DLHK Bandung Hentikan Insinerator, Uji Emisi Ulang dan Siapkan Alternatif Pengolahan Sampah

Insinerator

DLHK Bandung Hentikan Insinerator, Uji Emisi Ulang dan Siapkan Alternatif Pengolahan Sampah

KOTA BANDUNG, Prolite – Mesin pengelolaan insenarator milik Pemkot Bandung diuji emisi ulang menyusul larangan dari Kementrian Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Bandung Darto memastikan operasional insenarator sementara ini dihentikan. Namun demikian untuk pihaknya bersiap melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk mencari metode paling ramah lingkungan dalam menangani sampah.

“Arahan Pak Menteri Lingkungan Hidup jelas, arahan Pak Wali Kota jelas. Tunduk taat patuh pada arahan Pak Menteri. Kita akan bekerjasama dengan perguruan tinggi dengan para pakar dan lembaga-lembaga penelitian lain untuk mencari metode yang paling ramah lingkungan dalam penanganan sampah, mulai hari ini bahkan kemarin kita sudah menghentikan operasional insinerator yang oleh Kementerian itu dianggap melebihi baku mutu,” jelas Darto di Balai Kota, Selasa (20/1/2026)

Dan mulai hari ini, lanjutnya, bersama beberapa pihak, termasuk Kementerian dan Sukovindo akan melakukan pengukuran ulang terhadap uji emisi di beberapa titik.

Hal itu dilakukan agar bahwa teknologi insenarator diketahui baik dan buruk parameternya sesuai permen LH nomor 70.
Pengujian akan dilakukan untuk seluruh mesin insenarator seluruhnya oleh Sukovindo yang memiliki sertifikasi.

Sambil berjalan uji ulang, kata Darto saat ini 5 perguruan tinggi di kota Bandung sudah disurati oleh Wali Kota untuk membantu dalam hal penelitian dan pengembangan teknologi penanganan sampah yang paling ramah lingkungan.

“Kelihatannya sih kelima-nya akan diajak.
Karena suratnya baru kemarin beredar dan itu sudah sore, saya belum mendapatkan informasi lebih jauh, apakah mereka mau atau tidak,” tegasnya.

Hasil pengujian ulang bagus tidak melebihi baku mutu atau apapun hasil nanti, Darto mengaku akan segera konsultasi dengan Kementerian LH untuk kelanjutannya harus bagaimana. Jika ternyata tidak melebihi baku mutu namun tetap harus ditutup pihaknya akan patuh.

“Tapi nanti setelah hasil uji bersama-sama ini sudah keluar hasilnya nanti kita akan lapor ke Kementerian LH kami harus bagaimana? Sebab dari 15 unit insinator itu sudah terkelola sampah sekitar 130 hingga 150 ton per hari. Nah karena itu kalau tidak beroperasi artinya ada sampah 150 ton sehari yang tidak dapat kita tangani dan itu something buat pemerintah kota Bandung,” ucapnya.

Berapa lama hasil uji dari 5 perguruan tinggi itu, kata Darto pihaknya belum membuat timeline yang jelas, masih menunggu respon dari 5 perguruan tinggi itu baru nanti setelah dapat respon pihaknya menemukan timeline seberapa cepat atau seberapa lambat penanganan ini dilakukan.

Kelima kampus itu yakni ITB untuk mengkaji teknologi dan lingkungan, UNPAD untuk perhitungan ekonomi.

“Jika harus investasi, jika harus perhitung dengan RDF-nya itu harus bagaimana? kemudian Itenas, itu sama teknologi alternatif juga, kemudian satu lagi UNISBA, kalau tidak salah ya, terus satu lagi apa, saya lupa. Namun demikian kelima kampus ini bukan menguji mesin tersebut melainkan melakukan penelitian pengembangan teknologi yang paling ramah lingkungan,” jelasnya.




Dishub Kota Bandung Targetkan Pembangunan 798 Tiang PJU pada 2026

Dishub

Dishub Kota Bandung Targetkan Pembangunan 798 Tiang PJU pada 2026

KOTA BANDUNG, Prolite – Dinas Perhubungan mengklaim telah membangun 501 Penerangan Jalan Umum (PJU) 2026 dan kini menargetkan 798 tiang PJU untuk 2026. Hal itu dilakukan untuk memberikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Selain membangun, Dishub pun telah memperbaiki PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) selama 2025 lalu.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi mengatakan, perbaikan PJU dilakukan secara berkelanjutan dengan sistem kerja 24 jam.

Tim Dishub dibagi dalam beberapa regu piket, mulai dari pagi hingga malam hari, serta selalu siaga di kantor untuk menangani kejadian yang bersifat darurat.

“Untuk perbaikan jumlahnya ribuan. Tim kami bergerak 24 jam, ada piket pagi, siang, malam, dan kami standby apabila ada gangguan yang sifatnya mendesak,” ujar Panji saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa 20 Januari 2026.

Selain perbaikan, Dishub juga membangun PJU dan PJL baru sepanjang 2025. Berdasarkan data, pembangunan PJU tahun 2025 melalui usulan reses DPRD Kota Bandung mencapai 88 tiang dengan 742 titik PJL.

Sedangkan melalui Musrenbang, dibangun 413 tiang PJU dengan titik PJL. Secara keseluruhan, total pembangunan tahun 2025 mencapai 501 tiang PJU dan titik PJL.

Panji menjelaskan, mayoritas pembangunan PJU dari usulan reses dan Musrenbang difokuskan pada jalan-jalan lokal dan kawasan permukiman warga. Hal ini karena kebutuhan penerangan di lingkungan tempat tinggal dinilai paling mendesak oleh masyarakat.

“Warga biasanya mengusulkan PJU di sekitar domisilinya, di jalan-jalan lokal. Karena itu, sebagian besar usulan reses dan Musrenbang memang berada di wilayah permukiman,” jelasnya.

Di luar usulan masyarakat, Dishub juga menginisiasi pembangunan PJU di sejumlah ruas jalan strategis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dan aktivitas ekonomi malam hari.

Di antaranya Jalan Ciliwung di belakang Gedung Sate, kawasan Rajawali Timur, serta sepanjang Jalan Sukabumi dari Simpang Jalan Jakarta hingga Simpang Laswi.

Di Jalan Rajawali Timur, Dishub membangun sekitar 20 tiang PJU di tiga titik karena kawasan tersebut merupakan pusat perdagangan tradisional yang aktif sejak tengah malam hingga subuh.

Sedangkan di Jalan Ciliwung, PJU cabang dua dibangun di median jalan Taman Sepanjang Ciliwung untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kuliner.

Dishub juga menginisiasi program Penerangan Jalan Gang (PJG) sebagai solusi bagi permukiman padat dengan gang sempit. Pada 2025, program percontohan PJG dilaksanakan di delapan lokasi dengan total 120 tiang, masing-masing lokasi dibangun 15 tiang.

“PJG ini ditujukan untuk gang sempit di bawah dua meter yang tidak bisa dilalui kendaraan. Kalau dipaksakan pakai PJU biasa, penggalian sulit dan cahayanya tidak efektif,” kata Panji.

Terkait kendala, Panji mengungkapkan, masih maraknya pencurian komponen PJU, terutama kabel bawah tanah dan isi box panel yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ia mencontohkan, kasus di Babakan Ciparay pada akhir Desember 2025, ketika warga berhasil menangkap pelaku pencurian kabel PJU dan menyerahkannya ke pihak kepolisian.

Selain itu, banyak PJU yang cahayanya terhalang oleh ranting pohon. Untuk mengatasi hal tersebut, Dishub berkolaborasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) serta BPBD Kota Bandung dalam kegiatan pemangkasan pohon, termasuk di ruas Jalan Suparman.

Memasuki tahun 2026, Dishub menargetkan pembangunan PJU dan PJL dengan skala yang lebih besar. Berdasarkan perencanaan, pembangunan PJU melalui reses DPRD pada 2026 ditargetkan sebanyak 262 tiang dengan 915 titik PJL. Sementara melalui Musrenbang direncanakan 536 tiang PJU dengan titik PJL.

Dengan demikian, total pembangunan PJU tahun 2026 ditargetkan mencapai 798 tiang dengan titik PJL. Angka tersebut belum termasuk pembangunan PJU dalam program beautifikasi jalan.

“Tahun 2026 juga ada program beautifikasi di 18 ruas jalan yang diinisiasi oleh pak Wali Kota. Dari jumlah itu, sembilan ruas sudah ada PJU dan tinggal pemeliharaan, sementara sembilan ruas lainnya akan kita bangun PJU baru,” jelas Panji.

Proses perencanaan pembangunan PJU untuk ruas jalan beautifikasi ditargetkan dimulai pada triwulan pertama 2026 dan pembangunan fisik pada triwulan kedua. Program ini difokuskan pada jalan arteri dan kolektor yang banyak dilalui warga maupun wisatawan.

Saat ini, jumlah PJU eksisting di Kota Bandung mencapai sekitar 36 ribu titik, sementara PJL berada di angka 14 ribu titik. Dishub juga berencana melakukan sensus PJU pada awal 2026 untuk memetakan kebutuhan penerangan jalan secara lebih akurat.

Bagi masyarakat yang menemukan PJU mati atau mengalami gangguan, Dishub Kota Bandung membuka layanan pengaduan melalui nomor 0811-2022-3399.

“Kami mengapresiasi partisipasi warga yang aktif melaporkan gangguan PJU. Laporan masyarakat sangat membantu kami menjaga Kota Bandung tetap terang dan aman,” pungkasnya.




Mahasiswa UPI Laksanakan Edukasi Gizi di SMP Laboratorium Percontohan: Upaya Cegah Konsumsi Junk Food dan Minuman Berpemanis Berlebih Pada Remaja.

Mahasiswa UPI

Mahasiswa UPI Laksanakan Edukasi Gizi di SMP Laboratorium Percontohan: Upaya Cegah Konsumsi Junk Food dan Minuman Berpemanis Berlebih Pada Remaja.

Bandung, Prolite — Mahasiswa Program Studi Gizi, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan program edukasi gizi bertajuk “Limit Junk Food and Sugar Sweetened Beverages (SSB)” kepada siswa SMP Laboratorium Percontohan UPI pada 27 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Pendidikan Gizi berbasis Project Based Learning, dengan tujuan meningkatkan literasi gizi dan membentuk perilaku makan sehat pada remaja.

Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya konsumsi junk food dan minuman berpemanis pada remaja usia sekolah, yang menurut berbagai penelitian dapat meningkatkan risiko obesitas, menurunkan kualitas konsentrasi belajar, hingga memicu penyakit tidak menular di usia dewasa.

Remaja dinilai berada pada fase krusial dalam pembentukan kebiasaan makan, karena mulai memiliki kebebasan memilih jajanan namun belum sepenuhnya memahami nilai gizi dan dampaknya terhadap kesehatan. Berdasarkan konteks tersebut, tim mahasiswa UPI merancang intervensi edukatif yang menyasar peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah untuk menentukan jadwal, teknis pelaksanaan, serta fasilitas yang diperlukan. Sasaran utama kegiatan adalah siswa kelas 7 SMP Laboratorium Percontohan UPI. Tim pelaksana menyiapkan modul edukasi, media visual, materi presentasi, serta instrumen evaluasi berupa lembar pre-test, post-test, dan lembar observasi perilaku.

Mahasiswa UPI Laksanakan Edukasi Gizi di SMP Laboratorium Percontohan

Selama edukasi berlangsung, materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi visual yang menjadi sorotan utama, yaitu “sugar visualization”. Melalui metode ini, siswa diperlihatkan jumlah gula yang terkandung dalam minuman kemasan populer, seperti soda, teh manis, dan minuman energi.

Tumpukan sendok gula yang ditampilkan secara nyata memberikan dampak besar terhadap pemahaman siswa. Banyak peserta tampak terkejut mengetahui bahwa satu botol minuman yang mereka konsumsi sehari-hari mengandung lebih dari separuh batas konsumsi gula harian yang direkomendasikan.

Untuk memperkuat pemahaman selama materi berlangsung, tim pelaksana juga membagikan leaflet edukasi secara langsung kepada siswa. Leaflet tersebut berisi ringkasan informasi mengenai bahaya konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, batas konsumsi gula harian menurut Kementerian Kesehatan RI, serta contoh jajanan sehat yang dapat menjadi alternatif di sekolah.

Dengan leaflet di tangan, siswa dapat secara aktif membaca, mengikuti penjelasan, dan memahami materi secara paralel, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan terarah.

Mahasiswa UPI Laksanakan Edukasi Gizi di SMP Laboratorium Percontohan

Tidak hanya itu, tim juga menyerahkan poster edukasi kepada pihak sekolah untuk ditempelkan pada majalah dinding (mading) sekolah. Poster ini berfungsi sebagai media edukasi berkelanjutan yang dapat dilihat oleh seluruh siswa setiap hari, sehingga pesan gizi tidak hanya berhenti pada saat kegiatan berlangsung tetapi terus menjadi pengingat bagi lingkungan sekolah secara keseluruhan.

Selanjutnya, sesi edukasi juga mencakup latihan membaca label gizi, di mana siswa diajak memahami informasi nilai gizi pada kemasan makanan. Latihan ini membantu siswa mengenali produk tinggi gula, garam, dan lemak, sekaligus mengajarkan mereka membuat keputusan yang lebih bijak saat membeli jajanan. Melalui pendekatan partisipatif ini, siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

Untuk mengukur efektivitas program, tim mahasiswa menggunakan pre-test dan post-test guna menilai perubahan tingkat pengetahuan siswa. Hasil awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum mengetahui batas konsumsi gula harian, serta kurang mampu membedakan jajanan sehat dan tidak sehat.

Mahasiswa UPI Laksanakan Edukasi Gizi di SMP Laboratorium Percontohan

Setelah edukasi diberikan, terjadi peningkatan skor pemahaman yang cukup signifikan. Observasi perilaku juga mencatat adanya perubahan positif pada siswa, seperti meningkatnya antusiasme membaca label gizi dan kecenderungan memilih air putih dibandingkan minuman berpemanis. Beberapa siswa bahkan menyatakan minat untuk mulai membawa bekal sehat dari rumah.

Pihak sekolah turut memberikan dukungan penuh selama proses pelaksanaan, mulai dari penyediaan fasilitas hingga membantu observasi kegiatan. Kolaborasi ini menjadi faktor penting yang memastikan kegiatan berjalan lancar dan seluruh siswa dapat mengikuti edukasi dengan baik. Dukungan tersebut juga mencerminkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.

Ketua tim pelaksana, Dwi Khalisa Putri, menyampaikan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku makan yang lebih baik. Ia berharap edukasi ini dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih memahami pentingnya pola makan seimbang. Selain memberikan manfaat bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan teori pendidikan gizi secara langsung di masyarakat.

Mahasiswa UPI
Mahasiswa UPI Laksanakan Edukasi Gizi di SMP Laboratorium Percontohan

Kegiatan ditutup dengan dokumentasi foto dan video, serta penyusunan laporan akhir sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada dosen pengampu dan pihak sekolah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif antara siswa, guru, dan masyarakat sekolah untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas dalam memilih pangan.




Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit: Menguatkan Karakter Pesilat Muda

Perguruan Maung Ciumbuleuit

Prolite – Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit: Menguatkan Karakter Pesilat Muda

Kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan para pesilat muda untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat karakter.

Bertempat di Villa Bellevue Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kegiatan ini berlangsung pada 8–9 November 2025 dan diikuti oleh 30 peserta dari berbagai tingkatan sabuk. Selain menjadi ajang evaluasi keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan nilai-nilai luhur Pencak Silat.

Kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat

Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit

Ujian kenaikan tingkat tahun ini dirancang sebagai proses komprehensif untuk menilai aspek fisik, teknik, mental, dan kedisiplinan peserta. Para pesilat mengikuti serangkaian ujian yang disesuaikan dengan tingkatan masing-masing.

Tingkatan Sabuk yang Diujikan

Beberapa tingkatan sabuk yang diujikan dalam kegiatan ini antara lain:

  • Sabuk putih strip hijau
  • Sabuk putih strip kuning
  • Sabuk putih strip 3 (hijau, kuning, dan merah)
  • Sabuk merah strip merah
  • Sabuk merah polos
  • Sabuk merah + logo bintang

Setiap tingkatan memiliki standar penilaian tersendiri, mulai dari penguasaan jurus dasar, variasi serangan dan tangkisan, hingga pemahaman nilai etik seorang pesilat.

Misi dan Visi Perguruan

Kegiatan ini selaras dengan misi perguruan untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pencak Silat seperti sportivitas, hormat, tanggung jawab, serta persaudaraan antar pesilat. Melalui proses ujian yang menantang, peserta diharapkan mampu menjalani setiap tahapan dengan kejujuran, semangat, serta sikap saling mendukung.

Visi perguruan yaitu “Mewujudkan pesilat yang berkarakter, berdisiplin, berilmu, dan berjiwa tangguh dalam melestarikan serta mengembangkan seni bela diri Pencak Silat sebagai warisan budaya bangsa” tercermin dari keseluruhan rangkaian kegiatan. Setiap peserta dipandu untuk menjadi pesilat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang dalam moral dan etika.

Suasana Pelaksanaan

Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit

Suasana lingkungan Villa Bellevue Cibodas yang sejuk dan alami memberikan kenyamanan bagi para peserta dalam mengikuti ujian. Setiap sesi dilaksanakan dengan tertib, dimulai dari pemanasan, ujian teknik individu, ujian berpasangan, hingga evaluasi mental dan pemahaman filosofi Pencak Silat. Para pelatih dan instruktur memberikan arahan secara langsung untuk memastikan peserta dapat menunjukan kemampuan terbaiknya.

Tidak hanya menguji kemampuan gerak, kegiatan ini juga menekankan aspek mental melalui berbagai tantangan yang mengharuskan peserta menunjukkan ketahanan, kesabaran, dan kedisiplinan tinggi. Hal ini menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka sebagai pesilat yang unggul.

Perguruan Maung Ciumbuleuit
Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit

Ujian Kenaikan Tingkat 2025 Perguruan Maung Ciumbuleuit menjadi bukti nyata komitmen perguruan dalam melahirkan pesilat yang berkompeten dan berkarakter. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya meningkatkan kemampuan teknik, tetapi juga memperkuat sikap dan nilai luhur sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Sebagai masyarakat yang peduli pada kelestarian seni bela diri tradisional, mari kita dukung upaya positif seperti ini agar generasi muda semakin mencintai dan melestarikan Pencak Silat sebagai identitas bangsa. Dengan semangat persaudaraan dan sportivitas, Pencak Silat akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak orang.




Pemkot Bandung Dukung Penegakan Hukum Kejati Jabar

Pemkot Bandung Dukung Penegakan Hukum Kejati Jabar (dok Diskominfo).

Pemkot Bandung Dukung Penegakan Hukum Kejati Jabar

Prolite – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Zulkarnain Iskandar memastikan mendukung upaya penegakan hukum oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait kasus dugaan korupsi dana hibah untuk Pramuka tahun 2017, 2018 dan 2020.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kejaksaan untuk menuntaskan kasus ini,” kata Zulkarnain, Jumat 13 Juni 2025.

