Cara Aman Mendahului saat Berkendara di Jalan Raya

Cara aman menyalip saat berkendara di jalan raya (dok Honda).

Cara Aman Mendahului saat Berkendara di Jalan Raya

Prolite – Saat berkendara, keselamatan menjadi prioritas utama karena keselamatan di jalan raya tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, pengendara harus benar-benar memahami teknik-teknik berkendara yang baik agar bisa berkendara dengan aman dan nyaman. Salah satunya adalah cara mendahului kendaraan di depan dengan aman.

Setiap pengendara tentunya memiliki cara dan kecepatan yang berbeda saat di jalan, baik itu kendaraan kecil maupun kendaraan besar. Saat kita hendak mendahului kendaraan yang ada di depan karena dirasa terlalu lambat atau menghalangi jalan, ada beberapa cara yang harus dilakukan agar tidak terjadi kecelakaan saat proses mendahului dilakukan. Mendahului kendaraan di depan kita merupakan salah satu aktivitas berkendara yang cukup berbahaya karena kita mungkin saja harus mengambil jalur dari arah yang berlawanan.

dok Honda
dok Honda

Pastikan saat mendahului pengendara berada di jalur yang benar dan tidak melanggar rambu-rambu atau marka jalan yang berlaku. Pastikan marka tengah jalan yang kita lewati bertanda putus-putus, artinya kita diperbolehkan untuk mendahului kendaraan di depan kita. Selain itu, pengendara harus sudah memposisikan motornya di kanan belakang kendaraan yang akan didahului agar bisa melihat keadaan arus lalu lintas dari arah yang berlawanan.

Cara kedua adalah sebelum mengambil jalur sebelah kanan, pastikan selalu bahwa di belakang kanan kita tidak ada kendaraan lain yang mendahului juga. Pengendara bisa melihat menggunakan kaca spion sebelah kanan. Setelah dirasakan aman, nyalakan lampu sein sebelah kanan dan mulai mengambil jalur berlawanan untuk mendahului kendaraan tersebut.

Pengendara juga bisa menyalakan klakson sebanyak dua kali dengan durasi yang pendek untuk memberi tahu kendaraan di depan bahwa kita akan mendahului. Tambah kecepatan dan jaga jarak dengan kendaraan yang kita dahului, hindari mengikuti motor atau kendaraan lain yang sedang mendahului kendaraan lainnya, dan jangan lakukan pengereman saat akan mendahului. Untuk mengantisipasi potensi bahaya, pastikan keadaan jalur dari arah berlawanan sudah aman dan kosong.

Ceroboh saat mendahului merupakan salah satu penyebab terbesar terjadinya kecelakaan di Indonesia. Selalu waspada dan pastikan benar-benar aman saat mendahului dengan menggunakan prediksi bahaya yang baik serta kelengkapan berkendara yang tepat. Selalu gunakan helm dan jaket saat naik motor, dan tempatkan keselamatan di atas segalanya saat berkendara. Selalu #Cari_Aman.




Komponen Sepeda Motor Yang Harus Diperiksa Setelah Mengalami Kecelakaan

Komponen Sepeda Motor Yang Harus Diperiksa Setelah Mengalami Kecelakaan (dok Honda).

Komponen Sepeda Motor Yang Harus Diperiksa Setelah Mengalami Kecelakaan

Prolite – Dalam berkendara, pengendara sepeda motor seringkali menghadapi berbagai potensi bahaya yang berada di jalan raya yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Kecelakaan bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa kita duga. Oleh karena itu, sangat penting bagi pengendara untuk selalu menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap guna mengurangi dampak negatif dari kecelakaan tersebut.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma mengatakan, Jika terjadi kecelakaan saat menggunakan kendaraan roda dua ini, yang harus dipastikan adalah kondisi tubuh pengendara baik-baik saja dan periksa kondisi kendaraan anda.

dok Honda
dok Honda

Untuk memeriksa kondisi sepeda motor ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya :

1. Pertama, pastikan kondisi mesin tidak mengalami kebocoran oli. Hal ini dapat diidentifikasi dengan melihat bagian luar mesin, apakah ada tanda-tanda oli yang keluar dari ruang mesin atau apakah ada bagian mesin yang mengalami rembes atau berlubang.

Jika terdapat tanda-tanda oli yang keluar dalam jumlah yang signifikan akibat bocor, sebaiknya menghindari penggunaan sepeda motor tersebut. Kebocoran oli bisa mengakibatkan kerusakan yang lebih parah pada ruang bakar mesin kendaraan dan dapat memperburuk keadaan.

2. Langkah kedua, periksa bagian kemudi sepeda motor. Pastikan bahwa kondisi stang kemudi atau bagian segitiga pada motor tetap dalam posisi yang simetris dan tepat di tengah. Jika terdapat bengkok atau tanda-tanda miring, segera lakukan perbaikan karena hal ini dapat mengurangi keamanan saat berkendara dan juga mengganggu kenyamanan selama perjalanan.

3. Selain itu, pengendara juga harus memeriksa komponen elektrikal pada sepeda motor. Ketika terjatuh, pengendara sebaiknya segera mematikan mesin motor.

Jika motor dilengkapi dengan tombol “engine off,” tombol ini harus segera dimatikan. Tindakan ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan konsleting listrik dengan bahan bakar seperti bensin yang bisa menyebabkan kebakaran.

Setelah itu, pengendara perlu memeriksa kondisi komponen elektrikal motor dengan melihat apakah lampu motor masih menyala, starter motor masih berfungsi dengan baik atau tidak.

Jika ada masalah, sebaiknya segera menghubungi bengkel resmi Honda atau AHASS terdekat untuk perbaikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

4. Dan terakhir, pengendara harus melakukan pengecekan sistem pengereman di bagian depan dan belakang pada motor. Hal ini untuk memastikan seluruh komponen berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan atau kebocoran minyak rem. Memeriksa sistem pengereman adalah salah satu langkah wajib karena rem yang baik sangat penting untuk keselamatan.

“Hal-hal diatas merupakan beberapa komponen yang harus pertama kali diperiksa jika mengalami kecelakaan, namun yang paling penting adalah kita harus selalu memeriksa keadaan tubuh kita terlebih dahulu. Apabila ada bagian tubuh yang terluka, segera obati, jangan memaksakan tetap berkendara dengan ada luka yang belum di obati karena bisa memperburuk keadaan dan mengurangi konsentrasi kita saat berkendara, selalu #Cari_Aman saat pergi kemanapun,” ujar Ludhy.