“Perjalanan jauh bukan soal seberapa cepat mencapai tujuan, tetapi bagaimana kita dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. Mengatur waktu istirahat secara berkala merupakan salah satu langkah sederhana yang sangat penting untuk menjaga konsentrasi dan stamina selama berkendara, sehingga semangat #Cari_Aman selalu diterapkan di setiap perjalanan,” ujar Ludhy Kusuma.
Berikut beberapa tips mengatur waktu istirahat saat melakukan perjalanan jarak jauh:
1. Tentukan jadwal istirahat sebelum perjalanan dimulai
Sebelum berangkat, rencanakan rute sekaligus tentukan lokasi yang akan digunakan sebagai titik istirahat. Dengan perencanaan tersebut, pengendara tidak akan memaksakan diri untuk terus melaju ketika kondisi tubuh mulai lelah.
2. Istirahat setiap maksimal dua jam berkendara
Disarankan untuk berhenti setiap sekitar dua jam atau setelah menempuh jarak tertentu selama 15–30 menit. Jangan menunggu hingga tubuh terasa sangat lelah atau mengantuk, karena pada kondisi tersebut konsentrasi sudah mulai menurun dan risiko berkendara menjadi lebih tinggi.
3. Manfaatkan waktu istirahat dengan baik
Saat berhenti, lakukan peregangan ringan untuk mengurangi ketegangan otot, minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi, serta konsumsi makanan ringan bila diperlukan. Waktu istirahat juga dapat dimanfaatkan untuk memeriksa kondisi sepeda motor, seperti ban, rem, maupun bagian lainnya sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan