Masih Banyak Titik Banjir, Pemkot Audit Titik Banjir

ilustrasi banjir di Kota Bandung (TribunJabar).

Masih Banyak Titik Banjir, Pemkot Audit Titik Banjir

BANDUNG, Prolite – Di sejumlah titik wilayah Kota Bandung masih terjadi banjir, bahkan salah satunya di persimpangan jalan Gedebage saat hujan besar terjadi banjir hingga jalanan menjadi macet.

Sekertaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengakui bahwa titik banjir di Gedebage tersebut belum tertangani, oleh karenanya dia meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga melakukan audit titik banjir.

“Dengan fenomena yang sekarang ini banjir titiknya secara faktual bertambah itu harus dilakukan proses audit itu tugas dari kita supaya kita faham secara koperhensif ini faktor banjir yang terjadi itu kenapa. Artinya proses audit belum dilakukan kita minta supaya itu dilakukan supaya tahu persis,” ujar Ema di Balai Kota, Selasa (20/2/2024).

Pasalnya, persimpangan jalan di Gedebage, pemkot Bandung sudah berupaya dengan mengelontorkan dana untuk pembangunan kolam retensi tapi ternyata tidak memadai.

“Ditambah dengan kolam retensi yang untuk membelokkan aliran air dari sungai Cinambo masuk ke akses pasar itu Gedebage dibawah sutet nah itu anggarannya sudah aman tahun 2024 kurang lebih seingat saya hampir 16 miliar.
Kita bikin kaya kolam retensi yang di Margahayu termasuk juga aliran air yang biasa keluar dari pasar itu nanti beloknya ke kolam retensi yang sudah ada sekarang ternyata itu kan belum ada salurannya waktu infeksi kalau tdk ada saluran pasti air meluap ke jalan,” tegas Ema.

Nah dengan kasus itu, Ema meminta agar DSDABM lakukan audit secara keseluruhan.
Menurutnya sudah ada upaya penangan banjir di Pasar Leuwipanjang, sudah dibuat rumah sumur pompa untuk nanti didorong ke sungai Citepus.

“Kita sudah cek ke lapangan dan saya yakin itu sudah berfungsi sehingga nanti sudah tidak ada lagi genangan air yang di depan pasar Leuwipanjang itu contoh termasuk yang di Pasir Koja itu kan sudah dibuatkan rumah sumur pompa yang di Babakan Ciparay itu bisa langsung menyedot air yang menggenang sering terjadi di persimpangan yang keluar dari tol Pasir Koja tapi kan yang lain masih banyak di titik-titik yang lain,” ucap Ema.

Lantas bagaimana yang di Kopo, pasalnya imbas dirasakan di Cibaduyut dan dipinggir fly over Kopo ternyata sekarang air menggenang, karenanya Ema minta agar dilakukan audit.

“Sekarang saya mau ke dsdabm mau menegaskan, saya kumpulkan. Sebagai pembina asn, koordinator pembangunan saya harap program ini sentuh saat ini terjadi. Saya tidak ingin dengar banjir cileuncang tapi selutut, kalau banjir bilang saja banjir tapi tangani,” jelasnya.

“Seperti di Gedebage hujan gede langsung macet. Disana bisa lintas koordinasi dengan institusi terkait, kita selalu terjebak persoalan status jalan. Kan kalau rakyat tidak tahu tetap disalahin kepala daerah seolah-olah kota tidak berbuat,” pungkasnya.

Sementara itu tersiar kabar di salah satu titik banjir akibat disumbat oleh oknum agar mendatangkan pemasukan.

“Jangan menari diatas penderitaan orang lain, jangan mengais rejeki tapi dampak masyarakat dirugikan, tapi kita secara infrastruktur tanggungjawab kita. Saya nanti akan tekankan masalah banjir tidak ansih dsdabm, banjir dlh menangangi hulu bagaimana apa abrasi, konservasi masih terjaga kah. Kalau luar kota atensi dari pemerintah lebih tinggi, belum perilaku masyarakat membuang sampah ke sungai itu bukan urusan dsdabm saja tapi cross cuting lintas antar opd,” gerutunya.