“Walaupun peristiwa ini terjadi di tahun 2017, jauh sebelum kami menjabat, tetapi sebagai Pemerintahan Kota Bandung kami betul-betul menjaga berkomitmen penuh untuk menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan, termasuk memperkuat sistem pengawasan internal dan memperbaiki prosedur,” imbuhnya.

Dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, Zulkarnain berkeyakinan siapa pun yang terlibat dalam praktik korupsi harus bertanggung jawab secara hukum.

“Untuk itu Kami siap mengikuti dengan penuh, proses penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat berwenang. Selanjutnya kita tunggu perkembangan dari Kejati Jabar,” katanya.

Zulkarnain menyatakan, hal ini menjadi pengingat bagi para ASN Pemkot Bandung lainnya untuk tidak sekali-kali melanggar hukum. Para ASN Pemkot Bandung harus melaksanakan tugasnya secara akuntabel dan bertanggung jawab.

“Semua pekerjaan dan tanggung jawab harus dilakukan dengan akuntabel dan sesuai aturan. Itu yang harus dipegang oleh para ASN Pemkot Bandung,” tuturnya.

Selain itu, Zulkarnain memastikan akan segera menunjuk pejabat baru agar pelayanan di instansi terkait tidak terganggu.




Besok Pengurus Dekopin se-Indonesia Hadir di Acara Rapimnas, Bahas Masa Depan Koperasi di Indonesia

Dekopin

JAKARTA, Prolite – Seluruh pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) baik pusat dan wilayah akan berkumpul pada tanggal 26-27 Mei 2025 di Jakarta. Dekopin akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

Ketua Umum Dekopin Bambang Hariyadi menyatakan bahwa Dekopin di bawah kepemimpinannya adalah Dewan Koperasi Indonesia Merah Putih karena pengurusnya terdiri dari seluruh golongan dan organisasi.

“Baik pengurus Dewan Koperasi Indonesia pusat maupun wilayah (Dekopinwil) berasal dari berbagai macam organisasi, golongan dan latar belakang. Kami tidak melihat mereka dari partai politik mana atau kelompok mana, kita semua bergabung di sini bersama-sama membangun koperasi di Indonesia,” kata Bambang Hariyadi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini menekankan kontribusi koperasi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi pemerintahan Prabowo Subianto memiliki program Koperasi Desa Merah Putih.

“Pemerintah sangat mendukung perkembangan koperasi, jadi tidak ada alasan kita sebagai pelaku koperasi pesimis. Dewan Koperasi Indonesia sangat optimis koperasi di Indonesia akan maju karena kita bergerak bersama-sama pemerintah,” pungkasnya

Sementara itu Ketua Harian Dekopin Priskianto mengatakan jumlah koperasi di Indonesia mencapai ribuan, maka diperlukan kesamaan gerak agar dapat maju.

“Keberadaan koperasi di Indonesia menyentuh akar rumput, langsung menyentuh petani, nelayan, buruh dan rakyat kecil. Maka diperlu langkah-langkah yang terorganisir sehingga manfaatnya dirasakan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Dewan Koperasi Indonesia, kata Priskianto, telah memiliki program pembinaan koperasi di desa-desa sehingga dapat dikelola dengan baik dan profesional.

Dia berharap, pada rapimnas ini akan dapat menciptakan gerakan-gerakan yang masif bagi perkembangan dan kemajuan koperasi di Indonesia.

Wakil Ketua Umum Dekopin Bidang Komunikasi Publik dan Sosialisasi Teguh Eko Prastyono menambahkan, rapimnas ini merupakan yang pertama di bawah kepemimpinan ketua umum Bambang Hariyadi.

“Kami seluruh pengurus pusat dan wilayah akan hadir di acara Rapimnas,” kata Eko.

Di rampinas nanti, lanjut Eko, pihaknya akan membahas program dan usulan dari para pengurus. “Dan akan kami sinergikan program pemerintah untuk memajukan pengkoperasian di Indonesia,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Dewan Koperasi Indonesia di bawah kepemimpinan Bambang Hariyadi merupakan satu-satunya wadah gerakan koperasi yang diakui oleh pemerintah Indonesia.

Gus TEP, panggilan akrab pria ini melanjutkan, akan hadir di acara Rapimnas I Dekopin sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, juga pimpinan DPR dan MPR.

“Para menteri dan pimpinan DPR/MPR, juga lembaga-lembaga lainnya akan hadir di pembukaan Rapimnas Dekopin,” imbuhnya.

Eko menyatakan, saat ini beberapa pengurus Dekopinwil sudah tiba di Jakarta dan akan terus bertambah jumlahnya hingga jelang pelaksanaan Rapimnas.

“Mereka sudah tiba di Jakarta dan langsung konfirmasi ke panitia. Yang lainnya sedang dalam perjalanan dan tak lama lagi sampai,” ujar Eko.




Pemkab Bandung dan KPK Gelar Pelatihan Anti Korupsi bagi ASN

Pelatihan Anti Korupsi

KAB. BANDUNG, Prolite – Untuk menumbuhkan para ASN yang jujur, inovasi dan berdedikasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Inspektorat Daerah melaksanakan Program Pelatihan Anti Korupsi Dasar dan Integritas (Perintis) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung tahun anggaran 2025 di Hotel Grand Sunshine Resort and Convention Soreang, selama tiga hari sejak Selasa-Kamis (20-22/5/2025).

Kegiatan Perintis ini dilaksanakan Pemkab Bandung berkolaborasi dengan KPK RI. Pada kesempatan itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna turut hadir pada saat penutupan program perintis hari Kamis (22/5/2025), selain dihadiri Direktur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Anti Korupsi KPK RI, jajaran OPD di lingkungan Pemkab Bandung dan para pihak lainnya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih kepada KPK RI melalui Direktur Diklat Anti Korupsi KPK RI yang sudah bisa hadir di Kabupaten Bandung.

Bupati Dadang Supriatna menyebutkan bahwa berdasarkan agama Islam yang dianutnya, sejak kecil ia sudah diajarkan pendidikan spiritual yaitu ada Malaikat Raqib yang tugasnya pencatat kebaikan dan Malaikat Atid pencatat keburukan.

“Maka spiritual itu penting. Bahkan sejak waktu kecil, kita belajar Pancasila,” kata Bupati dalam sambutannya.

Dadang mengatakan secanggih apapun alat, kalau kepribadian kita tidak terpanggil untuk memperbaiki diri, apapun itu tidak akan tercapai.

“Kita hidup di dunia ini ada tiga hal. Lahir, sibuk melaksanakan ujian, terakhir meninggal dunia. Meninggal dunia ada perhitungan, maka tadi ada Raqib pencatat amal baik manusia dan Atid pencatat amal buruk manusia ,” katanya.

Menurutnya, manusia yang dihadapkan pada kondisi kehidupan yang serba canggih, ujian tentunya pasti ada.

Untuk itu, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mengatakan bahwa Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung melaksanakan pendidikan dan pelatihan anti korupsi dalam upaya memperbaiki semua sistem yang ada di lingkungan Pemkab Bandung.

“Apalagi pada hari ini Kabupaten Bandung sudah masuk tiga besar dalam kategori kabupaten/kota anti korupsi,” katanya.

Kang DS yang dilantik jadi Bupati Bandung pada periode pertama tanggal 26 April 2021 silam, hingga saat ini menjabat periode kedua kepemimpinannya, mengatakan, bawa pihaknya sudah mulai dan insya Allah dalam pelaksanaan rotasi, mutasi dan promosi pejabat di lingkungan Pemkab Bandung tidak ada pungutan uang.

Ia menyebutkan, bahwa pihaknya sudah melantik PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di lingkungan Pemkab Bandung, itu tidak dipungut biaya sepeserpun.

“Maka kita sepakat, yu kita sama-sama perbaiki. Tapi insya Allah kita berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Tidak ada lagi masuk kantor telat,” katanya.

Dikatakan Kang DS, insya Allah jika semua ASN mengikuti pendidikan dan pelatihan tersebut tidak ada lagi ASN di lingkungan Pemkab Bandung yang telat masuk kantor.

Ia pun merasa yakin melalui kegiatan Perintis tersebut ada dampak positif bagi para ASN. Seperti halnya saat Kang DS melaksanakan retreat delapan hari di Magelang, semua kegiatan tepat waktu.

“Saya ucapkan terima kasih dilaksanakan pelatihan ini (Perintis) selama tiga hari ini,” ucapnya.

Kang DS pun berencana setelah dilaksanakan pelantikan yang akan datang, akan kembali dilaksanakan pendidikan dan pelatihan serupa bagi para ASN di lingkungan Pemkab Bandung. Ia meminta kepada Direktur Diklat KPK RI untuk kembali menjadi narasumber.

Bupati Bandung pun optimis dengan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, ekonomi di Indonesia akan meningkat.

“Kita sebagai pelayan masyarakat bisa melaksanakannya dan mensosialisasikan program-program Pak Presiden kepada masyarakat. Salah satunya program MBG (Makan Bergizi Gratis),” harapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Akademi Integritas Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK RI Swasti Putri Mahatmi, mengatakan pelaksanaan Program Pelatihan Anti Korupsi Dasar dan Integritas (Perintis) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung tahun 2025 ini yang dilaksanakan selama tiga hari telah dilaksanakan dengan lancar.

“Terima kasih, tentu saja kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung yang telah berkomitmen untuk membangun integritas pemerintah Kabupaten Bandung dengan mengikutsertakan perangkat daerahnya untuk mengikuti kegiatan perintis selama tiga hari,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan perintis ini dilaksanakan oleh KPK RI melalui Direktor Pendidikan dan Pelatihan Anti Korupsi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Inspektorat Kabupaten Bandung.

Kegiatan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan anti korupsi ini adalah untuk meningkatkan kompetensi khususnya pada bidang anti korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Dengan tujuan untuk dapat memperkuat tugas dan pokok serta fungsinya sebagai aparat sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung,” katanya.




Pemkot Bandung Siapkan Pengamanan Ketat untuk Pawai Persib 25 Mei

Pawai Persib

KOTA BANDUNG, Prolite – Pemkot Bandung Siapkan Pengamanan Ketat untuk Pawai Persib 25 Mei

Hasil rapat final pengamanan untuk pawai Persib tanggal 25 Mei 2025 besok telah dilakukan. Wali Kota Bandung M Farhan mengatakan tanggal 24 ada pertandingan dengan Persis Solo, setelah itu ada penyerahan piala dari LIB.

“Habis acara penyerahan piala kita ada hiburan di GBLA dan untuk pengamanannya memang Pak Tobias sebagai Ketua Fining ada ajaran buat teman-teman silahkan tanggal 24 buat teman-teman semua tanggal 24 kita fokus perayaan di GBLA dianggapkan selesai pertandingan jangan ada yang konfirmasi dulu,”

“Kita fokus euforia konvoinya di tanggal 25 sejak pagi. Jadi teman-teman untuk bisa menahan diri, tidak konvoi di malam hari, kita fokuskan di tanggal 25. Supaya tanggung jawabnya bisa gerak,” ungkap Farhan usai rapat di pendopo, Jumat (23/5/2025).

Tetapi kata dia, pengamanan tetap optimal tanggal 24 sekalipun.

Pawai Persib

Sementara itu Kapolresta Bandung, ” Jadi untuk pengamanan kita di dua hari tersebut kita maksimalkan tanggal 24 pengamanan. Di GBLA dan juga di tengah Kota Bandung untuk mengantisipasi yang tidak dapat tiket akan eksplorasi di kota Bandung. Dan khusus tanggal 25 kita fokus di tiga titik yaitu mulai dari Balai Kota sampai Gedung Sate dan di Tegallega. Di situ juga ada perayaan dari Viking. Jadi kita siapkan total gabungan TNI BORI dan Pemkot dan Satu PPW,”.

Tanggal 25 sendiri, konvoi akan mulai dari Balai Kota jam itu akan menempuh jalur dari Wastukencana, belok kanan ke Jalan Riau, belok kiri ke Jalan Djuanda, kemudian belok kanan ke Dipenogoro, belok kanan lagi Cimandiri, lalu akhirnya masuk ke Jalan Banda sebelah kiri.

“Terus baru acara, peserta pawainya yang pasti para pemain, piala, ada Pak KDM akan ikut juga, bersedia dengan para VIP yang lainnya. Pengaman pada saat bersamaan juga teman-teman dari viking itu bikin acara di Tegalega, jadi akan ada pergerakan rolling dari Tegalega ke Gedung, ke Dago. Dari Dago balik lagi ke Tegalega. Acara akan berlangsung dari jam 9 pagi sampai jam 18 sore,” tandasnya.

Untuk rekayasa-rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan, khususnya di jalur-jalur tersebut.

Pawai Persib

“Jadi nanti kalau sudah bergerak, jalan-jalan menuju sebelah kanan kita tutup, nanti dialih ke para warga akan kita alihkan dulu. Sampai sudah mencapai Gedung Sate baru kita normalkan lagi. Jadi kami sarankan memang untuk area sepanjang jalan antara Tegalega menuju ke Balai Kota menuju ke Gedung Sate sebaiknya memang kita nonton di pinggir jalan saja, jangan jalan-jalan,” ucapnya.

Kepada para wisatawan dari seluruh luar kota Bandung, Kapolres menghimbau agar bisa menikmati keramaian pawai Persib ini dari pinggir jalan lewat sebuah pawai, dan juga kalau mau makan, makan di hotel, mau makan di rumah saja.

Farhan kembali menegaskan besok tidak ada konvoi atau rolling terutama malam-malam. Sehingga Hemat tenaga dan agar menjaga kondisi.

“Dan untuk pergerakan Satkes Antipremanisme masih jalan. Pergerakan ke razia minuman alkohol ilegal juga tetap berjalan untuk keamanan. Nanti bersama komandan lapangan Pak Kapolres akan sweeper bersama Wali Kota sehingga warga bisa berpesta dengan aman dan nyaman,” tegasnya.




Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Bahas Laporan Komisi Terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 dan Penandatanganan Kesepakatan Persetujuan Raperda

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Bahas Laporan Komisi Terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 dan Penandatanganan Kesepakatan Persetujuan Raperda (dok DPRD Bekasi).

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Bahas Laporan Komisi Terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024 dan Penandatanganan Kesepakatan Persetujuan Raperda

BEKASI, Prolite – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menggelar Rapat Paripurna penting hari ini Senin (19/05/2025) dalam rangka mendengarkan laporan dari Komisi I, II, III, dan IV DPRD Kota Bekasi mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kota Bekasi Tahun 2024. Rapat ini juga menjadi momentum penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Kota Bekasi dan DPRD Kota Bekasi.

Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III DPRD Kota Bekasi, Ibu Puspa Yani, . Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, dan Wakil Walikota, Dr. Abdul Harris Bobihoe, beserta jajaran perangkat daerah Kota Bekasi.

dok DPRD Bekasi
dok DPRD Bekasi

Dalam rapat tersebut, masing-masing komisi menyampaikan hasil pembahasan dan evaluasi terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024. Laporan komisi mencakup berbagai aspek pembangunan dan kinerja Pemerintah Kota Bekasi selama tahun anggaran 2024, termasuk capaian program, kendala yang dihadapi, serta rekomendasi untuk perbaikan dan peningkatan kinerja di masa mendatang.

Wakil Ketua III DPRD Kota Bekasi, Puspa Yani, ., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada komisi-komisi yang telah bekerja keras dalam menelaah LKPJ tersebut. Beliau menekankan pentingnya LKPJ sebagai bentuk akuntabilitas kepala daerah kepada masyarakat melalui representasi DPRD.

Ketua DPRD, Dr. Sardi Efendi, ., M.M mengatakan paripurna LKPJ ini kaitan rekomendasi capain kinerja para OPD kaitan indakator kinerja utama daerah sehingga kita minta diperbaiki kedepannya dan juga bahan untuk RPJMD 2025 sd 2030 sebagai bahan dasar atau titik tolaknya.

Setelah penyampaian laporan dari masing-masing komisi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan persetujuan Raperda antara Pemerintah Kota Bekasi dan DPRD Kota Bekasi. Kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan akuntabel di Kota Bekasi.

Walikota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Bekasi atas pengawasan dan evaluasi yang telah dilakukan. Beliau menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk menindaklanjuti catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh DPRD demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di Kota Bekasi.

Rapat Paripurna ini berjalan dengan lancar dan khidmat, menunjukkan sinergitas yang baik antara lembaga eksekutif dan legislatif di Kota Bekasi dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.




Wali Kota Bekasi Sapa Warga Lewat Shalat Jumat Berjamaah di Masjid Al Ikhlas Marga Mulya

wali kota bekasi - tri adhianto sapa warga

Wali Kota Bekasi Sapa Warga Lewat Shalat Jumat Berjamaah di Masjid Al Ikhlas Marga Mulya

KOTA BEKASI, Prolite – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kembali menyapa warga melalui kegiatan Shalat Jumat Berjamaah yang kali ini dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas, RW 05, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara.

Kehadiran Wali Kota Bekasi disambut hangat oleh warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tidak hanya menunaikan ibadah, tetapi juga menyampaikan sejumlah pesan penting serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Salah satu topik yang dibahas adalah mengenai rencana infrastruktur pembangunan di Kota Bekasi, khususnya terkait proyek flyover baru yang terhubung ke Stasiun Bekasi. Tri mengakui bahwa proyek tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat karena menimbulkan kemacetan dan perubahan akses jalan. Namun, ia menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam memperbaiki konektivitas dan mobilitas warga.

“Kami paham adanya dampak sementara, tapi rencana flyover ini akan jadi solusi besar dalam mengurai kepadatan lalu lintas, terutama di kawasan yang menjadi simpul transportasi seperti stasiun,” ujarnya.

wali kota bekasi - tri adhianto sapa warga

Dalam interaksi langsung dengan jamaah, Tri juga mengingatkan masyarakat bahwa segala keluhan, saran, atau laporan terkait kondisi Kota Bekasi dapat disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya di @mastriadhianto.

“Silakan DM saya langsung aktif 24 jam, Kita ingin respons cepat, transparan, dan dekat dengan warga,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi ekonomi warga, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha peternakan ayam petelur. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bekasi siap memfasilitasi program pemberdayaan berbasis usaha mikro yang bisa mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada generasi muda. Tri menyebutkan bahwa Pemkot Bekasi tengah menyiapkan program khusus bagi anak-anak berprestasi yang ingin menempuh pendidikan di luar negeri. Program ini ditujukan untuk membekali anak-anak Bekasi agar memiliki daya saing global dan siap bekerja di berbagai bidang strategis.

“Anak-anak Bekasi harus punya mimpi besar. Kita akan bantu siapkan jalur beasiswa dan pelatihan, agar mereka bisa belajar ke luar negeri dan kembali membangun kota ini,” tegas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Kegiatan Shalat Jumat Berjamaah ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sebagai wujud kepemimpinan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga.