Ho‑jae dikenal sebagai atlet basket yang sangat berbakat. Kemampuannya di lapangan membuatnya menjadi idola banyak siswa di sekolah.
Perasaan baru ini membuat Yeo‑wool semakin bingung. Ia tidak ingin melukai perasaan Ho‑soo, tetapi ia juga tidak bisa membohongi perasaannya sendiri.
Ho‑soo perlahan menyadari perubahan sikap Yeo‑wool ketika berada di dekat Ho‑jae. Ia bisa merasakan bahwa perhatian gadis itu tidak lagi sepenuhnya tertuju kepadanya.
Rasa cemburu pun mulai muncul meskipun ia berusaha menahannya.
Di sisi lain, Joon‑yeon yang melihat situasi tersebut mencoba menjadi penengah bagi kedua sahabatnya. Ia berharap hubungan mereka tetap bisa dipertahankan meskipun keadaan sudah berubah.
Kisah Remaja yang Relatable dan Penuh Emosi
We, Everyday bukan film dengan konflik besar atau drama yang berlebihan. Justru kekuatan film ini terletak pada ceritanya yang sederhana namun sangat relatable.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan