Kementerian Agama juga menjadi mitra penting dalam pengelolaan sekolah berbasis agama seperti madrasah dan pesantren.
Farhan juga menyoroti pentingnya inklusivitas dalam dunia pendidikan. Ia mengenang pengalamannya di tahun 1982 saat masih duduk di bangku SMP. Saat itu telah ada upaya mengintegrasikan siswa berkebutuhan khusus dalam kelas reguler.
“Program inklusivitas harus terus dikembangkan agar siswa disabilitas dapat beradaptasi dengan teman-temannya, dan sebaliknya, siswa non-disabilitas dapat memahami kondisi mereka,” jelasnya.
Dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih baik, Pemkot Bandung juga tengah merintis kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi untuk melakukan penelitian dan penerapan kebijakan berbasis data.
“Keberadaan perguruan tinggi di Kota Bandung harus memberi dampak luar biasa, baik dalam pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, Farhan juga menegaskan bahwa isu bullying harus diberantas dengan cara yang tepat.
“Budaya kekerasan harus dihentikan. Kekerasan bukan solusi, justru menambah masalah,” ujarnya.
Ia percaya bahwa penegakan hukum harus tetap diutamakan, tetapi pembinaan sejak dini jauh lebih penting dalam mencegah berbagai perilaku negatif, termasuk bullying, narkoba, seks bebas, dan kecanduan digital.
“Sekolah harus menjadi garda terdepan dalam pencegahan dini di semua bidang. Oleh karena itu, Pemkot Bandung akan terus bekerja sama dengan sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengungkapkan, seorang pemimpin harus memiliki delapan karakter kepemimpinan yang sesuai dengan ajaran Rasulullah salah satunya adalah Amanah.
Erwin menjelaskan bahwa empat sifat dasar yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah Fathonah (cerdas), Shiddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), dan Tabligh (menyampaikan kebenaran).
Fathonah (Cerdas), seorang pemimpin harus memiliki kecerdasan dalam mengambil keputusan dan menjalankan amanah. Shiddiq (Jujur), kejujuran dalam ucapan dan tindakan menjadi prinsip utama kepemimpinan.
Amanah (Dapat Dipercaya), amanah yang diberikan masyarakat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Tabligh (Menyampaikan Kebenaran), seorang pemimpin harus mampu menyampaikan mana yang hak dan mana yang batil.
Selain empat sifat dasar Rasulullah, Erwin juga menekankan pentingnya empat sifat kepemimpinan dalam kemasyarakatan, yaitu Adil, Tasamuh (Toleran), Tawajud (Berimbang dan Bijaksana), serta Berani Amar Ma’ruf Nahi Munkar.
Dengan delapan prinsip ini, Erwin berharap, kepemimpinan di Kota Bandung dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Pemimpin bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan di dunia maupun di akhirat,” harapnya.
Jelang Ramadan, Wakil Wali Kota Bandung: Belanjalah Sesuai Kebutuhan
Category: Daerah
26 Februari 2025
Jelang Ramadan, Wakil Wali Kota Bandung: Belanjalah Sesuai Kebutuhan
Prolite – Menjelang Bulan Suci Ramadan, Pemerintah Kota Bandung terus berupaya agar harga bahan pokok tetap terjangkau dan stoknya tersedia.
Salah satunya dengan menggelar Gerakan Pangan Murah yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Bandung.
Gerakan Pangan Murah kali ini digelar di Lapangan Tegallega Bandung, Minggu, 23 Februari 2025. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin pun menyempatkan diri meninjau Gerakan Pangan Murah.
dok Pemkot Bandung
Menurutnya, Pangan Murah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, tetapi juga berfungsi sebagai penyeimbang harga di pasaran.
Dengan adanya program ini, pedagang diharapkan tidak menaikkan harga secara berlebihan.
“Saat ini masyarakat sangat membutuhkan bahan pokok dengan harga yang wajar. Gerakan ini bisa menjadi solusi agar harga tetap stabil sesuai ketentuan yang berlaku,” harapnya.
dok Pemkot Bandung
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam berbelanja, menghindari pemborosan, serta tidak membeli makanan secara berlebihan hingga berujung pada pemborosan dan limbah makanan.
“Jangan sampai makanan yang dibeli berlebihan justru terbuang dan menjadi sampah. Belanjalah sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Di luar itu, Kang Erwin mengajak warga Bandung untuk menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan dan kesiapan.
Kang Erwing mengingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan yang membawa beban, melainkan kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah.
“Mari kita sambut Ramadan dengan riang gembira. Persiapkan ilmu agar ibadah lebih maksimal, jaga kesehatan agar kuat menjalani puasa, dan siapkan harta untuk bersedekah,” pesannya.
Kang Erwin mendoakan agar warga Kota Bandung dapat menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan serta berharap agar kota ini semakin maju dan warganya semakin sejahtera.
“Saya doakan warga Kota Bandung bisa berkecukupan dan bisa mencukupi kebutuhan keluarganya dan maju kotanya bahagia warganya,” katanya.
Wawali Kota Bekasi Beri Semangat Para Penyintas Kanker
Category: Daerah
26 Februari 2025
Wawali Kota Bekasi Beri Semangat Para Penyintas Kanker
KOTABEKASI, Prolite – Wakil Walikota Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadiri kegiatan Fun Gathering Besti Miracle, bertempat di Auditorium, Stikes Mitra Keluarga Bekasi Timur. Hadir mendampingi pada kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan dr Fikri, Kasi Kesos Kecamatan Bekasi Timur Nana, Lurah Margahayu Siti Sopiah, Direktur RS Mitra Bekasi Timur dr Yudistira beserta jajaran direksi.
Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe menegaskan pelayanan kesehatan di Kota Bekasi, saat ini sudah semakin baik, termasuk untuk penanganan penyintas kanker yang mendapatkan akses kesehatan lebih mudah.
“Insya-Allah rumah sakit di Kota Bekasi sudah banyak perubahan-perubahan dan semakin baik. Saya berharap ini terus dikawal dinas kesehatan sehingga teman-teman penyintas kanker ini juga diberikan akses yang mudah untuk mengakses layanan-layanan kesehatan, baik itu yang ada di puskesmas, rumah sakit daerah maupun rumah sakit swasta,” kata Wakil Wali Kota Bekasi
Ia meminta agar penyintas (orang yang mampu bertahan hidup) kanker tidak perlu khawatir. Pemerintah akan terus membantu sepenuhnya.
“Saya berpesan kepada penyintas kanker tidak perlu khawatir. Kita bersama-sama, ada kita semua yang akan membantu. Pemerintah akan membantu dengan tulus mencarikan jalan. Insya-Allah akan memberikan jalan-Nya. Dihadapi bersama-sama,” ujar dia.
Ia juga meminta agar mereka yang tidak mampu segera memberi tahu ke pemerintah kota, sehingga pemerintah kota bisa mencarikan solusi.
Pria yang akrab disapa Bobihoe itu juga menegaskan bahwa menjaga pola hidup sehat merupakan langkah utama dalam mencegah kanker.
“Kanker bisa dicegah dengan pola hidup sehat, makanan yang sehat, olahraga teratur, istirahat cukup, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok. Dan tentu saja, hidup gembira dengan work-life balance,” ujar dia.
Ia juga menekankan bahwa kanker dapat diobati dengan pengobatan yang tepat dan disiplin menjalani perawatan.
Ia menambahkan selain dukungan tenaga medis, peran keluarga dan kerabat sangat penting dalam memberikan semangat dan meningkatkan optimisme untuk mempercepat proses penyembuhan.
“Hari ini kita bersama para survivor yang telah berjuang bertahun-tahun melawan kanker, dan mereka tetap sehat. Jadi bagi yang sedang menjalani pengobatan, tetap optimis. Fasilitas pengobatan kita semakin bagus,” kata Wawali
Tak lupa di kegiatan tersebut, wakil wali kota Abdul Harris Bobihoe juga menyatakan suport dan memberikan dukungan semangat ke para penyintas kanker.
Sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2025-2030: Farhan-Erwin Siap Jalankan Amanah Wujudkan Bandung Utama
Category: Daerah
26 Februari 2025
Sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2025-2030: Farhan-Erwin Siap Jalankan Amanah Wujudkan Bandung Utama
Prolite – Prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung periode 2025-2030 berlangsung khidmat di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Kamis 20 Februari 2025. Muhammad Farhan dan Erwin secara resmi menerima amanah sebagai pemimpin baru Kota Bandung.
Farhan dan Erwin beserta istri tiba di Balai Kota Bandung pukul WIB. Mereka disambut hangat oleh masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan iringan alunan musik Sunda yang khas.
Prosesi dimulai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Pakta Integritas, serta penyerahan Memori Jabatan dari Pj. Wali Kota Bandung, A. Koswara, kepada Muhammad Farhan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, komitmennya untuk menjalankan visi dan misi “Bandung Utama” yang berorientasi pada pembangunan kota yang lebih baik.
dok Pemkot Bandung
Ia menyampaikan, amanah yang diberikan oleh masyarakat Kota Bandung merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas.
Farhan menjabarkan lima misi utama dalam kepemimpinannya yang bertujuan membawa Kota Bandung menjadi lebih baik dalam berbagai aspek:
Misi pertama yakni Unggul – Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan prestasi kota, termasuk memberikan dukungan penuh kepada Persib Bandung untuk meraih juara nasional.
“Dalam waktu dekat ini keunggulan Kota Bandung harus bisa kita rayakan dan refleksi dari keunggulan Persib di liga nasional. Mari bersama-sama sebagai warga Kota Bandung tunjukkan dukungan yang besar kepada Persib agar menjadi juara di tahun 2025,” ujar Farhan.
Kedua, Terbuka – Mewujudkan sistem transportasi umum yang aman, nyaman, dan inklusif melalui pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) serta kebijakan berbasis transparansi dan partisipasi publik.
“Salah satunya adalah dengan cerminan pengelolaan transportasi umum yang menunjukkan kebijakan keterbukaan di mana transportasi umum yang aman nyaman inklusif untuk semua kalangan dan warga warga Kota Bandung tanpa kecuali,” tegasnya.
Ketiga, Amanah – Menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama dalam membentuk mentalitas masyarakat yang berintegritas serta mendukung penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pembangunan Kota Bandung.
“Kota Bandung harus didasari dengan sebuah prinsip pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata amanahnya pemerintahan Kota Bandung,” kata Farhan.
Keempat, Maju – Menjadikan Bandung sebagai pusat kemajuan nasional dengan mengoptimalkan sektor pariwisata sebagai lokomotif ekonomi, serta mengembangkan subsektor kreatif seperti kuliner, fashion, dan sejarah budaya.
“Pariwisata adalah salah satu lokomotif kemajuan di kota Bandung. Pariwisata harus maju karena semua subsektor pariwisata yang berjumlah 17 semuanya ada di kota Bandung. Kuliner, fesyen, belanja, sejarah, budaya hingga industri kreatif harus menjadi industri pariwisata yang maju dan berkelas dunia,” jelasnya.
Kelima, Agamis – Memperkuat semangat toleransi dan keberagaman dengan mengembangkan Kampung Toleransi yang saat ini telah tumbuh dan berkembang di berbagai wilayah Kota Bandung.
“Semangat toleransi di Kota Bandung sudah terwujud dalam bentuk hadirnya 5 menuju 6 Kampung toleransi. Kampung toleransi ini harus ditumbuhkembangkan di kota Bandung untuk menghadirkan semangat keberagaman dalam perbedaan,” ujar Farhan.
Salah satu fokus utama kepemimpinan Farhan-Erwin adalah menyelesaikan permasalahan sampah di Kota Bandung.
Saat ini, Bandung memproduksi sekitar ton sampah per hari, sehingga dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya. Program prioritas yang akan segera dilaksanakan meliputi:
– Pemilahan sampah dari sumbernya.
– Penguatan program bank sampah sesuai karakteristik wilayah.
– Pengembangan program budidaya maggot.
– Pengurangan titik kumpul sampah dan optimalisasi pengolahan di TPS terpadu.
– Peningkatan kawasan bebas sampah dari 413 kawasan menjadi 700 kawasan di akhir 2025, serta RW harus bebas sampah pada 2026.
“Masalah sampah ini harus kita selesaikan dengan cara yang cepat, tepat, dan berkelanjutan. Kami butuh dukungan penuh dari seluruh warga Bandung,” tegas Farhan.
Menutup sambutannya, Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun Bandung yang lebih baik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pj. Wali Kota A. Koswara atas dedikasinya selama menjabat.
“Semoga semua kebaikan yang telah dilakukan oleh Pak Kos dan keluarga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tuturnya.
Pemkot Bandung Siap Dukung Kepemimpinan Gubernur Jawa Barat
Category: Daerah
26 Februari 2025
Pemkot Bandung Siap Dukung Kepemimpinan Gubernur Jawa Barat
Prolite – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menghadiri acara serah terima jabatan Gubernur Jawa Barat yang dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Jumat, 22 Februari 2025.
Farhan mengucapkan rasa syukurnya karena Jawa Barat telah resmi memiliki gubernur baru.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah resmi memiliki gubernur baru di bawah kepemimpinan Pak Dedi Mulyadi,” ujar Farhan kepada Humas Kota Bandung usai acara di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Jumat, 22 Februari 2025.
Menanggapi pidato Gubernur Jawa Barat baru, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan komitmen dalam mendukung kepemimpinan Dedi Mulyadi.
dok Pemkot Bandung
“Insyaallah, kami sebagai ‘ibu kos’ bagi pemerintahan provinsi tentu saja harus menjaga dan akan menjadi bagian yang tidak terlepaskan untuk memastikan bahwa Kota Bandung sebagai Ibu Kota Jawa Barat akan selalu kondusif sebagai titik tolak untuk pembangunan dan kemajuan Jawa Barat,” ujar Farhan.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, menyampaikan pidatonya di hadapan anggota DPRD dan kepala daerah se-Jawa Barat.
Dedi Mulyadi memperkenalkan konsep “Manusia Pancawaluya,” yakni manusia yang cageur (sehat), bageur (baik hati), beneur (jujur), pinteur (cerdas), dan singeur (cekatan).
Menurutnya, pembangunan Jawa Barat harus berlandaskan pada kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dengan menjaga alam serta memperkuat karakter individu.
Dedi menegaskan, tahun 2025 dan 2026 akan menjadi tahun investasi modal bagi Jawa Barat.
Beberapa program prioritas yang dicanangkan antara lain:
– Penyelesaian infrastruktur jalan provinsi.
– Penyediaan ruang kelas baru.
– Penyelesaian status kepemilikan tanah untuk sekolah.
– Pembangunan puskesmas dan jaringan listrik.
– Perbaikan rumah bagi masyarakat miskin.
– Pembangunan dan optimalisasi sistem irigasi.
– Penyelesaian permasalahan pengelolaan sampah dengan solusi konkret, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dalam 2-3 tahun ke depan.
Ia menargetkan agar seluruh proses ini dapat terselesaikan dalam waktu yang ditentukan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.
Dalam aspek ekonomi dan fiskal, Dedi menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan anggaran.
Menurutnya, investasi tidak boleh hanya menjadi alat bagi tim sukses, melainkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Oleh karena itu, ia berencana melakukan audit investigatif untuk memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran.
Dedi juga mengusulkan penguatan peran Bank Jabar dalam mendukung investasi berbasis masyarakat.
Selain itu, ia merencanakan pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan sekolah guna memastikan akses pendidikan bagi anak-anak Jawa Barat.
Pada ujung pidatonya, Dedi menyampaikan tekadnya untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi yang bermartabat dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan anggaran yang baik.
Ia membuka ruang bagi kritik dan masukan konstruktif dari masyarakat demi mewujudkan Jawa Barat yang lebih baik.
“Lembur diurus, kota ditata, Jabar istimewa,” pungkasnya.
Pelantikan dan Penyampaian Pidato Sambutan Pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Masa Jabatan 2025-2030
Category: Daerah
26 Februari 2025
Pelantikan dan Penyampaian Pidato Sambutan Pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Masa Jabatan 2025-2030
BEKASI, Prolite – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Pelantikan dan Penyampaian Pidato Sambutan Pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Masa Jabatan 2025-2030.
Acara ini dilaksanakan pada Kamis, 20 Februari 2025, pukul WIB, bertempat di Ruang Sidang DPRD Kota Bekasi.
dok DPRD Bekasi
Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, ., M.M., didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, serta dihadiri oleh:
Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, S.E., M.M.
Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, .
Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kota Bekasi
Sekretaris Daerah Kota Bekasi beserta jajarannya
Pimpinan Organisasi Masyarakat, LSM, serta tokoh masyarakat
Perwakilan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Kota Bekasi
Pimpinan Partai Politik
dok DPRD Bekasi
Acara ini bertujuan untuk memberikan pidato sambutan pertama dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang baru dilantik. Pidato ini menjadi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.
Dalam pidatonya, Wali Kota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, menegaskan bahwa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, berfokus pada mewujudkan Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera.
Beliau menyampaikan lima misi utama yang akan dijalankan dalam masa jabatan 2025-2030, yaitu:
pelayanan publik dan infrastruktur perkotaan yang memadai.
kualitas hidup masyarakat dan lingkungan yang lebih baik.
lebih banyak lapangan kerja dan mengembangkan inovasi berbasis teknologi.
iklim investasi dan dunia usaha yang adil dan kondusif.
kolaborasi strategis untuk menjadikan Kota Bekasi sebagai kota bertaraf internasional.
Selain itu, Wali Kota juga memperkenalkan Sapta Program Kota Bekasi Keren, yang berisi tujuh program unggulan dalam berbagai bidang, seperti:
Kesehatan (Kobe Sehat) – Peningkatan layanan kesehatan dan penyediaan fasilitas air bersih.
Pendidikan (Kobe Cerdas) – Peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah.
Lingkungan (Kobe Hijau) – Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan tata kota.
Lapangan Kerja (Kobe Berkarya) – Membuka peluang kerja berbasis teknologi.
Investasi (Kobe Menarik) – Meningkatkan kemudahan berusaha di Kota Bekasi.
Sosial Budaya (Kobe Bersinergi) – Membangun harmoni sosial dan kehidupan beragama.
Tata Kelola Pemerintahan (Kobe Berkinerja) – Meningkatkan efisiensi birokrasi dan layanan publik.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Bekasi telah menyusun Agenda 100 Hari Kerja, dengan beberapa program prioritas, antara lain:
Peluncuran aplikasi “Jawara Bekasi” sebagai platform aspirasi warga.
Penataan kawasan Stasiun Bekasi dan Alun-alun Kota Bekasi.
Job Fair bulanan di seluruh kecamatan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Kredit UMKM “Wirausaha Inklusif Berkualitas” dengan bunga rendah bagi UMKM.
Pembangunan dan revitalisasi puskesmas di beberapa kelurahan.
Peningkatan infrastruktur jalan, drainase, dan sistem transportasi perkotaan.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, ., M.M., dalam sambutannya menyatakan bahwa DPRD siap bersinergi dengan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat kota Bekasi dan Dprd akan membahas perda RPJMD 2025 – 2030 untuk merealisasikan janji kampanye walikota dan wakil walikota terpilih, Kita berharap sinergi dengan DPRD Bekasi agar pembangunan dapat optimal dilakukan”.
Entry Meeting BPK RI: Pemeriksaan Interim LKPD 2024 Pemkot Bandung Dimulai
Category: Daerah
26 Februari 2025
Entry Meeting BPK RI: Pemeriksaan Interim LKPD 2024 Pemkot Bandung Dimulai
Prolite – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat menggelar Entry Meeting untuk Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 di Balai Kota Bandung, Rabu 19 Februari 2025. Hal ini menandai dimulainya proses audit yang akan berlangsung hingga Maret 2025.
Penanggung Jawab Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Barat, Joni Setiawan menyampaikan, pemeriksaan pendahuluan ini mencakup empat aspek utama, yaitu keandalan Sistem Pengendalian Internal (SPI), tindak lanjut hasil pemeriksaan sebelumnya, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengujian substantif terbatas.
“Detail pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan pada tahap pemeriksaan terinci,” ujarnya.
dok Pemkot Bandung
Joni mengingatkan, Pemkot Bandung memiliki batas waktu hingga 27 Maret 2025 untuk menyerahkan LKPD. Sedangkan BPK memiliki waktu 60 hari setelahnya untuk menyusun dan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).
Menurutnya, terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi opini BPK yakni akurasi pelaporan, kelengkapan informasi keuangan, serta potensi fraud.
Ia memastikan, pemeriksaan ini akan dilakukan secara independen dan profesional demi memperoleh hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.
Atas hal tersebut, Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara meminta, seluruh OPD untuk melakukan tindak lanjut atas catatan yang diberikan BPK pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kita harus memastikan bahwa catatan dari BPK tidak terulang lagi. Pemerintah Kota Bandung sudah memiliki mekanisme yang sesuai standar dan ini harus terus diperbaiki,” tegas Koswara.
Koswara menyebut, seluruh data dan dokumen harus disampaikan secara transparan kepada tim pemeriksa agar proses audit berjalan lancar.
Ia berharap Pemkot Bandung dapat meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk LKPD 2024.
“Pemeriksaan ini sangat berpengaruh pada rencana perubahan APBD. Saya percaya dengan kerja sama semua pihak. Kita bisa menyelesaikan ini dengan baik dan kembali ke WTP,” harapnya.
Penjabat Wali Kota Bandung Resmikan Operasional TPST Motah Bakul Agamis dan Pengiriman Perdana RDF Ke PT. Indocement
Category: Daerah
26 Februari 2025
Penjabat Wali Kota Bandung Resmikan Operasional TPST Motah Bakul Agamis dan Pengiriman Perdana RDF Ke PT. Indocement
Prolite – Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara resmi membuka operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Motah Bakul Agamis di Jalan Rengas RW 06, Kelurahan Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Senin 17 Februari 2025.
Acara ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuan CSR dari Bank bjb kepada Lembaga Perberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bandung serta pelepasan simbolis pengiriman Refuse Derived Fuel (RDF) ke PT. Indocement Tunggal Prakasa.
TPST Motah Bakul Agamis merupakan tempat pengolahan sampah yang mengadopsi berbagai metode, termasuk maggot, bank sampah, Buruan Sae, pengolahan sampah plastik, dan organik.
dok Pemkot Bandung
Penjabat Wali Kota Bandung Koswar mengapresiasi kerja nyata tim Satgas Sampah Kota Bandung yang telah mengubah TPS liar menjadi TPST yang lebih tertata dan produktif. ia berharap, program ini harus berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai acara seremonial semata.
“Ini adalah hasil kerja keras yang harus terus dijaga. Kolaborasi antara camat, Dinas Lingkungan Hidup, DSDABM, DKPP, serta Indocement sebagai pemanfaat RDF harus terus berlanjut. Saya berharap kecamatan lain juga bisa mengadopsi skema TPST Motah ini,” ujar Koswara di sela-sela peresmian.
dok Pemkot Bandung
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank bjb dan LPM Kota Bandung. Disertai juga dengan penyerahan bantuan CSR tahap awal berupa 151 unit gerobak sampah sebagai bagian dari program penanganan sampah terpadu.
Ia optimistis, dengan pola yang telah diterapkan, Kota Bandung dapat mencapai kemandirian dalam pengelolaan sampah.
“Kita sudah memiliki tiga kelompok dalam Satgas Sampah: kelompok yang mengatur kewilayahan, infrastruktur, dan kebijakan. Tim Satgas sudah bekerja solid sejak 2024. Saya yakin jika kolaborasi ini terus dijaga, Kota Bandung akan mampu mengelola sampah dengan lebih baik,” pungkasnya.
Dengan adanya TPST Motah Bakul Agamis, diharapkan Bandung Kulon dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayah tersebut.