Reza Arap dan 5 Saksi Lainnya Diperiksa Terkait Meninggalnya Lulu Lahfah

Reza Arap dan 5 Saksi Lainnya Diperiksa Terkait Meninggalnya Lulu Lahfah
Prolite – Lulu Lahfah selebgram sekaligus kekasih Reza Arap ini meninggal dunia pada Jumat (23/1) di apartemen pribadinya di wilayah Jakarta Selatan.
Korban di ketahui meninggal karena sebelumnya sempat menderita beberapa penyakit dan hingga di temukan sudah meninggal di apartemennya.
Melalui pemeriksaan Lulu Lahfah diketahui meninggah karena henti jantung akiba kelelahan.
Namun untuk memastikan kembali polisi mulai meminta keterangan dari beberapa pihak terkait meninggalnya sang selebgram cantik tersebut.
Selain ART, sopir, dan asisten pribadinya polisi juga memanggil sang kekasih Lulu yakni Reza Arap untuk di mintai keterangan atas meninggal sang kekasih.
“Betul (ART, sopir dan asisten pribadi akan dimintai keterangan hari ini),” jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah saat dikonfirmasi, Senin (26/1).
Iskandar menjelaskan, para saksi dipanggil untuk dimintai keterangan karena berada di lokasi kejadian saat Lula ditemukan tewas dalam kamar apartemennya di Jalan Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/1).
“Saksi-saksi (yang dipanggil) yang ada di TKP pada saat kejadian,” terang Iskandar.
Diketahui hingga hari ini sang musisi sekaligus Youtuber belum juga memenuhi panggilan pihak kepolisian atas meninggalnya Lulu.
Berdasarkan keterangan para saksi, polisi menduga Reza Arap berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa kematian Lula Lahfah terjadi.
Meski demikian, penyidik belum membeberkan secara rinci waktu keberadaan Reza Arap di lokasi tersebut.
Polisi juga belum memastikan apakah Reza Arap berada di lokasi sebelum Lula Lahfah meninggal dunia atau setelah korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Untuk itu, kehadiran yang bersangkutan masih ditunggu guna memperjelas kronologi kejadian.
Saat ini, status hukum Reza Arap masih sebagai saksi yang dimintai klarifikasi.
Pihak kepolisian berharap ia bersikap kooperatif demi kelancaran proses penyelidikan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan proses penyelidikan saat ini masih berjalan. Polisi masih menunggu hasil uji laboratorium dari tiap bukti yang ditemukan untuk menentukan arah penyelidikan kasus tersebut.