Presiden dan Jajaran Kabinet Merah Putih Bertolah ke Jakarta usai 3 Hari Retreat di Akmil

Kabinet Merah Putih tinggalkan Akmil Magelang untuk bertolak ke Jakarta (Kompas.com).

Presiden dan Jajaran Kabinet Merah Putih Bertolah ke Jakarta usai 3 Hari Retreat di Akmil

Prolite – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka serta para jajaran kabinet merah putih meninggalkan Magelang, Jawa Tengah.

Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah merupakan tempat dimana para Menteri Jajaran Kabinet Merah Putih melakukan pembekalan retreat.

Diketahui retreat di mulai sejak tanggal 25 Oktober 2024 hingga 27 Oktober 2024 kemarin.

Retreat ini diikuti seluruh unsur Kabinet Merah Putih. Mulai menteri, wamen, kepala lembaga, penasihat presiden, utusan khusus, hingga staf khusus presiden.

Tribunnews
Tribunnews

Dalam arahannya, Prabowo menyebutkan retreat Kabinet Merah Putih sebagai ‘the military way’, tapi bukan militeristik. Cara ini, menurut dia, sudah biasa digunakan pemerintahan hingga perusahaan untuk menyelaraskan kedisiplinan dan kesetiaan pada bangsa dan negara.

“Saya tidak bermaksud membuat Anda militeristik, salah, bukan itu,” kata Prabowo dikutip keterangan resmi Tim Komunikasi Kepresidenan, Jakarta.

Hal tersebut di sampaikan oleh Presiden RI saat Prabowo kepada seluruh anggota Kabinet Merah Putih seusai olahraga dan latihan baris-berbaris pagi tadi. Prabowo mengatakan the military way ini banyak ditiru oleh pemerintah negara lain.

“The military way ditiru oleh banyak pemerintah, terutama perusahaan-perusahaan. The military way inti dari semua perusahaan adalah disiplin,” ujarnya.

Usai selesai melakukan retreat Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Akmil dengan menggunakan mobil MV3 Garuda berwarna putih dari dalam Akmil.

MV3 Garuda Limousine yang dikunakan Presiden merupakan buatan PT Pindad.

Tidak sampai disitu Prabowo terlihat melambaikan tangan ke warga yang sudah menunggunya di depan Akmil. Warga pun riuh saat Prabowo keluar dari Akmil.




Pelantikan Perwira TNI-Polri, Salah Satunya Putra Terbaik Asal Manado

Letda Inf. Alfredo Mariando Massie, S.Tr.Han putra asal Manado, Pelantikan perwira TNI-Polri yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di halaman Istana Negara.

Perwira TNI-Polri asal Manado Letda Inf. Alfredo Mariando Massie,

JAKARTA, Prolite – 833 perwira TNI-Polri yang baru saja di lantik oleh Presiden Joko Widodo di halaman Istana Negara pada hari Rabu 26 Juli 2023 kemarin.

Dari banyaknya perwira TNI-Polri yang baru saja dilantik oleh Presiden Republik Indonesia salah satunya ada putra kebanggaan Kota Manado.

Letda Inf. Alfredo Mariando Massie,
Letda Inf. Alfredo Mariando Massie,

Letda Inf. Alfredo Mariando Massie, putra asal Manado yang membanggakan orang tuanya.

Putra dari wirausaha asal Manado Fredy Aries Massie dan sang ibu bernama Marini Juliet Lolowang yang bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Alfredo Mariando Massie pria kelahiran Manado 29 Agustus 1998 ini sudah membuat bangga kedua orang tuanya.

Diketahui bahwa Alfero Daftar Akademi Militer (Akmil) di kodam XIII MERDEKA Manado pada tahun 2019.

Setelah lolos dalam pendaftaran Akmil ia lanjut untuk menjalankan pendidikan.

Kedua orang tua dari Letda Inf. Alfredo Mariando Massie, menyaksikan secara langsung anak kebanggaannya sudah berhasil menjadi Perwira TNI.

Bukan perkara mudah untuk dapat lulus Akmil saat itu, ribuan pesaing yang juga menaruh harapan untuk bisa lulus dalam pendaftaran Akmil.

Dengan dukungan dan juga doa dari kedua orang tua Letda Inf. Alfredo Mariando Massie, membuat pendaftaran Akmil dengan lancar dan berhasil lolos hanya dengan satu kali daftar saja.

Saat pelantikan TNI-Polri Presiden Jokowi pun menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pelantikan para perwira TNI-Polri tersebut. Presiden meyakini para perwira remaja TNI dan Polri memiliki semangat dan kemampuan untuk mewujudkan kemajuan Indonesia.

“Saya bangga melantik saudara-saudari para perwira muda, para ksatria muda yang berani, percaya diri dan optimis, yang selalu siap mendedikasikan diri, yang menjadi pemersatu bangsa, serta bekerja dan mengabdi untuk kemajuan bangsa dan negara,” ujar Presiden.

Presiden pun meminta para perwira yang baru dilantik untuk terus belajar dan berinovasi. “Saya minta kepada saudara-saudara untuk terus belajar, menempa kemampuan dan keahlian, menguasai pengetahuan dan teknologi, dan terus berinovasi,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, Perwira TNI-Polri memiliki tugas yang tidak mudah. Mulai dari menjaga stabilitas keamanan negara, menjaga NKRI hingga meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa dan negara. Apalagi saat ini dunia mengalami perubahan yang cepat, disrupsi teknologi yang sangat pesat, dan kondisi geopolitik yang sangat dinamis yang harus disikapi secara tepat dan cepat oleh TNI-Polri.