Pemkot Bandung Perkuat RTH Tingkatkan Kesiagaan Bencana Berbasis Wilayah

Pemkot Bandung Perkuat RTH Tingkatkan Kesiagaan Bencana Berbasis Wilayah
BANDUNG, Prolite – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat kualitas ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana berbasis wilayah sebagai bagian dari upaya pembangunan kota yang berkelanjutan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan, penambahan RTH ke depan tidak hanya difokuskan pada luasan, tetapi juga pada kualitas ekologisnya, terutama fungsi serapan air dan produksi oksigen.
“Itu sebabnya tahun 2026 ini akan dirancang sedemikian rupa sehingga target penambahan RTH-nya itu kita lakukan tidak hanya secara fisik tetapi juga secara kualitas,” ujar Farhan.
Ia menjelaskan, hasil audit sementara menunjukkan beberapa RTH memiliki luasan yang memadai, namun kualitas tanahnya belum mendukung fungsi lingkungan secara optimal.
“Dari hasil audit sementara menunjukkan bahwa ada beberapa RTH yang luasannya cukup tetapi ternyata tanahnya lempung atau bawahnya batu, sehingga resapan airnya kurang,” katanya.
Untuk itu, Pemkot Bandung tengah mencari lahan-lahan yang memiliki daya dukung lingkungan lebih baik.
“Kita sedang mencari beberapa lahan yang produksi oksigennya tinggi, serapan airnya juga tinggi,” ucap Farhan.
Selain penguatan RTH, Farhan juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana yang melibatkan peran aktif masyarakat di tingkat kewilayahan.
Ia mengapresiasi respons cepat warga dalam menghadapi kejadian bencana di lingkungan masing-masing.
“Alhamdulillah, program prakarsa yang sudah kita gulirkan di 151 kelurahan itu mendapat tanggapan yang sangat baik. Masyarakat lebih terlibat, lebih semangat untuk menanggulangi berbagai permasalahan bencana langsung oleh warga beserta dengan aparat kewilayahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Bandung terus menyosialisasikan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat melalui program Siskamling Siaga Bencana.
“Alhamdulillah partisipasi masyarakat sangat saya hargai. Khususnya di tingkat kewilayahan, dalam antisipasi yang sudah kita jalankan dalam sosialisasi Siskamling Siaga Bencana,” kata Farhan.
Program tersebut telah menjangkau lebih dari separuh wilayah RW di Kota Bandung (lebih dari 75 dari 151 kelurahan).
“Dari kita jaga sejak 22 September tahun lalu sampai hari ini kita sudah menyentuh lebih dari 50 persen RW. Insyaallah mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lebih baik,” tuturnya.