Tingkatkan Minat Baca Anak dengan 9 Cara Jitu Ini, Mudah dan Menyenangkan!

Minat Baca

Prolite – Kita sering mendengar tentang rendahnya tingkat literasi di Indonesia. Di tengah gempuran gadget dan media sosial, minat baca anak-anak semakin terkikis. 

Gadget memang menawarkan berbagai hiburan, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat berdampak negatif pada perkembangan anak, seperti gangguan konsentrasi, masalah tidur, dan perilaku agresif. 

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menyeimbangkan waktu anak dalam berinteraksi dengan gadget dan buku.

Mengapa Membaca itu Penting?

Anak membaca buku dengan lantang – freepik

Membaca tidak hanya sekedar mengisi waktu luang. Kegiatan ini memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan kemampuan kognitif: Membaca membantu mengembangkan otak, meningkatkan daya ingat, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis.
  • Memperluas wawasan: Melalui buku, anak-anak dapat mengenal dunia yang lebih luas, budaya yang berbeda, dan berbagai macam ilmu pengetahuan.
  • Meningkatkan kosakata: Semakin banyak membaca, semakin kaya pula kosakata yang dimiliki anak.
  • Menumbuhkan imajinasi: Buku-buku fiksi merangsang imajinasi anak dan membantu mereka mengembangkan kreativitas.
  • Menyenangkan: Membaca bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan adiktif.

Cara Menumbuhkan Minat Baca pada Anak

Ibu dan anak membaca buku – freepik

Lantas, bagaimana cara membuat anak lebih suka membaca daripada bermain gadget? Berikut beberapa tips yang bisa dicoba untuk menumbuhkan minat baca pada anak:

  1. Kenalkan buku sedini mungkin : Bacakan buku dongeng atau cerita pendek untuk bayi sejak mereka masih kecil. Ini akan membiasakan mereka dengan suara dan irama bahasa.
  2. Beri contoh : Jadilah role model bagi anak dengan rajin membaca buku atau koran di hadapan mereka.
  3. Tempat yang Nyaman : Sediakan tempat khusus di rumah yang menarik untuk membaca, lengkap dengan rak buku, bantal, dan lampu baca serta suasana yang tentram.
  4. Membaca bersama : Bacakan buku untuk anak secara rutin dan ajak mereka berdiskusi tentang isi buku.
  5. Berikan buku sebagai hadiah : Buku adalah hadiah yang berharga dan akan selalu diingat oleh anak.
  6. Biarkan anak memilih buku : Beri kebebasan pada anak untuk memilih buku yang mereka suka, agar mereka merasa lebih tertarik untuk membacanya. Dengan batasan nilai-nilai dan aturan yang dipegang.
  7. Perkenalkan buku digital : Manfaatkan teknologi dengan memperkenalkan e-book atau aplikasi membaca yang menarik.
  8. Buat rutinitas membaca : Jadwalkan waktu khusus untuk membaca setiap hari, misalnya sebelum tidur atau setelah makan malam.
  9. Gunakan bahasa yang menarik : Saat membacakan buku, gunakan intonasi yang bervariasi dan ekspresi wajah yang hidup agar anak lebih tertarik.

Anak memegang buku dengan senang – Freepik

Menumbuhkan minat baca pada anak memang butuh usaha ekstra, tapi bukan berarti nggak bisa dilakukan. Kuncinya ada di kreativitas dan kesabaran kita sebagai orang tua atau pendamping.

Dengan memperkenalkan anak pada buku sejak kecil, secara nggak langsung kita sudah menyiapkan bekal yang berharga untuk masa depan mereka.

Yuk, mulai dari sekarang ajak anak buat cinta sama buku! Semoga tips ini bermanfaat dan bisa jadi inspirasi buat kamu.




Bangun Kebiasaan Membaca: Jelajahi Dunia dan Temukan Hiburan dalam Halaman Buku

Kebiasaan Membaca

Prolite – Membaca adalah sebuah kata sederhana dengan makna luar biasa. Kebiasaan membaca membuka pintu gerbang ilmu pengetahuan, mengantarkan kita pada petualangan imajinasi, dan memperluas wawasan tentang dunia. 

Di era digital ini, di mana informasi berlimpah dan perhatian mudah teralihkan, membangun kebiasaan membaca menjadi semakin penting.

Data UNESCO menunjukkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001%. Artinya, dari orang, hanya 1 yang rajin membaca. Sebuah kenyataan yang perlu diubah.

membaca efektif
– Freepik

Membiasakan untuk membaca mungkin terasa sulit, tetapi dengan langkah-langkah yang tepat, kita dapat membuka pintu gerbang menuju dunia pengetahuan dan hiburan yang tak terbatas. 

Pada artikel kali ini, kita akan membahas beberapa tips untuk membangun kebiasaan membaca. Yuk simak sampai habis!

5 Tips Membangun Kebiasaan Membaca

Ilustrasi wanita yang duduk di sofa sambil membaca buku – Freepik

  1. Temukan Minat

Apa yang Kamu sukai? Novel fiksi, biografi inspiratif, atau buku pengembangan diri? Pilih genre yang menarik bagimu. Membaca tentang sesuatu yang Kamu sukai akan membuatmu lebih tertarik, dan bersemangat untuk terus membaca.

  1. Mulailah dari Buku Kecil

Tidak perlu langsung membaca buku tebal. Pilih buku tipis dengan tema yang Kamu sukai. Memulai dari yang kecil akan membantumu membangun kepercayaan diri dan momentum untuk membaca lebih banyak.

  1. Luangkan Waktu

Sisihkan waktu khusus untuk membaca setiap hari, 10-15 menit sudah cukup. Konsistensi adalah kunci. Kamu dapat membaca di pagi hari sebelum beraktivitas, di sela-sela kesibukan, atau sebelum tidur.

  1. Ciptakan Suasana Nyaman

Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Jauhkan diri dari gangguan seperti televisi, smartphone, dan media sosial. Buat suasana yang mendukung agar Kamu dapat fokus pada bacaanmu.

  1. Bergabung dengan Komunitas Membaca:

Bergabung dengan komunitas membaca dapat membantu Anda terhubung dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama. Anda dapat saling berbagi rekomendasi buku, mendiskusikan bacaan, dan mendapatkan motivasi untuk terus membaca.

self improvement
Ilustrasi wanita yang sedang membaca buku – iStockphoto

Sebuah kebiasaan sederhana dengan manfaat luar biasa. Membaca membuka jendela ilmu, memperluas wawasan, dan memperkaya jiwa. 

Mari kita ubah budaya membaca di Indonesia, mulai dari diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita.




Jelajahi Dunia Bisnis melalui ‘Startup Safari’ dengan Co-Founder & CEO HOLEO, Andre Husada

Startup Safari

JAKARTA, Prolite – Bersiaplah untuk sebuah perjalanan yang menggetarkan jiwa ke dalam pusaran kewirausahaan saat Co-Founder & CEO HOLEO, Andre Husada, mengungkapkan panduan utama bagi para pionir muda: “Startup Safari.”

Lupakan segala yang Anda pikir Anda ketahui tentang buku bisnis. “Startup Safari” bukan hanya sebuah panduan; itu adalah sebuah narasi yang memikat, sebuah kompas untuk  menavigasi lautan tak terjamah dari budaya startup, dan sebuah pencerahan bagi setiap  pemimpi berwawasan di luar sana.

Andre Husada, seorang pengusaha berpengalaman, membawa Anda dalam ekspedisi yang  mendebarkan melalui lanskap-lanskap ramai inovasi dan gangguan.

Andre Husada 

 

Bergabunglah dengannya  saat dia mengungkap rahasia dari 100 startup kehidupan nyata yang berkembang pesat di  pasar-pasar dinamis Amerika Utara dan Asia Tenggara. 

Namun “Startup Safari” lebih dari sekadar kumpulan cerita sukses. Ini adalah manifesto untuk  pertumbuhan pribadi yang terjalin dengan dunia penuh gairah dari startup.

Temukan cara untuk  memanfaatkan kekuatan kewirausahaan tidak hanya untuk membangun bisnis tetapi juga  untuk membentuk kehidupan yang selalu Anda impikan. 

Siapkan diri Anda untuk tenggelam dalam dunia di mana pembelajaran bukanlah hal pasif; itu  interaktif. Setiap bab dari “Startup Safari” dirancang untuk menyalakan rasa ingin tahu Anda  dan memprovokasi introspeksi.

Bersiaplah untuk merangkak dan terlibat dengan pertanyaan pertanyaan yang menggugah pikiran yang akan mendorong Anda menuju jalan kesuksesan  Anda sendiri. 

Telusuri prinsip-prinsip inti dari pemikiran desain, saus rahasia di balik beberapa startup paling  sukses di dunia.

Pelajari cara menggunakan metodologi transformatif ini tidak hanya untuk  merevolusi industri tetapi juga untuk membentuk takdir pribadi Anda. 

Dan inilah pukulan paling hebatnya: “Startup Safari” tidak terikat oleh hambatan bahasa.  Dengan rilis dwibahasa dalam bahasa Inggris dan Indonesia, karya masterpiece yang  mengubah permainan ini melampaui batas-batas, mencapai para pengusaha yang berbakat di  seluruh dunia. 

Andre Husada

Jadi, apakah Anda siap untuk memulai petualangan seumur hidup? Bersiaplah, karena buku ini akan membawa Anda dalam perjalanan liar di mana batasannya hanyalah yang  Anda tetapkan untuk diri Anda sendiri. 

Di Indonesia, “Startup Safari” dapat dibeli di Tokopedia, dan di Amerika Serikat, tersedia di  Amazon dan Barnes & Noble. 

Bergabunglah dengan Andre Husada dan komunitas global para perubahan hari ini. Dapatkan  salinan “Startup Safari” Anda dan bebaskan jiwa kewirausahaan Anda!




8 Jendela Baru Literasi dengan Platform Online Gratis

Platform

Prolite – Yo, Sobat Literasi! Jaman sekarang, literasi nggak cuma di buku fisik doang, tapi juga meluncur kenceng di platform online.

Banyak pintu baru terbuka, banyak banget jendela literasi yang bisa kita buka. Dan yang lebih menariknya lagi, semua bisa diakses tanpa bayar di platform online!

Nah, berikut 8 platform online gratis yang bisa jadi jendela baru buat nambah wawasan kita. Yuk, duduk manis, dan siap-siap buka pintu dunia literasi baru!

8 Rekomendasi Platform Literasi Online Gratis

Ilustrasi membaca di gadget – Freepik

1. Google Books

Mengakses ribuan buku digital secara gratis sambil menikmati fitur pencarian yang memudahkan adalah kesempatan yang luar biasa untuk para pembaca. Dengan begitu banyak pilihan, setiap orang dapat menemukan bacaan yang sesuai dengan minat dan preferensinya.

2. Project Gutenberg

Dengan menyediakan lebih dari 60,000 e-book klasik yang dapat diunduh tanpa biaya, platform ini benar-benar menjadi surga bagi pencinta sastra. Beragam genre dan penulis tersedia, memungkinkan pembaca mengeksplorasi dan menemukan karya-karya klasik yang belum pernah mereka baca sebelumnya.

3. Khan Academy

Platform yang tidak hanya berfokus pada literasi kata, tetapi juga literasi matematika dan ilmu pengetahuan. Penyajian materi melalui video pembelajaran interaktif dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.

4. Duolingo

Duolingo memang menjadi pilihan yang fantastis bagi mereka yang ingin mengasah literasi dalam bahasa asing. Dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, Duolingo membantu pengguna memperoleh keterampilan bahasa dengan cara yang lebih menarik. Dari

5. Coursera

Tidak hanya menyajikan buku digital, tetapi juga menawarkan kursus online gratis dari universitas terkemuka dunia. Ini memberikan kesempatan luar biasa untuk mendapatkan literasi yang lebih mendalam di berbagai bidang.

6. Librivox

Menyediakan audiobook gratis yang dibacakan sukarelawan, cocok untuk yang lebih suka mendengarkan cerita.

7. Storybird

Tempat bagi penulis amatir untuk mengekspresikan ide mereka dan membaca karya dari sesama pengguna.

8. Goodreads

Goodreads adalah situs jaringan sosial yang dikhususkan untuk katalogisasi buku. Mirip dengan platform jaringan sosial lainnya, Goodreads menyediakan fitur pertemanan, grup, dan diskusi.

