Ini Buku Favorit Member CORTIS yang Bikin Mindset Naik Level!

CORTIS

Bukan Sekadar Idol! Ini Daftar Bacaan CORTIS yang Bikin Mindset Makin Tajam

Prolite – Kalau kamu pikir idol K-pop cuma sibuk latihan dance, rekaman lagu, dan tampil di panggung, siap-siap kaget! Karena, boy group CORTIS membuktikan kalau image keren dan performa maksimal ternyata juga ditopang oleh kebiasaan membaca yang serius.

CORTIS adalah boy group asal Korea Selatan yang dibentuk oleh Big Hit Music, anak perusahaan HYBE Corporation. Grup ini beranggotakan lima orang: Martin, James, Juhoon, Seonghyeon, dan Keonho. Mereka resmi debut pada 18 Agustus 2025 dengan single pertama “What You Want” dan langsung mencuri perhatian lewat konsep fresh, musikalitas kuat, dan karakter member yang unik.

CORTIS

Menariknya, meski usia mereka masih tergolong muda, selera bacaan para member jauh dari kata biasa. Buku-buku yang mereka rekomendasikan bukan sekadar bacaan ringan, tapi karya-karya reflektif yang membahas kreativitas, jati diri, filosofi hidup, hingga mental resilience.

Penasaran buku apa saja yang masuk reading list mereka? Yuk, kita bahas satu per satu lengkap dengan sinopsis dan kenapa buku ini relevan banget buat generasi sekarang.

1. The Creative Act: A Way of Being – Rick Rubin

Buku karya produser legendaris Rick Rubin ini bukan buku teknis tentang cara bikin lagu hit. “The Creative Act: A Way of Being” justru membahas kreativitas sebagai cara hidup.

Rick Rubin dikenal sebagai produser yang bekerja dengan banyak musisi besar lintas genre. Dalam buku ini, ia menekankan bahwa setiap orang sebenarnya adalah makhluk kreatif. Kreativitas bukan soal bakat langka, tapi soal cara kita melihat dan merespons dunia.

Sinopsis singkat: Buku ini berisi refleksi singkat, hampir seperti kumpulan meditasi, tentang bagaimana menjaga kepekaan, menerima ketidaksempurnaan, dan membiarkan ide mengalir tanpa terlalu dikontrol ego.

Kenapa ini cocok buat idol seperti CORTIS? Karena industri hiburan menuntut inovasi terus-menerus. Buku ini membantu kreator tetap grounded dan tidak kehilangan esensi diri saat berkarya.

Buat kamu yang ingin jadi content creator, musisi, penulis, atau pekerja kreatif, buku ini bisa jadi pengingat bahwa kreativitas bukan tentang viral, tapi tentang kejujuran ekspresi.

2. Honmono – Seong Hae-na

“Honmono” karya Seong Hae-na membawa pembaca pada pencarian makna tentang keaslian dan identitas. Kata honmono sendiri dalam bahasa Jepang berarti “yang asli” atau “yang autentik”.

Sinopsis singkat: Novel ini mengeksplorasi karakter-karakter yang hidup di tengah tekanan sosial dan ekspektasi publik. Ceritanya menggambarkan konflik antara citra yang ditampilkan dan diri yang sebenarnya.

Tema ini sangat relate dengan dunia idol. Di balik panggung megah dan sorotan kamera, ada manusia yang tetap bergulat dengan pertanyaan: siapa aku sebenarnya?

Buku ini mengajak pembaca untuk berani jujur pada diri sendiri, bahkan saat dunia menuntut kita tampil sempurna.

Buat generasi muda yang sering merasa tertekan oleh standar media sosial, “Honmono” seperti cermin yang mengajak refleksi: apakah kita hidup sebagai diri sendiri, atau sekadar versi yang ingin dilihat orang lain?

3. The Subtle Art of Not Giving a F*ck – Mark Manson

Kalau kamu pernah merasa overthinking, terlalu peduli komentar orang, atau takut gagal, buku ini mungkin jadi alasan kenapa member CORTIS tetap terlihat santai meski berada di industri super kompetitif.

Karya Mark Manson ini dikenal sebagai buku self-help yang anti-klise. Alih-alih menyuruh pembaca selalu positif, buku ini justru mengajak kita menerima bahwa hidup penuh masalah.

Sinopsis singkat: Intinya sederhana: kita tidak bisa peduli pada semua hal. Energi kita terbatas, jadi pilih dengan bijak apa yang benar-benar layak diperjuangkan.

Mark Manson menekankan pentingnya tanggung jawab pribadi, batasan sehat, dan keberanian menerima kegagalan.

Untuk idol yang terus dinilai publik, pola pikir ini sangat penting. Tidak semua kritik harus ditelan mentah-mentah. Tidak semua ekspektasi harus dipenuhi.

Buat kamu yang sering merasa burnout karena ingin menyenangkan semua orang, buku ini bisa jadi wake-up call yang menyegarkan.

4. Übermensch – Friedrich Nietzsche

Pilihan yang cukup mengejutkan datang dari karya filsuf klasik Friedrich Nietzsche tentang konsep Übermensch.

Dalam pemikiran Nietzsche, Übermensch adalah manusia yang mampu melampaui batasan moralitas konvensional dan menciptakan nilai hidupnya sendiri.

Sinopsis singkat: Konsep ini muncul dalam karya filsafat Nietzsche yang membahas tentang keberanian menjadi individu yang mandiri secara pemikiran dan tidak sekadar mengikuti arus.

Mengapa ini menarik bagi idol generasi baru? Karena di tengah sistem industri yang ketat, gagasan tentang membangun nilai diri dan tidak terjebak dalam standar lama bisa menjadi sumber kekuatan mental.

Bagi pembaca, konsep ini mengajak kita bertanya: apakah kita menjalani hidup berdasarkan nilai yang benar-benar kita yakini, atau sekadar mengikuti norma tanpa berpikir?

Dari Panggung ke Halaman Buku

Menarik melihat bagaimana member CORTIS tidak hanya fokus pada karier musik, tetapi juga memperkaya diri lewat literasi. Dari kreativitas ala Rick Rubin, refleksi identitas di Honmono, mental resilience ala Mark Manson, hingga filsafat Nietzsche, semuanya menunjukkan kedalaman cara berpikir mereka.

Di era 2026, ketika generasi muda semakin sadar pentingnya self-development dan kesehatan mental, pilihan bacaan seperti ini terasa sangat relevan.

Kalau idol favoritmu saja meluangkan waktu untuk membaca dan mengasah pemikiran, masa kamu nggak?

Yuk, pilih satu buku dari daftar ini dan mulai perjalanan refleksimu sendiri. Siapa tahu, bukan cuma playlist kamu yang naik level, tapi juga mindset dan cara pandang hidupmu.




Teddy dan Rizky Febian Hadiri Sidang Mediasi Perihal Ahli Waris

Teddy dan Rizky Febian Hadiri Sidang Mediasi Perihal Ahli Waris (Manaberita).

Teddy dan Rizky Febian Hadiri Sidang Mediasi Perihal Ahli Waris

Prolite – Perseteruan perihal warisan antara Teddy Pardiyana kepada keluarga sang komedian Sule semakin memanas hingga saling lapor.

Diketahui Teddy meminta hak ahli waris kepada Sule untuk anaknya dengan mendiam Lina Jubaedah yakni Bintang.

Rizky Febian yang merupakan anak pertama dari mendiam Lina Jubaedah menghadiri proses mediasi yang berlangsung di Pengdilan Agama Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Kecamatan Antapani.

Dalam agenda mediasi pengajuan permohonan kontensius ini Rizky Febian di damping oleh pengacaranya.

Bukan hanya Rizky Febian namun terlihat juga Teddy Pardiyana yang turut membawa Bintang dalam sidang mediasi tersebut.

Teddy meminta agar anaknya bersama Lina Jubaedah dapat ditetapkan namanya sebagai ahli waris.

Usai menjalani proses mediasi yang panjang Iki sapaan akrabnya itu membeberkan hasil persidangan yang baru saja terjadi kepada awak media.

Ia mengatakan, sudah mengetahui secara jelas objek permohonan tersebut, dan dia tidak pernah mempermasalahkan soal Bintang ikut menjadi ahli waris.

Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Intinya kan memastikan apa yang terjadi. Setelah ditanyakan kan ternyata memang ingin ada penetapan dari Dede Bintang. Jadi mewakili adik-adik juga memang enggak bisa dipungkiri, karena kami juga satu ibu ya itu memang sudah jadi hak Dede Bintang,” ujar Iki selepas sidang.

Sebagai pihak termohon, Iki memastikan akan mengikuti semua proses persidangan ini sampai nantinya hakim memberikan keputusan. Dia juga menyerahkan semua permohonan ini kepada majelis hakim Pengadilan Agama Bandung.

Selama proses mediasi berlangsung Iki mengaku hanya berfokus pada pokok dari permohonan yang dilayangkan oleh pihak ayah tirinya itu.

Iki juga menjelaskan bahwa ayah sambungnya itu sering menghubungi adiknya Putri Delina melalui chat.

“Pak Teddy selalu ngechat Putri untuk minta A, minta B untuk kebutuhan adek bintang, dan putri selalu ngasih,” ungkap Rizky.

Rizky Febian menilai adiknya sejauh ini sudah cukup bersikap baik sebagai seorang kakak, walaupun mereka berbeda ayah.

Iki juga berpesan untuk ayah angkatnya itu semoga segera mendapatkan pekerjaan agar dapat membiayai adek bintang.




K-Pop Gen 5 Take Over! CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 Jadi Sorotan Global

K-Pop Gen 5 Take Over! CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1

Prolite – K-Pop Gen 5 Take Over! CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 Jadi Sorotan Global

Kalau kamu aktif ngikutin dunia K‑Pop, pasti sadar satu hal: generasi kelima sedang on fire. Setelah era Gen 3 yang diisi nama‑nama raksasa dan Gen 4 yang mendominasi global charts, kini spotlight bergeser ke Gen 5—generasi yang lahir di tengah era AI, TikTok, dan fandom digital super aktif.

Menariknya, muncul narasi baru di kalangan penggemar dan analis industri: siapa Big 3 versi Gen 5? Bukan lagi soal agensi besar, tapi soal impact, konsistensi prestasi, dan kekuatan fandom. Dari sekian banyak rookie dan grup muda, ada tiga nama yang paling sering disebut: CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 (Alpha Drive One).

Mereka bukan cuma ramai dibicarakan, tapi juga menunjukkan potensi jangka panjang sebagai tulang punggung K‑Pop era sekarang. Yuk, kita bahas satu per satu.

K‑Pop Gen 5: Standar Baru Industri Idol

Sebelum masuk ke grupnya, penting buat tahu dulu kenapa Gen 5 terasa beda. Idol Gen 5 debut di era:

  • Konten serba cepat dan real‑time di media sosial
  • Persaingan global sejak hari pertama debut
  • Fans yang lebih kritis soal konsep, musik, dan keaslian

Agensi kini nggak cuma jual visual, tapi juga storytelling, keterlibatan kreatif member, dan kemampuan tampil lintas platform. Inilah konteks yang melahirkan CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1.

CORTIS: Visual Sinematik dan Identitas Musik yang Kuat

CORTIS sering disebut sebagai boy group Gen 5 dengan branding paling solid. Sejak debut, mereka langsung tampil dengan konsep visual sinematik—gelap, futuristik, tapi tetap emosional.

Kenapa CORTIS Jadi Kandidat Big 3?

  • Musik berkarakter: CORTIS konsisten mengusung sound alternative pop dan electronic yang beda dari arus utama.
  • Konsep matang sejak awal: Tiap comeback terasa nyambung, seolah bagian dari satu semesta cerita.
  • Global‑ready: Lirik bilingual, visual kelas internasional, dan performa panggung yang rapi.

Beberapa member juga aktif terlibat dalam penulisan lagu dan konsep visual, sesuatu yang makin diapresiasi fans Gen Z. Di berbagai chart streaming Asia 2025–2026, nama CORTIS rutin muncul di daftar trending rookie.

LNGSHOT: Energi Panggung dan Daya Ledak Popularitas

Kalau CORTIS unggul di atmosfer dan cerita, LNGSHOT datang dengan pendekatan sebaliknya: power, kecepatan, dan energi mentah.

Grup ini dikenal dengan koreografi super intens dan lagu‑lagu yang high‑octane, cocok untuk panggung festival dan konser besar.

Kekuatan Utama LNGSHOT

  • Performance‑driven: Live stage mereka sering viral karena sinkronisasi dan stamina member.
  • Konsep sporty & street: Dekat dengan kultur anak muda urban.
  • Fandom yang agresif tumbuh: Penjualan album fisik LNGSHOT melonjak signifikan di tahun kedua debut.

Di era di mana klip performance TikTok bisa mengangkat popularitas grup secara instan, LNGSHOT jelas bermain di wilayah yang tepat. Banyak pengamat industri menyebut mereka sebagai future stadium group.

ALD1 (Alpha Drive One): Teknologi, Narasi, dan Masa Depan Idol

ALD1 atau Alpha Drive One sering disebut sebagai boy group Gen 5 paling futuristik—baik secara konsep maupun strategi.

Grup ini memadukan K‑Pop dengan narasi teknologi, AI, dan identitas digital. Bukan sekadar gimmick, tapi jadi bagian dari cerita mereka sebagai idol di era baru.

Kenapa ALD1 Dianggap Visioner?

  • Konsep AI & human identity yang relevan dengan isu generasi muda.
  • Interaksi fans berbasis teknologi, termasuk konten imersif dan pengalaman digital.
  • Musik eksperimental tapi tetap catchy.

ALD1 sering menarik perhatian media internasional karena pendekatan mereka yang berbeda. Mereka bukan hanya menjual lagu, tapi pengalaman. Ini yang membuat ALD1 punya potensi jangka panjang di pasar global.

Big 3 Versi Gen 5: Bukan Soal Agensi, Tapi Dampak

Berbeda dari era sebelumnya, istilah Big 3 di Gen 5 tidak lagi merujuk pada perusahaan, melainkan tiga grup dengan pengaruh paling besar di generasinya.

CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 mewakili tiga pilar penting K‑Pop masa kini:

  • Identitas & storytelling (CORTIS)
  • Performa & energi panggung (LNGSHOT)
  • Inovasi & masa depan industri (ALD1)

Ketiganya tumbuh di jalur yang berbeda, tapi sama‑sama mencerminkan arah baru K‑Pop di tahun 2026.

Gen 5 Baru Dimulai

Persaingan K‑Pop Gen 5 masih panjang, tapi satu hal sudah jelas: CORTIS, LNGSHOT, dan ALD1 bukan sekadar hype sesaat. Mereka adalah simbol perubahan—bahwa idol sekarang harus adaptif, autentik, dan berani beda.

Buat kamu yang suka ngikutin perkembangan K‑Pop, sekarang adalah waktu terbaik untuk jadi saksi lahirnya era baru. Siapa tahu, beberapa tahun ke depan, nama‑nama ini akan disebut sebagai legenda generasi kelima.

Kalau menurut kamu, siapa yang paling pantas jadi wajah K‑Pop Gen 5? Atau justru ada grup lain yang layak masuk daftar Big 3 versi kamu?




Penyelidiakan Meninggalnya Lula Lahfah Dihentikan, 5 Orang Saksi Sudah Dimintai Keterangan

Polisi rilis kematian Lula Lahfah melalui CCTV (CNN).

Penyelidiakan Meninggalnya Lula Lahfah Dihentikan, 5 Orang Saksi Sudah Dimintai Keterangan

Prolite – Penyelidikan penyebab kematian selebgram Lula Lahfah resmi di berhentikan oleh pihak kepolisian Jakarta Selatan.

Lula Lahfah sebelumnya ditemukan sudah meninggal dunia pada Jumat 23 Januari 2026 di apartemen pribadinya yang berada di kawasan Jakarta Selatan.

Luka mendalam bukan hanya dirasakan oleh keluarga dari korban namun kekasihnya Reza Arab Youtuber sekaligus musisi tersebut turut terpukul.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah mengungkap kesimpulan berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan polisi.

Sebelumnya pihak kepolisian telah memanggil 5 orang saksi dalam meninggalnya sang selebgram diantara ART dan sang kekasih Reza Arab.

Usai memanggil kelima saksi dan melihat hasil CCTV tersebut pihak Polres Metro Jakarta Selatan memastikan tidak adanya tindak pidana dalam kasus kematian sang selebgram tersebut.

“Tidak ditemukan ada peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyidikan terkait penemuan jenazah saudari LL,” ujar Iskandarsyah, dikutip dari Tribunnews.

Adapun hasil penyelidikan, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh Lula Lahfah. Selain itu, tidak ditemukan juga upaya melawan hukum.

“Kami sudah cek bukti dan keterangan saksi, tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun upaya melawan hukum,” tambahnya.

Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam apartemennya dengan bukti obat-obatan karena penyakit yang sedang dideritanya belakangan ini.

Bukan hanya obat-obatan yang ditemukan di TKP namun ada juga surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), karena sebelumnya Lula sempat menjalani perawatan karena penyakit yang dideritanya.

Hasil penyelidikan sudah dirilis Polres Metro Jakarta Selatan pada 30 Januari 2026 petang, berikut isinya?

Semua bermula dari kepanikan ART Lula Lahfah, berinisial A yang mencari bantuan untuk membuka kamar Lula.

A mendapat bantuan teknisi dan petugas keamanan untuk membuka paksa kamar Lula yang terkunci sejak pagi.

Tak berselang lama, teman Lula VA dan asisten Reza Arap, Chintya datang ke lokasi pada pukul WIB.

Chintya mendapat arahan untuk segera menghubungi dokter atau tim medis agar segera memeriksa kondisi Lula.

Pada pukul WIB, Reza Arap nampak tiba bersamaan dengan dokter yang dipanggil oleh Chintya.

Keduanya masuk ke dalam lift yang sama.

“Terlihat saudara RA (Reza Arap), pacar dari saudari LL di sini sudah hadir bersama dengan tim dokter dari saudari C yang mencoba menghubungi dokter kenalan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, dikutip dari siaran langsung Kompas TV.

Dokter yang bersangkutan menerangkan sudah tidak menemukan tanda-tanda vital di tubuh korban.

Reza Arap didampingi sang asisten membawa kantong jenazah menggunakan lift barang pada pukul WIB.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan visum luar.




Onad Bebas Usai 3 Bulan Jalani Rehabilitasi Kasus Narkoba  

Onad Bebas Usai 3 Bulan Jalani Rehabilitasi Kasus Narkoba (Tribunnews).

Onad Bebas Usai 3 Bulan Jalani Rehabilitasi Kasus Narkoba

Prolite – Artis Onadio Leonardo atau yang akrab disapa Onad akhirnya bebas usai menjalani rehabilitasi terkait kasus narkoba yang semoat menjeratdirinya.

Onad diketahui sudah menghirup udara bebas pada Rabu (28/01) setelah tiga bulan menjalani rehabilitasi di Yayasan Pemulihan Natura Indonesia (ULTRA) Jakarta Selatan.

Kepulangan suami Beby Prisilia ini disambut rasa syukur seluruh keluarga setelah semua perjalanan rehab sudah dilewati.

Bagi Onad, bisa kembali berkumpul dengan keluarga adalah momen yang paling ia nantikan selama mendekam di pusat rehabilitasi.

detikcom
detikcom

“Ya hari ini hari terbaik sih, gitu. Karena akhirnya sudah bisa di rumah lagi. Rumah gue kangen, gue kangen kerja lagi, gue kangen menghibur lagi. Gue kangen anak-anak gue sih ya,” ujarnya di Jakarta Selatan, Rabu (28/1).

Diketahui Suami Beby Prisilia sempat diamankan kepolisian Polres Jakarta Barat karena kasus narkoba yang menjerat.

Pada 30 Oktober 2025 lalu ia diamankan pihak kepolisian Polres Jakarta Barat di kediaman pribadinya yang berada di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan.

Usai di amakan bapa dua anak ini dilakukan tes urine dan di nyatakan positif mengonsumsi  ganja dan ekstasi.

Suami Beby ini disebut menyesal dan telah meminta maaf atas perbuatannya terjerumus ke dunia narkotika. Meski demikian, ia tetap mendapatkan dukungan dari istri serta rekan-rekannya agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.




Kang Sule Angkat Bicara Soal Gugatan Hak Ahli Waris

Kang Sule Angkat Bicara Soal Gugatan Hak Ahli Waris (Instagram).

Kang Sule Angkat Bicara Soal Gugatan Hak Ahli Waris

Prolite – Komedian Entis Sutisna atau yang akrab di sama Kang Sule kembali menjadi perbincangan publik usai Teddy Pardiyana meminta hak waris untuk anaknya.

Diketahui Teddy Pardiyana merupakan suami dari mantan istri Kang Sule yakni Lina Jubaedah, dari pernikahan Lina dan Teddy mereka di karuniai seorang anak perempuan bernama Bintang.

Usai Lina Jubaedah meninggal kini Teddy meminta hak waris untuk anaknya Bintang kepada sang komedian.

Teddy melayangkan permohonan ke Pengadilan Agama Bandung untuk status hak ahli waris anak perempuan semata wayangnya.

Dalam perkara ini telah memasuki empat kali agenda persidangan. Sidang selanjutnya akan digelar pada 27 Januari 2026, beragendakan pemanggilan Sule sebagai wali dari anak bungsunya dengan mendiang Lina, Ferdinand.

Pengacara Teddy, Wati Trisnawati menyatakan, perkara ini bisa diputus lebih cepat oleh majelis hakim jika Sule mangkir dari panggilan persidangan.

Dalam hal ini sang komedian Entis Sutisna mengaku terganggu dengan polemik ahli waris yang di ungkit Teddy.

Komedian itu menyebut anak-anaknya ikut merasa tidak nyaman. Situasi tersebut membuat Sule akhirnya angkat bicara lebih tegas.

“Jangan ganggu anak-anak gue,” tegas Sule dikutip melalui tayangan Youtube Reyben Entertainmet, Selasa (20/01).

Ia mengaku bukan tipe orang yang gemar mengumbar masalah pribadi ke publik. Namun, ia merasa terpaksa berbicara demi melindungi keluarganya.

Menurut Sule, anak-anaknya sudah bekerja keras membangun hidup masing-masing. Ia tidak ingin usaha mereka terganggu isu yang berlarut-larut.

“Kerja keras mereka jangan diganggu,” ucapnya.

Sule juga menegaskan soal tanggung jawab sebagai orang tua. Ia menyebut urusan membiayai anak adalah kewajiban ayah kandungnya.

Pernyataan tersebut disampaikannya dengan nada keras. Sule ingin pesan itu tersampaikan dengan jelas .

“Bapaknya yang harus hidupin,” kata Sule.

Selain itu, Kang Sule menyinggung peran media dalam memberitakan isu ini. Ia berharap pemberitaan tidak sengaja memanaskan situasi demi angka penonton.

Menurutnya, konflik keluarga bukan bahan adu domba. Ia meminta semua pihak lebih bijak menyikapi persoalan sensitif.




Wardatina Mawa Bongkar Perselingkuhan Sang Suami Insanul Fahmi dengan Artis IR

Wardatina Mawa Bongkar Perselingkuhan Sang Suami Insanul Fahmi dengan Artis IR (Twitter).

Wardatina Mawa Bongkar Perselingkuhan Sang Suami Insanul Fahmi dengan Artis IR

Prolite – Beberapa waktu ini jagat maya di hebohkan dengan pernyataan Wardatina Mawa terkait perselingkuhan sang suami dengan seorang artis.

Skandal rumah tangga yang menghebohkan ini Insanul Fahmi denagn wanita yang diketahui melibatkan artis Berinisial IR.

Pernyataan skandal perselingkuhan ini di bongkar sang istri pada podcast Denny Sumargo (Densu) beberapa waktu lalu.

Ada fakta mengejutkan yang di bongkar Wardatina Mawa terkait perselingkuhan suaminya.

Dalam podcast tersebut Wardatina memiliki bukti video yang sangat kuat untuk membuktikan kepenyidik terkait masalah rumah tanggaya.

Dalam bukti video tersebut maka pihk kepolisian dapat menjadikan masalah ini menjadi dasar penerapan Pasal 284 KUHP terkait perzinahan.

Istri Insanul Fahmi juga menjelaskan bahwa video tersebut tidak hanya menampilkan adegan pribadi, tetapi juga menunjukkan interaksi yang mendahului pembicaraan soal poligami. Ia menambahkan bahwa orang yang dimaksud oleh suaminya dalam rencana poligami adalah artis berinisial IR.

Denny Sumargo menanyakan durasi video tersebut, dan Wardatina menjawab bahwa rekaman ini berdurasi sekitar dua jam. Ia menegaskan, bukti ini sangat akurat dan memalukan, namun tetap ditunjukkan demi keadilan dan untuk memastikan kebenaran tersampaikan kepada publik.

Usai firalnya pengakuan istri Insanul Fahmi, Karina Putri manager dari Inara Rusli syok dan masih menunggu pemanggilan resmi untuk melihat bukti secara langsung.

Meski banyak netizen yang penasaran dan mencoba mencari “link video viral” tersebut, Wardatina menegaskan bahwa versi lengkap video disimpan di tempat aman dan hanya pihak kepolisian yang memilikinya. Hal ini menekankan bahwa bukti yang dimiliki bersifat legal dan dijadikan dasar laporan resmi.




Resmi, Andre Taulany Bercerai dengan Istri Setelah 4 Kali Permohonan

Andre Taulany resmi bercerai dengan istri (Intagram).

Resmi, Andre Taulany Bercerai dengan Istri Setelah 4 Kali Permohonan

Prolite – Babak akhir perjalanan permohonan talak yang di layangkan Andre Taulany kepada sang istri Erin Taulany akhirnya resmi bercarai pada Selasa (11/11).

Putusan cerai ini dikeluarkan Pengadilan Agama Jakarta Selatan usai tiga kali permohonan talak yang ia ajukan selalu di tolak.

Kabar tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Andre, Fahmi Bachmid.

“Saya mendapatkan pemberitahuan dari e-court Pengadilan Agama Jakarta Selatan yang pada intinya menyatakan bahwa perkara permohonan ikrar talak yang diajukan oleh Andre telah diputus dengan amar putusan,” ujar Fahmi, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.

Fahmi menjelaskan, dalam putusan tersebut, pengadilan memberi izin kepada Andre untuk menjatuhkan talak satu raj’i terhadap Erin setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Tribunnews
Tribunnews

“Memang dari awal, karena anak-anak mereka sudah dewasa, kami tidak mengajukan permohonan hak asuh,” tambahnya.

Untuk urusan hak asuh anak sang komedian memberikan kebebasan sepenuhnya kepada anak untuk menentukan sendiri dengan siapa mereka akan tinggal.

Memilih untuk membebaskan anak akan tinggal dengan siapa dilakukan sang komedian agar sang anak tidak merasa tertekan.

Diketahui ini merupakan gugatan cerai yang ke empat Andre layangkan untuk sang istri, Andre Taulani pertama kali mengajukan gugatan cerai pada April 2024.

Gugatan tersebut ditolak majelis hakim pada September 2025 karena dalil danya pertengkaran terus menerus tidak terbukti, hakim meyebut masalah rumah tangga mereka lebih disebabkan oleh kurangnya komunikasi antar keduanya.

Tidak berhenti disitu Andre kembali menempuh banding ke Pengadilan Tinggi Agama Banten namun hasilnya masih sama putusan tingkat pertama dikuatkan.

Tak menyerah Andre kembali mendaftarkan gugatan cerai di PA Tigaraksa pada April 2025 lalu namun hasilnya pengadilan tidak berwenang karena domisili Erin berada di PA Jakarta Selatan.

Setelah tiga kali gagal, Andre Taulany akhirnya memindahkan perkara cerainya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 September 2025 sesuai dengan alamat tempat domisili sang istri.

Kini, setelah resmi berpisah dari Erin, Andre Taulany tampak memilih untuk melangkah ke babak baru dalam hidupnya.




Tok ! Nikita Mirzani Divonis Hukuman 4 Tahun Penjara dan denda Rp 1 Miliar

Nikita Mirzani divonis 4 tahun penjara (Tribunnews).

Tok ! Nikita Mirzani Divonis Hukuman 4 Tahun Penjara dan denda Rp 1 Miliar

Prolite – Artis kontroversial Nikita Mirzani di vonis hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (28/10).

Vonis yang diberikan PN Jakarta Selatan atas kasus pemerasan terhadap Reza Gladys yang beberapa waktu lalu sempat bikin heboh warganet.

Ini bukan kasus hukum pertama yang menjerat ibu tiga anak itu, sebelumnya Nikita juga sempat di tuntut dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Namun pada kasus TPPU yang tuduhkan kepada Nikita Mirzani tidaklah terbukti secra sah dan mayakinkan ibu tiga anak tersebut bersalah.

Namun laporan yang dilakukan Reza Gladys dinilai terbukti sah dan meyakinkan bersalah karena atas perbuatasn pencemaran dan pemerasan terhadap pelapor.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu 4 tahun dan pidana denda sejumlah Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan,” ucap Kairul Saleh.

Vonis ini jauh lebih ringan di bawah tuntutan jaksa yang menuntut Nikita Mirzanisecara kumulatif dengan kurungan 11 tahun penjara.

Perkara ini bermula saat Nikita Mirzani dan asistennya, Ismail Marzuki alias Mail Syahputra, didakwa melakukan pengancaman melalui sarana elektronik terhadap Reza Gladys.

Karena laporan dari Reza Gladys Nikita dan asistennya Mail ditahan di Pondok Bambu sejak 4 Maret 2025 lalu.

JPU menuntut Nikita hukuman 11 tahun penjara karena Nikita diyakini JPU telah mendistribusikan informasi dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan pemerasan dengan ancaman untuk mencemarkan nama baik.

Hal itu seperti diatur dalam Pasal 45 ayat 10 huruf A juncto Pasal 27B ayat (2) Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.




Beredar Alasan Andre Taulany Gugat Cerai Istri Hingga 4 Kali, Sikap Boros Jadi Salah Satu Alasannya

Alasan Andre Taulany gugat cerai istri beredar di media sosial (net).

Beredar Alasan Andre Taulany Gugat Cerai Istri Hingga 4 Kali, Sikap Boros Jadi Salah Satu Alasannya

Prolite – Kabar perpisahan yang di layangkan Andre Taulany kepada sang istri Erin Wartia Trigina memang sudah lama tersebar, namun yang masih jadi pertanyaan apa alasan dari perpisahan mereka berdua.

Beberapa waktu lalu terungkap berkas gugatan cerai talak yang kini viral di media sosial salah satunya yakni kebiasaan boros sang istri.

Dalam salinan berkas dengan nomor perkara 1673/Pdt.G/2025/ yang diajukan di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Tangerang, Andre menyebut Erin kerap memesan makanan mahal lewat aplikasi GoFood hingga menelan biaya puluhan juta rupiah setiap bulan.

“Bahwa selama enam bulan belakangan ini, di mana pemohon tidak tinggal bersama lagi dengan termohon dan anak-anak, termohon selalu memesan makanan-makanan yang mahal-mahal dari aplikasi gojek, di mana satu hari bisa mencapai Rp 2 juta. Apabila dijumlah selama satu bulan, bisa mencapai Rp 40–50 juta rupiah,” demikian bunyi berkas gugatan Andre Taulany yang dikutip, Jumat (17/10/2025).

Karena itulah sang komedian berpendapat sifat boros yang dilakukan Erin tidak pantas di pertahankan sebagai seorang istri.

Dalam berkas tersebut Andre juga mnjelaskan bahwa dirinya sudah memberikan uang belanja namun dirinya tetap harus menanggung biaya pesanan makanan tersebut.

Diketahui ini merupakan gugatan cerai yang ke empat Andre layangkan untuk sang istri, Andre Taulani pertama kali mengajukan gugatan cerai pada April 2024.

Gugatan tersebut ditolak majelis hakim pada September 2025 karena dalil danya pertengkaran terus menerus tidak terbukti, hakim meyebut masalah rumah tangga mereka lebih disebabkan oleh kurangnya komunikasi antar keduanya.

Tidak berhenti disitu Andre Taulany kembali menempuh banding ke Pengadilan Tinggi Agama Banten namun hasilnya masih sama putusan tingkat pertama dikuatkan.

Tak menyerah Andre kembali mendaftarkan gugatan cerai di PA Tigaraksa pada April 2025 lalu namun hasilnya pengadilan tidak berwenang karena domisili Erin berada di PA Jakarta Selatan.

Setelah tiga kali gagal, Andre Taulany akhirnya memindahkan perkara cerainya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 September 2025.

Kuasa hukum sang komedian angkat bicara mengenai berkas gugatan yang tersebar di media sosial bukanlah berkas terbaru kliennya berikan.

“Itu putusan-putusan sebelumnya yang memang sudah menjadi produk Mahkamah Agung. Jadi bisa diakses publik. Tapi untuk perkara yang sekarang di Jakarta Selatan, belum bisa,” jelas Galih kepada wartawan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

“Kalau masalah bantahan daripada yang sudah beredar, ya tidak bisa membantah. Memang itu kan bisa diakses. Tapi bukan yang sekarang,” katanya.