Ayah Dante Kesal Melihat Aksi Tersangka dalam CCTV

Angger Dimas bersama dengan sang anak Dante (Instagram anggerdimas).

Ayah Dante Kesal Melihat Aksi Tersangka dalam CCTV

Prolite – Angger Dimas yang merupakan ayah dari Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante, yang beberapa hari lalu meninggal karena tenggelam.

Diketahui Dante sapaan akrabnya meninggal akibat tenggelam saat berenang di Kolam Renang yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (27/1) lalu.

Karena meninggalnya sang anak ini banyak pertanyaan dari sang ayah karena diketahui anaknya ini bisa berenang.

Sangat tidak mungkin jika bocah 6 tahun tersebut meninggal karena tenggelam di kolam renang.

Usai melaporkan ke pihak kepolian atas tak wajar meninggalnya Dante, pihak kepolian mencari CCTV di lokasi kejadian.

Kolase Yutube
Kolase Yutube

Usai pihak kepolisian mendapatkan CCTV dan melakukan penyelidikan terlihat dengan jelas bahwasannya anak dari Angger meninggal karena di tenggelamkan.

Usai video CCTV terungkap sang ayah merasa kesal dan marah terhadap tersangka yang tega merenggut nyawa putra kesayangannya itu.

Tersangka yang berinisial YA diketahui merupakan kekasih dari mantan istri Angger.

Hingga saat ini pihak kepolian yang baru menetapkan satu-satunya tersangka yakni YA.

Masih dilakukan pendalaman lagi apakah ada tersangka lainnya yang juga ikut dalam kasus tenggelamnya putra dari Angger dan Tamara.

Pada saat ditemui di Polda Metro Jaya, Angger Dimas mengaku sudah melihat rekaman CCTV itu.

Ia merasa marah dan menganggap apa yang dilakukan YA, bukanlah perbuatan manusia.

“Sudah (melihat rekaman CCTV), dan ya itu bukan kelakuan manusia sih yang pasti, sangat sangat kelakuan mungkin manusia purba atau binatang,” kata Angger Dimas.

“Dan maaf gue pakai masker sekarang karena enggak bisa menahan emosi tapi satu sisi lega semua itu cepat. Dan kita masih akan terus telusuri lagi,” tambahnya.

Saat mendatangi Polda Metro Jaya tidak lupa Angger Dimas mengucapkan terimaksih kepada pihak Kepolisian Polda Metro Jaya karena telah mengungkap tersangka di balik meninggalnya sang buahati.

“Yang pasti mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang sudah bekerja dari pagi sampe pagi lagi, sama teman-teman media yang sudah support,” kata Angger Dimas.




Kejadian Meninggalnya Dante Bocah 6 Tahun Menarik Perhatian Penyidik

Dante anak Tamara Tyasmara meninggal (Instagram Tamaratyasmara).

Kejadian Meninggalnya Dante Bocah 6 Tahun Menarik Perhatian Penyidik

Prolite – Teka teki meninggalnya Dante anak dari Tamara Tyasmara dan Angger Dimas terungkap usai CCTV di lokasi kejadian terbongkar.

Video detik-detik meninggalnya anak usia 6 tahun ini terekam jelas CCTV di Lokasi kejadian.

Diketahui bocah berusia 6 yahun tersebut meninggal akibat tenggelam di kolam renang yang berada di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (27/1).

Meninggalnya anak dari Tamara Tyasmara penuh teka teki bahkan sang ayah kandung merasa ada yang janggal dari kematian sang buahatinya.

Filing sang ayah berkata bahwa anak kandungnya tidaklah meninggal karena tenggelam melainkan di tenggelamkan oleh seseorang.

Karena tidak percaya begitu saja Angger berusaha mencari rekaman CCTV di lokasi kolam renang di mana tempat sang anak merenggut nyawa.

Usai CCTV berhasil di dapatkan Angger melaporkan kepada kepolisian, usai laporan diterima pihak kepolisian langsung melakukan otopsi kepada jenazah Dante beberapa waktu lalu.

Benar saja usai CCTV berhasil di buka terlihat dengan jelas bahwa putra kesayangannya itu ternyata di tenggelamkan oleh sosok pria.

Sosok pria yang ada dalam CCTV diketahui merupakan kekasih dari Tamara yang bernama Yudha Arfandi.

Belum diketahui apa alasan Yudha hingga tega melakukan aksi keji kepada anak kecil yang merupakan anak dari kekasihnya.

Diketahui putra dari Tamara pergi ke kolam renang bersama dengan kekasihnya karena pada saat itu Tamara harus melakukan syuting yang lokasi tidak begitu jauh dari tempat kejadian.

Karena sang ibu tidak bisa menemani putranya maka dari itu ia menitipkan kepada kekasihnya yang saat itu sedang bersama dengan Yudha.

Usai mereka berdua di tinggal tidak berselang lama Tamara mendapatkan kabar bahwa sang anak tidak sadarkan diri karena tenggelam.

Sudah dilakukan pertolongan pertama saat berada di lokasi kejadian namun Dante tidak memberikan respon.

Hingga akhirnya sang ibu membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, namun nasib berkata lain pihak rumah sakit menyatakan Dante yang berusia 6 tahun tersebut sudah tewas.