Coldplay Bakal Hadirkan Sensasi Baru Lewat ‘A Film For The Future’!

Coldplay

Prolite – Coldplay Bakal Hadirkan Sensasi Baru Lewat A Film For The Future!

Penggemar Coldplay, siap-siap buat terbang ke dimensi baru! Setelah sukses besar dengan album terbaru mereka, Moon Music, band legendaris ini nggak cuma berhenti di musik aja.

Mereka bakal merilis film pendek berjudul A Film For The Future pada 22 Januari mendatang. Siap-siap ya, karena ini bukan sekadar film biasa. Ini adalah karya visual yang melibatkan teknologi, seni, dan kreativitas tingkat tinggi. Yuk, kita bedah serunya film ini!

Era Baru Karya Visual dari Coldplay

Melansir dari Billboard (14/1/2025), proyek ambisius ini melibatkan 150 seniman visual dari 45 negara. Para seniman ini diberi kebebasan penuh untuk berkreasi dengan hanya bermodalkan cuplikan audio singkat dari album Moon Music.

Hasilnya? Visual-visual yang super beragam dan orisinal. Dari montase foto, pemandangan alam, animasi, hingga kolase digital berbasis AI, semuanya berbaur jadi satu dalam A Film For The Future. Bayangkan betapa kaya dan kerennya karya-karya mereka!

Coldplay sendiri nggak main-main soal apresiasi terhadap para seniman ini. “Kami sangat berterima kasih kepada semua seniman luar biasa yang telah menyumbangkan bakat mereka untuk film ini. Mereka telah menciptakan sesuatu yang sangat indah dan kami sangat bangga akan hal itu,” ungkap mereka dalam pernyataan resmi.

Pengalaman Sinematik 360 Derajat: Nonton Film Level Selanjutnya

Kalau biasanya nonton film di bioskop hanya dengan layar di depan, A Film For The Future bakal membawa pengalaman menonton ke level yang nggak pernah kamu bayangkan sebelumnya.

Film ini bakal tayang perdana di London, Manchester, dan Seoul menggunakan teknologi proyeksi 360 derajat. Dengan layar sepanjang 36 kaki yang mengelilingi dinding dan lantai, kamu bakal merasa benar-benar terhanyut ke dalam dunia visualnya.

Buat yang nggak bisa hadir langsung di lokasi tayang perdana, jangan sedih! Coldplay juga bakal menayangkan film ini di YouTube, lho. Jadi, kamu tetap bisa menikmati keindahan visualnya dari mana saja.

Trailer dan Remix: Kreativitas Tanpa Batas

Sebelum filmnya rilis, Coldplay sudah menggoda para penggemar dengan trailer berdurasi satu menit. Trailer ini menampilkan kilasan proses kreatif para seniman yang terlibat. Kamu bisa lihat bagaimana visual-visual menakjubkan itu dibuat.

Paduan antara seni tradisional dan teknologi modern seperti AI membuat trailer ini terasa magis dan penuh kejutan.

Yang lebih keren lagi, di hari yang sama dengan perilisan film, Coldplay juga akan meluncurkan versi remix dari film ini. Remix ini dibuat oleh penggemar dengan bantuan teknologi Microsoft AI.

Bayangkan, kamu nggak cuma jadi penonton, tapi juga bisa ikut berkreasi dan jadi bagian dari sejarah karya seni Coldplay!

Moon Music: Kesuksesan yang Menginspirasi

Jangan lupa, A Film For The Future ini adalah pendamping dari album terbaru mereka, Moon Music. Album ini baru saja menduduki peringkat nomor satu di tangga lagu global.

Jadi, nggak heran kalau Coldplay memutuskan untuk merayakan kesuksesan album ini dengan cara yang begitu istimewa.

Gimana, seru banget kan? Coldplay benar-benar tahu cara bikin sesuatu yang spesial untuk para penggemarnya. A Film For The Future bukan cuma film biasa, tapi juga perayaan seni, teknologi, dan musik yang berpadu jadi satu. Jadi, catat tanggalnya: 22 Januari 2025!

Jangan lupa nonton di YouTube kalau nggak bisa hadir langsung di lokasi tayang perdana. Oh, dan siapa tahu kamu juga bisa bikin remix versimu sendiri dengan Microsoft AI. Ayo, kita dukung terus karya-karya keren seperti ini!

Bagaimana menurut kamu? Apakah A Film For The Future bakal jadi pengalaman tak terlupakan? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar! 🚀




Promotor Konser Coldplay : 77% Gelang Xyloband Sudah Dikembalikan Lagi

Gelang Konser Coldplay sudah kembali 77% (Getty Images).

Promotor Konser Coldplay : 77% Gelang Xyloband Sudah Dikembalikan Lagi

Prolite – Konser band asal Amerika Coldplay yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta sudah berakhir.

Namun ada satu cerita tersisa di konser musik kemarin, Gelang Xyloband yang dikenakan oleh semua penonton konser banyak yang tidak dikembalikan.

Setelah konser Coldplay Music of the Spheres World Tour 2023 di Jakarta selesai banyak yang mempertanyakan berapa persen penonton yang mengembalikan gelang unik itu.

Diketahui Xyloband adalah gelang unik bisa menyala dengan mengeluarkan berbagai warna sesuai dengan musik di konser tersebut.

Semua penonton yang menonton di GBK Jakarta pasti memeiliki gelang unik itu, karena saat menukarkan tiket untuk masuk semua penonton diberikan gelang tersebut.

Coldplay hannagarza
Coldplay hannagarza

Tentunya gelang unik menjadi salah satu peraturan yang harus dipatuhi penggemar di seluruh dunia ketika menyaksikan konser Band Amerika tersebut. Gelang unik itu harus dikembalikan saat konser selesai.

Namun nyatanya tidak semua penonton yang mengembalikan gelang Xyloband tersebut ke promotor.

Image Dynamics selaku konsultan public relations promotor Coldplay Music of the Spheres World Tour 2023 Jakarta memberikan klarifikasi soal jumlah pengembalian gelang Xyloband dari penonton di Indonesia.

“Sehubungan dengan informasi yang beredar terkait tingkat pengembalian Xyloband konser musik di Indonesia sebesar 52%, kami selaku selaku konsultan public relations promotor Coldplay Music of the Spheres World Tour 2023 Jakarta ingin mengklarifikasi bahwa informasi tersebut salah,” berdasarkan keterangan resmi dari Image Dynamics dikutip .

“Pihak manajemen band asal Amerika telah mengkonfirmasi kepada pihak promotor, yaitu TEM Presents dan PK Entertainment, bahwa tingkat pengembalian Xyloband untuk konser Coldplay yang berlangsung pada 15 November 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta adalah 77%,” jelasnya.

“Oleh karena itu, kami mohon kepada media dan masyarakat untuk tidak menyebarkan lebih lanjut informasi yang tidak tepat dan mengacu kepada data yang benar. Terima kasih atas antusiasme yang diberikan pada konser  Music of the Spheres World Tour 2023 Jakarta,” tegas Image Dynamics.




Dampak Besar Konser Coldplay Pada 2 Sektor di Indonesia

Prolite – Siapa sangka kalau konser Coldplay bisa memengaruhi dampak dari sektor-sektor pariwisata juga ekonomi yang ada di Indonesia?! Penasaran? Yuk simak penjelasannya sampai habis!

Masyarakat Indonesia lagi heboh banget dengan ‘perang’ nyari tiket band Coldplay yang bakal ngadain konser di Jakarta tanggal 15 November nanti. Dalam hitungan menit aja, tiket periode pertamanya udah abis diborong sama para fans. Terus, pas periode kedua juga gak kalah heboh, tiketnya langsung ludes diburu sama fans dari seluruh Indonesia, loh!

Coldplay

Band asal Inggris ini emang punya fans dari berbagai generasi, soalnya mereka udah terbentuk dari tahun 1997. Enggak cuma ngejar konser di Indonesia aja, konser-konser mereka di luar negeri juga diincar abis sama para fans.

Bahkan sekarang, fans-fansnya berharap konser musik Coldplay ini bisa digelar dua hari di Indonesia biar semua keinginan para fans yang mau nonton konser musik bertema Music of the Spheres ini bisa terpenuhi. Wah, seru banget deh!

Diliat dari situs resminya, ada yang menarik nih tentang Coldplay!

Mereka bener-bener komit banget sama keberlanjutan lingkungan, bahkan sampe diterapin di setiap konser mereka. Di situs resminya ada menu khusus tentang keberlanjutan gitu, yang ngebahas konsep ‘bersih dan hijau’ dari konser musik Coldplay.

Ada tiga prinsip utama yang dijadiin fokus sama Coldplay buat konser kali ini. Pertama, mereka tuh mau banget nyokotin emisi karbon, sampe 50 persen!

Kedua, mereka dukung banget teknologi terbarukan sama penggunaan energi yang ramah lingkungan gitu.

Ketiga, mereka ngebet banget buat ngurangin emisi karbon biar jadi rendah. Nah, selain itu, mereka juga niat banget buat konser musik ini bermanfaat buat lingkungan dengan ngasih dana buat proyek berdasarkan alam dan teknologi. Keren banget, kan?

Dari sisi pariwisata, pasti konser Coldplay ini bakal ngasih dampak positif banget buat ekonomi di sekitar tempat konsernya berlangsung. Apalagi, dengan konsep keberlanjutan yang mereka usung, acara ini juga berusaha banget buat ngasih dampak positif ke lingkungan.

Sementara dari segi ekonomi, pasti ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan sama masyarakat di sekitar tempat industri yang lagi berkembang. Tapi kadang-kadang, dampak sosial sama lingkungan baru dipikirin setelah masalah udah muncul ke permukaan.

Tapi kalo kita liat dari konser Coldplay, ternyata ketiga unsur ini bisa saling kuat dengan adanya komitmen dari musisinya sendiri. Ya, meskipun mereka harus ngeluarin usaha ekstra buat pikirin cara biar dampak negatifnya diminimalisir, Coldplay udah ngerangkul beberapa orang supaya bisa memastikan konser mereka tetap ‘hijau’.

Nah, pengalaman yang bakal dirasain sama penonton yang dateng ke konsernya juga pasti bakal berkesan abis, soalnya acaranya tuh benar-benar mikirin ketiga aspek keberlanjutan itu.

Makin penasaran kan gimana serunya nanti? Apa kamu ikut war tiketnya dan berhasil dapet? Kalau iya, selamat ya!

Jangan lupa buat selalu ambil sisi positifnya dari konser ini dan buang jauh-jauh hal negatif yang mungkin ada nantinya. Tetep tertib dan patuhi protokol yang ada ya, guys!

Selamat menunggu d-day concert sambil menjalani hari-hari yang bahagia! ✨