Sementara itu Kepala DSDABM Didi Rustandi mengatakan untuk audit titik banjir yang besar sebenarnya sudah dilakukan.

Seperti di Gedebage, karena itu persimpangan ada penyempitan dihilir, sehingga mau tidak mau harus ada parkir air.

Namun masalahnya pembangunan baru akan dilakukan tahun ini yakni di dibawah sutet.

“Di Cipamulihan ada dua sungai, ada kolam retensi dan rumah pompa plus ada penambahan crosing oleh PJN, jadi relatif yang Cipamulih lancar cuma yang dari Cinambo bermasalah, mudah-mudahan kalau sudah dibereskan kolam retensi yang bawah sutet di pasar induk itu bisa menyelesaikan banjir di persimpangan gedebage,” tegasnya.

Kemudian titik banjir yang besar kedua diaudit adalah di Cibaduyut, itupun sudah dilakukan sehingga meski ada genangan namun relatif kecil dan bisa dilalui kendaran roda 4 dan roda 2.

“Mudan-mudahan terselesaikan,” harapnya.

Masih kata Didi, ada rumah pompa dan setiap banjir selalu dipompa untuk di persimpang Pasirkoja tetapi ternyata penyebab banjir bukan hanya di jalan Cibuntu saja tapi di jalan Soekarno Hatta bagian selatan cukup besar.

“Akan kami telusuri dari mana. Audit ini lebih ke momentum harus tepat karena kalau audit dalam tanda kutip masalahnya drainase bisa diukur dimensi sama artinya 5 meter 5 meter semua kalau sekarang banyak tertutup dimana bottle neck itu momentum harus tepat harus disaat hujan, agar tahu dimana masalahnya,” ungkap Didi.

“Kalau diatas tidak ada dibawah kan ada pipa ada kabel nah itu harus kita cari tahu,” ucapnya lagi.

Sementara itu anggapan oknum warga menutup aliran sungai, Didi menyampaikan di titik jalan Kopo – Citarik luapan Citarip barat tidak meluap malah di fly over Kopo meluap besar sekali.

“Tidak semata-mata dari sana, itu harus ada antisipasi dari tempat lain yang membuatnya banjir jadi kami mencari lagi banjir itu dari mana asalnya,” tegasnya.




Bantuan Air Bersih Untuk Korban Banjir Braga, Suplai 2-3 Tangki Air

bantuan air bersih braga

Perumda Tirtawening Suplai 2 – 3 Tangki Air Bersih Per Hari

BANDUNG, Prolite – Nyaris satu pekan bencana banjir bandang di jalan Braga, Perumda Tirtawening Kota Bandung menyuplai air bersih sekitar 2 – 3 tangki atau 10 sampai 25 ribu liter setiap hari.

Direktur Umum Perumda Tirtawening Sonny Salimi mengatakan, setiap hari sebanyak 2 – 3 tangki kebutuhan air untuk minum dan masak disuplai.

“Kalau untuk kebutuhan air lainnya cuci dan mandi ada air tanah dari hotel,” ujar Sonny, Sabtu (19/1/2024).

Sebenarnya kata Sonny, air ledeng atau air PDAM menyala walaupun hanya malam sekitar pukul – WIB.

“Yang penting airnya masih ada, cuma karena terendam dan banyak lumpur jadi kebutuhan air disini jadi lebih banyak. Ini butuh sampai nanti dinyatakan semua sudah bersih. Disini ada 300 pelanggan dan satu titik torn bisa digunakan, tapi masalahnya kebutuhan meningkat untuk minum dan masak, kalau lebutuhan lain pake air artesis,” pungkasnya.

bantuan air bersih braga

 

Sementara itu salah seorang warga Rosita (56) mengaku sangat terbantu adanya suplai air bersih ini setiap hari.

Pasalnya air PDAM saat ini ada setiap malam hingga subuh dalam kondisi kotor dan tidak memenuhi kebutuhan.

