Penyaluran Bansos PKH Tahap Akhir Desember 2025 Terus Dilakukan, Berikut Cara Cek Penerimaan

Ilustrasi Bansos PKH (net).

Penyaluran Bansos PKH Tahap Akhir Desember 2025 Terus Dilakukan, Berikut Cara Cek Penerimaan

Prolite – Memasuki tahap akhir penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) oleh pemerintah kepada para keluarga yang membutuhkan.

Di bulan Desember 2025 ini merupakan tahap akhir bantuan sosial PKH akan disalurkan kepada masyarakat yang sudah terdaftar.

Lantas apakah kalian termasuk dalam daftar penerima bansos? Bagai mana cara mengetahui status penerimaan?

Dilansir Instagram resmi @kemensosri, pemerintah menjadwalkan pencairan bansos PKH per tiga bulan sekali. Penerima bansos akan mendapatkan dana bantuan sebanyak empat kali dalam setahun. Saat ini, pencairan memasuki tahap keempat untuk bulan Oktober, November, dan Desember.

Masyarakat dapat mengecek apakah terdaftar dalam menerima bansos atau tidak melalui situs resmi Kemensos.

aplikasi cek bansos
aplikasi cek bansos

Pengecekan dapat dilakukan secara online melalui HP maupun laptop ke halaman Cek Bansos Kemensos.

Pengecekan dapat dilakukan secara berkala, pasalnya bantuan sosial PKH yang diberikan oleh pemerintah di cairkan secara bertahap.

Untuk nominal PKH yang diberikan pemerintah berbeda-beda. Terdapat delapan kategori penerima bansos dengan besaran dana sesuai kebutuhan masing-masing. Berikut ini rincian nominal bantuan :

  1. Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp )
  2. Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp )
  3. Siswa SD: Rp (Rp )
  4. Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp )
  5. Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp )
  6. Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp )
  7. Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp )
  8. Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)

Untuk masyarakat yang berhak menerima bantuan, penyaluran dana dilakukan melalui bank Himbara dan Kantor Pos.

Penerima perlu mengecek secara terus-menerus sehingga dapat mengetahui uang bantuan telah dikirim ke rekening. Apabila dana sudah diterima, dapat segera mengambilnya di bank Himbara atau kantor pos.




Bansos BLT Kesra 2025 Cair Rp 900.000, Berikut Cara Pengecekannya!

Ilustrasi Bansos BLT Kesra 2025 (iStockphoto).

Bansos BLT Kesra 2025 Cair Rp , Berikut Cara Pengecekannya!

Prolite – Kabar baik untuk seleuruh masyarakat penerima Bantuan Sosial (Bansos) pasalnya pemerintah Indonesia kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025.

Kali ini Pemerintah menyalurkan BLT Kesra 2025 untuk periode Oktober-Desember dengan target penerima 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp disalurkan melalui dua jalur lewat bank Himbara dan melalui PT Pos Indonesia.

BLT Kesra 2025 merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berpendapatan rendah.

Kelompok ini dianggap paling rentan secara ekonomi sehingga memerlukan intervensi tambahan di luar program bantuan sosial reguler yang sudah lebih dulu berjalan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui cara melakukan pengecekan melalui situs resmi guna memastikan apakah nama mereka termasuk dalam daftar penerima bantuan.

Masyarakat kini dapat mengecek status penerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025 melalui laman resmi .

Berikut ada 2 cara untuk para penerima manfaat untuk dapat mengecek:

  1. Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Buka laman resmi Kemensos di
  • Lengkapi kolom wilayah (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan) sesuai data di KTP
  • Ketik nama lengkap pada kolom yang tersedia
  • Masukkan kode verifikasi atau captcha untuk keamanan
  • Klik tombol “Cari Data” untuk melihat detail status penerimaan, termasuk jenis bantuan dan periode penyaluran.

Kompas
Kompas

  1. Lewat Aplikasi “Cek Bansos”
  • Unduh dan install aplikasi “Cek Bansos” resmi dari Kemensos di handphone Anda
  • Login atau buat akun baru jika belum terdaftar
  • Pilih menu “Cek Bansos”
  • Masukkan data tempat tinggal dan nama lengkap sesuai KTP
  • Setelah verifikasi, klik “Cari Data” untuk menampilkan informasi penerimaan BLT Kesra.

Bagaimana apakah anda salah satu yang terdaftar dalam Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025. Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda semua.




Bansos BPNT Rp 600.000 Cair, Cek Penerimaan Melalui Situs Resmi Kemensos

Ilustrasi Bansos (net).

Bansos BPNT Rp Cair, Cek Penerimaan Melalui Situs Resmi Kemensos

Prolite – Bantuan Sosial (Bansos) kembali disalurkan oleh pemerintah untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terdaftar.

Melalui Keenterian Sosial (Kemensos) akan memastikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako tahap 2 tahun 2025 telah berjalan dengan lancar.

BPNT ini merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia untuk para keluarga yang kurang mampu.

Bansos ini diberikan untuk periode Juli-September 2025 dengan total Rp per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan hingga 15 September 2025, realisasi penyaluran bantuan sosial BPNT telah mencapai 75,89 persen atau sekitar 13,68 juta KPM dari total kuota 18,27 juta penerima.

“Per 15 September, bantuan sosial sembako atau BPNT telah tersalur kepada KPM atau 75,89 persen. Sementara untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sudah tersalur ke KPM (74,43 persen),” jelas Gus Ipul, dikutip dari Kompas.

Setiap KPM berhak menerima Rp per bulan, dan karena pencairan dilakukan per triwulan, maka total bantuan sosial yang cair pada September 2025 mencapai Rp .

8,7 Juta Pekerja Belum Menerima Bantuan Subsidi Upah Artikel Dana bantuan disalurkan melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau kantor pos sesuai domisili penerima.

Untuk memastikan seseorang sebagai penerima bansos atau tidak ada beberapa cara, berikut cara mengeceknya?

  1. Cek lewat aplikasi Kemensos Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store (Android) atau App Store (iOS).
  2. Pilih menu “Cek Bansos”.
  3. Masukkan data sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, hingga nama lengkap.
  4. Lakukan verifikasi sesuai instruksi aplikasi.
  5. Klik tombol “Cari Data”.
  6. Sistem akan menampilkan nama penerima, usia, jenis bantuan (BPNT), dan status pencairan.

Untuk jadwal pecairan untuk BPNT disetiap daerah berbeda-beda sesuai kesiapan wilayah untuk proses administrasinya.

Dalam hal ini Kemensos juga meminta kepada penerima untuk terus rutin melakukan pengecekan secara berkala melalui situs remi cek bantuan sosial Kemensos 2025.

Namun ketika penerima memiliki kendala seperti data belum diperbaharui maka bisa melakukan konfirmasi melalui kelurahan atau pendamping bansos.

Sebagai informasi, penerima bantuan sosial BPNT kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pengganti DTKS.




Bansos Kemensos 2025 Triwulan III Cair, Berikut Cara Cek Status Penerimaan

Ilustrasi Bansos (net).

Bansos Kemensos 2025 Triwulan III Cair, Berikut Cara Cek Status Penerimaan

Prolite – Bantuan Sosial (Bansos) yang diberikan oleh pemerintah untuk keluarga yang kurang mampu mulai disalurkan kembali untuk masyarakat.

Penyaluran bantuan kemensos yang dikeluarkan pada 2025 ini diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bantuan sosial ini disalurkan secara bertahap setiap triwulan dan bulan ini sudah masuk pada triwulan ke III (Juli-September).

Melakukan pengecekan bisa melalui online atau lewat HP baik melalui website resmi cek bantuan sosial ataupun melalui aplikasi resmi.

Lantas bagaimana cara masyarakat mengecek apakah kita sebagai penerima bantuan atau bukan?

Berikut cara mengecek Bantuan Sosial Kemensos 2025:

  • Via aplikasi Cek Bansos Kemensos
  1. Cek bantuan sosial Unduh aplikasi “Cek Bansos” di App Store (iPhone) atau Play Store (Android)
  2. Buka aplikasi, lalu pilih menu “Cek Bansos” Isi data sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap
  3. Jawab pertanyaan verifikasi sesuai instruksi
  4. Klik tombol “Cari Data”.

istimewa
istimewa

  • Cek bantuan sosial di laman resmi
  1. Buka browser, akses laman
  2. Isi data sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap
  3. Masukkan kode captcha atau huruf kode sesuai instruksi
  4. Klik tombol “Cari Data”.

Jika anda salah stau yang terpilih sebagai penerima maka akan muncul informasi seperti Nama penerima, usia, jenis bantuan.

Jika pada jenis bantuan terdapat keterangan PKH atau BPNT berstatus Ya maka sudah pasti anda terdaftar sebagai penerima.

Namun kalau dalam jenis bantuan terdapat keterangan “Tidak” maka anda belum tercatat sebagai penerima bantuan sosial kemensos 2025.

Untuk info pasti, Anda bisa menghubungi kelurahan atau pendamping bansos.

Sebagai informasi tambahan, mulai triwulan II tahun 2025, Kemensos menggunakan basis data baru bernama DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional), menggantikan DTKS.




10 Juta Rekening Bansos Dibekukan, PPATK Mengidentivikasi Judol

ilustrasi rekening bansos untuk judol (istimewa).

10 Juta Rekening Bansos Dibekukan, PPATK Mengidentivikasi Judol

Prolite – Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berhasil menenumkan ratusan juta rekening bantuan sosial (Bansos) yang salah penggunaannya.

Rekening bansos diberikan kepada masyarakat yang terpilih sebagai penerima bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah.

Namun menurut hasil penemuan PPATK sebagian besar dana mengalir ke aktivitas perjudian.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membekukan 10 juta rekening terkait bantuan sosial dengan total saldo lebih dari Rp2 triliun.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana

Dari jumlah tersebut, ditemukan rekening yang tidak aktif selama lebih dari 5 tahun, tetapi masih menyimpan saldo.

“Beberapa rekening itu bahkan digunakan untuk transaksi di platform perjudian online,” ungkap Ivan.

Merujuk Buletin Statistik PPATK Mei 2025, terdapat laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM), naik 16,9% dibanding April 2025 dan melonjak 76,3% dibanding Mei 2024. Dari total indikasi tindak pidana di bulan itu, 53,3% atau kasus terkait aktivitas perjudian.

Yang lebih memprihatinkan, data hasil pencocokan NIK bansos dengan NIK pemain judol 2024 menunjukkan adanya kesamaan identitas, atau sekitar 2% dari total penerima bansos tahun lalu. Dana yang disetor oleh kelompok ini ke situs judi daring mencapai Rp957 miliar melalui 7,5 juta transaksi dalam setahun.

“Artinya ada sekitar 2% penerima bansos yang juga aktif sebagai pemain judol,” ungkap PPATK, Senin (7/7/2025).

Usai ditemukan banyaknya rekening bantuan sosial yang digunakan untuk judol maka aka nada evaluasi bagi penerima yang melakukan kegiatan judi online.

Sebelumnya, Kementerian Sosial bersama dengan PPATK melakukan pengecekan rekening pada penerima bantuan sosial selama lebih dari 10 tahun bahkan 15 tahun. Ini dalam rangka untuk menindaklajuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar bantuan sosial bisa tepat sasaran.

Setelah mendapatkan izin dari Presiden, Kemensos menyerahkan nomor-nomor rekening pada PPATK. Hasilnya ada jutaan rekening bansos tidak tepat sasaran, termasuk ratusan ribu penerima merupakan pemain judol.

 




Penyaluran Bansos Tahap ke-2 Akan Rampung Pekan Depan

Ilustrasi bansos (SHUTTERSTOCK).

Penyaluran Bansos Tahap ke-2 Akan Rampung Pekan Depan

Prolite – Bantuan sosial (Banos) yang diberikan pemerintah untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima manfaat pekan depan.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memastikan akan tuntas penyaluran tahap kedua pada pekan depan.

“Minggu depan sudah tuntas,” kata Gus Ipul dikutip dari , Selasa (10/6).

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Instagram Kemensos).
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Instagram Kemensos).

Gus Ipul juga menjelaskan berdasarkan data Kemensos sudah 70 persen penerima bansos tahap kedua.

“PKH maupun untuk bansos, sudah di atas hampir 70 persen lah Insya Allah,” ujarnya.

Dalam hal ini Gus Ipul juga menjelaskan bahwa pendataan terkini dengan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) masih dalam proses dan membutuhkan waktu.

Penyauran bansos dilakukan dengan cara bertahap setelah penyaluran tahap pertama selesai kini akan disalurkan bantuan tahap keduanya.

Terkait dengan adanya kendala, Gus Ipul menegaskan bahwa hambatan utama hanya pada proses validasi data.

Koordinasi dilakukan secara berlapis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan ketepatan penerima bantuan.

Apalagi dengan jumlah penerima yang banyak, yaitu sebanyak 20 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang kemudian disaring menjadi 16,5 juta dan dinyatakan valid berdasarkan DTSEN.

Dia menegaskan bahwa proses penyaluran bansos kali ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, sesuai dengan arahan berbagai pihak, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sebagai informasi, Kemensos telah mencairkan bansos tahap kedua untuk triwulan kedua tahun 2025 kepada 16,5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran mencapai Rp 10 triliun.




Prabowo Akan Berikan BSU untuk Pekerja Upah di Bawah Rp 3,5 Juta

Ilustrasi bantuan subsidi upah (BSU) akan dicairkan untuk pekerja upah dibawah Rp 3,5 juta per bulan (SHUTTERSTOCK).

Prabowo Akan Berikan BSU untuk Pekerja Upah di Bawah Rp 3,5 Juta

Prolite – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berencana akan memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja dengan upah di bawah Rp 3,5 juta per bulan.

Kabar tersebut di ungkapkan oleh pemerintah untuk seluruh pekerja yang berpenghasilan di bawah besaran Rp 3,5 juta per bulannya.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat untuk meningkatkan daya beli di masyarakat.

“BSU, kemudian ada bantuan-bantuan untuk menunjang daya beli. Itu sedang dipersiapkan,” kata Airlangga kepada wartawan pada Jumat malam (23/5/2025).

IG @airlanggahartartoofficial
IG @airlanggahartartoofficial

Dalam hal ini Airlangga menjelaskan skema pemberian bantuan subsidi seperti pemberian bantuan pada masa Covid-19 yang lalu.

Sebagai informasi, pada 2022 pemerintah memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu kepada pekerja/buruh yang diberikan 1 kali.

Namun untuk kali ini BSU yang rencana pemerintah kasih mungkin akan lebih kecil nominalnya dari waktu Covid-19 kemarin.

Airlangga menambahkan, pemerintah juga akan memberikan lima paket insentif ekonomi lainnya kepada masyarakat berbarengan dengan BSU ini.

Paket tersebut diantaranya yakni iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), diskon tarif tol, dan diskon tarif penerbangan, insentif Rp 7 juta untuk motor listrik dan diskon tarif listrik 50%.

Ia mengatakan, saat ini pemerintah tengah menghitung anggaran yang akan dikeluarkan untuk pemberian enam paket insentif tersebut. Airlangga bilang untuk anggaran bantuan subsidi upah sebenarnya sudah ada dan saat ini sedang tahap finalisasi.




Vasektomi Diusulkan Jadi Syarat Penerima Bansos , Berikut Langkah Mensos !

Ilustrasi Vasektomi (istockphoto-schlosann).

Vasektomi Diusulkan Jadi Syarat Penerima Bansos , Berikut Langkah Mensos

Prolite – Menanggapi usulan penerima bantuan sosial (Bansos) harus Vasektomi yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf akan mempelajari perihal usulan vasektomi yang di berikan oleh Gubernur Jabar tersebut.

“Ya ini kami sedang mempelajari ide itu ya. Jadi semua ketentuannya sedang kita pelajari,” kata Gus Ipul di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (30/4).

Menurut Gus Ipul, usulan soal KB itu cukup baik. Tetapi, memang harus dikaji dan dipelajari lebih lanjut jika ingin dijadikan syarat menerima bansos dan beasiswa.

“Itu sih ide baik gitu ya untuk KB ya, keluarga berencana itu baik juga. Tapi kami masih memerlukan waktu untuk bisa mempelajari. Karena penyaluran itu ada proses yang harus kita lalui. Tidak bisa terus dipaksa tiba-tiba,” jelasnya.

Net
Net

Dalam hal ini Dedi Mulyadi bermaksud diambil langkah tersebut agar pemberian pemerintah, termasuk provinsi, jadi lebih merata dan tidak terfokus pada satu pihak atau satu keluarga saja.

Maka dari itu masukan yang diberikan oleh Gubernur Jawa Barat tersebut masih harus di kaji ulang dari segi manapun.

Bantuan pemerintah tersebut bisa mulai dari bantuan kesehatan, kelahiran, hingga bantuan lainnya.

Dedi Mulyani menjelaskan dengan tegas tanpa adanya kebijakan yang tegas, maka nantinya dana bantuan sosial masyarakat tersebut tidak tersalurkan dengan tepat sasaran.

Dedi menilai, kebijakan ini merupakan solusi atas fenomena banyaknya keluarga prasejahtera yang melahirkan melalui operasi sesar dengan biaya sekitar Rp 25 juta per tindakan.

“Uang segitu bisa untuk bangun rumah kan. Makanya, berhentilah bikin anak kalau tidak sanggup menafkahi dengan baik,” ujarnya.




Peduli Korban Bencana Alam Sukabumi, Kalacakra Salurkan Bantuan

Kalacakra berikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam Sukabumi

Prolite – Pada hari Rabu 11 Desember 2024  bertempat di kantor Kecamatan Cisolok Sukabumi, Perkumpulan cinta tanah air Kalacakra yang dipimpin oleh Eric Torania Khan atas inisiatif  Ketua Dewan Pengawas Kalacakra Mayjend (TNI) Rido Hermawan, memberikan bantuan berupa paket sembako yang diserahkan langsung oleh Kalacakra kepada Jenal Abidin  Camat Cisolok Sukabumi untuk diteruskan kepada masyarakat terdampak bencana alam pergeseran tanah Sukabumi di daerah Cisolok dan sekitarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Kecamatan Cisolok Okih beserta perangkat Desa Pasirbaru, Denden Sumarlin Kalacakra, Vera Veriani Sonya Kalacakra, Andi Supriadi alumni Menwa Batalyon 2/Unpad , Aki Gola penggiat budaya dan sejumlah warga masyarakat.

Kalacakra salurkan bantuan untuk korban bencana alam sukabumi

Setelah menyerahkan bantuan ke Camat Cisolok, tim Kalacakra didampingi Sekmat Cisolok dan perangkat Desa Pasirbaru langsung mengunjungi warga terdampak bencana di lokasi kejadian Kampung Cilumayan di sekitaran bentangan sungai Cibareno dan menyerahkan langsung paket bantuan ke warga serta berinteraksi dengan warga pengungsi.. Dalam kesempatan tersebut, Eric  mengatakan  bahwa membantu korban bencana adalah tugas kita bersama , segenap komponen dan elemen bangsa tanpa memandang suku, agama, ras dan golongan. ” Kemanusiaan adalah di atas segalanya”, ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya terus memberikan bantuan dari sejak awal mendapat kabar Sukabumi mengalami bencana., yaitu 4 Desember 2024. “Bukan saja dalam bentuk bantuan materi tapi juga dalam bentuk gerakan moral dengan mengajak elemen masyarakat lainnya untuk sama-sama memberikan perhatian dan bantuan kepada kejadian  bencana Sukabumi”, terang Eric

Eric menghimbau kepada masyarakat supaya menjaga kelestarian lingkungan atau ngertakeun bumi lamba sehingga alam ini terjaga keseimbangan dan kelestariannya.

Kepada para pemangku pejabat sekitar untuk memperhatikan lagi terhadap keutuhan hutan yang sudah rusak  dan permasalahan tata ruang dan  wilayah.

“Bencana alam ini adalah sebagian masalah besar bangsa  yang harus disikapi dengan konfrehensif, bukan saja fokus pada akibat tapi juga pada sebab dan momentum ini harus dijadikan sebagai moment kebangkitan kesadaran pentingnya menjaga jatidiri bangsa”, ujar Eric.

Masyarakat penerima bantuan mengucapkan terimakasih dan merasa senang dengan adanya bantuan dari  Kalacakra. Pendi (50) warga Cilumayan Desa Pasirbaru , yang rumahnya terkena dampak pergeseran tanah di dekat bentangan sungai Cibareno berharap Kalacakra bisa mengajak elemen masyarakat lainnya untuk juga memberi perhatian kepada para warga terdampak bencana alam di Sukabumi .




Klarifikasi Video Bantuan Telur yang Ditarik Lagi oleh Petugas Posyandu Usai Difoto

Ilustrasi banuan telur (istimewa)

Klarifikasi Video Bantuan Telur yang Ditarik Lagi oleh Petugas Posyandu Usai Difoto

Prolite – Geger beredar video petugas posyandu yang menarik kembali bantuan telur yang di berikan untuk warga usai di foto.

Dalam video yang tersebar terlihat seorang ibu hamil yang memegang plastik putih berisikan paket makanan yang di berikan oleh posyandu.

Namun terdapat hal aneh saat bantuan telur di kasihkan kepada ibu hamil dan difoto oleh salah satu petugas posyandu.

Telur tersebut tiba-tiba di ambil kembali, sontak video tersebut viral di mendia sosial.

Klarifikasi bantuan telur yang ditarik lagi oleh petugas Posyandu (Instagram).
Klarifikasi bantuan telur yang ditarik lagi oleh petugas Posyandu (Instagram).

Usai viral sang pengunggah video Intan akhirnya memberikan klarifikasi perihal kejelasan bantuan telur tersebut.

Sebelumnya, video viral tersebut diunggah oleh pasangan suami istri yaitu Oki dan Intan, saat pembagian bantuan di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Intan mengungkapakan bahwa video yang viral di media sosial tersebut direkam oleh sang suami yang saat kejadian ikut sebagai salah satu penerima penyaluran bantuan gizi untuk dirinya.

“Tujuan posting, karena saya baru melahirkan juga terus nggak ada kegiatan apa-apa karena jaga anak, karena anaknya tidur suka iseng-iseng aja gitu kan main HP,” ujarnya dikutip dari Tribun Jabar.

Menurut pengakuan Intan, dirinya salah paham. Rupanya telur sudah dibagikan lebih awal oleh petugas pada Agustus 2024 karena takut busuk.

Namun sesuai aturan, telur tersebut harusnya dibagikan pada Oktober 2024, sehingga pada bulan Oktober pun satu pack telur hanya digunakan sebagai properti foto.

Selain itu, Intan mengakui dirinya pun sendiri sudah menerima bantuan paket makanan dan disalurkan di tahap pertama, tepatnya pada bulan Agustus. Setelah itu, dirinya kembali menerima bansos dari pemerintah.

“Setelah itu selang seminggu memang dikasih telur lagi, saya kira paketan yang bulan Agustus keluarnya dua, ternyata yang bulan Agustus selang seminggu itu seharusnya ada di bulan Oktober,” katanya.

“Nah, yang bulan Oktober dikiranya nggak ada telur, ternyata yang bulan Agustus harusnya Oktober,” ucapnya

Tak sampai di situ, dirinya pun baru mengetahui jika telur yang diterimanya tersebut setelah bantuan pertama itu adalah bagian untuk tahap kedua. Oleh karena itu, Intan mengucapkan permohonan maaf.

“Saya mau minta maaf khususnya untuk Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung atas viralnya video yang saya unggah karena sempat membuat kegaduhan untuk kita semua. Jadi pembelajaran ke depan juga kalau gabut itu gak boleh posting sembarangan,” ujarnya.