Bukan Sekadar Kisah Sedih tentang Perang

Paul Yoon

Meski perang menjadi latar penting, inti Etna justru berada pada apa yang terjadi setelah perang.

Tentang orang-orang yang harus memulai kembali. Tentang kehilangan yang tidak selesai ketika senjata berhenti berbunyi. Tentang kepercayaan yang harus dibangun lagi. Dan tentang harapan kecil yang membuat seseorang—atau seekor anjing—tetap berjalan meski tidak tahu apakah tujuan akhirnya masih ada. Itulah yang membuat perjalanan Etna terasa begitu dekat dengan pembaca.

Pada akhirnya, mungkin kita tidak perlu benar-benar tahu apakah Etna berhasil menemukan rumahnya atau tidak. Sebab, seperti yang ditunjukkan novel ini, “pulang” tidak selalu berarti menemukan kembali tempat yang sama.

Kadang, pulang berarti menemukan alasan baru untuk tetap hidup. Dan mungkin itulah kekuatan terbesar Etna: melalui mata seekor anjing, Paul Yoon mengajak kita melihat kembali manusia, perang, kehilangan, dan harapan dari jarak yang berbeda—jarak yang justru membuat semuanya terasa semakin dekat.

Ananditha Nursyifa
Editor