Selain menyuplai air bersih, Perumda Tirtawening pun menyerahkan bantuan berupa air mineral 100 karton, makanan siap saji 20 karton, susu 200 biji, matras 30 biji, dan biskuit bagi anak dan dewasa sebanyak 200 biji.




4 Dampak Yang Terjadi Pada Sepeda Motor Yang Nekat Terjang Banjir

Sepeda Motor

Prolite – Banjir atau genangan air yang menutupi jalan raya menjadi salah satu kendala yang sering dihadapi para pengendara ketika memasuki musim hujan.

Sepeda motor di Indonesia sudah dirancang agar bisa aman menerjang banjir, seperti memiliki ground clearance serta ukuran velg dan ban yang cukup tinggi dan untuk sepeda motor jenis matic, posisi baterai atau aki yang sudah didesain supaya lebih aman.

Walaupun begitu, banjir atau air yang menggenang sering kali menjadi salah satu penyebab kecelakaan, diantaranya karena kendala jalanan rusak dan berlubang yang tidak terlihat yang menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh atau tidak stabil.

Belum lagi dampak yang akan terjadi pada bagian mesin dan komponen sepeda motor yang disebabkan pengendara yang nekat menerobos genangan air atau banjir yang tidak aman.

4 Dampak Yang Terjadi Pada Sepeda Motor Yang Nekat Terjang Banjir

Ilustrasi – shutterstock

 

1. Kerusakan Pada CVT

Sepeda motor jenis skuter matic (skutik) menggunakan Continuously Variable Transmission (CVT) sebagai transmisi untuk menyalurkan tenaga ke roda belakang. Bagian tersebut diharuskan untuk selalu tetap kering dan bersih.

Dan jika bagian tersebut kemasukan air akibat menerobos banjir, maka dipastikan komponen didalamnya akan mengalami kerusakan dan tidak bekerja dengan maksimal.

2. Kerusakan Pada Rem

Banjir atau air yang tergenang biasanya membawa serta partikel seperti tanah, pasir atau kotoran lainnya. Dan partikel tersebut bisa masuk ke dalam perangkat pengereman, terutama sepeda motor yang masih menggunakan model rem tromol.

Kotoran yang masuk ke dalam rem tromol akan mengendap dan menyebabkan kerusakan dan rem tidak bekerja optimal. Kendala tersebut ditandai dengan suara berdecit pada bagian tromol ketika tuas rem ditekan.

3. Kerusakan Pada Komponen Kelistrikan

Walaupun dirancang aman ketika menerjang banjir, tapi kotoran dan lumpur yang biasanya terbawa oleh genangan air bisa mengendap pada beberapa komponen kelistrikan.

Seperti pada soket atau sambungan kabel, atau pada tombol dan saklar juga perangkat fuel injection. Jika dibiarkan potensi kerusakan atau juga korsleting listrik bisa saja terjadi.

4. Kerusakan Pada Mesin

Dampak yang sering terjadi akibat nekat menerobos banjir adalah kerusakan pada mesin dan komponen sepeda motor.

Air yang masuk ke dalam area mesin bisa menyebabkan beberapa masalah seperti oli mesin yang tercampur dengan air sehingga mesin tidak bekerja maksimal, kendala tersebut ditandai dengan oli yang berubah menjadi warna putih kental kecoklatan ketika dikeluarkan dari dalam mesin.

Masalah lainnya seperti gejala water hammer bisa berpotensi terjadi. yakni ketika air masuk ke dalam ruang bakar yang menyebabkan kerusakan pada bagian piston dan stang piston.

Sepeda motor akan tiba-tiba mogok, dan tidak bisa dihidupkan. Jika hal tersebut terjadi, maka siap-siap Brosis harus menghadapi service dengan biaya yang tidak sedikit.

Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, Ade Rohman menjelaskan, “Ketinggian genangan air banjir yang aman dilewati sepeda motor adalah sekitar 10 sampai 15 cm atau sejajar dengan ketinggian trotoar . Bisa juga diukur dengan melihat ketinggian lubang knalpot, filter udara, CVT dan foot step. Jika ketinggian air sudah sejajar dengan 3 komponen tersebut ada baiknya mencari jalan lain atau berhenti terlebih dahulu.”

Ilustrasi – shutterstock

“Jika genangan banjir aman untuk dilewati, disarankan agar pengendara menurunkan kecepatan, menjaga ritme putaran gas agar air tidak masuk lewat lubang knalpot atau bagian lainnya. Gunakan rem yang tepat tanpa mengurangi kecepatan dan jaga keseimbangan motor dari gelombang air dampak kendaraan lain dan juga selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas dan hormati pengendara lain,” ujar Ade.




Turut Prihatin, PKS Bangun Posko Bantuan Banjir Di Lokasi Bencana

PKS - posko bantuan banjir 2

Turut Prihatin, PKS Bangun Posko Bantuan  Banjir Di Lokasi Bencana

BANDUNG, Prolite -Posko bantuan banjir didirikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung sebagai keprihatinan terhadap bencana banjir bandang di Gang Apandi Jl Braga Kelurahan Braga Kecamatan Sumur Bandung.

Ketua DPD PKS Ahmad Rahmat Purnama menyampaikan keprihatinannya saat meninjau lokasi bencana. Menurut dia warga Kelurahan Braga sedang menghadapi musibah.

Karenanya Kamis (11/1/2024) malam beberapa jam setelah banjir bandang datang ke lokasi dan langsung melakukan bantuan.

PKS - posko bantuan banjir 2
Ketua DPD PKS Ahmad Rahmat Purnama. PKS mendirikan posko bantuan banjir atas keprihatinan atas bencana yang menimpa warga kampung Braga Kota Bandung.

“Ini adalah sebuah musibah yang dihadapi oleh warga di sini, kita datang kesini meninjau untuk memberikan perhatian, memberikan empati kepada warga. Semalam bahkan kita sudah mengirimkan tim kesini membantu membersihkan mesjid kemudian rumah yang terdampak kemudian kira berikan beberapa bantuan berupa selimut, makanan, minuman dan sebagainya sesuai dengan kemampuan kita untuk membantu meringankan beban yang sedang di hadapi oleh warga di sini,” ujar Ahmad, Jumat (12/1/2024).

Kata Ahmad, mudah-mudahan dengan bantuan tersebut dapat sedikit meringankan apa yang sedang dihadapi oleh warga di sini. Untuk keberadaan posko bantuan banjir PKS sendiri disiapkan makanan, beberapa selimut, makanan bayi, dan mi instan.

“Baru kita berikan bantuan sebagian, mudah-mudahan bisa kita suplai lagi kesini. Kita harus punya perhatian punya empati kepada mereka yang terkena musibah ini. Mudah-mudahan diberikan kesabaran dan diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah yang sedang dihadapi ini,” harapnya.

Dan bagi masyarakat yang tidak terdampak, Ahmad mengimbau agar bisa memberikan empatinya apa pun itu termasuk doa.

Masih kata Ahmad sekarang sudah turun ke lapangan dari pemerintah pusat, provinsi, pemkot melalui Damkar, DLHK yang memberikan bantuan.

PKS - posko bantuan banjir 2

“Saya berikan apresiasi yah tentu mudah-mudahan bisa sampai tuntas. Tadi saya melihat juga ada rumah yang di pinggiran sungai jebol sehingga airnya masuk ke situ. mudah-mudahan ini yang terdampak langsung bisa segera di tutup.

Sementara itu salah seorang korban banjir bandang Deni Sukmaya (56) mengatakan akibat banjir semua harta bendanya ludes terbawa banjir.

“Wah habis semua kalau dalaman mah, barang-barang terbawa banjir semua seperti kursi, tempat tidur, kulkas habis semua. Sekarang tinggal bersihkan lumpur,” ujar ayah 3 anak itu seraya mengatakan di rumahnya terdapat 7 anggota keluarga yakni ibu, istri, dan anak,” terangnya.

“Kalau di Gang Apandi kebanyakan tinggal di lantai dua. Di sini ada 4 RW yang terkena yaitu RW 3, RW 4, RW 7 dan Rw 4. Tentu kami membutuhkan makanan, karena masyarakat tidak bisa masak itu semuanya kompor dan gas sudah hancur semua tidak ada yang terpakai lagi,” jelasnya.

Untuk kebutuhan yang lebih urgent sendiri kata dia pengangkutan sampah-sampah karena saat ini masyarakat tidak bisa gerak kalau sampah masih banyak.

“Kalau untuk makanan Insya Allah sudah ada dari Dinsos, Diskar PB, ada juga dari partai PKS. PKS bikin dua Posko Bantuan Banjir di sini (Gang Apandi) dan posko bantuan banjir yang di belakang. Alhamdulillah ada makanan yang sudah jadi seperti nasi goreng langsung di kirim ke warga untuk makan malam, sama tadi pagi sarapan dari PKS. Mudah-mudahan tanggul yang jebol segera di tutup, agar air sungai tidak ikut naik. Takutnya kalau belum di tutup airnya bakal langsung masuk kan, di sini pinggir kali,” ujar ketua DPC Kelurahan Braga itu.




Jalan Macet Dikepung Banjir, Berikut Informasi Jalan dan Alternatifnya

jalan macet - banjir bandung selatan

Banjir Wilayah Bandung Bagian Selatan Sebabkan Jalan Macet

BANDUNG, Prolite – Curah hujan tinggi di wilayah Bandung Raya mengakibatkan berapa daerah tergenang banjir. Menyebabkan beberapa ruas jalan macet dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Hal ini kerap terjadi di kala musim penghujan tiba, terutama jalan menuju atau dari wilayah bandung bagian selatan dan Kabupaten Bandung.

Berikut data informasi situasi yang diperoleh redaksi seputar jalan macet yang disebabkan oleh banjir hari ini:

Jl. Cisirung palasari banjir bisa dilalui sebagian kendaraan.
Jl. Bbs banjir tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Bojong asih banjir tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Metro banjr tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Ria busana banjir tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Dayeihkolot arah bojong soang depan zipur asrama banjir tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Dayehkolot arah bojong soang gereja/jembatan cipurut banjir tidak bisa dilalui kendaraan.
Jl. Sukabirus banjir tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Pom andir arah ciparay banjir tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Pom andir arah banjaran aman bisa dilalui kendaraan
Jl. Andir katapang aman masih bisa dilalui kendaraan
Jl. Cijagra arah cigebar banjir tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Cikarees terusan bojong soang banjir, jangan memaksakan, sebagian kendaraan pada mogok
Jl. Tegal luar sapan banjir tidak bisa dilalui kendaraan
Jl. Palasri bisa dilalui
Jl. Sasak acih parung halang ada genangan bisa dilalui kendaraan
Jl. Raya bojong soang dari ke 2 arah terpantau padat merayap

Kemacetan diperkirakan akan terjadi di jalur utama seperti di Jl. Terusan buah batu/bojong soang dan Rancamanyar.

Alternatif jalan yang bisa di lalui ke cijeruk lanjut ke cikoneng lewat sasak apung atau ke sindang sari lewat jembatan paris.




Banjir Kawasan Braga, Pemkot Bandung Gerak Cepat

banjir kawasan braga

Banjir Kawasan Braga, Pemkot Bandung Gerak Cepat

BANDUNG, Prolite – Pemerintah Kota Bandung melakukan penanggulangan banjir di kawasan pemukiman di Braga, Kamis, 11 Januari 2024 malam.

Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono memastikan proses evakuasi terus berjalan. Hingga pukul WIB, tim dari Diskar PB, DSDABM, Dinkes, dan Dinas Sosial Kota Bandung terus melakukan identifikasi.