Ilustrasi berbagai macam buku bacaan – Freepik

Melibatkan pembaca dalam komunitas literasi online, memberikan rekomendasi buku, dan menyediakan ulasan dari pengguna lain.

Dengan semakin banyaknya platform literasi online gratis, kita berada di tengah-tengah era di mana pengetahuan dapat diperoleh dengan lebih mudah. 

Masyarakat dapat terus mengembangkan literasi mereka tanpa harus mengeluarkan biaya signifikan. 

Sebuah revolusi literasi yang sangat positif, membuka peluang bagi semua orang untuk mengeksplorasi dunia pengetahuan secara bebas. Mari bersama-sama memanfaatkan peluang ini untuk terus tumbuh dan belajar!




Penjualan Buku Tergerus Teknologi

BANDUNG, Prolite – Keberadaan tekhnologi canggih dipastikan berdampak negatif dan positif bagi warga. Salah satunya pada penjualan buku.

Diakui para pedagang yang sudah berdiri tiga puluh tahun lamanya, nasib pasar Buku Palasari sekarang, mati segan hidup pun tak mau. Terlebih sejak pandemi covid-19 hingga kini pengunjung ke Pasar Buku Palasari tak kunjung pulih.

“Sejak awal pandemi diberlakukan PPKM, pasar ditutup total, sehingga tidak ada pembeli yang datang sama sekali,” ujar Wakil Ketua Pedagang Buku Pasar Palasari Benny Arnanda, (03/01/2023).

Benny mengatakan, hal itu diperburuk dengan penjualan buku secara online, yang sekarang banyak dipilih oleh masyarakat.

“Beberapa masyarakat lebih memilih membelli secara online, karena harga lebih murah,” tuturnya.

Padahal, lanjut Benny, kualitas buku yang dijual secara online dan offline berbeda. Namun, melihat kemudahan, masyarakat lebih memilih berbelanja secara online.

Ditambah lagi, dengan kemajuan teknologi yang sekarang memfasilitasi masyarakat mengakses buku secara elektronik (e-book). Selain itu, kecepatan mengakses google yang membuat masyarakat lebih mudah mendapakan informasi apapun.

“Sekarang masyarakat tidak membutuhkan buku secara fisik. Informasi apapun mudah didapatkan memalui internet,” tambahnya.

Biasanya, lanjut Benny, pada Januari memasuki smester ke dua di setiap tahun ajaran, siswa mulai mencari buku pelajaran. Namun sejak tiga tahun lalu, tidak ada lagi keramaian di Pasar Palasari ini.

“Dulu yang datang ke sini bukan hanya warga Kota Bandung, tapi dari luar kota bahkan dari luar negri juga memburu buku ke sini. Terlebih ketika di sini masih banyak buku langka,” kennagnya.

Ada juga, universitas atau dosesn tertentu yang bekerjasama dengannya dan mewajibkan masiswanya untuk membeli buku dengan judul dan pengarang tertentu.

“Ya kalau dosen yang mewajibkan siswanya untuk membeli buku sekarang sih memang masih ada. Tapi memang sudah jarang,” tambahnya.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Pedagang Buku Pasar Palasari, Rukmawan mengatakan, yang bisa membantu para pedaganng buku sekarang adalah kebijakan pemerintah, yang mewajibkan siswa untuk membeli buku.

“Kalau tidak ada intervensi dari pemerintah, akan sangat sulit untuk membantu Pasar Buku Palasari ini kembali bangkit,” tuturnya.

Menurut lelaki yang akrab disapa Wawan ini, nasib penjual buku di Palasari ada di titik terendah. Buku yang terjual di pasaran pun kini tidak jelas, karena tidak tahu apa yang dibutuhkan masyarakat.

Ketidak jelasan ini, membuat omset mereka turun drastis, jika dulu omset per hari bisa mencapai belsan juta, sekarang hanya ratusan ribu saja.

“Sekarang, dalam sehari mendapatkan Rp200 ribu-Rp300 ribu saja sudah alhamdulillah,” terangnya.

Wawan berharap ada kebijakan dari pemerintah yangn bisa berpihak kepada para pedagang Pasar Buku Palasari.(kai)