“Kami sedang melakukan identifikasi dan mengevakuasi warga yang terdampak. Jangan sampai ada warga yang tidak teridentifikasi,” ujar Bambang saat memonitor kawasan pemukiman di RW 04, Kelurahan Braga.

banjir kawasan braga
Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono memastikan proses evakuasi banir di kawasan Braga.

Selanjutnya, Bambang menyebut tanggul yang diduga jebol sehingga menyebabkan banjir di kawasan tersebut akan diperbaiki besok. Adapun untuk mencegah potensi kebencanaan di musim hujan, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan Pemprov Jabar.

“Semoga dengan kecepatan memperbaiki tanggul, ini dapat mencegah adanya potensi yang tidak diharapkan. Per malam ini, yang bisa kami lakukan adalah melakukan identifikasi dan evakuasi,” terangnya.

Sementara itu Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana memastikan, sejauh ini tidak ditemukan adanya korban jiwa akibat banjir yang melanda kawasan pemukiman di Kawasan Jalan Braga ini.

Adapun korban terdampak saat ini dievakuasi ke beberapa titik. Salah satunya aula RW 08 Kelurahan Braga.

“Kami masih melakukan asesmen. Sejauh ini belum dilaporkan ada korban jiwa. Dan kami berharap tidak ada. Secepatnya akan kami sampaikan hasil asesmen tersebut,” ujar Gun Gun.

Pantauan Humas Kota Bandung sekitar pukul WIB, air di kawasan banjir sudah berangsur surut. Adapun warga sekitar antara lain di RW 04 dan RW 08 sedang membersihkan sisa lumpur yang masuk ke dalam rumah.

Menurut informasi yang diterima Humas Kota Bandung, banjir yang terjadi di kawasan ini diduga karena adanya tanggul di pemukiman yang jebol sehingga air dari Sungai Cikapundung meluber ke rumah warga. Dilaporkan kawasan terdampak peristiwa ini antara lain RW 04 dan RW 08.




Kolam Retensi Cisanggarung, Antisipasi Banjir Arcamanik

Kolam Retensi Cisanggarung

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meresmikan Kolam Retensi Cisanggarung di Kelurahan Pasir Impun Kecamatan Mandalajati, Selasa 14 Maret 2023.

Kolam retensi ini memiliki luas meter persegi dan luas lahan 1,2 hektare. Selain itu, kolam retensi ini memiliki kapasitas meter kubik.

Yana menyambut positif peresmian Kolam Retensi Cisanggarung. Menurutnya, ini merupakan salah satu upaya Pemkot Bandung untuk mengatasi potensi banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Mandalajati dan Kecamatan Arcamanik.

“Selain upaya pencegahan banjir, juga untuk menabung air dan menaikkan muka air tanah di Kota Bandung tentunya,” ucap Yana.

Dengan lahan yang luas dan dukungan penghijauan maksimal, Yana juga optimis Kolam Retensi Cisanggarung dapat menjadi salah satu ruang publik baru di Kota Bandung.

Baca Juga : Sampah Faktor Utama Pencemaran Sungai

Kendati demikian, Yana meminta seluruh pihak menjaga fasiltas ini agar tetap nyaman untuk dikunjungi dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Bandung.

“Dengan terbangunnya kolam retensi ini, titik banjir khususnya di kawasan terdampak banjir seperti Kecamatan Arcamanik, atau kawasan Cingised ya, semoga bisa selesai,” ucap Yana.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi menyebut saat ini sudah ada 10 kolam retensi yang dibangun di Kota Bandung.

Ia juga menyatakan, Kolam Retensi Cisanggarung bisa menahan air hingga liter dan meyakini dampak banjir ke wilayah seperti Kecamatan Arcamanik dapat diminimalisir.

Baca Juga : Kolam Retensi Gedebage, Solusi Tuntaskan Banjir

“Tadi teman-teman di kewilayahan juga memberikan pernyataan, mereka menyebut banjir di kawasan mereka mulai berkurang,” terangnya.

Selain kolam retensi, beberapa upaya Pemkot Bandung dalam mencegah potensi banjir serta mengelola air hujan di Kota Bandung antara lain dengan membangun rumah pompa dan sumur imbuhan.

“Ini (Kolam Retensi Cisanggarung) pembangunannya 2022. Dan untuk 2023 kami sedang mempersiapkan kolam retensi di Margahayu Raya,” terangnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bandung, Maya Himawati berharap kolam retensi ini dapat menjadi solusi masalah banjir, khususnya di kawasan terdampak yakni Kecamatan Arcamanik.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kolam retensi ini,” tuturnya.(rls/kai)




Jokowi Resmikan 4 Infrastruktur di Kota dan Kabupaten Bandung

Jokowi-peresmian infrastruktur

BANDUNG, Prolite – Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyambut positif peresmian infrastruktur di Kota dan Kabupaten Bandung sebagai upaya penanganan banjir dan macet.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat meresmikan 4 infrastruktur tersebut, antara lain Fly Over Kopo di Kota Bandung, Kolam Retensi Cieunteung, Kolam Retensi Andir, dan Floodway Cisangkuy di Kabupaten Bandung, Minggu 5 Maret 2023.

Peresmian dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo, dan didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruhzanul Ulum, Wali Kota Bandung Yana Mulyana, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

“Alhamdulillah. Tentunya semoga bermanfaat positif bagi Kota Bandung dan juga Kabupaten Bandung,” ucap Yana.

Di sisi lain, beragam upaya telah dilakukan, di antaranya membangun 9 kolam retensi baru, 22 sumur resapan dalam, 647 sumur resapan dangkal, dan drumpori.

Selain itu, Pemkot Bandung juga rutin mengeruk saluran air, serta menghadirkan rumah pompa air yang siap siaga ketika banjir.

Dalam acara Bandung Menjawab edisi 25 Januari 2023 silam, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM Kota Bandung) Didi Ruswandi menyebut salah satu rencana pembangunan yang relatif besar di tahun 2023 adalah kolam retensi di empat lokasi.

Pertama, pembangunan kolam retensi di Kompleks Margahayu Raya. Sedangkan tiga lainnya yaitu di Pasar Leuwipanjang, Pasirkoja, dan Rancabolang.

Terbaru, Pemkot Bandung telah meresmikan Rumah Pompa Cironggeng di Jalan Cingised Kelurahan Cisaranten Endah Kecamatan Arcamanik.

Fly Over Kopo Diresmikan
Selain itu, Jokowi juga meresmikan infrastruktur Fly Over Kopo di Kota Bandung. Infrastruktur yang satu ini hadir sebagai upaya pengendalian macet di Kota Bandung.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Khairur Rijal menyebut, setelah difungsikan pada akhir 2022, kehadiran Fly Over Kopo memberi dampak signifikan pada laju kendaraan menerus dari arah timur Kota Bandung menuju barat, ataupun sebaliknya.

“Sudah tidak terhalang lagi oleh dua simpang bersinyal, yaitu Kopo – Soekarno Hatta, dan Cibaduyut – Soekarno Hatta,” terangnya.

Di sisi lain, Rijal menyebut masih ada kepadatan kendaraan dari arah selatan dan utara pada kawasan fly over pada jam puncak arus lalu lintas pagi dan sore hari.

Terkait hal ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional Kementerian PUPR, yang secara teknis nantinya memungkinkan pengaturan atau rekayasa pada kaki simpang yang berada di bawah Fly Over Kopo.

“Mudah-mudahan permasalahan jam puncak lalin pagi sore utara selatan bisa kita selesaikan dalam waktu dekat,” katanya.

Rijal menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah mengevaluasi kondisi lalu lintas di kawasan timur dan barat setelah fly over. Yakni di simpang Mekarwangi (timur) dan simpang Caringin (barat).

Hal ini dikarenakan kepadatan lalu lintas kerap terjadi di dua kaki simpang tersebut.

“Kami juga coba mengatur siklus di kedua simpang tadi, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas,” tutur Rijal.(rls/red)